Al-Liqo: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM P-ISSN: 2461-033X | E-ISSN: 2715-4556 Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya. Email: sucihartati@an-nur. muhammadferifernadi@gmail. esen@an-nur. 1,2,. Institut Agama Islam An-Nur Lampung. Indonesia Abstract Islamic Studies teachers face challenging challenges Based on the understanding that the duties and responsibilities of religious teachers are more than onerous, globalization which has become part of people's lives causes difficulties for teachers. Challenges for teachers today are different from the past. It is necessary that we do a lot in the form of skills and strategies to ensure that teachers are always in their best role. There is a need for a variety of instructional approaches, methods, and course materials in the field of Islamic Studies. Among these are aqidah (Islamic belief. , sabi'ah (Islamic ethic. , fiqh (Islamic la. , the Koran, and Islamic history. With this in mind, it was necessary for the author to research and articulate this research in order to spend a lot of time in class using the "chalk and talk" technique to explain topics such as prayer, pilgrimage, and Islamic history. Therefore, the use of ICT in the classroom is certainly very possible, such as the use of laptops and internet connections. Many academics teaching Islamic Studies rarely use any kind of digital technology, according to previous research. This method is based on concrete field data and literature, and collects data, classifies, analyzes or processes the data, and outputs the situation objectively, taking books, magazines, newspapers, etc. as related issues, carried out by steps on these root causes . Keywords: Teaching and Learning. Integration. Islamic Studies. ICT Abstrak Guru Studi Islam memiliki tantangan yang menantang Berdasarkan pemahaman bahwa tugas dan tanggung jawab guru agama lebih dari berat, globalisasi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat menyebabkan kesulitan bagi guru. Tantangan - tantangan guru saat ini berbeda dengan masa lalu. Diperlukan bahwasannya kami melakukan banyak hal dalam bentuk keterampilan dan strategi untuk memastikan bahwa guru selalu dalam peran terbaiknya. Ada kebutuhan untuk berbagai pendekatan instruksional, metode, dan materi kursus di bidang Studi Islam. Di antaranya adalah aqidah . eyakinan Isla. , sabi'ah . tika Isla. , fiqh . ukum Isla. Alquran, dan sejarah Islam. Dengan hal ini, penulis perlu meneliti dan mengutarakan penelitian ini guna untuk menghabiskan banyak waktu di kelas dengan menggunakan teknik "kapur dan bicara" untuk menjelaskan topik-topik seperti doa, haji, dan sejarah Islam. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK di dalam kelas tentu sangat dimungkinkan, seperti penggunaan laptop dan koneksi internet. Banyak akademisi yang mengajar Studi Islam jarang menggunakan teknologi digital apa pun, menurut penelitian sebelumnya. Metode ini didasarkan pada data lapangan dan literatur yang konkret, dan mengumpulkan data, mengklasifikasikan, menganalisis atau mengolah data, dan mengeluarkan situasi secara objektif, mengambil buku, majalah, surat kabar, dll sebagai masalah terkait, dilakukan dengan langkah-langkah pada akar permasalahan ini. Kata Kunci : Belajar Mengajar. Integrasi. Kajian Islam. TIK Cara Mensitasi Artikel:(APA . Hartati. , & Fernadi. , & Pramudya. , . Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 7. , 159-178. https://doi. org/10. 46963/alliqo. *Corresponding Author: sucihartati@an-nur. HistoriArtikel: Diterima Direvisi Diterbitkan Editorial Address:Kampus Parit Enam. STAI Auliaurrasyidin Tembilahan. Jl. Gerilya No. Tembilahan Barat. Riau Indonesia 29213. : 01/09/2022 : 08/11/2022 : 31/12/2022 DOI: https://doi. org/10. 