Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Vol. No. May 2024 pp. E-ISSN: 2541-4224. P-ISSN: 2541-4216 DOI: http://dx. org/10. 28926/briliant. Analisis Kinerja Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial NextGeneration Menggunakan Metode IT Balanced Secorecard Rizky Ariansah. Idria Maita. Fitriani Muttakin. Zarnelly. Muhammad Luthfi Hamzah. Arif Marsal. Sistem Informasi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Jl. HR. Soebarantas No 155 KM. 15 Kota Pekanbaru. Riau. Indonesia Email: *111850314776@students. uin-suska. id, 2idria@uin-suska. fitrianimuttakin@uin-suska. id, 4zarnelly@uin-suska. id, 5muhammad. luthfi@uinsuska. id, 6arif. marsal@uin-suska. Tersedia Online di http://w. php/briliant Sejarah Artikel Diterima 22 Desember 2023 Direvisi 30 Desember 2023 Disetujui 31 Desember 2023 Dipublikasikan 30 Mei 2024 Keywords: Information System Performance. IT Balanced Scorecard. SIKS-NG Abstract: SIKS-NG is an application implemented by social services to provide targeted information on data on underprivileged However, in its implementation, the feasibility value of this application is not yet known, so there are several problems that affect the performance of user services such as network problems, server problems and several features that are not optimal. This research aims to measure performance in the SIKS-NG application using the IT balanced corecard method, which is a method for assessing the performance of an information technology system by considering information technology units from 4 variables, namely company contribution, user orientation, operational excellence . perational excellenc. , and future orientation . uture orientatio. Data was taken through a questionnaire from 31 respondents involving the main admin coordinator, agency admin and SIKS-NG The total results of measurements using the IT Balanced Corecard approach on SIKS-NG performance are in the "GOOD" category, reaching 70. 1% of the influence that occurs comes from the dependent variable, while the remaining 20. 9% is influenced by other dependent variables. Abstrak: SIKS-NG merupakan aplikasi yang diimplementasikan oleh dinas sosial untuk memberikan sebuah informasi data masyarakat kurang mampu secara tepat sasaran. Namun dalam penerapannya, aplikasi ini belum diketahui nilai kelayakannya sehingga ada terdapat beberapa masalah yang mempengaruhi dalam kinerja pada layanan Corresponding Author: pengguna seperti gangguan jaringan, server bermasalah dan beberapa Name: fitur yang belum maksimal. Penilitian ini bertujuan untuk mengukur Rizky Ariansah kinerja pada aplikasi SIKS-NG menggunakan metode IT balanced Email: secorecard yaitu salah satu metode untuk menilai kinerja suatu sistem 11850314776@students. uinteknologi informasi dengan mempertimbangkan unit teknologi informasi dari 4 variabel yaitu company contribution . ontribusi perusahaa. , user orientation . rientasi penggun. , operational excellence . eunggulan operasiona. , dan future orientation . rientasi masa depa. Data yang diambil melalui kuesioner dari 31 responden yang melibatkan koordinator admin utama, admin intansi dan user pengguna SIKS-NG. Total hasil keseluruhan pengukuran menggunakan pendekatan IT Balanced secorecard pada kinerja SIKS-NG berada dalam kategori "BAIK" mencapai 70,1% dari pengaruh yang terjadi berasal dari variabel dependen, sementara sisanya 20,9% dipengaruhi oleh variabel idenpenden lainnya. Kata Kunci: IT Balanced Scorecard. Kinerja Sistem Informasi. SIKS-NG BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 PENDAHULUAN Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan teknologi informasi telah meningkat dengan Hal itu dapat dilihat dari beberapa sektor yang dianggap sebagai faktor penting dalam kemajuan teknologi, yaitu seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, pemerintahan, dan sosial budaya (Zheng et al. , 2. Teknologi Informasi adalah teknologi yang digunakan untuk memanipulasi, mengumpulkan, mengatur, dan menyimpan data, dan mengubah data menjadi informasi yang berkualitas. Pengolahan dan penyajian informasi yang akurat terkait data merupakan kunci penting dalam meningkatkan