Efek Mediasi Kepercayaan pada Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Beli Online pada Market Place Shopee (Studi Pada Pengguna Marketplace Shopee di Universitas Kristen Krida Wacan. Septimia1. Fredella Colline2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Krida Wacana1,2 Septimia. 2017em099@civitas. id1, fredella. colline@ukrida. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh persepsi harga, reputasi, dan persepsi keamanan terhadap minat beli konsumen marketplace Shopee. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/i Universitas Kristen Krida Wacana. Sampel diambil secara purposive sampling dengan kriteria tertentu. Jumlah responden yang akan digunakan untuk melakukan penelitian sebanyak 135 mahasiswa/i. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ialah analisis model pengukuran yang terdiri dari pengujian validitas dan pengujian reliabilitas, lalu analisis model structural dan yang terakhir ialah pengujian hipotesis. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa variable persepsi harga tidak berpengaruh terhadap minat beli namun berpengaruh bila terdapat variabel intervening yaitu kepercayaan. variabel reputasi tidak berpengaruh terhadap minat beli, begitupun setelah melalui variabel intervening. dan variabel persepsi keamanan tidak berpengaruh terhadap minat beli namun berpengaruh bila terdapat variabel intervening yaitu Kata kunci: Persepsi harga, reputasi produk terjual, persepsi risiko, minat beli, belanja online, e-commerce, shopee, keputusan pembelian Pendahuluan mampu bertahan sampai saat ini yaitu karena COVID 19 adalah wabah yang sedang masyarakat Indonesia gemar belanja, bah- dialami oleh dunia, dan salah satunya yang kan pemerintah sendiri melakukan subsidi terkena dampak negatifnya adalah Indo- Rp 600. 000 tidak lain agar mendorong daya COVID 19 membuat banyak negara beli masyarakat agar memenuhi permintaan mengalami kemerosotan ekonomi. Indone- pasar karena hasil kuartal i ekonomi Indo- sia pun saat ini dikabarkan terancam resesi, nesia menjadi penentu apakah Indonesia me- namun ada hal yang membuat Indonesia masuki masa resesi atau tidak. KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JANUARI - JUNI 2020 | 41 Menurut yang diutarakan oleh Jony Wong . bahwa E-commerce adalah pembelian, penjualan, dan pemasaran suatu barang maupun jasa melalui media eletronik seperti televisi, radio dan internet. Sebelum COVID 19 mewabah, memang masyarakat Indonesia sudah cukup mengenal dunia online, namun banyak juga yang menolak untuk mengikuti perkembangan digitalisasi ini, seperti contohnya ketika dilakukannya unjuk rasa untuk menolak keberadaan Grab. Gojek, dan Uber, yang dirasa saat itu mematikan sumber penghasilan mereka . jek pangkalan dan bluebir. yang dilakukan secara offline. Namun kini belanja online justru membantu memberikan solusi atas beberapa permasalahan yang saat ini sedang terjadi, bahkan saat COVID 19 sedang melanda, menurut data yang disuguhkan oleh katadata. id bahwa selama pandemi justru membuat minat beli terhadap belanja online meningkat secara Salah satu tempat belanja online yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia adalah Shopee. Shopee adalah marketplace dengan banyak penjual didalamnya, berbeda dengan webstore yang lebih spesifik seperti berrybenka. Shopee dapat disebut sebagai mall online. Penitasari . mengatakan bahwa minat beli merupakan kecenderungan seseorang karena merasa tertarik ataupun terdorong untuk melakukan suatu kegiatan guna mendapatkan barang dan atau jasa. Minat beli dapat diterjemahkan sebagai pernyataan atas mental konsumen dalam merefleksikan pembelian produk dengan brand Menurut Babin dan Harris . bahwa persepsi harga berkaitan dengan kesadaran seorang konsumen serta interpretasi akan kenyataannya. Maka dari itu, persepsi harga memiliki fungsi