Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus ANALISIS PENERAPAN BUDAYA LOKAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PARIWISATA KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) MANDALIKA Haerul Rizal Fatoni1*. Muhammad Fedryansyah2. R Nunung Nurwati3. 1,2,3 Universitas Padjadjaran Article history Received : 4 Desember 2023 Revised : 14 Agustus 2024 Accepted : 14 Agustus 2024 *Corresponding author Email : 1haerulrizalfatoni@gmail. No. doi: 10. 24198/focus. ABSTRAK Pembagunan PSN (Proyek Strategis Nasiona. merupakan program yang dicetuskan pertama kali oleh pemerintah pada tahun 2016, adanya program ini diawal merupakan suatu harapan dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat yang terdapat di sekitar proyek pembangunan. Salah satu kawasan yang masuk dalam proyek strategis nasional adalah kawasan ekonomi khusus Mandalika. Salah satu alasan Mandalika menjadi proyek strategis nasional adalah karena kekayaan budaya lokal yang dimilikinya, kekayaan budaya yang ada pada masyarakat sekitar mandalika sangat beragam, sehingga budaya lokal dalam masyarakat juga tidak dapat terlepaskan dalam hal pembangunan pariwisata. Dalam melakukan penelitian Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi, penyajian, dan penarikan Hasil penelitian didapatkan bahwa budaya lokal yang ada dalam masyarakat juga dapat menjadi bagian dalam mendukung adanya pemerdayaan masyarakat dalam pembangunan pariwisata, dengan melibatkan akan nilai budaya tersebut dalam membantu masyarakat dalam mendukung pembangunan yang ada. Dalam pandangan Giddens dalam teori strukturasinya bahwa dalam melakukan suatu pembangunan, tentu tidak hanya melibatkan atau memperhatikan satu aspek, melainkan konektivitas struktur dan agensi harus saling berintegrasi dalam bagaimana mendapatkan tingkat kesejahteraan masyarakat dengan apa yang diharapkan, terutama dalam memberikan pemberdayaan pada Kata Kunci: Budaya Lokal. Pemberdayaan. Strukturasi Giddens ABSTRACT The development of PSN (National Strategic Projec. is a program that was first initiated by the government in 2016. The existence of this program at the beginning was a hope in the context of improving the welfare and empowerment of communities around the development project. One of the areas included in the national strategic project is the Mandalika special economic zone. One of the reasons Mandalika has become a national strategic project is because of the rich local culture it has, the cultural richness that exists in the Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus communities around Mandalika is very diverse, so that local culture in the community cannot be ignored in terms of tourism In conducting this research, researchers used library research methods. The data analysis techniques in this research are through reduction, presentation and drawing The research results showed that local culture in society can also be a part of supporting community empowerment in tourism development, by involving these cultural values in helping the community to support existing In Giddens' view in his structuration theory, in carrying out development, it certainly does not only involve or pay attention to one aspect, but the connectivity of structure and agency must be integrated with each other in how to achieve the level of community welfare that is expected, especially in providing empowerment to the community. Keywords: Local Structuration PENDAHULUAN Pembangunan PSN (Proyek Strategis Nasiona. merupakan program yang dicetuskan pertama kali oleh pemerintah pada tahun 2016, adanya program ini diawal merupakan suatu harapan dalam rangka membantu dalam pemenuhan akan kebutuhan masyarakat, serta dalam membantu membangun dan meningkatkan