Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI KARYAWAN PT. BANK SYARIAH MANDIRI Yuni Sulistyowati1. Natasya Putri Pramudita2. Dina Amalia3. Nur Rohmah4. Fina Indriani5. Winis Trilian Hulu6. Sabil7 Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Bina Sarana Informatika 63210474@bsi. Abstract This research was conducted to understand the financial performance of the Employee Cooperative of PT. Bank Syariah Mandiri. The type used in this study was secondary data involving various sources such as collecting data taken from the financial reports of the Employee Cooperative of PT. Bank Syariah Mandiri. This research was a quantitative analysis type with non-statistical research methods. Overall, the financial condition of the cooperative tended to show a decline in health from 2020 to 2021, especially in terms of liquidity and This could be attributed to underoptimized assets, such as cash or receivables not managed and utilized effectively to generate additional income, for example, for investment or to use cash to expand business operations. Based on the analysis of the financial performance of the employee cooperative of PT. Bank Syariah Mandiri from 2020 to 2021, the cooperative should have improved efficiency in the use of current assets to increase liquidity ratios, enhanced profitability through strategies that could increase income, and also maintained healthy debt ratios (DAR and DER) by managing debt more effectively so that the Employee Cooperative of PT. Bank Syariah Mandiri could have improved financial conditions and ensured better operational sustainability in the future. Keywords: Financial Performance. Employee Cooperatives Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja keuangan yang ada pada Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini ialah data sekunder yang melibatkan berbagai sumber seperti mengumpulkan data yang diambil dari data laporan keuangan Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan jenis penelitian non-statistik. Secara keseluruhan, kondisi keuangan koperasi cenderung menunjukkan penurunan kesehatan dari tahun 2020 ke tahun 2021, terutama dalam hal likuiditas dan profitabilitas. Hal ini bisa disebabkan karena aset yang tidak dioptimalkan, seperti kas atau piutang yang tidak dikelola dan digunakan secara efektif untuk menghasilkan pendapatan tambahan, misalnya untuk investasi atau untuk menggunakan kas untuk memperluas operasi bisnis. Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan koperasi karyawan PT. Bank Syariah mandiri tahun 2020 hingga 2021, sebaiknya koperasi dapat memperbaiki efisiensi dalam penggunaan aktiva lancar untuk meningkatkan rasio likuiditas, meningkatkan profitabilitas melalui strategi yang dapat meningkatkan pendapatan, dan juga menjaga rasio hutang ( DAR dan DER ) yang sehat dengan cara mengelola utang secara lebih efektif sehingga Koperasi PT. Bank Syariah Mandiri dapat memperbaiki kondisi keuangan dan memastikan keberlanjutan operasional yang lebih baik di masa mendatang. Kata kunci : Kinerja Keuangan. Koperasi Karyawan Pendahuluan Koperasi berasal dari kata Cooperation, dengan Co memiliki arti bersama dan Operation memiliki arti kerja, sehingga koperasi dapat diartikan sebagai kerja sama. Sedangkan secara terminologi, koperasi merupakan suatu beranggotakan badan hukum atau orang-orang yang bekerja sama dengan penuh kesadaran untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 2. November 2024 atas dasar sukarela secara kekeluargaan. Fungsi dan peran koperasi meliputi: . Mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi masyarakat. Berperan aktif dalam mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat. Memperkokoh perekonomian rakyat. Mengembangkan berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi (Hamidi et al. , 2. Koperasi merupakan salah satu badan usaha yang berbadan hukum Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X dengan usaha yang beranggotakan orangorang yang berorientasi menghasilkan nilai tambah yang dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kesejahteraan anggotanya. Selain itu, koperasi juga sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berorientasi untuk menumbuhkan memperkokoh struktur perekonomian nasional dengan demokrasi ekonomi yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. (Asia et al. , 2. Merujuk kepada UU perkoperasian Koperasi memiliki tujuan yang mengutamakan Sebagaimana terdapat pada Pasal 4 UU Perkoperasian untuk mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat, memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan Koperasi sebagai sokogurunya, berusaha untuk perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi (Meise, 2. Ada beberapa jenis koperasi di Indonesia. Ada koperasi yang dilihat dari segi bidang kerjanya, dan berdasarkan profesi anggotanya. Secara lebih rinci jenis koperasi berdasarkan profesi anggotanya dibedakan menjadi : . koperasi karyawan, . koperasi pegawai, . mahasiswa, . koperasi pedagang pasar, . , koperasi veteran RI, dan . koperasi nelayan (Sucipto, 2. Koperasi karyawan adalah lembaga yang berada di bawah perusahaan yang semua anggota dan staf nya adalah karyawan perusahaan itu sendiri (Riswanto & Laluma. Koperasi karyawan menyediakan beberapa layanan dan juga jasa untuk kebutuhan anggotanya, antara lain layanan simpan pinjam, asuransi kesehatan, program pensiun, dan lain-lain. Koperasi dapat dikatakan sukses apabila dapat menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU) dalam jumlah besar, yang fungsinya yaitu Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 2. November 2024 untuk mengembangkan koperasi dan dibagikan kepada anggotanya sesuai dengan partisipasi anggota masing-masing (Buchari, 2. Sisa hasil usaha biasanya harus dilaporkan kepada pemerintah untuk dikenai pajak, dan juga dilaporkan kepada anggota koperasi agar mengetahui bagian sisa hasil usaha yang akan mereka dapatkan. Jika memiliki kreditor, koperasi juga perlu melaporkannya agar pihak kreditor dapat mengetahui bagaimana koperasi Jadi, koperasi perlu sebuah bahasa bisnis untuk dapat dipahami oleh pihakpihak terkait, bahasa bisnis yang dimaskud yaitu akuntansi. American Accounting Association mendefinisikan AuAkuntansi sebagai proses keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebutAy (Satria & Fatmawati, 2. Sehingga akuntansi diperlukan untuk mendukung pengelolaan keuangan yang efektif dan juga diperlukan transparansi dalam koperasi untuk kepentingan Laporan keuangan adalah sumber-sumber informasi yang paling penting untuk menilai (Samosir et al. , 2. laporan keuangan merupakan hasil akhir dari kegiatan keuangan perusahaan sebagai alat untuk pihakpihak berkepentingan dalam mengambil (Francis Hutabarat, 2. Pada hakikatnya laporan keuangan merupakan suatu daftar finansial yang berkaitan langsung dengan posisi keuangan dan operasi keuangan, berkenaan dengan kondisi keuangan koperasi. Dalam pengukuran posisi keuangan, unsur yang berkaitan langsung adalah aktiva, kewajiban dan ekuitas. Sebaliknya unsur yang keuangan adalah pendapatan dan biaya, yang tercermin dalam laba/rugi bersih koperasi. Analisis pengaplikasian berbagai alat dan teknik analisis pada laporan dan data keuangan dalam rangka untuk memperoleh ukuran dan hubungan yang Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X berarti dan berguna dalam proses pengambilan keputusan Dengan demikian tujuan analisis laporan keuangan adalah mengkonversikan data menjadi informasi (Tolong et al. , 2. Kinerja keuangan merupakan gambaran