sebagai landasan atas pembelajaran konsumen terjadi. Menurut Frombun . yang dikutip dalam Trimanah . bahwa reputasi merupakan representasi AojaringanAo reaksi afektif/emosional, bisa reaksi baik ataupun reaksi buruk, kuat maupun lemah dari konsumen, karyawan, investor, serta publik terhadap citra nama perusahaan. Menurut Andriyani . bahwa persepsi keamanan merupakan suatu kemampuan konsumen untuk melindungi diri dari potensi ancaman. Dan secara teknis bahwa persepsi keamanan akan menjamin integritas, kerahasiaan dan otentifikasi serta tanpa pencatatan transaksi. Lebih dalam lagi, bahwa integritas suatu informasi tidak akan ditransmisikan ataupun disimpan hingga dapat dimodifikasi oleh pihak ketiga tanpa ijin. Siagian dan Cahyono . mengatakan bahwa kepercayaan adalah sebuah bentuk dari keyakinan salah satu pihak tentang maksud juga perilaku yang ditunjukan untuk pihak lainnya, oleh sebab itu kepercayaan konsumen dapat diartikan sebagai harapan seorang konsumen bahwa penyedia jasa atau seller dapat dipercaya dan diandalkan dalam menepati janjinya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk : Menganalisis pengaruh persepsi harga terhadap minat beli konsumen pada marketplace shopee. Menganalisis pengaruh reputasi produk penjual terhadap minat beli konsumen pada marketplace shopee. 42 | EFEK MEDIASI KEPERCAYAAN PADA FAKTOR-FAKTOR. (Septimia dan Fredella Collin. Menganalisis pengaruh persepsi risiko terhadap minat beli konsumen pada marketplace shopee. Persepsi Harga Menganalisis pengaruh persepsi harga terhadap kepercayaan pada marketplace shopee. tan mengenai bagaimana sebuah informasi Menganalisis produk terhadap kepercayaan pada marketplace shopee. Persepsi harga dijadikan sebuah Menganalisis pengaruh persepsi risiko terhadap kepercayaan pada marketplace shopee. apa yang akan diterima oleh konsumen dari Menganalisis pengaruh kepercayaan terhadap minat beli pada marketplace Dari pengertian diatas maka persepsi Menganalisis seberapa besar pengaruh persepsi harga terhadap minat beli yang di mediasi kepercayaan. Menganalisis seberapa besar pengaruh reputasi produk penjual terhadap minat beli yang di mediasi kepercayaan. Menganalisis seberapa besar pengaruh persepsi keamanan terhadap minat beli yang di mediasi kepercayaan. Minat Beli Kotler dan Amstrong . pun mengatakan bahwa minat beli merupakan sesuatu perasaan yang hadir setelah seseorang mendapatkan rangsangan atas produk yang dilihatnya, sehingga muncul hasrat untuk Dari pengertian di atas, maka minat beli dapat disimpulkan sebagai suatu hasrat yang muncul dalam diri seseorang akibat melihat sesuatu objek yang dianggap menarik sehingga berkeinginan untuk memilikinya. Menurut Zeithaml . dalam Kusdyah . bahwa persepsi harga berkaitentang harga dapat dipahami secara utuh dan memberikan arti mendalam kepada patokan nilai konsumen mengenai perbandingan atas besaran pengorbanan dengan produk maupun jasa yang diberikan oleh penjual online. harga dapat diartikan sebagai mindset konsumen bahwa harga yang diterima merupakan harga terbaik yang bisa didapatkan oleh mereka dari sebuah situs online H1 : Persepsi harga (X. memiliki pengaruh positif terhadap kepercayaan (Z) H4 : Persepsi harga (X. memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. H8 : Persepsi harga (X. memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. yang dimediasi kepercayaan (Z) Reputasi Menurut Klein . dalam Agustin dan Hellianto . Sistem reputasi secara online pada umumnya dalam bentuk review dan rating yang dapat diakses oleh semua calon pembeli sehingga mereka dapat melihat dan membaca penilaian atau ulasan yang diberikan oleh pembeli sebelumnya. Dari pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa reputasi merupakan suatu nilai yang diberikan oleh konsumen lain KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JANUARI - JUNI 2020 | 43 yang dijadikan acuan oleh calon konsumen yang dibeli pasti dikirimkan sesuai dengan baru untuk mengetahui pengalaman yang yang dijanjikan Tujuan Penetapan Harga diterima atas pelayanan ataupun atas kualitas produk itu sendiri. H2 : Reputasi (X. memiliki pengaruh positif terhadap kepercayaan (Z) H5 : Reputasi (X. memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. H9 : Reputasi (X. memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. yang dimediasi kepercayaan (Z) Persepsi Keamanan Menurut Belanger . dalam Putri dan Baridwan . bahwa keamanan tiap konsumen dalam transaksi e-commerce dapat teratasi dengan cara menggunakan fitur keamanan. Karena sangatlah penting seluruh data yang berkaitan dengan e-commerce seperti data penjual dan pembeli yang harus dijaga kerahasiaannya sewaktu transmisi secara elektronik. Data yang tertransmisi pun harus mendapat perlindungan dari kemungkinan pengubahan data atau dimodifikasi oleh pihak lain selain pengirim. Dari pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi keamanan adalah suatu pikiran konsumen mengenai berjalannya suatu transaksi secara online akankah berjalan secara aman atau tidak, karena konsumen pasti memiliki kekhawatiran bocornya suatu data pribadi sehingga diperlu- H3 : Persepsi keamanan (X. memiliki pengaruh positif terhadap kepercayaan (Z) H6 : Persepsi keamanan (X. memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. H10 : Persepsi keamanan (X. memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. yang dimediasi kepercayaan (Z) Kepercayaan Mowen dan Minor dalam Donni Juni . mengatakan bahwa kepercayaan merupakan semua pengetahuan yang telah dimiliki dan disimpulkan oleh konsumen baik tentang objeknya, atributnya serta manfaatnya. Dari pengertian di atas mengenai kepercayaan, maka dapat penulis tarik kesimpulan bahwa kepercayaan adalah kesimpulan yang diambil oleh individu maupun sebuah kelompok yang mengandung kayakinan dengan harapan yang dapat terwujudkan dari pihak lain. Konsumen yang telah mendapat kepercayaan tersebut akan senantiasa bergantung pada penyedia jasa bahkan bersedia untuk melakukan tindakan yang menguntungkan penyedia jasa. H7 : Kepercayaan (Z) memiliki pengaruh positif terhadap minat beli (Y. kan suatu jaminan dari platform online maupun dari penjual online itu sendiri bahwa Kerangka konseptual penelitian ini disajikan seluruh data akan aman dan tentunya produk pada gambar 1. 44 | EFEK MEDIASI KEPERCAYAAN PADA FAKTOR-FAKTOR. (Septimia dan Fredella Collin. Gambar 1. Kerangka KonspetualGambar 1. Kerangka Konspetual Penelitian ini menggunakan 1 variabel endogen . , 1 variabel intervening . , dan 3 variabel eksogen . dan 16 indikator. Hasil dan Pembahasan Analisis model pengukuran . uter mode. Uji Validitas Variabel Persepsi Harga (X. Metode Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survey untuk pengambilan sampel data dari populasi. Alat yang digunakan berupa kuesioner. Dan sumber data didapatkan melalui data primer dan data sekunder. Populasi yang ditargetkan adalah seluruh mahasiswa/I Universitas Kristen Krida Wacana yang telah melakukan transaksi online pada Shopee minimal 1 . Dan dalam pengukuran variabelnya menggunakan skala likert. Analisis data dan pengujian alam penelitian ini menggunakan pengukuran model PLS atau Partial Least Square. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis model pengukuran, analisis model structural, dan uji hipotesis. Reputasi (X. Persepsi Keamanan (X. Minat Beli (Y. Kepercayaan (Z) Indikator X1-1 X1-2 X1-3 X2-1 X2-2 X2-3 X2-4 X3-1 Outer Loading X3-2 Y1-1 Y1-2 Y1-3 Y1-4 Z-1 Z-2 Z-3 Tabel 1. Outer Loading Berdasarkan hasil outer loading diatas, maka diketahui nilai outer loading pada setiap indikator, dimana nilai outer loading > 0. 