JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 Universitas Tompotika Luwuk Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie depiantinursin@untika. ABSTRACT This study aims to analyze the activity ratios at PT Telekomunikasi Indonesia Tbk for the 2020Ae 2024 period, namely the revenue turnover ratio, inventory turnover ratio, and working capital The data used is secondary data derived from the annual financial statements of PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. The results indicate that, in general. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk's activity ratios fluctuated during the study period. The Accounts Receivable Turnover Ratio increased until 2023 and decreased in 2024, indicating good but unstable collection effectiveness. The Inventory Turnover Ratio fluctuated and remained below industry standards, indicating the need for improved inventory management to prevent overspending. The Working Capital Turnover Ratio of 2. 33Ae2. 93 times remains low compared to industry standards (>7 time. Fixed Asset Turnover Ratio decreased from 0. 68 to 0. 63 times, while Total Asset Turnover Ratio remained constant at 0. 5 times. Management is expected to strengthen working capital management and optimize fixed assets. Keywords: Activity Ratio Analysis. Accounts Receivable Turnover. Turnover Inventory and Working Capital. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio aktivitas PT Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk periode 2020Ae2024, yaitu rasio perputaran pendapatan, rasio perputaran persediaan, dan rasio modal kerja. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara umum, rasio aktivitas PT Telekomunikasi Indonesia Tbk mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Rasio Perputaran Piutang Usaha meningkat hingga 2023 dan menurun pada 2024, menunjukkan efektivitas penagihan yang baik namun tidak stabil. Rasio Perputaran Persediaan berfluktuasi dan tetap di bawah standar industri, menunjukkan perlunya perbaikan manajemen persediaan untuk mencegah pengeluaran berlebihan. Rasio Perputaran Modal Kerja sebesar 2,33Ae2,93 kali tetap rendah dibandingkan dengan standar industri (>7 kal. Rasio Perputaran Aset Tetap menurun dari 0,68 menjadi 0,63 kali, sementara Rasio Perputaran Aset Total tetap konstan pada 0,5 kali. Manajemen diharapkan memperkuat manajemen modal kerja dan mengoptimalkan aset tetap. Kata Kunci: Analisis Rasio Aktivitas. Perputaran Piutang Usaha. Perputaran Persediaan. Modal Kerja ISSN: 1412 - 3681 . ISSN: 2442 - 4617 . , https://journal. id/index. php/jakpi JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. PENDAHULUAN Perkembangan ekonomi digital menempatkan industri telekomunikasi sebagai tulang punggung konektivitas, transaksi berbasis data, dan layanan digital lintas sektor. Pada tataran perusahaan, perubahan perilaku konsumen dan kebutuhan data yang meningkat mendorong operator untuk memperluas kapasitas jaringan, memperkuat konektivitas berbasis fiber, dan mengembangkan infrastruktur digital seperti data center. Konsekuensinya, struktur neraca perusahaan telekomunikasi cenderung didominasi aset berumur panjang dan belanja modal yang berulang. Di sisi lain, karakter industri telekomunikasi membutuhkan investasi berkelanjutan membuat evaluasi efektivitas aset menjadi krusial. Telkom, misalnya, dalam ringkasan kinerja 2024 menyampaikan realisasi belanja modal . sebesar Rp24,5 triliun . ekitar 16,3% dari pendapata. untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan, dengan alokasi dominan pada pengembangan digital connectivity (PT. Telekomunikasi Indonesia, n. Kondisi ini membuat evaluasi kinerja keuangan tidak cukup jika hanya berfokus pada laba, karena laba dapat dipengaruhi banyak faktor jangka pendek, sementara keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada seberapa produktif aset yang besar tersebut menghasilkan pendapatan (Brigham & Houston, 2. Menghadapi persaingan yang semakin kompleks, perusahaan tidak hanya harus menghasilkan pendapatan tinggi tetapi juga mengelola sumber daya secara efektif. Salah satu cara untuk menilai efisiensi penggunaan asset perusahaan adalah dengan menganalisis indicator ektivitas. Perusahaan perlu melakukan analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja perusahaan dan membandingkan kondisi perusahaan dari tahun sebelumnya dengan tahun ini untuk