EDUSCOPE. Januari, 2024. Vol. 9 No. 02 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM Untuk Meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living Ospa Pea Yuanita Meishanti1. Muhammad Khoirur Roziqin2. Alfiyatur Rizqiyah3 1Program Studi Pendidikan Biologi. Universitas KH. Wahab Hasbullah Program Studi Pendidikan Agama Islam. Universitas KH. Wahab. Hasbullah e-mail korenpondensi: alfiyarizqi271@gmail. ABSTRACT In the 21st century, rapid developments in technology have changed the way we work, communicate and interact both in society and in the world of education. As an effort to keep pace with current developments, the STEM-based e-module on fasting material has become one of the innovations in the era of technological development in the education sector. E-modules will be an important tool to support lifelong learning in this sustainable era. With this development research, we will know the results of the feasibility, suitability and attractiveness of the STEM-based emodule on fasting material. This development research used the method (Research and Development/R&D which adapted the ADDIE model. The product trial results showed that the STEM-based fasting material e-module developed was very feasible. This can be seen from the validation results from material experts who obtained a percentage of 90% with the eligibility criteria being very feasible and from the media expert validation results, the percentage was 90%, so the eligibility criteria were very feasible. Meanwhile, from the students' responses, the results were 83%, so they got the criteria for very attractive attractiveness. KEYWORDS: E-Modules, fasting. STEM, 6C, integrasi sustainable liv ing ABSTRAK Abad ke-21 perkembangan pesat dalam bidang teknologi telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi baik didalam dunia masyarakat maupun dalam dunia pendidikannya. Salah satu upaya untuk mengimbangi perkembangan zaman ini, maka e-modul materi puasa berbasis STEM menjadi salah satu inovasi di era perkembangan teknologi di bidang pendidikan. E-modul akan menjadi alat penting untuk mendukung pembelajaran sepanjang masa di era berkelanjutan ini. Dengan adanya penelitian pengembangan ini, maka kita akan mengetahui hasi dari kelayakan, kesesuaian, dan kemenarikan e-modul materi puasa berbasis STEM. Pada penelitian pengembangan ini menggunakan metode (Research and Development/ R&D yang mengadaptasi model ADDIE. Hasil uji coba produk menunjukkan bahwa e-modul materi puasa berbasis STEM yang dikembangkan Sangat Layak. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil validasi ahli materi yang memperoleh presentase sebesar 90% dengan kriteria kelayakan sangat layak dan dari hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 90% sehingga mendapat kriteria kelayakan sangat layak. Sedangkan dari respon peserta didik mendapatkan hasil sebesar 83% sehingga mendapat kriteria kemenarikan sangat menarik. KATA KUNCI: E-Modul, puasa. STEM, 6C, integrasi sustainable living Article History Received: 30 Juni 2024 Revised:15 Juli 2024 Accepted: 30 Juli 2024 99 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living PENDAHULUAN Abad ke-21 ditandai sebagai abad keterbukaan atau abad globalisasi, di mana teknologi elektronik telah mendominasi hampir setiap aspek kehidupan kita. Perkembangan pesat dalam bidang teknologi telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita. Sebagaimana sudah diketahui dalam abad ke 21 ini sudah berubah total baik masyarakat maupun dunia pendidikannya (Etistika Yuni Wijaya. Dwi Agus Sudjimat, and Amat Nyoto 2. Dimana dalam dunia pendidikannya telah menghadirkan perubahan dramatis dalam cara kita belajar dan mengakses informasi. E-modul menjadi salah satu inovasi paling menonjol dari era ini, telah memainkan peran utama dalam mengubah pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia. E-modul atau elektronik modul adalah modul dalam bentuk digital, yang terdiri dari teks, gambar, atau keduanya yang berisi materi elektronika digital disertai dengan simulasi yang dapat dan layak digunakan dalam pembelajaran (Herawati and Muhtadi E-modul memiliki keunggulan untuk memberikan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Hal ini membuat pendidikan menjadi lebih efisien dan efektif, menghilangkan kendala waktu dan tempat. E-modul akan menjadi alat penting untuk mendukung pembelajaran sepanjang masa di era berkelanjutan ini. Pembelajaran pada hakikatnya adalah suatu proses, yaitu