SATU BAGIAN ATAU DUA BAGIAN ATAU BUKAN KEDUANYA?: Studi Penelitian Naskah atas Kata AoAppAyim Dalam 1 Samuel 1:5 Denny Arfianto* Abstract: This textual study of the word AoappAyim in 1 Samuel 1:5, employing the Reasoned Eclecticism approach, seeks to uncover the original meaning of the term and to examine the factors contributing to the diverse interpretations found in various Bible The research is carried out through two primary stages: external analysis of ancient manuscript evidence and internal analysis of the textual variants. The study reveals that unintentional scribal error, such as the misreading and miswriting of visually similar Hebrew letters, as well as cases of homoioteleuton, have influenced the transmission of the text. The findings shed light on the textual and interpretive background of ElkanahAos giving of a single portion to Hannah, helping readers to better understand the narrative of 1 Samuel 1. Keywords: Aoappayim. Reasoned Eclecticism. internal analysis, external analysis. Dead Sea Scroll. * Penulis adalah Rohaniwan yang melayani di Gereja Kristus Yesus Jemaat Puri Indah. Saat ini beliau menempuh Magister Teologi di Sekolah Tinggi Reformed Indonesia. Penulis dapat dihubungi melalui email: dennyarfianto@yahoo. Jurnal Amanat Agung Abstrak: Studi penelitian naskah atas kata AoappAyim1 dalam 1 Samuel 1:5 dengan pendekatan Reasoned Eclecticism (Eklektisisme yang Berbasis Pertimbanga. adalah sebuah usaha untuk untuk mengidentifikasi makna asli dari kata ini, serta alasan munculnya variasi interpretasi atas teks ini di dalam berbagai terjemahan Alkitab. Dua langkah utama yang dilakukan dalam studi ini adalah analisis eksternal atas teks-teks kuno, dan analisis internal atas tiap teks. Dari studi ini, ditemukan bahwa terjadi kesalahan yang tidak disengaja oleh penyalin naskah, berupa kesalahan membaca dan menuliskan huruf Ibrani yang terlihat mirip, dan juga adanya kasus homoioteleuton. Hasil dari studi ini menolong pembaca perikop 1 Samuel 1 mengerti dan memahami alasan Elkana memberikan satu bagian kepada Hana. Kata-kata kunci: AoappAyim. Eklektisisme yang Berbasis Pertimbangan. bukti eksternal. bukti internal. Naskah Laut Mati. Pendahuluan Dalam teks 1 Samuel 1:5, terdapat sebuah kata yang mengalami perbedaan penerjemahan dalam berbagai versi Alkitab. Kata tersebut merujuk pada jumlah bagian yang diberikan oleh Elkana kepada Hana. Berikut beberapa perbedaan terjemahan tersebut: ESV. NASB. NIV, dan NRSV, memilih untuk menerjemahkan istilah ini sebagai "double portion". KJV memilih untuk menerjemahkan sebagai "worthy Transliterasi menurut Society of Biblical Literature dari kata Ibrani Aa coyA Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? JPS dan NLT menerjemahkan istilah tersebut sebagai "one JPS menerjemahkan sebagai "one portion only," sementara NLT menggunakan istilah "only one choice portion". Dalam bahasa Indonesia, terdapat perbedaan pilihan penerjemahan, dalam Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (ITB) mencatat "satu bagian," Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) memilih mencatat sebagai "hanya sebagian saja," dan Alkitab Terjemahan Baru 2 (TB . mencatat sebagai Aubagian terbaikAy. Perbedaan ini juga ditemukan dalam teks-teks kuno. Teks-teks ini, yang merupakan teks bacaan untuk penerjemahan beberapa versi Alkitab terjemahan, memiliki perbedaan dalam menentukan kata untuk jumlah bagian yang diterima Hana ini. Berikut beberapa terjemahan dari teks-teks kuno: Masoretic Text mencatat sebagai A a coyAyang diartikan sebagai wajah, hidung, atau kemarahan. Targum menggunakan kata AcoA, yang berarti "yang dipilih" atau "yang disetujui," untuk merujuk pada pemberian Peshita menerjemahkan pemberian Elkana kepada Hana dengan istilah A( auaAdoubl. Philips Long, 1 and 2 Samuel. Tyndale Old Testament Commentaries (Grand Rapids: Inter Varsity Press, 2. , 37. Jurnal Amanat Agung Septuaginta penjelasan mengenai bagian yang diberikan oleh Elkana kepada Hana. Vulgata menerjemahkan dengan interpretasi yang unik, yaitu diterjemahkan sebagai AutristisAy, yang secara harfiah berarti "bagian yang menyedihkan. Perbedaan terjemahan yang tepat untuk jumlah bagian yang diberikan Elkana kepada Hana ini bukan hanya karena adanya perbedaan dari beberapa teks kuno yang berpengaruh pada bervariasinya pilihan penulisan dalam Alkitab terjemahan masa kini. Kesulitan untuk menentukan pilihan kata dari bagian ayat 5 ini bertambah karena kamus leksikon HALOT (Hebrew and Aramaic Lexicon Old Testamen. juga memberikan tanda tanya (?) pada pilihan penerjemahan mereka untuk frasa Ai a aoyA. 3 Pemberian tanda tanya ini menunjukkan bahwa HALOT sebagai sebuah leksikon yang menjadi acuan bagi para ahli biblika untuk mendapat pemahaman yang lebih baik tentang sebuah teks tertentu juga masih belum bisa memberikan kepastian tentang pilihan penerjemahan yang tepat untuk jumlah bagian yang diberikan Elkana kepada Hana ini. Ai1S 15 A( i a a oyAdouble ? Rundgren JCS 9:. BibleWorks 9. Proses menentukan terjemahan untuk bagian yang diberikan Elkana kepada Hana tidaklah mudah. Bahkan, dalam satu versi Alkitab yang sama, terdapat revisi pada kata ini dalam pembaruan terjemahan. Revised Standard Bible (RSV) edisi 1952 menyatakan bagian yang diberikan kepada Hana sebagai "only one portion". Namun, pada edisi 1989. New Revised Standard Bible (NRSV) memutuskan untuk mengubah terjemahan tersebut menjadi "a double Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? Frasa A i a aoyAdi ayat 5 jika diterjemahkan secara literal memiliki makna yang membingungkan, yaitu "bagian satu lubang Selain arti literal yang membingungkan, frasa ini juga memiliki masalah gramatikal dan leksikal, sehingga semakin menyulitkan untuk menemukan makna yang sesungguhnya dari jumlah bagian yang diberikan kepada Hana. Seppo Sipile mengemukakan bahwa ada dua kemungkinan interpretasi gramatikal untuk ketiga kata tersebut: . diterjemahkan sebagai "satu bagian dari 'A( "'aoyAone portion of 'A 'aoyAtyp. diterjemahkan sebagai "bagian dari satu 'A( "'aoyAa portion, one of 'A)'aoyA. 5 Namun. Sipile juga dengan jujur menyatakan bahwa kedua interpretasi gramatikal ini belum memberikan kepastian mengenai makna yang tepat dari ketiga kata dalam 1 Samuel 1:5 ini. 6 Sedangkan, menurut Tony W. Cartledge masalah utama dalam penentuan jumlah bagian yang diberikan oleh Elkana adalah berkaitan dengan kata AaoyA (AoappAyi. Perubahan ini mencerminkan upaya untuk menghadirkan makna yang lebih akurat dan sesuai konteks. Keith Bodner, 1 Samuel: A Narrative Commentary. Hebrew Bible Monographs (Sheffield: Sheffield Phoenix Press, 2. , 15. Seppo Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger Ae A Crux Interpretum in 1 Samuel 1. 5,Ay The Bible Translator 64, no. : 76. Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 76. A literal reading of the MT reads: AuAnd to Hannah he gave one portion of two faces, because it was Hannah he loved, and Yahweh had closed up her womb. Ay This awkward reading derives from the word AoappAyim, which appears to be a dual form of the word for AunostrilAy or Aunose. Ay Tony W. Cartledge, 1 & 2 Samuel. Smyth & Helwys Bible Commentary (Georgia: Smyth & Helwys Publishing, 2. , 30. Jurnal Amanat Agung Ada beberapa usulan penerjemahan untuk kata AoappAyim ini yang pada akhirnya juga tidak bisa menentukan arti dari kata ini secara tepat. Fokkelman dalam buku yang berjudul Narrative Art and Poetry in the Books of Samuel memilih untuk mengartikan kata AoappAyim bukan sebagai jumlah bagian yang diberikan oleh Elkana kepada Hana, melainkan sebagai suatu cara dalam "memberi" bagian 8 Alasan Fokkelman untuk mengartikan kata ini sebagai cara memberi bagian dari Elkana kepada Hana didasarkan pada studi yang dilakukan oleh Stanley D. Walters. 9 David Aberbach secara khusus membahas permasalahan kata AoappAyim, berpendapat bahwa pilihan untuk menuliskan jumlah pemberian Elkana kepada Hana sebagai "double" atau "worthy" adalah kurang tepat, karena ia yakin bahwa dalam rangkaian frasa A i a aoyAtidak ada satu kata pun yang dapat diartikan sebagai "double" atau "worthy". 10 Seorang tokoh biblika bernama Ferdinand Deist menambahkan satu fakta penting terkait kerumitan dalam memahami kata AaoyA. Deist mengemukakan bahwa kerumitan tersebut berkaitan dengan upaya menemukan Fokkelman. Narrative Art and Poetry in the Books of Samuel, vol. IV (Assen: Van Gorcum, 1. , 21. AuThis is not the sense that kata prosypon usually bears in the LXX. but the meaning is well-established in classical and Christian sources, and the meaning "with partiality, in favouritism" in Barn. 19:7 and Did. 4:10 is very suitable to our context. Ay Stanley D. Walters. AuHannah and Anna: The Greek and Hebrew Texts of 1 Samuel 1,Ay Journal of Biblical Literature 107, no. : 390. David Aberbach. AyA( i a aoyA1 Sam. I . : A New Interpretation,Ay Vetus Testamentum 24, no. : 350. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? bentuk dasar dari kata tersebut. 11 D. van Zyl dalam artikelnya mencatat bahwa akibat kesulitan morfologi ini. Deist menawarkan sebuah argumen baru, yaitu bahwa kata AoappAyim mengalami kerusakan . 12 Deist berpendapat bahwa teks ini seharusnya berbunyi Aoabus, yang berarti "a portion . Ketidakpastian jumlah bagian yang diberikan oleh Elkana kepada Hana tidak hanya mengakibatkan perbedaan penafsiran dalam menentukan motivasi tindakan Penina terhadap Hana, tetapi juga memengaruhi pemahaman mengenai nilai pemberian Elkana tersebut, yang pada gilirannya juga menentukan motivasi Elkana ketika memberikan kepada Hana. Sebagai contoh. Hans Wilhelm Hertzberg dalam tafsirannya menunjukkan bahwa kata AoappAyim yang diterjemahkan sebagai "wajah" memiliki pemahaman sebagai Ferdinand Deist. Au'uou . Sam. I . < *PYM?,Ay Vetus Testamentum, vol. 27, 205-6. Bahkan dalam sebuah tafsiran yang ditulis oleh Henry P. Smith, ada penafsir atau ahli biblika yang berusaha menjelaskan kata Aoappayim ini sebagai bentuk lain . yang telah mengalami simplifikasi dari 2 kata A oa Adan Au oA. Smith tentu saja tidak setuju dengan hal ini, karena gabungan dari kedua arti ini memiliki arti Aumeskipun demikianAy . yang membuat kalimat dari ayat 5 ini memiliki arti yang membingungkan. Henry P. Smith. Samuel I and II. The International Critical Commentary (London: T&T Clark, 2. , 7. Graeme Auld juga memilih hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Deist, yaitu memilih untuk menyatakan bahwa teks AoappAyim ini mengalami kerusakan: AuA the main problem in mt is the obscure pym, which is best understood, not as a description of HannahAos one portion, but as a corruption of ps. Ay A. Graeme Auld. I & II Samuel. The Old Testament Library (Louisville: Westminster John Knox Press, 2. , 25. 13 D C van Zyl. AuHannahAos Share. Once More 1 Samuel 1:5,Ay Old Testament Essays 6 . : 364. Jurnal Amanat Agung bentuk penghormatan, yang mencerminkan sikap tunduk di hadapan Allah. 14 Dengan pemahaman ini, pemberian Elkana kepada Hana dapat dipandang sebagai sebuah bentuk penghormatan. Pandangan serupa mengenai pemberian Elkana sebagai wujud penghormatan atau kasih kepada Hana juga diungkapkan oleh Jenni Williams. Penafsiran Williams dapat dipahami dalam konteks sosial saat itu, di mana Jo Ann Hackett mencatat bahwa kedudukan seorang wanita ditentukan oleh jumlah keturunan yang dapat dihasilkannya. Oleh karena itu, dalam situasi tersebut, pemberian bagian oleh Elkana, betapa pun jumlahnya, mencerminkan bukan hanya kasih dan cinta, tetapi juga dukungan moral Elkana terhadap Hana. Perbedaan penafsiran dan makna terhadap sebuah teks tidak dapat dibenarkan dalam kaidah penafsiran Alkitab yang benar. Penafsiran atas salah satu bagian perikop atau teks harus sejalan 14 AuThe word AoappAyim, properly AonoseAo . nd sometimes AowrathA. , frequently means AofaceAo, especially in the context of bowing down before God or before men in high positions. Perhaps Aoportion of the faceAo signifies a particularly large piece, a portion of honour: earlier exegetes suggested a portion for two people . Gen. 34, where Benjamin receives portions five times as large as those of his brother. Ay Hans Wilhelm Hertzberg. I & II Samuel. The Old Testament Library (Philadelphia: The Westminster Press, 1. , 24. AuAlthough she is empty . he Lord has closed her wom. he wants her to be filled by her love for him. Although he tries to fill her by his love and regard expressed through food portions, it is her love which he considers should sate her, not his. Ay Jenni Williams. Hannah: A Woman Deeply Troubled. Characters and Characterization in the Book of Samuel, ed. Keith Bodner dan Benjamin J. Johnson (New York: T&T Clark, 2. , 54. Jo Ann Hackett, 1 and 2 Samuel. The WomenAos Bible Commentary. Carol A. Newsom. Sharon H. Ringe, dan Jacqueline E. Lapsey (Louisville: Westminster John Knox Press, 2. , 249. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? dengan tema utama yang ingin disampaikan oleh penulis kitab tersebut pada saat menuliskan kitabnya. Tema utama ini akan tampak bukan hanya di dalam setiap perkataan para nabi yang tercatat secara eksplisit, namun juga tampak melalui setiap peristiwa yang dicatat dalam seluruh bagian kitab tersebut. Dari permasalahan teks ini muncul dua pertanyaan. Pertanyaan pertama adalah teks apa yang sebetulnya dimaksud oleh penulis teks 1 Samuel ini. Pertanyaan yang kedua adalah mengapa bisa terjadi perbedaan penerjemahan ini. Melalui artikel ini. Penulis mengajukan argumen dan membuktikan bahwa teks yang bermasalah dalam 1 Samuel 1:5 ini bukan berkaitan dengan jumlah atau cara pemberian Elkana kepada Hana, melainkan sebuah kata Penulis juga mengajukan argumen bahwa permasalahan teks ini terjadi karena adanya kesalahan yang tidak disengaja oleh para penyalin teks pada saat penyalinan. Argumen ini Penulis ajukan sebagai sebuah wujud tanggung jawab akademis, yaitu untuk memberikan sebuah pembacaan teks yang terbaik yang sesuai dengan maksud dari penulis kitab 1 Samuel atas jumlah bagian yang diberikan oleh Elkana kepada Hana di dalam 1 Samuel 1:5, sehingga pembaca teks masa kini bisa memiliki pemahaman atas teks yang sesuai dengan tema besar dan maksud penulisan yang ingin disampaikan oleh penulis mula-mula dari kitab ini. Paul S. Evans. The Story of God Bible Commentary: 1 & 2 Samuel (Grand Rapids: Zondervan, 2. , 22. Jurnal Amanat Agung Metode Penelitian Metode penelitian yang penulis gunakan dalam studi ini adalah studi kritik teks dengan pendekatan Reasoned