kesejahteraan didalam masyarakat itu sendiri (Haryo Limanseto, 2. , terutama bagi masyarakat sekitar yang terdampak dari adanya proyek pembangunan. Salah satu kawasan yang masuk dalam proyek pembangunan proyek strategis nasional di Indonesia adalah kawasan ekonomi khusus Mandalika. Mandalika sendiri merupakan kawasan yang berada di provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di kabupaten Lombok Tengah, adapun Mandalika pertama kali ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus pada tada tahun 2014, melalui peraturan Pemerintah Nomor 52. Dan setelah itu banyak pembangunan dilakukan di Mandalika, adapun gambaran Culture. Empowerment. Giddens lokasi mandalika dapat dilihat pada gambar Sumber : Dewan Nasional KEK, 2020 Mandalika saat ini menjadi salah satu unggulan pemerintah provinsi NTB, terlebih setelah dijadikannya Mandalika sebagai salah satu tempat perhelatan olahraga bergengsi internasional, yakni MotoGP (Fajarica et al. , 2. Selain menjadi kebanggaan yang dimiliki oleh masyarakat NTB. Mandalika juga menjadi Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus salah satu daerah yang mengalami proses pembangunan dalam bidang pariwisata yang begitu cepat, yang ini terlihat pada perubahan pada pembangunan banyak infrastruktur pada masyarakat provinsi NTB, misalnya pada pembangunan sarana dan prasarana fasilitas umum yang dibangun di sekitar kawasan sekitar Mandalika (Noviana et al. , 2. Pembangunan Mandalika saat ini terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meski pada awalnya mendapatkan pro dan kontra dukungan dari masyarakat, seperti permasalahan akan lahan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar Mandalika dalam menuntun hak mereka akan lahan yang dijadikan kawasan pembangunan fasilitas masyarakat yang ada. (Faruk, 2. Selain potensi sumber daya alamnya, di kawasan Mandalik terdapat juga kekayaan memanfatkan kekayaan budaya yang ada pada masyarakat sekitarnya, seperti misalnya pada masyarakat Desa Sade dan Ende di sekitar kawasan Mandalika yang memiliki nilai jual budaya lokal dalam pariwisata (Hadi Prabowo, 2. , yang saat ini juga termasuk menjadi bagian objek pariwisata di daerah Mandalika, termasuk diantaranya Budaya PereseAoan. Budaya Gendang Bleq. Tarian dan lainnya. Budaya Lokal penting menjadi sebuah modal dalam masyarakat, sebab budaya lokal yang ada merupakan salah satu yang juga mampu dijadikannya sebagai sebuah peluang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan Sebab di daerah NTB, masih terdapat masyarakat yang masih memiliki Mandalika Lombok Tengah (Jauhariah. Oleh karenanya, adanya hal ini tentu membuat pembuatan awal perencanaan pembangunan yang dilakukan dalam aspek keterlibatan masyarakat harus menjadi hal utama yang lebih diperhatikan, sebab pembangunan yang ada bukan ditujukan keterlibatan manfaat untuk aspek ekonomi masyarakat saja, dan masih jarang memperhatikan keterlibatan hal lain, termasuk dalam bagaimana keterlibatan masyarakat NTB secara umum dikenal kebudayaan yang beragam, namun adanya potensi budaya lokal yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan maksimal dan baik, sehingga tidak mengherankkan jika di awal mempersepsikan akan masih kurangnya keterkaitan budaya lokal yang dimiliki masyarakat dengan peran pembangunan yang ada, oleh karenanya saat ini pemerintah dan beberapa pihak terkait sudah mulai melirik budaya lokal masyarakat untuk dilibatkan dalam pariwisata di kawasan ekonomi khusus Mandalika. Ini disebabkan bukan lain untuk tentu melibatkan masyarakat setempat dan mengurangi mereka yang (Anshori, 2. Berdasarkan pemaparan diatas, peneliti pembangunan yang ada dalam masyarakat kehidupan masyarakat, salah satunya bagaimana melihat budaya lokal pemberdayaan masyarakat, sebab budaya yang dimiliki masyarakat memiliki nilai penting menjadi faktor pendukung dalam pembangunan kawasan khusus ekonomi Mandalika, dan bagaimana memanfaatkan budaya lokal . udaya pereseAoan, gendang bleq, dan menenu. yang ada dalam rangka mendukung proses pembangunan. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus METODE Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian Penelitian adalah suatu teknik pengumpulan data dengan cara mengkaji buku, literatur, catatan, dan berbagai laporan yang berkaitan dengan suatu tema penelitian yang akan diangkat (Harahap, 2. Proses penelitian dilakukan dengan tahapan mengumpulkan, membaca, menganalisis, serta mensintesis sumber-sumber literatur baik itu berupa artikel, buku yang relevan dengan topik-topik penelitian yang Dalam metode ini, peneliti melakukan pencarian literatur melalui berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan publikasi terkait topik lainnya yang masih berkaitan. Selanjutnya, literatur yang telah terpilih akan masing-masing disimpulkan secara memperoleh pemahaman yang mendalam tentang topik penelitian. Analisis dan kesimpulan yang muncul dari masing masing literatur yang dikaji. Metode penelitian studi literatur ini akan berguna menyajikan kerangka teoritis, mengidentifikasi celah pengetahuan, atau memberikan konteks yang diperlukan Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui studi literatur pada hasil data-data dari beberapa intansi terkait, misakan lembaga pengelola Mandalika. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN KEK Mandalika Mandalika adalah salah satu bagian dari pengembangan sepuluh Bali baru di Indonesia yang diprogramkan oleh pemerintah pusat (Puja Artana & Putu Suardana, 2. Pemerintah sebagai aktor utama dalam menentukan arah dan tujuan pembangunan tentu harus memiliki perencaannan yang sudah matang dalam menyiapkan pembangunan Mandalika, konsekuensi dari rancangan pembangunan harus sudah disiapkan oleh pemerintah sejak awal ketika ada hal hal yang memang akan terjadi diluar rencana yang telah Salah satu alasan mengapa kawasan ini dikembangkan adalah dengan misalkan melihat peningkatan wisatawan ke Mandalika pasca adanya kawasan ekonomi khusus Mandalika yang selalu meningkat (Yuniarti et al. , 2. Selain Mandalika, banyak potensi wisata lain yang juga bisa dimanfaatkan di Lombok Tengah, selain pembangunan Mandalika, misalkan derah wisata pantai yang indah, budaya masyarakat dan lain-lain yang dapat dikelola pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pembangunan pariwisata (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, 2. Pandangan masyarakat mengenai kondisi yang dialaminya baik sebelum maupun KEK Mandalika mendapatkan perhatian signifikan, karena meski adanya pembangunan masih pembangunan yang ada. Selain karena persaingan dengan adaptasi pembangunan yang ada, ada beberapa faktor yang juga menyebabkan masih kurangnya keterlibatan masyarakat dalam pembangunan Mandalika, salah satunya ialah karena masih rendahnya kualitas sumber daya manusia yang ada di kawasan Mandalika sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam pembangunan, sehingga adanya hal tersebut perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan serta melibatkannya masyarakat dalam kesiapan memberikan pemberdayaan serta pelatihan kepada masyarakat. (Sopian et al. , 2. Diantara Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus permasalahan tersebut adalah dengan masyarakat pada budaya lokal yang dimilikinya, hal ini penting dilakukan sebab dengan adanya pelibatan pemahaman pengetahuan agama masayarakat ini dapat mengembangkan dan membantu mereka dalam bersiap menghadapi berbagai gejolak dinamika akan pembangunan kawasan mandalika, khususnya