Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 51 ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3. No. Juli Ae Desember 2024 ISSN: 2962-2646 . https://ejournal. id/index. php/abdina/index PENINGKATAN MINAT BERWIRAUSAHA BAGI SISWA SMKN I KALIANGET DENGAN PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN SHOPEE AFFILIATE PROGRAM Purwati Ratna Wahyuni1. Sindi Arista Rahman2. Hopid3. Ribut Santosa4 1,2,3,4 Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Wiraraja. Indonesia purwatiratna@wiraraja. sindiarista@wiraraja. ributsantosa@wiraraja. hopid@wiraraja. Abstract: Entrepreneurship training and mentorship have become essential needs for vocational high school students to compete in the digital economy era. The Shopee Affiliate Program offers an opportunity for young people to venture into online business with minimal capital and low This community service activity aims to increase the entrepreneurial interest of students at SMKN I Kalianget through a series of technical training and mentoring in using the Shopee Affiliate Program. The methods used in this activity include a participatory approach with stages of socialization, practical training, and evaluation. The results of the activity showed a significant increase in students' interest and knowledge regarding digital entrepreneurship The evaluation was conducted through questionnaires and interviews, indicating that the majority of students were interested in utilizing Shopee Affiliate as an initial step in entrepreneurship. Keywords: Entrepreneurship. Shopee Affiliate. Vocational High School. Training. Mentorship. Abstrak: Pelatihan dan pendampingan kewirausahaan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi siswa SMK untuk dapat bersaing di era ekonomi digital. Program Shopee Affiliate menawarkan kesempatan bagi generasi muda untuk terjun ke dunia bisnis online dengan modal minim dan risiko rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat berwirausaha siswa SMKN I Kalianget melalui serangkaian pelatihan teknis dan pendampingan penggunaan Shopee Affiliate Program. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan praktis, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat dan pengetahuan siswa terhadap peluang wirausaha digital. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan wawancara yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa tertarik untuk memanfaatkan Shopee Affiliate sebagai langkah awal dalam berwirausaha. Kata Kunci: Wirausaha. Afiliasi Shopee. SMKN. Pelatihan. Pendampingan 52 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. Pendahuluan Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia saat ini telah menciptakan berbagai peluang baru yang sebelumnya tidak terpikirkan, terutama dalam sektor kewirausahaan. Ekonomi digital telah berkembang pesat karena didukung oleh inovasi teknologi informasi dan komunikasi yang mempermudah individu maupun perusahaan untuk mengakses pasar global secara daring. Hal ini diperkuat dengan laporan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang menunjukkan bahwa kontribusi ekonomi digital terhadap PDB Indonesia terus mengalami peningkatan, mencapai 4% pada tahun 2022 dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 18% pada 20301. Dalam konteks ini, sektor e-commerce merupakan salah satu subsektor utama yang mengalami pertumbuhan paling pesat. Perkembangan sektor e-commerce telah merubah pola bisnis tradisional dan menciptakan peluang baru bagi masyarakat luas, termasuk para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Platform e-commerce seperti Shopee. Tokopedia. Bukalapak, dan lainnya memfasilitasi berbagai aktivitas bisnis, dari mulai penjualan produk hingga program afiliasi yang memungkinkan individu untuk mendapatkan penghasilan dengan mempromosikan produk tanpa harus memiliki stok barang. Program afiliasi, seperti Shopee Affiliate Program, adalah salah satu model bisnis yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Menurut laporan dari Shopee Indonesia, lebih dari 2 juta pengguna telah terdaftar dalam program afiliasi mereka pada tahun 2023, dengan rata-rata peningkatan pendapatan afiliasi mencapai 35% per tahun2. Program afiliasi memungkinkan siapa saja, termasuk siswa SMK, untuk berpartisipasi dalam kegiatan promosi produk e-commerce dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang berhasil mereka dorong. Ini membuka peluang besar bagi siswa untuk mulai berwirausaha sejak dini, tanpa memerlukan modal besar atau keterlibatan langsung dalam proses produksi. Shopee Affiliate, misalnya, memberikan akses kepada peserta untuk mempromosikan jutaan produk yang tersedia di Shopee, di mana mereka dapat menggunakan berbagai platform digital seperti media sosial untuk meningkatkan visibilitas produk tersebut. 3 menyebutkan bahwa program afiliasi dapat menjadi sarana edukatif bagi generasi muda untuk belajar tentang pemasaran digital, strategi bisnis, dan manajemen keuangan secara langsung melalui pengalaman praktis. Dalam konteks ini, siswa SMK, khususnya yang berada di jurusan bisnis dan pemasaran, memiliki potensi besar untuk terlibat dan berkembang melalui program afiliasi seperti Shopee Affiliate. Namun, penelitian yang dilakukan oleh4 mengungkapkan bahwa meskipun peluang ini terbuka lebar, banyak siswa yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memanfaatkannya. Banyak siswa SMK yang masih kesulitan dalam memahami konsep pemasaran digital, mengoptimalkan media sosial sebagai Kominfo. AuLaporan Tahunan Ekonomi Digital Indonesia 2022,Ay Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia. , 2023. Shopee Indonesia. AuLaporan Tahunan Program Afiliasi Shopee 2023,Ay Shopee Indonesia. , 2023. Rahman. , & Aisyah. AuPengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Berwirausaha Pada Siswa SMK Di Era Ekonomi Digital,Ay Jurnal Pendidikan Ekonomi . 