Pengaruh Metode Pembelajaran. Media Pembelajaran dan Kemampuan Guru Menggunakan IT Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Muhammadiyah Kota Probolinggo Prasetyaning Suci Rahayu1 Email : Prasetyaningsuci@gmail. Abstract Departing with the idea of wanting to improve learning services using IT (Laptops and Projector. , and the use of learning methods, and measuring the ability of SD Muhammadiyah Probolinggo teachers on student learning outcomes at SD Muhammadiyah Probolinggo, this research was conducted. Based on the problems mentioned above, it is necessary to have a strategy to improve optimal learning services with interesting methods from innovative teachers in motivating students' creativity, namely social studies learning through visual media in the form of IT media. Keywords: learning services, learning through, interesting methods, student learning Pendahuluan Berangkat dengan pemikiran ingin meningkatkan pelayanan pembelajaran yang menggunakan IT (Laptop dan Proyekto. , dan penggunaan metode pembelajaran, dan mengukur kemampuan guru SD Muhammadiyah Probolinggo terhadap hasil belajar siswa SD Muhammadiyah Probolinggomaka penelitian ini dilakukan. Berdasarkan dari permasalahan tersebut di atas maka perlu adanya strategi meningkatkan pelayanan pembelajaran yang optimal dengan metode yang menarik dari guru yang inovatif dalam memotifasi kreatifitas anak didik yakni dengan pembelajaran IPS melalui media visual yang berupa media IT. Hulipa . mengemukakan bahwa Pembelajaran IPS di SD mengajarkan konsep-konsep esensi ilmu sosial untuk membentuk peserta didik menjadi warga negara yang baik. Pola pembelajaran IPS di SD hendaknya lebih menekankan pada unsur pendidikan dan pembekalan pemahaman, nilai moral, dan keterampilan-keterampilan sosial pada peserta didik. Untuk itu, penekanan pembelajaran bukan sebatas upaya menjejali peserta didik dengan sejumlah konsep yang bersifat hafalan belaka, melainkan terletak pada upaya menjadikan peserta didik memiliki seperangkat pengetahuan, sikap, nilai, dan keterampilan agar mereka mampu menjadikan apa yang telah dipelajari sebagai bekal dalam memahami dan ikut serta dalam melakoni kehidupan masyarakat lingkungannya. Dengan melalui media visual, peserta didik diharapkan akan terjadi perubahan baik pada pengetahuan maupun pada pengalaman yang akan merubah pula nilai dan sikap dalam kehidupan sehari-hari. Disamping itu juga pelajaran Ilmu Penetahuan Sosial akan lebih hidup dan mampu mendorong semangat belajar bagi peerta didik. Dengan demikian peserta didik akan lebih cepat dapat memahami dan menghayati materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Berpijak pada permasalahan tersebut diatas maka peneliti termotivasi untuk mengadakan penelitian kuantitatif yang berjudul Pengaruh Metode Pembelajaran. Media Pembelajaran dan Ke360 mampuan Guru Menggunakan IT terhadap Hasil Belajar Siswa SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Chan. Muhammad Sofwan. Erlin Devi Saragih . dengan judul AuKemampuan Guru dalam Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Sekolah DasarAy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di SD Negeri 13/I Muara bulian dari lima indikator diperoleh rata-rata persentasinya 68,41% sehingga disimpulkan bahwa kemampuan guru di Sekolah Dasar Negeri 13/I Muara Bulian dikategorikan tinggi. Kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di SD Negeri 55/I Sridadi dari lima indikator diperoleh rata-rata persentasinya 83,3% sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru di Sekolah Dasar Negeri 13/I Muara Bulian dikategorikan sangat tinggi. Dengan kemampuan guru yang sangat tinggi akan meningkatkan hasil belajar siswa, demikian juga dengan peserta didik SDMuhammadiyah Kota Probolinggo. Menurut Mudjiono. Dimyati, . Hasil belajar ialah hasil yang dicapai dalam bentuk angka-angka atau skor setelah diberikan tes hasil belajar pada setiap akhir belajar. Nilai yang diperoleh siswa menjadi acuan untuk melihat penguasaan siswa dalam menerima materi pelajaran. Ini berarti hasil belajar tidak akan bisa diketahui tanpa dilakukan penilaian atas hasil aktivitas belajar siswa. Sedangkan menurut Wayan Subagia. Wiratma, . Hasil belajar siswa tidak hanya dikomunikasikan dalam bentuk angka-angka prestasi belajar, tetapi dalam bentuk deskripsi kemampuan . peserta didik yang diberikan dalam bentuk deskripsi kemampuan dengan kata-kata. Belajar IPS memerlukan pemahaman seperti yang dikemukakan Krathwohl . , yakni: melalui mengingat . , me361 mahami/mengerti . , menerapkan . , menganalisis . , mengevaluasi . , dan menciptakan . Mengingat keterbatasan waktu, tenaga dan kemampuan yang dimiliki peneliti, maka penelitian ini dibatasi pada pembelajaran IPS terpadu dengan menggunanakan media visual yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas, motivasi dan hasil belajar peserta didik SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Melalui penggunaan media visual pembelajaran diharapkan dapat mempertinggi kualitas hasil belajar peserta didik. Kehadiran media dalam pembelajaran adalah sangat penting, karena media merupakan bagian yang integral dari keseluruhan sistem pembelajaran yang didukung dengan komponen lain yang dapat dipercaya Hasil pelaksanaan penelitian ini diharapkan akan bermanfaat bagi peserta didik, guru, dan sekolah. Kerangka Berfikir Berikut ini merupakan bagan kerangka pikir kegiatan meningkatkan aktivitas, dan motivasi belajar IPS kelas V dan VI di SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Metode Pembelajaran ,X1 Hasil Belajar (Y) Media PembelajaranX2 Keterangan Kemampuan Guru dalam ITX3 Secara bersama-sama metode pembelajaran (X. , media pembelajaran (X. , kemampuan guru menggunakan IT (X. berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (Y) Metode pembelajaran (X. berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (Y) Media pembelajaran (X. berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (Y) Kemampuan gurumenggunakan IT (X. berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (Y) Metode Penelitian Subjek Penelitian. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammaditah Kota Probolinggo pada mata pelajaran IPS kelas Vberjumlah 20 siswa dan kelas VI berjumlah15 siswa. Pemilihankelas ini berdasarkan hasil observasi suasana kelas perlu peningkatan perhatian yang lebih serius, peserta didik yang selama ini kurang memperhatikan pelajaran yang sedang berlangsung, diperlukan perhatian agar hasil belajar IPS berhasil dengan baik sesuai yang diharapkan. Waktu Penelitian. Selanjutnya penelitian ini dilakukan mulai bulan April sampai dengan bulan Juni 2021, dengan tahapan-tahapan penelitian sebagai berikut : Observasi tempat penelitian dan materi penelitian. Pengajuan dan penyelesaian ijin penelitian, dan Penulisan hasil laporan. Prosedur Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam bentuk menggali variabel independen dan variabel dependen. (Raudhah, 2. mengemukakanbahwa variabel adalah sasaran-sasaran penelitian yang mempunyai variasi nilai. Jadi variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulan. Variabel penelitian dapat dilihat dari dua sudut yaitu dari sudut peran dan sifat. Dilihat dari segi perannya, variabel ini dapat dibedakan ke dalam dua jenis yaitu : Variabel dependent . ialah variabel yang dijadikan sebagai faktor yang dipengaruhi oleh sebuah atau sejumlah variabel lain . Variabel independent . ialah variabel yang berperan memberipengaruh kepada variabel lain. Adapun variabel independent dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Eo Variabel X1 . etode pembelajara. Eo Variabel X2 . edia pembelajara. Eo Variabel X3 . emampuan guru menggunakan IT) Dan variabel dependent dalam penelitian ini adalah Y . asil Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Jenis kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner tertutup menggunaka skalaLikert. Responden cukup memilih jawaban yang telah disediakan dalam kuesioner. Pada angket ini disediakan 5 alternatif jawaban yaitu sangat senang, senang, kadang senangtidak senang,sangat tidak senang. selalu, sering, kadang-kadang,tidak pernah dan sangat tidak pernah . baik, baik, kurang baik, tidak baik, sangat tidak baik ( menyesuaikan ). Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data yang sudah tersedia dalam bentuk catatan, laporan,foto. Teknik ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang nilai siswa yaitu nilai raport , profil sekolah, sarana dan prasarana, serta jumlah siswa yang akan diteliti Teknik Analisis Data. Analisis terhadap hasil data yang diperoleh dalam penelitian lapangan kemudian dilakukan analisis statistic dengan menggunakan Analisis Statistik SPSS 22 (Endi Sarwoko, 2. ,antaralain meliputi : Analisis Frequencies Analisis Grafik Uji Normalitas d. Uji Hipotesa secara parsial / Uji Aet Uji Hipotesa secara simultas / Uji Aef Hasil Penelitian Dan Pembahasan Analisis Frequencies dan Analisis Grafik Tabel 1 Tabulasi Skor Penelitian Statistics Valid Missing Mean Median Mode Std. Deviation 15. Minimum Maximum Multiple modes exist. The smallest value is shown Sumber : Analisis Tabulasi Skor Penelitian. SPSS 22. Tabel 2 Frekuensi Metode Pembelajaran X1 Valid Frequency Percent Percent Valid 4 Cumulative Percent To35 Sumber : Analisis Frekuensi Metode Pembelajaran. SPSS 22. Adapun rerata jawaban dari 35 responden ,tentang metode pembelajaran (X. ihat Tabel . Hal ini berarti bahwa metode pembelajaran(X. pada rentang penilaian dengan persepsi AubaikAy. Selanjutnyan grafik tentang Frequensi Metode Pembelajaran seperti berikut : Gambar 1 . Grafik Metode Pembelajaran Sumber : Analisis Grafik Metode Pembelajaran. SPSS 22. Tabel 3 Frekuensi Media Pembelajaran X2 Valid Cumulative Frequency Percent Percent Percent Valid Total Sumber : Analisis Frekuensi Media Pembelajaran. SPSS 22. Adapun rerata jawaban dari 35 responden media pembelajaran (X. ihat Tabel . Hal ini berarti bahwa media belajar siswa (X. pada rentang penilaian dengan persepsi AubaikAy. Selanjutnyan grafik tentang Frequensi Media Pembelajaran seperti berikut :Gambar 2 . Grafik Media Pembelajaran Selanjutnyan grafik tentang Frequensi Media Pembelajaran seperti berikut Sumber : Analisis Grafik Media Pembelajaran. SPSS 22. Tabel 4 FrekuensiKemampuan Guru Menggunakan ITX3 Frequency Valid Percent Valid Percent Cumulative Percent Total Sumber : Analisis Frekuensi Kemampuan ITGuru. SPSS 22. Adapun rerata jawaban dari 35 kemampuan guru menggunakan IT (X. ihat Tabel . Hal ini berarti bahwa Kemampuan Guru Menggunakan IT (X. pada rentang penilaian dengan persepsi Aubaik Selanjutnyan grafik tentang Frequensi Kemampuan Guru Menggunakan IT seperti berikut Gambar 3 . Grafik Kemampuan Guru Menggunakan IT Sumber : Analisis Grafik Kemampuan Guru Menggunakan IT. SPSS 22. Tabel 5 FrekuensiHasil Belajar Y Frequency Percent Valid Percent Valid Cumulative Percent Total Sumber : Analisis Frekuensi Hasil Belajar Siswa. SPSS 22. Adapun rerata dari 35 responden memperoleh nilai 82. ihat Tabel . Hal ini berarti bahwa hasil belajar IPS pada rentang penilaian dengan persepsi Aubaik. Selanjutnyan grafik tentang Hasil Belajar Siswa seperti berikut Gambar 4 Grafik Hasil Belajar Sumber : Analisis Grafik Hasil Belajar. SPSS 22. Uji Normalitas Dari hasil uji normalitas untuk data-data yang berasal dari variabel bebas yaitu metode pembelajaran (X. ,media pembelajaran (X. , dan kemampuan guru menggunakan IT (X. serta variabel terikat hasil belajar siswa (Y) diperoleh hasil bahwa variabel tersebut berdistribusi Secara grafik, normalitas variabel tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut : Gambar 5 Grafik Normalitas Sumber : Analisis Grafik Normalitas 1 Uji Hipotesis secara parsial / Uji Aet (X1 terhadap Y) Ada pengaruh yang positif dan signifikan metode pembelajaran terhadap hasil belajar IPS di SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut Tabel 6 Frekuensi Regresi Linear Untuk X1, terhadapY Model Summaryb Adjusted Std. Error of R Square the Estimate Predictors: (Constan. X1 Dependent Variable: Y Model R R Square Model Regression Residual ANOVAa Sum of Mean Squares Square DurbinWatson Sig. Total Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X1 Sumber : Analisis Frekuensi Regresi Linear Untuk X 1, terhadapY Nilai koefisien determinasi (R. 040a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X1, mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 40 % sedangkan sisanya sebesar 60 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif dan 2 Uji Hipotesis secara parsial / Uji Aet (X2 terhadap Y) Ada pengaruh yang positif dan signifikan media pembelajaran terhadap hasil belajar IPS di SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut : Tabel 7 Frekuensi Regresi Linear Untuk X2, terhadapY Model Summaryb Adjusted Std. Error of DurbinModel RR Square R Square the Estimate Watson a. Predictors: (Constan. X1 Dependent Variable: Y ANOVAa Sum of Model df Mean Square F Sig. Squares 1 Regression Residual Total Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X1 Sumber : Analisis Frekuensi Regresi Linear Untuk X2, terhadapY Nilai koefisien determinasi (R. sebesar 229a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X2 mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 23 % sedangkan sisanya sebesar 77 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif dan 3 Uji Hipotesis uji Parsial / Uji Aet (X3 terhadap Y) Ada pengaruh yang positif dan signifikan kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar IPS di SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut Tabel 8 Frekuensi Regresi Linear Untuk X3, terhadapY Model Summaryb Adjusted Std. Error of DurbinModel