dalam pemaknaan masyarakat sendiri terkait konteks budaya lokal yang dimilki saat ini dengan bagaimana kaitannya dengan pembangunan kawasan pariwisata yang Untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Berikut Beberapa Dampak dan Tantangan dari adanya pembangunan yang Dampak dan Tantangan negatif : A Mudahnya masyarakat melupakan kekhasan lokal daerah. A Tersaingnya dengan masyarakat asing dalam bidang ekonomi. A Rusaknya ekosistem alam yang ada. Dampak dan Tantangan positif : A Meningkatkan masyarakat sekitar. A Terpenuhinya kebutuhan fasilitas umum masyarakat. A Kesempatan budaya lokal pada dunia yang lebih Lalu melihat dampak dan tantangan diatas, pembangunan dari tujuan pengembangan kawasan ekonomi khusus Mandalika ini dapat dicapai tentu jika pemerintah Lombok Tengah sebagai aktor utama pengembangan kawasan ekonomi khusus Mandalika yang berperan paling besar dibandingkan level pemerintah yang lainnya dapat memanfaatkan potensi yang ada dalam masyarakat ini dengan baik dalam konteks pembangunan. (Asri Ramdani et al. , 2. Termasuk pada melirik kebudayaan lokal yang dimiliki Budaya Lokal Terdapat berbagai kebudayaan lokal dalam masyarakat sekitaran mandalika, seperti misalnya pada sebuah penampilan yang selalu dilakukan pada saat kunjungan atau adanya tamu wisatawan, yakni budaya pereseAoan. permainan tradisional pereseAoan ini jika bagi masyarakat yang baru pertama melihat secara kasat mata, maka mereka akan mengekspresikan bahwa budaya ini terlihat seperti bernuansa kekerasan. sehingga setiap orang susah diyakinkan bila permainan tersebut memiliki korelasi dengan harmoni sosial dan nilai-nilai sosial budaya dalam masyarakat. Namun bila dijelaskan secara detail terkait dengan aturan dan beberapa etika dalam permainan tersebut, maka akan ditemukan korelasinya dengan nilai-nilai sosial Peresean adalah salah satu permainan tradisional suku Sasak, yang dimainkan atau yang mempertaruhkan antara dua lelaki dengan menggunakan dua alat yakni tongkat rotan . dan perisai dari kulit kerbau yang tebal dan keras atau dalam bahasa Sasak disebut degan ende. Petarung dalam Peresean biasanya disebut pepadu dan wasit disebut Dalam permainan peresean ada dua wasit yaitu wasit yang memimpin pertandingan atau yang disebut pakembar teqaq dan wasit yang mencari pepadu yang berdiri di pinggir arena atau yang disebut pakembar sedi. Dahulu pereseAoan digelar untuk melatih ketangkasan suku Sasak dalam mengusir para penjajah. Namun saat ini pereseAoan juga sudah mengalami banyak dinamika perubahan dalam masyarakat, seperti bagaimana saat ini pereseAoan menjadi sebuah kebudayaan lokal yang Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus memiliki daya tarik tinggi pada para wisatawan untuk menontonnya. Selain itu, dahulu pereseAoan juga termasuk media yang digunakan oleh para pepadu untuk melatih ketangkasan, ketangguhan, dan keberanian dalam bertanding. Kini. Peresean digelar untuk menyambut tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Lombok. , yang juga diiringi oleh juga beberapa budaya lainnya seperti gendang Berikut gambaran budaya lokal pereseAoan yang biasa sebagai pertunjukan penyambutan tamu. Sumber : Go Mandalika, 2023 Berbeda dengan permainan pereseAoan, terdapat juga budaya lokal gendang bleq, budaya lokal ini juga menjadi bagian dalam mendukung pertunjukan penyambutan tamu dalam pembangunan pariwisata di kawasan mandalika, gendang bleq yang banyak melibatkan masyarakat setempat dalam penampilannya membuat beberapa masyarakat dapat mendukung dalam mendukung pembangunan pariwisata yang ada, masyarakat selain dalam melestarikan adat istiadat juga mampu mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Pemberdayaan masyarakat pada budaya lokal gendang