produktivitas kinerja suatu perusahaan, terutama dalam kinerja pada instansi pemerintahan dan pelayanan publik (Wati et al. , 2. Pengukuran kinerja merupakan kunci utama dalam menilai keberhasilan sebuah perusahaan yang bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian yang telah dilakukan oleh perusahaan dan merancang strategi untuk mencapai hasil yang maksimal (Ardiansyah & Fitria, 2. Kinerja dapat diartikan sebagai hasil kerja dalam mencapai tujuan strategis, serta memberikan kontribusi positif pada kemajuan perusahaan (Zuniawan et al. , 2. Lembaga Pemerintahan kini semakin maju dengan memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan mutu pelayanan dan kinerjanya, contohnya seperti Sistem Informasi yang ada pada Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hilir. Dinas sosial Kabupaten Rokan Hilir terletak di Jl. Komplek Perkantoran Batu 6. Bagan punak pesisir. Kec. Bangko. Kabupaten Rokan Hilir. Dinas soial berfokus pada sektor pemberdayaan sosial dan kaum dhuafa. Sesuai pada Perbup No 40 tentang tugas dinas sosial yaitu mengkoordinasikan seluruh kegiatan program di sektor perlindungan sosial, pelayanan pemulihan sosial, pemberdayaan keluarga kurang mampu, dan mempunyai tanggung jawab atas aktivitas yang telah diusulkan bupati Rokan Hilir dalam menuntaskan kemiskinan. Pemerintah Pusat Republik Indonesia, melalui Kementerian Sosial, telah mengembangkan program inovatif yang disebut SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generatio. dengan tujuan mempermudah pengumpulan data dan pembaruan data guna meningkatkan kesejahteraan sosial. Program ini dapat diakses secara daring maupun luring, sehingga menghadirkan kemudahan akses bagi penduduk yang tinggal di wilayah terpencil. Dengan adanya SIKS-NG, diharapkan penanganan masalah sosial dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien (Kassubag Dinas SIKS-NG pertama kali diperkenalkan dan di implementasikan kepada Pemerintah Daerah Rokan Hilir melalui dinas sosial pada tahun 2017. SIKS-NG adalah aplikasi untuk memproses dan memperbaiki data dalam database serta mengusulkan data baru berupa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini memuat informasi mengenai penerima manfaat bantuan sosial dan layanan kesejahteraan sosial (Kassubag Dinas Sosia. Berdasarkan hasil wawancara bersama kassubag, selama 3 tahun dalam mengimplementasikan SIKS-NG, sejauh ini belum pernah dilakukannya pengukuran kinerja. Terdapat berbagai permasalahan pada kinerja SIKS-NG yang diidentifikasikan dalam empat perspektif variabel menurut Alit. Sugiarto dan Idhom (Alit et al. , 2. Belum diketahui tentang adanya tingkat pengukuran kinerja pada aplikasi SIKS-NG pada dinas Sosial Kabupaten Rokan Hilir, permasalahan ini berdasarkan perspektif variabel kontribusi perusahaan . ompany contributio. , aplikasi tidak bejalan dengan baik dan sering terjadi error seperti gangguan jaringan maupun server bermasalah, sehingga pengguna tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, permasalahan ini berdasarkan perspektif variabel orientasi pengguna . ser orientatio. , tidak semua menu pada aplikasi SIKS-NG dapat berjalan dengan baik seperti sering terjadi error pada menu perbaikan NIK, permasalahan ini berdasarkan perspektif variabel keunggulan operasional . perational exellenc. dan belum diketahui adanya nilai kelayakan dari aplikasi SIKS-NG di Dinas Sosial tersebut, permasalahan ini berdasarkan perspektif variabel orientasi masa depan . uture orientatio. IT Balanced Scorecard merupakan salah satu metode untuk menilai kinerja suatu sistem teknologi informasi dengan mempertimbangkan unit teknologi informasi dari 4 . sudut BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 pandang, yaitu company contribution . ontribusi perusahaa. , user orientation . rientasi penggun. , operational excellence . eunggulan operasiona. , dan future orientation . rientasi masa depa. (Agani et al. , 2. Balanced Scorecard bertujuan untuk mengukur efisiensi penggunaan sistem informasi dalam menjalankan tugas di sebuah organisasi dengan menyesuaikan aktivitas pengguna sesuai dengan kebutuhan organisasi (Dincer et al. , 2. Selain itu IT