Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut Adah Saridah. Ahmad Tafsir. Ahmad Sukandar adahsaridah3@gmail. ABSTRACT This research was motivated by the majority of students only using technology to the extent of playing online games, playing music / videos or just accessing social media, this little action will have a negative impact on increasing student interest and learning outcomes. This study aims to obtain an overview of planning, implementing evaluation, management of the use of computer learning media in Islamic Education subjects. This research uses field research that uses a qualitative approach, and data analysis techniques are carried out through triangulation of observations, interviews and documentation studies. Meanwhile, the data source is through the triangulation of madrasah principals, teachers, and students. The results showed: First, this planning was carried out by determining the objectives to be achieved, formulating learning strategies by utilizing various media and learning resources and one of them was computer-based learning media, selecting learning methods, allocating time, and arranging learning steps. Second, the implementation consists of the beginning of learning by preparing students to learn or perceptions, then in core learning, the teacher guides students to be involved in finding sources of information about the material that will be utilized by utilizing computer and internet media and then presenting it by using the microsoft power point. In the end teacher provides positive feedback and strengthens the activities and achievements of students during learning and the teacher makes the end of the lesson. Third. The results of the evaluation are carried out to measure the level of competence of students, as well as material for preparing learning outcomes reports, and improving the learning process. The programs carried out by the teacher in the context of the cost of learning outcomes are school assignments, homework, daily tests, midterm tests, and class promotions. Keywords: Learning Media. Computer. PAI Learning Outcomes Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak siswa yang menggunakan teknologi sebatas untuk main game online, memutar lagu/video atau sekedar mengakses media sosial, hal ini apabila tidak segera ditindak lanjuti akan berdampak negative terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data melalui triangulasi kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, perencanaan ini dilakukan dengan menentukan tujuan yang akan dicapai, menyusun strategi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar dan salah satunya adalah media pembelajaran berbasis komputer, memilih metode pembelajaran, menentukan alokasi waktu, dan menyusun langkah-langkah pembelajaran. Kedua, pada pelaksanaannya terdiri dari awal pembelajaran dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi, selanjutnya pada pembelajaran inti, guru membimbing peserta didik untuk terlibat dalam mencari sumber MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 informasi mengenai materi yang akan dipelajari dengan memanfaatkan media komputer dan internet lalu mempersentasikannya dengan menggukanan aplikasi microsoft power point, terakhir guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap kegiatan dan prestasi peserta didik selama pembelajaran serta guru membuat kesimpulan di akhir pembelajaran. Ketiga, penilaian dilakukan untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses Adapun program yang dilakukan guru dalam rangka penilaian hasil belajar adalah tugas sekolah, tugas rumah, ulangan harian, ulangan tengah semester, dan ulangan kenaikan kelas. Kata Kunci : Media Pembelajaran. Komputer. Hasil Belajar PAI Pendahuluan Tujuan dari pendidikan seperti yang dirumuskan dalam Undang-Undang No. Tahun 2003. Pasal 3, yakni untuk berkembangnya potensi peserta didik, agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara orang