Versi Online: https://journal. id/index. php/jiems Hasil Penelitian Journal of Industrial Engineering and Management System Vol. 16 (No. : no. 1 hlm - no 9 hlm. Th. p-ISSN: 1979-1720 e-ISSN: 2579-8154 ANALISIS PERAWATAN MESIN HYDRAULIC PRESS GUNA MEMINIMALKAN KERUSAKAN DAN UNTUK MENGHITUNG BIAYA PERAWATAN ( STUDI KASUS : PT. ELANG JAGAD. SIDOARJO ) ANALYSIS OF HYDRAULIC PRESS MACHINE MAINTENANACE TO MINIMIZE DAMAGE AND TO CALCULAR MAINTENANCE COSTS ( CASE STUDY : PT. ELANG JAGAD. SIDOARJO ) Ahmad Shifari Afandi. I Nyoman Lokajaya. Fakultas Teknik. Jurusan Teknik Industri. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. Menur Pumpungan. Kec. Sukolilo. Surabaya 60118 shifariahmad@gmail. , lokajaya@untag-sby. Diterima 06 Januari 2023 / Disetujui 12 Februari 2023 ABSTRACT PT. Elang Jagad is a manufacturer of gas stoves with a location in Jl. Cabbage Sugiono No. 53 RT. RW. Ngingas Village. Waru Sidorojo District. There are five machines that often break down, with the Hydraulic Press Machine having a downtime of 4,700 minutes. This study aims to create a maintenance plan for the Hydraulic Press Machine and identify the most cost-effective maintenance approach. Utilizing the Preventive Maintenance approach, this research employs this methodology. Calculating the dependability of each component of the Hydraulic Press machine yields a reliability level of 0. 5 for the hydraulic pump Reservior tank components have a reliability level of 0. Control valve components have a one-day reliability level of 0. Cylinder components have a one-day reliability level of 0. Oil cooler components have a one-day reliability level of 0. 5, and Conductor components have a one-day reliability level of 0. In addition, the maintenance interval is determined using the Age Replacement method, as follows: 59 days for the Pumps hydraulic component, 31 days for the Reservior tank component, 26 days for the Controlvalve component, 23 days for the Cylinder component, 28 days for the Oil cooler components, and 28 days for the Conductor Based on the calculations, the total cost of maintenance before preventive with reliability is Rp 13,140,000. The cost of maintenance after preventive maintenance with reliability is Rp 12,247,378. And it is known that there is a Rp 892,621,28 difference in the cost calculation results before and after preventative PT. Elang Jagad's expenditures may be reduced as a consequence of the calculation performed after preventive maintenance compared to the calculations performed before preventive maintenance. Keywords: Hydraulic Press Machine. Preventive Maintenance. Reliability ABSTRAK PT. Elang Jagad adalah produsen kompor gas yang berlokasi di Jl. Kubis Sugiono No. 53 RT. RW. Desa Ngingas. Kecamatan Waru Sidorojo. Ada lima mesin yang sering mogok, dengan Mesin Hidraulic Press mengalami downtime selama 4. 700 menit. Studi ini bertujuan untuk membuat rencana perawatan Mesin Press Hidrolik dan mengidentifikasi pendekatan perawatan yang paling hemat biaya. Dengan memakai pendekatan Preventive Maintenance, penelitian ini memakai metodologi tersebut. Perhitungan kehandalan setiap komponen mesin Hidraulic Press menghasilkan tingkat keandalan 0,5 untuk komponen pompa hidrolik. Komponen reservoir tank punya tingkat keandalan 0,5. Komponen Control valve punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,48. Komponen Cylinder punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,56, . J I E M S Komponen Oil cooler punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,5, dan Konduktor komponen punya tingkat keandalan satu hari sebesar 0,5. Selain itu, interval perawatan ditentukan dengan metode Age Replacement, sebagai berikut: 59 hari untuk komponen hydraulic Pumps, 31 hari untuk komponen Reservior tank, 26 hari untuk komponen Controlvalve, 23 hari untuk komponen Cylinder, 28 hari untuk komponen Oil cooler, dan 28 hari untuk komponen Conductor. berlandaskan perhitungan, total biaya perawatan sebelum preventif dengan keandalan adalah Rp 13. Biaya perawatan sesudah perawatan preventif dengan keandalan adalah Rp 378,72. Dan diketahui ada selisih sebesar Rp 892. 