ListyaniMAHSEER: & Putri. Karakter dan 10-17 Meristik Ikan Kuniran (Upeneus Vittatu. dari Plawangan Vol 7 NoMorfometrik 1 Januari 2025 Timur Segara Anakan. Cilacap e-ISSN: 2809-8234. p-ISSN : 2809-8374 Received 30 Desember 2024 / Revised 10 Januari 2025 / Accepted 15 Januari 2025 Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan https://jurnal. id/index. php/mahseer KARAKTER MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN KUNIRAN (Upeneus vittatu. DARI PLAWANGAN TIMUR SEGARA ANAKAN. CILACAP [Moprhometric and Meristic Characterisic of Yellowstriped Goatfish (Upeneus Vittatu. from Eastern Plawangan Timur. Segara Anakan. Cilaca. Mei Listyani1 dan Adinda Kurnia Putri1* Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman. Jl. Dr Soeparno. Komplek GOR Soesilo Soedarman. Purwokerto. Jawa Tengah, 53122 Email: adinda. kurnia@unsoed. Abstrak Ikan kuniran (Upeneus vittatu. merupakan ikan demersal. Spesies ini mampu tumbuh hingga 25 cm dan berhabitat di pantai berpasir dengan kedalaman hingga 100 m. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter meristik dan morfometrik ikan Upeneus vittatus yang ditemukan di Plawangan Timur Segara Anakan Timur. Cilacap. Pengambilan sampel dilakukan pada 24 Juni, 23 Juli, dan 19 Agustus 2023 menggunakan jaring rampus dengan ukuran panjang 36,576 m dan lebar 6,4008 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upeneus vittatus memiliki kisaran panjang total antara 10,559 cm - 17,221 cm dan rata-rata 5,686 cm A 1,758 cm, sedangkan karakter meristik yang ditemukan memiliki 7-8 SD 1, 6-13 SDL2 dan 1-2 SDK 2, 3-15 SP. SVL 7-19. SVK 9-16. SAL 6-7. SAK 2. SC 21-27. SLL 36-38, 2-3 SALL, 6-7 SBLL, 11-12 SBAC. Tidak ada perbedaan karakter meristik dan morfometrik yang signifikan di antara ketiga belas ikan Upeneus vittatus yang ditemukan di Plawangan Timur. Segara Anakan. Kata Kunci : Ikan kuniran. Meristik. Morfometrik. Plawangan Timur Abstract The kuniran fish (Upeneus vittatus ) is a demersal fish. This species is able to grow up to 25 cm and inhabits sandy beaches with a depth of up to 100 m. This study aims to describe the meristic and morphometric characters of Upeneus vittatus fish found in East Plawangan Segara Anakan. Cilacap. Sampling was conducted on June 24. July 23, and August 19, 2023 using a rampus net with a length of 36. 576 m and a width of 6. 4008 m. The results showed that Upeneus vitatus was found in the East Plawangan of Segara Anakan. Cilacap. The results showed that Upeneus vittatus had a total length range between 10. 559 cm - 17. 221 cm and an average of 5. 686 cm A 758 cm, while the meristic characters found have 7-8 SD 1, 6-13 SDL2 and 1-2 SDK 2, 3-15 SP. SVL 7-19. SVK 9-16. SAL 6-7. SAK 2. SC 21-27 , 36-38 SLL, 2-3 SALL, 6-7 SBLL, 11-12 SBAC. There were no significant differences in meristic and morphometric characters among the thirteen Upeneus vittatus fish found in East Plawangan. Segara Anakan. Keywords: Kuniran Fish. Meristic. Morphometric. East Plawangan. PENDAHULUAN Segara Anakan merupakan kawasan muara yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Cilacap. Perairan ini membentuk ekosistem yang berasal dari interaksi antara perairan laguna, hutan mangrove, darat, dan laut (Kusbiyanto et al. , 2. Laguna Segara Anakan memiliki dua aliran masuk air laut dari Samudera Hindia, salah satunya adalah Plawangan Timur (Selat Motea. (Anggraeni, 2. Plawangan Timur Segara Anakan memiliki banyak sungai yang mengalir ke dalamnya antara lain Sungai Kembang Kuning. Sungai Sapuregel, dan Sungai Donan (Agusfiana et al. , 2. Plawangan Timur Segara Anakan sebagai