SARGA: JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 P-ISSN: 0853-4748 E-ISSN: 2961-7030 Journal Home Page: https://jurnal2. id/index. php/sarga PENDEKATAN ARSITEKTUR TRADISIONAL HONAI PADA PERANCANGAN KAWASAN WISATA BUDAYA NOKEN DI KOTA JAYAPURA Traditional Honai Architecture in the Design of Noken Cultural Tourism Area in Jayapura City | Received August 23, 2026 | Accepted October 27, 2025 | Available online January 31, 2026 | | DOI 10. 56444/sarga. 3214 | Page 69 Ae 77 | Adelliya Sabila Putri Purbaya1*. Akbar2. Andas Budy3 adeliasabila2712@gmail. Universitas Muslim Indonesia. Makassar. Indonesia1* akbar@umi. Universitas Muslim Indonesia. Makassar. Indonesia2 budy@umi. Universitas Muslim Indonesia. Makassar. Indonesia3 ABSTRAK Budaya Noken memiliki arti kehidupan yang baik bagi masyarakat Papua dan telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh United Nations Educational. Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yang merupakan cinderamata kerajinan tangan dan diminati oleh wisatawan yang berkunjung ke Papua. Sebagai Ibu Kota Provinsi. Jayapura memiliki banyak pengrajin noken yang memasarkan karyanya di trotoar dan hal tersebut mengakibatkan fungsinya tidak efisien karena belum adanya fasilitas yang dapat mewadahi kegiatan tersebut. Desain kawasan mengedepankan kenyamanan pengrajin dengan menonjolkan suasana tempat awal mula lahirnya budaya noken yaitu Arsitektur Tradisional Honai. Perancangan menggunakan metode deskriptif kualitatif sehingga menghasilkan desain Kawasan Wisata Budaya Noken yang dapat mewadahi kegiatan berbudaya yang sesuai dengan suasana tradisional daerah Papua dan nyaman bagi pengguna. Penerapan arsitektur tradisional honai dilakukan dengan mengolah bentuk bangunan tata massa sesuai dengan kelompok fungsi ruang yang sama. Kata kunci: Budaya. Noken. Arsitektur Tradisional Honai. Kerajinan Tangan. ABSTRCT The Noken culture signifies a good life for the people of Papua and has been recognized as an intangible cultural heritage by the United Nations Educational. Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). serves as a handcrafted souvenir and is highly sought after by tourists visiting Papua. As the capital of the province. Jayapura is home to many Noken artisans who sell their creations on the sidewalks, resulting in inefficiency due to the lack of facilities to accommodate such activities. The design of the area prioritizes the comfort of the artisans by highlighting the atmosphere of the cultural origin of the Noken, inspired by traditional Honai architecture. The planning process adopts a qualitative descriptive method, resulting in the design of the Noken Cultural Tourism Area, which accommodates cultural activities in a way that aligns with the traditional ambiance of Papua while providing a comfortable environment for its users. The application of traditional Honai architecture is reflected in the organization of building forms and massing, which are arranged based on groupings of similar functional spaces. Keywords: Culture. Noken. Traditional Honai Architecture. Handicraft. SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Adelliya Sabila Putri Purbaya. Akbar PENDAHULUAN Pengembangan pariwisata di Kota Jayapura memiliki dampak yang positif bagi perkembangan masyarakat. Menurut (Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kepariwisataan, 2. , pada Paragraf 3 mengenai Pengelolaan Kawasan Strategis Pariwisata Pasal 9 ayat 3 ditetapkan bahwa Kawasan Wisata Budaya merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata. Pariwisata merupakan salah satu sektor industri jasa yang berpotensi besar untuk mendorong peningkatan ekonomi daerah. Pembangunan infrastruktur kepariwisataan, promosi budaya, dan festival kebudayaan dapat menarik investasi serta kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 20052025, 2. Menurut (Swanson & Timothy, 2. cinderamata memainkan peran yang sangat penting bagi sektor pariwisata. Papua dihuni lebih dari 250 suku bangsa