Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DALAM APLIKASI SHOPEE DENGAN CONSUMER TRUST SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padan. Fitri Rusandi . Vicky Brama Kumbara . Della Asmaria Putri . Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Corresponding Email: dellaasmariaputri03@gmail. ARTIKEL INFO Sejarah Artikel: Diterima 17 Februari 2025 Direvisi 03 April 2025 Diterima 01 Mei 2025 Tersedia Online 25 Mei 2025 KATA KUNCI: Online Customer Review. Kualitas Layanan. Consumer Trust dan Keputusan Pembelian Ini Adalah Artikel Terbuka Dibawah Lisensi Cc By-Sa Hak CiptaA 2023 Oleh Penulis. Diterbitkan Oleh Riset Sinergi Indonesia Abstract. This study aims to test how much Influence Online Customer Reviews and Service Quality on Purchase Decisions in the Shopee Application with Consumer Trust as an Intervening Variable (Case Study on Students of Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padan. The data collection method was through circulating a questionnaire, with a sample of 100 respondents. The analysis method used is SPSS The results of the study were obtained where there was a significant positive influence of Online Customer Reviews and Quality of Service on Consumer Trust. There is a significant positive influence of Online Customer Reviews on Purchase Decisions. There is a significant positive influence of Quality of Service on Purchase Decisions. There is a significant positive influence of Online Customer Reviews on Purchase Decisions through Consumer Trust. There is a significant positive influence of Quality of Service on Purchase Decisions through Consumer Trust. Keywords: Online Customer Review. Service Quality. Consumer Trust and Purchase Decisions Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar Pengaruh Online Customer Review dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian dalam Aplikasi Shopee dengan Consumer Trust sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padan. Metode pengumpulan data melalui pengedarkan kuisioner dengan sampel 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah SPSS v. Hasil penelitian yang didapatkan dimana terdapat pengaruh positif yang signifikan Online Customer Review dan Kualitas Layanan terhadap Consumer Trust. Adanya pengaruh positif yang signifikan Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian. Adanya pengaruh positif yang signifikan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian. Adanya pengaruh positif yang signifikan Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian melalui Consumer Trust. Adanya pengaruh positif yang signifikan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian melalui Consumer Trust. Kata kunci: Online Customer Review. Kualitas Layanan. Consumer Trust dan Keputusan Pembelian Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi saat ini di era globalisasi berpotensi mengubah kehidupan manusia. Di antara perubahan yang sangat cepat dan penting untuk memenuhi kebutuhan kita adalah e-commerce. Menurut (Rahman et al. , 2. e-commerce didefinisikan sebagai rangkaian tindakan yang berhubungan dengan jual beli barang atau layanan yang ditransfer baik di dalam maupun di luar negeri dengan tujuan pengalihan kepemilikan barang atau layanan untuk memperoleh imbalan atau kompensasi yang dilakukan menggunakan berbagai alat dan prosedur elektronik. Perkembangan ecommerce semakin dirasakan oleh masyarakat, dari data Indonesia. Id menunjukkan bahwa pengguna e-commerce Republik Indonesia (RI) diprediksi mencapai 196,47 juta pada tahun 2023 (Mustajab, 2. Dengan demikian, dapat diketahui juga bahwa aktivitas berbelanja online sudah dikenal luas oleh masyarakat karena disebabkan ketika menggunakan aplikasi belanja online atau e-commerce tidaklah sulit untuk dilakukan dan mudah digunakan kapanpun itu. Di tengah maraknya e-commerce yang muncul di Indonesia. Shopee berhasil memanfaatkan kesempatan ini dengan berperan sebagai platform pemasaran digital yang kerap digunakan oleh para pelaku bisnis. Shopee adalah sebuah perusahaan rintisan dari Singapura, mulai beroperasi di Indonesia sejak Desember 2015 dan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kepopuleran Shopee di kalangan konsumen didorong oleh beragam fitur yang ditawarkannya, seperti pilihan metode pembayaran yang bervariasi, layanan pengiriman yang fleksibel, integrasi dengan media sosial, fitur pesan instan, serta layanan siaran lansung di aplikasi (Remilo Susanti et al. , 2. Menurut survei yang dilakukan pada Maret 2023 oleh Alvara Research