Eclecticism. Pendekatan reasoned eclecticism merupakan salah satu pendekatan penelitian naskah yang paling seimbang dari beberapa pendekatan penelitian naskah yang lain, karena pendekatan penelitian naskah ini memperlakukan bukti eksternal dan bukti internal secara setara, tanpa memberikan preferensi wajib pada salah satu aspek, jenis teks, atau kelompok naskah tertentu. Pembahasan Mengumpulkan dan Membandingkan Bukti-bukti Teks Teks Alkitab dalam berbagai terjemahan modern yang tersedia saat ini berasal dari sebuah proses rekonstruksi dari berbagai saksi tekstual . , baik dalam bahasa Ibrani maupun 19 Oleh karena itu, dari sekian banyak sumbersumber teks yang ada, perlu ditentukan terlebih dahulu teks mana saja yang akan dijadikan bukti untuk studi teks pada tahapan-tahapan Pemilihan bukti teks ini perlu dilakukan karena tidak Perlakuan ini merupakan implikasi dari sebuah pemahaman yang mengakui bahwa meskipun semua naskah memiliki kesalahan, tidak semua naskah tersebut memiliki tingkat kesalahan yang sama, dan meskipun semua bukti internal bersifat subyektif, tidak semuanya sama subyektifnya. Daniel B. Wallace. AuLaying a Foundation,Ay dalam Interpreting the New Testament Text, ed. Darrell L. Bock dan Buist M. Fanning (Illinois: Crossway Books, 2. , 55. Emanuel Tov. Textual Criticism of the Hebrew Bible, (Minneapolis: Fortress Press, 2. , 21. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? semua sumber teks yang ada relevan dan signifikan dalam proses studi kritik teks ini. Penulis menentukan ada enam bukti teks yang relevan dan signifikan untuk digunakan sebagai bukti studi kritik teks atas kata AoappAyim ini, yaitu Naskah Laut Mati (DSS). Teks Masoretik (MT). Targum (T). Septuaginta (LXX). Peshita (P), dan Vulgata (V). Dari keenam bukti teks ini, penulis menyajikan perbedaan dari teks 1 Samuel 1:5 untuk keenam bukti teks ini dalam bentuk tabel. Tujuan dari penyajian perbandingan dalam bentuk tabel adalah untuk mempermudah melihat perbedaan struktur kalimat dari teks 1 Samuel 1:5 secara kata per kata. Tabel 1. DSS21 1:51 hnxlw Perbandingan Teks 1 Samuel 1:520 LXX A iu iiAEN c Aooa iu iA Annae luanA) 1:52 !ty AA Au AoA Aoi cA AyeA 1:53 hnm AuiA A iuA a . Pemberian superscript adalah untuk menunjukkan urutan kata yang terdapat dalam teks 1 Samuel 1:5. Teks DSS ini merupakan hasil rekonstruksi Andrew Fincke atas gulungan 4QSma yang di dalamnya terdapat teks 1 Samuel 1 yang rusak. Hasil rekonstruksi dan metode rekonstruksi ini ada di dalam buku Fincke yang berjudul The Samuel Scroll from Qumran. Andrew Fincke. The Samuel Scroll from Qumran (Leiden: Brill, 2. , 283. Jurnal Amanat Agung 1:54 txa Aa nA A eA AoiaA adA) 1:55 ayk 1:56 !ya a 1:57 Hl 1:58 AyAydly A 1:59 AAPa Aa coyA Ac oA AauaA pA) 1:51 ayk A uoA AaoA AuA 1:51 Hnx Ta Aa A A iA 1:51 BHa Aa iAicA E c A iA AioaA Annam -launA) A AoyA diligebat Ao oaA auem hawA) 1:51 HNQL i AoA 1:51 TaZM AiA AeyA AooA 1:51 hwxy AioiiniA AoyaA Autem - Dominus MaryA) 1:51 Ae uA Aaoi aA . Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? 1:51 D. E a 1:51 hmhr A iA E AEA AiA AoA aEIC . aumeh eius AiueA Vulvam Berdasarkan bukti teks di atas, maka pengelompokan bukti teks ini bisa diformulasikan demikian: DSS = LXX O MT = T = P = V Naskah Laut Mati dan Septuaginta sama-sama menuliskan satu kalimat tambahan, yaitu 1:55 Ae 1:58 yang menjelaskan motivasi pemberian bagian dari Elkana kepada Hana. Sedangkan. Teks Masoretik. Targum. Peshita Vulgata menghilangkan kalimat ini. Evaluasi Bukti Teks Secara Eksternal Dalam studi evaluasi bukti teks secara eksternal ada sebuah prinsip penting yang harus dipakai sebagai acuan dasar, yaitu manuscripta ponderantur non numerantur. Berdasarkan prinsip ini, maka kualitas sebuah manuskrip yang akan dipakai sebagai sebuah bukti yang bisa diandalkan dalam melakukan sebuah studi penelitian naskah haruslah berdasarkan pada objektivitas penilaian keandalan bukti teks itu, dan bukan berdasarkan banyaknya jumlah manuskrip Jurnal Amanat Agung yang bisa ditemukan. 22 Wyrthwein menambahkan bahwa penentuan kualitas sebuah bukti teks juga tidak bisa hanya didasarkan pada sebuah konsensus penerimaan ahli atas sebuah tradisi manuskrip, yang didasari atas usia penulisan teks, misal adanya sebuah konsensus bahwa bukti MT lebih berbobot dibanding Vulgata, karena MT dinilai menjadi bukti teks yang lebih tua dibanding Vulgata. Ada dua keberatan yang dipaparkan oleh Wyrthwein untuk hal ini. Yang pertama karena bobot suatu manuskrip atau tradisi tekstual tertentu bisa bervariasi tergantung pada kelompok teks lain yang menjadi pendukung atau lawannya. Sebagai contoh, teks Old Latin (OL) bisa lebih berbobot dari LXX ketika teks OL ini mendukung teks MT dan melawan LXX. 23 Argumen yang kedua adalah karena setiap bukti teks ini memiliki kualitas transmisi yang berbeda, dan inilah yang terjadi atas teks 1 Samuel ini. 24 Oleh karena itu, walaupun secara bukti teks yang mendukung bahwa ada frasa yang dihilangkan, namun ini tidak menjadi sebuah jaminan bahwa kelompok teks ini yang berbobot. AuAccordingly a maxim of external criticism is, manuscripta ponderantur non numerantur Aumanuscripts are weighed, not counted. Ay The quality of a single textual witness . ge, reliability, etc. ) can take precedence over numbers of other manuscripts. Ay Ernst Wyrthwein. The Text of the Old Testament: An Introduction to the Biblia Hebraica, edisi ke-3, (Grand Rapids: Eerdmans, 2. Wyrthwein. The Text of the Old Testament, 165. AuFor example, the Hebrew text of Joshua is essentially well preserved, while the MT of the books of Samuel is in relatively poor condition, with a whole series of textual corruptions. Further, the manuscripts from Qumran are a heterogeneous group, so that they must be considered as individual scrolls, evaluated not only generally by their age but also individually by their character. Ay Wyrthwein. The Text of the Old Testament, 165. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? Perlu dilakukan studi evaluasi lebih lanjut untuk menentukan bobot dari kedua kelompok teks ini berdasarkan beberapa kriteria berikut, yaitu: usia dan kedapatdiandalkan teks. Kriteria pertama yang menjadi pertimbangan untuk menentukan kualitas dari bukti teks adalah usia. Wyrthwein menyatakan bahwa Naskah Laut Mati ini merupakan sebuah manuskrip yang sangat berharga karena faktor usianya, walaupun ini bukan menjadi satu-satunya kelebihan dari DSS ini. 25 Usia paling tua dari manuskrip yang ditemukan di gua Qumran ini adalah kurang lebih berasal dari pertengahan abad ke-3 sebelum Masehi. 