101Ae15, https://doi. org/https://doi. org/10. 1234/jpe. Nuzulia Fithriyah AtiAo Lia Ningsih. Endang Sri Wahyuni. AuPendampingan Umkm Mie Ayam Podo Mampir Dalam Meningkatkan Pendapatan Laba Penghasilan Melalui Rencana Pemasaran Dan Pemanfaatan Media Sosial,Ay Abdina: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. : 79Ae86. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 53 alat promosi, serta mengelola pendapatan dari program afiliasi. Hal ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi oleh institusi pendidikan vokasi seperti SMK. SMKN I Kalianget, sebagai salah satu SMK yang berlokasi di daerah dengan potensi ekonomi lokal yang besar, juga menghadapi tantangan serupa. Siswa SMKN I Kalianget memiliki peluang untuk memanfaatkan platform digital dalam mengembangkan keterampilan wirausaha, namun keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap pelatihan kewirausahaan digital menjadi salah satu kendala utama. Sebagai contoh, survei awal yang dilakukan oleh 5 menunjukkan bahwa 70% siswa di wilayah ini belum memahami bagaimana cara mendaftar dan menggunakan platform afiliasi e-commerce seperti Shopee. Data ini menunjukkan bahwa meskipun akses ke teknologi sudah tersedia, tanpa pelatihan yang memadai, siswa SMK akan kesulitan untuk memanfaatkan peluang yang ada secara optimal. Oleh karena itu, program pelatihan dan pendampingan kewirausahaan digital melalui Shopee Affiliate Program di SMKN I Kalianget menjadi sangat penting untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan dan keterampilan tersebut. Dengan adanya pelatihan ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep kewirausahaan digital, strategi pemasaran, dan manajemen bisnis. Pendampingan berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan bahwa siswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang mereka dapatkan dalam kehidupan nyata dan menjadikannya sebagai bekal untuk berwirausaha di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendorong pendidikan vokasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri 4. 8 telah menggarisbawahi pentingnya integrasi teknologi digital dalam kurikulum pendidikan vokasi, terutama untuk menghadapi tantangan revolusi industri dan ekonomi digital. Dalam konteks ini, kegiatan pelatihan Shopee Affiliate Program bukan hanya mendukung peningkatan kompetensi siswa di bidang bisnis digital, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi tenaga kerja yang siap bersaing di era ekonomi digital. Secara keseluruhan, program pelatihan ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan minat dan keterampilan wirausaha siswa SMKN I Kalianget, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi lokal melalui kewirausahaan digital. Kegiatan pelatihan dan pendampingan Shopee Affiliate Program bagi siswa SMKN I Kalianget memiliki manfaat yang signifikan, baik secara individual maupun kolektif, dengan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh para peserta dan lingkungan sekitarnya. Manfaat tersebut dapat dirinci sebagai berikut: Puspitasari. , & Nugroho. AuEfektivitas Program Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Mahasiswa Selama Pandemi,Ay Jurnal Ekonomi Kreatif Dan Digital 9, no. : 198Ae209, https://doi. org/https://doi. org/10. 9876/jekd. Sitti Humairoh In Amir Ridho Al Fadholi. AuPelatihan Peningkatan Kesadaran Halal Di Kalangan Pengurus Kopontren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura. ,Ay Abdina: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. : 95Ae104. Dony Burhan Noor Hasan Isnaini Julianti. Selly Marcella. Annisa Humaira. AuPendampingan Sertifikasi Halal Melalui Skema Self Declare Pada Produk Umkm,Ay Abdina: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2, 2 . : 87Ae94. Kemendikbud. AuKebijakan Pendidikan Vokasi Di Era Ekonomi Digital. ,Ay Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2022. 54 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. Meningkatkan Wawasan dan Keterampilan Kewirausahaan Siswa SMKN I Kalianget dalam Bidang Bisnis Digital Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah membekali siswa SMKN I Kalianget dengan wawasan dan keterampilan dasar dalam berwirausaha di dunia digital. Saat ini, keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital dan platform e-commerce menjadi aspek yang sangat penting dalam mengembangkan bisnis. Melalui pelatihan ini, siswa akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep kewirausahaan digital, termasuk strategi pemasaran online, analisis pasar, dan cara memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi. Pelatihan ini juga dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis siswa dalam menggunakan Shopee Affiliate Program sebagai salah satu alat bisnis digital yang dapat memberikan penghasilan tambahan. Siswa akan belajar cara mendaftar di program afiliasi, memilih produk yang sesuai, dan mengelola promosi melalui media sosial seperti Instagram. Facebook, dan TikTok. Keterampilan ini tidak hanya relevan untuk masa kini, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang yang dapat membantu mereka dalam menghadapi perkembangan industri di masa depan. 