belajar, memperoleh berbagai informasi serta dalam menafsirkan informasi. Kecanggihan teknologi dalam pendidikan memberikan tantangan besar bagi pendidik untuk terus memainkan peran penting dalam mencerdaskan anak bangsa di era Seiring dengan kemajuan teknologi abad ke 21 sebagaian besar peran guru telah dapat digantikan oleh produk Komputer misalnya, pada saat ini tidak saja dapat dipergunakan dalam bidang administrasi pendidikan tetapi juga sebagai alat bantu pengajaran. Begitu juga produk-produk teknologi yang lain berupa televisi. CD interaktif, video disc, dan lainlain. Pendididkan Agama Islam (PAI) adalah salah satu mata pelajaran wajib untuk semua jenjang pendidikan dalam sistem pendidikan Nasional. Muhaimin merupakan aktifitas pendidikan yang diselenggarakan atau didirikan dengan hasrat dan niat untuk mengewajibhakan ajaran dan nilai-nilai islam (Muhaimin, 2009:. Namun dalam praktiknya di lapangan pembelajaran PAI sering dikenal dengan pembelajaran yang konvensional, terlalu verbal, materi dan Sehingga siswa lebih memilih melakukan hal lain dari pada mendengarkan atau menyimak materi yang di ajarkan. Pembelajaran PAI di sekolah juga perlu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pengajaran di kelas. Teknologi informasi dan komunikasi diperlukan dalam mewujudkan kreativitas dan keterampilan agar hasil belajar siswa dapat diketahui oleh siswa lain atau orang lain dan pemanfaatan teknologi informasi serta komunikasi adalah untuk mendapatkan informasiinformasi terbaru dalam rangka mencari gagasan untuk perancangan dan pembuatan benda-benda keterampilan sebagai wujud dan kreativitas siswa. Kedudukan media dalam komponen pembelajaran sangat penting bahkan sejajar dengan metode pembelajaran, karena metode yang digunakan dalam proses pembelajaran biasanya akan menuntut media apa yang dapat diintegrasikan dan diadaptasikan dengan kondisi yang dihadapi. Maka kedudukan media dalam suatu pembelajaran sangatlah penting (Rusman, 2011:. Multimedia tidak dapat dipisahkan MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 dari keseluruhan sistem belajar mengajar. Penggunaan multimedia berdampak positif dalam memberikan pembelajaran yang bermakna . eaningful learnin. Siswa akan lebih menghayati keseluruhan proses multimedia dalam pembelajaran. Hal ini senada diungkapkan oleh Abdulhak dan Sanjaya . bahwa Penentuan komponen multimedia yang integral dalam sistem belajar mengajar didasarkan pada asumsi bahwa pengetahuan yang diperoleh siswa diorganisir, dari mulai pengalaman langsung yang menungkinkan pengetahuan semakin konkrit sampai pengalaman yang hanya diperoleh melalui bahasa dan tidak langsung . Menurut Husen. T . peran guru dalam perspektif ke depan akan berkurang, karena sebagian tugas dan peran guru telah tergantikan oleh media elektronik modern, maka tugas guru dapat berbentuk perencanaan, bantuan dan evaluasi terhadap kemajuan para siswasiswanya. Tugas guru selanjutnya hanyalah menciptakan suasana belajar yang seefektif Demikian halnya dengan pandangan Langgulung . bahwa paradigma baru guru bukan hanya sebagai pengajar tetapi juga sabagai fasilitator dan motivator dalam pengajaran. Maka kedudukan media dalam komponen pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan proses pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan dan berkualitas, sehingga materi yang diajarkan dapat secara maksimal diterima oleh siswa dan disimpan dengan baik dalam ingatan Mengingat elektronik seperti komputer ataupun smartphone saat ini pada kalangan pelajar sudah sangat berkembang pesat, hampir semua pelajar mampu mengoperasikan baik komputer maupun smartphone. Seperti survey yang dilakukan oleh Ahmad Fauzi . , dari 56 responden hanya 1 menyatakan tidak memiliki smartphone atau tablet dan hanya 5 responden yang masih kaku dalam mengoperasikan komputer/laptop. Dan dari ke 55 tersebut, 45 siswa menggunakan oprating system dektop yang berbasis Fenomena ini juga terjadi pada siswa-siswi MTs