26 Fakta ini menjadikan DSS sebagai teks yang berotoritas sesuai dengan prinsip antiquity dalam studi kritik teks, bahwa teks yang lebih tua lebih mendekati teks asli. Siegfried Kreuzer menuliskan pendapatnya tentang DSS, bahwa dengan penemuan DSS ini berkontribusi cukup banyak dalam studi kritik teks, yaitu mengkonfirmasi kualitas dan keandalan yang baik dari Teks Masoretik (MT), dan sekaligus menunjukkan bahwa ada tradisi Ibrani yang benar-benar setia. AuThe significance of the Dead Sea biblical manuscripts lies obviously, although not exclusively, in their great age. Many of them are more than a thousand years older than our long-familiar medieval manuscripts, reaching back to a period when some of the OT books were still being written and the biblical canon was not yet closed. Ay Wyrthwein. The Text of the Old Testament, 66. AuThe oldest scrolls date from the mid-3rd century B. : 4QExodLevf . , 4QpaleoDeuts . , and 4QSamb . Ay Wyrthwein. The Text of the Old Testament, 66. AuOn the one hand the biblical texts from Qumran have confirmed the good quality and reliability of the MT. This has enabled us to go back behind the oldest known manuscript about one whole millennium and has showed that Jurnal Amanat Agung Kriteria kedua yang menjadi evaluasi dari aspek eksternal teks adalah berkaitan dengan keandalan dari tiap bukti teks tersebut. Secara umum. Teks Masoretik diterima sebagai teks yang berotoritas dan dapat diandalkan sampai sebelum ditemukannya teks-teks yang berasal dari Naskah Laut Mati. Namun, sejak ditemukannya teks-teks yang berasal dari gua Qumran, maka Teks Masoretik. Samaritan Pentateukh dan Septuaginta bukan lagi menjadi kelompok teks yang berotoritas dan dapat diandalkan. 28 Ketelitian dan kehati-hatian kaum Masoret sebagai penyalin Teks Masoretik ini tidak diragukan, tetapi S. Driver memaparkan sebuah fakta bahwa ada sebuah masa ketika pemeliharaan teks-teks ini demikian longgar, sehingga memungkinkan masuknya berbagai korupsi ke dalam teks Perjanjian Lama. 29 Korupsi dan kesalahan teks yang ditemukan dan diketahui there was a truly faithful Hebrew tradition. On the other hand there are also texts in Qumran that are quite close to the Samaritan tradition and so confirmed this branch of the Hebrew text. Ay Siegfried Kreuzer. AuFrom AoOld GreekAo to the Recensions: Who and What Caused the Change of the Hebrew Reference Text of the Septuagint?,Ay Society of Biblical Literature Septuagint and Cognate Studies 53 (Atlanta: Society of Biblical Literature, 2. , 228. AuBefore the discovery of the Dead Sea Scrolls, essentially only three main streams of textual tradition were known: the MT . r M), the text of the Samaritans (Sm. , and the Greek text of the LXX . r G, still without a Hebrew base!). For the Hebrew text the MT was and remained substantially the primary Ay Wyrthwein. The Text of the Old Testament, 74. Driver mengakui bahwa sejak munculnya kelompok Masora pada abad ke-7 dan ke-8 Masehi, bahkan mungkin lebih awal untuk bagian tertentu dari Perjanjian Lama, khususnya Hukum Taurat, tradisi Yahudi menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap pelestarian dan transmisi teks suci secara Namun. Driver menambahkan pula bahwa terdapat konsensus di kalangan sarjana bahwa periode ini didahului oleh masa ketika pengawasan terhadap teks belum konsisten, sehingga memungkinkan masuknya berbagai bentuk penyimpangan ke dalam teks Perjanjian Lama. Driver. Notes on The Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? kemudian oleh para pembaca teks dari Teks Masoretik ini tidak bisa lagi diperbaiki karena ketiadaan naskah bacaan awal sebagai referensi dari penyalinan, sehingga menurut Driver, yang bisa dilakukan kemudian oleh orang Yahudi adalah menerima Teks Masoretik ini sebagai tradisi yang berotoritas dan memelihara tradisi Teks Masoretik ini dengan hati-hati supaya tidak terjadi kesalahan Berdasarkan hasil perbandingan di atas, didapati bahwa justru teks Septuaginta yang berbeda dengan Teks Masoretik, namun memiliki kesamaan dengan Naskah Laut Mati. Fakta ini menjadi sebuah jawaban atas keraguan Septuaginta sebagai teks yang bisa Frank Moore Cross di dalam buku The Ancient Library of Qumran Septuaginta sebagai bukti teks dalam studi kritik teks dipertanyakan karena dua hal, yaitu terkait dengan keakuratan dan ketelitian penyalin Septuaginta, dan permasalahan sumber teks yang digunakan sebagai acuan penyalinan. 31 Fakta perbandingan teks 1 Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, (London: Oxford at the Clarendon Press, 1. , xv. AuThe Jews, when it was too late to repair by this means the mischief that had been done, proceeded to guard their sacred books with extraordinary care, with the result that corrupt readings were simply perpetuated, being placed by them . f course, unconsciousl. on precisely the same footing as the genuine text, and invested with a fictitious semblance of originality. Ay Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, xv. AuThe debate persists into the twentieth century. Indeed the polemic against the trustworthiness of the Septuagint translators and the usefulness of their version as a witness to the pre-Masoretic text had come close to winning the day. How can the critic be sure, said this school of thought, that Jurnal Amanat Agung Samuel 1:5 ini menjadi satu bukti keandalan Septuaginta sekaligus menjadi bukti bahwa usia teks dari manuskrip Naskah Laut Mati yang lebih tua lebih mendekati teks Ibrani yang asli. 32 Selain itu, karakteristik dari teks Qumran yang penyalinannya lebih literal, dan bukan bersifat penafsiran, amat sangat menolong memberikan sebuah pemahaman yang benar atas permasalahan teks 1 Samuel 1:5 33 Siegfried Kreuzer menambahkan bahwa kemiripan ini terjadi when the Greek translator departs radically from the received text, the Hebrew manuscript from which he translated also deviates? Could not these deviations be caused by bad translation techniques? Was the Greek a literal and faithful translation of its Vorlage? Or was it full of error, paraphrasing, and arbitrary changes? Increasingly scholars have looked upon the Septuagint with a jaundiced eye, and, following the lead especially of H. Nyberg, a new conservative respect for the medieval Hebrew text has gained sway. Ay Frank Moore Cross. The Ancient Library of Qumran, edisi ke-3 (Sheffield: Sheffield Academic Press, 1. , 130. AuThe textual differences between the MT and the LXX of Samuel did not wait for the Qumran discoveries to generate interest. On the contrary, we could even say that the closeness of 4QSama to the Greek version has affirmed the intuition that certain exegetes had already formulated a century before these discoveries. Indeed. Otto Thenius . 2, 1. Julius Wellhausen . and Samuel R. Driver . deemed that, on the whole, the Hebrew source of the LXX of Samuel represented a different textual form from that of the MT which they often considered even older. Ay Philippe Hugo. AuText History of the Books of Samuel: An Assessment of the Recent Research,Ay dalam Archaeology of the Books of Samuel: The Entangling of the Textual and Literary History (Leiden: Brill NV, 2. , 7. AuThe most remarkable variants from the Qumran manuscripts Ae speaking here of the historical books only Ae refer not so much to interventions of an exegetical quality, as those found sometimes in the Greek version, but to phenomena which belong to textual composition, concretely affecting the order of literary units and the interconnections between them. Ay Julio Trebolle. AuTextual Criticism and the Composition History of Samuel. Connections Between Pericopes in 1 Samuel 1-4,Ay dalam Archaeology of the Books of Samuel: The Entangling of the Textual and Literary History (Leiden: Brill NV, 2. , 262. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? karena memang tradisi tekstual Septuaginta ini bukan hanya berasal dari Alexandria saja, namun juga memiliki akar tradisi Ibrani. Argumen Kreuzer ini didasarkan pada sebuah penemuan arkeologis di gua Qumran, di mana di dalam gua ini ditemukan bukan hanya manuskrip dalam bahasa Ibrani, namun juga terdapat beberapa manuskrip dalam bahasa Yunani. 34 Dengan fakta ini. Kreuzer mengatakan bahwa Septuaginta bisa menjadi sebuah bukti yang teks lebih tua, sekaligus bisa memberikan banyak kekayaan teks dengan keunikannya ini. Evaluasi Bukti Teks Secara Internal Berdasarkan tabel 1, keenam bukti teks menerjemahkan secara berbeda untuk teks 1:59 ini. Ada dua kelompok pembacaan yaitu membaca sebagai A a coyAdan sebagai a. Kelompok teks yang membaca teks 1:59 sebagai A aoyAadalah MT. Targum. Peshita dan Vulgata. Kelompok teks kedua yang membaca teks 1:59 sebagai a adalah DSS dan Septuaginta. Dari kedua kelompok ini, ada tiga bentuk pembacaan atas teks 1:59 ini. AuAt the same time the discovery of these proto-Septuagint texts means that the textual tradition of the Septuagint is not just a tradition from Alexandria, but that the basic Hebrew tradition of the Septuagint is found in Judea as well. Ay Kreuzer. The Bible in Greek, 228. AuThe Greek biblical texts from Qumran not only confirm that the Septuagint textual tradition existed earlier than previously thought, they also show the inner Jewish tradition of the Septuagint with some peculiarities that were not known from the later, mostly Christian, manuscripts, such as the use of Hebrew letters for the Tetragram in the Greek texts instead of sAC. Ay Kreuzer. The Bible in Greek, 228. Jurnal Amanat Agung Membaca A aoyASebagai Kata Dasar A oyAyang Mendapat Prefix a Cara pembacaan teks yang pertama adalah membaca kata A a coyAsebagai kata yang berasal dari kata dasar A oyAyang mendapat tambahan prefix konsonan prostetik a, diusulkan oleh D. Aberbach dalam artikel yang berjudul AuA( yi a aoyA1 Sam. I . : A New InterpretationAy36. Ada dua argumen Aberbach untuk usulan pembacaan teks 1:59 sebagai A oyA prefix a. Argumen yang pertama adalah menunjukkan bahwa kata A oyAlebih mudah diterjemahkan dalam konteks kalimat 1 Samuel 1:5. Kata A oyAdalam bentuk dasar, muncul hanya satu kali, yaitu di dalam 1 Sam. 13:21, yang merujuk pada unit mata uang Israel pada jaman itu, yaitu dua pertiga syikal. Sehingga terjemahan kalimat A yi a aoyAadalah satu bagian daging seharga satu pim. 37 Sedangkan, argumen kedua yang diajukan AuIn a recent article Aberbach suggests that the obscure AoappAyim of 1 Sam. I 5 should be taken as a form derived from the root *pym with the addition of prosthetic Aoaleph. Ay Deist. Au'uou . Sam. I . < *PYM?,Ay 205. AuIn our verse, too. AAo =( yi a aoyAone portion worth a pimA. would make perfect sense. As a token of his affection for Hannah. Elkanah gave her a considerable portion of meat one silver pim in value. That a pim was a money unit of substantial value can be learned from 1 Sam. xi 21, where we are told that the Philistines were overcharging the Israelites for mending their agricultural implements: Ao. and the charge was apim for the ploughshares and for the mattocks, and a third of a shekel for sharpening the axes and for setting the goadsAo. Ay AuAnother proof that a pim's worth of meat was indeed a substantial gift can be deduced from the fact that King David bought a threshing floor and oxen from Araunah for fifty shekels. One seventy fifth of the value of David's purchase-i. the value of a pim would have bought a sizeable portion of meat in those day. Ay Aberbach, "A( yi a aoyA1 Sam. I . : A New Interpretation". Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? oleh Aberbach adalah menunjukkan bahwa bentuk kata benda yang ditambah prefix konsonan prostetik merupakan sebuah bentuk kata yang banyak muncul di teks Ibrani, dan ini bukan merupakan kesalahan penyalin teks Ibrani. Ferdinand Deist dalam artikelnya, justru melihat bahwa pembacaan teks A aoyAyang diajukan oleh Aberbach ini bermasalah. Deist melihat bahwa ada masalah linguistik yang berkaitan dengan Secara fonologi, kecil kemungkinan adanya pemakaian huruf A aAsebagai konsonan prostetik di awal kata ini. Dalam banyak kasus, huruf konsonan sebagai prostetik yang ditambahkan vokalisasi hanya digunakan untuk menyederhanakan gugus konsonan di awal Deist berpendapat bahwa dalam kasus kata A a coyAini tidak ditemukan adanya kebutuhan untuk menyederhanakan kata AoyA sebagai gugus konsonan yang kompleks. 39 Sebab, jika ingin AuThe presence of the 'aleph prosthetic in AoappAyim presents no difficulty and need not even be attributed to a scribal error. There are a number of examples of similar 'aleph prefixes, e. A aniA. -- usually A niA-- from root A. nA A anA. from A a . A aen A. , root A au . and A aA. , derived from A uAand AA, respectifely. Ay Aberbach, "A( yi a aoyA1 Sam. I . : A New Interpretation," 353. AuIt is phonologically improbable that the first consonant of Aoappayim is prosthetic [A. Firstly, the adding of prosthetic ['] plus vowel is a phonological process by means of which an initial consonant cluster may be simplified, e. *Aryh > AoeAryh. *pryah > Aoepryah. *rgaA > AoargaA. Thus the first thing to be demonstrated in the case of AoappAyim is that such a word-initial consonant cluster existed before [A. was introduced. Since the supposed root is *pym, the cluster should be formed by /py-m/, in which case the doubled . in Aoappayim has to be accounted for: examples of forms with prosthetic [A. plus doubled first root consonant should be presented. Ay Deist. Au'uou . Sam. < *PYM?,Ay 205. Jurnal Amanat Agung menggunakan konsonan prostetik A aAini, maka gugus kata dasar seharusnya adalah py-m, dan bukan pym, dan hal ini menjadikan kata yang terbentuk seharusnya adalah Aoap. yim atau Aoep. yim, bukan Aoappayim. 40 Dari dua kesulitan secara fonologis ini, maka Deist mengatakan bahwa kata dasar dari kata Aoappayim ini bukanlah pym yang muncul di 1 Samuel 13:21. Membaca A aoyASebagai Bentuk Ganda dari Kata Dasar a Ada dua kemungkinan pembacaan yang dilakukan oleh penyalin teks ketika menerjemahkan kata ini sebagai bentuk ganda, yaitu menerjemahkan secara literal atau menerjemahkan secara 42 Penerjemahan secara literal adalah mengartikan atau memahami bahwa pemberian Elkana kepada Hana adalah benarbenar berjumlah dua, dua wajah atau dua hidung, dari bagian binatang yang dikorbankan. David Toshio Tsumura mengajukan dua AuSecondly, if we overlook the first difficulty for the moment, a second arises: If the cluster /py-m/ were simplified by the addition of prosthetic [A. a syllabic structure quite different from Aoa. yim would then result, namely Aoap. r Aoep. , e. Aoar. AoeA. ryh, where the prosthetic [A. and the first root consonant form the respective boundaries of the first syllable. Ay Deist. Au'uou . Sam. I . < *PYM?,Ay 205. AuIt is thus possible to equate AoappAyim of 1 Sam. i 5 and pym of 1 Sam. xi 21 only if we revocalize AoappAyim of MT as Aoapyim or Aoepyim, and assume that the alternative cluster simplification rules were both applied here . n assumption for which examples are wantin. But to leave MT as it is and then to equate these forms, is impossible. Ay Deist. Au'uou . Sam. I . *PYM?,Ay 205-6. AuAs I have already mentioned the dual has a concrete meaning and several potential extended meanings. Ay Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? menerjemahkan kata A aoyAsecara literal. Argumen yang pertama. Tsumura mengutip dari Barthelemy, yang menyatakan bahwa pemahaman tentang kata A aoyAsebagai dual merupakan sebuah terminologi khusus dalam sistem persembahan bangsa Israel pada saat itu. Dan, berikutnya, sebagai argumen kedua. Tsumura menyajikan bukti historis dari catatan teks Ugarit kuno yang mencatat bahwa praktik persembahan kurban bangsa Kanaan kuno berupa hewan yang berpasangan. Sipily menyatakan bahwa hipotesis Tsumura ini merupakan sebuah hipotesis yang menarik, namun dia menambahkan bahwa hipotesis ini kurang memiliki bukti yang kuat. 44 Sipily menunjukkan bahwa berdasarkan catatan hukum tentang kurban di Bilangan 28:1Ae 30:1 memang tercatat ada persembahan kurban yang harus dibawa Namun, dari jenis kurban yang berpasangan ini, tidak ada satu pun yang sebetulnya bisa dihubungkan dengan jenis persembahan yang dibawa Elkana pada catatan 1 Samuel. 