Balanced Scorecard membantu organisasi menetapkan batasan yang sesuai dan mengevaluasi efektivitas sistem informasi untuk meningkatkan kinerja secara optimal (Triana & Papilaya, 2. Dengan permasalahan yang telah disimpulkan pada latar belakang diatas serta penentuan metode yang sesuai, maka tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja sistem informasi kesejahteraan sosial next-generation pada dinas sosial menggunakan pendekatan metode IT Balanced Secorecard. METODE Berikut tampilan metodologi penelitian yang menampilkan langkah-langkah tahapan penelitian. Gambar 1. Diagram Alur Penelitian Penelitian ini menganalisis aplikasi SIKS-NG yang digunakan pada Dinas Sosial yaitu dengan menggunakan metode penelitian ini membahas IT Balanced Secorecard yang merupakan metode analisis masalah yang akan dikaji dalam konteks penelitian. Penyusunan model penelitian ini menggunakan IT Balanced Secorecard dengan 4 pendekatan variabel diantaranya company contribution . ontribusi perusahaa. , user orientation . rientasi penggun. , operational excellence . eunggulan operasiona. , dan future orientation . rientasi masa depa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung dan melakukan wawancara dengan Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hilir untuk mendapatkan data yang akurat dan Menyebarluaskan kuesioner kepada 31 responden. Pemilihan sampel dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria khusus menggunakan teknik non-probabilitas atau purposive Data yang terkumpul dipilih berdasarkan keakuratan. Untuk mengolah data tersebut, 444 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 digunakan analisis statistik dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Program ini dirancang untuk menilai keakuratan data. Aplikasi ini juga mencari jawaban dari kuesioner yang disebarkan untuk menghitung persentase setiap item pertanyaan yang terjawab. Temuan pengolahan data ini akan menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya. Kegiatan ini untuk menilai kinerja aplikasi SIKS-NG yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner berdasarkan perspektif IT balanced scorecard menggunakan skala likert. seperti tabel 1 berikut menurut (Anis et al. , 2. Tabel 1. Skala Likert Skala Penelitian Keterangan Sangat tidak setuju Tidak setuju Netral Setuju Sangat setuju Setelah mengkaji kinerja pada aplikasi SIKS-NG peneliti memberikan hasil penelitian dan saran berupa perbaikan untuk kedepannya kepada koordinator utama pada Dinas Sosial. Adapun kerangka penelitian sebagai berikut: Gambar 2. Kerangka Penelitian H1: Perspektif kontribusi peruasahaan (X. terdapat berpengaruh terhadap Kinerja SIKS-NG (Y). H2: Perspektif orientasi pengguna (X. terdapat berpengaruh pada Kinerja SIKS-NG (Y). H3: Perspektif keunggulan operasional (X. terdapat berpengaruh terhadap Kinerja SIKS-NG (Y). H4: Perspektif orientasi masa depan (X. terdapat berpengaruh terhadap Kinerja SIKS-NG (Y). HASIL DAN PEMBAHASAN Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) merupakan sebuah aplikasi manajemen yang digunakan untuk memproses perbaikan dan pengusulan data baru pada Basis Data Terpadu (BDT). Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan modul untuk memperbaiki dan mengusulkan data Bantuan Sosial Pangan (BSP) non PKH. Aplikasi SIKS-NG dikelola oleh kaur pelayanan Desa dan berfungsi untuk menyediakan data kemiskinan yang akurat dan terintegrasi. Data kemiskinan yang diperoleh dari lapangan dikelola melalui SIKS-NG dan digunakan untuk perencanaan, pengambilan keputusan, serta penyaluran bantuan sosial/subsidi agar dapat tepat sasaran. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Dalam pengoperasian penggunaan SIKS-NG ini berjumlah 1 orang Admin/koordinator utama, 10 orang admin pada instansi, dan 54 orang user pengguna yang terdiri masing-masing setiap kecamatan. Terdapat 31 sampel yang telah ditentukan pada tahap ini yang terdiri dari 1 admin/koordinator utama, 10 orang admin isntansi dan 20 orang user pengguna yang terdiri dari masing-masing kecamatan. Proses pemilihan dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobabilitas atau purposive sampling yang mempertimbangkan kriteria tertentu untuk memastikan populasi yang relevan (Agani et al. , 2. Dari hasil penyebaran kuesioner kepada 31 pengguna aplikasi SIKS-NG, dapat diperoleh pengukuran pencapaian menggunakan IT balanced scorecard. Berikut adalah tabel karakteristik responden: Tabel 2. Karakteristik Responden Karakteristik Responden Jumlah Admin/Koordinator 1 orang Jabatan Admin instansi 10 orang User pengguna 20 orang Umur . 