bleq ini di sekitaran mandalika dapat dilihat pada penggunaan budaya lokal ini dalam beberapa event nasional dan bahkan juga nasional, berikut gambaran budaya lokal gendang bleq yang biasa ditunjukan Sumber : iNews NTB, 2022 Selain dua kebudayaan lokal sebelumnya, terdapat juga budaya lokal dalam masyarakat di sekitaran mandalika yang hingga saat ini juga terus menerus terjaga keberadaannya dan bahkan juga menjadi sebuah pemanfaatan yang dilakukan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Budaya lokal tersebut adalah budaya lokal menenun yang banyak dilakukan oleh masyarakat sekitaran Mandalika, baik dari proses pembuatan hingga pada proses penjualan budaya lokal ini sangat erat kaitannya dengan aktivitas pengembangan pariwisata yang ada, yang banyak membuat para wisatawan untuk datang ke Mandalika untuk mencobanya. Sumber : Lombok Post, 2021 Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus Pandangan Teori Strukturasi Anthony Giddens Dalam Melihat Budaya Lokal Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Pariwisata KEK Mandalika. Dalam melakukan suatu pembangunan, tentu tidak hanya melibatkan atau memperhatikan satu aspek, melainkan konektivitas semua aspek yang ada, baik pemangku kebijakan saling berintegrasi dalam bagaimana mendapatkan tingkat kesejahteraan masyarakat dengan apa yang diharapkan masyarakat luas dari adanya pembangunan, seperti halnya dalam struktur pemberdayaan masyarakat atau pembangunan yang dilakukan di KEK Mandalika, pembangunan yang ada bukan hanya saja pembangunan yang bersifat fisik atau pembangunan yang dapat kita lihat secara nyata, melainkan aspek lain juga perlu dan harus diperhatikan, termasuk aspek pembangunan kualitas sumber daya Masyarakat sekitar Mandalika adalah masyarakat yang dikenal dengan kekhasan mereka pada penghormatan budaya lokal yang begitu tinggi, oleh karenanya, tidak heran jika masyarakat di Mandalika kehidupanya sehari hari sering begitu terikat antara aktivitas lokal dengan apa yang terjadi dalam aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hingga saat ini, termasuk dalam adanya aktivitas pembangunan pariwisata KEK Mandalika, masyarakat disekitar kawasan Mandalika dalam melihat pembangunan yang ada tentu tidak terlepas dari pengetahuan yang dimilikinya, oleh karena hal tersebut tidak heran jika masyarakat masih terdapat yang tetap memegang nillai-nilai tradisional yang dimilikinya, meskipun ada beberapa masyarakat yang lain tidak mampu mempertahankan nilai yang ada. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, tentu diperlukan bagaimana kekuatan berbagai elemen pendukung, atau elemen utama dalam mengubah cara pandang dan sikap masyarakat dalam melihat permasalahan yang ada, terutama dalam pembangunan dan bagaimana adaptasi memanfaatkan kebudayaan lokal yang ada dalam memberikan kesempatan pada masyarakat untuk juga masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Dalam Teori Giddens, bentuk dari dualitas ini yang terlintas dalam ruang dan waktu menjadi sebuah praktik sosial, sering dikemukakan oleh Anthony Giddens didalam teori strukturasinya. Dualitas disini hubungan dari agen dan struktur, bukan hanya sebuah hubungan melainkan integrasi yang terjadi antara agen dan Pada awal mula, dua hal ini menjadi sebuah pertentangan antara agen bertentangan dengan struktur dengan disebut dualisme. Akan tetapi Giddens melihatnya hal ini bukanlah sebuah pertentangan melainkan sebuah hubungan. Adapun dalam melihat konsep ini dalam pembangunan pemberdayaan masyarakat di pariwisata dapat dilihat dengan konsep Struktur Dominasi Struktur dominasi merujuk pada skema aturan penguasaan atas orang . dan barang atau jasa . Demikian halnya dengan dominasi yang dilakukan oleh para pemangku kebijakan