GAYA BAHASA KIASAN DALAM BAHASA IKLAN DI MAJALAH STEADY FASHION Yogie Praswidyo. Syahrial. Program Studi Sastra Jepang. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Bung Hatta Email : yogie_praswidyo@yahoo. Email : syahrial@bunghatta. ABSTRAK Penggunaan gaya bahasa kiasan merupakan hal yang sangat penting dalam mengiklankan suatu Sehingga produk tersebut menarik bagi konsumen. Menurut Keraf . 0: . , gaya bahasa kiasan merupakan penyimpangan yang lebih jauh, khususnya dalam bidang makna. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan atau menjelaskan jabaran macam-macam, serta bentuk penggunaan gaya bahasa kiasan yang ditemukan dalam bahasa iklan di majalah Steady Fashion. Objek penelitian ini adalah gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam iklan di majalah Steady Fashion Edisi April 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, kemudian melalui metode penelitian ini, maka akan menghasilkan data yang berupa deskriptif berupa kata-kata tertulis/ lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dalam bahasa iklan di majalah Steady Fashion Edisi April 2013, terdapat 23 data sebagai berikut: . Gaya Bahasa Kiasan Persamaan atau Simile dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Metafora satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Fabel satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Personifikasi tiga data, . Gaya Bahasa Kiasan Alusi satu data . Gaya Bahasa Kiasan Eponim satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Epitet satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Sinekdoke dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Metonimia dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Antonomasia dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Hipalase satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Ironi satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Satire satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Inuendo dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Antifrasis satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Paronomasia satu data. Kata Kunci : Gaya bahasa Kiasan. Bahasa Iklan. Majalah Steady Fashion PENDAHULUAN Menurut Wijana Rohmadi . Setiap negara mempunyai bahasa yang berbeda dari ciri khas tersendiri terhadap bahasa yang dimiliki. Hal ini menunjukkan bahwa setiap negara memiliki bahasa yang digunakan oleh masyarakat di negara tersebut. Untuk menanggapi sesuatu keinginan atau gagasan, serta ide maka digunakan gaya bahasa sebagai media untuk mencapai tujuan tersebut, salah satu diantaranya adalah gaya yang digunakan dalam bidang periklanan. Dalam perkembangan zaman saat ini. Iklan atau pariwara merupakan sarana media massa sebagai upaya mempromosikan barang maupun jasa yang dapat menguntungkan produsen dalam menjual produknya kepada konsumen. Oleh karena itu, dalam mengiklankan suatu barang atau jasa kita perlu memerhatikan pemakaian bahasa yang mampu menarik keinginan penyimak atau konsumen untuk membeli produk yang diiklankan. Bahasa iklan yang terdapat di dalam slogan inilah yang harus diperhatikan agar dapat diketahui bagaimana suatu bahasa diucapkan, disusun, ditulis, dan dimanfaatkan oleh para penuturnya (Samsuri dalam Syahrial, 2019: . Hal ini dapat ditimbulkan melalui gaya bahasa. Oleh sebab itu, penggunaan gaya bahasa itu sendiri dapat disusun, ditulis dan dimanfaatkan oleh penuturnya untuk merubah cara berfikir serta tindakan calon konsumen akan pesan pada suatu iklan. Periklanan menurut Qwards . di bagi atas: Iklan penawaran, iklan layanan masyarakat, dan iklan Lebih lanjut, (Keraf, 2010: . menyebutkan bahwa terdapat 16 jenis gaya bahasa kiasan yaitu: persamaan atau simile, metafora, fabel, personifikasi, alusi, eponim, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, ironi, satire, inuendo, antifrasis, dan pun atau paronomasia. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, tujuan dari artikel ini adalah akan meneliti gaya bahasa kiasan pada bahasa iklan dalam majalah Steady Fashion Edisi April 2013, dikarenakan pada iklan tersebut adanya penggunaan gaya bahasa yang menjadi peran penting dalam penyampaian pesan produk yang METODE Dalam penelitian ini metode yang digunakan penulis yaitu metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang semata-mata berdasarkan fakta yang ada atau fenomena yang memang secara empiris hidup pada penuturnya (Sudaryanto,1993: . Dengan demikian, data yang dihasilkan berupa gambaran yang tidak mempertimbangkan benar dan salahnya bahasa oleh penuturnya. Dalam penelitan ini penulis mengambil sumber data dari majalah Steady fashion. Iklan yang ada pada majalah Steady Fashion yang terbit tahun 2013. Data yang dipakai pada penelitian ini berupa iklan penawaran pada majalah Steady Fashion yang memiliki bentuk bahasa kiasan di dalam media cetak Teknik pengumpulan data yaitu: Studi kepustakaan adalah teknik dalam pengumpulan data mengenai gaya bahasa dengan menganalisis dan menghimpun dokumenAedokumen baik gambar, dokumen tertulis, maupun elektronik. Menurut Sudaryanto . Kemudian teknik simak dan catat, dalam menggunakan metode simak, terdapat teknik dasar berupa teknik sadap. Pada teknik sadap itu sendiri bahasa tertulis akan peneliti hadapi dengan menggunakan teknik catat, yang terdapat dalam pencatatan beberapa bentuk penggunaan bahasa secara tertulis tersebut (Mahsun, 2012:. Dalam metode analisis data, penulis menganalisis data dengan menggunakan metode agih. Metode agih merupakan metode yang memiliki alat penentu bagian bahasa yang bersangkutan itu sendiri. Sudaryanto . Teknik pilah unsur penentu (PUP), penulis gunakan untuk menemukan data yang ada pada iklan Jepang, selanjutnya diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dan data dikelompokkan berdasarkan gaya bahasa dalam iklan tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari 23 data yang penulis temukan dalam majalah Steady Fashion edisi April 2013, data-data tersebut di antaranya sebagai berikut : . Gaya Bahasa Kiasan Persamaan atau Simile dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Metafora satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Fabel satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Personifikasi tiga data, . Gaya Bahasa Kiasan Alusi satu data . Gaya Bahasa Kiasan Eponim satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Epitet satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Sinekdoke dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Metonimia dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Antonomasia dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Hipalase satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Ironi dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Satire satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Inuendo dua data, . Gaya Bahasa Kiasan Antifrasis satu data, . Gaya Bahasa Kiasan Paronomasia satu data Data Keterangan 1 Data . EEACOAIAiOAUCOCeEAAs Gaya Bahasa CUAAoAAEnsEOEneCCEusC Kiasan Persamaan/ CCeO Simile Puro no youna shiagari wo jikkan dekiru hazu, buuto burakku shuukea Harus bisa merasakan hasil akhir seperti seorang profesional, set perawatan sepatu boot hitam (Iklan Produk Isetan . MSF, 2013: 2 Data . NEaCUAAUCOAAinCECe Gaya Bahasa Kiasan uACao Shizen ni fure nagara, sansaku ya Metafora jouba wo tanoshimemasu Anda dapat menikmati jalan-jalan dan menunggang kuda sambil menyentuh ( Iklan Panorama Hotel. MSF, 2013: 3 Data . EaEEAACCUCCsEOaCEs Gaya Bahasa EOOAEUeOCEAAEOeCCEA Kiasan Personifikasi EaEECECeCsE Hari kan no aru sukaato wa, shooto take no nitto ya, toppusuin de baransu kan wo kiipu Rok elastis menjaga keseimbangan dengan atasan dan rajutan pendek (Iklan Produk Rest Rose. MSF, 2013: Gaya Bahasa Kiasan Persamaan atau Simile Persamaan atau Simile adalah perbandingan yang bersifat menyatakan sesuatu sama dengan hal yang lain secara langsung. Untuk itu ia memerlukan