P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Pengaruh Indeks Harga Saham Global terhadap Indeks Harga Saham Indonesia Studi Kasus Sebelum dan Selama Periode Covid- 19 Ricky Martin Simanullang1. Roy sembel2. Posma Sariguna Johnson Kennedy3. Rutman Lumbantoruan4. Suzanna Josephine Tobing5 1,2,3,4,5 Universitas Kristen Indonesia. E-mail: rickymartinmanullang@gmail. sembel@gmail. com, posmahutasoit,@gmail. toruan@uki. id, suzannajosephine@gmail. ABSTRAK This study was conducted to examine the effect of the five largest stock price indices in the world on the Indonesian Composite Stock Price Index in the time series before the COVID-19 pandemic and during the COVID-19 pandemic, taken from January 1, 2015 June 30, 2022. This study uses the stepwise regression method. The results in this study indicate that in the period before the COVID-19 pandemic the variables that affected the IHSG were the New York Stock Exchange and Euronext N. V, each of which had a positive effect, while during the COVID-19 pandemic the variables that affected the IHSG were New York Stocks. Exchange. Nasdaq Stock Market. Shanghai Stock Exchange, and Euronext N. V with the results of the New York Stock Exchange and Shanghai Stock Exchange having a positive effect. Nasdaq Stock Market and Euronext N. V having a negative effect. Keywords: Stock price index. IHSG. Before the pandemic. During a pandemic PENDAHULUAN Pada 9 maret 2020. World Health Organization (WHO) secara resmi menetapkan wabah Coronavirus Disease 19 (Covid-. sebagai pandemi atau penyakit dengan tingkat penyebaran yang sangat tinggi, pada awalnya kasus ini muncul dari Kota Wuhan. China pada akhir Desember 2019, yang kemudian menyebar dengan cepat dari satu manusia ke manusia lainnya hingga mencapai satu negara ke negara lainnya termasuk indonesia . (Fadly, 2. Tabel 1 Sebaran Total kasus Covid Lokasi Total kasus Meninggal Seluruh Seluruh Sumber : (Our World in Data 20 Agustus 2. Hal ini tentu sangat berdampak pada kondisi financial masyarakat secara umum, dengan kasus yang berbeda-beda, mulai dari pemotongan upah kerja hingga adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sehingga memaksa mereka untuk JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA mencari mata pencaharian yang baru demi kelangsungan hidup. Sebab Adanya penyebaran virus corona (Covid-. ini tidak hanya memberikan ancaman terhadap kesehatan saja, tetapi juga pada pertumbuhan perekonomian di suatu Keadaan ini dapat tercermin dengan jelas melalui keadaan IHSG (Indeks Harga Saham Gabunga. yang mengalami penurunan sangat drastis saat awal pandemic ini menyerang dan puncaknya pada 20 Maret 2020. Gambar 1. 2 IHSG 2021 Sumber : IDX Indeks harga saham Gabungan (IHSG) turun begitu drastic bahkan sampai di titik terendahnya dalam 5 tahun terakhir. Pergerakan IHSG sempat mengalami titik terendah pada 20 Maret 2020, dengan nilai 3. 937,63 yang kemudian perlahan meningkat hingga akhir Agustus 2020, yang mencapai 149,63. Bursa saham Indonesia mengalami pembekuan perdagangan sementara pada 12 Maret 2020. Pembekuan disebabkan oleh penurunan IHSG yang mencapai 5,01 persen. (Handoyo,2. Pasar Modal memang memiliki peranan yang sangat penting, sebab sering ditafsirkan sebagai salah satu lembaga keuangan yang diperlukan dalam perekonomian. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk memprediksi dan menentukan kondisi perekonomian (Bissoon et al. , 2. JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 Pasar modal memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian suatu memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal adalah tempat dimana bertemunya antara pihak yang memiliki kelebihan dana . dengan pihak yang membutuhkan dana . dengan cara memperjualbelikan sekuritas (Chandra 2. Hadirnya pasar modal memiliki peranan penting bagi para investor, baik investor individu maupun badan usaha. Mereka dapat menyalurkan kelebihan dana yang dimilikinya untuk diinvestasikan, sehingga para pengusaha dapat memperoleh dana tambahan modal untuk memperluas jaringan usahanya dari para investor yang berada di pasar modal (Yuliana, 2010: . Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah salah satu indikator utama yang mencerminkan kinerja pasar modal apakah sedang mengalami peningkatan . ataukah sedang mengalami penurunan . Bila kondisi ekonomi suatu negara baik, maka Indeks Harga Saham Gabungan tentunya juga meningkat, tetapi jika kondisi ekonomi suatu negara dalam keadaan turun, maka akan berpengaruh juga terhadap Indeks, pada perspektif yang lebih luas IHSG akan mencatat pergerakan harga saham dari semua sekuritas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan menjadi perhatian bagi semua investor di Bursa Efek Indonesia, sebab pergerakan dari IHSG dapat menjadi acuan yang mempengaruhi sikap para investor dalam keputusan investasinya akan membeli, menahan atau menjual Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia tidak dapat dilepaskan dengan pergerakan indeks saham global lainya. Negara perekonomian yang kuat begitu pula https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA terjadi pada indeks saham yang ada Indeks saham suatu negara Turunnya nilai indeks saham suatu Negara mengindikasikan bahwa kondisi perekonomian negara tersebut Begitu sebaliknya, dengan adanya kenaikan indeks saham suatu negara maka dapat diindikasikan kondisi perekonomian negara tersebut sedang membaik (Danardono 2. Keterkaitan antar bursa yang direpresentasikan oleh hubungan antar indeks harga saham dapat terjadi karena investor menjadikan pergerakan indeks harga saham di bursa lain sebagai salah satu informasi dalam proses pengambilan keputusan investasi (Tamara 2. Penelitian tentang Pengaruh Indeks Harga Saham Global Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Studi Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2011-2014, menyebutkan bahwa pasar modal Indonesia melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan bursa saham global (Tarigan dkk 2. , bahkan BEI sudah terintegrasi dengan beberapa bursa- bursa di negara lain, sehingga masa depan BEI juga ikut ditentukan oleh prospek pasar saham global (Sembel, 1. LANDASAN TEORI 1 Integrasi Pasar Modal Beckers. Gregory, dan Ross . mendefinisikan integrasi dalam tiga pendekatan. Pendekatan pertama, pasar modal dikatakan terintegrasi apabila semua investor memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses semua saham yang diperjualbelikan. Pendekatan dikatakan terintegrasi bila dua saham dengan tingkat resiko dan aliran kas yang diharapkan sama besar diperdagangkan pada harga yang sama pada setiap pasar P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Pendekatan ketiga, pasar modal dikatakan terintegrasi bila indeks harga saham satu negara bergerak bersamasama dengan pergerakan indeks saham negara lainnya . Integrasi pasar modal dengan pasar modal negara lain dapat dilihat dari spillover effect yang terjadi ketika ada shocks yang melanda satu pasar dan berdampak pada pasar lainnya (Lestari: 2. Integrasi pasar modal dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya yaitu kemajuan teknologi dan batas kepemilikan saham bagi investor asing. standar akuntansi. perbedaan biaya transaksi yang ditanggung investor asing dan domestik. pengendalian arus modal dan devisa oleh pemerintah. 2 Kointegrasi Pasar Modal Fenomena umumnya ditandai dengan meningkatnya meningkatkan indikasi investasi asing, kemajuan teknologi dan faktor lainnya. Dengan Deregulasi pasar dan liberalisasi, komunikasi, inovasi dalam produk keuangan dan layanan merupakan beberapa dampak kointegrasi antar negara di dunia (Banner dan Kroner Contagion diidentifikasi sebagai proses umum dari transmisi shocks . antar negara. Definisi ini berlaku dalam dua kondisi yaitu pada periode stabil maupun krisis dan tidak hanya berhubungan dengan dampak negatif suatu efek tetapi juga dengan dampak positif dari pergerakan negara Terdapat dua penyebab terjadinya contagion, yaitu fundamental causes dan investor behavior (Dornbusch et al 2. Fundamental