621,28 hasil perhitungan biaya sebelum dan sesudah perawatan preventif. PT. Pengeluaran Eagle Jagad bisa dikurangi akibat perhitungan yang dilaksanakan sesudah perawatan preventif dibandingkan dengan perhitungan yang dilaksanakan sebelum perawatan Kata Kunci: Mesin Hydraulic Press. Preventive Maintenance. Keandalan *Korensponsensi Penulis: E-mail: lokajaya@untag-sby. PENDAHULUAN Latar Belakang Terhentinya suatu proses di lantai produksi seringkali diakibatkan oleh adanya masalah pada mesin ataupun peralatan produksi, seperti mesin yang berhenti secara tiba-tiba, waktu penyetelan dan penyetelan yang lama, kecepatan produksi mesin yang menurun, mesin yang menghasilkan produk di bawah standar/cacat, dan mesin yang beroperasi tetapi tidak menghasilkan produk. Hal ini akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan sebab selain mengurangi efisiensi dan efektifitas mesin dan peralatan, juga akan menimbulkan pengeluaran akibat kerusakan Proses adalah pendekatan, metode, ataupun teknik dimana sesuatu diproduksi. Produksi adalah proses menciptakan ataupun meningkatkan kegunaan produk ataupun Menurut Ahyari . , proses produksi adalah metodologi, metode, ataupun prosedur yang meningkatkan kegunaan produk dan jasa dengan memakai komponen produksi saat ini. Penggunaan mesin ataupun peralatan secara terus menerus bisa mengakibatkan kerusakan pada mesin menghambat proses produksi. Bagaimana menjalankan proses produksi secara efisien dan efektif termasuk tantangan yang dihadapi oleh organisasi manufaktur. J I E M S PT. Elang Jagad adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang produksi kompor gas di Jl. Kubis. Sugiono No. 53 RT. 05 RW. Desa Ngingas. Kecamatan Waru. Sidoarjo. Hasil produksi perusahaan ini adalah tungku kompor ,kursi stenliss, seal spacer, spring seat dan masih banyak lagi. Produksi kompor gas sering diganggu oleh masalah kegagalan mesin dan kerusakan parah pada peralatan Press Hidrolik. Saat kajian dilakukan, hal ini menghambat proses manufaktur yang berujung pada penurunan kapasitas produksi. Tabel 1. Data Kapasitas Perhari Di PT. Jagad Elang. Mesin Hidraulic Press termasuk peralatan sentral yang bergerak secara konstan dengan kapasitas yang sangat besar dan menjadi inti dari alur proses produksi. Sebagai mesin utama, diharapkan agar mesin Hidraulic Press bisa bekerja secara teratur, sebab kerusakan bisa keterlambatan penyelesaian pemrosesan, bahkan jika mesin hanya keluar dari komisi untuk waktu yang singkat. Tabel 2. Data Frekuensi Kerusakan Kajian ini dilaksanakan untuk mencapai tujuan berikut: Guna mesin Hydraulic Press untuk Berdasarkan diterbitkan oleh PT. Eagle Jagad antara 01 Januari 2022 dan 31 Juli 2022, mesin Hydrulic Press punya tingkat kegagalan tertinggi dibanding peralatan lainnya. berlandaskan data perusahaan, tercatat 800 menit / 6 bulan mesin Hydrulic Press mengalami DownTime dalam kurun waktu setengah tahun. Tabel 3. Biaya Perawatan Mesin Berdasarkan dari data downtime yang dikeluarkan oleh PT. Elang Jagad. Mesin Hydraulic Press adalah mesin yang mengalami downtime tertinggi sehingga kerusakan komponen yang membuat biaya perawatan mesinnya tinngi mencapai Rp. 000,00 dalam kurun waktu setengan Identifikasi Masalah . Bagaimana penjadwalan Preventive Maintenance pada Mesin Hydraulic Press ? . Berapa Biaya Perawatan sebelum dilaksanakan penjadealn dan sesudah dilaksanakan penjadwalan ? Tujuan dan Manfaat Penelitian . J I E M S . Untuk mengetahui total biaya sebelum dilaksanakan penjadwalan Kajian ini diharapkan bisa memberi beberapa manfaat bagi banyak pihak, . Bagi