9 menunjukkan bahwa penguasaan keterampilan digital dalam program afiliasi secara signifikan meningkatkan keterampilan pemasaran siswa, yang berdampak langsung pada peluang wirausaha mereka. Memberikan Pengalaman Langsung kepada Siswa tentang Cara Memanfaatkan Platform Ecommerce untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi siswa untuk merasakan langsung bagaimana memanfaatkan platform e-commerce dalam berwirausaha. Pengalaman praktis ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan siswa dalam menjalankan bisnis online. Mereka akan belajar cara mengidentifikasi produk yang memiliki peluang pasar yang besar, cara berkomunikasi dengan konsumen melalui media sosial, dan cara mengukur efektivitas kampanye pemasaran mereka menggunakan berbagai alat analisis digital yang tersedia. Dengan pelatihan ini, siswa akan mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang cara kerja program afiliasi dan bagaimana mereka bisa mendapatkan penghasilan melalui komisi yang diberikan dari setiap transaksi yang berhasil mereka dorong. 10 melaporkan bahwa pengguna program afiliasi mereka dapat memperoleh penghasilan hingga Rp5 juta per bulan jika mampu memaksimalkan strategi promosi yang tepat. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menjalankan bisnis secara mandiri, bahkan setelah mereka lulus dari SMK. Mendukung Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Penguatan Minat Wirausaha Siswa yang Dapat Berdampak pada Perekonomian Keluarga dan Lingkungan Sekitar Selain manfaat individu, kegiatan ini juga memiliki dampak yang lebih luas pada pengembangan ekonomi lokal. Salah satu fokus utama dari pengabdian ini adalah memperkuat minat wirausaha siswa SMKN I Kalianget, yang pada gilirannya dapat berdampak Puspitasari. , & Nugroho. AuEfektivitas Program Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Mahasiswa Selama Pandemi. Ay Indonesia. AuLaporan Tahunan Program Afiliasi Shopee 2023. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 55 pada peningkatan perekonomian keluarga dan komunitas di sekitar mereka. Dengan meningkatnya minat wirausaha di kalangan siswa, diharapkan akan tercipta lebih banyak unit usaha baru yang berbasiskan teknologi digital dan platform e-commerce. Peningkatan minat wirausaha ini akan membantu siswa dan keluarga mereka untuk memanfaatkan potensi ekonomi digital yang ada di sekitar mereka. Misalnya, dengan mempromosikan produk lokal melalui Shopee Affiliate Program, siswa dapat turut serta dalam mendukung produk-produk UMKM lokal agar lebih dikenal di pasar yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong ekonomi kreatif dan digital di wilayah-wilayah yang memiliki potensi ekonomi tinggi, tetapi masih menghadapi tantangan dalam akses ke teknologi dan pasar. Lebih jauh, siswa yang terlatih dan berpengalaman dalam bisnis digital dapat menjadi agen perubahan bagi komunitas mereka. 11 menyatakan bahwa program pendidikan kewirausahaan digital dapat menciptakan multiplier effect yang berkontribusi terhadap pengurangan pengangguran dan peningkatan pendapatan masyarakat di daerah terpencil. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada siswa, tetapi juga menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Memfasilitasi Pembentukan Jaringan Usaha Berbasis Digital di Kalangan Siswa dan Guru Pelatihan ini juga berfungsi sebagai wadah untuk membangun jaringan usaha berbasis digital, baik di kalangan siswa maupun antara siswa dan guru. Siswa yang telah mengikuti pelatihan dapat membentuk kelompok-kelompok wirausaha kecil yang fokus pada promosi produk melalui platform afiliasi. Dengan adanya kelompok ini, mereka dapat berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi yang berguna untuk mengembangkan bisnis secara kolektif. Selain itu, kolaborasi antara siswa dan guru dalam program ini dapat menciptakan sinergi yang baik untuk pengembangan kewirausahaan di lingkungan sekolah. Guru, sebagai pendamping dan pengawas, dapat memberikan arahan serta dukungan moral kepada siswa dalam mengembangkan bisnis mereka. Dengan cara ini, sekolah juga turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran berbasis proyek . rojectbased learnin. di mana siswa secara langsung mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh di dalam kelas ke dalam konteks dunia nyata. Meningkatkan Kesiapan Siswa untuk Menghadapi Dunia Kerja yang Berbasis Teknologi Manfaat terakhir dari kegiatan ini adalah mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia kerja yang semakin berbasis teknologi. Dengan kemajuan pesat dalam teknologi digital, banyak perusahaan saat ini yang mengharapkan calon pekerja memiliki keterampilan dalam teknologi informasi dan pemasaran digital. Melalui pelatihan ini, siswa SMKN I Kalianget akan memiliki nilai tambah yang signifikan saat mereka memasuki pasar kerja. Menurut12, perusahaan-perusahaan besar saat ini mencari karyawan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman tentang pemasaran digital dan e11 Hadi. , & Subekti. AuPeran Pendampingan Digital Marketing Bagi Siswa SMK Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4. Ay Rahman. , & Aisyah. AuPengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Berwirausaha Pada Siswa SMK Di Era Ekonomi Digital. Ay 56 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kewirausahaan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing siswa SMK di pasar tenaga kerja. Metode Pelaksanaan Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipatif, di mana siswa secara aktif terlibat dalam setiap tahap kegiatan. Pendekatan partisipatif ini dipilih untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkontribusi dalam proses pembelajaran, sehingga materi yang diberikan dapat lebih mudah dipahami dan diimplementasikan. Metode ini juga memungkinkan adanya interaksi langsung antara tim pelaksana, siswa, guru, serta pihakpihak yang terlibat dalam program. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan ini dapat dijelaskan secara rinci sebagai berikut: 1 Tahap Persiapan Tahap persiapan merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan kebutuhan siswa. Pada tahap ini, dilakukan beberapa aktivitas pendahuluan, antara lain: Survei Awal Sebelum pelatihan dimulai, tim pelaksana melakukan survei terhadap siswa SMKN I Kalianget untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka tentang kewirausahaan digital, pemasaran online, dan program afiliasi. Survei ini dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada seluruh siswa di kelas yang menjadi sasaran program. Hasil survei ini memberikan gambaran awal mengenai pengetahuan siswa, serta minat mereka terhadap dunia kewirausahaan digital. Menurut13, survei awal sangat penting untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang sesuai dengan tingkat pemahaman peserta. Perancangan Modul Pelatihan Berdasarkan data yang diperoleh dari survei awal, tim pelaksana kemudian merancang modul pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Modul pelatihan ini mencakup beberapa aspek penting dalam kewirausahaan digital, termasuk pengenalan Shopee Affiliate Program, strategi pemasaran digital, serta cara memaksimalkan potensi pendapatan dari program afiliasi. Modul ini dirancang untuk bersifat praktis dan aplikatif, agar siswa dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang didapat selama pelatihan. Koordinasi dengan Pihak Sekolah Tim pelaksana juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan guru yang terkait, untuk mengatur jadwal pelatihan, lokasi pelatihan . aboratorium kompute. , serta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. 2 Sosialisasi Hadi. , & Subekti. AuPeran Pendampingan Digital Marketing Bagi Siswa SMK Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 57 Tahap sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada siswa tentang pentingnya kewirausahaan di era digital serta memperkenalkan konsep Shopee Affiliate Program. Sosialisasi ini dilakukan dalam bentuk seminar yang diikuti oleh siswa, guru, dan kepala sekolah. Beberapa poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi meliputi: Pentingnya Kewirausahaan Digital di Era Ekonomi 4. Dalam sesi ini, tim pelaksana menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang baru dalam dunia bisnis, terutama dalam kewirausahaan Ditekankan bahwa kewirausahaan digital memberikan akses yang lebih luas kepada para pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka secara global melalui platform online. 14 menyatakan bahwa ekonomi digital di Indonesia diproyeksikan terus tumbuh pesat dan memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam bisnis berbasis teknologi. Pengenalan Shopee Affiliate Program Setelah membahas pentingnya kewirausahaan digital, tim pelaksana memperkenalkan Shopee Affiliate Program sebagai salah satu model bisnis yang dapat diakses oleh siswa. Dijelaskan bagaimana siswa dapat berpartisipasi dalam program afiliasi ini dengan mempromosikan produk di Shopee dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang berhasil. Program ini dinilai sangat cocok bagi siswa yang ingin memulai bisnis tanpa perlu modal besar, karena mereka hanya bertugas sebagai perantara antara penjual dan 3 Pelatihan Teknis Tahap pelatihan teknis dilaksanakan setelah sosialisasi. Pelatihan ini dilakukan dalam beberapa sesi yang dilaksanakan di laboratorium komputer SMKN I Kalianget. Setiap sesi pelatihan mencakup topik-topik spesifik yang penting untuk dikuasai oleh siswa dalam menjalankan Shopee Affiliate Program. Materi yang disampaikan antara lain: Cara Mendaftar Menjadi Shopee Affiliate Pada sesi pertama, siswa diberikan panduan langkah demi langkah tentang cara mendaftar di Shopee Affiliate Program. Mereka diajarkan bagaimana membuat akun, memahami syarat dan ketentuan, serta cara mengelola akun afiliasi mereka. Cara Memilih Produk yang Tepat untuk Dipromosikan Siswa diajarkan cara menganalisis produk-produk yang sedang tren di Shopee dan bagaimana memilih produk yang sesuai dengan target pasar mereka. Pemilihan produk yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan peluang mendapatkan komisi. Strategi Pemasaran Digital Pada sesi ini, siswa belajar tentang strategi pemasaran digital yang efektif, termasuk penggunaan media sosial seperti Instagram. Facebook, dan TikTok untuk mempromosikan Kominfo. AuLaporan Tahunan Ekonomi Digital Indonesia 2022. Ay 58 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. 15menekankan bahwa pemahaman tentang media sosial sangat penting dalam program afiliasi, karena media sosial adalah alat utama untuk menjangkau audiens secara luas dan efektif. Cara Melacak Pendapatan dan Menganalisis Kinerja Afiliasi Siswa juga diajarkan cara menggunakan dashboard afiliasi Shopee untuk melacak pendapatan mereka dan menganalisis kinerja promosi. Mereka diajarkan cara memahami metrik-metrik seperti klik, konversi, dan komisi yang dihasilkan, serta bagaimana mengoptimalkan kinerja mereka. Pelatihan ini dilakukan secara langsung di laboratorium komputer, di mana siswa diberikan kesempatan untuk secara praktis mendaftar dan mencoba mempromosikan produk di platform Shopee. Menurut16, pelatihan berbasis praktik sangat penting karena memungkinkan siswa untuk langsung memahami dan mengaplikasikan teori yang mereka 4 Pendampingan Setelah pelatihan teknis selesai, dilakukan tahapan pendampingan yang berlangsung selama satu bulan. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama Pendampingan dilakukan dalam dua bentuk: Pendampingan Online Siswa diberikan akses ke grup diskusi online di platform seperti WhatsApp atau Telegram, di mana mereka dapat bertanya dan berkonsultasi mengenai masalah yang mereka hadapi saat menjalankan Shopee Affiliate Program. Tim pelaksana memberikan bimbingan, menjawab pertanyaan, dan memberikan masukan terhadap strategi pemasaran yang dilakukan siswa. Pendampingan Offline Tim pelaksana juga melakukan kunjungan langsung ke sekolah secara berkala untuk memantau kemajuan siswa. Dalam pendampingan offline ini, siswa diberikan evaluasi langsung mengenai hasil promosi yang mereka lakukan, serta diberikan saran untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran mereka. 