Jl. Beringin Entrop. Kota Jayapura, papua Vol. No. September 2025, pp. e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598. DOI : https://doi. org/10. 55049/jaspvq98 A Berbasis Ekonomi kemanusiaan Melalui Wakaf dan Pembelajaran AL-QurAoan Imar*. Ali Syahbana***. Soekatmo*****. Rommy Yacobus *. Arin Achmad Irjayanto*. Herri Adi Setya Wibowo*. Rizki Aulia Wulan Ramadhan**. Anisa Reyaan ****. Fitri Nur Anisa****. Rafly Ferdiansyah**. Retno Ayu Syafitri****, dan Susiani*, * Dosen Program Studi Ekonomi. Keuangan, dan Perbankan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke **Mahasiswa Program Studi Ekonomi. Keuangan, dan Perbankan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke ***Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke ****Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke *****Dosen Program Studi Keuangan, dan Perbankan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Merauke Alamat Email : susyany26@gmail. ARTICLE INFO Riwayat Artikel: Diterima 1 September 2025 Disetujui 30 September 2025 Keywords: Pengabdian Kepada Masyarakat. Pembelajaran Al-QurAoan. Wakaf. Ekonomi Kemanusiaan. Desa Pongko ABSTRAK Abstract : This Community Service Program aims to improve QurAoanic literacy and enhance public awareness of humanitarian economic development through waqf in Pongko Village. Bone-Bone District. The village faces challenges related to low human resource quality, particularly in religious education and economic independence. The program was implemented through initial observations. QurAoanic learning activities for children and youth, and community education on the importance of waqf as a sustainable Islamic economic instrument. The results indicate an improvement in QurAoanic reading skills, strengthened religious understanding, and increased community participation in supporting waqfbased programs for the sustainability of QurAoanic education. This program has a positive impact on spiritual character building, moral value reinforcement, and social awareness within the community. Therefore, this community service activity contributes to the creation of a religious, independent, and socially responsible society oriented toward sustainable public welfare. Abstrak : Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-QurAoan serta kesadaran masyarakat terhadap penguatan ekonomi kemanusiaan melalui wakaf di Desa Pongko. Kecamatan Bone-Bone. Desa ini masih menghadapi permasalahan rendahnya kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan dan kemandirian ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, pembelajaran Al-QurAoan bagi anak-anak dan pemuda, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya wakaf sebagai instrumen ekonomi umat yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-QurAoan, pemahaman nilai-nilai religius, serta tumbuhnya partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam mendukung program wakaf untuk keberlanjutan pembelajaran Al-QurAoan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter spiritual, penguatan nilai moral, dan peningkatan kepedulian sosial masyarakat. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi dalam membangun lingkungan masyarakat yang religius, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Open access article under the CC BY-SA license. Pendahuluan Desa Pongko merupakan salah satu Desa yang terletak di kecamatan Bone-Bone. Wilaya ini berada di penghujung kecamatan yang sering dikenal dengan sebagai desa tertingal yang diakibatkan kurangnya fasilitas dan SDM di desa tersebut. Dipandang melalui Indeks Pembangunan desa pongko ini mempunyai SDM yang sangat rendah Dimana rata-rata penduduknya hanya memiliki pekerjaan yang tidak menetap seperti buruh tani, kuli bangunan dan pedagang kaki lima. TPA salah satu tempat yang sangat penting bagi URL Jurnal: https://cendisia. stie-portnumbay. id/index. php/cnd/ Imar. Ali. Soekatmo. Dkk e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Masyarakat untuk mendidik anak-anak secara islamik. Desa ini tidak hanya memiliki SDM yang rendah tetapi juga masyarakatnya juga kurang perhatian terhadap anaknya untuk menuntut ilmu. Namun seiring dengan berjalannya waktu permasalahan SDM timbul berupa banyaknya anak-anak yang tidak bisa baca dan tulis Al-QurAoan dan kurang pemahan terkait dengan religi. Anak-anak ini bukan karena diakibatkan kurangnya perhatian terhadap orang tua melainkan juga tidak adanya pendidik yang ingin berpartisipasi dalam masalah tersebut. Menurut perspektif psikologi agama yang dikemukakan oleh Prof. Dr. Zakiah Daradjat, pendidikan religi di usia dini merupakan fondasi krusial dalam membangun struktur kepribadian individu. Dalam konteks ini. Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) memegang peranan strategis sebagai wadah internalisasi nilai-nilai moral yang berfungsi sebagai pengendali internal untuk mencegah perilaku menyimpang saat anak beranjak dewasa. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat dijadikan p solusi atas permasalahan ini adalah dengan menyelenggarakan program wakaf dan pembelajaran Al-Qur'an. Melalui agenda Pengabdian kepada Masyarakat ini, anak-anak diajak untuk secara sadar dan peduli terhadap kualitas pendidikan agama, karena dampak dari rendahnya pemahaman spiritual cukup tinggi bagi moralitas publik. Layaknya ekosistem yang terancam, bahaya terbesar bagi masyarakat adalah hilangnya nilai-nilai yang tidak dapat digantikan oleh materi, sehingga sangat berbahaya bagi keberlangsungan kehidupan sosial yang harmonis. Hal ini mendorong dilaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa STIE Yapis Merauke dalam bentuk pelaksanaan pembelajaran wakaf dan pembelajaran Al-Qur'an secara serentak dan berkelanjutan di Desa Pongko Tujuan Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan sosial yang religius dan mandiri, serta tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan pembelajaran Al-Qur'an. Selain itu, program ini bertujuan menumbuhkan sikap peduli dan tanggung jawab bersama dalam mengelola ekonomi kemanusiaan melalui wakaf sebagai aset spiritual dan finansial bagi kesejahteraan masyarakat di Desa Pongko. Manfaat Kegiatan Adapun manfaat dari kegiatan ini yaitu terciptanya tatanan sosial yang religius dan berakhlak mulia, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberlanjutan pembelajaran Al-Qur'an dan penguatan ekonomi melalui wakaf demi terjaganya kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Gambar 1 Foto pada saat melaksakan pembinaan kepadak anak TPA An-Nur Lokasi Kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada : Hari/Tangga : Senin. Tanggal 15 Desember 2025 Tempat : Rumah QurAoan An-Nur Desa Pongko Berbasis Ekonomi KemanusiaanA( Imar. Ali. Soekatmo. Dk. A e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Sasaran Kegiatan Sasaran program Pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan bagi anak-anak serta pemuda di Desa Pongko sebagai pilar utama pembangunan spiritual dan sosial desa. Metode Kegiatan Langkah langkah sebelum pelaksanaan program yang terdiri dari : Observasi awal dan analisis kebutuhan: Survei Lokasi, yaitu melihat bagaimana kondisi religiusitas dan tingkat literasi Al-Qur'an serta menggali potensi ekonomi berbasis umat di Desa Pongko. Perijinan kepada Kepala Desa atau tokoh masyarakat setempat untuk pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Melakukan wawancara dengan pengurus masjid/TPA dan perwakilan masyarakat untuk menganalisis kebutuhan metode pembelajaran al-Qur'an serta potensi pengembangan wakaf. Persiapan Pelaksanaan: Melakukan koordinasi dengan Tim PKM dalam pembagian tugas terkait instruktur pengajar al-Qur'an dan fasilitator ekonomi syariah. Menyiapkan administrasi kegiatan, termasuk daftar hadir peserta dan draf modul ajar. Menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan, seperti mushaf al-Qur'an, alat peraga pendidikan, serta materi sosialisasi wakaf. Edukatif lapangan, memberikan penjelasan singkat kepada orang tua dan pemuda tentang pentingnya pembentukan karakter qur'ani, peran ekonomi kemanusiaan . , serta dampak positif pendidikan agama terhadap masa depan ekonomi keluarga. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan pembelajaran . emampuan membaca al-Qur'a. serta pemahaman masyarakat terhadap konsep ekonomi kemanusiaan yang telah disampaikan Hasil Kegiatan Pelaksanaan kegiatan pembelajaran al-Qur'an dan edukasi ekonomi kemanusian di Desa Pongko menunjukkan beberapa hasil penting yang mencerminkan capaian dari tujuan Pengabdian kepada Masyarakat. Hasil ini meliputi peningkatan literasi Al-Qur'an pada anak-anak dan pemuda serta tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ekonomi berbasis wakaf sebagai instrumen kesejahteraan bersama. Meningkatnya Kemampuan Literasi Al-Qur'an dan Karakter Spiritual di Desa Pongko Salah satu hasil nyata dari kegiatan adalah meningkatnya kemampuan membaca Al-Qur'an dan pemahaman dasar agama pada anak-anak serta pemuda di Desa Pongko setelah dilaksanakannya pembelajaran secara intensif. Tim pelaksana bersama masyarakat berhasil membimbing peserta dalam memperbaiki kualitas bacaan . , hafalan surat-surat pendek, serta penanaman nilai-nilai karakter amanah dan tanggung jawab yang selama ini menjadi perhatian utama dalam pengembangan SDM desa. Peningkatan literasi ini tidak hanya membuat kualitas ibadah peserta menjadi lebih baik secara praktik, tetapi juga membantu membangun fondasi moral yang kuat guna meminimalisir perilaku negatif remaja jika dibiarkan tanpa bimbingan agama, sesuai dengan temuan bahwa pendidikan Al-Qur'an sejak dini berdampak positif dalam menurunkan angka kenakalan remaja. Gambar 2 Kegiatan wakaf AL-QurAoan Imar. Ali. Soekatmo. Dkk. Vol. No. September 2025:30-35 Imar. Ali. Soekatmo. Dkk e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program wakaf Desa Hasil lainnya adalah tumbuhnya kesadaran dan dukungan warga Desa Pongko terhadap pengelolaan ekonomi kemanusiaan melalui instrumen wakaf. Masyarakat mulai aktif terlibat, baik dalam bentuk materi maupun tenaga, untuk mendukung keberlanjutan fasilitas pembelajaran al-Qur'an secara Meningkatnya partisipasi ini memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi umat, sehingga masyarakat tidak lagi hanya menjadi penerima bantuan, tetapi menjadi penggerak kesejahteraan di lingkungannya sendiri. Masyarakat memahami pentingnya nilai al-QurAoan bagi kesejahteraan ekonomi Masyarakat Desa Pongko mulai menyadari bahwa pemahaman Al-Qur'an bukan hanya soal ibadah, tetapi juga menjadi dasar etika dalam berekonomi dan menjaga keharmonisan sosial. Warga memahami bahwa perilaku jujur dan semangat berbagi . yang diajarkan Al-Qur'an berdampak langsung pada kepercayaan dalam berbisnis dan stabilitas ekonomi keluarga. Kesadaran ini mendorong masyarakat untuk lebih memprioritaskan pendidikan agama bagi anak-anak mereka sebagai aset jangka panjang demi terwujudnya lingkungan Masyarakat yang baik Pembahasan Pelaksanaan kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dan edukasi ekonomi kemanusiaan di Desa Pongko mendapatkan respon sangat positif dari masyarakat sekitar, yang tercermin melalui keterlibatan aktif, antusiasme, dan dukungan moral selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Respon positif ini tidak hanya menunjukkan bahwa masyarakat menyambut baik inisiatif pendidikan agama, tetapi juga dapat dijadikan indikator bahwa kegiatan semacam ini mampu mendorong perubahan sikap dan perilaku terhadap pentingnya integritas moral dan kemandirian ekonomi. Salah satu bentuk respon positif yang paling terlihat adalah tingginya partisipasi orang tua dan pemuda secara langsung dalam setiap sesi pembelajaran dan sosialisasi wakaf. Banyak warga yang sebelumnya kurang memperhatikan literasi agama anak-anak mereka kini ikut mendukung dan memfasilitasi jalannya kegiatan bersama tim pelaksana. Partisipasi ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi langsung di lapangan merupakan strategi efektif untuk mengajak masyarakat berperan serta secara nyata dalam membangun fondasi spiritual dan ekonomi umat. Beberapa Pengabdian Kepada Masyarakat serupa mengenai penguatan literasi Al-Qur'an juga menunjukkan bahwa partisipasi komunitas lokal dalam kegiatan pendidikan keagamaan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pembangunan karakter dan kesejahteraan sosial masyarakat. Melalui keterlibatan langsung dalam program pembelajaran dan pengelolaan wakaf secara gotong royong, masyarakat Desa Pongko menjadi lebih