C 1 Journal of Information System and Technology. Vol. 07 No. Maret 2026, pp. ISSN : 2775-0272 DOI : 10. 37253/joint. Contents list available at https://journal. (Journal of Information System and Technolog. journal homepage: https://journal. id/index. php/joint/ Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Mendukung Layanan Peminjaman Buku Ahmad Faisal Musyaffa1. Ananda Eka Kurniawan2. Kinthana Diaz Primadhieta3. Khalimatus SaAodiyah4. Nisa Dwi Septiyanti5. Martini Dwi Endah Susanti6. Ramadhan Cakra Wibawa7 1,2,3,4,5,6,7 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya. Jl. Ketintang. Ketintang. Kecamatan Gayungan. Surabaya. Jawa Timur 60231 E-mail: ahmadfaisal. 22052@mhs. id1, ananda. 22070@mhs. id 2, 22072@mhs. id3, khalimatus. 22080@mhs. id4, nisaseptiyanti@unesa. martinisusanti@unesa. id6, ramadhanwibawa@unesa. Abstract Manual library management often leads to several issues, including delays in recording, data inaccuracies, and difficulties in monitoring usersAo borrowing history. This study aims to develop a web-based library information system to improve the efficiency of book lending and returning services. The system was developed using the Research and Development (R&D) approach with the Waterfall model, consisting of needs analysis, system design, development, testing, and implementation stages. The results indicate that the system successfully provides essential features such as user login, book and member data management, borrowing limitations of up to three books, book return processing, transaction notifications, and borrowing history tracking. The system was tested using blackbox functional testing, showing that all features operated properly according to user requirements. This system assists librarians in managing data in an organized manner while providing convenience for members to search, borrow, and monitor the status of borrowed books. Therefore, the web-based library information system proves effective in improving library service quality and can be implemented in educational institutions as well as public libraries. Keywords: library, information system, website, book borrowing Abstrak Pengelolaan layanan perpustakaan yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan kendala, seperti keterlambatan pencatatan, kesalahan pendataan, dan sulitnya pemantauan riwayat peminjaman anggota. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi perpustakaan berbasis website untuk meningkatkan efisiensi layanan peminjaman dan pengembalian buku. Sistem dirancang menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model Waterfall, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu menyediakan fitur utama seperti login pengguna, manajemen data buku dan anggota, peminjaman dengan batas maksimal tiga buku, pengembalian buku, notifikasi transaksi, serta riwayat peminjaman. Pengujian sistem dilakukan menggunakan uji fungsionalitas . lackbox testin. , yang menunjukkan seluruh fitur berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Sistem ini membantu pustakawan dalam mengelola data secara terstruktur dan memberikan kemudahan bagi anggota dalam mencari, meminjam, dan memantau status buku yang dipinjam. Dengan demikian, pengembangan sistem informasi perpustakaan berbasis website terbukti mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan dan dapat diterapkan pada institusi pendidikan maupun perpustakaan umum. Kata kunci: perpustakaan, sistem informasi, website, peminjaman buku Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi. Vol. 7 No. Maret 2026, hlm. ISSN: 2775-0272 C 2 Copyright A Journal of Information System and Technology. All rights reserved PENDAHULUAN Perpustakaan merupakan salah satu sumber belajar yang berperan penting dalam menyediakan akses informasi bagi peserta didik, pendidik, maupun masyarakat umum. Seiring perkembangan teknologi informasi, kebutuhan akan layanan perpustakaan yang cepat, akurat, dan terintegrasi semakin meningkat. Namun, pada banyak institusi pendidikan, pengelolaan perpustakaan masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala. Proses pengembalian buku seringkali memerlukan waktu lama, rentan terhadap kesalahan, serta sulit ditelusuri kembali apabila terjadi masalah terkait data buku atau riwayat peminjaman. Selain itu, anggota perpustakaan juga peminjaman, maupun mendapatkan informasi terbaru tentang koleksi yang tersedia. Di era digital, perpustakaan dituntut untuk melakukan transformasi sistem layanan agar mampu memberikan pengalaman yang lebih efisien dan responsif. Menurut (Wijayanti, 2. , digitalisasi layanan perpustakaan dapat meningkatkan kualitas akses informasi serta mempermudah pengelolaan koleksi secara Sejumlah penelitian terdahulu juga menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi berbasis web dapat mempercepat proses transaksi perpustakaan. (Rahmawati et al. , 2. menyatakan bahwa sistem perpustakaan