Al-Muamalah, seperti yang disampaikan guru Pendidikan Agama Islam sekitar 99% murid di kelas IX yang pembelajaran yang berbasis komputer dan Berdasarkan dilakukan di MTS Al-Muamalah. Sebagian besar siswa memanfaatkan komputer dan smartphone hanya sebatas untuk bermain game, memutar lagu/video dan juga mengakses media sosial seperti watsapp, facebook, twiter, instagram, youtube, bahkan sekedar main tiktok. Memperhatikan uraian di atas, dapat digambarkan bahwa masih banyak persoalan yang timbul dalam proses pembelajaran di sekolah. Salah satu permasalahan tersebut adalah terkait dengan penggunaan media pembelajaran, terutama media pembelajaran yang berbasis komputer dan pemanfaatan laboratorium komputer yang ada di Oleh sebab itu, peneliti ingin membahas mengenai: Bagaimana penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI di MTs AlMuamalah Kab. Garut? Bagaimana pelaksanaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kab. Garut? Bagaimana pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kab. Garut? MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan . ield researc. Penelitian kualitatif sifatnya induktif. Peneliti terjun ke lapangan, mempelajari suatu proses atau penemuan yang terjadi secara alami, mencatat, menganalisis, menafsirkan dan melaporkan, serta menarik kesimpulankesimpulan dari proses tersebut (Gunawan, 2013: . Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untk membuat deskripsi atau gambaran yang sistematik, faktual dan akurat mengenai perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI di MTs AlMuamalah Kab. Garut. Sumber data primer pada penelitian ini diperoleh dari hasil observasi pada perilaku warga sekolah di MTs AlMuamalah Kab. Garut penggunaan media pembelajaran berbasis pada pembelajaran PAI, wawancara kepada warga sekolah dari kependidikan, guru juga siswa, dan dokumentasi peneliti yang berbentuk data. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini merupakan semua sumber data yang dapat menunjang pada penelitian ini, baik itu berupa buku, hasil penelitian, dan lainlain. Teknik digunakan penulis duntuk memperoleh data-data yang dibutuhkan yaitu sebagai berikut: observasi, wawancara dan studi Hasil Temuan dan Pembahasan Perencanaan penggunaan media pembelajaran berbasis komputer Merumuskan tujuan Hasil penelitian menyatakan bahwa komputer diawali dengan perencanaan pembelajaran dan merumuskan tujuan Pencapaian tujuan belajar memerlukan media pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar di kelas. Hal ini dilakukan oleh guru PAI di MTs Al-MuaAomalah Kab. Garut, mengingat peserta didik kurang maksimal dan cenderung pasif dalam proses kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Guru Pendidikan Agama Islam menyusun memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar dan salah satunya adalah media pembelajaran berbasis teknologi dan informasi yaitu pemanfaatan media Untuk mengatasi kejenuhan dan kebosanan siswa dalam belajar, guru Pendidikan Agama Islam MTs AlMuaAomalah Kab. Garut memanfaatkan media dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam agar siswa kembali bersemangat dalam belajar. Media pembelajaran dimanfaatkan dalam pembelajaran oleh guru PAI MTs Al-MuaAomalah Kab. Garut sudah dapat dikategorikan baik karena hampir setiap ruang kelas difasilitasi oleh media seperti sound dan LCD Proyektor. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilaksanakan beberapa kali oleh guru PAI MTs Al-MuaAomalah Kab. Garut. Pelaksanaan pemanfaatan media oleh ini Siswa lebih antusias dalam belajar dan hasil belajarpun mengalami peningkatan dari sebelumnya. Dalam proses belajar mengajar media memiliki fungsi yang sangat penting, dimana dengan menggunakan kemudahan dalam penyampaian materi dan siswa mudah dalam memahami materi yang disampaikan serta meningkatkan motivasi belajar siswa, karena semua indera yang dimiliki dapat dimanfaatkan dengan lebih baik, oleh karena pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 