Peneliti Dapat mengaplikasikan ilmu yang perusahaan yang dijadikan tempat . Bagi Perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk memberi informasi untuk Mengetahui cara penerapan pemeliharaan mesin Hydraulic Press secara benar dan Dengan kualitas mesin di PT. Elang Jagad agar bisa memenuhi target METODE PENELITIAN Penelitian ini mengkaji tentang Analisis Pemeliharaan Mesin Hydraulic Press dengan Preventif Maintenance untuk mencegah penipisan secara tiba-tiba dan menghitung biaya pemeliharaan. Studi Lapangan Studi Lapangan dilaksanakan untuk memberi dasar yang kuat untuk memahami objek penelitian. Studi lapangan adalah langkah memperoleh informasi yang diperlukan untuk punya kaitan dengan penelitian yang dilakukan, baik berupa buku, jurnal, makalah, ataupun tulisan yang relevan. Dengan demikian, mengatasi masalah item yang dipelajari akan dikembangkan. Press Studi Literatur Studi literatur juga didukung oleh pelajaran yang disampaikan selama perkuliahan, guna menganalisis keadaan di lapangan yang ada di lokasi studi dan Informasi waktu antara kerusakan dan durasi perbaikan Hydaulic press Tabel 5. Data TTF dan TTR komponen Pumps hydrolic Pengumpulan Data Pengumpulan Data diperlukan untuk lebih memahami struktur masalah dan solusinya, pada tahap ini dilaksanakan pengumpulan data yang dipakai untuk mengolah data analisis preventive maintenance mesin Hydraulic Press meliputi: Data downtime mesin Hydraulic press Tabel 6. Data downtime Mesin Hydraulic Data frekuensi kerusakan Data kapasitas produksi HASIL DAN PEMBAHASAN Penentuan komponen kritis Data komponen mesin Hydraulic Press Informasi waktu antara kerusakan dan durasi perbaikan Data downtime mesin Hydraulic Press Data komponen mesin Hydraulic Press Tabel 4. komponen mesin Hydraulic . J I E M S Pareto Chart of Komponen kritis Komponen kritis Persentase Percent Cum % Percent Pengumpulan informasi didasarkan pada hasil wawancara dengan personel pemeliharaan dan operator produksi. Dalam penelitian ini dilaksanakan observasi lapangan secara aktual pada kondisi mesin, spesifikasi mesin, jumlah komponen yang digunakan, dan jenis kegiatan perawatan yang dilaksanakan oleh perusahaan, khususnya pada mesin Hydraulic Press. Penulis menganalisa data downtime setiap komponen dengan memakai diagram pareto guna menentukan komponen mana dari mesin Hydraulic Press yang krusial. Grafik di bawah menampilkan bagan Pareto komponen penting: Persentase Pengumpulan Data Gambar 1. Diagram pareto komponen Berdasarkan Pareto sebelumnya, komponen Cylinder menempati urutan pertama sebab downtime yang Sebagai hasil dari downtime yang kecil, pumps hydrolic menempati komponen tingkat atas. masing-masing. perhitungan tabel MTTF. Analisis pemilihan distribusi Tabel 7. Data Hasil per hari MTTF Menggunakan konsep Goodness of fit, distro ini dipilih. sesudah dilaksanakan normalitas data Anderson-Darling. Tes ini menawarkan perbandingan antara data studi dan distribusi teoretis yang diantisipasi. Jika perbedaannya cukup signifikan, model teoretis yang seharusnya ditolak. Pilihan distribusi ini meliputi distribusi Weibull, distribusi Eksponensial, distribusi Normal, dan distribusi Gamma. Gambar 1. Hasil pengujian komponen Pumps hydrolic Gambar di bawah ini menunjukkan hasil pengujian distribusi komponen krusial. Perhitungan MTTF dan MTTR Hitung MTTF MTTR berlandaskan parameter distribusi yang diberi sesudah didapat hasil distribusi yang relevan. Waktu perhitungan MTTF sendiri adalah waktu kerugian. MTTF dihitung berbeda tergantung pada distribusi sebab parameter yang dipakai tidak sama. Contoh di bawah mengilustrasikan perhitungan MTTF untuk komponen Cylinder dengan distribusi Gamma. Berikut MTTR kemudian dihitung memakai data waktu henti yang sebelumnya sudah divalidasi untuk kompatibilitas distribusi. MTTR ini mewakili waktu rata-rata untuk memperbaiki