45 Lebih Untuk detail argumen Tsumura ini, baca David Toshio Tsumura. The First Book of Samuel. New International Commentary on the Old Testament (Grand Rapids: Eerdmans, 2. , 113-4. Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 78. Meskipun benar bahwa binatang yang dibawa sebagai persembahan dalam Bilangan 28:1-15 dan Bilangan 28:16Ae30:1 berpasangan, namun Sipily menyatakan bahwa cukup sulit untuk melihat bahwa persembahan yang dicatat di dalam kisah 1 Samuel merupakan salah satu dari jenis kurban tersebut. Kurban harian yang disebutkan dalam Bilangan 28:1Ae8 disebut 'isyeh (A)aiA, bukan zevakh (A)ncA. Selain itu, dua hewan kurban tersebut tidak dipersembahkan secara bersamaan, melainkan masing-masing pada pagi dan sore hari. Sebaliknya, kurban untuk hari Sabat dalam Bilangan 28:9Ae10 Jurnal Amanat Agung lanjut. Sipily memaparkan bukti catatan Alkitab yang justru lebih banyak menerjemahkan A aoyAsebagai bentuk dual ini secara kiasan. Sipily menemukan bahwa dari 410 kata A aAyang muncul, hanya 42 kata yang muncul dalam bentuk dual AaoyA, yaitu 20 kata memiliki makna sujud sebagai wujud penghormatan, 14 kata yang dimaknai sebagai AupanjangnyaAy kesabaran, dan 8 kata yang lain memiliki makna yang berkaitan dengan hidung, lubang hidung dan nafas kehidupan . 46 Driver juga menyatakan keberatannya atas pembacaan kata A aoyAsebagai bentuk dual dari a. 47 Driver berpendapat bahwa pemaknaan A a coyAsebagai bentuk ganda dari kata dasar A aAsecara leksikal tidak menyalahi aturan, hanya saja hal ini bukan suatu yang wajar dan tidak ada contoh lain yang persis sama dengan ini. Ketidakmungkinan ini karena kata A aoyAini tidak bisa menjadi bentuk genetif setelah kata Ai aA. Kata ini hanya bisa disebut 'olah (A)uiA, yang menunjukkan bahwa hewan-hewan tersebut dibakar habis dan tidak dikonsumsi. Hal yang sama berlaku untuk kurban pada awal bulan (Bil. 28:11Ae. , di mana hewan kurban juga dibakar habis. Kurban pada awal bulan berbeda dari dua jenis sebelumnya karena jumlah hewan yang dipersembahkan tidak dua, melainkan sepuluh ekor. Kurban-kurban pada hari raya bahkan melibatkan lebih dari sepasang hewan, dan disebut dengan istilah 'isyeh atau 'olah. Keseluruhan informasi ini menunjukkan bahwa keluarga Elkana tidak mengikuti ketentuan kurban sebagaimana yang tercantum dalam Bilangan 28Ae29, melainkan melaksanakan jenis kurban yang berbeda. Dengan demikian, hukum-hukum dalam Kitab Bilangan tidak memberikan penjelasan memadai terhadap 1 Samuel 1:5. Pandangan Tsumura dalam hal ini, meskipun menarik, tetap harus diperlakukan sebagai sebuah hipotesis yang belum Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 78. Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 79. Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 7. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? menjadi bentuk akusatif yang menunjukkan atau menjelaskan besaran atau kondisi dari A( i aAsatu bagia. Pilihan menerjemahkan secara literal kata A aoyAsebagai bentuk ganda juga ditemukan dalam terjemahan Peshita. Penyalin Peshita memilih untuk membaca kata A aoyAsebagai AudoubleAy. Menurut Sepily, pilihan pembacaan ini karena Peshita memahami pembacaan teks Ibrani A aoyAini sebagai bentuk dual dari kata dasar a. 49 Pilihan Peshita untuk menerjemahkan sebagai AudoubleAy merupakan sebuah pilihan yang diambil di tengah kebingungan untuk menentukan pembacaan teks ini. Fakta ini tercatat dalam catatan addendum 1 dalam Antioch Bible: The Syriac Peshitta Bible with English Translation. 50 Addendum adalah sebuah catatan penjelas yang ditambahkan dalam Antioch Bible terhadap teks-teks yang Peshita membingungkan . dalam teks MT. Dan, khusus untuk addendum 1 adalah kelompok catatan dengan kategori teks yang AuSecondly, the construction, even if on lexical grounds this rendering were defensible, would be unexampled. A aoyAevidently cannot be a genitive after A i aA: Ew. A 287b . ited by Kei. combines together cases of apposition and of the accusative of limitation. but the disparity of idea . ne portion and two person. shews that A aoyAcannot be in apposition with Ai aA : it might be an accusative defining the amount or measure of the Ai aA (Tenses. App. A . : but how unnaturally expressed! Aoone . ) portion,Ao immediately defined as a portion suitable for two persons, i. as a double portion, as in fact not one portion at all, but two!Ay Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 7. Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 77. George A. Kiraz dan Andreas Juckel . The Antioch Bile: The Syriac Peshitta Bible with English Translation (New Jersey: Gorgias Press, 2. Jurnal Amanat Agung dianggap mengalami kesalahan penerjemahan . Dalam, addendum 1, tiga kata Aa oia auaA, diterjemahkan sebagai a double portion. Namun, pilihan terjemahan ini diikuti dengan penjelasan bahwa pembacaan ini dipilih karena kata AaoyA A yi aAdi dalam MT tidak memiliki terjemahan yang memuaskan. Kemungkinan AaoyA menerjemahkan sebagai kiasan. Vulgata membaca teks A aoyAsebagai bentuk dual akusatif. Kata yang dipakai adalah tristis yang merupakan kata sifat . untuk menjelaskan kata benda Ausatu bagianAy (A)i aA. Kata ini secara literal memiliki makna kesedihan, sehingga di dalam konteks kalimat teks 1:5 ini menunjukkan ekspresi pemberian Elkana kepada Hana. Namun, pilihan kata AukesedihanAy ini cukup sulit diterima, karena kata A c a noyAmuncul di Daniel 11:20 diterjemahkan sebagai kemarahan. 53 Namun. Sipily berargumen AuAoMistranslationAo is used rather freely as a category, and includes examples where MT may have been ambiguous. We have sought to explain PAos readings, though we have not been able to in every case. In some places P may have been influenced by the LXX, although polygenesis in those cases is always Ay Kiraz dan Juckel . The Antioch Bile. XXVII. AuMT A yi a aoyAof which there is no altogether acceptable The implication of the Hebrew must be that Hannah received more than her strict entitlement, and P expresses this. Ay Kiraz dan Juckel . The Antioch Bile. XXVi. AuSo, for instance, the Vulgate . , several mediaeval authorities . the AoGreatAo Bible of 1539: Aoa portion with an heavy cheerA. , and amongst moderns. By. Th. But for this sense of A a coyAthere is no support in the known usage of the language: A ca noyAoccurs with the meaning Aoin angerAo in Dan. 11, 20. but that would be unsuitable here, and the expressions A( ui ooAGen. 