46963/alliqo. This Work is Licensed under(CC-BY-SA) Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia PENDAHULUAN Ruyani dkk . Manajemen Pendidikan Islam merupakan proses yang dinamis dan berkembang. Dengan demikian, terdapat saling ketergantungan yang sangat kuat antara proses pendidikan dan umpan balik hasil pendidikan dalam proses Pendidikan. Kemudian, ketika seseorang mengabdikan dirinya menjadi Guru tentu turut bertanggung jawab untuk pembelajaran di kelas. Penting untuk memperoleh keterampilan anggota fakultas, termasuk pendidik . Berdasarkan hal tersebut, pengembangan kompetensi guru mutlak diperlukan. Secara umum dapat dilihat bahwa kapasitas guru tidak akan berhenti berkembang jika guru memiliki motivasi kerja internal, terutama peningkatan kapasitas dan motivasi kerja. Purnama. Pransiska, dkk. Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 menetapkan bahwa AuGuru adalah tenaga pendidik kejuruan yang tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menguji, dan mengevaluasi peserta didik pada semua jenjang mulai dari prasekolah sampai sekolah menengah atas, pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Oleh karena itu, guru dituntut untuk memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan dengan pendidikan dan keterampilan lain yang relevan dengan ilmu Permasalahan di dunia pendidikan Indonesia belum terselesaikan dengan Masalah dan tantangan ini sangat kompleks. Tentu ada disparitas akses pendidikan, disparitas mutu pendidikan antara desa dan kota, disparitas sarana dan prasarana yang besar antara sekolah swasta dan negeri, serta daya saing Tuntutan akan pendidikan tidak begitu penting. Proses rekrutmen tenaga kependidikan yang didasarkan pada kedekatan dengan penyelenggara pendidikan dan mengabaikan kompetensinya merupakan masalah yang serius. Hal ini tentu berdampak pada pencapaian tujuan pendidikan yang ada. Kusuma & Nasrulloh . Kemudian menurut Purnasari & Sadewo . Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar merupakan wajah baru pendidikan di masa pandemi ini. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia Sejak akhir Maret 2020, pemerintah telah menetapkan darurat pandemi. Hal ini tentu saja mempengaruhi berbagai bidang terutama pendidikan. Yang terpenting, kita bisa melihat transformasi model pembelajaran dari tatap muka . ff the networ. menjadi virtual space . n the networ. melalui berbagai platform digital yang bisa diakses baik gratis maupun berbayar. Bayar langsung melalui provider seperti aplikasi digital One Playstore dan berbagai platform digital2 berbasis web seperti Zoom Meeting. Google Classroom. Google Meeting. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memiliki banyak fungsi, salah satunya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memudahkan guru dalam memberikan materi karena pembelajaran dilakukan secara online pada situasi saat METODE Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah metode library research, yaitu studi kepustakaan. Metode kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan dengan cara membaca buku-buku atau majalah dengan sumber data lainnya dalam perpustakaan. Penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode kepustakaan memerlukan membaca dengan teliti karya sastra yang relevan dan membuat catatan tentangnya sebelum memasukkannya ke dalam kerangka teoretis yang lebih besar. Metode ini digunakan untuk memperkuat fakta sehingga penulis dapat lebih efektif mengkaji perbedaan dan/atau persamaan antara teori dan HASIL DAN PEMBAHASAN Selama ini guru-guru Indonesia melakukan evaluasi dan pemutakhiran bidang pendidikan, kemudian memperbaiki proses pembelajaran, sarana dan prasarana pembelajaran, khususnya pendidikan agama Islam, termasuk pemanfaatan Kesenjangan yang muncul adalah bagaimana teknologi dievaluasi untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Tidak lagi berpusat pada guru . uman-centere. dan semakin bergantung pada teknologi sebagai pusat proses Seperti dilansir Utami . , pesatnya perkembangan teknologi Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia dan otomasi di berbagai bidang di Era Industri 4. 