15 orang Usia Umur . 16 orang Laki-laki 16 orang Jenis Kelamin Perempuan 15 orang (Sumber: Data responden, 2. Uji Validitas R hitung 0,618 0,593 0,533 0,526 0,580 0,470 0,586 0,622 0,699 0,745 0,635 0,567 0,513 0,466 0,469 0,533 0,586 0,622 0,603 0,674 Tabel 3. Uji Validitas R tabel 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 0,367 Keterangan Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah Sah (Sumber: Diolah data, 2. Jika, tingkat signifikan 5%, nilai r tabel yang di peroleh adalah 0,367. Setiap variabel Suatu pernyataan dianggap sah jika r hitung > r tabel (Dewi et al. , 2. Uji Reabilitas 446 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Variabel Kontribusi perusahaan (X. Orientasi pengguna (X. Keunggulan (X. Orientasi masa depan (X. Kinerja (Y) Tabel 4. Uji Reabilitas Hasil Cronbach 0,847 0,60 0,845 0,60 0,885 0,60 0,886 0,60 0,838 0,60 Ket Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel (Sumber: Diolah data, 2. Dalam Tabel 4, data uji reliabilitas menunjukkan bahwa jika Cronbach Alpha > 0,6 maka dianggap reliabel (Haryoso & Pamungkas, 2. Uji Normalitas Normal Parametera,b Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Tabel 5. Uji Normalitas Unstandardized Residual Mean 0,0000000 Std. 0,7361781 Deviation Absolute 0,093 Positive 0,061 -,093 0,93 0,200c, d (Sumber: Diolah data, 2. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov memiliki nilai signifikansi 0,200 > 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa data pada tabel 5 dianggap terdistribusi normal (Al-Kautsar et , 2. Uji Multikoliniearitas Tabel 5. Uji Multikoliniearitas Variabel Toleransi VIF Kontribusi 0,327 3,062 perusahaan (X. Perspektif 0,357 2,799 pengguna (X. Keunggulan 0,607 1,648 (X. Orientasi masa 0,590 1,695 depan (X. (Sumber: Diolah data, 2. Jika nilai toleransi lebih besar dari > 0,10 maka tidak terjadi multikolinieritas dan jika nilai VIF lebih kecil < 10 Maka, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas (Susianti et al. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Uji Heteroskedastisitas (Sumber: Diolah data, 2. Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedatisitas Penyebaran titik-titik pada Scatterplot antara variabel taksiran bergerak dan berpencar secara acak, model regresi yang dihasilkan memenuhi asumsi heteroskedastisitas. Uji Koefisien Linear Berganda Model 1 (Constan. Kontribusi perusahaan (X. Perspektif pengguna (X. Keunggulan operasional (X. Orientasi masa depan (X. Tabel 6. Hasil uji Koefisien linear berganda Standardi Unstandardized Coefficients Coefficie Std. Beta Error 1,769 2,059 0,003 0,187 0,592 Sig. 0,859 0,398 0,003 0,015 0,988 0,184 0,536 3,210 0,004 0,316 0,095 0,426 3,324 0,003 0,004 0,141 0,004 0,028 0,978 (Sumber: Diolah data, 2. Berdasarkan data uji yang tercantum dalam tabel 6 maka, dapat disusun persamaan regresi sebagai berikut: Y= 1,769 0,003X1 0,592X2 0,316X3 0,004X4 2,059e 448 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Penjelasan tentang hasil uji menghasilkan persamaan regresi linier berganda di atas adalah sebagai berikut: Nilai a dalam persamaan regresi tersebut adalah 1,769, yang mengindikasikan bahwa jika keempat variabel independen konstan, maka pada penerapan Balanced secorecard terhadap kinerja SISK-NG adalah 1,769. Nilai b1 adalah 0,003 artinya, jika nilai variabel Kontribusi Perusahaan meningkat satu unit, maka nilai Kinerja SIKS-NG akan meningkat sebesar 0,003, dengan asumsi nilai variabel independen lainnya tetap. Nilai b2 adalah 0,592 artinya jika nilai variabel Orientasi Pengguna meningkat satu unit, maka nilai Kinerja SIKS-NG akan meningkat sebesar 0,0592, dengan asumsi nilai variabel independen lainnya tetap. Nilai b3 adalah 0,316 artinya jika nilai variabel Keunggulan Operasional meningkat satu unit, maka nilai Kinerja SIKS-NG akan meningkat sebesar 0,316 dengan asumsi nilai variabel independen lainnya tetap. Nilai b1 adalah 0,004 artinya jika nilai variabel Orientasi Masa Depan meningkat satu unit, maka nilai Kinerja SIKS-NG akan meningkat sebesar 0,004 dengan asumsi nilai variabel independen lainnya tetap. Uji t Tabel 7. Hasil pengujian parameter parsial Standardi Unstandardized Coefficients Coefficie Std. Model Beta Error 1 (Constan. 