dan minat yang baru dan membangkitkan motivasi serta rangsangan dalam proses pembelajaran bahkan membawa pengaruh terhadap psikologis siswa. Ketersedian Sarana dan Prasarana Sarana prasarana yang terdapat di MTs Al-MuaAomalah Kab. Garut bisa dikatakan lengkap namun terkadang dalam dalam pembelajaran PAI tidak selalu menggunakan media tergantung dari materi apa yang akan disampaikan. Kalaupun materinya memungkinkan untuk menggunakan media berbasis teknologi dan informasi maka mereka akan Sedangkan pembelajaran PAI ada guru yang menggunakan dan ada juga yang tidak Tersedianya fasilitas internet dan hotspot di suatu sekolah sangat mendukung pembelajaran berbasis komputer sehingga siswa-siswi tidak hanya terpaku pada buku pelajaran dalam mendapatkan informasi dan pengetahuan lebih luas. Hasil observasi di MTs AlMuaAomalah Kab. Garut menunjukkan bahwa terdapat cukup banyak komputer untuk kegiatan pembelajaran yang bisa digunakan oleg guru dalam proses komputer yang kondisinya kurang baik sehingga pemanfaatan media Teknologi dan Informasi tidak berjalan optimal. Komputer yang kondisinya kurang baik tersebut tidak dimanfaatkan sehingga dipindahkan di gudang. Kemampuan/kesiapan guru Kemampuan mengoperasikan media teknologi dan informasi sangat menunjang keberhasilan dalam pembelajaran menggunakan media Penggunaan Pendidikan Agama Islam komputer pada pembelajaran Qurdis merupakan hal yang tidak mudah, sehingga cuma ada 1 atau 2 guru saja yang mampu menggunakan media dalam materi Qurdis. Salah satu media yang sering digunakan oleh guru adalah LCD Proyektor dan juga speaker aktif. Tidak jarang pula siswa menggunakan media HP untuk belajar. Karena saat ini anak-anak lebih dekat dengan HP jadi sebisa mungkin guru menyelami apa yang sedang diminati oleh anak-anak sehingga dijadikan media supaya anak-anak mau dan mampu memahami setiap materi yang diberikan melalui media tersebut dengan cara mencari bahan ajar sendiri dan sebagainya. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa kebanyakan guru pada waktu mengoperasikan salahsatu media di dalam kelas masih membutuhkan bantuan dari Berdasarkan hasil wawancara dengan guru PAI menunjukkan bahwa guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan cara klasikal. Berdasarkan hasil temuan di MTs Al-MuaAomalah Kab. Garut, perencanaan adalah proses awal dalam menentukan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai sehingga menghasilkan pendidikan yang efisien dan efektif. Perencanaan pada dasarnya menentukan kegiatan yang hendak dilakukan padamasa depan. Karena dengan adanya perencanaan proses pendidikan akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dalam hal ini. Guru Pendidikan Agama Islam berbagai media dan sumber belajar dan salah satunya adalah media pembelajaran berbasis teknologi dan informasi yaitu pemanfaatan media komputer dengan harapan siswa lebih bersemangat dan aktif pada saat proses pembelajaran. Setelah itu, selanjutnya pihak sekolah memeriksa ketersediaan sarana dan prasarana untuk penunjang kegiatan pembelajaran berbasis komputer, selain itu juga pihak sekolah terlebih dahulu menanyakan kesiapan atau kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer. Adapun perencanaan serta langkahlangkah pada konteks pembelajaran. MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 perencanaan diartikan sebagai proses penyusunan materi pelajaran, penggunaan media pengajaran, penggunaan metode pembelajaran, dalam suatu alokasi waktu yang dilaksanakan pada satu semester yang akan datang untuk mencapai tujuan yang Pada prinsipnya kegiatan perencanaan meliputi menerapkan apa yang mau dilakukan oleh guru, kapan, dan bagaimana cara melakukannya dalam Semua perencanaan tersebut dituliskan dalam sebuah naskah rencana pelaksanaan pembelajaran atau yang disingkat dengan RPP. Dari uraian di atas dapat disimpulkan mengoperasikan media komputer masih kurang karena guru PAI di MTs AlMuaAomalah jarang mengikuti pelatihan tentang