SOSIALISASI PELATIHAN LITERASI KEUANGAN Hendri Indra1 Hendri Sembiring2 Akademi Maritim Belawan1 Universitas Advent Surya Nusantara2 Thebestindra@gmail. com1 Sembiring. hendri20@gmail. Kota Medan. Indonesia ABSTRAK Kegiatan sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga secara bijak dan Literasi keuangan merupakan kemampuan untuk memahami dan mengelola keuangan dengan baik, termasuk pengetahuan tentang perencanaan keuangan, pengelolaan utang, investasi, serta perlindungan finansial. Kegiatan ini menyasar berbagai kalangan masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga yang selama ini masih memiliki keterbatasan dalam akses informasi dan edukasi keuangan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi ceramah interaktif, simulasi pengelolaan keuangan, diskusi kelompok, serta studi kasus. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar literasi keuangan dan perubahan positif dalam perilaku keuangan sehari-hari. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sadar finansial dan mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat untuk masa depan yang lebih baik. Kata kunci: Literasi keuangan, sosialisasi, pelatihan, pengelolaan keuangan, edukasi ABSTRACT This financial literacy outreach and training activity aims to increase public understanding of the importance of wise and sustainable personal and family financial management. Financial literacy is the ability to understand and manage finances effectively, including knowledge of financial planning, debt management, investment, and financial protection. This activity targets various segments of society, particularly students. MSME owners, and housewives who currently have limited access to financial information and education. The training methods included interactive lectures, financial management simulations, group discussions, and case studies. The results of this activity demonstrated an increase in participants' understanding of the basic concepts of financial literacy and positive changes in their daily financial behavior. It is hoped that this activity will encourage a more financially aware community capable of making sound financial decisions for a better future. Keywords: Financial literacy, outreach, training, financial management, public education PENDAHULUAN Di era modern saat ini, kemampuan dalam mengelola keuangan menjadi keterampilan yang sangat penting dimiliki oleh setiap individu. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai cara mengatur keuangan secara bijak, terutama dalam hal perencanaan anggaran, menabung, mengelola utang, dan memahami produk-produk keuangan. Rendahnya tingkat literasi keuangan dapat berdampak pada kesulitan ekonomi, pengambilan keputusan keuangan yang keliru, hingga terjerat utang yang tidak produktif. Literasi keuangan tidak hanya penting bagi masyarakat perkotaan, tetapi juga sangat relevan bagi masyarakat pedesaan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pelajar, dan This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. kelompok ibu rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam hal keuangan. Salah satu upaya tersebut adalah melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep keuangan, pentingnya perencanaan keuangan, serta cara cerdas dalam mengelola pendapatan dan Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, diharapkan peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk kebiasaan keuangan yang sehat. Dengan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan serta terciptanya individu-individu yang mandiri secara finansial dan mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. METODE Kegiatan sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif guna memastikan peserta tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi beberapa tahapan sebagai berikut: Persiapan Kegiatan Tahap awal dilakukan dengan perencanaan materi, penyusunan jadwal kegiatan, serta identifikasi peserta sasaran. Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang peserta, seperti pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya menabung, pemahaman tentang pinjaman, investasi sederhana, dan pengenalan produk keuangan formal. Sosialisasi Sosialisasi dilakukan untuk memperkenalkan pentingnya literasi keuangan kepada Pada tahap ini, disampaikan informasi dasar mengenai manfaat pengelolaan keuangan yang baik, serta dampak dari rendahnya literasi keuangan. Sosialisasi dilakukan melalui media presentasi, diskusi interaktif, dan penyebaran leaflet Pelatihan Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka . atau daring . , tergantung pada kondisi dan kebutuhan. Metode yang digunakan meliputi: Ceramah interaktif: Pemaparan materi disertai tanya jawab. This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Diskusi kelompok: Peserta dibagi dalam kelompok untuk membahas kasus nyata atau simulasi perencanaan keuangan. Studi kasus: Peserta diberikan contoh kasus keuangan untuk dianalisis dan dicarikan solusinya. Simulasi dan praktik langsung: Peserta diajak membuat anggaran bulanan sederhana, menghitung pengeluaran, dan membuat rencana tabungan. Evaluasi dan Umpan Balik Setelah pelatihan, dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, peserta juga diminta memberikan umpan balik mengenai pelaksanaan kegiatan sebagai bahan perbaikan untuk pelatihan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan telah dilaksanakan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Hasil Kegiatan Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta, diperoleh peningkatan pemahaman mengenai materi literasi keuangan. Rata-rata nilai pre-test berada di kisaran 55, sedangkan rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 80, hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah mengikuti pelatihan. Peserta juga menunjukkan kemampuan dalam: Menyusun anggaran keuangan sederhana . Memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam pengeluaran. Mengidentifikasi jenis-jenis produk keuangan formal seperti tabungan, asuransi, dan Menyusun rencana tabungan atau tujuan keuangan jangka pendek. Pembahasan Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif dalam menyampaikan materi literasi keuangan efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Simulasi pengelolaan keuangan, studi kasus, dan diskusi kelompok mendorong peserta untuk aktif berpikir kritis dan mengaitkan materi dengan kondisi nyata dalam kehidupan mereka sehari-hari. Beberapa tantangan yang ditemukan selama pelatihan antara lain: This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Perbedaan tingkat pemahaman awal peserta, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih personal. Masih ada peserta yang merasa sulit untuk membedakan pengeluaran produktif dan Kurangnya akses terhadap layanan keuangan formal di beberapa wilayah peserta Namun demikian, antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi, serta kesediaan peserta untuk membagikan pengalaman pribadi terkait pengelolaan keuangan. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan keuangan peserta. Diharapkan mereka dapat meneruskan ilmu yang diperoleh kepada lingkungan sekitar, sehingga terbentuk budaya melek finansial yang lebih luas di masyarakat. KESIMPULAN Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat maka dapat diambil kesimpulan bahwa : Kegiatan sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan ini berhasil dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dan bijak. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep dasar keuangan, seperti perencanaan anggaran, pentingnya menabung, pengelolaan utang, serta pengenalan produk keuangan formal. Partisipasi aktif peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa metode pelatihan yang digunakanAimeliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasiAicukup efektif dalam menyampaikan materi. Peningkatan hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku keuangan peserta. Diharapkan pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat agar tercipta generasi yang melek finansial, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa kini dan masa depan. This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. REFERENSI