komponen yang rusak. Contoh di bawah mengilustrasikan cara menghitung MTTR untuk komponen oil cooler memakai distribusi Weibull. Dengan demikian rata-rata waktu perbaikan komponen Oilcooler adalah 132,979489 menit yang dibulatkan menjadi 133 menit. Untuk setiap komponen, perhitungan yang distribusinya masing-masing, lalu dari menit ke jam. Berikut adalah hasil perhitungan tabel MTTR. Tabel 8. Data Hasil per hari MTTR Perhitungan Reliability Dengan demikian, interval servis komponen silinder adalah 27,81 hari. Temuan ini kemudian dibulatkan menjadi 28 hari, dan perhitungan yang sama dilaksanakan untuk yang tersisa . J I E M S Komponen Norma. Pumps (Distribusi Komponen Norma. Reservior (Distribusi Komponen Control valve (Distribusi Norma. Komponen Silinder ( Distribusi Gamm. Komponen Oil cooler (Distribusi Norma. Komponen Conduktor (Distribusi Norma. Distribusi untuk komponen pompa hidrolik normal dengan nilai keandalan 0,5 dan selang waktu 59 hari, distribusi untuk komponen tangki reservoir normal dengan nilai keandalan 0,5 dan selang waktu 31 hari, dan distribusi untuk komponen control valve normal dengan nilai keandalan 0,4801 dan selang waktu 26 hari. Komponen silinder dengan distribusi gamma, kehandalan 0,5630, dan selang waktu 23 hari. Komponen oil cooler berdistribusi normal dengan peringkat keandalan 0,4681 dan interval waktu 28 hari. Komponen konduktor dengan distribusi normal, nilai ketergantungan 0,5, dan selang waktu 28 hari. Perhitungan Preventive Maintenance berlandaskan reliability Tabel 9. Nilai Keandalan Mesin Hydraulic Press berlandaskan perhitungan Reability Karena breakdown yang tinggi, total biaya perawatan selama enam bulan adalah Rp 14. Studi ini bermaksud untuk meminimalkan biaya pemeliharaan dan meminimalkan biaya pemeliharaan. Untuk komponen pumps hydrolic berdistribusi normal dengan nilai keandalan 0,5 dan selang waktu 59 hari. Untuk komponen reservoir engine tank distribusinya juga normal dengan nilai reliabilitas 0,5 dan selang waktu 31 hari. Komponen control valve berdistribusi normal, nilai keandalan 0,05, dan interval waktu 26 hari. Komponen silinder dengan distribusi gamma, keandalan 0,56, dan interval waktu 23 hari. Komponen J I E M S Oil Cooler berdistribusi normal dengan nilai keandalan 0,08 dan selang waktu 28 hari. Komponen konduktor berdistribusi normal dengan nilai keandalan 0,5 dan jangka waktu 28 hari. Persamaan berikut bisa dipakai untuk Preventive Maintenance berlandaskan pemeriksaan biaya Preventive Maintenance: Setelah komponen, biaya perawatan dihitung berlandaskan rencana penggantian preventif Berikut rincian perhitungan biaya Mengalikan biaya produksi yang hilang per jam dengan waktu perbaikan komponen menghasilkan biaya produksi yang Biaya produk Rp 11. 000 untuk menghasilkan 43 unit per jam dengan tarif satu unit per menit. Biaya kehilangan output dihitung menjadi . unit x Rp 11. , yang sama dengan Rp 473. Hasil mengalikan nilai ini dengan waktu perbaikan adalah biaya produktivitas yang hilang. Seperti yang tertera pada Tabel 4. komponen pompa hidrolik punya harga komponen Rp 1. 000 dan biaya perawatan preventif untuk komponen ini adalah Rp sementara itu waktu perbaikan komponen hidrolik Di Pumps adalah 2,08 Waktu kerusakan yang dipakai adalah nilai MTTR dari Tabel 8. Nilai Cp dan Tc kemudian diturunkan: Sementara itu, biaya operator yang menganggur dihitung dengan mengalikan biaya tenaga kerja per jam dengan durasi Dalam hal ini biaya tenaga kerja adalah Rp 2. 