dan pembangunan di Mandalika, para pembuat kebijakan terkadang dengan kepemilikan dominasi yang besar memanfaatkan hal memperhatikan dampak bagi masyarakat, bagi mereka yang terpenting dalam penguasaan yang mereka miliki adalah memiliki dampak manfaat ekonomi baginya dalam melakukan pembangunan pariwisata di Mandalika. Gugus prinsip dominasi pada tataran struktur dapat dilihat otoritas pemangku kebijakan dalam proses pemberdayaan masyarakat lokal Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus dalam pembangunan, terlebih melihat aspek kebudayaan masyarakat lokal yang Keterlibatan budaya lokal yang dimiliki masyarakat penting menjadi sebagai sebuah kekuatan untuk bagaimana memahami dan memaknai dari adanya pembangunan yang ada, untuk dijadikan sebuah potensi dalam mensejahterakan masyarakat secara keseluruhan, serta memberikan memberikan pemberdayaan Struktur Signifikansi Struktur signifikasi atau penandaan adalah struktur yang menyangkut pada skema aturan simbolik penyebutan, pemaknaan dan wacana. Bentuk sederhana dalam kehidupan sosial adalah pemaknaan dari pemahaman tujuan adanya pembangunan dengan harapan masih sesuai dengan tujuan diawal, dan melihat bagaimana fungsi budaya lokal didalamnya: Berikut Fungsi budaya lokal diantaranya sebagai sebuah modal dalam mengembangkan budaya, sebagai sarana pemenuhan hidup, serta sebagai sebuah bentuk penghormatan terhadap budaya, sehingga pada tahapan kebudayaan lokal yang ada. Struktur Legitimasi Struktur legitimasi merujuk pada skemata aturan peraturan normatif yang terungkap dalam tata hukum. Sebagai contoh saja adalah ketika praktik sosial yang terjadi di pembangunan pariwisata dilakukan secara taransparan dan melibatkan masyarakat lokal, tentu masyarakat akan merasa merasa dilibatkan dalam pembangunan pariwisata yang ada, oleh karena hal tersebut tentu ini akan lebih meningkatkan kesejahteraan budaya lokal seperti peresean, gendang bleq dan menenun dalam masyarakat menjadi sebuah hal yang dapat dilakukan untuk melakukan pembangunan, terlebih di kawasan ekonomi khusus Mandalika, masyarakat yang ada di sekitar kawasan pembangunan sangat memegang teguh kebudayaan lokal yang dimilikinya, sehingga potensi budaya lokal selain menjadi sebuah proses penghargaan dan penghormatan pada budaya, namun juga menjadi sebagai sebuah peluang dalam ekonomi khusus Mandalika, terutama pemberdayaan pada masyarakat. SIMPULAN Mandalika ditengah pro kontra dalam dampak dan tantangan bagi masyarakat, baik itu dampak positif maupun dampak negatif, memang tidak bisa bisa dipungkiri adanya pembangunan tidak akan bisa memberikan kepuasan kepada semua pihak, akan ada masyarakat yang merasa dirugikan dan diuntungkan dari adanya pembangunan, oleh karenanya baik itu pemerintah dan masyarakat harus saling merencanakan dalam mengawali sebuah pembangunan yang ada. Berbagai hal harus sudah disiapkan dengan baik, misalkan risiko akan solusi dari apa permasalahan yang kemungkinan akan terjadi dengan adanya pembangunan, dalam konteks daerah Mandalika, esensi dampak dan manfaat Mandalika akan dirasakan secara penuh oleh masyarakat jika benar-benar masyarakat sudah mau dilibatkan dan diberdayakan secara aktif oleh pengelola pembangunan, antara struktur dan agensi yang ada saling memiliki kontribusi dalam membantu dalam pembangunan pariwisata di Kawasan Mandalika. Aspek Budaya Lokal yang ada dalam masyarakat juga dapat menjadi bagian penting dalam mendukung adanya pembangunan dan melibatkan akan nilai budaya lokal masyarakat tentu hal ini akan saling mendukung dan berkontribusi dalam Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 277 - 285 Available Online at jurnal. id/focus membangun pembangunan yang ada sesuai dengan apa yang diharapkan. DAFTAR PUSTAKA