melihat apakah telah terjadi perbaikan atau tidak. Oleh karena itu, analisis ini dapat. Berguna dalam mempengaruhi pengambilan keputusan oleh manajemen perusahaan (Tyas et al. , 2. Penilaian kinerja keuangan merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan oleh manajemen untuk memenuhi komitmenya kepada para investor dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Untuk itu, guna memastikan bahwa sebuah perusahaan dapat bertahan bahkan berkembang. perusahaan harus mencermati kondisi dan kinerja keuangan Untuk dapat menilai kondisi dan kinerja perusahaan dengan tepat, diperlukan analisis yang tepat (Bustani et al. , 2. Salah satu manfaat pengukuran kinerja yaitu untuk menganalisis pencapaian suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu, yang mencerminkan tingkat keberhasilan dalam menjalankan Evaluasi kinerja digunakan digunakan untuk menilai stabilitas bisnis yaitu kemampuan perusahaan dalam mempertahankan operasional bisnisnya secara konsisten. Ini diukur dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dalam membayar bunga utangnya, termasuk mengangsur pokok utangnya secara tepat waktu, serta kemampuanya dalam memberikan dividen secara rutin kepada pemegang saham tanpa menghadapu kendala atau krisis finansial (Rahmananda et al. , 2. Rasio keuangan adalah perbandingan data dalam laporan keuangan untuk menentukan posisi keuangan perusahaan dan menilai efektivitas manajemen selama periode tertentu. Menurut Harahap . dalam (Lithfiyah et al. , 2. Rasio keuangan adalah angka yang diperoleh dengan membandingkan satu item dalam laporan keuangan dengan item lain yang menunjukkan hubungan yang signifikan dan bermakna. Perbandingan dapat dilakukan antar item dalam satu laporan keuangan atau antara item dalam laporan keuangan yang berbeda. Data yang dibandingkan dapat berasal dari satu atau lebih periode. ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Tabel 1 Ringkasan Laporan Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk Periode 2020-2024 (Dalam Miliar Rupia. TAHUN KET Aset Lancar Aset Tetap Total Aset Penjualan Persediaan Piutang Ekuitas Sumber: Data yang diolah, 2025 Berdasarkan data pada Tabel 1. 1 laporan keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk periode 2020-2024 kondisi keuangan perusahaan menunjukkan tren peningkatan secara Meskipun terdapat fluktuasi di beberapa tahun. Aset lancar perusahaan tercatat sebesar Rp. 46,503 trilun pada tahun 2020 dan meningkat menjadi Rp. 61,277 triliun pada tahun Pada tahun 2022 jumlah ini menurun menjadi Rp. 55,057 triliun namun kemudian naik kembali menjadi Rp55,613 triliun pada tahun 2023 dan mencapai Rp63,08 miliar pada tahun Tren ini menunjukkan bahwa perusahaan telah mengelola aset lancarnya dengan cukup Selain itu, aset tetap juga menunjukkan tren kenaikan yang stabil, meningkat dari Rp200,440 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp236,595 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan penambahan dan investasi dalam aset tetap yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional. Dengan demikian total aset perusahaan meningkat dari Rp246,943 miliar menjadi Rp299,675 miliar selama periode yang sama. Hal ini mencerminkan perluasan aset secara keseluruhan untuk mendukung kelangsungan bisnis. Dalam hal pendapatan, penjualan perusahaan menunjukkan pertumbuhan, meskipun relatif Pada tahun 2020 penjualan mencapai Rp136,462 miliar dan meningkat menjadi Rp149,967 miliar pada tahun 2024. Persediaan perusahaan mengalami fluktuasi yaitu turun dari Rp983 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp779 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp1,144 miliar pada tahun 2022, menurun lagi menjadi Rp997 miliar pada tahun 2023 dan meningkat menjadi Rp1. 096 miliar pada tahun 2024. Perusahaan ini menunjukkan bagaimana perusahaan tersebut menyesuaikan kebutuhan operasional dan strategi manajemen persediaan. Piutang usaha perusahaan tetap relatif stabil dengan tren kenaikan ringan, meningkat dari Rp126. 