7 pada seluruh indikator, sehingga dapat dinyatakan sudah memenuhi syarat validitas KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JANUARI - JUNI 2020 | 45 VARIABEL Persepsi Harga (X. Reputasi (X. Persepsi Keamanan (X. Minat Beli (Y. Kepercayaan (Z) Berdasarkan hasil Average Variance Extracted, maka diketahui bahwa nilai AVE > AVE 5 pada seluruh variabel, sehingga dapat dinyatakan sudah memenuhi syarat validitas Tabel 2. AVE Uji Reliabilitas Variabel Cronbach's Alpha Persepsi Harga (X. Reputasi (X. Persepsi Keamanan (X. Minat Beli (Y. Kepercayaan (Z) Composite Reliability Tabel 3. CronbachAos Alpha & Compositer Reliability Dalam melakukan uji reliabilitas menggunakan alat ukur cronbachAos alpha dan composite reliability. Dalam composite reliability, variabel dinyatakan memiliki re- liabilitas yang tinggi apabila nilai lebih besar Sedangkan dalam cronbachAos alpha dinyatakan memiliki relibilitas yang kuat apabila nilai lebih besar dari 0. Analisis model struktural . uter mode. Variabel Y1 (Minat Bel. X1 (Persepsi Harg. X2 (Reputas. X3 (Persepsi Keamana. Y1 (Minat Bel. Z (Kepercayaa. Z (Kepercayaa. Tabel 4. Path Coefficient Berdasarkan hasil pada tabel diatas , seluruh hubungan antar variabel mendapatkan hasil nilai diantara 0 . sampai 1 . sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh hipotesis yang akan diuji memiliki pengaruh yang positif terhadap satu variabel dengan variabel yang lain. 46 | EFEK MEDIASI KEPERCAYAAN PADA FAKTOR-FAKTOR. (Septimia dan Fredella Collin. VARIABEL Z (Kepercayaa. Y1 (Minat Bel. R Square R Square Adjusted Tabel 5. R-Square Dalam tabel diatas diperoleh hasil bahwa dalam variabel kepercayaan mendapat 470 atau sama dengan 47%, hasil ini menunjukkan besarnya penjelasan audit internal tentang variabel kepercayaan sedangkan 53% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Lalu dalam variabel minat beli diperoleh hasil 0. 222 atau sama 2%, sehingga menunjukkan bahwa sebesar 22. 2% penjelasan audit internal mengenai variabel minat beli, sedangka sisanya sebesar 77. 8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Selain dengann R2, penelitian juga di evaluasi dengan Q2 untuk konstraknya. Q2 mengukur sebearapa baiknya nilai pada observasi dan estimasi parameternya. Chin dalam Ghozali . Q2 = 1 Ae ( 1 Ae R12 ) ( 1 Ae R22 ) = 1 Ae ( 1 Ae 0. 470 ) ( 1 Ae 0. = 1 Ae ( 0. 53 ) ( 0. = 0. Hasil pada perhitungan Q2 diatas menunjukkan bahwa prediksi pada nilai relevansi senilai 0. 588 atau sama dengan Sehingga ditarik kesimpulan bahwa 8% variabel minat belanja dapat dijelaskan melalui variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini, sedangkan 2% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian ini mempunyai nilai prediksi relevansi yang baik. Uji Hipotesis Pengaruh Langsung Original Sample (O) Sample Mean (M) Standard Deviation (STDEV) T Statistics (|O/STDEV|) Values X1 (Persepsi Harg. -> Z (Kepercayaa. X2 (Reputas. -> Z (Kepercayaa. X3 (Persepsi Keamana. -> Z (Kepercayaa. X1 (Persepsi Harg. -> Y1 (Minat Bel. X2 (Reputas. -> Y1 (Minat Bel. X3 (Persepsi Keamana. -> Y1 (Minat Bel. Z (Kepercayaa. -> Y1 (Minat Bel. Tabel 6. Inner Weight KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JANUARI - JUNI 2020 | 47 Persepsi harga terhadap kepercayaan Dari hasil P-Values senilai 0. 000 maka didapatkan hasil bahwa persepsi harga (X. berpengaruh secara signifikan terhadap kepercayaan (Z). Artinya, semakin sesuai persepsi harga dimata konsumen saat pandemi COVID-19 maka semakin meningkatkan kepercayaan konsumen dalam berbelanja online. Reputasi terhadap kepercayaan Dari hasil P-Values senilai 0. maka didapatkan hasil bahwa reputasi (X. tidak berpengaruh terhadap kepercayaan (Z). Artinya, reputasi yang dilihat oleh konsumen pada saat ingin berbelanja online diwaktu pandemi COVID-19 tidak berpengaruh terhadap kepercayaan mereka dalam berbelanja online dikarenakan data penelitian ini belum cukup untuk membuktikan adanya hubungan antara reputasi dengan . Persepsi keamanan terhadap kepercayaan Dari hasil P-Values senilai 0. maka didapatkan hasil bahwa persepsi keamanan (X. berpengaruh secara signifikan terhadap kepercayaan (Z). Artinya, semakin sesuai persepsi keamanan dimata konsumen saat pandemi COVID-19 maka semakin meningkatkan kepercayaan konsumen dalam berbelanja online. Persepsi harga terhadap minat beli Dari hasil P-Values senilai 0. 