dengan tradisi yang Salah satu tradisi budaya Papua ialah membuat noken, noken hanya dapat dibuat oleh Perempuan dan membuat noken melambangkan kedewasaan bagi seorang Perempuan Papua. Budaya Tradisional Noken memiliki arti simbol kehidupan yang baik, perdamaian, dan kepercayaan bagi masyarakat Papua (Salhuteru & Hutubessy, 2. Pada tanggal 4 Desember 2012 Noken sebagai salah satu hasil karya tradisional, ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda oleh United Nations Educational. Scientific and Cultural Organization (UNESCO, 2. Budaya noken mempunyai fisik benda sebagai hasil dari proses kebudayaan, noken disimbolkan sebagai benda yang digunakan untuk membawa barang-barang, memancing, mengumpulkan hasil pertanian, dan dalam berbagai upacara adat. Proses pembuatan noken sangat rumit karena setiap tahapannya dikerjakan secara manual tanpa bantuan mesin (Riyana et al. , 2. Pada tahun 2023 terdapat 117 pengrajin noken di Kota Jayapura(Dinas Pariwisata Kota Jayapura. Para Pengrajin Noken membuat dan memasarkan produknya secara terpisah di beberapa tempat bahkan area trotoar di Kota Jayapura sehingga fungsi trotoar menjadi kurang efektif. Ketika ada penyelenggara acara besar di Kota Jayapura akan datang banyak pengunjung atau wisatawan dari berbagai macam daerah di Indonesia hingga Internasional ke Kota Jayapura, noken salah satu cinderamata khas Papua yang paling diminati oleh para wisatawan tidak memiliki wadah khusus yang terpusat sehingga pada saat acara tersebut berjalan, penjualan noken dilaksanakan di jalan raya dengan fasilitas seadanya (Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia, 2. Noken memiliki makna filosofis yang mendalam bagi Masyarakat Papua meskipun fungsi noken dapat menjadi nilai jual, melalui pengrajin noken dan noken masih dilaksanakan dengan cara tradisional agar mempertahankan identitas noken agar tetap lestari (Januar, 2. Noken telah menjadi bagian integral dari budaya kehidupan sehari-hari masyarakat Papua selama berabad-abad. Namun kini banyak masyarakat yang tidak tahu tentang nilai fiosofis dari budaya noken itu sendiri, dengan adanya fasilitas museum dalam Kawasan Wisata ini, maka sejarah noken dapat lebih dikenal oleh para wisatawan lokal hingga mancanegara. Mengacu pada (Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kepariwisataan, 2. Pembangunan Kawasan budaya noken merupakan suatu tempat yang didedikasikan untuk pengenalan budaya Papua sebagai pelestarian aset budaya agar dapat berfungsi lebih optimal untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pelestarian budaya dalam bentuk pengelolaan pariwisata yang baik dan bagi para Pengrajin Noken untuk mempromosikan, melestarikan, dan mengembangkan kerajinan tangan tradisional noken. Pendekatan yang dianggap mampu melingkupi permasalahan diatas dan terselenggaranya budaya noken dengan menyesuaikan arsitektur daerah setempat ialah pendekatan Arsitektur Tradisional Honai. Budaya tradisional Papua masih sangat melekat pada daerah tersebut termasuk dalam hal infrastruktur. Bangunan di daerah Papua selalu menyertakan aksen Tradisional Khas Papua. Pada kawasan arsitektur rumah tradisional honai terdapat tiga jenis besaran rumah, yaitu rumah (Kun. yang merupakan rumah untuk laki-laki dan bangunan utama, rumah (Ndu. rumah untuk Perempuan yang ukurannya lebih kecil dari rumah laki-laki, dan AuLakameAy atau dapur yang merupakan tempat pembuatan makanan bagi masyarakat kawasan tersebut (Tabuni, 2. Dari ketiga besaran fungsi penerapan Arsitektur Tradisional Honai digunakan sebagai site pada Kawasan SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Perencanaan Kawasan Wisata Budaya Noken di Kota Jayapura Wisata yang mengacu pada jenis-jenis rumah honai sebagai analogi masing-masing fungsi bangunan pada Kawasan wisata ini. Arsitektur Tradisional Honai yang akan diterapkan pada bangunan yaitu berupa aksen dan bentuk. TINJAUAN LITERATUR Dalam (Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kepariwisataan, 2. Kawasan Wisata