proses mengatur, mengorganisasi lingkungan yang ada di sekitar sehingga dapat mendorong peserta didik melakukan proses belajar. Pembelajaran terdiri dari beberapa komponen yang saling berinteraksi satu sama lain. Pembelajaran tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya komponen pembelajaran, dan komponen pembelajaran memiliki hubungan yang EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 100 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living erat satu sama lain tanpa dapat dipisahkan (Pane and Darwis Dasopang 2. Salah satu pembelajaran yang berkaitan dengan pembelajaran lain adalah pembelajaran Fiqih. Pembelajaran Fiqih adalah jalan yang dilakukan secara sadar, terarah dan terancang mengenai hukum-hukum Islam yang berhubungan dengan perbuatan mukallaf baik bersifat ibadah maupun muamalah yang bertujuan agar anak didik mengetahui, memahami serta melaksanakan ibadah sehari-hari. Dalam pembelajaran Fiqih, tidak hanya terjadi proses interaksi antara guru dan anak didik di dalam kelas namun juga diluar kelas. Adapun salah satu materi yang terdapat dalam pembelajaran fiqih adalah materi puasa (Masykur 2. Puasa dalam bahasa Arab sering disebut dengan AushiyamAy yang memiliki makna menahan diri dari makan, minum, dan hubungan seksual dengan tujuan untuk beribadah kepada Allah Swt. (Umaroh 2. Sedangkan arti luas tentang puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa baik makan dan minum atau hal-hal lain yang tidak dipebolehkan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari (Hilda 2. Sedangkan sisi biologi puasa memiliki arti sebagai pembatasan konsumsi. Ada dua jenis pembatasan konsumsi yang memiliki efek yang berbeda pada kesehatan fisik dan kondisi gizi, yaitu pembatasan konsumsi zat-zat gizi dalam makanan dan pembatasan konsumsi air dan mineral (Falila 2. Dr. Muhammad Al-Jauhari seorang guru besar dari Universitas Kedokteran di Kairo mengatakan bahwa puasa dapat menguatkan pertahanan kulit, sehingga dapat mencegah penyakit kulit yang disebabkan oleh kuman-kuman besar yang masuk dalam tubuh manusia. Puasa juga bisa menghindarkan kita dari potensi terkena serangan Karena puasa akan mematahkan terjadinya peningkatan kadar hormone EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 101 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living katekholamin dalam darah karena kemampuan mengendalikan diri saat berpuasa. Berpuasa juga terbukti memberi kesempatan beristirahat bagi organ pencernaan, termasuk system enzim maupun hormon. Dalam keadaan tidak berpuasa, system pencernaan dalam perut terus aktif mencerna makanan, hingga tak sempat beristirahat dan ampas yang tersisa menumpuk dan bisa menjadi racun bagi tubuh. Selama berpuasa, system pencernaan akan beristirahat dan memberi kesempatan bagi sel-sel tubuh khususnya bagian pencernaan untuk memperbaiki diri. Sehingga pendekatan STEM dapat di terapkan dalam materi tentang puasa karena terdapat komponen mengenai Science Technology Engineering Matemathic dalam materi puasa (Rahmi 2. STEM sendiri memiliki akronim yakni Science Technology Engineering Matemathic. Moore dkk . menyatakan bahwa STEM merupakan suatu pendekatan dan upaya dalam menggabungkan beberapa atau keempat subjek STEM menjadi satu pelajaran yang didasarkan pada hubungan antarsubjek dan masalah dunia nyata. Sehingga dalam pelaksanaan pendekatan menggunakan STEM dapat menumbuhkan keterampilan 6 C dari peserta didik. Keterampilan 6 C merupakan penambahan peran kecakapan tersebut, keenam kecakapan abad ke-21 kemudian dikenal dengan istilah 6C. Miller dan Fullan dalam (Montessori 2. menyebutkan Auketerampilan soft skills pada abad ke-21 meliputi: , citizenship . , critical thinking . erpikir kriti. , creativity . , collaboration . , dan communication . yang disebut dengan 6CAy. Salah satu ciri dari implementasi kecakapan 6C dalam pengajaran bahasa di abad ke-21 adalah munculnya aspek humanis dalam pendidikan, seperti pendidikan dan kurikulum yang berpusat pada nilai dan karakter, tidak lagi hanya EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 102 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living berfokus pada penguasaan materi mata pelajaran. Konsep ESD (Education For Sustainable Develompme. menurut Dr. Ir. Nurlita Pertiwi. T adalah suatu proses perubahan yang di dalamnya, seluruh aktivitas seperti eksploitasi sumberdaya, arah investasi, orientasi pengembangan teknologi, dan perubahan kelembagaan berada dalam keadaan yang