054 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp137,185 miliar pada tahun 2024. Hal ini mencerminkan pertumbuhan penjualan kredit yang positif namun memerlukan pengelolaan yang tepat untuk menghindari risiko tagihan yang tidak Pada saat yang sama, ekuitas perusahaan telah meningkat secara bertahap, naik dari Rp120,943 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp162,490 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan peguatan struktur modal perusahaan melalui peningkatan ekuitas. Secara keseluruhan data laporan keuangan menunjukkan bahwa PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk mampu mempertahankan stabilitas kinerja keuanganya, dengan peningkatan aset, penjualan, dan ekuitas sepanjang periode 2020-2024. Berdasarkan laporan keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk tahun 2020-2024 terdapat tren pertumbuhan dalam aset, penjualan dan ekuitas meskipun terdapat fluktuasi dalam piutang usaha dan persediaan. Kondisi ini menarik ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. dan dapat diteliti lebih lanjut menggunakan pendekatan rasio aktivitas dengan analisis tren. Berdasarkan latar belakang peneliti berminat melakukan penelitian berjudul AuAnalisis Rasio Aktivitas Dalam Pengukuran Kinerja Keuangan Di PT. Telekomunikasi Indonesia Pada Perusahaan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (IDX). TINJAUAN LITERATUR Teori Sinyal Teori sinyal menyarankan bahwa jika suatu perusahaan memiliki keunggulan kompetitif, perusahaan tersebut seharusnya menyediakan informasi laporan keuangan kepada pengguna seperti konsumen. Jika perusahaan menawarkan produk berkualitas tinggi, perusahaan perlu memberitahu konsumen tentang produk tersebut untuk menarik minat mereka. Jika konsumen hanya memiliki pengetahuan umum, mereka akan menganggap semua produk perusahaan Hal ini dapat merugikan perusahaan dan menyebabkan penurunan keuntungan (Melania & Tjahjono, 2. Teori sinyal menempatkan laporan keuangan dan indikator kinerja sebagai media penyampaian informasi dari manajemen kepada investor ketika terdapat asimetri informasi, yakni kondisi ketika manajemen mengetahui keadaan internal perusahaan lebih baik daripada pihak eksternal. Dalam perspektif ini, perubahan rasio aktivitas dapat dipahami sebagai sinyal mengenai kualitas efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan memonetisasi asetnya. Misalnya, peningkatan produktivitas aset yang konsisten dapat menjadi sinyal positif tentang efektivitas strategi investasi dan pemanfaatan aset, sedangkan penurunan rasio aktivitas dapat dibaca sebagai sinyal risiko efisiensiAinamun tetap harus diuji melalui konteks, karena penurunan tertentu bisa terjadi saat perusahaan berada pada fase ekspansi aset yang belum sepenuhnya termonetisasi (Brigham & Houston, 2. Teori sinyal menekankan bahwa perusahaan harus berbagai informasi dengan pihak luar untuk mengurangi ketidakseimbangan informasi dan ketidakpastian tentang prospek masa depan Perusahaan harus berbagai informasi lebih banyak dari yang diharapkan karena informasi ini berkaitan dengan cara manajemen memandang masa depan perusahaan (Fauzi & Puspitasari, 2. Analisis rasio keuangan Menurut Munawir . sebagaimana dikutip dalam (Dewi, 2. analisis rasio keuangan adalah metode yang menunjukkan hubungan atau keseimbangan antara satu angka dengan angka lainya. Analisis ini menggunakan rasio sebagai alat untuk menjelaskan atau memberikan gambaran kepada analis mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan, terutama ketika dibandingkan dengan rasio acuan yang berfungsi sebagai standar. Rasio Aktivitas Menurut (Sutrisno, 2. rasio aktivitas aktivitas mengukur seberapa efektif suatu perusahaan menggunakan sumber dana yang dimilikinya. Rasio ini diekspresikan sebagai perbandingan antara penjualan dan berbagai unsur aset. Agar dapat digunakan secara optimal, unsur-unsur aset yang mewakili penggunaan dana harus lebih terkontrol. Semakin cepat uang bergerak di dalam perusahaan, semakin efektif penggunaan dana dan hal ini biasanya diukur melalui perputaran masing-masing unsur aset. Menurut (Khikmawati & Agustina, 2. rasio aktivitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola sumber asetnya agar dapat menghasilkan arus kas masuk untuk perusahaan. Terdapat beberapa ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. jenis rasio aktivitas yang digunakan sebagai alat untuk menentukan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan aset yang dimilikanya yaitu : Perputaran persediaan Perputaran modal kerja Perputaran aset tetap Perputaran total aset Kinerja Keuangan Kinerja keuangan mengacu pada kemampuan suatu perusahaan untuk mencapai tujuan keuangan. Tujuan-tujuan ini dapat mencakup memaksimalkan laba, meningkatkan pendapatan dan laba, serta meningkatkan likuiditas. Kinerja keuangan dipertimbangkan oleh investor saat mengambil keputusan investasi. Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan adalah rasio keuangan (Apridasari, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatakan kuantitatif deskritif dengan metode analisis laporan keuangan untuk menilai rasio aktivitas dalam mengukur kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Tbk. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan telekomunikasi Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) antara tahun 2020-2024. Pengumpulan data dilakukan melalui metode studi dokumentasi, yaitu dengan mengumpukan, mencatat, dan menelaah laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Laporan keuangan diperoleh atau dikumpulkan dari w. Analisis data dilakukan menggunakan rasio aktivitas, termasuk Rasio Perputaran Piutang. Rasio Perputaran Persediaan. Rasio Perputaran Modal Kerja. Rasio Perputaran Aset Tetap, dan Rasio Perputaran Aset Total. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data ringkasan dari laporan keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk untuk periode 2020-2024 data perhitungan rasio aktivitas adalah sebagai berikut: Rasio Perputaran Piutang Menurut (Kasmir, 2. rasio perputaran piutang dagang digunakan utnuk mengukur berapa kali uang yang diinvestasikan dalam piutang dagang berputar selama periode tertentu atau berapa hari rata-rata yang dibutuhkan untuk menagih piutang dagang. !"#$%&'&# Perputaran piutang = )&*& ,&*& -. %*&#/ %0&1& Tabel 2 Laporan Perputaran Piutang Usaha PT. Telekomunikasi untuk Tahun 2020-2024 No Tahun Piutang Laporan perputaran 082 kali 086 kali 169 kali 143 kali 093 kali Sumber : Data yang diolah, 2025 ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Berdasarkan data di atas diketahui bahwa rasio perputaran piutang usaha PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk yang diperoleh setiap tahun mengalami fluktuasi, dimana pada tahun 2020 sebesar 1,082 kali, tahun 2021 meningkat menjadi 1,086 kali, tahun 2022 menjadi 1,169 kali, tahun 2023 sebanyak 1,143 kali dan di tahun 2024 menurun menjadi 1,093 kali. Meski mengalami fluktuasi di setiap tahunnya, rasio perputaran piutang pada tahun 2020-2024 samasama tergolong efektif. Perputaran Persediaan (Inventory Turn Ove. Menurut (Kasmir, 2. Perputaran persediaan adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang diinvestasikan dalam persediaan berputar dalam satu periode. !"#$%&'&# Perputaran persediaan = )&*& )&*& !",0"2. &&# Tabel 3 Perputaran Persediaan PT. Telekomunikasi Tahun 2020-2024 Tahun Rasio Perputaran Persediaan 138,8 kali 183,8 kali 128,7 kali 149,6 kali 136,8 kali Sumber : Data yang diolah, 2025 Berdasarkan data di atas diketahui bahwa rasio perputaran persediaan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 138. 8 kali dan mengalami peningkatan pada tahun 2021 sebanyak 183,8 kali dan mengalami penurunan kembali pada tahun 2022 menjadi 128,7 kali dan kembali mengalami peningkatan pada tahun 2023 menjadi 149,6 kali dan pada tahun 2024 mengalami penurunan kembali menjadi 136,8 kali. Rasio perputaran persediaan dalam 5 tahun terakhir masih tergolong rendah dan jika rata-rata industri untuk rata-rata persediaan terjual adalah 22 hari maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas penjualan persediaan barang dagang yang di lakukan manajemen pada 5 tahun terakhir masih kurang efektif karena lambannya penjualan persediaan sehingga membuat semakin banyak persediaan barang dagang yang menumpuk di gudang dan mengakibatkan tingkat pengembalian investasi yang rendah. Rasio Perputaran Kerja Rasio perputaran modal kerja adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas modal kerja perusahaan . set lanca. dalam menghasilkan penjualan. Menurut (Putri et al. , 2. rasio ini digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang dinvestasikan dalam persediaan berputar selama periode tertentu. Perputaran persediaan dapat diartikan sebagai rasio yang menunjukkan berapa kali barang persediaan diganti dalam satu tahun. ycyeIyeayeUyenyeCyesyeCyea Perputaran Persediaan = ycyeCyeiyeC ycyeCyeiyeC ycyeiyeIyei ycyeCyeayeEyeCyee ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Tabel 4 Perputaran Modal Kerja PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Periode 2020-2024 Tahun Rasio Perputaran Modal