Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis Kerinci The structure and function of the Kerinci Pralogical Kunaung Sri ulina1. Maizar Karim2. Liza Septa Wiliyanti3 1,2,3 Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi sriulina@gmail. com, maizarkarim@gmail. com, lizaseptaw@gmail. INFORMASI ARTIKEL Riwayat Diterima: 2 April 2022 Direvisi: 11 Juli 2011 Disetujui: 15 Agustus 2022 Kata Kunci Keywords ABSTRAK Abstract This study aims to describe the structure and function of Kunaung Kerinci. The structure includes elements of the theme, plot, setting, characters and characterizations as well as the The function of the story being analyzed is the function of the text for what is worthy of the reader. This study uses descriptive qualitative research methods, data in the form of words, sentences and paragraphs in the story Beranak Beruk. Putri Rebung with a Snake. Proboscis King. Ikan Mas and Ikan Raya. Dallidau and Batu Patah sourced from a collection of folklore from Kunaung Kerinci. The data collection technique used in this research is literature study technique. Data analysis techniques are carried out by reducing data, selecting, trimming and removing words, sentences and paragraphs that are not related to the data to be analyzed. The results obtained in this study are the structure consisting of themes, plots, settings, characters and characterizations as well as the mandate while the functions contained in the story consist of educational functions, ratification tools functions and cultural institutions and institutions, system functions. projection of people's pent-up feelings and entertainment Meanwhile, the pralogical element itself is found in six folk tales entitled Beranak Beruk. Putri Rebung with a Snake. Proboscis King. Ikan Mas and Ikan Raya. Batu Patah and Dallidau. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur dan fungsi Kunaung Kerinci. Struktur tersebut meliputi unsur-unsur tema, alur, l atar, tokoh dan penokohan serta amanat. Fungsi cerita yang dianalisis adalah fungsi teks bagi hal layak pembaca. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, data berupa kata-kata, kalimat dan paragraf dalam cerita Beranak Beruk. Putri Rebung Bersuamikan Ular. Belalai Raja. Ikan Mas dan Ikan Raya. Dallidau dan Batu Patah yang bersumber dari kumpulan cerita rakyat Kunaung Kerinci. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, memilih, memangkas dan membuang katakata, kalimat maupun paragraf yang tidak berkaitan dengan Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x data yang akan dianalisis. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu struktur yang terdiri dari tema, alur, latar, tokoh dan penokohan serta amanat sedangkan fungsi yang terdapat di dalam cerita yaitu terdiri dari fungsi fungsi pendidikan, fungsi alat pengesahan dan pranata-pranata dan lembaga kebudayaan, fungsi sistem proyeksi perasaan terpendam masyarakat dan fungsi hiburan. Sedangkan, unsur pralogis sendiri terdapat pada enam cerita rakyat yang berjudul Beranak Beruk. Putrri Rebung Bersuamikan Ular. Belalai Raja. Ikan Mas dan Ikan Raya. Batu Patah dan Dallidau. Pendahuluan Cerita rakyat sebagai bagian dari sastra lisan merupakan golongan cerita yang hidup dan berkembang secara turun-temurun dari generasi ke generasi Disebut cerita rakyat karena cerita ini hidup dikalangan rakyat dan hampir semua lapisan masyarakat mengenal cerita itu. Cerita rakyat itu sendiri berkembang secara lisan artinya dari mulut ke mulut sehingga memiliki versi yang berbeda-beda. Danandjaja . 