0 telah menggantikan peran manusia dengan hadirnya robot cerdas, menggantikan keberadaan manusia bisa Untuk mengantisipasi tren global tersebut, diperlukan langkah-langkah transisi menuju era Society 5. Ini adalah konsep masyarakat berbasis teknologi dan berfokus pada pengembangan aspek kehidupan manusia . uman centri. Untuk mencapai tujuan Pendidikan tentunya dalam Sistem TIK dalam Pendidikan Indonesia Salah satu alat yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan suatu negara adalah pendidikan. Akibatnya, sektor pendidikan harus mendapat perhatian dalam hal kesetaraan, sumber daya, standar, dan hasil. Disparitas dalam pencapaian pendidikan menjadi perhatian publik dalam beberapa dekade terakhir. Fasilitas yang tidak memadai, sumber daya manusia yang tidak berkualitas, dan sistem pendidikan yang rusak menjadi penyebab utama Yagaswora . Munir . menegaskan bahwa menggunakan pendidikan berbasis TIK adalah langkah yang disengaja untuk meningkatkan keadilan dan aksesibilitas pendidikan di Indonesia daripada hanya mengadopsi tren dunia. Dengan demikian, salah satu pilihan praktis mungkin menggunakan TIK sebagai alat pendukung untuk aksesibilitas pendidikan. Pendidikan berbasis TIK secara umum telah diadopsi di Indonesia. Implementasinya, bagaimanapun, dibatasi pada ruang lingkup tertentu dan Menurut Hamruni . , masalah pendidikan meliputi pemerataan dan akses pendidikan, serta kebutuhan untuk meningkatkan standar, relevansi, dan efektivitas pengajaran. Pemerintah berharap untuk menyelesaikan krisis pendidikan dengan menggunakan TIK. TIK dibagi oleh UNESCO menjadi empat fase. Memahami pentingnya TIK dalam pendidikan didahulukan, kemudian muncul fase penerapan, di mana TIK digunakan sebagai instrumen yang dimaksudkan, fase integrasi, di mana TIK digunakan sebagai alat pembelajaran, dan fase transformasi, di mana TIK sebagai katalisator perubahan pendidikan. Menurut UNESCO. Indonesia sedang mengajukan dan saat ini sudah memasuki tahap kedua. Hal ini Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK untuk pendidikan di Indonesia belum terlalu meluas. Sebaliknya, masyarakat tampaknya memiliki antusiasme yang kuat dalam menggunakan TIK. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Hapsari dan Wisma . APJII dan BPS pada tahun 2013 mengklaim bahwa jumlah pengguna internet pada tahun 2013 meningkat menjadi 71 juta orang yang meningkat hingga 13% dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna TIK di Indonesia berkembang pesat. Pemerintah, dalam rencana strategisnya, mengamanatkan agar Indonesia meningkatkan dan mengintensifkan penggunaan TIK di sektor pendidikan setiap tahun sebagai sarana untuk mencapai pemerataan pendidikan dan sebagai media untuk proses pembelajaran interaktif. Dalam waktu dekat, dapat dikatakan bahwa Indonesia telah mulai mengintegrasikan TIK ke dalam sistem pendidikannya. TIK dari Perspektif Muslim Muslim, menurut sejarah, memanfaatkan TIK secara signifikan lebih sering daripada kelompok lain. Ini menegaskan bahwa industri kertas Baghdad dimulai pada 729 M. Sejak 1040 M, kerajaan Islam telah melakukan semua bisnisnya di atas kertas. Kertas telah digunakan oleh umat Kristen sejak 1276 M. (Abu Bakar dan Siti Fatimah, 1. Karena dominasi Barat dalam bisnis, umat Islam harus meninggalkan penggunaan teknologi pada abad ke-17 (Abu Bakar dan Siti Fatimah, 1. Tidak ada doktrin yang secara tegas membatasi penggunaan teknologi oleh umat Islam, terbukti dari penelusuran Al-Qur'an dan hadits. Islam jelas memiliki beberapa kekhawatiran tentang teknologi modern. Sebagai hasil dari wahyu awal Allah SWT, umat manusia telah didorong untuk mengeksplorasi setiap sudut ilmu pengetahuan dan belajar sebanyak mungkin tentang dunia. Termasuk dalam kategori ini adalah studi dan keahlian di bidang TIK. Islam mendorong pemeluknya untuk menuntut ilmu dan mengembangkan ide-ide baru. Teknologi dan agama dalam Islam bukanlah perdebatan baru. Arifin Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia . menyarankan kondisi berikut untuk integrasi TIK yang sukses ke dalam Studi Islam: Menginspirasi siswa untuk mengejar karir di bidang STEM yang menghormati dan mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam. Mengajar murid bagaimana menerapkan alat teknologi secara efektif untuk meningkatkan kualitas hidup semua orang. Membangun hubungan yang dapat dipercaya dengan peneliti yang diakui. Menafsirkan cita-cita agama dengan cara yang menginspirasi harapan untuk masa depan kehidupan manusia. Banyak orang berpikir bahwa identitas Al-Qur'an dan hadits harus menginformasikan desain pendidikan berbasis TIK untuk Studi Islam. Ada tiga sumbu di mana orientasi seseorang harus dibentuk: hubungan seseorang dengan Tuhan, hubungan seseorang dengan orang lain, dan interaksi seseorang dengan Selain itu, unsur kognitif yang berpusat di otak siswa merupakan fokus utama psikologi yang perlu diperhatikan dalam merancang pendidikan berbasis TIK untuk Studi Islam. Ini ada hubungannya dengan IQ siswa. Kedua, ada komponen emosional siswa. Melalui mekanisme inilah guru dapat mengatur kecerdasan emosional muridnya. Perkembangan psikomotorik siswa yang berkaitan dengan kegiatan Muslim mereka adalah pertimbangan ketiga. Maka jelaslah. Islam dan teknologi saling mendukung. Perspektif Guru tentang Teknologi. Pengajaran, dan Studi Islam Pendidik atau guru merupakan hal yang sangat penting dalam sistem Perspektif Pendidik memegang peranan penting dalam proses belajar Di era teknologi digital saat ini, tentunya setiap orang memiliki akses terhadap berbagai macam informasi melalui jaringan . Berbagai jenis informasi di era ini tersedia secara bebas di dunia maya dan dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja tanpa mengenal tempat dan waktu. Digitalisasi teknologi oleh para guru atau pendidik muslim khususnya di berbagai bidang kehidupan telah memungkinkan setiap orang untuk mencari informasi dan ilmu dengan cepat tanpa harus keluar rumah. Modal internet dan berbagai jenis perangkat keras memungkinkan setiap orang untuk mencapai Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia keinginannya dalam waktu yang relatif singkat. Masyarakat dalam banyak hal dibentuk dan didorong oleh penemuan dunia digital (Wartomo, 2. Kualitas sumber daya manusia suatu perguruan tinggi, khususnya dosennya, berdampak langsung pada keberhasilan jangka panjangnya. Kedudukan universitas sebagai penyedia layanan ilmiah dan intelektual memiliki efek langsung dan tidak menguntungkan pada ekspansi dan pencapaian organisasi apalagi saat ini zamannya era teknologi yang memang terus gencar dikembangkan guna kehidupan masa yang akan datang. Berdasarkan kredensial mereka, dosen dipekerjakan oleh institusi pendidikan tinggi terutama untuk menyampaikan Murtafiah. Razak . menemukan bahwa beberapa guru Studi Islam menggunakan pengajaran yang tepat dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang pendidikan Islam. Hal inilah yang mungkin menghambat sebagian mahasiswa dalam memanfaatkan materi kuliah secara efektif. Bahkan di kalangan pendidik Islam, penggunaan internet tergolong sederhana. Menurut Hatifah . , hanya 44% . dari 50 instruktur yang mengikuti penelitian melaporkan pernah mengikuti pelatihan TIK, sedangkan 56% . mengaku belum pernah diajari cara membuat kelas yang penggunaan TIK. Sebagian besar pendidik sebagian besar mengandalkan materi tertulis seperti buku teks dan papan tulis untuk menyampaikan pelajaran mereka kepada siswa mereka. Draman . menemukan bahwa guru memiliki pemahaman yang terbatas tentang bagaimana memasukkan TIK ke dalam kelas. Namun, jika teerdapat kurangnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti komputer adalah masalah utama di sebagian besar sekolah yang dilihatnya. Dengan menelaah hasil penelitian serupa yang dilakukan di masa lalu, disimpulkan bahwa implementasi TIK di bidang akademik Studi Islam belum optimal. Kurangnya sumber daya dan pendidik yang cakap adalah penyebabnya. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia Kebutuhan akan Instruksi Berbasis Teknologi Buku-buku teori dan film-film secara rutin diperlihatkan kepada siswa di dalam kelas. Bahkan mereka tidak dapat sepenuhnya memahami beberapa hal ini. Akibatnya, instruktur sering menghadapi kesulitan di dalam kelas. Dengan membantu siswa dalam memvisualisasikan topik yang dibahas, guru dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang materi pelajaran. Sumber daya TIK yang dapat digunakan instruktur termasuk komputer, perangkat lunak multimedia, gambar, animasi, dan video, menurut Raihan & Shamim . Oleh karena itu, bahan ajar yang disediakan lebih mudah dipahami. Rosenberg . menegaskan bahwa ketika guru memanfaatkan TIK di Dalam pendidikan berbasis TIK, pengaturan kelas dan tugas siswa yang sebenarnya diutamakan. Dengan kata lain, guru dapat melengkapi teks-teks teoritis dan kuliah dengan contoh-contoh tertentu. Menurut Mohd Saad dkk. , ada dua model umum pembelajaran siswa. Pertama, gunakan paradigma pembelajaran mandiri di mana anak-anak belajar paling baik dari materi visual dan nyata seperti animasi, gambar, dan ilustrasi. Bentuk kedua dari pembelajaran mandiri ada di lapangan, dan anak-anak di sini lebih suka memperoleh konsep-konsep abstrak. Menurut De Porter . , manusia belajar sekitar 30% dengan mendengar dan 20% melalui melihat atau membaca. Menurut Robin dkk. pemanfaatan teknologi di dalam kelas memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran. Menurut Sahin . , menggabungkan TIK ke dalam proses belajar mengajar memungkinkan guru untuk mempelajari topik kursus menggunakan alat multimedia yang mungkin telah dibuat di komputer. Guru memiliki akses ke beragam sumber belajar yang tersedia di beberapa situs web berbeda melalui koneksi internet. Internet selalu menawarkan informasi terbaru, tetapi buku teks sering diperbarui setiap tiga tahun (Yahaya, 2. Badusah . berpendapat bahwa ada beberapa manfaat menggabungkan TIK, yakni: Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia Untuk memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran dasar Untuk meningkatkan gairah siswa memodifikasi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan individu setiap pelajar Untuk menyediakan sumber yang dapat diakses oleh siswa Untuk memberikan pengalaman pendidikan yang menarik bagi siswa Mengembangkan keunikan dan ide-ide inovatif di kalangan anak-anak Untuk membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan alat digital Penggunaan TIK dalam Studi Islam mempengaruhi kurikulum melalui lima fase, menurut Arifin & Syafi'i . Memperluas Islam Membangun sejarah Islam Merancang kurikulum yang sama dengan negara-negara Islam Menjadikan Islam sebagai pintu gerbang Menggabun Islam dan Gambar 1: 1. Lima Fase Pengaruh TIK terhadap Kajian Islam Fakta bahwa komunikasi tidak dibatasi lintas batas merupakan salah satu indikasi bahwa perkembangan TIK bergerak maju. Oleh karena itu, sangat penting untuk memasukkan TIK ke dalam pendidikan, khususnya dalam proses belajar Untuk menjadi jelas, tidak ada keraguan tentang betapa pentingnya TIK untuk pendidikan. Guru dapat menyebarkan pesan mereka di dalam kelas melalui Guru pasti tertarik dengan metode dan media yang digunakan. Bahan ajar, alokasi waktu, lingkungan, dan keadaan harus sesuai dengan penggunaan TIK di kelas. Integrasi TIK dalam Pembelajaran dan Pengajaran Pembahasan artikel tentang penggunaan TIK terbatas pada penggunaan komputer dan internet. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Gaible dan Burns dari tahun 2005 yang menunjukkan bahwa secara umum Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia komputer dan koneksi internet merupakan media yang paling banyak digunakan oleh para pengajar. Teknologi Komputer Komputer adalah alat penghitung elektronik yang dengan cepat menerima data digital, memprosesnya sesuai dengan instruksi yang tersimpan, dan mengeluarkan data (Rusman, 2. Menurut Darwanto . , komputer memiliki tiga kegunaan utama. Ini berjalan dengan listrik sebagai sumber dayanya, mengikuti jadwal yang telah ditentukan, dan bekerja sebagai bagian dari suatu sistem. Komputer, singkatnya, adalah media elektronik yang menerima input digital dan, melalui penggunaan program aplikasi dan kode binner, menciptakan