selaras serta meningkatkan potensi masa kini dan masa depan untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi manusia (Pertiwi Pembangunan Berkelanjutan secara holistik lebih baik bagi berkelanjutan pada masa sekarang dan mendatang. Sustainable living menurut Dewi dalam (Sukamdi et al. merupakan konsep hidup yang berkelanjutan dengan mempertahankan keserasian lingkungan. Dimana individu atau kelompok yang memiliki tujuan yaitu meminimalkan dampak negative pada lingkungan dan mempertahankan sumber daya alam agar dapat digunakan oleh generasi mendatang. Konsep ini mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk penggunaan energi, konsumsi makanan, transportasi, pengelolaan limbah, dan pembelian produk. Dalam pengembangan E-modul ini mencakup kombinasi teori, contoh praktis, dan tugas-tugas yang mendorong siswa untuk menerapkan prinsipprinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mengenai banyaknya pengetahuan yang muncul tentang materi puasa yang berkaitan dengan kesehatan, science, technology, egineering dan mathtematic sehingga peneliti melakukan penelitian berupa pengembangan E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6 C dan Integrasi Sustainable living. METODE Metode penelitian yang digunkan pada penelitian ini adalah penelitian dan EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 103 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living pengembangan (Research and Development/ R&D (Irawan,2. Menurut Borg dan Gall Education Research and Development (R&D) adalah pendekatan penelitian untuk menghasilkan suatu produk baru atau penyempurnaan produk yang sudah ada. Penelitian ini mengadaptasi model ADDIE, menurut Sugiyono dalam (Satiti and Agustina 2. pengembangan model ADDIE meliputi lima tahapan yakni (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. seperti bagan berikut. Gambar 1 Alur Model pengembangan : ANALYSIS DESIGN DEVELOPMENT IMPLEMENTATION EVALUATION Gambar 1 Alur Model pengembangan ADDIE modifikasi dari Sugiyono dalam (Satiti and Agustina 2. Hasil penelitian ini adalah produk media pembelajaran berupa E-modul materi puasa berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan 6C dan integrasi sustainable Pada tahap awal peneliti melakukan tahap analisis, pada tahap analisis dilakukan dengan mengidentifikasi masalah, analisis kurikulum, dan analisis materi. Tahap selanjutnya yaitu, tahap desain yang dilakukan dengan proses menyusun desain produk yang akan dihasilkan dan juga tahap pengembangan yang dilakukan dengan proses pembuatan atau mewujudkan dari proses desain . , dimana produk EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 104 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living pengembangan yang dibuat adalah E-modul materi puasa berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan 6C dan integrasi sustainable living. Selanjutnya hasil desain produk yang sudah jadi diberikan kepada validator ahli media dan ahli materi untuk dilakukan validasi. Setelah produk pengembangan memperoleh penilaian dari validator ahli materi dan ahli media, tahap selanjutnya yaitu implementasi yang dilakukan dengan dengan melakukan uji kemenarikan media kepada peserta didik untuk memberikan penilaian terhadap produk yang sudah dihasilkan. Uji kemenarikan poduk dilakukan dengan membagikan angket kepada peserta didik peserta didik kelas Vi MTs Fathul Ulum Talango Sumenep. HASIL Analysis (Analisi. Pada tahap analisis dilakukan dengan mengidentifikasi masalah guna untuk menentukan syarat-syarat yang akan dibutuhkan dalam tahap pengembangan. Masalah yang dihadapi pada tahap pengembagan E-modul ini adalah kurangnya variasi Emodul dan banyaknya pengetahuan tentang materi puasa yang berkaitan dengan kesehatan, sains teknologi. Analisis kurikulum, analisis kurikulum dilakukan dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, kesesuaian, dan perbaikan kurikulum. Saat ini kurikulum terbaru yang telah dilaksanakan dibeberapa lembaga pendidikan adalah Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka adalah inisiatif pendidikan di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada pendidik dan sekolah dalam merancang kurikulum P5 . rojek penguatan profil pelajar Pancasil. merupakan salah satu EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 105 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living elemen dalam Kurikulum Merdeka. Analisis materi dilakukan dengan cara mengidentifikas materi, mengumpulkan dan