378 maka didapatkan hasil bahwa persepsi harga (X. tidak berpengaruh terhadap minat beli (Y. Artinya, persepsi harga pada bayangan konsumen saat pandemi COVID-19 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli belanja online dikarenakan data penelitian ini belum cukup untuk membuktikan adanya hubungan antara persepsi harga dengan minat beli. Reputasi terhadap minat beli Dari hasil P-Values senilai 0. 470 maka didapatkan hasil bahwa reputasi (X. tidak berpengaruh terhadap minat beli (Y. Artinya, reputasi yang dilihat oleh konsumen saat pandemi COVID-19 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli belanja online dikarenakan data penelitian ini belum cukup untuk membuktikan adanya hubungan antara reputasi dengan minat beli. Persepsi keamanan terhadap minat beli Dari hasil P-Values senilai 0. maka didapatkan hasil bahwa persepsi keamanan (X. tidak berpengaruh terhadap minat beli (Y. Artinya, persepsi keamanan pada bayangan konsumen saat pandemi COVID-19 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli belanja online mereka dikarenakan data penelitian ini belum cukup untuk membuktikan adanya hubungan antara persepsi keamanan dengan minat beli. Kepercayaan terhadap minat beli Dari hasil P-Values senilai 0. 004 maka didapatkan hasil bahwa Kepercayaan (Z) berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli (Y. Artinya, semakin tinggi kepercayaan konsumen dalam berbelanja online saat pandemi COVID-19 maka semakin meningkatkan minat beli belanja online konsumen. 48 | EFEK MEDIASI KEPERCAYAAN PADA FAKTOR-FAKTOR. (Septimia dan Fredella Collin. Pengaruh Tidak Langsung Original Sample (O) Sample Mean (M) X1 (Persepsi Harg. -> Z (Kepercayaa. -> Y1 (Minat Bel. X2 (Reputas. -> Z (Kepercayaa. -> Y1 (Minat Bel. X3 (Persepsi Keamana. -> Z (Kepercayaa. -> Y1 (Minat Bel. VARIABEL Standard Deviation (STDEV) T Statistics (|O/STDEV|) P Values Tabel 7. Specific Indirect Effects . Persepsi harga terhadap minat beli yang dimediasi oleh kepercayaan Dari hasil P-Values senilai 0. 007 maka didapatkan hasil bahwa persepsi harga (X. berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli (Y. yang dimediasi oleh kepercayaan (Z). Artinya, konsumen memiliki minat beli belanja online saat COVID-19 yang bersifat signifikan terhadap persepsi harga yang telah dimediasi oleh kepercayaan konsumen. Reputasi terhadap minat beli yang dimediasi oleh kepercayaan . Persepsi keamanan terhadap minat beli yang dimediasi oleh kepercayaan Dari hasil P-Values senilai 0. maka didapatkan hasil bahwa persepsi keamanan (X. berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli (Y. yang dimediasi oleh kepercayaan (Z). Artinya, konsumen memiliki minat beli belanja online saat COVID-19 yang bersifat signifikan terhadap persepsi keamanan yang telah dimediasi oleh kepercayaan Pembahasan Dari hasil P-Values senilai 0. 236 maka didapatkan hasil bahwa reputasi (X. tidak berpengaruh terhadap minat beli Persepsi harga berpengaruh terhadap kepercayaan Berdasarkan hasil analisa dalam (Y. yang dimediasi oleh kepercayaan (Z). Artinya, konsumen tidak terpengaruh terhadap minat beli belanja online saat COVID-19 bila dilihat dari reputasi yang telah dimediasi oleh kepercayaan konsumen dikarenakan data penelitian ini belum cukup untuk membuktikan adanya hubungan antara reputasi terhadap minat beli yang telah dimediasi oleh kepercayaan. penelitian ini didapatkan bahwa t-statistic 216 dan p-value 0. 