4, . and A( oi ua ioi ui iAbelow. are not sufficient to justify the sense of a Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? bahwa ketika teks ini tetap diterjemahkan sebagai amarah justru bisa lebih memberikan makna interpretasi teks yang lebih baik, khususnya ketika dihubungkan dengan kalimat terakhir dari ayat 5. Ausebab TUHAN telah menutup kandungannya. Ay Bagi Sipily, ekspresi kemarahan ini adalah ekspresi yang Elkana tujukan kepada Tuhan dan bukan kepada Hana. 54 Argumen Sipily ini merupakan sebuah alternatif penerjemahan atas arti kata A aoyAdalam hubungannya dengan keseluruhan kalimat 1 Sam. 1:5 ini. Namun, menurut Penulis, pilihan penerjemahan Audengan kemarahanAy untuk kata AaoyA, apalagi ditujukan oleh Elkana kepada Tuhan, masih perlu dilakukan sebuah studi teks dan historis yang lebih mendalam. Penyalin Targum juga memiliki pilihan yang serupa dengan penyalin Vulgata dalam pembacaan teks AaoyA. Targum memilih untuk membaca teks A aoyAdalam bentuk kata sifat . Targum memilih untuk membaca teks ini sebagai A cA oAyang memiliki arti literal adalah pilihan . hoosen, approved, elec. Alasan Targum memilih untuk membaca A aoyAsebagai pilihan, cukup sulit untuk dejected countenance being assigned to AaoyA. Ay Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 7. Menurut Sipily, teks tersebut sebaiknya dibaca lebih mendalam. Bukan semata-mata karena Elkana mencintai Hana, melainkan terdapat persoalan lain yang perlu diperhatikan. Hana tidak memiliki anak karena Tuhan telah menutup kandungannya. Jika klausa terakhir dalam bahasa Ibrani ("dan Tuhan telah menutup kandungannya") ditafsirkan sebagai klausa kausal tambahan, maka makna teks menjadi lebih jelas. Dalam hal ini. Elkana memberikan bagian kepada Hana dengan perasaan marah, sebab meskipun ia mencintai Hana, ia menyalahkan Tuhan atas ketidakmampuannya untuk memiliki anak. Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 80. Jurnal Amanat Agung Menurut Sipily, pilihan pembacaan dari Targum Jonathan ini berasal dari pembacaan atas A aoyAsebagai wajah, porsi pemberian Elkana disesuaikan dengan AuwajahAy Hana, yaitu sebagai istri yang 55 Namun, menurut analisis Eveline van Staalduine-Sulman, justru pilihan Targum menerjemahkan kata A aoyAsebagai choice bukan berdasarkan etimologis kata Auwajah. Ay Kata ini dipilih oleh penyalin Targum karena kata AusatuAy (A )aAsering diterjemahkan Ausangat Ay56 Penyalin Targum menerjemahkan teks ini berdasarkan sebuah pemahaman adanya kesejajaran antara satu bagian yang diberikan adalah satu bagian pilihan untuk orang yang dikasihi. Namun menurut Driver, pilihan Targum menerjemahkan kata A aoyAsebagai A coAkurang tepat dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bukan Membaca Sebagai A aoyANamun Membaca Sebagai a Kelompok teks yang membaca kata 1:59 sebagai A adalah DSS dan Septuaginta. Pembacaan dari kelompok teks ini tidak membaca kata 1:59 sebagai kata yang menjelaskan satu bagian yang Sipile. AuOn Portions. Nostril and Anger,Ay 77. AuThe word AochoiceAo may have been the result of the Hebrew word a, 'one', which is often interpreted as "very special, dear". The link between Hebrew AaeA, 'one', and love (Hebrew A )aiciAmight also be due to gematria, since both Hebrew words have the same value of 13. TJon did not opt for an etymological rendering by connecting A aoyAwith faces, cf. "before all the people present" in PesR. 43:7. or with AcaoyA, 'in anger' . Dan. Ay Eveline van Staalduine-Sulman. The Targum of Samuel (Leiden: Bril, 2. , 190. Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 8. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? diterima Hana, melainkan membacanya sebagai kata sambung untuk menjelaskan kalimat berikutnya dari teks 1 Samuel 1:5. Septuaginta memilih untuk membaca kata 1:59 sebagai kata keterangan . Sebuah pilihan penerjemahan yang menurut Driver justru merupakan sebuah pilihan yang menghilangkan kesulitan atas teks ini dan sekaligus memberikan makna yang konsisten dan sesuai dengan kaidah tata bahasa. 58 Pilihan pembacaan Septuaginta ini mengacu pada kata A a uoAyang muncul di Bil. 13:28. Kemunculan A a uoAdalam Bil. 13:28 adalah untuk membatasi atau memenuhi syarat dari klausa sebelumnya. Oleh karena itu. Septuaginta secara konsisten mengikuti pola dari frasa A a uoAini dengan menambahkan juga kalimat penjelas yang menjelaskan klausa sebelum kata A, yaitu sebuah klausa yang menjelaskan alasan mengapa Hana hanya menerima satu bagian saja. DSS sebagai bukti teks Ibrani juga memilih untuk membaca teks 1:59 sebagai a. Andrew Fincke dalam studinya, untuk 4QSama Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 8. "A a uoArestricts or qualifies the preceding clause, precisely as in Nu. 13, 28. AoBut unto Hannah he used to give one portion:Ao this, following the portions of v. 4, might seem to imply that Elqanah felt less affection for her than for Peninnah. To obviate such a misconception, the writer adds: AoHowbeit he loved Hannah. but Yahweh had shut up her womb,Ao the last clause assigning the reason why Hannah received but one portion. Ay Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 8. Jurnal Amanat Agung menunjukkan hasil kerjanya berupa catatan tulisan tangan bahwa bacaan DSS atas teks 1:59 adalah a. Gambar 1. Tulisan Tangan Rekonstruksi 4QSama Kolom 1 . Sam. 1:1-. Lihat gambar 1. Fincke. The Samuel Scroll from Qumran, 283. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? Pembacaan teks Septuaginta dan DSS sebagai A aAini membawa pada satu permasalahan teks berikutnya, yaitu menentukan apakah frasa 1:55-8 adalah sebuah penambahan atau sebuah pengurangan. Kalimat 1 Samuel 1:5 dengan pembacaan kata 1:59, tanpa memasukkan kata 1:55-8 menjadi demikian: AuBut, to Hannah, he gave one portion, nevertheless Elkanah loved Hannah, because the LORD had closed her womb. Ay Henry P. Smith mengatakan bahwa kalimat ini janggal, sebab para pembaca tidak mendapat informasi tentang hal apa yang dipertentangkan sebelum kata AuneverthelessAy ini. 62 Stanley D. Walters juga menyatakan pendapatnya bahwa kata A a uoAbukanlah sebuah kata yang bisa diterima . ot securely establishe. , sebab dengan menerima kata ini, perlu menambahkan sebuah klausa untuk memperjelas kalimat ini. Penambahan ini tidak mungkin berasal dari teks MT, karena Walters meyakini bahwa teks sumber dari LXX adalah MT. 63 Sehingga, dengan demikian. Walters berpendapat bahwa klausa 1:55-8 merupakan tindakan penambahan dari penyalin LXX. AuIt is awkward, however, to say: Nevertheless he loved Hannah and Yahweh had shut her womb. We expect the author either to say only one portion in contrast to Penninah, or else to say that he distinguished her in some way as: he gave her a portion before themA. There is reason to suppose, therefore, that the corruption is incurable in the present state of our knowledge: E AAUEOA. Ay Smith. Samuel I and II, 8. Walters. AuHannah and Anna: The Greek and Hebrew Texts of 1 Samuel 1,Ay 390. AuDalam hal klausa 1:55-8 ini. Driver sependapat dengan Walters, bahwa klausa ini merupakan