E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://doi. org/10. 37817/PsikologiKreatifInovatif HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEPIAN PADA MAHASISWA RANTAU UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA Irene Maharani1. Tatiyani2 Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y. I Jl. Pangeran DiponegoroNo. Kenari. Kec. Senen. Kota Jakarta Pusat. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430 E-mail : irenemaharani14@gmail. Tatiyani@upi-yai. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada Hubungan antara Harga Diri dan Dukungan Sosial dengan Kesepian pada Mahasiswa Rantau Universitas Kristen Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dari jumlah mahasiswa terdaftar sebanyak 300 mahasiswa laki-laki dan perempuan dengan sampel berjumlah 170 mahasiswa laki-laki dan perempuan. Pengumpulan data menggunakan skala likert dan pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah negatif yang signifikan antara harga diri dengan kesepian sebesar r = - 0,623 dengan p = 0,001 dan terdapat hubungan dengan arah negatif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kesepian sebesar r = - 0,625 dengan p = 0,001. Selanjutnya, hasil analisis data dengan multivariate correlation menggunakan SPSS 29. 0 for macOs diperoleh koefisien determinasi R square sebesar 0,511 dan berdasarkan regresi korelasi multivariate diperoleh nilai koefisien korelasi R = 0,715 dan p = 0,001 yang berarti terdapat hubungan antara harga diri dan dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Kata kunci : Harga Diri. Dukungan Sosial. Kesepian Vol. 4 No. : Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 3 November 2024 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://doi. org/10. 37817/PsikologiKreatifInovatif ABSTRACT The purpose of this study is to find out if there is a relationship between Self Esteem and Social Support and Loneliness in Rantau Students of the Christian University of Indonesia. This research is a quantitative research. The population of the number of registered students is 300 male and female students with a sample of 170 male and female students. Data collection used a Likert scale and sampling used convenience sampling. The results showed that there was a significant negative relationship between self-esteem and loneliness of r = - 0. 623 with p = 0. 001 and there was a significant negative relationship between social support and loneliness of r = - 0. 625 with p = 0. Furthermore, the results of data analysis with multivariate correlation using SPSS 29. 0 for macOs obtained a determination coefficient of R square of 0. 511 and based on multivariate correlation regression, the correlation coefficient values R = 0. 715 and p = 0. 001 were obtained, which means that there is a relationship between self-esteem and social support and loneliness in students in the region of the Christian University of Indonesia. Keyword : Self Esteem. Social Support. Loneliness Vol. 4 No. : Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 3 November 2024 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 PENDAHULUAN Pulau Jawa merupakan salah satu tempat tujuan utama para mahasiswa yang berasal dari daerah untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Hal tersebut dikarenakan tidak meratanya kualitas pendidikan di setiap wilayah Indonesia yang menyebabkan tingginya jumlah mahasiswa yang merantau untuk menempuh pendidikan yang lebih berkualitas di Pulau Jawa. Menurut Heinrich dan Gullone . alam Goossens et al. , 2. menyatakan bahwa tingkat kesepian yang paling tinggi dimiliki oleh remaja akhir yang akan memasuki jenjang kuliah. Hal ini dikarenakan remaja akhir banyak mengalami transisi sosial seperti meninggalkan rumah seorang diri, memasuki masa kuliah atau memasuki dunia kerja. Menurut Steinberg . usia dewasa awal yaitu berusia 18-21 tahun. Taylor et al. , . alam Halim & Dariyo, 2. menemukan bahwa semakin individu bertambah usia maka kehidupan dan kemampuan sosial lebih stabil dan baik serta dalam hubungan sosial individu tersebut lebih realistis. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesepian, salah satunya yaitu harga diri. Cast dan Burke . menyatakan bahwa harga diri adalah bagaimana individu menghargai dirinya sendiri. Hal ini dapat ditandai dengan individu yang memandang dirinya sebagai individu yang menarik, menyenangkan dan memiliki kemampuan. Dalam hal kesepian dan harga diri yang rendah. Burns . alam Azizah & Rahayu, 2. bahwa individu yang mengalami kesepian cenderung percaya bahwa mereka tidak Individu yang mengalami harga diri yang rendah merupakan individu yang mudah merasa cemas, stress, merasa kesepian, mudah depresi dan menyebabkan permasalahan dengan teman dan sosial (Clemes & Bean, 2. Faktor lain yang dapat mempengaruhi kesepian adalah dukungan sosial. Dukungan sosial merupakan hubungan interpersonal yang di dalamnya berisi pemberian bantuan yang melibatkan aspek-aspek yang terdiri dari informasi, perhatian, emosi, penilaian dan bantuan instrumental yang diperoleh indivdu melalui interaksi dengan lingkungan, dimana hal itu memiliki manfaat emosional atau efek perilaku bagi penerima, sehingga dapat membantu (Kumalasari, 2012, p. 1 Rumusan Masalah Apakah ada hubungan antara harga diri dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia? https://doi. org/10. 37817/PsikologiKreatifInovatif Apakah ada hubungan antara dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia? Apakah ada hubungan antara harga diri dengan dukungan sosial pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia? 2 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk Hubungan antara harga diri dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia Hubungan antara dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia? Hubungan antara harga diri dan dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia? Manfaat Penelitian Manfaat Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat tambahan khususnya tentang kesepian berhubungan dengan psikologi sosial Manfaat Praktis Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian yang berhubungan dengan harga diri dan dukungan sosial terhadap TINJAUAN PUSTAKA 1 Kesepian Menurut Weis . alam Sonderby & Wagoner, 2. menyatakan bahwa disebabkan karena individu sendiri melainkan karena kurangnya hubungan Santrock . alam Arumdina, 2. menyatakan bahwa kesepian adalah ketika individu merasa bahwa tidak ada satupun orang yang dapat memahaminya dengan baik, merasa terisolasi dan tidak ada individu yang dapat dijadikan pelarian saat sedang dibutuhkan atau saat sedang stress. Vol. 4 No. : Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 3 November 2024 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://doi. org/10. 37817/PsikologiKreatifInovatif Menurut Putri Rahayu . terdapat empat faktor kesepian, yaitu : Dukungan sosial Individu yang memperoleh berpeluang mengalami kesepian memperoleh dukungan sosial yang lebih baik tidak mengalami Komunikasi Komunikasi adalah hal penting yang dibutuhkan oleh individu terutama untuk dapat membagi persoalan atau hal penting yang terjadi dalam kehidupannya. Keberfungsian keluarga Apabila dalam suatu keluarga memiliki hubungan yang baik serta dukungan keluarga kuat maka perasaan kesepian yang dirasakan akan berkurang. Harga Diri Individu yang memiliki harga diri yang rendah cenderung merasa tidak nyaman pada situasi yang beresiko secara sosial. Individu akan menghindari kontak sosial tertentu terus-menerus akibatnya akan mengalami kesepian. 2 Harga Diri Menurut Branden . alam Gunarsa, 2. menyatakan bahwa harga diri adalah suatu aspek kepribadian yang merupakan kunci terpenting dalam Karena hal ini berpengaruh pada proses berpikir, tingkat emosi dan keputusan yang diambil bahkan pada nilai-nilai dan tujuan hidup individu tersebut. Selain itu, harga diri adalah penilaian individu yang dibuat untuk dirinya sendiri dalam rentang positif atau negatif. (Baron & Bryne, 2. Menurut Coopersmith . alam Andarini. Susandari & Rosiana, 2012, . terdapat empat aspek harga diri Power (Kekuasaa. Kemampuan untuk bisa mengatur dan mengontrol tingkah laku diri sendiri dan orang lain. Significance (Keberartia. Keberartian dalam arti kepedulian, perhatian dan afeksi yang diterima individu dari orang Hal