2: 11-. mengemukakan cerita rakyat sebagai bagaian dari folklor mempunyai beberapa ciri pengenal yang membedakan dari kesusastraan lainnya. Salah satu ciri tersebut yaitu, cerita rakyat mengandung unsur pralogis di dalamnya. Unsur pralogis adalah unsur yang memuat cerita tentang keluarbiasaan seseorang tokoh cerita sehingga terasa tidak logis bagi sebagian orang namun dianggap logis bagi sebagian orang lagi. Ciri pengenal ini berlaku bagi folklor lisan dan folklor tulisan. Salah satu cerita rakyat yang suda dibukukan adalah buku yang berjudul Kunaung kumpulan cerita rakyat Kerinci yang diselenggarakan oleh Kantor Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Kerinci pada tahun 1973 dan diterbitkan oleh PN Balai pustaka tahun 1981, yang berupa 8 cerita rakyat dari beberapa daerah di Kabupaten Kerinci. Masing-masing cerita tersebut mengandung struktur dan fungsi yang berbeda-beda. Selain mengandung struktur dan fungsi, dalam kumpulan cerita tersebut juga terdapat beberapa cerita pralogis yang merupakan salah satu ciri dari cerita rakyat Folklor. Setelah membaca buku Kunaung, peneliti banyak menemukan cerita yang mengandung unsur pralogis di dalamnya. Peryataan di atas menjadi alasan peneliti dalam mengkaji cerita pralogis. Peneliti disini nantinya akan melihat bagaimana unsur kepralogisan dalam kumpulan cerita rakyat yang berjudul Kunaung. Unsur-unsur tersebut tentunya sangat berkaitan dengan struktur dan fungsi cerita yang akan dikaji oleh peneliti. Penelitian tentang struktur perlu dilakukan, karena kedudukan unsur-unsur tersebut dalam sebuah cerita sangat mempengaruhi proses jalannya cerita. Unsur- unsur cerita rakyat yang terdapat dalam kumpulan buku Kunaung yaitu tema, alur, latar, tokoh dan penokohan serta amanat. Selain unsur pembangun dalam cerita, fungsi cerita juga perlu dikaji dalam penelitian ini. Fungsi yang terdapat dalam kumpulan cerita rakyat Kunaung dapat memberikan manfaat kepada pembaca. William R Bascom (Dalam Danandjaja, 1984:. secara umum cerita rakyat memiliki beberapa fungsi yaitu: Fungsi pendidikan, alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, fungsi sistem proyeksi perasaan terpendam Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x masyarakat dan fungsi hiburan. Selain analisis struktur dan fungsi, unsur pralogis nantinya juga akan dikaji dalam penelitian ini. unsur pralogis itu sendiri merupakan unsur yang memuat cerita tentang keluarbiasaan tokoh yang tidak dapat dipikirkan menggunakan nalar maupun logika manusia. Penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penelitian ini adalah Afria, dkk . Warni, dkk . Kusmana, dkk . Simamora, . Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu bagaimana struktur cerita yang terdapat dalam buku Kunaung meliputi tema, alur, latar, tokoh penokohan, dan amanat?. Apa saja fungsi cerita yang terdapat dalam buku berjudul Kunaung teori William R Bascom ? dan bagaimana Unsur Pralogis yang terdapat dalam buku Kunaung ? Metode Metode penelitian yang digunakan oleh penulis ialah metode penelitian Metode penelitian kualitatif adalah metode pengamatan, wawancara dan penelaahan dokumen (Moleong, 2016: . Dokumen yang dikumpulkan berupa kata-kata, kalimat, dan paragraf bukan berupa angka-angka. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Artinya pencarian permasalahan melalui kata-kata, kalimat, maupun paragraf. Jenis penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menggambarkan suatu objek dengan apa adanya, tidak direka-reka dan dibuat-buat. Adanya peryataan di atas peneliti merasa metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif ini nantinya sangat cocok digunakan peneliti dalam penelitiannya karena nantinya peneliti akan melakukan pengamatan terhadap karya sastra berbentuk kumpulan cerita rakyat. Setelah itu, peneliti akan mendeskripsikan hasil penelitiannya dengan menggunakan kata-kata, kalimat, maupun paragraf. Penelitian ini menganalisis struktur dan fungsi cerita pralogis dalam kumpulan cerita rakyat Kunaung Kerinci secara menyeluruh dalam bentuk deskriptif. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan struktural. Menurut Yuniar Sari . 