penambahan dari penyalin LXX. Driver menyatakan demikian: Authe words because she had no child, however, though found in LXX, formed probably no part of the text used by the translators, but Jurnal Amanat Agung Hasil studi Fincke dalam merekonstruksi 4QSama menjadi sebuah argumen yang menjadi bukti pembuktian bahwa LXX tidak 1:55-8 menunjukkan sebuah bukti atas argumen Walters bahwa tidak ada sumber teks lain yang mencatat klausa ini. 65 Hasil rekonstruksi Fincke menunjukkan dengan jelas bahwa klausa A uoa ao ui oueoyAtercatat dalam gulungan teks Laut Mati. Hasil rekonstruksi ini bisa dipercaya karena metode rekonstruksi yang digunakan oleh Fincke dalam menyusun ulang teks-teks yang hilang dari gulungan 4QSama ini melalui cara mengukur setiap baris teks, proporsi setiap huruf, jarak antar baris. Setiap bagian teks yang hilang bisa segera dipastikan jumlah huruf yang terhilang berdasarkan panjangnya baris yang terhilang dibandingkan dengan proporsi besarnya tiap huruf. were added by them as an explanatory comment. Ay Driver. Notes on The Hebrew Text and Topography of the Books of Samuel, 8. AuThe emendation to Aoepes favored by many commentators is derived from the LXX plen hoti. but the LXX has an extra clause . , and for the LXX to have been the source of M's reading, one must posit the absence of that line from the Vorlage- something for which no MS provides evidence. Ay Walters. AuHannah and Anna: The Greek and Hebrew Texts of 1 Samuel 1,Ay 390. AuThe restoration of cols. I-i was a two-pronged endeavor involving careful measurement of line differentials, a task hampered by breaks and damage to the scroll, but aided by the guidelines . till visible at the bottom of i and the middle of i-IV) from which the scribe hung his letters, and trial and error reconstructing to achieve the most plausible solution for the space available under the assumption that the columns were of equal length. The solution came surprisingly fast, and the line allocation is summarized in the following table, whose key is as follows: A number underlined is a measurement from guideline to guideline. a number in italics is a measurement from the top of one line of writing to the top of the next. the remaining measurements - in small font - are estimated. When two intervals are measured together, the result is given at the spot for the first, and the spot for the second is left blank Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? Kesimpulan Berdasarkan studi kritik teks yang penulis sudah lakukan, maka penulis menyimpulkan bahwa penulis mula-mula bermaksud menuliskan kata A aAdan frasa Aubecause she had no childAy pada teks 1 Samuel 1:5 seperti demikian: AuBut, to Hannah, he gave one portion, because she had no child . rasa 1:55 Ae 1:. , nevertheless (A)aA Elkanah loved Hannah more than the other, because the LORD had closed her womb. Ay Teks ini menunjukkan alasan mengapa Elkana memberikan hanya satu bagian kepada Hana, yaitu karena Hana tidak mempunyai anak . ecause she had no chil. Kalimat ini juga memberikan situasi dan kondisi yang dialami Elkana ketika memberi kepada Hana, bahwa: walaupun dia mengasihi Hana, tetapi dia tidak bisa memberikan lebih, karena Tuhan menutup rahim Hana . owever he loved Anna more than the other, but the LORD had closed her Teks ini juga menunjukkan pergumulan Elkana dalam memberi, yaitu antara kasih kepada Hana atau taat kepada Allah, sebab ada hukum dalam Ulangan 21:15-17 yang membatasi Elkana bersikap pilih kasih kepada Hana. Hukum dalam Ulangan 21:15-17 merupakan sebuah hukum yang memerintahkan atau membatasi sikap seorang ayah yang pilih kasih terhadap anak. beneath it. At 1,21-23 the measurement was achieved from a guideline to the top of writing two lines below. Ay Fincke. The Samuel Scroll from Qumran, 270. AuThe law recorded in Deuteronomy 21:15-17 deals with a situation wherein a man has two wives, one of whom he loves and the other of whom he dislikes, and a son by each wife. Furthermore, the son of the unloved wife is the firstborn of the two sons. The injunction is that the father shall not show partiality to the second son, but, on the contrary. Aohe shall acknowledge the first- Jurnal Amanat Agung Berdasarkan analisis aspek internal teks atas perbedaan teks 1:59 dan klausa 1:55-8, penulis menyimpulkan bahwa perbedaan teks dan klausa ini terjadi karena adanya perubahan teks yang tidak disengaja oleh para penyalin teks. 68 Perubahan teks yang tidak disengaja . nintentional textual alteratio. yang pertama adalah kesalahan menyalin huruf Ibrani yang memiliki bentuk yang hampir 69 Hal ini terjadi pada teks 1:59, yaitu antara huruf A( yAme. dan A( Asamek. Dalam teks Ibrani awal tanpa vokalisasi, maka kedua huruf ini mudah sekali tertukar di dalam pembacaan, karena kedua huruf ini mirip, apalagi jika di dalam bentuk tulisan tangan. 70 Dalam analisis perbandingan teks DSS dengan teks MT. Fincke juga born, the son of the disliked, by giving him a double portion of all that he has, for he is the first issue of his strength. the right of the first-born is hisAo (Deut. 21:17. RSV). Ay Paul Watson. AuA Note on the AoDouble PortionAo of Deuteronomy 21:17 and II Kings 2:9,Ay Restoration Quarterly . : 70. AuUnintentional textual alterations did not arise because of a scribeAos conscious decision to change the text, but rather because of the human limitations of the scribe and the scribal process. Ay Ellis R. Brotzman dan Eric J. Tully. Old Testament Textual Criticism: A Practical Introduction, (Grand Rapids: Baker Academic, 2. , 124. AuOne of the main sources of textual change that is directly related to the letter or word being copied is the close similarity between certain pairs of Hebrew letters. Ay Brotzman dan Tully. Old Testament Textual Criticism, 125. Brotzman dan Tully memberikan catatan tentang banyaknya kemungkinan kesalahan penyalinan yang terjadi karena dipengaruhi oleh faktor-faktor ketidaksengajaan: AuScribes were undoubtedly often tired when they came to the end of their dayAos activities. This tiredness, coupled with adverse working conditions . oor lighting, interruptions, etc. ), would have made error-free copying a virtual impossibility. The characteristics of the texts that they copied fromAisuch as carelessly drawn letters or crowdingAi would only have compounded the difficulties of their task. Ay Brotzman dan Tully. Old Testament Textual Criticism, 124-5. Satu Bagian atau Dua Bagian atau Bukan Keduanya? memberikan penjelasan terkait permasalahan kata A aoyAkarena kesalahan membaca huruf A Adan AyA. Perubahan teks yang tidak disengaja . nintentional textual alteratio. yang kedua adalah homoioteleuton. Arti kata ini secara harafiah adalah Auakhir yang serupaAy, digunakan untuk kesalahan penyalinan karena seorang penulis teks yang secara tidak sengaja melewatkan bagian teks tertentu karena ada kata akhir yang sama dengan satu kata awal di kalimat berikutnya di dalam satu baris, sehingga ada beberapa kata yang terlewat dicatat di antara kedua kata yang tersebut. 72 Kasus homoioteleuton inilah yang terjadi pada klausa 1:55-8. Hilangnya klausa A uoa ao ui oueoyAterjadi karena penyalin MT terlewat membaca satu kata A uoAdari rangkaian kalimat 1 Samuel 1:5. Daftar Pustaka