pemilihan materi yang sesuai, yaitu materi puasa. Perolehan materi yang akan digunakan didapat dari buku referensi, artikel, dan modul pembelajaran. Design (Desai. Pada tahap desain dilakukan dengan proses menyusun desain produk yang akan dihasilkan, yaitu E-modul materi puasa berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan 6C dan integrasi sustainable living. Selain itu ditahap ini juga disebut dengan membuat rancangan melalui pengumpulan bahan yang sesuai dengan konsep yang telah disusun didalam draf, yang dikumpulkan melalui buku referensi, artikel jurnal, dan modul pembelajaran. Proses penyusunan E-modul materi puasa berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan 6C dan integrasi sustainable living didalamnya dilengkapi dengan petunjuk pengunaan, materi, soal-soal yang terkait dengan materi, dan glosarium. Development (Pengembanga. Pada tahap pengembangan ini merupakan proses pembuatan atau mewujudkan dari proses desain . , dimana produk pengembangan yang dibuat adalah Emodul materi puasa berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living. E-modul ini dibuat sebagai salah satu media yang digunakan dalam sebuah proses pembelajaran. Selanjutnya hasil desain produk yang sudah jadi diberikan kepada validator ahli media dan ahli materi untuk dilakukan validasi. Teknik analisis data mengenai hasil penilaian validasi menggunakan acuan rumu sebagai berikut: EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 106 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living Oc ycu . cycoycuyc yccycaycycn ycycaycoycnyccycaycycuy. Presentase kelayakan = Ocycuycn . cycuycycayco ycycoycuyc ycoycaycoycycnycoycayc. x 100% Berdasarkan kualifikasi yang memiliki kriteria sebagai berikut: Tabel 1. Presentase pencapaian Presentase Pencapaian . %) Kriteria Kelayakan 81 Ae 100 61 Ae 80 41 Ae 60 21 Ae 40 0 Ae 20 Sangat Layak Layak Cukup Layak Kurang Layak Sangat Kurang Layak Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media. E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living mendapat kan kategori Sangat Layak dengan presentasi sebesar 90% dari hasil validasi ahli materi. Sedangkan perolehan nilai dari validasi ahli media mendapat kategori Sangat Layak dengan presentasi sebesar 90%. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living yang dikembangkan dapat diimplementasikan ke dalam Implementation (Implementas. Pada tahap implementasi ini dilakukan dengan melakukan uji kemenarikan media kepada peserta didik kelas Vi MTs Fathul Ulum Talango Sumenep untuk memberikan penilaian terhadap produk yang sudah dihasilkan. Uji kemenarikan poduk dilakukan dengan membagikan angket kepada peserta didik kelas Vi MTs Fathul Ulum Talango EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 107 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living Sumenep. Adapun dikengembangkan, maka digunakan acuan rumus sebagai berikut: Presentase kemenarikan = Oc ycu . cycycoycoycaEa ycyceycoycycycEa ycycoycuyc ycyyceycyceycycyca yccycnyccycnyc. Ocycuycn ( ycycoycuyc ycoycaycoycycnycoycayc. x 100% Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus diatas, digunakan kualifikasi yang memiliki kriteria sebagai berikut: Tabel 2. Presentase pencapaian Presentase Pencapaian . %) 81 Ae 100 61 Ae 80 41 Ae 60 21 Ae 40 0 Ae 20 Kriteria Kemenarikan Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik Sangat Tidak Menarik Penilaian dimulai dengan pemberian skor sebagai berikut: skor 1 untuk kategori sangat kurang menarik, skor 2 untuk kategori kurang menarik, skor 3 untuk kategori cukup menarik, skor 4 untuk kategori menarik, skor 5 untuk kategori sangat menarik. Di dalam angket respon peserta didik terdapat 10 kriteria. Berdasarkan respon peserta didik dari 10 kriteria yang dinilai, pada pernyataan AuE-modul dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kebiasaanAy memperoleh presentase sebesar 73% dan mendapatkan kategori menarik. Adapun untuk pernyataan Auukuran huruf yang digunakan sudah tepat dan mudah dibaca memperoleh presentase sebesar 76% dan kategori menarik. Sedangkan untuk hasil tertinggi terletak pada pernyataan Aumateri disajikan secara urut dan mudah dipahami memperoleh presentase sebesar 90%. EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 108 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living Berdasarkan hasil akhir yang diperoleh dari angket respon peserta didik yaitu memperoleh tingkat kemenarikan sebesar 83%. Hal tersebut menunjukkan