7: . pada dasarnya kajian struktural merupakan penghubung antar unsur-unsur pembentuk karya sastra. Kajian struktural secara simultan mencari hubungan antar unsur-unsur pembangun karya sastra melalui hasil pembahasan setiap unsur. Data dari penelitian ini yaitu berupa kata-kata, kalimat dan paragraf yang diperoleh berdasarkan 6 cerita rakyat. Keenam cerita rakyat tersebut yaitu. Beranak Beruk. Putri Rebung Bersuamikan Ular. Belalai Raja. Ikan Mas dan Ikan Raya. Dallidau dan Batu Patah. Kemudian sumber data dalam penelitian ini berupa buku kumpulan cerita rakyat yang berjudul Kunaung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan atau teknik pustaka, yaitu mencari data yang berupa katakata, kalimat dan paragraf dengan cara membaca buku Kunaung yang berisikan cerita rakyat Kerinci sebagai objek penelitian. Selain teknik membaca, peneliti juga menggunakan teknik pemahaman dengan mencatata data-data atau informasi yang sesuai dengan penelitian ini Dalam menganalisis data penelitian ini menggunakan pendekatan struktural yaitu menelaah unsur struktur dan Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x fungsi yang membangun karya sastra. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan model analisis mengalir yang dikemukakan oleh Miles and Huberman . alam Fathuriyah, 2017: . yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan pemeriksaan keabsahan data menggunakan validitas dengan cara triangulasi. Moleong . 6: . berpendapat bahwa triangulasi merupakan teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding data. Untuk mengecek kebenaran data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan triangulasi ahli. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara pemeriksaan dengan dosen pembimbing I dan dosen pembimbing II. Hasil dan Pembahasan . Struktur Kunaung Pralogis Beranak Beruk (BB) Tema Tema mayor cerita ini adalah kesabaran dan ketabahan. Hal ini tergambar dari pasangan suami istri yang terus berusaha dan berikhtiar untuk mendapatkan anak. Mereka berobat ke mana-mana, sehingga hartanya terkuras habis dan hutangnya ada di mana-mana. Meskipun pasangan ini memiliki saudara atau keluarga yang kaya, tetapi tidak ada di antara mereka yang mau membantu. Pasangan suami istri ini kemudian meninggalkan desanya, setelah membayar semua hutangnya, dibuktikan melalui kutipan sebagai berikut. AuSegala usaha mereka siaAy, si istri tidak juga hamil. Akhirnya satu- satunya rumah milik mereka terjual. Sekarang mereka betul-betul tidak punya harta benda lagi. Namun kedua pasangan itu tidak pernah putus asa. Oleh karena mereka tidak memiliki harta benda lagi, maka berniatlah keduanya untuk mencari tanah baru di dalam Keduanya akan membuka sawah dan kebun baru di tengahtengah rimba itu (Hal . AuMaka pada suatu hari, setelah segala hutang piutang diselesaikan dengan orang-orang di dusun, berangkatlah mereka berdua dengan hanya membawa sedikit perbekalan, serta sebuah cangkul dan sebuah parang. Mereka masuk rimba mencari tanah subur, bukitbukit didaki dan lembah-lembah dituruniAy Pada kutipan . dan kutipan . menjelaskan bahwa mereka memutuskan untuk hidup dan tinggal di dalam rimba. Mereka membawa alat bertani apa adanya dan masuk hutan mencari tempat berladang dan membuat tempat hunian mereka. Meskipun suami istri ini sudah mendapatkan lahan untuk bertani dan membuat pondok untuk berdiam. Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x hidup mereka sudah mulai berkecukupan, tetapi keinginan untuk mendapaatkan anak belum juga tercapai. Ketika sang istri memetik mentimun di belakang rumahnya, ia melihat seekor beruk mencibir-cibir kepada perempuan itu. Sang perempuan jadi senang dan ketawa sendiri melihat perangai beruk yang lucu. Si istri kemudian memanggil suaminya, menunjukkan beruk yang lucu itu. Alur Cerita BB memiliki sejumlah alur yang memuat berbagai peristiwa berikut . Suami-istri yang sudah lama menginginkan anak, pergi dari desanya mencari tempat penghidupan baru di kawasan hutan. Suami-istri hidup tenang di sebuah hutan, tetapi tetap merindukan seorang anak. Suami-istri melihat seekor beruk yang lucu di belakang rumahnya, dan terlontar oleh sang istri: AuSeperti beruk itu pun jadilah, asal punya anak. Ay . Sang istri hamil. Sang suami memanggil dukun karena istrinya hendak melahirkan. Sang istri melahirkan bayi