Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DI KANTOR CAMAT TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN Maeria Duha Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya . iaduha6@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi kerja di Kantor Camat Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian adalah jenis kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah dari pegawai dengan cara menggunakan angket, dengan populasi dan sampel penelitian ini adalah sebanyak 33 Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian pengujian hipotesis dengan nilai thitung 4. 148>ttabel 1. sehingga peneliti menyimpulkan bahwa ada pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi kerja di Kantor Camat Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Saran penelitian ini adalah Untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai maka perlu organisasi menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga membuat nyaman untuk melakukan pekerjaan. Dan suasana kerja perlu ditingkatkan sesuai dengan keinginan pegawai demi meningkatkan motivasi kerja pegawai. Kata Kunci: Lingkungan kerja. Abstract The purpose of this research is to determine the influence of the work environment on work motivation at the Telukdalam Subdistrict Office. South Nias Regency. This type of research is The data source for this research is from employees using a questionnaire, with the population and sample for this research being 33 respondents. The data analysis method used is multiple regression analysis. Based on the results of hypothesis testing research with a value of 148>ttable 1. 696, the researchers concluded that there is an influence of the work environment on work motivation at the Telukdalam Subdistrict Office. South Nias Regency. The suggestion of this research is that to increase employee work motivation, organizations need to create a conducive environment so that they feel comfortable doing their work. And the working atmosphere needs to be improved in accordance with employee wishes in order to increase employee work motivation. Keywords: Work environment. Pendahuluan sumber daya manusia yang dimilikinya Pada dasarnya setiap organisasi dengan baik termasuk sumber daya memiliki tujuan yang ingin dicapai, maka Sumber daya manusia dalam organisasi diharapkan memiliki sumber suatu organisasi merupakan aset utama yang sangat besar pengaruhnya dalam Organisasi harus mampu mengelola kemajuan organisasi tersebut. Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Lingkungan kerja merupakan suatu tempat yang terdapat sejumlah kelompok dimana didalamnya terdapat beberapa fasilitas dalam mendukung mencapai suatu tujuan organisasi. Lingkungan kerja sebagai lingkungan fisik dimana para pegawai bekerja dapat mempengaruhi Lingkungan mempengaruhi emosional pegawai, jika pegawai menyukai lingkungan kerja dimana tempat dia bekerja maka pegawai akan melakukan aktivitasnya dengan baik dan lingkungan kerja yang baik, nyaman akan mempengaruhi pegawai dalam melakukan tugasnya. Lingkungan kerja yang menyenangkan sehingga membuat pegawai bekerja lebih bergairah dan bersemangat dalam mencapai tujuan suatu organisasi. Motivasi kerja sebagai kemauan kerja suatu pegawai yang timbulnya karena adanya dorongan dari dalam pribadi pegawai yang bersangkutan sebagai hasil kebutuhan pribadi, pengaruh lingkungan fisik dan pengaruh lingkungan sosial dimana kekuatannya tergantung pada proses pengintegrasian tersebutAy. Motivasi pada suatu organisasi bertujuan untuk mendorong semangat kerja para pegawai agar rmau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilan demi terwujudnya tujuan suatu organisasi. Motivasi kerja sangat penting bagi pegawai karena motivasi dapat memberikan dorongan dan semangat kerja yang tinggi sehingga hasil kerja pegawai lebih optimal. Motivasi kerja yang tinggi akan berpengaruh dan memberikan kontribusi yang berarti bagi organisasi, orang yang termotivasi juga akan memiliki upaya nyata dalam bekerja. Motivasi sebagai proses yang menjalankan intensitas, arah dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan. Pegawai tidak akan bekerja dengan baik tanpa ada dorongan yang tinggi dalam diri pegawai untuk berhasil, oleh sebab itu motivasi kerja pegawai perlu untuk ditingkatkan agar pegawai menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai dalam mencapai kinerja yang baik maka setiap organisasi harus memperhatikan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil orbservasi awal yang telah dilakukan peneliti bahwa lingkungan kerja pada Kantor Camat Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan lingkungan kerjanya kurang nyaman dan tidak menyenangkan karena penerangan yang terlalu berlebihan dan menyilaukan pandangan mata, seperti pada tempat pelayanan administrasi, sinar matahari masuk ketempat pelayanan administrasi membuat udara didalam ruangan terasa panas, hal ini dikarenakan tempat pelayanan menghadapi arah matahari ketika sore hari. Sedangkan ruangan percetakan terlihat sedikit gelap, sehingga pegawai dalam melaksanakan tugas sering kali mengalami kesalahan dalam pengetrian data dalam komputer dan membutuhkan penerangan yang cukup. Kebersihan lingkungan kerja Kantor Camat Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan masih kurang,bisa dilihat di ruangan, peralatan, seperti meja, kursi Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X dan komputer yang sering kali terkena debu dan kebersihan kamar mandi termasuk air dan bak mandi yang jarang Pada Kantor Camat Teluk Dalam diketahui bahwa motivasi kerja pegawai dalam melaksanakan tugas relatif masih rendah. Hal ini disebabkan pemimpin sehingga pegawai kurang semangat dalam bekerja. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti ingin melakukan penelitian tentang judul AuPengaruh Lingungan Kerja Terhadap Motivasi Kerja di Kantor Camat Teluk Dalam Kabupaten Nias SelatanAy Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini yaitu Auuntuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi kerja di Kantor Camat TelukDalam Kabupaten Nias SelatanAy Mursandi . Aulingkungan kerja adalah segala sesuatu yang berada disekitar pekerja dan dapat mempengaruhi pegawai dalam penerangan, pengontrolansuara gaduh, pengaturan kebersihan tempatkerja dan pengaturan kemanan tempat kerjaAy. Menurut Prakoso, dkk . Aulingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar pekerja yang dapat mempengaruhi pengaturan penerangan, pengontrolan suara gaduh, pengaturan kebersihan tempat kerja dan pengaturan keamanan tempat kerjaAy. Menurut Purnama, dkk . lingkungan kerja adalah suatu tempat dimana pegawai organisasi merupakan suatu kondisi kerja yang dapat diukur berdasarkan sifat dan subjektif bersama pegawainya yang hidup dan bekerja secara bersama yang berlangsung secara terus menerus serta menghasilkan tindakan berkesan dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya. Berdasarkan konsep di atas, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar pegawai dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menyelesaikan tugastugasnya. Menurut Sitorus Aumotivasi mencapai tujuan dari motifnya. Ay Menurut Adhari, . Aumotivasi setiap individu mencapai target atau hal yang dicapai dari pekerjaan tersebut. Menurut Busro Aumotivasi penggerak dari dalam individu untuk melakukan aktivitas tertentu dalam upaya mencapai tujuanAy. Berdasarkan konsep di atas, dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah faktor penggerak maupun dorongan yang dapat memicu timbulnya rasa semangat dan juga mampu merubah tingkah laku manusia atau individu untuk menuju pada hal yang lebih baik untuk dirinya Metode Penelitian Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kuantitatif yang bersifat kausal. Menurut Sugiyono Aupenelitian Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X digunakan untuk meneliti populasi dan sampel tertentuAy. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif karena metode penelitian ini dapat mengetahui pengaruh antara dua variabel atau lebih secara objektif terhadap fenomena yang terjadi pada objek tertentuAy. Jenis dan Sumber Data Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer, yaitu data yang dikumpulkan melalui penyebaran Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari sumbernya, dimana dalam penelitian ini data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Camat Teluk Dalam Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian ini dilakukan pada Kantor Camat Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, kemudian waktu penelitiannya akan dilakukan pada bulan Mei 2025 setelah adanya surat izin Populasi dan Sampel Menurut Sugiyono Aupopulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subyek-subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannyaAy. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Camat Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan yang berjumlah 33 orang. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya. Menurut Sugiyono . Ausampel adalah bagian dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain non probability sampling dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Menurut Sugiyono . Ausampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampelAy. Maka sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai di Kantor Camat Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan yang berjumlah 33 orang. Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang akurat, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan maka dalam penelitian ini menyebarkan kuesioner atau angket yang diberikan langsung kepada responden. Dalam penelitian ini dibagi dalam dua variabel yaitu, lingkungan kerja dan motivasi kerja. Hasil pengumpulan data primer dari responden berupa jawaban dari kuesioner, selanjutnya dilakukan penentuan nilai atau skor dari alternatif dengan menggunakan skala liker. Menurut Sugiyono . Auskala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosialAy. Untuk kuantitatif, maka jawaban itu dapat diberi skor (Sugiyono, 2012:. Sangat Setuju Setuju (S) Ragu-Ragu Tidak Setuju Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Sangat Tidak Setuju = 1 Sebelum daftar diajukan kepada responden, terlebih dahulu dilakukan pengujian validasi dan reliabilitas daftar pertanyaan melalui uji coba instrumen penelitian dengan sampel sebanyak 12 responden di instansi yang Uji Validitas Menurut (Sugiyono, 2012:. Auvaliditas merupakan tingkat kemampuan suatu instrumen untuk mengungkapkan sesuatu yang menjadi sasaran pokok pengukuran yang dilakukan dengan instrumen tersebut. Ay Pengujian validitas pada penelitian ini menggunakan aplikasi komputer dengan bantuan program SPSS 0 for Windows. Kemudian untuk menghitung nilai korelasi antara data pada masing-masing pernyataan dengan skor total memakai rumus teknik korelasi Sugiyono . dengan rumus sebagai berikut: Menuru Sugiyono Aureliabilitas menunjukkan sejauh mana suatu instrumen dapat memberikan hasil pengukuran yang konsisten, apabila pengukuran dilakukan berulang-ualng. Pengujian reliabilitas ini hanya dilakukan terhadap butir-butir yang valid yang diperoleh melalui uji validitas. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah dengan metode konsistensi internal . nternal consistenc. , dalam hal ini digunakan koefisien Cronbach Alpha (G). Pengujian reliabilitas ini dilakukan terhadap butir-butir yang valid yang diperoleh melalui uji validitas. SPSS memberikan fasilitas untuk mengukur Rumus uji CronbachAos Alpha dengan rumus sebagai berikut: Keterangan: = Reliabilitas instrumen = Banyak butir pertanyaan = Deviasi standar total = Jumlah deviasi standar Krtiteria reliabilitas adalah jika nilai CronbachAos Alpha>0,5 maka instrument penelitian reliabel, begitu sebaliknya jika nilai CronbachAos Alpha <0,5 maka instrument penelitian tidak reliabel. Uji Normalitas Data Menurut Sugiyono . Auuji mengetahui apakah residual yang telah distandardisasi berdistribusi normal atau Ay Nilai berdistribusi normal jika nilai residual tersebut sebagian besar mendekati nilai rata-ratanya. Untuk mendeteksi apakah Keterangan: = Koefisien korelasi = Jumlah subyek = Skor setiap item = Skor setiap item = Kuadrat jumlah skor item = Jumlah kuadrat skor item ( Y = Kuadrat jumlah skor total Untuk mengetahui kevalidasi data dalam penelitian ini digunakan korelasi product moment . Jika rhitung > rtabel, maka akan ada korelasi yang nyata antara sehingga alat ukur tersebut dikatakan valid. Uji Reliabiitas Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X berdistribusi normal atau tidak, dapat dilakukan melalui uji statistik non parametrik Kolmogorov-Sminorv (K-S). Jika hasil Kolmogorov-Sminorv menunjukkan nilai signifikan di atas 0,05 maka data residual terdistribusi dengan normal. Sedangkan jika hasil Kolmogorov-Sminorv menunjukkan nilai signifikan di bawah 0,05 maka data residual terdistribusi tidak Metode lain yang dapat digunakan untuk mendeteksi apakah nilai residual terstandardisasi berdistribusi normal atau tidak adalah dengan melihat membandingkan distribusi kumulatif dari distribusi normal. Dasar pengambilan keputusan dari analisis normal probability plot adalah sebagai berikut: Jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi klasik. Jika data menyebar jauh dari garis diagonal dan atau tidak mengikuti arah garis diagonal tidak menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Uji