kawasan yang penting bagi beragam biota perairan khususnya ikan (Rozi, 2023. Amula et al. , 2. Penelitian terbaru oleh Amula et al. , pada kawasan ini ditemukan sebanyak 87 spesies dari 47 Spesies yang ditemukan di antaranya yaitu Strongylura strongylura . kan julung-julun. Caranx MAHSEER: Vol 7 No 1 Januari 2025 10-17 ignobilis . kan kuw. Selaroides leptolepsis . kan selar kunin. Leiognatus equulus (Ikan pete. Lutjanus johni . kan kaka. Mugil cephalus . kan belana. , serta Upeneus vittatus . kan kunira. Salah satu ikan yang sering ditemukan di Plawangan Timur Segara Anakan adalah Upeneus vittatus yang merupakan salah satu spesies ikan demersal yang penting secara komersial (Lakshmikanth et al. Pemanfaatan komersial ikan kuniran umumnya dalam bentuk ikan segar maupun fillet sebagai bahan baku pembuatan produk olahan ikan dengan harga per kilo ikan kuniran dapat mencapai Rp. 000 (Muchlis dan Ernawati, 2016. Yusfiandayani et al. , 2. Jenis-jenis ikan kuniran yang umum diketahui berasal dari spesies Upeneus sulphureus dan Upeneus moluccensis akan tetapi, jenis yang lainnya memiliki informasi yang terbatas. Pemanfaatan ikan kuniran yang besar serta bernilai Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan ikan kuniran yang diawali dengan melakukan identifikasi terhadap jenis-jenis ikan kuniran salah satunya adalah ikan Upeneus vittatus . Berdasarkan informasi tersebut maka penelitian ini dilakukan bertujuan menentukan karakter meristik dan morfometrik ikan kuniran Upeneus vittatus di Plawangan Timur Segara Anakan. MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Penelitian Pengambilan sampel ikan kuniran (Upeneus vittatu. dilakukan di Plawangan Timur Segara Anakan. Cilacap. Lokasi pengambilan sampel ikan terbagi menjadi 4 stasiun dengan tiga kali pengambilan pada Sabtu, 24 Juni 2023. Minggu, 23 Juli 2023. dan Sabtu, 19 Agustus 2023. (Gambar . Sampel ikan yang diambil kemudian dianalisis di Laboratorium Pescica Marina. Gedung C. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman. Gambar 1. Peta Lokasi Pengambilan Sampel Ikan Prosedur Penelitian Pengukuran Karakter Morfometrik dan Meristik Ikan Pengambilan Sampel Ikan Pengukuran Pengambilan sampel ikan kuniran (Upeneus morfometrik ikan Upeneus vittatus vittatu. dilakukan dengan menggunakan kapal menggunakan pengukuran yang mengacu pada Nama bersama nelayan setempat. Jaring yang digunakan et al. , . Pengukuran karakter morfometrik ikan yaitu jaring rampus dengan mesh size 0,75 mm. dapat dilihat pada Gambar 2. Adapun keterangan Jaring kemudian ditebar setelah tiba di titik sampling mengenai karakter morfometrik dan meristik ikan dan ditunggu selama 1 jam. Jaring diangkat setelah 1 Upeneus vittatus selanjutnya identifikasi lebih lanjut jam kemudian ikan yang didapat dimasukkan ke berdasarkan Tabel 3 dan Tabel 4. dalam coolbox untuk mempertahankan kesegaran Listyani & Putri. Karakter Morfometrik dan Meristik Ikan Kuniran (Upeneus Vittatu. dari Plawangan Timur Segara Anakan. Cilacap Gambar 1. Pengukuran Karakter Morfometrik Ikan Upeneus vittatus Tabel 1. Karakter Morfometrik Ikan Upeneus vittatus (Suman et al. , 2. Karakter Morfologi Notasi Deskripsi Panjang total Panjang ikan dari ujung mulut hingga ujung sirip ekor terpanjang Panjang cagak Panjang ikan dari ujung mulut hingga batas percabangan sirip ekor Panjang standar Panjang ikan dari ujung mulut hingga batas awal Panjang Kepala Ujung mulut hingga sisi paling belakang Panjang pra-orbital PPO Panjang ikan dari ujung mulut hingga margin paling depan mata Panjang pasca-orbital PPCO Panjang dari tepi mata belakang hingga