informasi dalam output dalam bentuk visualisasi data Para siswa dapat belajar secara mandiri dengan menggunakan komputer selama proses belajar mengajar, yang mendorong pembelajaran mandiri Dibandingkan konvensional, yang satu ini lebih signifikan diterima. Menurut Miarso . , penggunaan TIK seperti komputer dan koneksi internet sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Di antara program komputer yang digunakan guru di kelas menurut Wahono . adalah animasi, video, teks, grafik, dan gambar. Dengan demikian. Webster dan Murphy . mendukung pernyataan bahwa alat pengajaran utama yang digunakan oleh guru adalah teks, grafik, animasi, audio, dan Dapat dikatakan bahwa berbagai aplikasi seperti teks, foto, suara, video, animasi, dan interaktivitas diimplementasikan sebagai pendukung di dalam kelas. Seperti yang dikemukakan oleh Jamaluddin & Zaidatun . , ada lima aplikasi media komputer yang mungkin digunakan oleh instruktur. teks, animasi, audio, video, dan interaktivitas. Pernyataan tersebut secara ringkas dinyatakan sebagai grafik berikut: Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia Gambar: 1. 2: Aplikasi komputer untuk pengajaran di kelas Pada Gambar 1. 2, terdapat program komputer yang dapat digunakan instruktur saat belajar mengajar studi Islam. Masing-masing dijelaskan secara singkat sebagai berikut: Teks Teks telah digunakan sebagai media komunikasi selama bertahuntahun. Satu kata bisa memiliki arti yang berbeda, sehingga dalam menyampaikan pesan, pemilihan bahasa harus tepat. Sebagian besar, teks digunakan untuk membuat judul, menu, dan tombol (Vaughan, 2. Seperti yang dijelaskan oleh Dastbaz . , ada beberapa masalah dalam memanfaatkan teks. pertama, jenis font mungkin berbeda pada platform tertentu, kedua, jenis font membutuhkan modifikasi tertentu, ketiga, ukuran teks, warna, dan efek harus diubah, seperti anti-alias di mana teks menggabungkan latar belakang. Komponen penting dari setiap pengaturan multimedia adalah kata-kata Berbagai macam gaya teks dan font yang estetis tersedia untuk digunakan dalam menyampaikan makna. Ide atau pesan utama juga dapat ditekankan melalui SMS (Jamaluddin & Zaidatun, 2. Pembelajaran dibantu oleh teks, membuat latihan kelas lebih signifikan (Lach, 2. Audio Tujuan dasar audio adalah untuk mengirimkan pidato lisan. Media ini murni berdasarkan pendengaran dan memanfaatkan manipulasi vokal Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia (Setyosari dan Sihkabuden, 2. Fenomena yang dikenal sebagai suara disebabkan oleh getaran sinyal analog yang amplitudonya berfluktuasi secara konstan terhadap waktu. Kamus Besar Bahasa Indonesia . mendefinisikan "suara" sebagai "suara yang keluar dari mulut", yang meliputi vokalisasi manusia dan hewan. Karena audio memiliki fitur ini, audio dapat menyampaikan informasi baik secara vokal maupun nonverbal. Pesan bisa verbal jika terdiri dari kata-kata, atau nonverbal jika berbentuk suara, suara, atau musik, bukan bahasa lisan. Penggunaan musik di latar belakang atau penambahan musik dramatis atau efek suara adalah contoh penggunaan audio untuk mengekspresikan Selain itu, penambahan suara ke pengaturan ruang kelas membantu anak-anak tetap terlibat. Siswa dapat memperoleh lebih banyak pengetahuan dengan bantuan teknologi. Selain itu, ini memicu rasa ingin tahu dan mendorong siswa untuk belajar lebih banyak. Ada manfaat tertentu bagi pendidik saat menggunakan audio. Ini melibatkan siswa, mempengaruhi perasaan dan ide-ide mereka, memperkuat memori dan pemahaman mereka, dan memfasilitasi Selain mendemonstrasikan ide pembelajaran yang tidak dapat dijelaskan secara memadai dengan kata-kata saja. Kanifatul . berpendapat bahwa siswa lebih mungkin untuk memahami konsep yang disajikan di kelas ketika mereka berada dalam suasana santai dan ramah. Video Jenis multimedia lain yang dapat digunakan adalah video. Film ini melibatkan indera dan visual, pendidikan yang berguna. Menurut Daryanto . , aplikasi video bermanfaat untuk kegiatan pendidikan karena membuat siswa tetap sibuk