000 sehingga diartikan dengan adanya pengaruh yang positif juga signifikan antara persepsi harga terhadap kepercayaan. Selaras dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Japarianto dan Adelia . dimana dalam penelitian tersebut dinyatakan persepsi harga memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kepercayaan. KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JANUARI - JUNI 2020 | 49 Reputasi tidak berpengaruh terhadap kepercayaan Berdasarkan hasil analisa dalam penelitian ini didapatkan bahwa t-statistic 502 dan p-value 0. 134 sehingga diartikan dengan tidak adanya pengaruh antara reputasi terhadap kepercayaan. Selaras dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Syahnaz dan Wahyono . dimana dalam penelitian tersebut dinyatakan reputasi memiliki hubungan yang negatif terhadap kepercayaan konsumen dalam belanja online. terhadap minat beli konsumen secara online. Dan dalam penelitian ini, yang dilakukan disaat pandemi COVID-19 berlangsung, didapatkan hasil penelitian bahwa persepsi harga tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli dengan nilai t-statistic 0. 882 dan nilai p-value 0. 378 sehingga peneliti setuju dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Kusumawati dan Saifudin . dan menolak hasil penelitian Japarianto dan Adelia . Persepsi keamanan berpengaruh terhadap kepercayaan Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Syahnaz dan Wahyono . yang menyatakan bahwa reputasi tidak berpengaruh terhadap minat beli, namun berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Karimah . yang menyatakan bahwa reputasi memiliki pengaruh terhadap minat beli. Dan dalam penelitian ini, yang dilakukan disaat pandemi COVID-19 berlangsung, didapatkan hasil penelitian bahwa reputasi tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli dengan nilai t-statistic 723 dan nilai p-value 0. 470 sehingga peneliti setuju dengan hasil penelitian yang Berdasarkan hasil analisa dalam penelitian ini didapatkan bahwa t-statistic 027 dan p-value 0. 000 sehingga diartikan dengan adanya pengaruh yang positif juga signifikan antara persepsi keamanan terhadap kepercayaan. Selaras dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Pratama dan Magnadi . dimana dalam penelitian tersebut dinyatakan persepsi keamanan memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kepercayaan. Persepsi harga tidak berpengaruh terhadap minat beli Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Japarianto dan Adelia . yang menyatakan bahwa persepsi harga berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli, namun berbeda dengan penelitian Reputasi tidak berpengaruh terhadap minat beli dilakukan oleh Syahnaz dan Wahyono . dan menolak hasil penelitian Karimah . yang dilakukan oleh Kusumawati dan Saifudin . yang menyatakan bahwa Persepsi keamanan tidak berpengaruh terhadap minat beli Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Anwar dan Afifah . yang menyatakan bahwa persepsi keamanan persepsi harga tidak memiliki pengaruh berpengaruh positif namun tidak signifikan 50 | EFEK MEDIASI KEPERCAYAAN PADA FAKTOR-FAKTOR. (Septimia dan Fredella Collin. terhadap minat beli, namun berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Pratama dan Magnadi . yang menyatakan bahwa persepsi keamanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli konsumen secara online. Dan dalam penelitian ini, yang dilakukan disaat pandemi COVID-19 berlangsung, didapatkan hasil penelitian bahwa persepsi keamanan tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli dengan nilai tstatistic 0. 645 dan nilai p-value 0. sehingga peneliti menolak dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Anwar dan Afifah . dan setuju dengan hasil penelitian Pratama dan Magnadi . Kepercayaan berpengaruh terhadap minat beli Berdasarkan hasil analisa dalam penelitian ini didapatkan bahwa t-statistic 857 dan p-value 0. 