bagian belakang operkulum Diameter mata Diameter mata Panjang pre-dorsal 1 PDL 1 Jarak ujung moncong hingga pangkal sirip punggung pertama Panjang pre-dorsal 2 PDL 2 Jarak ujung moncong hingga pangkal sirip punggung kedua Panjang dorsal 1 DFL 1 Panjang dari hingga ujung dorsal pertama Panjang dorsal 2 DFL 2 Panjang dari pangkal hingga ujung dorsal kedua Panjang interdal dorsal IDL Jarak antara dorsal 1 dan dorsal 2 Kedalaman pangkal ekor CPD Jarak bagian belakang sirip dorsal 2 dengan bagian belakang sirip anal Pra-pektoral PPcl Jarak ujung moncong hingga bagian depan sirip Pra-pelvic PPvl Jarak ujung moncong hingga bagian depan sirip Pra-anal PAL Jarak ujung moncong hingga bagian depan sirip Panjang sirip pektoral PFL Panjang sirip dada dari pangkal hingga ujung paling belakang Panjang sirip anal AFL Panjang sirip anal pertama hingga sirip anal MAHSEER: Vol 7 No 1 Januari 2025 10-17 Karakter Morfologi Notasi Panjang sirip ekor CFL Kedalaman tubuh Deskripsi Panjang pangkal sirip ekor hingga bagian paling akhir sirip ekor Lebar maksimum tubuh . agian tubuh terdala. Tabel 2. Karakter Meristik ikan Upeneus vittatus yang dihitung ( Nama et al. , 2. Karakter Meristik Sirip Dorsal 1 Sirip Dorsal Keras 2 Sirip Dorsal Lunak 2 Sirip Pektoral Sirip Ventral Keras Sirip Ventral Lunak Sirip Anus Keras Sirip Anus Lunak Sirip Caudal Sisik Garis lateral Sisik Di Atas Garis lateral Sisik Di Bawal Garis lateral Sisik dari Belakang Sirip Anus-Ekor Analisis Data Data pengukuran morfometrik dan meristik yang didapat kemudian ditabulasikan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara statistik. Data karakter meristik dan mortometrik diuji homogenitas datanya menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov. selanjutnya dilakukan uji t sampel bebas . ndependent t-tes. Pvalue<0,001 morfometrik serta meristik pada semua ikan yang HASIL Deskripsi Umum Ikan Kuniran (Upeneus Upeneus vittatus merupakan salah satu spesies ikan kuniran yang ditemukan di Indonesia (Prayitno, 2. Spesies ini mampu tumbuh hingga 25 cm dan berhabitat di pantai berpasir dengan kedalaman hingga 100 meter (Rahayu et al. , 2. Ikan ini hidup bergerombol dan termasuk spesies euryhaline, benthopelagic, sering ditemukan kelompok, dan memakan krustasea kecil (Saha et al. Uiblein et al. , . menyebutkan bahwa Upeneus vittatus merupakan spesies ikan laut, payau, dan berarosiasi dengan terumbu karang. Laguna yang berpasir, perairan pantai yang terlindung dan dasar perairan merupakan habitat Upeneus vittatus . Upeneus vittatus memiliki tubuh yang memanjang, lateral compresed, dan terdapat dua Notasi SD 1 SDK 2 SDL 2 SVK SVL SAK SAL SLL SALL SBLL SBAC barbels berwarna putih di dagu (Saha et al. , 2. Uiblein et al. , . menambahkan bahwa Upeneus vittatus memiliki tubuh yang pipih ke samping, punggung sedikit cembung dan berukuran sedang, terdapat dua sungut berwarna putih di dagunya. Sisiknya berbentuk ctenoid, besar dan tumpang tindih. Terdapat dua sirip punggung yang terpisah serta sirip ekornya bercabang dua dan bertipe homocercal. Siripsirip tersebut berwarna campuran gelap . itam atau coklat tu. dan terang. Bagian perut berwarna perak dan memiliki empat garis emas. Di antaranya dua berada di tengah, dari mata hingga ke pangkal sirip ekor dan dari bawah pangkal sirip dada hingga pangkal sirip ekor (Uiblein dan Causse, 2. Karakter Morfometrik Ikan Kuniran (Upeneus Ikan kuniran (Upeneus vittatus ) yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 13 ekor. Hasil pengukuran karakter morfometrik disajikan pada Tabel 5. Upeneus vittatus yang ditemukan memiliki kisaran panjang