penggunaan media pembelajaran berbasis komputer maupun laptop sehingga menghambat pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Pelaksanaan media pembelajaran berbasis computer Persiapan pemanfaatan media C Diawali dengan guru membawa laptop yang akan dihubungkan ke LCD Proyektor C Mempersiapkan media dengan cara dihubungkan ke LCD. C Setelah selesai menyiapkan media, pendahuluan atau apersepsi. C Penjajakan kesiapan belajar peserta pertanyaan secara lisan tentang materi yang akan diajarkan yaitu pentingnya norma dalam kehidupan bermasyarakat dan macam-macam C Guru pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai. Pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer . Awal pembelajaran Guru mengawali pembelajaran dengan meyiapkan siswa untuk Cara guru mempersiapkan siswa untuk belajar, yaitu dengan mengkondisikan siswa agar tenang kemudian memulai pembelajaran. Guru melakukan apersepsi di awal mengingatkan kembali tentang materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya melalui pertanyaan-pertanyaan diajukan kepada siswa. Ada pula yang melakukan apersepsi dengan menggunakan nyanyian. Guru juga menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai siswa dalam pembelajaran, baik secara lisan maupun tertulis. Namun aktivitas pembelajaran dilakukan secara langsung oleh guru tanpa menyampaikan terlebih dahulu kepada siswa kegiatan yang akan dilakukan pada pembelajaran hari . Inti Pembelajaran Eksplorasi Guru selalu melibatkan siswa dalam mencari sumber informasi mengenai materi yang akan Kegiatan yang dilakukan siswa untuk mencari informasi mengenai materi yang akan dipelajari adalah: membaca dari buku atau sumber informasi lain di dilaksanakan, membaca buku di sekolah setelah guru menjelaskan, dan mencari informasi dari internet dengan pengawasan dari guru di MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 Dari beberapa kegiatan tersebut terlihat bahwa siswa memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mencari sumber materi. Pembelajaran dengan menggunakan metode yang beragam setiap pertemuan. Metode yang sering digunakan guru dalam pembelajaran, yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, jigsaw, dan kelas Selama menggunakan metode pembelajaran yang beragam, guru Kesulitan yang pernah dialami, yaitu mengkondisikan siswa agar dapat mengikuti dengan baik pembelajaran yang telah didesain oleh guru. Metode-metode yang digunakan guru tersebut ada yang dapat mengakomodasi pemanfaatan komunikasi, yaitu tanya-jawab, diskusi, jigsaw, dan kelas survey. Namun ada pula yang tidak, yaitu Berikut kegiatan guru ketika mengajar ceramah dan tanya jawab. Guru juga menggunakan media pembelajaran yang dan sumber belajar yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi di samping media riil. Namun belum semua guru menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini. Media dan sumber belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan adalah laptop. LCD proyektor, dan Pemilihan media dan sumber belajar tersebut didasarkan pada materi yang akan dipelajari. Menurut guru, media dan sumber belajar tersebut sangat mendukung proses pembelajaran, apalagi guru juga tidak mengalami kesulitan dalam menggunakan media dan sumber belajar tersebut. Media pembelajaran dan sumber belajar yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi tersebut tidak digunakan secara langsung oleh Namun memberikan bimbingan kepada siswa dalam berinteraksi dengan misalnya ketika aktivitas membaca. Elaborasi Aktivitas yang dilakukan siswa dalam pembelajaran, antara lain tanya jawab, diskusi, latihan, mengerjakan tugas, membaca, menulis, dan praktik. Guru selalu membiasakan siswa membaca dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, baik melalui tugas di sekolah, maupun tugas untuk dikerjakan di rumah. Penugasan yang diberikan guru ada dua macam, yaitu tugas individu dan tugas kelompok. Tugas individu yang sering diberikan kepada siswa adalah pekerjaan