R Square R Square the Estimate Watson Predictors: (Constan. X1 Dependent Variable: Y ANOVAa Sum Mean Model Squares Square Sig. 1 Regression Residual Total Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X1 Sumber : Analisis Frekuensi Regresi Linear Untuk X3, terhadapY Nilai koefisien determinasi (R. 093a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X3mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 93 % sedangkan sisanya sebesar 7 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif dan 4 Uji Hipotesis Uji Simultan / Uji AeF (X1. X2, dan X3 terhadap Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama metode pembelajaran, media pembelajaran dan kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar IPS di SD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut Tabel 9 Frekuensi Regresi Linear berganda Untuk X1. X2 dan X3terhadapY Model Summaryb Adjusted R Std. Error of DurbinModel R Square Square the Estimate Watson Predictors: (Constan. X3. X2. X1 Dependent Variable: Y Model Sum of Squares ANOVAa Mean Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X3. X2. X1 Sumber : Analisis Frekuensi Regresi Linear Berganda Untuk X1. X2, dan X3. Nilai koefisien determinasi (R. sebesar 278a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X1. X2, dan X3mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 28 % sedangkan sisanya sebesar 72 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan Pembahasan 1 Pada pengujian hipotesis kesatu, pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyahukapura Probolinggo positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R. 040a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X1,mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 40 % sedangkan sisanya sebesar 60 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif tidak signifikan 2 Pada pengujian hipotesis kedua, pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyahukapura Probolinggo positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R. sebesar 229a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X2 mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 23 % sedangkan sisanya sebesar 77 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan 3 Pada pengujian hipotesis ketiga, pengaruh kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasilbelajar IPS siswa SD Muhammadiyahukapura Probolinggo positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R. 093a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X3 mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 93 % sedangkan sisanya sebesar 7 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan. 4 Pada pengujian hipotesis ketiga pengaruh yang positif dan signifikan secara bersamaan terdapat pengaruh metode pembelajaran,media pembelajaran dan kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar IPS di SD Muhammadiyah Kota Probplinggo. Nilai koefisien determinasi (R. sebesar 278a yang berarti bahwa variabel bebas yaitu X1. X2 dan X3 mampu menjelaskan variabel terikat Y sebesar 28 % sedangkan sisanya sebesar 72 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel bebas dengan variabel terikat mempunyai pengaruh yang signifikan Kesimpulan Ada pengaruh yang positif dan signifikan metode pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyah Probolinggo. Hasil uji hipotesis pertama berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan, tentang metode pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyah Probolinggo, ada pengaruh yang positif dan signifikan media pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyah Probolinggo. Hasil uji hipotesis kedua berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan, tentang media pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyah Probolinggo, ada pengaruh yang positif dan signifikan kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyah Probolinggo. Hasil uji hipotesis ketiga berbunyiada pengaruh yang positif dan signifikan, tentang kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar IPS siswa SD Muhammadiyah Probolinggo, dan ada pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama ,tentang metode pembelajaran, media pembelajaran dan kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar siswa IPS SD Muhammadiyah Probolinggo. Hasil uji hipotesiskeempat berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama ,tentang metode pembelajaran, media pembelajaran dan kemampuan guru menggunakan IT terhadap hasil belajar siswa IPS SD Muhammadiyah Probolinggo Daftar Pustaka