004 sehingga diartikan dengan adanya pengaruh yang positif juga signifikan antara kepercayaan terhadap minat beli. Selaras dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Ujia dan Munawaroh . dimana dalam penelitian tersebut dinyatakan kepercayaan memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dalam belanja online. Pada hasil penelitian ini, didapatkan bahwa seluruh hubungan langsung antara variabel persepsi harga, reputasi, dan persepsi keamanan tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli, namun pada hasil hubungan tidak langsung yakni dengan adanya variabel intervening, sehingga ada variabel yang sebelumnya pada hubungan langsung tidak memiliki pengaruh menjadi memiliki Sehingga peneliti menyimpulkan bahwa hal ini dikarenakan penelitian ini memiliki acuan situasi pandemi COVID-19, dimana persepsi harga, reputasi, serta persepsi keamanan menjadi tidak prioritas yang dipikirkan oleh konsumen, karena dengan situasi ini, konsumen secara tidak langsung dipaksa untuk mengetahui bahkan mencoba bertransaksi secara online. Seperti yang diketahui bahwa akibat pandemi, sejumlah daerah melakukan Pembatasan Skala Besar Ae Besaran atau biasa disebut dengan PSBB dan secara wajib diharuskan physical distancing. Hal inilah yang memicu konsumen untuk tidak dapat berbelanja offline secara tidak langsung dan disisi lain karena kekhawatiran konsumen itu sendiri akan tertularnya COVID-19. Akibat asumsi inilah yang membuat konsumen memiliki prioritas utama dalam transaksi online, yaitu kepercayaan itu sendiri, sehingga variabel persepsi harga dan persepsi keamanan yang diintervening oleh kepercayaan menjadikan adanya pengaruh positif terhadap minat beli. Namun untuk variabel reputasi, baik dalam hubungan langsung dan tidak langsung, memang tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli dikarenakan reputasi tidak mendominasi konsumen untuk memiliki minat beli dalam berbelanja online. Kesimpulan Berdasarkan tujuan penelitian yang dikemukakan dan selanjutnya dibandingkan dengan hasil penelitian yang didapat dan disimpulkan bahwa: KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JANUARI - JUNI 2020 | 51 Persepsi harga berpengaruh positif terhadap kepercayaan konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Reputasi berpengaruh positif terhadap kepercayaan konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Persepsi keamanan berpengaruh positif terhadap kepercayaan konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Persepsi harga tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Hal ini mungkin dikarenakan ketika pandemi melanda, masyarakat lebih memilih berbelanja online daripada offline diluar mempertimbangkan harga, konsumen lebih mementingkan keamanan dan tepatnya mematuhi aturan pemerintah dalam physical distancing. Reputasi tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Persepsi keamanan tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Kepercayaan berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Seperti yang sudah disinggung pada kesimpulan nomor 4, bahwa akibat pandemi, yang seperti memaksa masyarakat untuk beralih ke online sehingga yang paling penting adalah kepercayaan mereka itu sendiri dalam bertransaksi online. Persepsi harga berpengaruh positif terhadap minat beli yang dimediasi oleh kepercayaan konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Reputasi tidak memiliki pengaruh terhadap minat beli walaupun telah dimediasi oleh kepercayaan dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Persepsi keamanan berpengaruh positif terhadap minat beli yang dimediasi oleh kepercayaan konsumen dalam berbelanja online pada Shopee disaat pandemi COVID-19. Daftar Pustaka