rumah, latihan soal, membaca, menulis, membuat hasil karya atau kreativitas, praktik langsung materi yang sedang dipelajari, dan Sedangkan tugas kelompok yang sering diberikan adalah diskusi, drama, dan praktik membuat hasil Dalam pembelajaran, guru mendorong siswa agar dapat berlatih memunculkan gagasan. Cara yang dilakukan guru dalam hal ini adalah dengan diskusi, tebak-tebakan, dan tanya-jawab. Lalu agar siswa dapat berpikir, masalah, dan bertindak tanpa rasa takut, guru selalu membimbing dengan memberi motivasi, memberi MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 nasehat, memberikan tugas-tugas, dan tanya jawab . Selain itu dalam pembelajaran, guru memfasilitasi siswa agar dapat belajar secara kooperatif dan kolaboratif dengan pemberian tugas kelompok . Guru juga memfasilitasi siswa agar dapat berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi dengan memotivasi, menasehati. Selama kegiatan elaborasi, guru memfasilitasi siswa dalam membuat laporan eksplorasi dengan Ketika menyajikan hasil kerja, guru memberikan bimbingan dan kondisi lingkungan pendukung. Selain itu guru juga mendorong siswa untuk menyajikan hasil kerja dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan memotivasi Teknologi dimanfaatkan oleh siswa sebagai sumber informasi untuk membantu dalam menyajikan hasil kerja. Aktivitas pembelajaran juga difasilitasi guru agar siswa dapat melakukan pameran, turnamen, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Lalu dalam hal kebanggaan dan rasa percaya diri, guru memfasilitasi siswa dengan memotivasi, memberikan nasehat, penguatan, dan beragam tugas, misalnya mempresentasikan hasil Konfirmasi Guru umpan balik positif dan penguatan terhadap kegiatan dan prestasi siswa selama pembelajaran. Bentuk umpan balik positif dan penguatan yang sering diberikan guru adalah pujian secara lisan dan isyarat, serta Kemudian memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi siswa dengan bimbingan selama proses pembelajaran dan membahas hasil kerja siswa. Selain itu, guru juga memberikan kesempatan siswa jika ingin bertanya mengenai materi dan kegiatan yang telah dilakukan. Akhir Pembelajaran Guru membuat kesimpulan di akhir pembelajaran dengan tanya jawab bersama siswa tentang ditambahkan oleh guru tentang poin-poin penting dari materi yang telah dipelajari. Setelah itu, guru melakukan penilaian pembelajaran. Penilaian dilakukan setiap materi pelajaran telah selesai dipelajari siswa dengan memberikan evaluasi, baik secara lisan maupun tertulis. Guru juga melakukan refleksi pembelajaran dengan memberikan kesempatan siswa untuk bertanya dan mengambil pesan positif dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil belajar siswa dengan memberikan reward, pujian, dan membacakan nilai siswa. Selain itu, guru juga memberikan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan tugas pada siswa dan remedi maupun pengayaan pada ulangan siswa. Terakhir, guru selalu menyampaikan rencana MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 Pelaksanaan dapat diartikan sebagai usaha atau kegiatan tertentu yang dilakukan untuk merealisasikan sebuah program yang sudah direncanakan. Hal itu sejalan dengan Tjokroadmudjoyo . yang mengemukakan bahwa. AuPelaksanaan adalah proses dalam bentuk rangkaian kegiatan, yaitu berawal dari kebijakan guna mencapai suatu tujuan maka kebijakan itu diturunkan dalam suatu program dan proyekAy Sejalan dengan itu. Wiestra, dkk AuPelaksanaan adalah usaha-usaha yang dilakukan untuk melaksanakan semua rencana dan kebijakan yang telah dirumuskan dan ditetapkan dengan melengkapi segala kebutuhan alat-alat yang diperlukan, siapa yang akan dimulainyaAy Sedangkan Abdullah . AuPelaksanaan adalah suatu proses rangkaian kegiatan tindak lanjut sekolah program atau kebijaksanaan ditetapkan yang terdiri atas pengambilan keputusan, langkah yang strategis maupun operasional atau kebijakan menjadi kenyataan guna mencapai sasaran yang ditetapkan semula. Berdasarkan hasil temuan di MTs Al-MuaAomalah Kab. Garut. Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari rencana pelaksanaan pembelajaran. Jalannya proses pembelajaran diskenario oleh guru dengan suasana yang edukatif agar siswa dapat belajar dengan penuh kemampuannya dengan baik. Peran guru sangat penting dalam menggerakkan dan memotivasi siswanya melakukan aktivitas belajar, baik yang dilakukan dalam kelas, laboratorium, perpustakaan, dan tempat lain yang memungkinkan terlaksananya kegiatan pembelajaran. Guru tidak hanya berusaha menarik perhatian siswa, tetapi juga meningkatkan aktivitas siswanya melalui metode yang sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. Pada pelaksanaannya baik MTs Al MuAoamalah terdiri dari 3 tahapan: Pertama, awal pembelajaran guru mengawali dengan meyiapkan siswa untuk Cara guru mempersiapkan siswa mengkondisikan siswa agar tenang kemudian memulai pembelajaran dengan mengingatkan kembali tentang materi yang sebelumnya melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada siswa. Setelah itu guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai siswa dalam pembelajaran, baik secara lisan maupun tertulis. Kedua, pembelajaran inti, guru membimbing siswa untuk terlibat dalam mencari sumber informasi mengenai materi yang akan dipelajari. Kegiatan yang dilakukan siswa untuk mencari informasi mengenai materi yang akan dipelajari adalah dengan membaca dari buku atau sumber informasi lain di rumah sebelum pembelajaran dilaksanakan, membaca buku di sekolah setelah guru menjelaskan, dan mencari informasi dari internet dengan pengawasan dari guru di sekolah. Dari beberapa kegiatan tersebut terlihat bahwa siswa memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mencari sumber Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang beragam setiap Metode yang sering digunakan guru dalam pembelajaran, yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, jigsaw, dan kelas Ketiga, guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap kegiatan dan prestasi siswa selama Bentuk umpan balik positif dan penguatan yang sering diberikan guru adalah pujian secara lisan dan isyarat, serta hadiah dan guru membuat kesimpulan di MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 akhir pembelajaran dengan tanya jawab bersama siswa tentang kesimpulan materi kemudian ditambahkan oleh guru tentang poin-poin penting dari materi yang telah Evaluasi media pembelajaran berbasis komputer Adapun pembelajaran berbasis komputer dilakukan baik MTs Al MuAoamalah adalah sama dengan sistem evaluasi pembelajaran pada umumnya, yaitu melalui penilaian hasil belajar siswa. Penilaian dilakukan untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi siswa, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan Berdasarkan hasil evaluasi, maka guru dapat mengupayakan bantuan untuk siswa yang belum mencapai kompetensi dan menentukan proses pembelajaran yang tepat dengan memperbaiki kekurangan yang ada pada pembelajaran sebelumnya. Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram. Hal ini sesuai dengan penilaian pembelajaran pada umumnya yang mengacu pada kurikulum K13. Pengertian penilaian mengacu pada kebudayaan nomor 23 tahun 2016 pasal 1 ayat 2 menjelaskan bahwa. AuPenilaian pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didikAy. Selanjutnya, pasal 3 menyatakan penilaian hasil belajar peserta didik pada menengah meliputi aspek: Sikap Pengetahuan Keterampilan. Guru perlu melakukan pengawasan dilaksanakannya, apakah sudah berhasil sesuai dengan rencana yang dibuat Berhasil atau tidaknya proses pembelajaran dalam mencapai tujuannya dapat dilihat dari evaluasi terhadap output yang dihasilkan, sehingga guru perlu mengadakan evaluasi setelah materi yang diajarkan selesai. Adapun sistem evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan baik MTs Al MuAoamalah adalah sama dengan sistem evaluasi pembelajaran pada umumnya, yaitu melalui penilaian hasil belajar