total antara 10,559 cm - 17,221 cm dan rata-rata 5,686 cm A 1,758 cm. Kisaran panjang tersebut termasuk dalam kategori ikan dewasa. Sabrah dan El-Ghainy . menyebutkan bahwa ukuran terkecil Upeneus vittatus jantan dan betina dewasa adalah 10 cm. Hasil pengukuran karakter morfometrik tersebut memiliki kesamaan karakter dengan Upeneus yang ada di perairan India tepatnya Bangladesh oleh Saha et al. , . dan di Australia oleh Uiblein dan Gledhill . Penelitian Saha et , . menemukan karakter morfometrik Listyani & Putri. Karakter Morfometrik dan Meristik Ikan Kuniran (Upeneus Vittatu. dari Plawangan Timur Segara Anakan. Cilacap Upeneus vittatus pada 17 ikan dengan kisaran Hasil analisis karakter morfometrik pada Tabel 5 panjang di antaranya DFL 1 1,4 Ae 1,7 cm. DFL 2 1,2 menunjukkan data karakter morfometrik sampel ikan Ae 1,4 cm. CPD 1,8 Ae 2,4 cm. PPCL 3,3 Ae 3,7 cm, bersifat homogen. Afriandi dan Hadayani . PPvL 3,1 Ae 3,4 cm. CFL 2,6 Ae 3,2 cm, dan BD 2,4 Ae menyebutkan apabila diperoleh nilai standar deviasi 3,0 cm. Penelitian lainnya oleh Uiblein dan Gledhill kurang dari rata-rata maka sampel dinyatakan . menemukan karakter morfometrik Upeneus Hasil uji-t didapatkan nilai P Value >0,001 vittatus dengan kisaran panjang di antaranya PPO yang artinya tidak ada perbedaan karakter 0,74 Ae 0,89 cm. DFL 1 2,1 Ae 2,4 cm. DFL 2 1,6 Ae 1,9 morfometrik yang signifikan di antara ketiga belas cm. CPD 0,8 Ae 1,1 cm. PPvL 2,0 Ae 2,3 cm. PFL 2,4 Ae ikan Upeneus vittatus yang ditemukan di Plawangan 2,6 cm. AFL 1,6 Ae 2,0 cm. CFL 2,8 - 3,0 cm. Timur. Segara Anakan. Tabel 3. Morfometrik ikan Upeneus vittatus yang dihitung Selang . Rata-rata A SD Karakter Pvalue . in Ae max ) . 10,559 - 17,221 15,686 A 1,758 >0,001 >0,001 9,528 - 15,487 13,993 A 1,586 >0,001 8,827 - 14,953 12,870 A 1,450 >0,001 2,433 - 3,910 3,310 A 0,414 >0,001 PPO 0,762 - 1,452 1,159 A 0,197 >0,001 PPCO 0,944 - 1,673 1,451 A 0,189 >0,001 0,581 - 0,965 0,842 A 0,099 >0,001 PDL 1 3,340 - 5,702 5,001 A 0,591 >0,001 PDL 2 5,604 - 9,477 8,500 A 0,995 >0,001 DFL 1 1,364 - 2,545 2,325 A 0,324 >0,001 DFL 2 0,837 - 1,896 2,249 A 0,297 >0,001 IDL 1,357 - 2,248 1,594 A 0,292 >0,001 CPD 2,666 - 4,001 1,949 A 0,213 >0,001 PPCL 2,924 - 4,719 3,553 A 0,384 >0,001 PPvl 2,924 - 4,001 4,083 A 0,519 >0,001 PAL 6,191 - 9,515 8,577 A 0,874 >0,001 PFL 1,744 - 3,355 2,873 A 0,444 >0,001 AFL 1,037 - 3,104 2,199 A 0,449 >0,001 CFL 1,775 - 4,131 3,446 A 0,578 >0,001 2,233 - 4,085 3,607 A 0,480 Karakter Meristik Ikan Kuniran (Upeneus Hasil pengukuran karakter meristik disajikan dalam Tabel 6. Hasil pengukuran didapatkan bahwa karakter meristik ikan kuniran (Upeneus vittatus ) yang ditemukan di Plawangan Timur Segara Anakan memiliki 7-8 SD 1, 6-13 SDL2 dan 1-2 SDK 2, 3-15 SP. SVL 7-19. SVK 9-16. SAL 6-7. SAK 2. SC 2127. SLL 36-38, 2-3 SALL, 6-7 SBLL, 11-12 SBAC. Hasil tersebut memiliki kesamaan karakter dengan Upeneus vittatus yang ada di India oleh Gomathy et , . yang meneliti meristik Upeneus vittatus di India Selatan. Pada penelitian tersebut ditemukan sirip dorsal sebanyak 8, sirip pektoral sekitar 15-16 sirip lunak, sisik garis lateral berkisar antara 36-38 sisik lunak, 4-6 sisik di atas garis lateral, dan 3-4 sisik Tabel 4. Meristik ikan Upeneus vittatus yang dihitung di bawah garis lateral. Penelitian lainnya oleh Saha et al. , . di Bangladesh, dari 17 Upeneus vittatus yang ditemukan memiliki karakter meristik sebanyak 6 - 7 sirip keras dorsal 1, 1 sirip keras dan 8 sirip lunak dorsal 2, 14 Ae 17 sirip pektoral, 35 - 38 sisik garis lateral, 2 sisik di atas garis lateral, dan 6 sisik di bawah garis