Causes. Contagion yang bersumber dari fundamental dapat terjadi disebabkan 3 hal, yaitu common shocks, trade links & JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA competitive devaluations, financial Common Shock merupakan identifikasi berbagai shock global yang dapat memicu penyesuaian pasar Penyebab global yang umum, seperti pergeseran ekonomi besar di negaranegara industri dan perubahan harga komoditas, dapat memicu krisis pasar negara berkembang (Hjalmarsson dan Osterholm, 2. Trade links & competitive devaluations merupakan local shock yang dapat mempengaruhi fundamental ekonomi negara-negara lain melalui jalur perdagangan dan devaluasi mata uang. Setiap mitra dagang utama akan mengalami krisis depresiasi mata uang, penurunan harga aset dan arus modal keluar yang besar dan spekulatif. Financial Link merupakan Integrasi ekonomi suatu negara secara individu ke dalam pasar dunia biasanya melibatkan hubungan perdagangan dan keuangan. Investor Behavior. Contagion juga dapat didasari oleh perilaku dari para Semakin erat tingkat negara maka akan semakin besar efek dari contagion dari satu negara terhadap negara lain. Sedangkan negara yang terkointegrasi tidak akan merespon shock apabila terjadi contagion diantara negara-negara yang terintegrasi tersebut. 3 Teori Efisiensi Pasar (Efficient Market Theor. Teori ini membahas mengenai hubungan antara harga atau nilai suatu sekuritas dan informasi yang efisien berkaitan dengan apakah informasi yang diperoleh dapat mempengaruhi fluktuasi atau perubahan harga saham (Hanafi. Kondisi pasar dikatakan efisien apabila pasar bereaksi secara cepat dan akurat berdasarkan informasi yang keseimbangan yang baru. Penyesuaian JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 harga yang cepat terhadap informasi baru berdampak pada tingkat pengembalian yang diharapkan dan memungkinkan investor untuk mengubah strategi investasi mereka dan mengalokasikan dana secara efisien. Teori pasar efisien yang dikemukakan oleh Prasetyo . , menyatakan bahwa harga saham suatu informasi yang tersedia, seperti informasi . nternal informatio. maupun fundamental. Teori pasar efisien merupakan teori keuangan modern yang menganggap harga sekuritas saat ini mencerminkan semua informasi relevan yang tersedia di pasar dilakukan (Octavianus, 2. Teori efisiensi pasar menjelaskan suatu fenomena harga saham akan terus bergerak naik dan turun dengan cepat, menyesuaikan dengan informasi baru yang tersedia dan nilai fundamental aset Ketika investor menerima informasi yang mereka yakini dapat mempengaruhi nilai suatu saham, maka investor merespons dengan melakukan transaksi saham di perusahaan tersebut. METODOLOGI 1 Jenis penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian explonatory research. Metode penelitian explonatory research adalah suatu metode penelitian yang berusaha untuk mencari kejelasan hubungan antara variabel dependen dan independen dalam memperoleh bukti empiris serta menguji hipotesis yang diajukan mengenai independent terhadap IHSG sebagai variable dependent. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data time series sebelum dan selama masa covid-19 ( 2015-2. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA 2 Populasi Dalam penelitian ini penulis akan melakukan penelitian pada Lima Index saham terbesar didunia didunia terhadap (COMPOSITE) indonesia sebelum dan selama masa covid-19,Indeks Harga Saham Gabungan selama periode penelitian, yaitu sejak bulan Januari 2018 Juni 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini dibatasi pada data . onthly closingstock price inde. , sehingga jumlah seluruh elemen populasi yang diteliti adalah 360 data, yang terdiri atas 36 data observasi untuk masing-masing indeks harga saham yang diteliti yang antara lain: New York Stock Exchange (NYSE). Nasdaq Stock Market (NASDAQ),Shanghai Stock Exchange (SSE),EURONEXT ,Japan Exchange Group (JPX) dan Index harga saham gabungan Indonesia (IHSG) 3 Jenis Data Penelitian Penelitian ini menggunakan data yang bersifat sekunder, menurut Istijanto . , data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain . ukan oleh periset sendir. untuk tujuan lain. Data sekunder adalah data yang didapat dan disimpan oleh orang lain yang biasanya merupakan data masa lalu . Data digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pemilihan Lima Index saham terbesar Data harga penutupan saham bulanan . onthly closingstock price inde. dari 5 Indeks variable x dan 1 Varibale Y . elama periode 2018-2022, diperoleh dari website . ttps://finance. Gambar 3. 