menyerupai beruk, sementara suami istri itu sabar menerima keberadaan anaknya. Sang anak berangkat dewasa dan ingin memiliki istri seperti halnya pemuda normal. Sang anak meminta ayahnya untuk meminang anak pamannya. Dua pamannya yang tua menolak mentah-mentah pinangan. Paman ketiga yang muda tidak menyatakan menolak secara langsung, tetapi menganjurkan kemenakannya (AuBerukA. BerukAy bersiap berlayar untuk berdagang. Dua paman yang tua menolak menaikkan sang AuberukAy ke kapal, pamannya termuda menghendaki kemenakannya ikut berlayar. Kapal tidak bisa bergerak meskipun sauh sudah ditarik. Ketika si AuberukAy diizinkan naik kapal, barulah kapal bisa bergerak dan . Lama berlayar, di sebuah pulau si AuberukAy minta diturunkan. Si AuberukAy di tinggalkan di pulau itu dengan membawa sebuah . Si AuberukAy mengeluarkan biji labu dan menanamnya. Labu yang kosong diisinya dengan pasir. Si AuberukAy mendengar seekor ikan menggelepar-gelepar dan menghiba-hiba minta tolong kepadanya untuk dikembalikan ke laut. Si AuberukAy dan ikan membuat perjanjian: AuberukAy akan mengembalikan ikan ke laut, bila ikan mau mencari cincin yang ada di dasar laut. Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x . AuBerukAy melemparkan ikan ke laut dan ikan dengan kawankawannya mencari cincin yang dibutuhkan AuberukAy. Cincin ditemukan di kepala naga. Semua ikan bersama-sama menghadapi naga untuk mendapatkan cincin, dengan sebelumnya minta petunjuk kepada AuberukAy. Naga berhasil dibunuh, cincin dapat diambil, dan diserahkan kepada si AuberukAy. Beruk dan ikan-ikan saling mendoakan. Dan ikan berpesan kepada AuberukAy, kalau minta sesuatu, gosoklah cincin itu tiga kali dengan menyebut apa keinginnya. Kapal pamannya kembali menuju pelabuhan, tetapi terpaksa singgah terlebih dahulu menjemput si AuberukAy. Si AuberukAy kembali berlayar pulang ke rumahnya dengan membawa labu-labu, paman-pamannya membawa keuntungan. Tetapi AuberukAy menyembunyikan labu-labunya. Si AuberukAy meminta ayahnya kembali meminang anak pamannya. Ketiga pamannya tetap menolak. AuBerukAy mengeluarkan cincinnya meminta dijadikan dia sebagai manusia sempurna. Sekejap dia menjadi seorang pemuda yang . Si tampan itu mengambil labu-labunya yang disembunyikan, menggosok cincinnya, biji-biji labu itu berubah menjadi permata dan berlian yang tak ternilai. Si tampan menggosok-gosok cincinnya, pondoknya berubah sebuah rumah yang besar menyerupai istana dengan segala isinya yang mewah, . Pemuda tampan itu pergi ke tepi pantai, mengeluarkan cincin dan menggosok-gosoknya sambil berkata: AuHai, ikan sahabatku, datanglah dan jadilah engkau seorang putri yang cantik jelita. Ay . Seekor ikan melompat. Sesampai di pantai, ia menjadi seorang putri yang cantik jelita. Si tampan memperkenalkan dirinya dan minta sang putri yang cantik menjadi istrinya, karena putri itulah satu-satunya makhluk yang mau menolongnya. Si tampan dan Si cantik jelita menikah dengan resepsi yang sangat meriah. Kedua pasangan ini hidup bahagia dan Latar Latar tempat yang digunakan dalam cerita ini yaitu di sebuah desa, di hutan rimba, di tepi pantai pelabuhan, di atas kapal, dan di istana. Pelukisan tempat terlihat dari narasi cerita serta tingkah laku para tokoh, dibuktikan melalui kutipan berikut ini: Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x AuDi sebuah dusun hidup sepasang suami istri, yang tidak mempunyai seorang anak satupun. Telah berbagai usaha mereka lakukan, namun Tuhan belum memberkahinya. Ay (Hal . AuMereka mulai membangun sebuah pondok dan membuat sawah di dalam rimba. Hutan mulai ditebang, untuk dijadikan Sudah dua tahun mereka menetap disana dan mereka hidup dengan tenang. Ay (Hal . AuPada hari yang ditentukan, menunggulah si Beruk di tepi pantai pelabuhan, untuk berlayar bersama ketiga orang pamannya ke negeri orang. Ay (Hal . AuSi Beruk memberi isyarat dengan tangan, menyuruh kapal itu terus berlayar dan memang kapal itu terus berlayar menuju pelabuhan dagang di negeri orang. Ay (Hal . AuDirencanakanlah hari