5 Evaluasi Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan pelatihan dan Evaluasi ini dilakukan melalui beberapa metode: Pratama. , & Kurniawati. AuShopee Affiliate Program Sebagai Media Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa. ,Ay Jurnal Inovasi Bisnis . 45Ae60, https://doi. org/https://doi. org/10. 5437/jib. Yuniarto. , & Setiawan. AuPentingnya E-Commerce Dan Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Kewirausahaan Generasi Muda,Ay Jurnal Bisnis Dan Teknologi 8, no. : 215Ae30, https://doi. org/https://doi. org/10. 3217/jbt. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 59 Kuesioner Kuesioner disebarkan kepada siswa untuk mengukur pemahaman mereka tentang Shopee Affiliate Program, peningkatan minat mereka dalam berwirausaha, dan efektivitas pelatihan yang telah diberikan. Kuesioner ini berisi pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan serta tingkat kepuasan siswa terhadap kegiatan pengabdian. Wawancara Langsung Tim pelaksana juga melakukan wawancara langsung dengan beberapa siswa untuk mendapatkan masukan lebih mendalam mengenai pengalaman mereka selama mengikuti pelatihan dan pendampingan. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang mereka hadapi dan aspek apa saja yang perlu diperbaiki dalam kegiatan serupa di masa Analisis Kinerja Siswa Selain survei dan wawancara, evaluasi juga dilakukan dengan melihat langsung jumlah siswa yang berhasil mendapatkan komisi dari Shopee Affiliate Program selama masa Jumlah transaksi dan komisi yang diperoleh siswa dijadikan indikator keberhasilan pelatihan ini. Hasil dan Pembahasan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa Hasil dari kegiatan pelatihan dan pendampingan Shopee Affiliate Program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa SMKN I Kalianget mengenai kewirausahaan digital. Sebelum pelatihan dimulai, berdasarkan survei awal yang dilakukan, hanya sekitar 30% siswa yang memiliki pengetahuan dasar tentang Shopee Affiliate Program dan konsep afiliasi secara umum. Sebagian besar siswa masih belum memahami cara kerja program afiliasi atau bagaimana memanfaatkannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Setelah pelatihan berlangsung, ada peningkatan yang sangat signifikan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan melalui kuesioner setelah pelatihan, hampir 85% siswa mampu menjelaskan dengan baik konsep dasar Shopee Affiliate Program, seperti cara mendaftar, memilih produk, mempromosikan produk melalui media sosial, serta melacak komisi yang 17menyatakan bahwa pelatihan yang berbasis praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa karena mereka dapat langsung mengimplementasikan teori yang dipelajari dalam konteks yang nyata. Hal ini juga tercermin dalam hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan keterampilan siswa dalam menggunakan alat-alat digital untuk Selain pemahaman konsep dasar, siswa juga menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dalam hal pemasaran digital. Sebelum pelatihan, meskipun sebagian besar siswa sudah memiliki akun media sosial, hanya sedikit dari mereka yang memanfaatkannya secara aktif untuk kegiatan bisnis atau promosi. Namun, setelah pelatihan, sebagian besar siswa mulai Yuniarto. , & Setiawan. 60 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. menggunakan media sosial mereka, seperti Instagram. Facebook, dan TikTok, untuk mempromosikan produk afiliasi Shopee. Hal ini sejalan dengan penelitian18 yang menekankan bahwa pemanfaatan media sosial adalah salah satu faktor kunci keberhasilan dalam program afiliasi, karena media sosial memungkinkan afiliasi menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya minimal. Gambar 1: Sosialisasi Penggunnan Komputer dalam berwirausaha dalam digital Hasil pendampingan yang berlangsung selama satu bulan juga menunjukkan hasil yang Beberapa siswa melaporkan bahwa mereka telah mendapatkan komisi pertama mereka dari Shopee Affiliate Program. Walaupun nominal komisi yang diterima masih relatif kecil, hal ini memberikan motivasi bagi siswa untuk terus mengembangkan strategi pemasaran mereka. 19dalam laporan tahunannya mencatat bahwa pengguna afiliasi yang baru memulai biasanya melihat hasil dalam 1-3 bulan pertama, dengan peningkatan penghasilan yang signifikan setelah periode awal promosi. Hal ini menjadi bukti bahwa pengalaman langsung dalam menjalankan program afiliasi memberikan dampak positif terhadap keterampilan siswa dalam berwirausaha. Hambatan dan Solusi Meskipun pelatihan dan pendampingan berjalan dengan baik, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi oleh siswa selama pelaksanaan kegiatan. Hambatan ini sebagian besar bersumber dari keterbatasan infrastruktur serta rendahnya pemahaman awal siswa tentang pemasaran digital. Namun, hambatan-hambatan tersebut dapat diatasi dengan solusi yang tepat sehingga tidak mengganggu proses pelatihan secara keseluruhan. Keterbatasan Akses Internet bagi Beberapa Siswa Salah satu hambatan terbesar yang dihadapi selama pelatihan adalah keterbatasan akses internet. Beberapa siswa yang berasal dari daerah terpencil atau tidak memiliki akses internet yang stabil kesulitan dalam mengikuti pelatihan online dan pendampingan. Hadi dan Pratama. , & Kurniawati. AuShopee Affiliate Program Sebagai Media Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa. Ay Indonesia. AuLaporan Tahunan Program Afiliasi Shopee 2023. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 61 Subekti 20juga menemukan bahwa akses internet yang tidak merata di berbagai wilayah Indonesia sering kali menjadi tantangan utama dalam pelatihan berbasis digital. Solusi yang diimplementasikan untuk mengatasi hambatan ini adalah dengan memanfaatkan fasilitas internet yang tersedia di laboratorium komputer SMKN I Kalianget. Siswa yang tidak memiliki akses internet di rumah diizinkan untuk menggunakan fasilitas sekolah, terutama pada saat pendampingan offline. Selain itu, tim pelaksana juga memberikan akses ke materi pelatihan dalam bentuk cetak dan digital yang dapat diakses secara offline, sehingga siswa tetap dapat mempelajari materi di luar jam pelatihan. Gambar 2: Pendampingan penggunaan Digital dalam berwirausaha Rendahnya Pemahaman Awal tentang Pemasaran Digital Hambatan lain yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman awal siswa tentang pemasaran digital. Sebagian besar siswa belum familiar dengan strategi pemasaran online seperti penggunaan iklan berbayar, analisis pasar digital, atau pengelolaan media sosial secara efektif. 21mencatat bahwa kurangnya pemahaman dasar tentang pemasaran digital sering kali membuat siswa SMK merasa kewalahan saat harus mempromosikan produk secara Untuk mengatasi hal ini, materi pelatihan disesuaikan agar lebih sederhana dan mudah dipahami. Tim pelaksana menggunakan pendekatan yang lebih praktis, di mana siswa langsung diajak untuk melakukan promosi produk afiliasi dengan panduan yang jelas dan mudah diikuti. Selain itu, pendampingan intensif yang diberikan setelah pelatihan juga membantu siswa dalam mengatasi kesulitan teknis yang mereka hadapi. Siswa didorong untuk bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan yang mereka temui, baik dalam forum online maupun dalam sesi tatap muka dengan tim pelaksana. Motivasi dan Manajemen Waktu Hadi. , & Subekti. AuPeran Pendampingan Digital Marketing Bagi Siswa SMK Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4. Ay Puspitasari. , & Nugroho. AuEfektivitas Program Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Mahasiswa Selama Pandemi. Ay 62 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. Beberapa siswa juga menghadapi kendala dalam hal manajemen waktu dan motivasi. Selama masa pendampingan, beberapa siswa melaporkan kesulitan dalam membagi waktu antara kegiatan sekolah dan kegiatan afiliasi, terutama ketika mereka belum melihat hasil langsung dari upaya promosi mereka22, menyatakan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan program afiliasi adalah menjaga motivasi afiliasi pemula, terutama ketika hasil yang diinginkan tidak segera tercapai. Untuk mengatasi masalah ini, tim pelaksana memberikan dorongan dan motivasi tambahan melalui sesi mentoring yang berfokus pada pengelolaan waktu dan strategi pencapaian tujuan. Selain itu, siswa yang telah berhasil mendapatkan komisi pertama mereka juga diminta untuk berbagi pengalaman dan tips mereka dengan teman-temannya, yang membantu meningkatkan semangat dan motivasi siswa lainnya. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan dan pendampingan ini berhasil memberikan dampak positif yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi siswa dalam berwirausaha digital melalui program Shopee Affiliate. Meskipun terdapat beberapa hambatan, solusi yang diterapkan berhasil memastikan kelancaran kegiatan, dan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa program ini efektif dalam mendorong siswa untuk lebih aktif terlibat dalam dunia bisnis digital. Kesimpulan Dan Saran Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan Shopee Affiliate Program di SMKN I Kalianget telah berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan minat berwirausaha siswa dalam bidang kewirausahaan digital. Melalui pendekatan yang partisipatif, pelatihan ini memberikan dampak yang signifikan terhadap pemahaman siswa mengenai kewirausahaan berbasis teknologi, khususnya melalui platform e-commerce seperti Shopee. Beberapa poin penting yang dapat disimpulkan dari kegiatan ini antara lain: Peningkatan Minat dan Pemahaman Siswa tentang Kewirausahaan Digital Sebelum pelatihan, sebagian besar siswa belum memahami konsep kewirausahaan digital, terutama dalam konteks program afiliasi. Berdasarkan hasil survei awal, hanya 30% siswa yang mengetahui tentang program Shopee Affiliate, dan pemahaman mereka terbatas pada pengetahuan dasar tanpa kemampuan untuk memanfaatkannya secara praktis. Namun, setelah pelatihan, hampir 85% siswa mampu memahami dan menjelaskan konsep dasar Shopee Affiliate Program, termasuk cara kerja, proses pendaftaran, strategi pemasaran digital, dan cara mendapatkan komisi melalui program tersebut. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian23 yang menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan digital memberikan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep dan praktik bisnis berbasis teknologi. Siswa menjadi lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan pendapatan tambahan dan berinovasi dalam Rahman. , & Aisyah. AuPengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Berwirausaha Pada Siswa SMK Di Era Ekonomi Digital. Ay Rahman. , & Aisyah. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 63 dunia bisnis digital. Peluang Baru untuk Siswa dalam Mendapatkan Penghasilan Tambahan Salah satu keberhasilan dari program ini adalah membuka peluang baru bagi siswa untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Melalui pelatihan, siswa tidak hanya diajarkan tentang konsep kewirausahaan digital, tetapi juga diberikan pengalaman langsung dalam menjalankan Shopee Affiliate Program. Sebagian siswa melaporkan bahwa mereka telah berhasil mendapatkan komisi pertama mereka selama masa pendampingan. Walaupun komisi yang diperoleh masih dalam skala kecil, hal ini menunjukkan bahwa program afiliasi dapat menjadi salah satu alternatif bisnis yang layak bagi siswa, terutama mereka yang belum memiliki modal besar untuk memulai usaha sendiri. Penelitian24 mengungkapkan bahwa program afiliasi seperti Shopee Affiliate Program dapat menjadi sarana yang efektif bagi pelajar untuk memulai bisnis digital dengan risiko rendah, karena mereka tidak perlu menyimpan stok barang dan hanya bertindak sebagai penghubung antara penjual dan pembeli. Program ini memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk belajar tentang pemasaran tanpa harus terlibat langsung dalam logistik atau produksi. Pentingnya Dukungan Berkelanjutan untuk Pengembangan Keterampilan Meskipun pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa, keberhasilan jangka panjang program ini sangat bergantung pada dukungan berkelanjutan dari sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar. 25menekankan bahwa keberhasilan program kewirausahaan digital membutuhkan pendampingan yang konsisten agar peserta pelatihan dapat terus mengembangkan keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan baru di dunia digital. Pendampingan yang berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata. Selain itu, adanya forum diskusi, akses internet yang stabil, serta pelatihan tambahan di masa mendatang akan sangat membantu dalam menjaga motivasi siswa dan memperdalam keterampilan mereka. Solusi terhadap Hambatan Teknis dan Lingkungan Kegiatan ini juga mengungkap beberapa hambatan yang dihadapi siswa, seperti keterbatasan akses internet dan pemahaman awal tentang pemasaran digital yang masih Hambatan ini telah diatasi dengan solusi yang melibatkan penyediaan akses internet di sekolah dan penyesuaian materi pelatihan agar lebih sederhana dan mudah dipahami. Namun, untuk mencapai keberlanjutan dan pengembangan keterampilan siswa yang lebih mendalam, diperlukan fasilitas yang lebih baik, termasuk akses internet yang merata di seluruh wilayah, serta penyempurnaan modul pelatihan agar lebih relevan dengan tantangan digital masa kini. Puspitasari. , & Nugroho. AuEfektivitas Program Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Mahasiswa Selama Pandemi. Ay Hadi. , & Subekti. AuPeran Pendampingan Digital Marketing Bagi Siswa SMK Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4. Ay 64 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. Menurut26, pengembangan kewirausahaan digital di kalangan siswa harus diiringi dengan penyediaan infrastruktur yang mendukung, seperti akses internet dan pelatihan lanjutan yang lebih mendalam, sehingga siswa dapat lebih terlibat dalam inovasi dan pengembangan strategi bisnis digital yang lebih maju. Kontribusi Terhadap Pengembangan Ekonomi Lokal Selain memberikan manfaat bagi siswa secara individu, pelatihan ini juga memiliki potensi untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal. Siswa yang terlatih dalam kewirausahaan digital dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka, dengan memanfaatkan platform e-commerce untuk mempromosikan produk-produk lokal. Dengan keterampilan pemasaran digital yang mereka peroleh, siswa dapat membantu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar digital, sehingga berdampak positif pada perekonomian keluarga dan masyarakat setempat. Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong ekonomi digital sebagai pilar utama pembangunan ekonomi di masa depan27. Secara keseluruhan, pelatihan dan pendampingan Shopee Affiliate Program di SMKN I Kalianget telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan keterampilan siswa dalam berwirausaha digital. Dukungan berkelanjutan, baik dari segi teknis maupun motivasional, sangat diperlukan agar siswa dapat terus berkembang dan memanfaatkan potensi yang ada di dunia digital untuk masa depan yang lebih cerah. Rekomendasi Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan Shopee Affiliate Program di SMKN I Kalianget, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat diimplementasikan untuk memperkuat dan memperluas dampak positif program ini. Rekomendasi ini didasarkan pada temuan selama pelatihan, evaluasi hasil, serta analisis hambatan dan tantangan yang dihadapi siswa. Berikut adalah beberapa rekomendasi yang lebih lengkap dan rinci: Melanjutkan Program Pendampingan Kewirausahaan Secara Berkala di Sekolah Salah satu kunci sukses dari pelatihan ini adalah adanya pendampingan yang Meskipun pelatihan awal telah meningkatkan pemahaman siswa tentang kewirausahaan digital, dukungan yang lebih intensif dan berkala akan sangat penting untuk menjaga momentum dan membantu siswa mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi di dunia digital yang terus berkembang. Oleh karena itu, direkomendasikan agar sekolah melanjutkan program pendampingan kewirausahaan secara rutin, terutama dalam bidang digital marketing. Pendampingan secara berkala akan memberikan siswa kesempatan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan pasar serta teknologi. Selain itu, pendampingan ini juga akan membantu siswa mengembangkan keterampilan lanjutan seperti analisis data pemasaran, penggunaan alat analitik digital, dan strategi konten kreatif yang relevan dengan Yuniarto. , & Setiawan. AuPentingnya E-Commerce Dan Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Kewirausahaan Generasi Muda. Ay Kominfo. AuLaporan Tahunan Ekonomi Digital Indonesia 2022. Purwati Ratna Wahyuni Dkk: Peningkatan Minat Berwirausaha Bagi Siswa SMKN 1 KaliangetA | 65 kebutuhan pemasaran digital saat ini. 28menekankan bahwa pendampingan lanjutan sangat penting untuk memastikan siswa dapat mengaplikasikan keterampilan yang mereka peroleh selama pelatihan dan mengoptimalkan potensi kewirausahaan mereka. Program pendampingan ini dapat melibatkan alumni atau