merupakan bagian dari wilayah daerah yang mempunyai daya tarik wisata, fasilitas wisata dan fasilitas umum yang tersedia untuk kegiatan pariwisata. Wisata Budaya didefinisikan sebagai segala sesuatu berupa daya tarik yang berasal dari ekspresi seni dan hasil kreasi manusia. Budaya Noken Budaya dapat dipahami sebagai sistem kehidupan yang berkembang dalam suatu individu atau kelompok yang kemudian dilakukan secara turun-temurun (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2. Menurut (Kluckhohn, 1. terdapat 7 unsur budaya, yaitu: Sistem Religi/Kepercayaan. Sistem pegetahuan. Sistem Teknologi. Sistem Kemasyarakatan. Sistem Ekonomi. Bahasa, dan Kesenian. Noken merupakan salah satu budaya di daerah Papua. Noken dianggap sebagai simbol dari kehidupan yang baik, perdamaian, dan kesuburan bagi masyarakat suku Papua, terutama di wilayah Pegunungan Puncak seperti Suku Damal. Yali. Dani. Lani, dan Bauzi(Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, 2. Pembuatan noken merupakan keahlian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Papua khususnya perempuan. Membuat Noken melambangkan kedewasaan bagi seorang Perempuan Papua(Pikei & Sihombing. Noken sendiri memiliki arti khusus dalam kehidupan Masyarakat Papua karena noken sangat berfungsi bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Papua mulai dari kebiasaan menggendong bayi dalam noken hingga fungsi noken sebagai tempat menyimpan barang-barang seperti hasil pertanian, hasil berburu, dan kebutuhan sehari hari. Sehingga melalui kegiatan tersebut masyarakat mempercayai noken sebagai makna dari sebuah kehidupan. Akhirnya noken menjadi bagian dari Budaya dalam bermasyarakat di daerah Papua, sesuai dengan salah satu unsur budaya menurut Kluckhohn, terkait unsur budaya kepercayaan. Arsitektur Tradisional Honai Arsitektur rumah adat Honai mempunyai konstruksi dan konsep yang sederhana namun memiliki makna filosofis yang terdapat pada setiap tahap dan material dalam pembangunannya. Honai dapat ditemukan di daerah lembah dan pegunungan di pulau Papua, tak sedikit juga bangunan di daerah perkotaan Papua yang menggunakan aksen Honai sebagai tampilan bangunannya. Gambar 1. Denah Honai Sumber: Analisa Penulis 2025 SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Adelliya Sabila Putri Purbaya. Akbar Adapun karakteristik arsitektur tradisional honai, yaitu: A Denah melingkar yang melambangkan kesatuan dan kesetaraan bagi penghuninya. melingkar dengan diameter 4 m-6 m dan ketinggian bangunan yang rendah . ,5 m-5 m untuk 2 lanta. dapat mendukung penyebaran panas dari tungku perapian di tengah ruangan A Denah honai tidak mempunyai batas ruangan dan terdapat void yang juga menjadi akses dari lantai 1 ke lantai 2. Pada lantai 1 terdapat ruang bersantai dan perapian di tengah ruangan, lantai 2 terdapat ruang istirahat dan tempat penyimpanan barang berharga (Widiati, 2. A 4 tiang utama di tengah ruangan sebagai struktur utama Honai, diantara tiang tersebut dibuat tungku perapian pada lantai dasar yang berfungsi sebagai sumber kehangatan utama, penerangan, dan sebagai tempat memasak ubi. (Hasrul & Ikaputra, 2. A Atap berbentuk kerucut dengan material penutup atap jerami yang berfungsi sebagai isolasi termal dan perlindungan terhadap cuaca ekstrim. A Material yang digunakan untuk membuat honai berasal dari ketersediaan material alam di sekitar daerah tersebut. (Soedhijanto et al. , 2. A Honai identik dengan berada dalam suatu kawasan kompleks yang terdiri atas beberapa massa bangunan yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda yaitu. AuKunuAy yaitu rumah lakilaki dan merupakan rumah utama dan paling besar pada kompleks dan kunu juga tidak boleh dimasuki oleh perempuan dan anak laki-laki yang belum dewasa. AuNdukAy yaitu rumah Perempuan, dan AuLakameAy yaitu dapur yang juga dapat digunakan sebagai tempat berkumpul dan membuat kerajinan tangan noken, dan kandang babi (Tabuni, 2. Landasan Filosofis Perancangan Kawasan Wisata Budaya Noken Perancangan Kawasan Wisata