1 Alur penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisis Data Analisis Deskriptif Analisis digunakan untuk mengetahui karakter sampel dalam penelitian ini seperti jumlah sampel yang diteliti nilai ratarata, penyebaran data penelitian. Dalam independent variable yaitu New York Stock Exchange (NYSE). Nasdaq Stock Market (NASDAQ),Shanghai Stock Exchange (SSE),EURONEXT N. V , danJapan Exchange Group (JPX) dengan menggunakan 1 dependent variable yaitu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hasil analisis statistik deskriptif variabel penelitian dapat dilihat pada tabel dibawah ini (Tabel 4. 1 dan Tabel 4. Tabel 4. Descriptive Statistics Sebelum pandemic covid Sumber : Diolah Pribadi (Eviewes . JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Keterangan : X1 : New York Stock Exchange (NYSE) X2 : Nasdaq Stock Market (NASDAQ) X3 : Shanghai Stock Exchange (SSE) agar bersifat normal. Didapati hasil bahwa hasil 0,5431 >0,05 Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel yang diteliti memiliki distribusi data yang bersifat normal. X4 : Euronext N. X5 :Japan Exchange Group (JPX) Y:Indeks (IHSG) Harga Saham Gabungan Tabel 4. Descriptive Statistics Selama pandemic covid Sumber : Diolah Pribadi (Eviewes . 2 Uji Asumsi Klasik Uji Uji normalitas bertujuan untuk menguji kenormalan distribusi data. Gambar 4. 2 Uji Normalitas Selama Sumber : Diolah Pribadi (Eviewes . Berdasarkan Tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai probability adalah 0,760 , nilai harus lebih besar dari 0,05 agar bersifat normal. Didapati hasil bahwa hasil 0,760 >0,05 Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel yang diteliti memiliki distribusi data yang bersifat normal. Uji Multikolinearitas Tabel 4. 3 Multikolinearitas sebelum Pandemic Uji Normalitas Sumber : Diolah Pribadi (Eviewes . Gambar 4. 1 Uji Normalitas sebelum Sumber : Diolah Pribadi (Eviewes . Berdasarkan Tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai probability adalah 0,543, nilai harus lebih besar dari 0,05 JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 Berdasarkan hasil uji multikolinieritas di atastampak bahwa seluruh variabel independen yang diteliti memiliki nilai tolerance > 0,1 dan VIF < 10. Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua variable terbebas dari uji multikolinieritas. Tabel 4. 4 Multikolinearitas selama Pandemic P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Tabel 4. 7 Uji Autokorelasi sebelum Sumber : Diolah Pribadi (Eviewes . Berdasarkan hasil uji multikolinieritas di atas tampak bahwa seluruh variabel independen yang diteliti memiliki nilai tolerance > 0,1 dan VIF < 10. Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua variable terbebas dari uji multikolinieritas. Uji Heteroskedastisitas Tabel 4. 5 Uji heteroskedastisitas sebelum Sumber : Diolah Pribadi (Eviews . Uji autokorelasi dapat dilihat dari nilai Durbin Watson (DW). Jika nilai Durbin Watson terletak di daerah dU sampai 4dU dapat diartikan bahwa model regresi tidak mengandung autokorelasi. Tabel. Uji Autokorelasi Sumber : Diolah Pribadi (Eviews . Uji autokorelasi dapat dilihat dari nilai Durbin Watson (DW). Jika nilai Durbin Watson terletak di daerah dU sampai 4dU dapat diartikan bahwa model regresi tidak mengandung autokorelasi. Uji T Uji T selama pandemic Sumber : Diolah Pribadi (Eviews . Dalam heteroskedastisitas, nilai prob chisquare > 0,05 maka hasilnya akan terbebas dari heteroskedastisitas, pada pro chi-square table sebelum pandemic didapati hasil bahwa pro chi-squarenya 0262 < 0. 