menyadari bahwa nilai-nilai Al-Qur'an dan kemandirian ekonomi umat adalah aset bersama yang membutuhkan perhatian serta perawatan berkelanjutan. Interaksi dalam proses belajar-mengajar dan diskusi mengenai ekonomi kemanusiaan membuat warga memahami betapa besar dampak positif integritas moral terhadap kualitas kehidupan sosial dan kesejahteraan ekonomi Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi warga untuk melihat kondisi masyarakat yang lebih tertib dan religius dibandingkan sebelumnya yang kurang terarah. Hasil serupa dari kegiatan penguatan literasi agama menunjukkan bahwa inisiatif pembelajaran Al-Qur'an mampu memicu perubahan pola pikir masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi moral dan masa depan ekonomi generasi muda. Selain pembelajaran secara fisik, edukasi ekonomi kemanusiaan yang diberikan selama kegiatan turut berperan penting dalam mengubah persepsi masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan pembelajaran Al-Qur'an. Edukasi ini mencakup penjelasan tentang dampak penguatan karakter terhadap ekosistem sosial desa. Bagaimana moralitas yang tidak terbina dengan baik dapat mengurangi daya saing dan kualitas hidup masyarakat. Serta pentingnya pengelolaan wakaf secara berkelanjutan. Pendekatan edukatif seperti ini telah terbukti dalam berbagai kegiatan pengabdian lain dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran spiritual warga secara signifikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pekerjaan satu atau dua individu, tetapi berkembang menjadi usaha bersama antara warga, tokoh agama, dan tim pelaksana, sehingga terbentuk rasa tanggung jawab kolektif terhadap kondisi sosial di Desa Pongko. Ketika masyarakat merasakan manfaat langsung dari lingkungan yang religius dan mandiri secara ekonomi, baik dari segi kedamaian batin, aspek sosial, maupun kesejahteraan material, mereka cenderung lebih termotivasi untuk mempertahankan kondisi tersebut secara berkelanjutan. Respon semacam ini merupakan indikator keberhasilan program dalam menumbuhkan budaya peduli terhadap nilai-nilai Al-Qur'an dan ekonomi umat di tingkat komunitas lokal. Respon positif masyarakat juga menunjukkan terjadinya perubahan perilaku jangka panjang. Warga tidak hanya melihat kegiatan ini sebagai sebuah acara sekali jalan, tetapi sebagai cara hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap nilai-nilai spiritual dan kemandirian ekonomi. Hal ini tercermin dari komitmen mereka untuk terus menjaga keberlanjutan pembelajaran Al-Qur'an di luar hari kegiatan, seperti rutin membimbing anak-anak mengaji di rumah, aktif berkontribusi dalam pengelolaan wakaf, dan ikut Berbasis Ekonomi KemanusiaanA( Imar. Ali. Soekatmo. Dk. A e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 mengedukasi anggota keluarga serta tetangga tentang pentingnya integritas moral. Secara keseluruhan, respon positif masyarakat terhadap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Pongko menunjukkan bahwa program ini tidak hanya berhasil dalam aspek teknis . enuntasan buta aksara Al-Qur'a. , tetapi juga berhasil mendorong perubahan sikap, kesadaran, serta keterlibatan aktif komunitas dalam upaya membangun kesejahteraan umat yang merupakan tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Imar. Ali. Soekatmo. Dkk. Vol. No. September 2025:30-35 Imar. Ali. Soekatmo. Dkk e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Kesimpulan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pembelajaran Al-Qur'an dan edukasi ekonomi kemanusiaan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat Desa Pongko terhadap nilai-nilai spiritual dan kemandirian ekonomi berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar terhadap pentingnya integritas Kualitas literasi Al-Qur'an anak-anak dan pemuda meningkat, serta masyarakat menunjukkan sikap peduli terhadap keberlanjutan pendidikan agama dan pengelolaan wakaf sebagai aset bersama. Saran Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, baik pemerintah desa, lembaga keagamaan, maupun komunitas masyarakat, guna menjaga keberlangsungan pembelajaran Al-Qur'an dan penguatan ekonomi kemanusiaan melalui wakaf di Desa Pongko. Daftar Pustaka