perkawinan si Gagah Tampan, yang dulu berbentuk Beruk dengan si Cantik Jelita yang dulunya adalah sebangsa ikan di laut. Perkawinan keduanya dilaksanakan dengan sangat meriah di pondok yang sekarang telah menjadi Ay . Selanjutnya latar waktu yang digunakan yaitu pada suatu hari, dua hari, dua tahun, tiga hari , minggu depan, dua hari dua malam, dan seminggu. Hal tersebut dipaparkan secara eksplisit dalam cerita, dibuktikan melalui kutipan . AuPada suatu hari, segala hutang piutang diselesaikan. Ay (Hal . AuDua hari dalam perjalanan, barulah . Ay (Hal . AuSudah dua tahun suami istri itu menetap disana. Ay (Hal . AuDalam tiga hari labu itu menjadi sembilan buah. Ay (Hal . AuMinggu depan suruhlah dia menunggu di tepi pantai. Ay (Hal . AuDua hari dua malam perjalanan tidak kurang. Ay (Hal . AuSeminggu sudah si Beruk berada di pulau itu. Ay (Hal . Latar susana yang digunakan dalam cerita BB yaitu suasana sedih, tegang dan bahagia. Tokoh dan penokohan Ada sejumlah tokoh yang terlibat dalam cerita BB, yaitu sepasang suamiistri, paman, dukun beranak. Anak Beruk. Paman, ikan, dan naga. Tokoh anak beruk adalah tokoh sentral. Selanjutnya tokoh suami dan istri merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh tipikal. Tokoh suami istri memiliki karakter yang rendah hati, pekerja keras, tidak mudah putus asa dan selalu mendukung keinginan anaknya. Sedangkan, tokoh ikan merupakan tokoh yang memiliki karakter suka menolong dan tepat janji. Tokoh paman merupakan tokoh antagonis, yaitu tokoh yang menjadi penyebab terjadinya konflik dalam sebuah cerita. Tokoh ini memiliki Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x karakter jahat dan suka mencaci maki orang lain bahkan keponakannya sendiri selalu dihina karena seekor Beruk. Tokoh dukun beranak merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh tambahan Tokoh tambahan merupakan tokoh yaitu yang lebih sedikit dimunculkan dalam cerita. Tokoh Ikan dan tokoh Naga merupakan tokoh sentral, tokoh sentral merupakan tokoh imajiner yang hanya hidup dan berinteraksi di dalam dunia fiksi. Amanat Amanat yang terkandung dalam cerita ini yaitu sebagi manusia kita harus selalu berusaha dan bekerja keras karena setiap usaaha yang dilakukan pasti akan membuahkan hasil. Selain itu, kita juga harus ikhlas dan bersyukur menerima semua takdir dan mau membantu orang yang membutuhkan bantuan. Janganlah kita merendahkan orang lain karena suatu saat kita pasti akan membutuhkan bantuan dari orang tersebut. Seperti yang dilakukan oleh tokoh paman dalam cerita, akibat perbuatannya yang selalu menghina keponakannya ia akhirnya menyesal dan berubah menjadi baik kepada keponaannya itu. Putri Rebung Bersuamikan Ular (PRBU) Tema Tema dalam cerita ini yaitu mengangkat tentang kesabaran dan Penggambaran tema mayor dibuktikan melalui kutipan sebagai berikut: AuDi samping mereka ditakdirkan jadi orang miskin, mereka tidak memiliki seorang anak pun. Walaupun demikian, mereka tetap bersabar dan selalu berdoa, agar nasib mereka berubah menjadi suatu keluarga yang dikaruniai anak. Karena selalu sabar dan berdoa itu, ditambah pula dengan ketaqwaan mereka kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, maka si Istri pun hamil. Au (Hal . Pada kutipan . dijelaskan bahwa tema dalam cerita ini tentang ketabahan dan kesabaran sepasang suami istri untuk memiliki seorang Mereka terus berusaha dan berdoa kepada Tuhan agar bisa dikaruniai seorang anak Alur Cerita PRBU memiliki sejumlah alur yang memuat berbagai peristiwa berikut ini. Sepasang sumi istri yang menginginkan seorang anak. Sang istri hamil . Si istri sakit keras sehingga anak yang dia kandung belum juga lahir. Si suami pergi menemui ular untu mendapatkan obat istrinya. Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x . Sang suami bertemu dengan ular yang dicarinya . Ia mendekati ular tersebut . Ular itu berbicara dengan manusia itu . Karena sang suami menuruti permintaan ular itu, ia pun langsung memberikan batang rebung itu kepada suami. Sang suami bergegas pulang untuk menemui istrinya . Sang istri sembuh dari sakitnya. Anak mereka pun lahir dengan selamat dan diberi nama Puti Rebung . Putri rebung beranjak dewasa. Seekor ular itu membawa puti Duyung pergi. Suami dan istri itu sudah begitu cemas dan pergi mencari anaknya . Si suami kembali kerumah, ia tidak berhasil membawa kembali . Puti Rebung kembali kerumah orang tuanya. Puti Rebung kembali menemui ular itu di pinggir kali . Si ular datang kerumah Puti Rebung untuk meminang kekasihnya . Akhirnya ular dan puti rebung menikah . Puti Rebung membakar sisik suaminya . Seekor ular sawah itu berubahan menjadi manusia dan mereka hidup bahagia. Latar Latar tempat yang digunakan dalam cerita PRBU yaitu di sebuah gubuk, di dalam hutan dan di istana. Tempat tersebut digambarkan secara jelas dalam cerita. Selanjutnya latar waktu yang digunakan dalam cerita PRBU yaitu pada malam hari, sore hari, dua hari dua malam dan hari ke Tokoh dan penokohan Ada sejumlah tokoh yang terlibat dalam cerita PRBU, yaitu sepasang suami-istri. Putri Rebung. Ular, dayang-dayang istana. Putri Buyung sebagai tokoh utama yang berperan sebagai tokoh sederhana. Tokoh putri Buyung memiliki karakter yang baik. Tokoh suami dan istri merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh tipikal, okoh suami istri memiliki karakter sabar, tawakal dan tepat janji. Selanjutnya yaitu tokoh ular, tokoh ular berperan sebagai tokoh sentral, ular memiliki karakter yang egois, dalam artian hanya memikirkan dirinya sendiri. Tokoh dayang merupakan tokoh yang berperan sebagai tambahan. Amanat Amanat yang terkandung dalam cerita PRBU yaitu pada dasarnya kita sebagai manusia harus selalu bersifat tawakal kepada Tuhan. Apapun ujian yang diberika kita harus menerimanya. Kemudian, kita tidak boleh Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x mengingkari janji. Seperti yang dilakukan sepasang suami istri itu, mereka tetap menepati janjinya pada ular meskipun itu berat untuk Selain itu, sebagai manusia kita juga harus baik dan rendah hati kepada siapapun baik itu manusia maupun binatang. Belalai Raja (BR) Tema Tema cerita ini mengangkat tentang pemimpin yang tidak bijaksana. Ada seorang raja yang kejam dan memiliki muka berbelalai. Raja tidak ingin siapapun mengetahui wajahnya itu kecuali permaisurinya. Sang istri sangat setia menyimpan rahasia raja, namun pada suatu hari perut sang istri membuncit atau semakin besar, hal ini disebabkan karena ia menyimpan rahasia suaminya. Siapapun yang menyimpan rahasia raja maka perutnya akan buncit dan membesar. Alur . Raja menyembunyikan wajahnya . Perut permaisuri buncit . Raja memanggil tukang tenung . Tukang tenung memeriksa permaisuri . Raja bertanya kepada tukang tenung . Permaisuri memberitahu rahasia raja kepada menteri kerajaan . Perut permaisuri kembali seperti semula . Perut menteri semakin membesar karena menyimpan rahasia raja . Menteri pergi ke tukang tenung untuk mengobati perutnya . Tukang tenung memberitahu yang sebenarnya . Si menteri pergi menelusuri hutan . Menteri itu memberitahu rahasia raja kepada pohon nangka . Perut menteri itu pun mengempis . Seorang pencari kayu api menebang batang pohon nangka itu . Penjaga pos meminta sepotong kayu nangka untuk dijadikan pemukul kentongan . Kentongan dipukul pada malam hari . Kentongan yang dipukul mengeluarkan suara Aumuka raja berbelalaiAy . Akhirnya rakyat mengetahui rahasia raja selama ini . Raja mencari tahu siapa yang sudah membongkar rahasianya . Raja memanggil tukang tenung untuk meminta pendapatnya . Tukang tenung itu menceritakan cerita sesungguhnya. Mendengar cerita itu, raja pun menerima keadaan yang sudah . Raja meminta maaf kepada seluruh rakyatnya. Latar Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x Latar tempat yang digunakan dalam cerita ini yaitu di istana, dirumah tukang tenung dan di bawah pohoh nangka yang berada di pinggir Kemudian latar waktu yang digunakan yaitu pada pagi hari dan malam hari. Kemudian latar suasana yang digunakan dalam cerita ini