sekaligus memberi mereka kesempatan belajar baru yang bermanfaat. Suwarna . mengamati bahwa penggunaan video di dalam kelas membantu proses pembelajaran dan berdampak baik pada hasil belajar Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia siswa, yang meningkat hingga 79%. Sesuai dengan ini. Mayer . menemukan bahwa hasil kelompok eksperimen lebih unggul daripada kelompok kontrol. Kelas kontrol mendapat skor 70,86, sedangkan kelas eksperimen mendapat skor 80,00. Menurut penelitian Shephard tahun 2003, penggunaan video instruksional di kelas memiliki dampak positif sebesar 44,1% pada antusiasme siswa untuk belajar. Beberapa penelitian yang relevan dikutip untuk mendukung klaim bahwa menggunakan video di kelas dapat sangat mempengaruhi nilai akhir siswa. Selain itu, rasa ingin tahu dan kemauan siswa untuk belajar tergugah oleh penggunaan video. Menurut Turyati dkk. penggunaan video pembelajaran di kelas secara signifikan mempengaruhi proses pembelajaran dan suasana kelas, serta hasil belajar siswa. Interaktif Menurut Rusman . dan Nandi, media pembelajaran interaktif berbasis komputer dapat digunakan dalam beberapa setting, seperti drill, teaching, simulation, dan games . Dengan banyaknya media pembelajaran interaktif yang dapat diakses, guru memiliki keleluasaan dalam memilih bahan ajar yang efektif. Guru didorong untuk berkolaborasi memanfaatkan aplikasi konvensional dan TIK dalam beragam media interaktif. Sanjaya . mengklaim bahwa kelompok yang mengadopsi multimedia interaktif menunjukkan peningkatan hasil belajar 19% dibandingkan dengan peningkatan 8% pada kelompok kontrol. Media pembelajaran interaktif digunakan oleh pendidik untuk meningkatkan pendidikan kelas karena meningkatkan keterlibatan siswa. Menurut Eliza . , media pembelajaran interaktif memberikan dampak positif bagi siswa karena mereka menganggap informasi menarik, lebih memahami mata pelajaran yang diajarkan, dan lebih terpacu untuk belajar. Selain itu, mendidik orang dewasa dengan menggunakan media interaktif dianggap sebagai strategi yang efektif (Im & Park, 2. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia Akses Internet Internet adalah sistem komputer yang saling berhubungan di seluruh dunia yang memungkinkan pengguna untuk bertukar dan mengakses informasi melalui penggunaan sejumlah protokol yang berbeda dan aplikasi komputer yang terkait (Fauzi, 2. Internet menurut Puwadi . , adalah jaringan komputer yang ukurannya berkisar dari satu komputer pribadi (PC) dan jaringan area lokal (LAN) yang menyertainya hingga infrastruktur utama TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protoco. memungkinkan berbagi file dan komunikasi antara semua komputer yang terhubung ke jaringan (Kusuma, 2. Dengan kata lain, sejumlah komputer dapat terhubung ke Internet melalui LAN/WAN. Menurut Adi . LAN adalah jaringan yang dibuat dengan menghubungkan banyak komputer yang secara fisik berdekatan satu sama lain, seringkali di dalam gedung yang sama dan berbagi satu gateway. Sebuah komputer dapat terhubung ke komputer lain melalui WAN (Wide Area Networ. melalui jarak jauh melalui koneksi telekomunikasi. Data dikirim antar komputer melalui saluran. Istilah khas untuk jenis konektor ini adalah modulator-demodulator . tau hanya "modem"). Guru yang ingin menggunakan pedagogi berbasis Internet di kelas mereka memiliki akses ke berbagai alat, termasuk World Wide Web . File Transfer Protocol (FTP). Electronic Learning (E-Learnin. Electronic Mail (E-Mai. , (Mailing List. , dan Grup Berita Hardjito . Penggunaan pendidikan online masih tergolong baru di Indonesia. kenyataannya, negara ini tertinggal jauh di belakang rival regional seperti Malaysia dan Singapura dalam hal ini. Untuk mengikuti perubahan teknologi dan informasi. Kusuma . mengklaim bahwa paradigma baru dalam pendidikan membutuhkan penggunaan internet sebagai alat pembelajaran. Ada dua metode utama untuk memasukkan pembelajaran berbasis web ke dalam kurikulum yang ada: pertama, pembelajaran berbasis web yang memanfaatkan surat elektronik