Budaya Noken didasari oleh filosofi budaya Noken dan Honai sebagai simbol kehidupan, identitas, serta keharmonisan antara manusia dan alam Papua. Noken melambangkan kehidupan yang baik, kebersamaan, dan keberlanjutan hidup(Januar, 2. Nilai ini diwujudkan melalui rancangan kawasan yang terbuka, saling terhubung, dan fleksibel sebagai wadah interaksi budaya. Penggunaan material alami seperti kayu, bambu, dan jerami merepresentasikan keberlanjutan serta kedekatan dengan alam. Sementara itu. Honai mengandung makna kehangatan, perlindungan, dan kebersamaan(Hasrul & Ikaputra, 2. Nilai ini diterapkan pada tata massa yang menciptakan rasa persatuan. Integrasi kedua filosofi diatas menghasilkan kawasan wisata budaya yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga bermakna secara budaya. Sehingga kawasan wisata budaya noken menjadi wadah aktivitas yang merefleksikan identitas Papua melalui arsitektur yang selaras dengan tradisi lokal. METODE Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif (Jane et al. , 2. Metode deskriptif kualitatif dilakukan dengan memperhatikan fenomena yang terjadi dan mengumpulkan data dari lapangan maupun literatur yang relevan dengan topik penelitian terkait perancangan sebuah KONSEP PERENCANAAN KAWASAN WISATA BUDAYA NOKEN Kota Jayapura merupakan Ibukota Provinsi Papua dan gerbang bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerah Papua. Di Provinsi Papua. Kota Jayapura merupakan Kota dengan kunjungan wisatawan tertinggi dengan total 111. 262 wisatawan pada tahun 2024 (Badan Pusat Statistik Kota Jayapura, 2. Dengan luas wilayah yang membentang sepanjang 940 km 2 Kota Jayapura terdiri atas 5 Kecamatan yaitu Jayapura Utara. Jayapura Selatan. Abepura. Heram. Muaratami, 25 Kelurahan dan 14 Kampung (Pemerintah Provinsi Papua, 2. Distrik Abepura merupakan kecamatan yang unggul dari pertimbangan kriteria lokasi kawasan wisata budaya noken. Kelurahan Wahno merupakan bagian dari wilayah administrasi Distrik Abepura yang terdapat tempat SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Perencanaan Kawasan Wisata Budaya Noken di Kota Jayapura pemasaran hasil kerajinan noken sebanyak 5 area yang tersebar di sekitar kelurahan Wahno, yaitu pada jalan jeruk nipis. Pasar Youtefa, trotoar Saga Mall. Jalan Nafri, dan Jalan Raya Abepura. Secara geografis, site berada pada lokasi strategis dimana terdapat jalan poros yang dapat langsung diakses dari site menuju ke pusat kota. Gambar 2. Peta Lokasi Perencanaan Sumber: Analisa Penulis 2025 Pengolahan tapak Kawasan Wisata Budaya Noken mempertimbangkan potensi eksisting, memaksimalkan pemanfaatan ruang dan perletakan bangunan pada tapak agar aktivitas wisata pada tapak dapat berjalan dengan efektif. Interaksi pengunjung pada kawasan wisata dirancang agar tetap terhubung secara bertahap dari beberapa zona. Adapun pembagian zona berdasarkan sifat ruang, yaitu sebagai berikut: Tapak terbagi atas 3 zona utama, yaitu zona privat terdapat ruang pengelola dan mess pengrajin yang berfungsi sebagai area administrasi dan tempat tinggal bagi pengrajin noken, zona semi publik terdapat ruang perpustakaan dan area pembuatan noken dimana pengunjung dapat berinteraksi secara langsung melalui kegiatan rekreatif dan edukatif seperti ativitas wisata workshop pembuatan noken, menikmati pameran budaya, menonton pertunjukan seni tradisional di museum, serta berbelanja souvenir noken di area kerajinan noken yang berada pada zona publik. Site terbagi atas beberapa massa bagunan yang terdiri atas 7 area yaitu bangunan utama, area cottage, area kerajinan noken, area museum, area plaza, area service, dan area parkir. Penempatan pintu utama diletakkan sesuai dengan arah sirkulasi pada jalan utama yaitu dari arah selatan ke utara. Gambar 3. Pembagian Zona berdasarkan Sifat Ruang . dan siteplan . Sumber: Analisa Penulis 2025 Penerapan Konsep Arsitektur Tradisional Honai pada kawasan Konsep Arsitektur Tradisional Honai diterapkan pada pola tata massa diambil dari ciri khas Arsitektur