1,769 2,059 Kontribusi perusahaan 0,003 0,187 0,003 (X. Orientasi pengguna 0,592 0,184 0,536 (X. Keunggulan operasional 0,316 0,095 0,426 (X. Orientasi masa depan 0,004 0,141 0,004 (X. Sig. 0,859 0,398 0,015 0,988 3,210 0,004 3,324 0,003 0,028 0,978 (Sumber: Diolah data, 2. Orientasi pengguna, dan keunggulan operasional memiliki nilai probabilitas signifikansi masing-masing 0,004 dan 0,003. Nilai probabilitas signifikansi lebih rendah dari pada 0,05. Maka. Ho ditolak dan Ha diterima yang menunjukkan bahwa variabel independen tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap variabel dependennya. Sedangkan kontribusi perusahaan dan orientasi masa depan Jika signifikansi nilai-nilai atas 0,05 maka, dapat disimpulkan bahwa Ho diterima sementara Ha ditolak. Maka, variabel yang diteliti tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependennya. Uji f Model 1(Regressio. Residual Total Tabel 8. Hasil pengujian Signifikansi Sum of Mean Squares Square 46,451 11,613 16,258 0,625 62,710 Sig. 18,571 0,000b (Sumber: Diolah data, 2. Berdasarkan hasil uji F pada tabel 13, nilai Fhitung adalah 18,571 dan nilai probabilitas signifikansi adalah 0,000. Karena nilai probabilitas signifikansi kurang dari 0,05, dapat BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 disimpulkan bahwa model regresi yang digunakan dapat diterapkan. Hasil uji signifikansi menunjukkan bahwa model regresi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, yaitu kinerja SIKS-NG. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kontribusi perusahaan, orientasi pengguna, keunggulan operasional, dan orientasi masa depan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja SIKS-NG. Uji Koefisien Determinasi Model Tabel 9. Hasil pengujian koefiensi determinasi Adjusted R Std. Error of R Square Square the Estimate 0,861a 0,741 0,701 0,791 (Sumber: Diolah data, 2. Dari hasil pengujian koefisien determinasi didapatkan nilai adjusted R Square . sebesar 0,701 yang menunjukkan bahwa 70,1% dari pengaruh yang terjadi berasal dari variabel dependen, sementara sisanya 20,9% dipengaruhi oleh variabel idenpenden lainnya. Setelah menganalisis, dapat disimpulkan bahwa pengolahan data pada setiap setiap variabel . ontribusi perusahaan, orientasi pengguna, keunggulan operasional, dan orientasi masa depa. dengan menggunakan pendekatan IT Balanced Secorecard. untuk mengevaluasi performa aplikasi SIKS-NG di Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hilir. Dengan tingkat signifikansi probabilitas sebesar 0,988 > 0,05, kontribusi perusahaan (X. Maka. Ho diterima dan Ha ditolak menunjukkan bahwa variabel dependennya tidak dipengaruhi secara signifikan. Dengan tingkat signifikansi probabilitas sebesar 0,004 < 0,05, orientasi pengguna (X. Maka. Ho ditolak dan Ha dapat diterima, hal ini menunjukkan bahwa variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan secara individual terhadap variabel dependennya. Dengan tingkat signifikansi probabilitas sebesar 0,003 < 0,05, keunggulan operasional (X. Maka. Ho ditolak dan Ha dapat diterima, hal ini menunjukkan bahwa variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependennya. Dengan tingkat signifikansi probabilitas sebesar 0,978 > 0,05, orientasi masa depan (X. Maka Ho diterima dan Ha ditolak menunjukkan bahwa variabel dependennya tidak dipengaruhi secara SIMPULAN Berdasarkan hasil dan diskusi sebelumnya, bahwa pengolahan data setiap indikator pada metode IT Balanced Secorecard mengukur tingkat kinerja SIKS-NG dengan menggunakan SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa orientasi pengguna (X. , dan keunggulan operasional (X. bahwa nilai probabilitas signifikansinya dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima maka variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependennya Sedangkan kontribusi perusahaan (X. dan orientasi masa depan (X. nilai probabilitas signifikansinya dapat disimpulkan Ho diterima dan Ha ditolak hal ini menunjukan tidak pengaruh signifikan terhadap variabel dependennya. Hasil keseluruhan kinerja SIKS-NG berada dalam kategori "BAIK" mencapai 70,1% dari pengaruh yang terjadi berasal dari variabel dependen, sementara sisanya 20,9% dipengaruhi oleh variabel idenpenden lainnya hal ini dapat dilihat pada Perspektif kontribusi perusahaan dan orientasi masa depan tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja SIKS-NG dan hubungan pengaruhnya bersifat negatif artinya bahwa pada kedua perspektif tersebut perlu dilakukan peningkatan pada kinerja SIKS-NG di Dinas Sosial seperti layanan operasional untuk kontribusi perusahaan dan perbaikan sistem yang error dalam mengurangi resiko kesalahan untuk orientasi masa depan. DAFTAR RUJUKAN 450 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Agani. Al. Munadi. , & Subianto. Evaluasi Kinerja Sistem Informasi Akademik Menggunakan IT Balanced Scorecard Pada Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Jurnal Informatika Upgris, 4. http://journal. id/index. php/JIU/article/view/2071 Al-Kautsar. Ardhani. Maula. , & Hakim. the Effect of Cash Ratio and Return on Asset on Firm Value of Construction Companies Sub Sector Listed on the Idx for the 2019-2022 Period. Balance: Journal of Islamic Accounting, 4. , 88Ae https://doi. org/10. 21274/balance. Alit. Sugiarto. , & Idhom. Evaluation of Information Technology Infrastructure Management using IT Balanced Scorecard and COBIT Framework 4. 1 on Domain Deliver and Support. Atlantis Highlights in Engineering, 1(Ics. , 1103Ae1107. https://doi. org/10. 2991/icst-18. Anis. Syaripudin. , & Septian. Pengukuran Efektivitas Kinerja Ti Pada Sistem Pembayaran Parkir Elektronik Dengan Metode It Balanced Scorecard. Journal of Comprehensive Science (JCS), 1. , 390Ae409. https://doi. org/10. 36418/jcs. Ardiansyah. , & Fitria. Penggunaan Metode Balance Scorecard Untuk Mengukur Kinerja Pekerjaan Pada PT. Bangun Cipta Karya Pamungkas (PT. BCKP). Prosiding Seminar Nasional Darmajaya, 78Ae87. https://jurnal. id/index. php/PSND/article/view/1703 Dewi. Matondang. , & Absah. Design of PD Pasar Medan City Performance Measurement Using the Balanced Scorecard Method. International Journal of Research and Review, 9. , 411Ae418. https://doi. org/10. 52403/ijrr. Dincer. Hacioglu. , & Yuksel. Balanced scorecard-based performance assessment of Turkish banking sector with the Analytic Network Process (ANP). International Journal of Decision Sciences & Applications . 8-956X), 1. , 1Ae12. https://doi. org/10. 20525/ijdsa. Haryoso. , & Pamungkas. Analisis Kinerja Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen 1 Surakarta dengan Pendekatan Balance Scorecard. Jurnal Akuntansi, 6. , 57Ae Susianti, harena. Yuniatin, & Setyani. Pengaruh Penerapan Balanced Scorecard Terhadap Kinerja Dinas The Effect Of Balanced Scorecard Implementation On The. ADVANCE Ae Journal of Accounting, 5. , 48Ae53. Triana. , & Papilaya. Analisis Kinerja Aplikasi Sistem Informasi Cuti Elektronik Dengan Menggunakan IT Balanced Scorecard. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informas. , 8. , 715Ae726. https://doi. org/10. 35957/jatisi. Wati. Utamajaya. , & Pratama. Efektivitas Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation di Kelurahan Gunung Seteleng Menggunakan Framework TAM. , 493Ae498. https://doi. org/10. 30865/jurikom. Zheng. , wang. Sang. Zhong. Liu. Liu. Mubarok. Yu. , & Xu. Smart manufacturing systems for Industry 4. 0: Conceptual framework, scenarios, and future perspectives. Frontiers of Mechanical Engineering, 13. , 137Ae150. https://doi. org/10. 1007/s11465-018-0499-5 Zuniawan. Julyanto. Suryono. , & Ikatrinasari. Implementasi Metode Balanced Scorecard Untuk Mengukur Kinerja Di Perusahaan Engineering (Study Case Pt. Ms. Journal Industrial Servicess, 5. , 251Ae256. https://doi. org/10. 36055/jiss. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024