000/192 jam, yaitu Rp 020,83. Jumlah jam kerja didapat dari . jam kerja x 6 hari x 4 mingg. Tabel 10. Biaya Preventive Mainenance Komponen Untuk mencari biaya pemeliharaan memakai rumus sebagai berikut : Tabel 11. Rekap Nilai Biaya Preventive Berbasis Reliability Berdasarkan temuan Maintenance . J I E M S jadwal Preventive pemeliharaan untuk pemeliharaan berbasis kehandalan adalah Rp. 378,72 setiap 6 Penjadwalan Preventive Maintenance Sederhana Setelah diketahui nilai tingkat keandalan pada setiap komponen lalu didapat juga interval pemeliharaan komponen pada hari keberapa seperti tabel 4. Maka bisa dilaksanakan penjadwalan sederhana pada setiap komponen. Penjadwalan pemeliharaan ini bertujuan untuk mengetahui interval pemeliharaan komponen agar tetap dalam kondisi optimal sesuai standar. Dan tidak menunggu komponen mengalami kerusakan terlebih dahulu yang bisa mengganggu waktu di jalannya produksi. Berikut penjadwalan pemeliharaan sederhana untuk komponen mesin Hydraulic Press selama 6 bulan. Tabel 12. Kode Warna Pedjadwalan Sederhana Tabel Penjadwalan Maintenance Sederhana Preventive Analisis Perhitungan Preventive Maintenance Nilai Keandalan Alasan mengapa peneliti membuat jadwal Preventive Maintenance berlandaskan teori keandalan, dikarenakan mesin Hydraulic Press pada PT. Elang Jagad ini masih sering mengalami breakdown. Nilai reliabilitas adalah nilai yang berkembang ketika komponen tidak dipelihara. Secara teoritis, semakin lama jangka waktu berlalu, komponen menjadi kurang andal, dan mesin Hydraulic Press akan berhenti berfungsi sebab kerusakan komponen mesin. Peringkat keandalan akan kembali ke 1 jika komponen sudah diganti sebelum rusak. Nilai keandalan mesin mencerminkan keadaan komponen mesin pada saat penggantian. Pada akhirnya, keandalan mesin akan menurun, meskipun tidak dalam jumlah yang besar sebab operasi penggantian komponen. Pendekatan ini dipertahankan dengan mengumpulkan data historis kerusakan komponen selama enam bulan, dimulai pada Februari 2022 dan berakhir pada Juli 2022. Minitab 17 dipakai untuk menghitung nilai dari dan untuk setiap komponen berlandaskan subset dari data Kerusakan enam komponen. Selanjutnya, periksa konsistensi setiap komponen dengan rumus. Kemudian, buat mempertimbangkan pengeluaran lain, seperti biaya yang terkait dengan operator yang menganggur, penetapan harga komponen, dan kerugian keluaran. Menurut temuan jadwal preventif maintenance berlandaskan teori ketergantungan, biaya per enam bulan adalah Rp 12. 378,72. Ketika dipertimbangkan dari perspektif proses pengintegrasian keunggulan biaya dibandingkan pendekatan Biaya ini berasal dari hasil berlandaskan pendekatan age replacement. KESIMPULAN Komponen Pompa Hidrolik punya tingkat keandalan 0,5 yang terjadi pada hari ke-59, . J I E M S komponen Reservior tank punya tingkat keandalan 0,5 yang terjadi pada hari ke-31, komponen Control valve punya tingkat keandalan 0,4801 yang terjadi pada hari ke26, dan komponen Cylinder punya tingkat keandalan 0,5630 yang terjadi pada hari ke23, sesuai hasil penelitian. Pada hari ke-28 komponen Oil cooler punya tingkat keandalan sebesar 0,5, dan pada hari ke-28 Konduktor keandalan sebesar 0,5. Dari hasil perhitungan, didapatkan hasil bahwasanya total biaya pemeliharaan sebelum dilaksanakan preventive dengan reliability adalah Rp. 000,00, dan biaya pemeliharaan sesudah dilaksanakan preventive dengan reliability di bisa sebesar Rp. 378,72 per 6 bulan. Dan diketahui bahwasanya ada selisih antara hasil perhitungan untuk biaya sebelum dan sesudah Rp. 892,621,28. Dari hasil selisih itu diketahui bahwasanya perhitungan sesudah preventive pengeluaran PT. Elang Jagad dari pada sebelum dilaksanakan perhitungan preventive Dan saran untuk penelitian ini adalah Organisasi harus memakai strategi preventive maintenance yang direkomendasikan untuk meningkatkan ketergantungan alat berat dan mengurangi biaya perawatan alat berat. Operasi sebaiknya dilaksanakan tidak hanya oleh pihak preventive maintenance, tetapi juga oleh bagian produksi, khususnya operator, sebab merekalah pihak yang paling dekat Sebaiknya untuk Penelitian selanjutnya diharapkan untuk kedepannya dengan menambahkan metode OEE (Overall Equipment Effectivenes. DAFTAR PUSTAKA