lateral, sedangkan pengukuran meristik Upeneus vittatus di Australia oleh Uiblein dan Gledhill . menemukan 7 sirip dorsal keras dan 9 sirip dorsal lunak serta 13-15 sirip pektoral. Hasil uji-t pada semua karakter meristik didapatkan nilai P Value >0,001 yang artinya tidak ada perbedaan karakter meristik yang signifikan di antara ketiga belas ikan Upeneus vittatus yang ditemukan di Plawangan Timur. Segara Anakan. MAHSEER: Vol 7 No 1 Januari 2025 10-17 Notasi SD 1 SDK 2 SDL 2 SVK SVL SAK SAL SLL SALL SBLL SBAC Jumlah VI-Vi I-II IX-XVI PEMBAHASAN Pengukuran karakter morfometrik yang digunakan sebanyak 20 karakter. Ikan kuniran Upeneus vittatus sulit ditemukan di Indonesia jika dibandingkan dengan spesies ikan kuniran lain yang masih mudah ditemukan seperti spesies Upeneus sulphureus yang banyak ditemukan di Perairan Tegal dan sekitarnya, spesies Upeneus moluccensis di Perairan Selat Sunda, serta spesies Upeneus farnis di Bitung Sulawesi (Sarumaha et al. , 2016. Kembaren dan Ernawati, 2. Penelitian mengenai karakter meristik dan morfometrik Upeneus vittatus lebih banyak ditemukan di perairan India dan Australia (Saha et al. , 2019. Uiblein dan Gledhill 2. Upeneus vittatus yang ditemukan di Plawangan Timur. Segara Anakan memiliki beberapa karakter morfometrik yang berbeda dengan spesies Upeneus Hasil Penelitian oleh Sarumaha et al. , . menyatakan bahwa Upeneus vittatus memiliki CPD yang lebih besar dibandingkan dengan Upeneus Spesies lain yakni Upeneus sulphureus jika dibandingkan dengan Upeneus vittatus memiliki ujung sirip yang berwarna lebih gelap dengan sirip anus, pektoral lebih pucat, dan ekor yang berwarna kuning (Kembaren dan Ernawati, 2. Upeneus farnis memiliki karakter morfologi yang lebih kecil dibanding Upeneus vittatus , seperti panjang standar hanya berkisar 7,0 Ae 14,1 cm sedangkan Upeneus vittatus berkisar 10,559 - 17,221 cm. CPD Upeneus farnis hanya berkisar 0,88 Ae 0,99 cm sedangkan Upeneus vittatus berkisar 2,666 - 4,001 cm, panjang sirip pektoral Upeneus farnis 1,8 Ae 2,0 cm sedangkan Upeneus vittatus 2,924 - 4,001, sirip dorsal lebih gelap, terdapat 3 garis lateral berwarna abu-abu hingga coklat tua, dan tubuhnya ditutupi oleh pigmen berwarna merah (Uiblein et al. , 2. Perbandingan karakter meristik Upeneus Pvalue >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 >0,001 dengan spesies lain seperti Upeneus margarethae yang ditemukan di Indo-Pasifik oleh Uiblein et al. , . Upeneus vittatus memiliki jumlah yang lebih banyak dari beberapa karakter meristik Upeneus margarethae yang dihitung yaitu dari 11 Upeneus margarethae didapatkan sirip dorsal keras sebanyak 7, sirip pektoral berkisar 13 Ae 14, dan sisik garis lateral berkisar 28 - 29 (Uiblein et al. Jika dibandingkan dengan Upeneus farnis. Upeneus vittatus memiliki jumlah yang lebih banyak dari beberapa karakter meristik Upeneus farnis yang dihitung yaitu dari 14 Upeneus farnis didapatkan kisaran sirip dorsal lunak sebanyak 15 Ae 16, sirip pektoral sebanyak 15 Ae 16 dan sisik garis lateral sebanyak 39 - 40 (Uiblein et al. , 2. KESIMPULAN Ikan kuniran yang ditemukan di Plawangan Timur Segara Anakan merupakan spesies Upeneus vittatus yang diukur menggunakan 20 karakter morfometrik dan 13 karakter meristik. Ikan Upeneus vittatus yang ditemukan memiliki kisaran panjang total antara 10,559-17,221 cm. Tidak ada perbedaan karakter meristik dan morfometrik yang signifikan di antara ketiga belas ikan Upeneus vittatus yang ditemukan di Plawangan Timur. Segara Anakan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ikan yang diamati merupakan satu spesies. DAFTAR PUSTAKA