Tradisional Honai dimana setiap kompleks kawasan honai memiliki beberapa bangunan dengan fungsi tertentu yang kemudian ditata dalam sebuah kawasan serta bangunan berbentuk lingkaran yang merupakan ciri khas bentuk honai. SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Adelliya Sabila Putri Purbaya. Akbar Gambar 5. Transformasi Bentuk Tata Massa Kawasan Sumber: Analisa Penulis 2025 Bentuk bangunan pada kawasan didesain dengan menyesuaikan bentuk karakteristik honai dengan atap kerucut dan denah melingkar yang melambangkan persatuan bagi masyarakat Papua. Material yang digunakan pada fasad bangunan yaitu dinding bambu dan jerami pada bagian ujung atap. Gambar 6. Bentuk Bangunan utama pada kawasan Sumber: Analisa Penulis 2025 Desain Area Pembuatan dan Pemasaran Noken Area pembuatan kerajinan noken didesain dengan mempertimbangkan kenyamanan, visual dan estetika ruang bagi pengguna khususnya pengrajin noken agar dapat dengan nyaman membuat noken dengan menggunakan warna yang sesuai dengan ciri khas tradisional honai dan ukiran-ukiran khas Papua guna membangkitkan suasana tradisional pada ruangan. Area pemasaran noken dibuat dengan pola sirkulasi network yang fleksibel agar sirkulasi dalam bangunan tetap berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan, serta penggunaan material kayu yang menyesuaikan ciri khas tradisional honai yang dirancang dengan baik agar dapat meningkatkan kenyamanan dan keteraturan ruang. Gambar 7. Area Pembuatan Noken Sumber: Analisa Penulis 2025 SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Perencanaan Kawasan Wisata Budaya Noken di Kota Jayapura Desain Area Museum Pada area museum, terdapat 3 zona instalasi dengan pola random plan yang dapat membebaskan pengunjung melihat koleksi dari berbagai arah dengan sirkulasi entrance dan exit yang mudah diakses. Desain denah area museum dibuat melingkar dan tanpa hambatan dinding pada ruang fungsi utama area museum sesuai dengan karakteristik honai yang interiornya tidak memiliki batas ruangan. Area museum menggunakan vegetasi sintetis dan penggunaan material alam bata ekspos yang dapat menimbulkan suasana tradisional yang menunjang area instalasi kawasan honai sehingga pengguna dapat merasakan sejarah asal budaya noken ketika mengunjungi Gambar 9. Denah area museum . dan interior musesum . Sumber: Analisa Penulis 2025 KESIMPULAN Pendekatan arsitektur tradisional honai pada perencanaan kawasan wisata budaya noken didasari oleh budaya yang memiliki makna kehidupan yang baik bagi masyarakat Papua sebagai warisan budaya tak benda yang telah tercatat di UNESCO dan fenomena banyaknya pengrajin noken yang masih berjualan di trotoar pada beberapa tempat di Kota Jayapura. Sehingga pertimbangan konsep sesuai dengan suasana tradisional bagi kegiatan berbudaya pengrajin noken dan kenyamanan pengguna bangunan dengan menerapkan karakteristik arsitektur tradisional honai yang memiliki makna filosofis bagi masyarakat Papua pada bentuk denah bangunan yang melingkar, atap kerucut, material alami, dan pola tata massa pada kawasan. Melalui penyediaan wadah untuk para pengrajin noken dan pengenalan budaya noken, diharapkan dapat menjadi solusi atas fenomena permasalahan yang terjadi di Kota Jayapura khususnya terkait kerajinan noken. Berdasarkan hal ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih lanjut mengenai ketahanan bangunan terhadap optimalisasi penggunaan material alami lokal pada keberlanjutan kawasan tanpa menghilangkan suasana tradisional honai itu sendiri. DAFTAR PUSTAKA Badan Pusat Statistik Kota Jayapura. Kota Jayapura dalam angka. Dinas Pariwisata Kota Jayapura. Sistem Infomasi Karya Kreatif Anak Port Numbay . https://ekraf. id/home Dinas Pariwisata Kota Jayapura. Sistem Infomasi Karya Kreatif Anak Port Numbay . https://ekraf. id/home Hasrul, & Ikaputra. Identitas Arsitektur Tradisional Papua. Jurnal Arsitektur ARCADE, 218. , 218Ae227. https://e-jurnal. id/index. php/arcade/article/view/1117/527 Januar. Fungsi. Makna, dan Eksistensi Noken sebagai Simbol Identitas Orang Papua. Jurnal Patrawidya, 18. , 57Ae70. https://patrawidya. id/index. php/patrawidya/article/view/47/34 SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Adelliya Sabila Putri Purbaya. Akbar Kluckhohn. Universal Categories of Culture. Antropology Today (A. Krober . )). University of Chicago Press. https://archive. org/details/in. 12259/page/n6/mode/1up Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Noken. https://budaya-indonesia. org/noken Pikei. , & Sihombing. Noken Local Wisdom As Representation of GodAoS Love. AlQalam, 29. , 102. https://doi. org/10. 