yang dapat dicapai entitas bisnis selama periode waktu tertentu dengan menghasilkan laba secara efektif melalui aktifitas perusahaan. Untuk mengetahui kemajuannya dapat diukur dengan cara menganalisis data-data keuangan yang ada dalam laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber indikator yang dapat dipakai untuk mengukur Sehingga keuangan dapat diukur dengan menggunakan laporan keuangan. Kinerja keuangan dan informasi mengenali posisi dan perubahan keuangan dapat tercermin dalam laporan keuangan (Rahayu et al. , 2. Kinerja keuangan koperasi ini dapat diketahui dengan cara menganalisis laporan menganalisis neraca dan sisa hasil usahanya. Teknik menggunakan analisis rasio. Analisis rasio sendiri merupakan alat untuk menganalisis menjelaskan berbagai hubungan dan unsurunsur keuangan, yang dapat menunjukkan perubahan kondisi keuangan di masa lalu dan yang akan datang sehingga dapat menunjukkan risiko dan peluang yang ada pada perusahaan (Tyas, 2. Perhitungan analisis rasio keuangan dapat dilakukan untuk memberi penilaian pada kinerja keuangan perusahaan. Laporan tersebut yang nantinya bisa dipakai untuk pengambilan keputusan, menentukan dan juga menetapkan kebijakan perusahaan. Jenis-jenis analisis rasio keuangan yaitu: Rasio Likuiditas. Rasio Solvabilitas. Rasio Profitabilitas (Nurriyah et al. , 2. Ada beberapa rasio analisis keuangan yang umum digunakan untuk menilai kinerja keuangan, yaitu : rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas . Likuiditas ini diperlukan agar dapat mengetahui sejauh mana kemampuan koperasi dapat melunasi hutang atau kewajiban jangka pendeknya. Sama halnya dengan rasio likuiditas, rasio solvabilitas juga diperlukan untuk mengetahi kemampuan koperasi dalam melunasi kewajiban, tetapi kewajiban jangka panjang. Kemudian rasio profitabilitas yaitu kemampuan koperasi dalam Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 2. November 2024 menghasilkan laba selama satu periode tertentu (Cindyros & Safitri, 2. Sama halnya dengan bisnis lainnya, koperasi juga mengalami berbagai masalah dalam kegiatan usahanya. Seperti dalam Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri pada tahun 2021 yang mengalami penurunan pada pendapatan usaha dan juga laba usahanya, namun mengalami kenaikan pada utang usahanya. Pada tahun 2020 koperasi menghasilkan pendapatan usaha sebesar Rp 891, namun pada tahun 2021 menurun menjadi sebesar Rp 14. dan hutang usaha yang meningkat dari 2020 yang hanya sebesar Rp 271. 042 menejadi Rp 301. Oleh karena itu Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri perlu keuangannya agar dapat menemukan solusi yang tepat dalam menghadapi masalah tersebut dengan cara melakukan penilaian terhadap kinerja keuangan. Analisis kinerja keuangan ini sangat penting terutama bagi pihak manajer maupun pemimpin koperasi, karena dapat memberikan gambaran tentang hasil yang telah dicapai oleh koperasi di masa lalu, masa yang sedang berjalan maupun masa yang akan datang sehingga kekuatan maupun kelemahan dari koperasi tersebut dapat diketahui. Dengan demikian manajer maupun pimpinan koperasi keuangannya di masa yang akan datang (Ihsan, 2. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui kinerja keuangan yang ada pada Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri dengan cara melakukan evaluasi pada laporan keuangan yang ada pada Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri. Penelitian ini akan mengkaji hasil dari analisis kinerja mengevaluasi resiko yang akan terjadi. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan PT. Bank Syariah Mandiri dapat mengetahui tingkat kesehatan pada bidang usahanya agar nantinya dapat mengatur strategi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada pada perusahaan Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri pada bulan Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X April-Juni 2024. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja keuangan yang ada pada Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri. Jenis yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini ialah data sekunder yang melibatkan berbagai sumber seperti mengumpulkan data yang diambil dari data laporan keuangan Koperasi Karyawan PT. Bank Syariah Mandiri. Data sekunder ini digunakan untuk menganalisis laporan keuangan secara menyeluruh tanpa harus melakukan survei atau Dalam penelitian ini data sekunder dapat diperoleh dari jurnal-jurnal ilmiah, buku, serta website. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan jenis penelitian non-statistik. Pendekatan ini fokus pada perhitungan data numerik tanpa menggunakan teknik statistik. Hasil analisis data akan diolah menggunakan Microsoft Excel, untuk visualisasi data melalui grafik dan Setiap data yang diperoleh akan Perhitungan dilakukan secara manual atau dengan bantuan perangkat lunak yang Pembahasan Perbandingan Data Laporan Keuangan Tahun 2020 dan Tahun 2021 Nama Akun Aktiva Lancar Rp. Rp. Aktiva Tetap Rp. Rp. Total Aktiva Rp. Rp. Hutang Lancar Rp. Rp. Hutang Tetap Rp. Rp. Total Hutang Rp. Rp. SHU Rp. Rp. Modal Sendiri Rp. Rp. Persediaan Rp. Rp. Kas dan Setara Kas Rp. Rp. Rekapitulasi Rasio dan Aspek Penilaian Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tahun 2020 dan 2021 Rasio Tahun Nilai Kategori Current ratio Sangat Sehat Quick Ratio Sangat Sehat Cash Ratio Tidak Sehat Cukup Sehat Debt to Assets Debt to Equity Return on Assets Return on Equity Hasil Analisis Berdasarkan hasil perhitungan Current Ratio pada Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tahun 2020 hingga 2021, dapat dilihat kemampuan Koperasi dalam melunasi Liabilitas Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 2. November 2024 Tidak Sehat Tidak Sehat Tidak Sehat Cukup Sehat Cukup Sehat Cukup Sehat Kurang Sehat Kurang Sehat Kurang Sehat Kurang Sehat . jangka pendeknya. Pada tahun 2020. Current Ratio menunjukkan angka 579%, yang masuk dalam kategori AuSangat SehatAy. Namun, pada tahun 2021. Current Ratio turun menjadi 124%, yang dikategorikan AuTidak sehatAy. Ini Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X berarti bahwa meskipun Koperasi memiliki cukup banyak Aktiva . lancar untuk membayar semua Liabilitas . jangka pendek, penilaian Current Ratio pada tahun 2021 dianggap tidak sehat karena Koperasi tidak dapat memanfaatkan aset lancarnya secara optimal. Akibatnya. Liabilitas . jangka pendek Koperasi membengkak. Berdasarkan hasil perhitungan Quick Ratio pada Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tahun 2020 dan 2021, dapat dilihat kemampuan Koperasi dalam melunasi Liabilitas . jangka pendeknya. Pada tahun 2020. Quick Ratio mencapai 549%, yang masuk dalam kategori AuSangat SehatAy. Namun, pada tahun 2021. Quick Ratio turun menjadi 117%, yang masuk dalam kategori AuTidak SehatAy. Ini menunjukkan bahwa meskipun Koperasi memiliki Aktiva . lancar yang cukup besar untuk membayar Liabilitas . jangka pendek, penilaian Quick Ratio pada tahun 2021 menurun karena Koperasi belum mampu mengelola persediaannya dengan efektif. Berdasarkan hasil perhitungan Cash Ratio pada Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tahun 2020 dan 2021, terlihat bahwa Koperasi tidak mampu melunasi Liabilitas . jangka pendeknya. Hal ini disebabkan oleh Kas yang tidak cukup untuk membayar semua Hutang Lancar, sehingga penilaian Cash Ratio dalam kategori ini menjadi AuTidak SehatAy. Pada tahun 2020. Cash Ratio sebesar 58%, dan pada tahun 2021 turun menjadi 26%. Ini menunjukkan adanya peningkatan Hutang Lancar karena sedikitnya Kas dan Setara Kas yang dimiliki oleh Koperasi, sehingga terjadi pembengkakan Liabilitas . jangka Berdasarkan hasil perhitungan Debt to Assets Ratio (DAR) pada Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tahun 2020 hingga 2021. Rasio DAR Koperasi ini tergolong AuCukup SehatAy. Ini terlihat dari total Aktiva . yang mampu menutupi seluruh total Liabilitas . pada tahun 2020 dan 2021, dengan rasio sebesar 54%. Rasio ini menunjukkan bahwa total Aktiva . Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri dapat menutupi seluruh Liabilitas . jangka pendek dan jangka panjangnya. Berdasarkan hasil perhitungan Return on Equity (ROE). Rasio ROE Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tergolong AuKurang Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 2. November 2024 SehatAy. Ini dikarenakan kemampuan Koperasi dalam mendapatkan keuntungan atau Sisa Hasil Usaha dari nilai Ekuitas (Moda. sendiri Pada tahun 2020, profitabilitas mencapai 4%, dan pada tahun 2021 naik sedikit menjadi 6%, keduanya masih dalam kriteria AuKurang SehatAy karena berada di antara 3% hingga kurang dari 9%. Hal ini menunjukkan bahwa Koperasi kurang mampu mengelola modalnya dengan baik, dan kenaikan Sisa Hasil Usaha tidak seimbang dengan kenaikan modal dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil perhitungan Return on Assets (ROA) pada Koperasi Karyawan PT Bank Syariah Mandiri tahun 2020 hingga 2021, terlihat bahwa kondisi Koperasi AuKurang SehatAy. Hal ini karena kemampuan Koperasi dalam menghasilkan keuntungan atau Sisa Hasil Usaha dari nilai asetnya rendah. Pada tahun 2020, nilai profitabilitasnya sebesar 2%, dan pada tahun 2021 meningkat sedikit menjadi 3%, keduanya dalam kriteria AuKurang SehatAy. Ini menunjukkan bahwa Koperasi kurang mampu mengelola asetnya secara efektif, sehingga banyak aset yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Kesimpulan Dari hasil data analisis kinerja pada koperasi karyawan PT. Bank Syariah Mandiri tahun 2020 sampai 2021 dapat disimpulkan pada Rasio Liquiditas tahun 2020 sangat sehat tetapi tidak di Cash Ratio 2020 dengan kategori tidak sehat, dan di tahun 2021 Rasio Likuiditas dinyatakan Tidak Sehat karena ke tidak mampuan koperasi dalam memanfaatkan aktiva lancar, mengelola persediaan dan kas tidak cukup dalam melunasi liabilitas jangka Rasio Hutang pada Debt to Assets Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER) dinyatakan pada tahun 2020 sampai 2021 AuCukup SehatAy. Pada Rasio Profitabilitas. Return on Asset (ROA) dan Retun on Equity (ROE) dinyatakan AuKurang SehatAy karena berada dalam rentang 3% -< 9%. Secara keseluruhan, menunjukkan penurunan kesehatan dari tahun 2020 ke tahun 2021, terutama dalam hal likuiditas dan profitabilitas. Secara keseluruhan, menunjukkan penurunan kesehatan dari tahun 2020 ke tahun 2021, terutama dalam hal likuiditas dan profitabilitas. Hal ini bisa Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X dioptimalkan, seperti kas atau piutang yang tidak dikelola dan digunakan secara efektif untuk menghasilkan pendapatan tambahan, menggunakan kas untuk memperluas operasi Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan koperasi karyawan PT. Bank Syariah mandiri tahun 2020 hingga 2021, meskipun terdapat beberapa aspek yang menunjukkan kesehatan finansial yang cukup baik, namun sebaiknya koperasi dapat efisiensi dalam penggunaan aktiva lancar untuk meningkatkan rasio likuiditas, meningkatkan profitabilitas melalui strategi yang dapat meningkatkan pendapatan, dan juga menjaga rasio hutang ( DAR dan DER ) yang sehat dengan cara mengelola utang secara lebih efektif sehingga Koperasi PT. Bank Syariah Mandiri dapat memperbaiki kondisi keuangan dan memastikan keberlanjutan operasional yang lebih baik di masa mendatang. Daftar Pustaka