siswa. Penutup Simpulan Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka peneliti pada bagian akhir ini bisa mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: Perencanaan ini dilakukan dengan menentukan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai, menyusun strategi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar dan salah pembelajaran berbasis komputer, memeriksa ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran berbasis komputer. Sedangkan perencanaan pada konteks pembelajaran menyusun materi pelajaran atau bahan ajar, memilih media pembelajaran, memilih metode pembelajaran, langkah-langkah Semua perencanaan tersebut dituliskan dalam sebuah pembelajaran (RPP). Pada pelaksanaannya manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 pelajaran PAI terdiri dari 3 tahapan yaitu. Pertama, awal pembelajaran guru mengawali dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi. Kedua, pembelajaran inti, guru membimbing peserta didik untuk terlibat dalam mencari sumber informasi mengenai materi yang beragam setiap pertemuannya, adapun metode yang sering pembelajaran yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, jigsaw, dan kelas survey. Ketiga, guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap kegiatan dan prestasi peserta didik selama pembelajaran serta guru membuat kesimpulan di akhir pembelajaran. Penilaian mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran. Adapun program yang dilakukan guru dalam rangka penilaian hasil belajar adalah tugas sekolah, tugas rumah, ulangan harian, ulangan tengah semester, dan ulangan kenaikan kelas. Sedangkan tugas individu di sekolah yang sering diberikan guru berupa latihan soal dari buku maupun soal yang dibuat oleh guru, pengamatan di luar kelas, portofolio, membuat prakarya dan kelas survey. Sedangkan tugas kelompok di sekolah, antara lain diskusi membuat alat sederhana. C Implikasi Manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI telah diterapkan di MTs Al-Muamalah Kab. Garut meski belum maksimal, namun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya untuk ikut menerapkan sekaligus memaksimalkan penggunaan media komputer dalam pembelajaran. Mempelajari hasil penelitian ini, dapat membantu sekolah lain untuk meniru atau mengadopsi baik strategi maupun cara memenej penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada pelajaran PAI yang telah dilaksanakan di Mts Al-Muamalah dan Mts Matlaul Ulum. C Reskomendasi Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian, maka secara umum Implementasi, maka dapat dikemukakan berapa saran yang dapat direkomendasikan yakni: Guru PAI sebaiknya lebih variatif dalam memberikan metode pembelajaran. Jangan cuma itu itu saja yang mengakibatkan murid merasa jenuh dan tidak semangat dalam Guru mampu memanfaatkan sarana prasarana yang disediakan oleh sekolah dengan semaksimal mungkin supaya pembelajaran bisa lebih maksimal dan peserta didik menjadi lebih antusias pembelajaran di kelas. Dalam mengembangkan dan guru PAI sebaiknya lebih MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN PAIA Adah Saridah Tanzhimuna Vol 1. No 2 Desember 2021 kondisi, dan karakteristik peserta didiknya merasa nyaman dan Kepala madrasah sebaiknya penggunaan maupun pembuatan pembelajaran berbasis komputer khususnya kepada guru PAI dan pelatihan tidak hanya sebatas dalam kurun waktu yang telah ditentukan, namun peningkatan penggunaan komputer harus berkelanjutan dan harus serta merta di dorong lebih giat lagi PAI mengembangkan ilmu yang pelatihan-pelatihan yang telah Dan penghargaan pada guru PAI yang dapat mengembangkan pembelajaran dengan kreatif dan Kepala madrasah sebaiknya melengkapi sarana prasarana dalam menunjang implementasi pembelajaran berbasis media komputer agar dapat lebih maksimal khususnya pada mata pelajaran PAI. Peneliti mengharapkan ada penelitian lanjutan dari pihak lain mengenai keprofesinalan PAI terhadap penggunaan media Daftar Pustaka