Kerja 2,93 kali 2,33 kali 2,67 kali 2,68 kali 2,37 kali Sumber : Data yang diolah, 2025 Berdasarkan data diatas rasio perputaran modal kerja PT. Telekomunikasi Tbk tahun 2020 adalah 2,93 kali, kemudian menurun menjadi 2,33 kali pada tahun 2021. Dari tahun 2022-2023 rasio tersebut meningkat menjadi 2,67 dan 2,68 kali masing-masing tetapi kembali menurun menjadi 2,37 kali pada tahun 2024. Rasio pada tahun 2020 lebih baik dari pada tahun 20212024 karena aset lancar memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penjualan pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun-tahun tersebut. Dibandingkan kembali dengan rata-rata industri sebesar 7 kali, jelas bahwa aset lancar perusahaan telah berkontribusi kurang efektif terhadap penjualan selama lima tahun, karena rasio tersebut masih dibawah standar industri. Perputaran Aset Tetap Menurut (Kasmir, 2. rasio perputaran aset tetap adalah ukuran seberapa sering dana yang diinvestasikan dalam aset tetap digunakan selama periode tertentu. Dengan kata lain rasio ini membantu menentukan apakah suatu perusahaan memanfaatkan aset tetapnya secara optimal. !"#$%&'&# Perputaran Aset Tetap = AB*&' C0"* Tabel 5 Perputaran Aset Tetap PT. Telekomunikasi Tbk Periode 2020-2024 No Tahun Perputaran Aset Tetap 0,5 Kali 0,5 Kali 0,5 Kali 0,5 Kali 0,5 Kali Sumber : Data yang diolah, 2025 Berdasarkan data pada tabel diatas, diketahui bahwa rasio perputaran aset total PT. Telekomunikasi Tbk dari tahun 2020-2024 adalah 0,5 kali per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum memanfaatkan total asetnya secara efektif, karena rasio tersebut rendah setiap tahun. Jika rasio perputaran total aset rata-rata industri adalah 2 kali, sehingga dapat disimpulkan bahwa kontribusi total aset terhadap penjualan selama lima tahun terakhir belum memuaskan, karena rasio tersebut masih dibawah rata-rata industri. SIMPULAN Rasio perputaran piutang usaha menunjukkan variasi dengan peningkatan hingga tahun 2023 dan penurunan pada tahun 2024. Tingkat tertinggi terjadi pada tahun. Tingkat tertinggi terjadi ANALISIS RASIO AKTIVITAS DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Depianti Nursin1. Eksanti Rahmi Ramadhani2. Rendi Pranata Ali3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. pada tahun 2022. Ini mengindikasikan bahwa perusahaan cukup efektif dalam mengumpulkan piutang, meskipun tidak stabil. Meningkatnya rasio menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menagih utang, sementara penurunan di tahun sebelumnya menandakan kebutuhan untuk meningkatkan kebijakan pengendalian kredit guna memperbaiki likuiditas keuangan Rasio perputaran persediaan menunjukkan ketidakstabilan selama periode yang diperiksa dengan puncak mencapai 183,8 hari di tahun 2021 terendah 128,7 hari pada tahun Meskipun rasio ini tampak tinggi standar industri yang hanya 22 hari menunjukkan bahwa manajemen persediaan perlu diperbaiki. Rasio perputaran modal kerja berada diantara 2,33 hingga 2,93 selama periode tahun 2020-2024. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan masih kurang efisien dalam menggunakan aset lancar untuk menghasilkan penjualan dibandingkan standar industri yang lebih dari 7. Perubahan rasio setiap tahun mencerminkan ketidakmampuan perushan dalam mengelola elemen modal kerja seperti kas, piutang, dan persediaan untuk mendukung pertumbuhan penjualan dan laba. Rasio perputaran aset tetap menurun setiap tahunya dari 0,68 pada tahun 2020 menjadi 0,63 pada tahun 2024. Penurunan ini menandakan bahwa aset tetap tidak dimanfaatkan secara efisien untuk mencapai penjualan. Dengan nilai yang lebih rendah dari rata-rata industri bisa disimpulkan bahwa perusahaan tidak mengoptimalkan penggunaan aset tetapnya untuk meningkatkan pendapatan. Rasio perputaran aset total (TAR) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menunjukkan stabilitas dari tahun 20202024. Nilai ini tetap sama dari tahun ke tahun. Nilai rasio TAR yang konsisten setiap tahun menunjukkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk masih belum berhasil memanfaatkan dan mengelola asetnya untuk meningkatkan penjualan. Serta perusahaan perlu melakukan evaluasi terhadap kebijakan kredit dan penagihan piutang agar perputaran piutang dapat meningkat secara konsisten, mislanya dengan memperpendek jangka waktu kredit dan memperketat pengawasan terhadap pelanggan yang menunggak DAFTAR PUSTAKA