tersebut merupakan penghargaan dan minat dari orang lain dan pertanda penerimaan dan Virtue (Kebajika. Ketaatan kepada standar moral dan etika yang berlaku, tingkah laku yang harus dihindari dan melakukan tingkah laku yang diperolehkan atau diaruskan oleh moral, etika dan agama. Competence (Kemampua. Sukses memenuhi tuntutan prestasi yang ditandai oleh mengerjakan berbagai tugas atau pekerjaan dengan baik dari level yang tinggi dan usia 3 Dukungan Sosial Menurut Santrock menyatakan bahwa dukungan sosial merupakan informasi dan umpan balik . dari orang lain bahwa individu itu dicintai, diperhatikan dan dihargai dalam hubungan komunikasi yang dekat. Menurut Sarafino dan Smith . 1, p. dukungan sosial memiliki hubungan rasa nyaman, penghargaan, kepedulian atau bantuan-bantuan dari individu atau kelompok individu . Aspek-aspek Dukungan Sosial Menurut Sarafino dan Smith . 1, 81-. dukungan sosial terdapat empat aspek dukungan sosial, yaitu : Dukungan Emosional Dukungan sosial ini muncul untuk melindungi individu dari emosional negatif akibat stress. Dukungan ini melibatkan rasa kepedulian serta dorongan yang diberikan pada individua tau Dukungan Instrumental Dukungan sosial instrumental seperti adanya bantuan untuk menolong individu. Contohnya Vol. 4 No. : Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 3 November 2024 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://doi. org/10. 37817/PsikologiKreatifInovatif membantu mengerjakan tugastugas, bantuan jasa dan pinjaman Dukungan Informasi Dukungan informasi ini seperti memberikan informasi, saran, petunjuk dan feedback untuk seseorang dalam menghadapi Dukungan Persahabatan Dukungan persahabatan ini diberikan dalam keanggotaan yang berbagi kegiatan sosial, minat dan hobi untuk menghabiskan waktu bersama-sama. HIPOTESIS Ha1: Terdapat hubungan antara harga diri dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Ha2: Terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Ha3: Terdapat hubungan antara harga diri dan dukungan sosial pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil perhitungan dengan metode analisis data Bivariate Correlation dan dengan koefisien korelasi antara Harga Diri dengan Kesepian adalah r = - 0,623 dan p < 0,05, maka ada hubungan yang signifikan antara arah korelasi negatif antara Harga Diri dengan Kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Semakin tinggi harga diri maka semakin rendah kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Begitupun sebaliknya, semakin rendah harga diri maka semakin tinggi kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Pada hasil analisis kedua dengan metode analisis data Bivariate Correlation dengan koefisien korelasi antara Dukungan Sosial dengan Kesepian adalah r = - 0,625 dan p < 0,05, maka ada hubungan yang signifikan ke arah negatif antara Dukungan Sosial dengan Kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah tingkat kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia, begitupun sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka semakin tinggi kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Berdasarkan hasil analisis statistik pada hipotesis ketiga dan menggunakan metode analisis Multivariate Correlation antara variabel harga diri dan dukungan sosial dengan kesepian diperoleh koesfisien korelasi R sebesar nilai R = 0,715 dan R square 0,511, p < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara harga diri dan dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. KESIMPULAN Terdapat hubungan signifikan kearah negatif antara harga diri dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi harga diri maka semakin rendah kesepian. Begitupun sebaliknya, semakin rendah harga diri maka semakin tinggi tingkat kesepian. Terdapat hubungan signifikan kearah negatif antara dukungan sosial dengan kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah kesepian. Begitupun sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial maka semakin tinggi tingkat kesepian. Terdapat hubungan signifikan antara harga diri dan dukungan sosial dengan kesepian mahasiswa rantau Universitas Kristen Indonesia. DAFTAR PUSTAKA