yaitu suasana sedih, suasana membingungkan, menegangkan dan suasana bahagia Tokoh dan penokohan Ada sejumlah tokoh yang terdapat dalam cerita BR yaitu tokoh raja, permaisuri, menteri kerajaan, tukang tenung, penjaga pos dan tukang Tokoh raja merupakan tokoh utama yang berperan sebagai tokoh Selanjutnya, tokoh permaisuri dan Menteri kerajaan merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh sederhana, tokoh permaisuri memiliki karakter takut akan raja sedangkan Menteri memiliki karakter baik, ia rela mengorbankan dirinya demi raja dan permaisurinya, mereka sangat setia menepati janjinya kepada raja. Tokoh tukang tenung, tokoh penjaga pos, dan tokoh penjual kayu merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh tambahan. Amanat Amanat yang terkandung dalam cerita ini yaitu jika ingin memimpin suatu daerah maka pimpinlah dengan sikap yang dermawan dan Karena seorang pemimpin yang baik dituntut memiliki jiwa yang pantas untuk dijadikan sebagai seorang pemimpin. Amanat tersebut dapat diketahui dari keseluruhan isi cerita yang meliputi penggambaran fisik dan perilaku tokoh, penggambaran lingkungan tokoh dan penggambaran tata kebahasaan tokoh Ikan Mas dan Ikan Raya (IMIR) Tema Cerita yang berjudul Ikan Raya dan Ikan Mas mengangkat tema tentang orang kaya yang bakhil atau pelit. Alur . Orang kaya raya dan memiliki dua orang anak. Si ibu melarang kedua anaknya bermain dengan orang miskin. Ayah dari anak-anak itu pergi ke kebun . Di siang hari, datanglah seorang pengemis . Kedua anak itu memanggil ibunya . Wanita itu keluar dari rumahnya . Pengemis itu meminta makanan dan minuman kepada wanita itu . Wanita itu menghardik dan mengusir si pengemis . Anak perempuan dan laki-laki itu jatuh kedalam sumur . Wanita itu sibuk mencari kedua anaknya Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x . Sore harinya, sang suami kembali dari kebun dan memarahi . Suami istri itu mendapat telepon dari seseorang yang mengaku menculik anak mereka dan orang itu meminta tebusan . Sebulan kemudian, anak mereka belum juga ditemukan dan harta mereka sudah habis terjual untuk membayar tebusan. Suami istri itu dimimpikan oleh pengemis yang pernah di hardik oleh si istri seratus hari yang lalu. Keesokan harinya suami istri itu pergi ke sumur yang ada dibelakang rumah mereka. Mereka melihat ada dua ekor ikan yang sedang bermain yaitu ikan raya dan ikan mas . Ikan itu berbicara kepada ayah dan ibunya . Sejak kejadian itu, suami istri itu menyesali kesalahan mereka dan berubah menjadi orang baik. Sang istri pun hamil dan melahirkan anak kembar, satu laki-laki dan satu perempuan. Mereka pun kini hidup bahagia dengan ke empat anaknya. Latar Latar tempat yang digunakan dalam cerita hanya terdapat satu tempat yaitu di rumah si orang kaya yang terletak di bagian teras halaman rumah dan di belakang rumah mereka. Kemudian latar waktu yang digunakan yaitu pada siang hari, sore hari, malam hari, dan pagi hari. Latar suasana yang digunakan dalam cerita ini yaitu susasana sedih, cemas, dan bahagia. Tokoh dan penokohan Tokoh istri dalam cerita merupakan tokoh utama yang berperan sebagai tokoh antagonis. Tokoh istri memiliki karater bakhil dan suka merendahkan orang lain yang menurutnya tidak setara dengannya. Selanjutnya, tokoh suami juga merupakan tokoh antagonis. Tokoh suami memiliki karakter sama seperti istinya yaitu jahat dan suka menindas orang lain. Tokoh anak dalam cerita merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh protagonis. Tokoh anak memiliki karakter baik dan tidak seperti kedua orang tuanya. Tokoh pengemis dalam cerita merupakan tokoh yang berperan sebagai tokoh tambahan. Amanat Amanat yang terkandung dalam cerita ini yaitu pada dasarnya kekayaan itu hanyalah sebuah titipan yang diberikan sang pencipta kepada Jadi pergunakanlah dengan sebaik mungkin agar bisa bermanfaat bagi orang lain. Janganlah pula kamu bersifat bakhil dan menghardik orang lain karena itu adalah sifat yang sangat dibenci oleh Allah, sesama manusia kita harus saling memberi dan menolong. Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x Dallidau (DL) Tema Cerita ini mengangkat tema tentang perjalan hidup, perjalanan hidup seorang pria. Tema tersebut dapat diketahui dari keseluruhan isi cerita yang ditampilkan melalui penggambaran fisik, dan perilaku tokoh, penggambaran lingkungan tokoh, penggambaran jalan pikiran tokoh dan penggambaran tata kebahasaan tokoh. Alur . Hiduplah seorang pemuda berwajah buruk bernama Alimin . Hidupnya serba kekurangan . Alimin pergi merantau untuk merubah nasibnya . Alimin berjalan ke dalam rimba . Berbagai macam rintangan dan kesusahan ia lewati . Alimin `1orang tua tentu memiliki kewajiban untuk mendidik anak-anaknya dan memberikan nasehat ketika anaknya melakukan Tetapi, dibalik itu orang tua juga tidak boleh terlalu keras atau berlebihan dalam mendidik anak karena itu nantinya dapat mempengaruhi mental seorang anak. Fungsi Cerita secara umum cerita rakyat memiliki beberapa fungsi yaitu: sebagai sistem proyeksi . royektive syste. sebagai alat pencerminan angan-angan suatu kolektif, sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, sebagai alat pendidikan anak, sebagai fungsi sistem proyeksi perasaan terpendam masyarakat dan fungsi protes sosial dan hiburan. Tidak semua fungsi tersebut ada di dalam keenam cerita rakyat yang ada dalam buku Kunaung tersebut. Pertama. Cerita rakyat yang berjudul Beranak Beruk. Putri Rebung Bersuamikan Ular. Belalai Raja. Ikan Mas dan Ikan Raya. Dallidau dan Batu Patah. Keenam cerita rakyat tersebut memiliki fungsi pendidikan dan fungsi hiburan, yaitu cerita yang bersifat mendidik, yang dapat memberikan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan sekaligus menghibur pembaca. Kedua cerita rakyat yang berjudul Cerita Beranak Beruk. Putri Rebung Bersuamikan Ular dan Dallidau. Ketiga cerita rakyat memiliki fungsi alat pengesahan dan pranatapranata dan lembaga kebudayaan, yaitu fungsi yang mengandung sejarah atau asal-usul peristiwa dalam cerita. Ketiga, cerita rakyat yang berjudul Belalai Raja memiliki fungsi tambahan yaitu fungsi sistem proyeksi perasaan terpendam masyarakat, fungsi ini mengandung angan-angan atau keinginan masyarakat yang hanya dapat terwujud di dalam dunia dongeng atau cerita Unsur Pralogis Unsur pralogis adalah unsur yang memuat cerita tentang keluarbiasaan seorang tokoh cerita sehingga terasa tidak logis bagis sebagian orang namun dianggap logis bagi sebagian orang lagi. Keenam cerita rakyat yang berjudul Beranak Sri ulina. Maizar Karim. Liza Septa Wiliyanti: Struktur dan Fungsi Kunaung Pralogis KerinciA Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 P-ISSN x-x https://online-journal. id/kal E-ISSN x-x Beruk. Putri Rebung Bersuamikan Ular. Belalai Raja. Ikan Mas dan Ikan Raya. Dallidau, dan Batu Patah mengandung unsur pralogis di dalamnya. Unsur pralogis tersebut dapat kita lihat dari peristiwa dan kelebihan tokoh dalam Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa Unsur-unsur yang membangun setiap cerita memperlihatkan hubungan yang fungsional. Unsur satu berfungsi membangun dan memperkuat unsur lainnya. Sehingga setiap cerita memperlihatkan sebuah cerita yang bulat, utuh dan kokoh, setiap cerita memperlihatkan hubungan yang organikum. Semua unsur-unsur tersebut saling berkaitan dan berkesinambungan untuk membentuk satu kesatuan cerita yang utuh dan Unsur-unsur tersebut meliputi tema, alur, latar, tokoh dan penokohan dan serta amanat. Tema keenam cerita rakyat yang terdapat dalam buku Kunaung yaitu tema yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial. Alur yang digunakan yaitu alur maju. Latar yang terdapat dalam cerita yaitu latar tempat, waktu dan suasana. Tokoh dan penokohan dikelompokkan atas beberapa kategori, yaitu tokoh utama, tokoh tambahan, tokoh protagonis, tokoh antagonis, tokoh berkembang, tokoh tipikal, tokoh sederhana dan tokoh Amanat yang terkandung dalam cerita yaitu amanat yang berkaitan dengan nilai dan norma yang ada di dalam kehidupan. Daftar Pustaka