Center. Shopee menjadi situs e-commerce yang paling banyak digunakan oleh generasi muda Indonesia yakni 69,9% responden dari Generasi Z dan 64,2% dari Generasi milenial memilihnya sebagai opsi utama untuk berbelanja secara online. Generasi Z sendiri cenderung lebih menyukai belanja secara daring dibanding harus datang lansung ke toko atau oulet. Dengan pertumbuhan teknologi yang cepat. Generasi Z mengalami perubahan Perubahan ini dapat dilihat dalam aktivitas belanja mahasiswa, yang sebelumnya lebih cenderung berbelanja melalui platform online daripada mengunjungi toko fisik. Kemudahan dalam menjumpai toko online membuat pembelian dapat dilakukan dimana dan kapan saja. Beragam informasi yang diperoleh serta ketertarikan yang tinggi terhadap suatu produk mampu mendorong keinginan untuk membeli. Menurut (Kotler, 2. Keputusan Pembelian adalah bagian dari perilaku konsumen yang mencakup bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan bagaimana barang, jasa, ide atau pengalaman untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian, salah satunya ialah Online Customer Review menurut (Putri et al. , 2. Online Customer Review adalah jenis Electronic Word Of Mouth . -WOM) dengan pelanggan yang memberikan informasi tentang manfaat produk kepada calon pembeli. Fitur ini menjadi sangat penting karena menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama dalam kasus di mana pembeli belum mengetahui suatu produk meskipun suatu barang memiliki kualitas yang tak tertandingi, orang mungkin memilih untuk tidak membeli atau menggunakannya (Yustiani et al. Selain Online Customer Review. Kualitas Layanan juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Keputusan Pembelian. Dimana menurut (Kotler, 2. Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 Kualitas Layanan dapat didefinisikan sebagai bentuk penilaian konsumen terhadap Kualitas Layanan yang diterima dibandingkan dengan tingkat layanan yang diharapkan. Jika layanan yang diterima atau dirasakan sesuai dengan yang diharapkan, maka Kualitas Layanan dipersepsikan baik dan kepuasan konsumen tersebut dapat mendorong konsumen untuk kembali membeli produk tersebut dan mungkin menjadi pelanggan setia. Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi Keputusan Pembelian yaitu Consumer Trust. Dimana menurut (Ovidani et al. , 2. Consumer Trust terdiri dari semua pengetahuan yang dimiliki oleh pelanggan dan kesimpulan tentang barang, karakteristik, dan keuntungan yang ditawarkannya. Kepercayaan adalah kemampuan sebuah produk untuk memiliki karakteristik tertentu. Rasa percaya pelanggan sangat penting untuk setiap transaksi jual beli online. Pelanggan cenderung melakukan pembelian jika mereka memiliki kepercayaan karena pembelian produk secara online memiliki fitur yang jelas membedakannya dari pembelian konvensional. Generasi Z muncul dari tahun 1997 hingga 2012 (Erma et al. , 2. Pada masa itu, perkembangan teknologi berlansung dengan sangat pesat. Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, generasi Z dianggap lebih menyadari pentingnya teknologi. Mereka cenderung cepat, praktis, dan mudah. Jadi, inilah yang mendorong bisnis online untuk berkembang dan menjadikan generasi Z sebagai segmen pasar yang sangat berpotensi bagi pelaku usaha. Penelitian ini akan berfokus kepada generasi Z, yaitu mahasiswa Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padang, khususnya mereka yang konsumtif dalam berbelanja dan menggunakan aplikasi Shopee. Perubahan perilaku dalam proses jual beli antara pihak penjual dan pembeli yang beralih dari offline ke online semakin meningkat akibat pandemi COVID-19. Hal ini ditandai dengan munculnya kelompok digital imigran, yang terdiri dari pelanggan di atas usia 35 tahun yang mulai beradaptasi dengan teknologi, termasuk berbelanja di platform Berdasarkan riset (Katadata, 2. , jumlah konsumen berusia di atas 35 tahun mengalami peningkatan sebanyak 20% di tahun 2020 bertambah menjadi 27,1% di tahun Kategori usia lanjut ini mulai beradaptasi dengan memanfaatkan platform ecommerce. Wabah COVID-19 turut berperan dalam mendorong kesadaran berbelanja secara daring. Sebelumnya, lebih dari 70% aktivitas berbelanja secara online paling banyak dilakukan oleh Generasi Z dan milenial, yang pada tahun 2022 berada dalam rentang usia 26 hingga 35 tahun. Fenomena kebiasaan belanja konsumen dari offline ke online jelas membawa manfaat bagi masyarakat. Penggeseran ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Pertama dan terpenting, pelanggan memiliki akses yang lebih luas ke