JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN AISYIYAH. VOL. 6 NO. 1 JUNI 2021 PEMILIHAN TEMPAT DAN PENOLONG PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KOTA TARAKAN. KALIMANTAN Ririn Ariyanti1 Program Studi S1 Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No 1. Pantai Amal Tarakan ririn_ariyanti@borneo. ABSTRAK Latar Belakang: Pertolongan persalinan pada masa pandemi Covid 19 perlu mendapatkan perhatian untuk menurunkan AKI dan AKB. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemilihan tempat dan penolong persalinan pada masa pandemi Covid 19 di Kota Tarakan Metode: Penelitian adalah studi penelitian observasional dengan pendekatan deskritif analitik. Penelitian dilaksanakan tahun 2020. Sampel dipilih secara kuota sampling sebanyak 100 subjek penelitian. Variabel dependen adalah tempat dan penolong persalinan dan variabel independen adalah pekerjaan, pendapatan keluarga, jarak ketempat persalinan dan pengetahuan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner di google formulir dengan metode analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian: Menunjukkan tempat persalinan di masa pandemi covid 19 sebagian besar di klinik . linik swasta, puskesmas. RS) sebanyak 53 . 0%) dan penolong persalinan adalah dokter sebanyak 53 . Simpulan. pada masa pandemi covid 19 sebagian besar persalinan di lakukan di klinik serta sebagian besar di tolong oleh dokter. Kata kunci: Tempat persalinan, penolong persalinan, pandemic covid 19 ABSTRACT: Background: Childbirth assistance during the Covid 19 pandemic needs attention to reduce MMR and IMR. Purpose: This study aims to describe the selection of places and childbirth attendants during the Covid 19 pandemic in Tarakan City Methods: This research is an observational research study with a descritive analitic methods. The research was conducted in 2020. The sample was selected by quota sampling as many as 100 research subjects. The dependent variable is the place and childbirth attendant and the independent variables are occupation, family income, childbirth distance and background knowledge. Data collection techniques using a google form questionnaire with data analysis methods using univariate analysis. The results of the study: It shows that the place of delivery during the COVID-19 pandemic was mostly in clinics . rivate clinics, puskesmas, hospital. as many as 53 . 0%) and childbirth attendants were doctors as many as 53 . Conclusion: In pandemic covid 19 The choice of childbirth was mosty in clinic and childbirth attendant is doctors. Keywords: Place of childbirth, childbirth attendant. COVID-19 pandemic JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN AISYIYAH. VOL. 6 NO. 1 JUNI 2021 PENDAHULUAN Pemilihan pandemi covid-19 ini adalah rujukan terencana untuk ibu hamil berisiko, ibu tetap bersalin di penolong persalinan yang tidak tepat akan fasilitas pelayanan kesehatan, segera ke fasilitas berdampak secara langsung pada proses persalinan . Tempat yang paling ideal untuk persalinan, ibu dengan kasus COVID-19 akan persalinan adalah fasilitas kesehatan dengan ditatalaksana sesuai tatalaksana persalinan yang segala perlengkapan serta tenaga kesahatan dikeluarkan oleh PP POGI serat pelayanan KB Pasca Persalinan tetap berjalan sesuai prosedur kegawatdaruratan dalam persalinan. Hal ini sesuai dengan Kebijakan Kementerian Kesehatan tanda-tanda . Berdasarkan uraian latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk meneliti dan menurunkan AKI dan AKB di Indonesia mengetahui lebih dalam lagi tentang gambaran dengan mendorong agar setiap persalinan pemilihan tempat dan penolong persalinan di ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih yaitu Kota Tarakan Kalimantan Utara dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), dokter umum dan bidan. Dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Sesuai dengan METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian Rencana Strategis Kementerian Kesehatan deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang 2015-2019 menetapkan persalinan ditolong bermaksud memberikan gambaran lengkap tenaga kesehatan di fasilitas pelayana kesehatan mengenai setting sosial atau dimaksudkan (PF) sebagai salah satu indicator upaya untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu kesehatan keluarga menggantikan indicator fenomena atau kenyatan sosial, dengan jalan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan (PN) Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti pada tahun 2018 sebesar 90,32%, sementara ibu yaitu gambaran pemilihan tempat dan penolong hamil yang menjalani persalinan dengan persalinan pada masa pandemic covid-19 dikota ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas Tarakan dengan pendekatan survey. Populasi pelayanan kesehatan sebesar 