05 maka tidak terbebas dari uji heteroskedastisitas Tabel 4. 6 Uji heteroskedastisitas selama Sumber : Diolah Pribadi (Eviews . Dalam heteroskedastisitas, nilai prob chisquare > 0,05 maka hasilnya akan terbebas dari heteroskedastisitas, pada pro chi-square table sebelum pandemic didapati hasil bahwa pro chi-squarenya 5236 < 0. 05 maka terbebas dari uji Uji Autokorelasi Sumber : Diolah Pribadi . T table : 1,97838 T hitung > t table dan prob < 0,05 Dari pernyataan diatas didapatkan hasil bahwa X1 memiliki t hitung > t table ( 2,268 >1,. atau jika ditafsirkan maka x1 berpengaruh signifikan terhadap y, dan karena koefisient positif maka berpengaruh positif. Sedangkan X4 : 4, jika ditafsirkan maka x4 berpengaruh signifikan terhadap y, dan karena koefisient positif maka berpengaruh Uji T selama pandemic Sumber : Diolah Pribadi . T table : 1,97838 JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA T hitung > t table dan prob < 0,05 Dari pernyataan diatas didapatkan hasil bahwa X1 memiliki t hitung > t table . ,721 >1,. atau jika ditafsirkan maka x1 berpengaruh signifikan terhadap y, dan karena koefisient positif maka berpengaruh positif. Sedangkan X2 : 3,949 atau jika ditafsirkan maka x2 berpengaruh negatif terhadap y. X3 : 2,3977 atau jika ditafsirkan maka x3 berpengaruh signifikan terhadap y, dan berpengaruh positif , sedangkan X4: 2,040 atau jika ditafsirkan maka x4 berpengaruh negatif terhadap y. 2 Uji F Uji F sebelum pandemic Sumber : Diolah Pribadi . F table : 2,283931 F hitung > F table dan prob < 0,05 Didapatkan hasil pada F hitung adalah 30,89917 , atau dapat disimpulkan jauh lebih besar dari pada F hitung, sehingga didapatkan hasil secara keseluruhan variable x1, x2, x3, x4 dan x5 memiliki pengaruh secara simultan terhadap Uji F selama pandemic Sumber : Diolah Pribadi . F table : 2,283931 F hitung > F table dan prob < 0,05 Didapatkan hasil pada F hitung adalah 30,89917 , atau dapat disimpulkan jauh lebih besar dari pada F hitung, sehingga didapatkan hasil secara keseluruhan variable x1, x2, x3, x4 dan x5 memiliki pengaruh secara simultan terhadap variable Y. 3 R square Tabel 4. 15 Rsquare selama pandemi JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 Sumber : Diolah Pribadi . Hasil pada R suarquare adalah 24 %, sehingga didapatkan hasil bahwa berpengaruh keseluruhan adalah 24 % . Tabel 4. 16 Rsquare selama pandemi Sumber : Diolah Pribadi . Hasil pada R suarquare adalah 49,7 %, sehingga didapatkan hasil bahwa berpengaruh keseluruhan adalah 49,7% . KESIMPULAN Berdasarkan hasil perhitungan uji secara simultan . ji F), diperoleh hasil bahwa New York Stock Exchange (NYSE). Nasdaq Stock Market (NASDAQ),Shanghai Stock Exchange (SSE),EURONEXT ,Japan Exchange Group (JPX) dan Index harga saham gabungan Indonesia (IHSG) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan sebesar 49,7% ( selama pandemic ) dan 24% ( sebelum pandemi. Sementara itu sisanya dipengaruhi oleh variabelvariabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel-variabel lain perdagangan antar negara, nilai tukar mata uang, situasi dan kondisi sosial, politik, keamanan, dan berbagai isu lainnya yang dapat memberikan sentimen tertentu kepada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan hasil perhitungan uji secara parsial . Kerena terdapat data yang tidak normal maka dilakukan stepwise regression dan didapati hasil sebelum pademic hanya New York stock Exchange dan Europa yang berpengaruh, dengan hasil New York stock Exchange dan Europa berpengaruh positif terhadap IHSG. Sementara di kondisi selama pandemic New York Stock Exchange (NYSE). Nasdaq Stock Market https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA (NASDAQ). ShanghaiStockExchange (SSE),EURONEXT N. V berpengaruh terhadap IHSG dengan hasil New York Stock Exchange (NYSE) dan Shanghai Stock Exchange (SSE), berpengaruh postifi terhadap ihsg, sedangkan Nasdaq Stock Market (NASDAQ) EURONEXT N. V berpengaruh negative. DAFTAR PUSTAKA