upaya yang secara langsung dengan menunjukkan kesamaan dengan penggunaan kata : seperti, sama, sebagai, bagaikan, laksana, dan sebagainya. Data . EEACOAIAiOAUCOCeEAAsCUAAoAA EnsEOEneCCEusceO Puro no youna shiagari wo jikkan dekiru hazu, buuto burakku shuukea setto Harus bisa merasakan hasil akhir seperti seorang profesional, set perawatan sepatu boot hitam (Iklan Produk Isetan. MSF, 2013: . Pada data . ini terdapat gaya bahasa kiasan persamaan atau simile, terlihat dari kata CO AI A youna yang artinya AosepertiAo, menjelaskan bahwa pengandaian yang ada pada sesuatu hal ke hal yang Hal yang menjadi objek pengandaian adalah i OAUCOCeEAAsCUAAo shiagari o jikkan dekiru hazu yang artinya AoHarus bisa merasakan hasil akhirAo dengan EE Puro yang artinya AoProfesionalAo. Maksud dari iklan ini adalah menonjolkan produk Isetan yang memiliki hasil akhir yang memuaskan sehingga dapat menjadikan seseorang menjadi profesional ketika menggunakan produk tersebut. Data . NEaCUAAUCOAAinCECeuACA AAo Shizen ni fure nagara, sansaku ya jouba wo Anda dapat menikmati jalan-jalan dan menunggang kuda sambil menyentuh alam ( Iklan Panorama Hotel. MSF, 2013: . Pada data . ini terdapat gaya bahasa kiasan Metafora, terlihat dari kalimat NEaCUAAUCO Shizen ni furenagara, yang artinya Aosambil menyentuh alamAo. Hal ini terlihat di Iklan NEaCUAAUCO Shizen ni furenagara, yang artinya Aosambil menyentuh alamAo, mempunyai makna yang sebenarnya adalah sambil melihat alam. Dalam iklan di atas sangat jelas membandingkan dua hal secara langsung. Maksud dari iklan ini mempromosikan sebuah hotel yang mempunyai fasilitas yang bisa dinikmati dan suasana alam yang bagus. Gambar . Gaya Bahasa Kiasan Metafora Gambar . Gaya Bahasa Kiasan Persamaan/ Simile Gaya Bahasa Kiasan Metafora Metafora adalah semacam gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tetapi dalam bentuk singkat dan tidak mempergunakan kata: seperti, bak, bagai, bagaikan dan sebagainya Metafora adalah semacam gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tetapi dalam bentuk singkat dan tidak mempergunakan kata : seperti, bagai, bagaikan dan sebagaiannya. Gaya Bahasa Kiasan Personifikasi Prosopopoeia Personifikasi atau Prosopopoeia Adalah semacam gaya bahasa kiasan yang menggambarkan benda-benda mati yang tidak bernyawa seolah-olah memiliki sifat-sifat kemanusiaan. Data . EaEEAACCUCCsEOaCEsEOOA EUeOCEAAEOeCCEAEaEECECeCsE Hari kan no aru sukaato wa, shooto take no nitto ya, toppusuin de baransu kan wo kiipu Rok elastis menjaga keseimbangan dengan atasan dan rajutan pendek (Iklan Produk Rest Rose. MSF, 2013: . Pada data . terdapat penggunaan gaya bahasa personifikasi atau prosopopoeia, yaitu gaya bahasa kiasan yang menggambarkan benda-benda mati yang tidak bernyawa namun dapat bertindak sebagai Hal ini dapat terlihat jelas dari frasa EaEE AACCUCCsEOA AuHari kan no aru sukaato waAy yang artinya. Aorok elastisAo. Gaya bahasa kiasan personifikasi terlihat pada frasa EaEEAACCUCC sEOA AuHari kan no aru sukaato waAy yang artinya. Aorok elastisAo. Frasa pada iklan ini menimbulkan personifikasi yang seharusnya sifat kemanusiaan hanya dimiliki oleh manusia bukan untuk benda mati Gambar . Gaya Bahasa Kiasan Personifikasi KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kesimpulan, dari 23 data gaya bahasa kiasan yang terdapat pada majalah Steady Fashion Edisi April 2013 yang paling banyak ditemukan adalah gaya bahasa kiasan Personifikasi sebanyak tiga data. Kemudian bahasa iklan pada penelitian ini banyak di temukan bahasa iklan penawaran produk sebanyak 21 data dan iklan penawaran jasa sebanyak 2 data. Saran Penulis berharap agar peneliti selanjutnya yang ingin meneliti gaya bahasa kiasan dapat menemukan lebih banyak lagi data. Sehingga penggunaan gaya bahasa kiasan dalam bahasa Jepang dapat digunakan dan diketahui dengan baik oleh penulis dan pembaca sehingga lebih memahami dalam penggunaan dan tata cara berbahasa yang baik dan benar. DAFTAR PUSTAKA