31969/alq. Dinas Pariwisata Kota Jayapura. Sistem Infomasi Karya Kreatif Anak Port Numbay . https://ekraf. id/home Hasrul, & Ikaputra. Identitas Arsitektur Tradisional Papua. Jurnal Arsitektur ARCADE, 218. , 218Ae227. https://e-jurnal. id/index. php/arcade/article/view/1117/527 Januar. Fungsi. Makna, dan Eksistensi Noken sebagai Simbol Identitas Orang Papua. Jurnal Patrawidya, 18. , 57Ae70. https://patrawidya. id/index. php/patrawidya/article/view/47/34 Kluckhohn. Universal Categories of Culture. Antropology Today (A. Krober . )). University of Chicago Press. https://archive. org/details/in. 12259/page/n6/mode/1up Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Noken. https://budaya-indonesia. org/noken Pikei. , & Sihombing. Noken Local Wisdom As Representation of GodAoS Love. AlQalam, 29. , 102. https://doi. org/10. 31969/alq. Jane. Ahmed. , & Pereira. Mixed Methods Research: Combining both qualitative and quantitative approaches. Frontiers in Water, 3(Septembe. Januar. Fungsi. Makna, dan Eksistensi Noken sebagai Simbol Identitas Orang Papua. Jurnal Patrawidya, 18. , 57Ae70. https://patrawidya. id/index. php/patrawidya/article/view/47/34 KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA. Penjualan tas tradisional Papua, disebut noken, meningkat seiring pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 yang digelar di Bumi Cendrawasih. https://deputi3. id/detail/75/penjualannoken-meroket-selama-pon-berlangsung Kluckhohn. Universal Categories of Culture. Antropology Today (A. Krober . )). University of Chicago Press. https://archive. org/details/in. 12259/page/n6/mode/1up Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata . Pemerintah Provinsi Papua. Kondisi Geografis Kota Jayapura. https://w. id/view-detail-kabupaten-272/keadaan-geografis. Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kepariwisataan . Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Noken. https://budaya-indonesia. org/noken Pikei. , & Sihombing. Noken Local Wisdom As Representation of GodAoS Love. AlQalam, 29. , 102. https://doi. org/10. 31969/alq. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 . Riyana. Kuswoyo. , & Wasa. Pemberdayaan Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga. JMM (Jurnal Masyarakat Mandir. , 4. , 1150Ae1157. Salhuteru. , & Hutubessy. The Transformation of Noken Papua: Understanding the Dynamics of NokenAos Commodification as the Impact of UNESCOAos Heritage Recognition. JSW (Jurnal Sosiologi Walisong. , 4. , 151Ae164. https://doi. org/10. 21580/jsw. Soedhijanto. Elaine. Hillary. Amadeo. , & Hariyanto. The Climate Impact Towards Form. Materials, and Construction of Papua Vernacular Houses. Lakar: Jurnal Arsitektur, 6. , 175. https://doi. org/10. 30998/lja. Swanson. , & Timothy. Souvenirs: Icons of meaning, commercialization and Tourism Management, 33. , 489Ae499. https://doi. org/10. 1016/j. SARGA - VOLUME 20 NO 1 JANUARY 2026 Perencanaan Kawasan Wisata Budaya Noken di Kota Jayapura Tabuni. Identifikasi Morfologi Rumah Tradisional Honai Studi Kasus Rumah Honai Distrik Gome Kabupaten Puncak Papua. 1Ae23. UNESCO. Noken multifunctional knotted or woven bag, handcraft of the people of Papua . https://ich. org/en/USL/noken-multifunctional-knotted-or-woven-bag-handcraft-of-thepeople-of-papua-00619 Widiati. Kajian Struktur Rumah Tradisional Papua (Hona. Jurnal Ilmiah Teknik Dan Informatika, 1. , 25. UCAPAN TERIMA KASIH