Heteroskedastisitas Menurut Ghozali . Auuji menguji apakah terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan kepengamatan yang lainAy. Jika variance kepengamatan yang laib konstan, maka menggunakan uji glejser. Penelitian ini memiliki uji glejser sebagai metode uji heteroskedastisitas karena uji glejser lebih akurat dengan hasil yang ditampilkan berupa bilangan matematis dan bukan gambar grafik. Uji glejser dilakukan meregresikan antara variabel independent dengan nilai absolut residualnya. Salah satu cara untuk mendeteksi ada tidaknya heteroskedastisitas adalah uji glejser. Dengan syarat nilai t hitung lebih kecil dari t tabel, dan juga jika nilai signifikan lebih besar dari 0,05, maka data tidak mengalami gejala heteroskedastisitas. Dengan kata lain data bisa diteruskan untuk diregres atau diujikan uji statistik data penelitian. pengujian ini dilakukan dengan aplikasi SPSS 25 For Windos. Uji Parsial (Uji . Uji parsial . digunakan untuk . terhadap variabel terikatnya, apakah memiliki pengaruh yang berarti terhadap variabel terikat atau tidak. Rumus menghitung besarnya nilai thitung adalah Setiawan & Kusrini . Keterangan: = Nilai thitung = Penaksiran = Nilai yang dihipotesiskan = Kesalahan standar dari Kriteria pengujian t adalah apabila t hitung > ttabel maka variabel bebas secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Begitu sebaliknya, apabila thitung < ttabel maka variabel bebas secara signifikan terhadap variabel terikat. Koefisien Determinasi (R. Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Menurut Setiawan & Kusrini . 0::64-. digunakan untuk mengetahui sampai sejauhmana ketepatan atau kecocokan garis regresi yang terbentuk dalam mewakili kelompok data hasil observasi. Untuk menghitung koefisien determinasi digunakan rumus. Keterangan: Oc = Sigma = Variabel terikat = Koefisien regresi = Variabel bebas = Populasi Hasil Penelitian dan Pembahasan Pengujian Instrumen Penelitian Instrumen penelitian untuk uji penelitian di Kantor Camat Telukdalam sebanyak 33 Berdasarkan pernyataan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS dan nilai hasil pengolahan data dapat di lihat pada: Keterangan: = Koefisien determinasi = Kuadrat selisih nilai Y riil dengan nilai prediksi = Kuadrat selisih nilai Y dengan nilai rata-rata. Tabel 1. Hasil Validitas Variabel Penelitian Lingkungan Kerja (X) Metode Analisis Regresi Metode digunakan dalam penelitian ini adalah yaitu analisis regresi sederhana. Analisis regresi sederhana merupakan teknik analisis statistik untuk menjelaskan keterkaitan variabel terikat dengan variabel bebas. Model regresi yang digunakan adalah sebagai berikut Model regresi yang digunakan adalah sebagai berikut menurut Setiawan & Kusrini . 0::. Y = a bX e Dimana: = Variabel motivasi kerja pegawai X = Variabel lingkungan kerja b = Koefisien Regresi e = Standar Error Nilai koefisien regresi dan konstanta dapat dihitung dengan rumus sebagai Item Uji Penelitian di Kantor Camat Telukdalam R hitung R tabel Ket 33 responden 0,729 0,334 Valid 0,632 0,334 Valid 0,836 0,334 Valid 0,804 0,334 Valid 0,768 0,334 Valid 0,723 0,334 Valid 0,604 0,334 Valid 0,618 0,334 Valid 0,769 0,334 Valid 0,536 0,334 Valid 0,750 0,334 Valid 0,717 0,334 Valid 0,741 0,334 Valid 0,448 0,334 Valid Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . Berdasarkan perhitungan nilai R Hitung di Kantor Camat Telukdalam sebanyak 33 orang terlihat bahwa semua butir-butir lingkungan kerja nilai Rhitung>Rtabel artinya untuk pernyataan dari item 1-14 yang . dikatakan valid sehingga peneliti menguraikan tahap pengujian reliabilitas pada: Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Tempat Uji Reabilitas Kantor Camat Toma Tabel 2 Variabel Lingkungan Kerja (X) Tempat Uji CronbachAos N of Reabilitas Alpha Items Kantor Camat 0,914 Telukdalam Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . Berdasarkan hasil uji penelitian di Kantor Camat Telukdalam sebanyak 33 orang sebesar 0,856>0,6, sehingga peneliti menyimpulkan hasil data dalam butir angket untuk 433ariable motivasi kerja dinyatakan Reliabel. Uji Normalitas Hasil uji normalitas data penelitian dapat dilihat pada Tabel 5 Hasil Uji Normalitas Data Uji Penelitian di Kantor Camat Telukdalam R hitung R tabel Ket 33 responden 0,450 0,334 0,529 0,334 0,713 0,334 0,762 0,334 0,703 0,334 0,755 0,334 0,677 0,334 0,544 0,334 0,394 0,334 0,716 0,334 0,702 0,334 0,680 0,334 0,599 0,334 0,447 0,334 Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . N of Items Kantor Camat 0,856 Telukdalam Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . Berdasarkan hasil di Kantor Camat Telukdalam sebanyak 33 orang sebesar 0,914>0,6, menyimpulkan hasil data dalam butir angket untuk variabel lingkungan kerja dinyatakan Reliabel. Tabel 3 Hasil Validitas Variabel Penelitian Motivasi Kerja (Y) Item Cronbach's Alpha 0,927 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Standardize Standardize d Predicted d Residual Value Most Absolute Extreme Positive Differences Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . Berdasarkan hasil penelitian data angket bahwa nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,155 dan Asymp Sig. -taile. sebesar 0,043> 0,05, maka dari hasil >0,05 berdistribusi normal. Heteroskedastisitas Adapun heterokesdastisitas dapat di lihat pada Tabel 6 Hasil Uji Normalitas Data Berdasarkan perhitungan nilai R Hitung di Kantor Camat Telukdalam sebanyak 33 orang terlihat bahwa semua butir-butir instrument penelitian motivasi kerja nilai Rhitung>Rtabel artinya untuk pernyataan dari item 1-14 yang terdapat dalam daftar pernyataan . menguraikan tahap pengujian reliabilitas. Tabel 4 Variabel Motivasi Kerja (Y) Coefficientsa Model Unstandardized Sig. Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Coefficients Berdasarkan perhitungan melalui output SPSS Nilai R2 dapat di lihat pada Tabel 8 Hasil Uji Determinasi 1 (Constan. Std. Error Lingkungan Dependent Variable: Motivasi kerja Model Summaryb Mode Adjust Std. Error of the Estimate Square Predictors: (Constan. Lingkungan kerja Dependent Variable: Motivasi kerja pegawai Sumber: Hasil olahan data penelitian . Berdasarkan tabel 6 di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat adanya heteroskedastitas karena nilai T hitung lebih besar dari nilai T tabel . 148>1. , dan juga nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau . ,000>0,. , maka data tidak mengalami gejala heteroskedastitas, ini berarti persamaan tersebut telah memenuhi asumsi klasik dasar bawah residual sama untuk pengamatan telah terpenuhi. Berdasarkan perhitungan nilai RSquare atau koefisien determinasi sebesar 0. 357 dapat diartikan bahwa lingkungan kerja hanya mampu menjelaskan variabel motivasi kerja sebesar 35,7%, sedangkan 74,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disebut variabel penelitian. Metode Analisis Regresi Berdasarkan penelitian ini, bahwa nilai metode analisis regresi yang termuat pengujian hipotesis atau coefficients. Y= 24. 866 1 0,497X Inteprestasi hasil persamaan regresi linier sederhana dapat di uraikan sebagai Konstanta . = 24. 866 menunjukkan nilai motivasi kerja positif ketika nilai lingkungan kerja sama dengan nol. Koefisien regresi lingkungan kerja (X) = 0,497 menunjukkan nilai motivasi kerja meningkat ketika lingkungan kerja naik Penutup Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti menyimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja di Kantor Camat Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error (Constan. Lingkunga n kerja Dependent Variable: Motivasi kerja Sig. Square Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . Uji Parsial (Uji . Pengujian dengan secara parsial antara lingkungan kerja terhadap motivasi kerja. Hasil pengujian parsial dapat dilihat pada Tabel 7 Hasil Uji t (Uji Parsia. Model Sumber: Hasil Olahan Data Penelitian . Berdasarkan hasil uji t/parsial terlihat bahwa nilai thitung 4. 148>ttabel 1. ilai t tabel N=33-1-1= 31, dengan nilai signifikan 0,000<0,. , maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja di Kantor Camat Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Uji Koefisien Determinasi (R. Copyright . Maeria Duha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan. Pendapatan. Dan Aset Daerah Kabupaten Nias Selatan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Berdasarkan RSquare atau koefisien determinasi sebesar 357 dapat diartikan bahwa lingkungan kerja hanya mampu menjelaskan variabel motivasi kerja sebesar 35,7%, sedangkan 74,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disebut variabel penelitian. Saran Berdasarkan hasil penelitian ini, maka sebagai saran pada skripsi ini Untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai maka perlu organisasi kondusif sehingga membuat nyaman untuk melakukan pekerjaan. Suasana kerja perlu ditingkatkan sesuai dengan keinginan pegawai demi meningkatkan motivasi kerja Daftar Pustaka