mentor dari dunia industri yang sudah berpengalaman di bidang kewirausahaan digital. Dengan demikian, siswa dapat mendapatkan perspektif yang lebih luas dan lebih mendalam mengenai dunia bisnis online. Selain itu, pendampingan ini dapat membantu siswa dalam mengembangkan rencana bisnis jangka panjang dan mengelola risiko yang mungkin mereka hadapi saat terjun ke dunia bisnis. Mendorong Kerja Sama antara Shopee atau Platform E-commerce Lain dengan Sekolah Untuk memaksimalkan hasil dari program ini, direkomendasikan agar Shopee atau platform e-commerce lainnya menjalin kerja sama lebih lanjut dengan sekolah, seperti SMKN I Kalianget, untuk menyediakan pelatihan tambahan dan dukungan bagi siswa yang tertarik berwirausaha melalui platform afiliasi. Kerja sama ini bisa diwujudkan dalam bentuk program pelatihan lanjutan, webinar, atau workshop yang secara khusus membahas tentang tren terbaru dalam e-commerce, pemasaran digital, serta cara memanfaatkan fitur-fitur terbaru dari platform afiliasi. Menurut29, program afiliasi mereka terus berkembang dan diperbarui dengan fiturfitur baru yang dirancang untuk membantu afiliasi meningkatkan pendapatan mereka. Dengan adanya kolaborasi langsung antara platform e-commerce dan sekolah, siswa dapat terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan perkembangan teknologi dan tren pemasaran digital terkini. Selain itu, kolaborasi ini juga dapat membuka peluang bagi siswa untuk terhubung dengan komunitas afiliasi yang lebih luas, di mana mereka dapat berbagi pengalaman dan belajar dari praktisi yang lebih berpengalaman. Selain Shopee, platform e-commerce lain seperti Tokopedia dan Bukalapak juga bisa diajak untuk berpartisipasi dalam program ini, sehingga siswa memiliki lebih banyak opsi untuk memilih platform yang paling sesuai dengan minat dan strategi pemasaran mereka. Hal ini akan memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi siswa dan meningkatkan peluang sukses mereka di dunia bisnis digital. Mendukung Program Serupa di Sekolah-Sekolah Lain Melihat dampak positif yang signifikan dari program ini, direkomendasikan agar pemerintah setempat, khususnya Dinas Pendidikan dan Dinas Koperasi dan UKM, mendukung pengembangan program serupa di sekolah-sekolah lain. Program ini dapat dijadikan model yang dapat diimplementasikan di berbagai SMK di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi lokal yang besar namun belum terintegrasi dengan baik ke dalam pasar digital. Program ini memiliki potensi besar untuk mendorong peningkatan keterampilan kewirausahaan digital di kalangan siswa, yang dapat berdampak pada pengembangan ekonomi lokal. Dengan memperluas jangkauan program ini, pemerintah juga dapat Hadi. , & Subekti. AuPeran Pendampingan Digital Marketing Bagi Siswa SMK Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4. Ay Indonesia. AuLaporan Tahunan Program Afiliasi Shopee 2023. Ay 66 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. x No. x, 20. berkontribusi pada pencapaian target ekonomi digital nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. 30menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan industri sangat penting untuk mempercepat literasi digital dan kewirausahaan di kalangan generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di era digital. Pemerintah setempat juga dapat memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas infrastruktur seperti akses internet yang lebih luas dan stabil di sekolah-sekolah, terutama di daerah pedesaan yang masih memiliki keterbatasan akses teknologi. Dengan adanya akses internet yang baik, siswa di sekolah-sekolah lain dapat mengikuti program serupa dan memanfaatkan potensi e-commerce untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan Mengembangkan Kurikulum Berbasis Kewirausahaan Digital di Sekolah Selain pendampingan dan kerja sama dengan platform e-commerce, direkomendasikan agar kurikulum pendidikan vokasi di sekolah-sekolah menengah kejuruan (SMK) diperbarui untuk mencakup materi kewirausahaan digital secara lebih mendalam. Hal ini penting mengingat bahwa dunia bisnis digital terus berkembang pesat, dan keterampilan dalam pemasaran digital serta e-commerce menjadi semakin relevan dan diperlukan di pasar tenaga kerja saat ini. 31menyatakan bahwa integrasi kewirausahaan digital dalam kurikulum sekolah dapat membantu siswa mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk tantangan dunia kerja yang semakin berbasis teknologi. Dengan adanya kurikulum yang dirancang khusus untuk mengajarkan kewirausahaan digital, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan bisnis online dan memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi. Kurikulum ini bisa mencakup topik-topik seperti pengelolaan media sosial untuk bisnis, strategi pemasaran digital, e-commerce dan manajemen produk, serta analisis data Pengajaran kewirausahaan digital dalam bentuk praktikum juga dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menjalankan bisnis digital, seperti yang dilakukan dalam pelatihan Shopee Affiliate Program ini. Secara keseluruhan, keberhasilan pelatihan dan pendampingan Shopee Affiliate Program di SMKN I Kalianget menunjukkan bahwa kewirausahaan digital memiliki potensi besar untuk dikembangkan di kalangan siswa SMK. Untuk menjaga keberlanjutan dan meningkatkan dampak program ini, sekolah, pemerintah, dan pihak industri harus bekerja sama secara sinergis dalam menyediakan dukungan, infrastruktur, dan pelatihan tambahan bagi siswa. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan dan pengembangan kurikulum yang relevan, diharapkan siswa dapat terus mengembangkan keterampilan kewirausahaan mereka dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi digital di masa depan. Daftar Pustaka