bahwa emodul materi puasa berbasis STEM mendapat kategori Sangat menarik dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Evaluation (Evaluas. Pada tahap evaluation peneliti melakukan evaluasi dari hasil angket respon peserta didik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari respon peserta didik yaitu tingkat kemenarikan sebesar 83%. Dari hasil tersebut, menunjukkan bahwa E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living masuk kedalam kategori Sangat menarik dan dapat digunakan sebagai media PEMBAHASAN Berdasarkan angket respon peserta didik terhada produk E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living yang dikembangkan, peserta didik merasa E-modul dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kebiasaan memperoleh presentase sebesar 73%. Adapun untuk ukuran huruf yang digunakan sudah tepat dan mudah dibaca bagi peserta didik memperoleh presentase sebesar 76%. Untuk menghasilkan modul pembelajaran yang mampu memerankan fungsi dan perannya dalam pembelajaran yang efektif, modul perlu dirancang dan dikembangkan dengan memperhatikan salah satu elemen yaitu ukuran huruf (Kementrian PUPR 2. Sedangkan untuk hasil tertinggi terletak pada pernyataan materi disajikan secara urut dan mudah dipahami memperoleh presentase sebesar 90%. Dengan adanya penulisan materi yang urut dan mudah dipahami akan EDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 109 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living memudahkan dan menambah minat baca bagi peserta didik. KESIMPULAN dan SARAN Berdasarkan penelitian pada pengembangan E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable living maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: . Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media pembelajaran E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainabl e living mendapat kategori Sangat Layak dengan presentasi sebesar 90% dari hasil validasi ahli materi. Berdasarkan hasil validasi ahli media, media pembelajaran E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable living mendapat kategori Sangat Layak dengan presentasi sebesar 90% dari hasil validasi ahli media. Berdasarkan hasil respon peserta didik, media pembelajaran E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM untuk meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable living mendapat kategori Sangat Menarik dengan presentasi sebesar 83%. Dari semua hasil diatas menunjukkan bahwa E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang inovatif, interaktif, menarik, dan layak digunakan untuk mendukung proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. DAFTAR RUJUKAN Etistika Yuni Wijaya. Dwi Agus Sudjimat, and Amat Nyoto. AuTransformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan. Ay Jurnal Pendidikan 1: 263Ae78. http://repository. id/840/32/263-278 Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global . hari/tgl. sabtu, 3 November 2018. 00:26, wib. Falila. Dyang. AuScanned by CamScanner AsaA. Ay A Psicanalise Dos Contos de Fadas. Traduyyo Arlene Caetano, 466. Herawati. Nita Sunarya, and Ali Muhtadi. AuPengembangan Modul. Ay Jurnal AtEDUSCOPE Vol. 9 No. 02 Januari 2024 110 Ospa. Muhammad. Alfiyatur : E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM A Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living Tadbir STAI Darul Kamal Kembang Kerang . 57Ae69. http://ejournal. id/sasambo/index. php/atTadbir. Hilda. Lelya. AuPuasa Dalam Kajian Islam Dan Kesehatan. Ay HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam 8 . : 53Ae62. http://repo. iain-padangsidimpuan. id/245/1/Lelya Hilda. Kementrian PUPR. AuModul: Panduan Menyusun Modul Pelatihan. Ay Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Direktorat Bina Operasi Dan Pemeliharaan, 1Ae25. https://bpsdm. id/center/pelatihan/uploads/edok/2019/12/f65ab_Panduan_Me nyusun_Modul_Pelatihan. Masykur. Mohammad Rizqillah. AuMetodologi Pembelajaran Fiqih. Ay Jurnal AlMakrifat 4 . : 31Ae44. Montessori. Murwaningsih,T & Susilowati. AuImplementasi Keterampilan Abad 21 . Dalam Pembelajaran Daring Pada Mata Kuliah Simulasi Bisnis. Ay Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran . 65Ae72. https://dx. org/10. 20961/jikap. Pane. Aprida, and Muhammad Darwis Dasopang. AuBelajar Dan Pembelajaran. Ay FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman . https://doi. org/10. 24952/fitrah. Pertiwi. Nurlita. AuImplementasi Sustainable Development Di Indonesia. Ay Pustaka