86,28% . dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang Hasil Riskesdas 2018 memperlihatkan melahirkan pada bulan Maret Ae Agustus 2020 di tempat persalinan paling banyak digunakan kota Tarakan. Penentuan sampel penelitian ini yaitu rumah sakit . aik pemerintah maupun dilakukan rumus wibisono dan didapatkan 100 swast. sebesar 32,7% dan praktek tenaga kesehatan . sebesar 29,6%. Namun menggunakan non probability sampling yaitu penggunaan rumah masih cukup tinggi sebesar kuota sampling. Pengumpulan data dilakukan 16,7%, yang menempati urutan ketiga tertinggi dengan kuisioner yang di masukkan kedalam tempat bersalin. Rekomendasi pemerintah google formulir. untuk pertolongan persalinan pada massa JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN AISYIYAH. VOL. 6 NO. 1 JUNI 2021 HASIL memilih tempat dan penolong persalinan salah Table 1. Hasil penelitian Karakteristik pekerjaan yang berhubungan langsung dengan Frekuensi . Persentase (%) Tempat Persalinan BPM Klinik . wasta, puskesmas dan RS) Penolong Persalinan Bidan Dokter Jumlah pendpatan keluarga terutama untuk pemenuhan biaya menghadapi proses persalinan. Tenaga kesehatan harus merangkul ibu hamil agar terhindar dari risiko bahaya maupun risiko kematian . Persalinan di masa pandemi covid 19 membutuhkan perhatian yang serius khususnya untuk menurunkan angka mortalitas dan morbiditas ibu dan bayi, ada kebutuhan Hasil penelitian menunjukkan tempat mencegah memburuknya hasil ibu dan anak persalinan di masa pandemi covid 19 sebagian khususnya mencegah adanya marginalisasi besar di klinik . linik swasta, puskesmas. RS) persalinan pada tingkat pendapatan keluarga sebanyak 53 . 0%) dan penolong persalinan yang rendah, rendahnya pendapatan keluarga adalah dokter sebanyak 53 . dapat berpengaruh terhadap pemilihan tempat dan penolong persalinan yang berhubungan PEMBAHASAN Pekerjaan kurangnya penanganan yang optimal . pemilihan tempat dan penolong persalinan. Dibutuhkan upaya yang komprehensif di bidang Pekerjaan berhubungan dengan faktor ekonomi kebidanan yang berbasis masyarakat untuk terutama pendapatan rumah tangga yang menghindari masalah yang merugikan untuk berperan penting dalam menjamin perempuan ibu dan bayi. Tingginya beban rumah sakit khususnya ibu hamil untuk memperoleh dalam penanganan pasien covid 19 harus terutama ibu dengan pekerjaan di luar rumah penanganan persalinan dan pencegahan risiko karena memiliki pendapatan keluarga yang penularan covid 19 . Fasilitaas kesehatan tinggi sehingga ibu dapat memilih tempat dan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh penolong persalinan sesuai dengan kondisi terhadap penatalaksanaan persalinan, jarak masa pandemi covid 19 . tempuh yang jauh menjadi factor yang berperan Belum optimalnya tenaga kesehatan dalam memberikan informasi tentang pemilihan Ibu tempat dan penolong persalinan menyebabkan mendapatkan pelayanan yang optimal, selain itu ibu bersalin dengan berbagai karakteristik prioritas kesehatan baik fisik dan emosional di memiliki pengetahuan yang renah untuk JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN AISYIYAH. VOL. 6 NO. 1 JUNI 2021 mendapatkan perhatian. Keselamatan ibu dan covid 19 pada masa kehamilan sebaiknya bayi menjadi prioritas utama dalam penanganan persalina sehingga dibutuhkan strategi yang komplikasi karena terinfeksi covid 19 dan efektif untuk penanganan persalinan di masa memastikan ibu hamil dalam kondisi sehat . pandemi covid 19. Fasilitas Pengetahuan kesehatan dan aksebilitas pelayanan yang Rencana dibutuhkan, keputusan sulit harus dibuat Strategis Kementerian Kesehatan 2015-2019 sehingga ibu membutuhkan dukungan untuk menentukan tempat dan penolong persalinan kesehatan di fasilitas pelayana kesehatan (PF) pada masa pandemi covid 19 . Serta sebagai salah satu indikator upaya kesehatan keluarga menggantikan indicator pertolongan dilakukan ibu jika terinfeksi covid 19. Ini persalinan oleh tenaga kesehatan (PN) . termasuk lokasi nyata kebidanan menyebabkan Fasilitas dan aksebilitas pelayanan pada masa pusat kelahiran ke pusat triase untuk wanita pandemic covid 19 yang kurang dan terbatas hamil yang hadir dengan gejala COVID 19 . KESIMPULAN DAN SARAN Pada masa pandemi covid 19 sebagian berpengaruh terhadap pelayanan persalinan di besar persalinan di lakukan di klinik, puskesmas masa pandemic, selain itu karena jarak tempuh dan rumah sakit serta sebagian besar di tolong yang jauh sehingga menurunkan kunjungan ibu oleh dokter Perlu dilakukan analisis lebih lanjut ke fasiltas kesehatan. Peningkatan fasilitas dan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan tempat dan penolong persalinan di kurangnya staf, atau akses terbatas terkait komplikasi pada ibu dan bayi baik yang bersalin Tarakan Kalimantan Utara. di BPM maupun klinik . Pengetahuan merupakan faktor penting REFERENSI