berbagai barang dan jasa tanpa batasan geografis. Mereka dapat dengan mudah membandingkan harga dan kualitas dari berbagai penjual, yang menghasilkan persaingan yang kuat dan mungkin menurunkan harga. Kemampuan berbelanja kapan pun dan di mana pun adalah hal yang sangat menarik karena menghemat waktu dan tenaga yang biasanya dihabiskan untuk perjalanan ke toko fisik. Dianggap sangat penting bagi penjual untuk memahami bagaimana konsumen mengambil keputusan, suatu proses perilaku konsumen. Ini karena memungkinkan mereka membuat strategi yang lebih baik untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Berdasarkan pemaparan latar belakang tersebut, penelitian ini akan mengangkat judul AuPengaruh Online Customer Review dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian dalam aplikasi Shopee dengan Consumer Trust sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padan. Ay. Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 TINJAUAN LITERATUR Keputusan Pembelian Menurut (Rakhma, 2. keputusan pembelian didefinsikan sebagai tindakan sesorang dalam memilih, membeli, atau menggunakan suatu produk, terlepas dari apakah produk tersebut dipandang dapat atau mampu memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Dalam proses pemecahan masalah, keputusan pembelian didefinisikan sebagai keputusan yang paling tepat untuk membeli sesuatu sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya dari tahapan dalam mengambil keputusan (Astuti et al. , 2. Online Customer Review Online Customer Review adalah salah satu teknik pemasaran yang dilakukan dengan komunikasi dari orang ke orang dalam penjualan secara online, di mana calon pembeli mendapat informasi dari pengalaman pembeli sebelumnya. Pelanggan potensial juga lebih mudah membandingkan produk serupa yang telah ditawarkan oleh penjual online lainnya (Nugrahani Ardianti, 2. Menurut (Ika Sugiarti et al. , 2. Online Customer Review merupakan feedback yang dibagikan oleh konsumen ke pihak perusahaan usai berbelanja dalam wujud ulasan terhadap produk. Sesuai dengan keuntungan yang diperoleh konsumen, ulasan di internet dapat berupa positif maupun Kualitas Layanan Mengenai kualitas layanan, dapat dikatakan bahwa perusahaan memiliki kualitas yang sangat baik apabila pengalaman pelanggan dengan layanan yang diberikan perusahaan lebih baik dari yang diharapkan. Menurut (Apriliana et al, 2. kondisi kualitas layanan yang dinamis yang mencakup produk, jasa, tenaga kerja, proses, dan lingkungan yang dapat memenuhi ekspektasi. Consumer Trust Menurut (Gemilang, 2. faktor utama dalam keputusan pembelian adalah kepercayaan konsumen . onsumer trus. Karena dengan kepercayaan ini akan membuat pelanggan lebih mudah menentukan pilihan pada toko yang mereka percayai. Hal ini disebabkan oleh perbedaan fitur antara pembelian online dan offline, di mana dalam belanja online, pembeli dapat melihat dan membanndingkan produk yang diinginkan dari berbagai toko. METODE Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan objek penelitian adalah Mahasiswa FEB UPI YPTK Padang angkatan 2021. Teknik pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini ialah stratified random sampling (Sugiyono, 2. Jumlah populasi dalam penelitian ini mencapai 884 Mahasiswa, dan untuk menentukan jumlah sampel yang representatif digunakan rumus slovin untuk menghasilkan 100 sampel. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah distribusi model regresi dari variabel independen dan dependen bersifat normal atau tidak. Model regresi yang baik seharusnya memiliki distribusi data yang normal atau mendekati normal. Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 Tabel 1. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber : output SPSS 26 . Dari tabel di atas terlihat bahwa tingkat signifikan dari data yang diperoleh menunjukkan angka di atas dari 0,05 dapat dilihat di uji One-Sample KolmogorovSmirnov sebesar 0,200 untuk variabel Online Customer Review. Kualitas Layanan. Consumer Trust, dan Keputusan Pembelian. Data tersebut dapat digunakan sebagai variabel penelitian dengan distribusi normal serta layak untuk dianalisis menggunakan regresi berganda. Uji Multikolinieritas Korelasi yang tinggi di antara variabel independen (X) dalam penelitian menunjukkan adanya multikolinearitas. Data dianggap mengalami multikolinearitas jika hubungan antar variabel X sangat kuat. Tabel 2. Hasil Uji Multikoliniearitas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error Tolerance (Constan. Online Customer Review Kualitas Layanan Consumer Trust Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : output SPSS 26 . Collinearity Statistics VIF Dari tabel yang telah disajikan di atas didapatkan hasil dari seluruh variabel memiliki nilai toleransi besar dari 0,10 dan nilai VIF kecil dari 10, dari uraian diatas tidak terdapat masalah multikolinearitas antar variabel. Uji Heteroskedastisitas Menurut (Ghozali, 2. uji heteroskedastisitas digunakan agar bisa mengetahui apakah ada heteroskedastisitas dalam model regresi. Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 Tabel 3. Hasil Uji Glejser Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Model (Constan. Online Customer Review Kualitas Layanan Consumer Trust Sumber : output SPSS 26 . Sig. Berdasarkan tabel 3 di atas diketahui angka signifikasi Online Customer Review senilai 0,122. Kualitas Layanan senilai 0,292 dan Consumer Trust senilai 0,454. Nilai semua variabel >0,05 jadi tidak ada masalah heterokedastisitas. Uji Regresi Linier Berganda Analisis Regresi Linier Berganda merupakan metode yang bisa digunakan untuk menggambarkan persamaan regresi yang melibatkan sejumlah variabel independen. Dalam model ini satu variabel dependen dan banyak variabel independen digunakan untuk menganalisis pengaruh dari berbagai faktor. Tabel 4. Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Persamaan I Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Model (Constan. Online Customer Review Kualitas Layanan Dependent Variable: Consumer Trust Sumber : output SPSS 26 . Dari tabel di atas dapat dilihat persamaan regresinya yaitu sebagai berikut: Z = 0,406X1 0,396X2 e Interprestasi berdasarkan persamaan diatas yaitu koefisien regresi positif sekitar 0,406 menunjukkan bahwa jika Online Customer Review meningkat satu satuan, dengan asumsi Kualitas Layanan tetap atau diabaikan, maka akan mengalami peningkatan Consumer Trust sekitar 0,406. Koefisien regresi positif sekitar 0,396 menunjukkan bahwa Kualitas Layanan meningkat satu satuan, dengan asumsi Online Customer Review tetap atau diabaikan, maka akan mengalami peningkatan Consumer Trust sekitar 0,396. Tabel 5. Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Persamaan 2 Coefficientsa Model (Constan. Online Customer Review Standardize Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 Kualitas Layanan Consumer Trust Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : output SPSS 26 . Dari tabel di atas dapat dilihat persamaan regresinya yaitu sebagai berikut: Y = 0,451X1 0,393X2 0,484Z e Interprestasi berdasarkan persamaan diatas yaitu koefisien regresi positif sekitar 0,451 menunjukkan bahwa jika Online Customer Review meningkat satu satuan, dengan asumsi Kualitas Layanan dan Consumer Trust diabaikan, maka akan mengalami peningkatan Keputusan Pembelian sekitar 0,451. Koefisien regresi positif sekitar 0,393 menunjukkan bahwa jika Kualitas Layanan menigkat sekitar satu satuan, dengan asumsi Online Customer Review dan Consumer Trust diabaikan, maka akan mengalami peningkatan Keputusan Pembelian sekitar 0,393. Koefisien regresi positif sekitar 0,484 menunjukkan bahwa Consumer Trust meningkat sekitar satu satuan, dengan asumsi Online Customer Review dan Kualitas Layanan diabaikan, maka akan mengalami penigkatan Keputusan Pembelian sekitar 0,484. Uji Signifikansi Parsial (Uji-. Uji t digunakan untuk digunakan untuk menilai signifikansi pengaruh setiap variabel independen terhadap variabel dependen dengan cara parsial. Tabel 6. Hasil Uji Parsial (T) Persamaan I Coefficientsa Model (Constan. Online Customer Review Kualitas Layanan Dependent Variable: Consumer Trust Sumber : output SPSS 26 . Sig. Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai thitung Online Customer Review dan Kualitas Layanan lebih besar dari ttabel . dengan tingkat signifikansi . ,000 < 0,. Oleh karena itu disimpulkan H0 ditolak Ha diterima. Tabel 7. Hasil Uji Parsial (T) Persamaan 2 Coefficientsa Model Sig. (Constan. Online Customer Review Kualitas Layanan Consumer Trust Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : output SPSS 26 . Berdasarkan tabel 7 di atas, diperoleh nilai thitung Online Customer Review. Kualitas Layanan, dan Consumer Trust lebih besar dari ttabel . dengan tingkat signifikansi kecil dari 0,05. Oleh karena itu disimpulkan H0 ditolak Ha diterima. Uji Signifikansi Simultan (Uji-. Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 Uji f digunakan untuk menentukan apakah variabel independen secara bersamasama berpengaruh terhadap variabel dependen (Ghozali, 2. Tabel 8. Hasil Uji Simultan (F) Persamaan I ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Consumer Trust Predictors: (Constan. Kualitas Layanan. Online Customer Review Sumber : output SPSS 26 . Sig. Dari tabel di atas menunjukan nilai fhitung lebih besar dari nilai ftabel . ,296 > 3,. dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Maka diperoleh H0 ditolak dan Ha diterima dan dilakukan secara simultan. Tabel 9. Hasil Uji Simultan (F) Persamaan II ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Keputusan Pembelian Predictors: (Constan. Consumer Trust. Kualitas Layanan. Online Customer Review Sumber : output SPSS 26 . Sig. Dari tabel di atas menunjukan nilai fhitung lebih besar dari nilai ftabel . ,667 > 2,. dengan tingkat signifikan 0,000 kecil dari 0,05. Maka diperoleh H0 ditolak dan Ha diterima dan dilakukan secara simultan. Koefisien Determinasi ( Uji R. Koefisien determinasi (R. mengukur seberapa baik model menjelaskan variasi pada variabel dependen. R2 dinyatakan dalam persentase dan memiliki rentang nilai tertentu yaitu 0 hingga 1 . Z X1 -> Y X2 -> Z X2 -> Y Z -> Y Pengaruh Langsung 0,351 0,410 0,378 0,394 0,508 Pengaruh Tidak Langsung Melalui Z Pengaruh Total Sig. 0,351 x 0,508 = 0,178 0,410 0,178 = 0,588 0,000 0,001 0,000 0,004 0,000 0,378 x 0,508 = 0,192 0,394 0,192 = 0,586 Sumber : pengolahan data primer . Dari tabel di atas berikut penjelasan dari analisis jalur . ath analysi. yaitu adanya hubungan langsung Online Customer Review (X. dan Kualitas Layanan (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 0,410 dan 0,394. Adanya hubungan tidak langsung Online Customer Review (X. dan Kualitas Layanan (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) melalui Consumer Trust (Z) sebagai variabel intervening sebesar 0,588 dan 0,586. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan pengaruh langsung, berarti Consumer Trust (Z) memediasi hubungan antara Online Customer Review (X. dan Kualitas Layanan (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y). Uji Sobel (Sobel Tes. Uji sobel merupakan metode yang digunakan untuk menguji peran variabel intervening dalam analisis regresi menerapkan pendekatan metode perkalian koefisien. Uji ini termasuk dalam uji t yang dimaksud untuk mendentifikasi apakah variabel mediasi memiliki pengaruh yang signifikan dalam model penelitian. Keputusan diambil dengan membandingkan nilai thitung dengan ttabel. Jika nilai t-hitung lebih besar dari ttabel, disimpulkan bahwa terdapat efek mediasi yang signifikan (Ghozali, 2. Dalam penelitian ini, nilai ttabel sebesar 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,05. Persamaan 1 : Pengaruh Online Customer Review (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) melalui Consumer Trust (Z) sebagai variabel intervening Dari hasil perhitungan pada uji sobel didapatkan nilai thitung sebanyak 2,825 dan lebih besar dari ttabel yaitu 1,985, dengan sig. 0,05. Hal ini mengidikasikan bahwa Consumer Trust memediasi hubungan antara Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian. Disimpulkan Online Customer Review berpengaruh secara tidak langsung terhadap Keputusan Pembelian melalui Consumer Trust sebagai variabel Persamaan 2 : Pengaruh Kualitas Layanan (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) melalui Consumer Trust (Z) sebagai variabel intervening Journal of Science Education and Management Business https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB E-ISSN 2828-3031 Volume 4 Nomor 2, tahun 2025 hal: 368-378 Dari hasil perhitungan pada uji sobel didapatkan nilai thitung sebanyak 2,783 dan lebih besar dari ttabel yaitu 1,985, dengan sig. 0,05. Hal ini mengidikasikan bahwa Consumer Trust memediasi hubungan antara Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian. Disimpulkan Kualitas Layanan berpengaruh secara tidak langsung terhadap Keputusan Pembelian melalui Consumer Trust sebagai variabel intervening. KESIMPULAN Berdasarkan dari hasil pengolahan data penelitian di atas maka dapat disimpulkan adanya pengaruh positif yang signifikan Online Customer Review dan Kualitas Layanan terhadap Consumer Trust. Adanya pengaruh positif yang signifikan Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian. Adanya pengaruh positif yang signifikan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian. Adanya pengaruh positif yang signifikan Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian melalui Consumer Trust. Adanya pengaruh positif yang signifikan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian melalui Consumer Trust. DAFTAR PUSTAKA