atau milis. Kedua, pembelajaran terpadu, yang memanfaatkan portal e-learning yang dikemas dengan berbagai objek Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia pembelajaran multimedia yang terhubung dengan sistem informasi akademik, penilaian, komunikasi, debat, dan instrumen pedagogis lainnya. Sejumlah penelitian telah dilakukan pada topik menggabungkan TIK ke dalam kelas. Husna dan Wahyuni . menemukan bahwa meskipun Departemen Teknologi Pendidikan di UN Malang pada prinsipnya telah mengadopsi model e-learning, masih ada area untuk pengembangan, termasuk ketersediaan staf yang berkualitas dan ruang fisik yang memadai untuk kelas. Arianto dan Fajri . juga menarik kesimpulan bahwa ada beberapa hambatan dalam adopsi e-learning secara luas di Indonesia, termasuk kelangkaan instruktur terlatih dan kelangkaan sumber daya Menurut Becker . , ada empat pilar online yang penting untuk Ini pertama-tama meningkatkan lokasi di mana guru dan siswa dapat bertemu, kemudian memungkinkan pertemuan ini terjadi kapan saja, mencakup lebih banyak siswa, dan, keempat, memudahkan untuk meningkatkan dan menyimpan informasi. Singkatnya, dibandingkan dengan teknik pengajaran konvensional yang masih umum digunakan di sekolah saat ini, pendidikan online memberikan sejumlah manfaat. Meskipun ada beberapa kelonggaran dalam bagaimana konsep tersebut diterapkan, semua versi memiliki tujuan yang sama: memudahkan instruktur dan siswa untuk melakukan percakapan yang bermakna kapan saja, dari lokasi mana pun. Namun, proses implementasi harus diisi dengan sumber daya yang memadai, seperti profesor yang berkomitmen untuk terus Tidak dapat dihindari bahwa kelas-kelas Studi Islam akan menggunakan internet sebagai sumber daya. Guru dan siswa dapat menggunakan Internet sebagai sumber daya untuk menemukan materi pendidikan yang baru dan lebih baik. Buku, jurnal, artikel, katalog, dan bahkan Wikipedia versi Islami baru-baru ini diterbitkan secara online untuk tujuan pendidikan Islam. Mereka Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia mungkin dengan mudah didapat dengan biaya rendah atau bahkan tanpa Pada zaman sekarang ini dapat dilihat melalui hasil pembahasan yang tertara bahwasannya, menjadi seorang tenaga pendidik Islam saat ini secara esensi masih kurang melek dengan teknis teknologi dan memang saatnya dikembangkan untuk menjadi lebih. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa hanya sebagian kecil guru yang diperlengkapi untuk menggunakan alat-alat teknologi mutakhir di dalam kelas secara efisien. Oleh karena itu, agar dapat menggunakan media dan perangkat pendidikan lainnya secara efektif, pengajar dan profesor dalam mata pelajaran studi Islam harus lebih fleksibel dan inventif. KESIMPULAN Kesenjangan yang muncul saat ini tentunya bagaimana teknologi dievaluasi untuk digunakan dalam proses pembelajaran yang dikolaborasikan melalui teknis pengajaran, teknologi, serta studi nilai-nilai keislaman Tidak lagi berpusat pada guru . uman-centere. dan semakin bergantung pada teknologi sebagai pusat proses pembelajaran. Kemajuan TIK menyentuh hampir setiap aspek kehidupan Bidang pendidikan, misalnya, sangat terpengaruh, dalam hal ide, teori, dan praktik. E-education. E-learning. E-Journal. E-Book, dan E-Library hanyalah beberapa dari sekian banyak contoh bagaimana teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah digunakan dalam proses pendidikan, khususnya di kelas. Baik guru maupun siswa memiliki akses ke banyak waktu dan ruang untuk berkolaborasi dan belajar. Kita tidak bisa menghindari konvergensi TIK dan Studi Islam yang tak terhindarkan. Menggunakan TIK adalah salah satu pendekatan untuk mempraktekkan apa yang Islam ajarkan kepada umatnya, komunitas Muslim di seluruh dunia, tentang selalu berusaha untuk meningkatkan dalam semua aspek kehidupan manusia. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. No. 2, 2022 Susi Hartati. Muhammad Feri Fernadi. Esen Pramudya Integrasi Teknologi Baru dalam Meningkatkan Pendidikan Islam di Indonesia REFERENSI