digital mampu memperbaiki alur peminjaman dan mengurangi beban administrasi manual. Sementara itu, (Setiawan, 2. menjelaskan bahwa sistem perpustakaan berbasis web memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pengguna dalam mengakses informasi kapan saja dan di mana saja. Meskipun demikian, beberapa penelitian sebelumnya memiliki keterbatasan, terutama pada implementasi aturan peminjaman dan pengelolaan transaksi yang kompleks. Banyak sistem hanya berfokus pada tampilan katalog buku dan pencarian tanpa menyediakan pengaturan batas maksimal peminjaman, keranjang peminjaman, atau notifikasi transaksi yang dapat membantu admin dan pengguna. Selain itu, integrasi antara proses peminjaman, pengembalian, dan pembaruan stok buku masih belum banyak diterapkan secara otomatis pada sistem yang telah dikembangkan. Kebaruan . dalam penelitian ini terletak pada pengembangan sistem informasi perpustakaan berbasis website yang dilengkapi fitur peminjaman maksimal tiga buku, keranjang peminjaman, pembaruan stok transaksi, serta notifikasi peminjaman dan Sistem ini dirancang agar perpustakaan dengan lebih efisien dan terstruktur, serta anggota dapat melakukan peminjaman secara cepat dan mandiri. Dengan pendekatan Research and Development (R&D) dan model Waterfall, sistem dikembangkan pengembangan, pengujian, hingga implementasi sehingga hasilnya terukur dan sesuai kebutuhan Penelitian mengembangkan sistem informasi perpustakaan berbasis website yang mampu mendukung proses pengelolaan buku, anggota, peminjaman, dan pengembalian secara modern dan Selain itu, penelitian ini juga memberikan manfaat praktis bagi pustakawan dalam mengurangi beban administratif, meningkatkan akurasi data, serta mempercepat Bagi anggota perpustakaan, sistem ini memberikan kemudahan dalam mencari buku, mengecek ketersediaan, serta memantau status peminjaman secara mandiri. Dengan demikian, pengembangan sistem ini diharapkan perpustakaan dan mendukung proses digitalisasi di lingkungan pendidikan. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa sistem informasi perpustakaan berbasis website serta menguji tingkat kelayakan dan Model pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, memungkinkan setiap tahap diselesaikan secara sistematis sebelum melanjutkan ke tahap Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Mendukung Layanan Peminjaman Buku (Ahmad Faisal Musyaffa1. Ananda Eka Kurniawan2. Kinthana Diaz Primadhieta3. Khalimatus SaAodiyah4. Nisa Dwi Septiyanti5. Martini Dwi Endah Susanti6. Ramadhan Cakra Wibawa. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi. Vol. 7 No. Maret 2026, hlm. ISSN: 2775-0272 Model Waterfall terdiri dari lima tahap utama, yaitu: . analisis kebutuhan, . perancangan sistem, . pengembangan, . pengujian, dan . Setiap tahap dijalankan secara berurutan dan saling berkaitan satu sama lain. Berikut uraian lengkap dari setiap tahap pengembangan yang dilakukan: Analisis Kebutuhan Pada tahap ini dilakukan pengumpulan informasi melalui wawancara dan observasi terhadap proses layanan perpustakaan, sehingga diperoleh kebutuhan pengguna . ser requiremen. Kebutuhan tersebut terdiri dari kebutuhan admin dan kebutuhan Admin membutuhkan sistem untuk mengelola data buku, anggota, peminjaman, dan pengembalian, sedangkan anggota membutuhkan sistem untuk mencari buku, melihat ketersediaan, serta melakukan peminjaman secara mandiri. Hasil analisis kebutuhan menjadi dasar dalam merancang alur sistem. Perancangan Sistem Tahap perancangan meliputi desain basis data, desain antarmuka . ser interfac. , dan rancangan alur sistem. Perancangan basis data mencakup tabel buku, anggota, peminjaman, detail peminjaman, dan riwayat transaksi yang saling terhubung Perancangan antarmuka dilakukan dengan dashboard admin, halaman katalog buku untuk anggota, halaman detail buku, pengembalian buku, serta tampilan riwayat Selain itu, dilakukan pula perancangan diagram alur sebagai bagian dari dokumentasi sistem. Diagram Use Case digunakan untuk menggambarkan hubungan antara aktor (Admin dan Anggot. dengan fungsi-fungsi Sementara itu, activity diagram dibuat untuk menjelaskan urutan proses mulai dari pengguna masuk ke sistem, memilih buku, melakukan peminjaman, hingga proses pengembalian buku. Kedua diagram ini membantu memastikan bahwa setiap alur kerja telah sesuai dengan kebutuhan pengguna dan aturan bisnis yang berlaku. C 3 Gambar 1. Use Case Diagram Perpustakaan Gambar 2. Diagram Activity User Register Gambar 3. Diagram Activity User Login Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Mendukung Layanan Peminjaman Buku (Ahmad Faisal Musyaffa1. Ananda Eka Kurniawan2. Kinthana Diaz Primadhieta3. Khalimatus SaAodiyah4. Nisa Dwi Septiyanti5. Martini Dwi Endah Susanti6. Ramadhan Cakra Wibawa. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi. Vol. 7 No. Maret 2026, hlm. ISSN: 2775-0272 C 4 Gambar 7. Diagram Activity Login Admin Gambar 4. Diagram Activity User Memilih Buku Gambar 5. Diagram Activity User Melakukan Peminjaman Gambar 8. Diagram Activity Anggota Gambar 9. Diagram Activity Petugas Gambar 6. Diagram Activity Riwayat Peminjaman User Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Mendukung Layanan Peminjaman Buku (Ahmad Faisal Musyaffa1. Ananda Eka Kurniawan2. Kinthana Diaz Primadhieta3. Khalimatus SaAodiyah4. Nisa Dwi Septiyanti5. Martini Dwi Endah Susanti6. Ramadhan Cakra Wibawa. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi. Vol. 7 No. Maret 2026, hlm. ISSN: 2775-0272 Gambar 10. Diagram Activity Buku Gambar 11. Diagram Activity Peminjaman Pengembangan Sistem Pengembangan dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP Native sebagai backend, serta HTML. CSS. JavaScript. Framework ReactJs, dan Bootsrap sebagai MySQL digunakan sebagai basis Proses pengembangan mengikuti rancangan yang telah dibuat pada tahap sebelumnya, meliputi pembuatan fitur login, manajemen buku, batas maksimal tiga peminjaman, pengembalian, riwayat, dan notifikasi transaksi. Sistem kemudian diintegrasikan secara penuh agar seluruh fitur saling terhubung. Pengujian Sistem Pengujian metode blackbox testing untuk memastikan setiap fitur bekerja sesuai kebutuhan. Pengujian mencakup fungsi login, proses C 5 pengembalian buku, pembaruan stok otomatis, dan tampilan katalog bagi anggota. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan dengan baik, tanpa ditemukan kesalahan fungsional selama proses pengujian. Implementasi Tahap implementasi dilakukan dengan menyerahkan sistem kepada pihak pengguna untuk diuji coba dalam lingkungan Sistem dijalankan melalui web server sehingga dapat diakses oleh admin dan anggota. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekan terhadap performa sistem, kemudahan penggunaan, serta respon pengguna terhadap fitur-fitur yang telah Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: Lembar observasi, digunakan untuk mencatat kebutuhan pengguna dan proses layanan manual yang berjalan sebelum pengembangan sistem. Dokumentasi, untuk mengumpulkan data peminjaman, serta proses administrasi Lembar pengujian . est cas. , digunakan untuk menilai keberhasilan setiap fitur berdasarkan hasil uji blackbox. Teknik Pengumpulan Data Data diperoleh melalui: Observasi langsung, pada proses layanan perpustakaan tempat penelitian. Wawancara, dengan pustakawan atau admin perpustakaan guna menentukan kebutuhan Studi dokumentasi, untuk mendapatkan data jumlah buku, jumlah anggota, dan riwayat Teknik Analisis Data Data dianalisis menggunakan metode analisis pengembangan sistem dan proses pengujian. Analisis dilakukan berdasarkan indikator keberhasilan fungsi sistem serta kecocokannya dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Mendukung Layanan Peminjaman Buku (Ahmad Faisal Musyaffa1. Ananda Eka Kurniawan2. Kinthana Diaz Primadhieta3. Khalimatus SaAodiyah4. Nisa Dwi Septiyanti5. Martini Dwi Endah Susanti6. Ramadhan Cakra Wibawa. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi. Vol. 7 No. Maret 2026, hlm. ISSN: 2775-0272 C 6 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini dipaparkan hasil pengembangan sistem informasi perpustakaan berbasis website serta pembahasan mengenai kesesuaian hasil penelitian dengan teori dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian mencakup implementasi fitur utama sistem, tampilan antarmuka, serta hasil pengujian fungsional Hasil Pengembangan Sistem Sistem informasi perpustakaan yang dikembangkan terdiri dari dua jenis antarmuka, yaitu antarmuka untuk admin dan antarmuka untuk anggota. Fitur yang berhasil diimplementasikan meliputi: Manajemen data buku Manajemen data anggota Layanan peminjaman dan pengembalian Riwayat peminjaman anggota Notifikasi status peminjaman Keranjang peminjaman . aks 3 Dashboard monitoring untuk admin Berikut tampilan hasil implementasi Gambar 12. Tampilan Dashboard Admin Perpustakaan Gambar 12 menunjukkan tampilan Dashboard Admin pada sistem informasi Admin ringkasan data penting, seperti total anggota . , total buku . , serta jumlah buku yang sedang dipinjam . peminjaman akti. Selain itu, terdapat daftar peminjaman terbaru yang menampilkan nama peminjam, judul buku, dan waktu peminjaman secara real time. Informasi ini membantu pustakawan dalam melakukan monitoring dan pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat. Gambar 13. Tampilan Katalog Buku Untuk Anggota Gambar 13 menampilkan halaman Koleksi Buku Perpustakaan yang diakses oleh anggota. Halaman ini menyediakan fitur pencarian buku berdasarkan judul maupun pengarang. Setiap kartu buku menampilkan judul, penulis, dan status ketersediaan, seperti AuStok: 4Ay. AuStok: 2Ay, atau AuHabisAy. Tersedia AuKeranjangAy menambahkan buku ke daftar peminjaman. Tampilan anggota dalam menemukan buku secara cepat dan memastikan ketersediaannya sebelum melakukan peminjaman. Pembahasan Hasil bahwa sistem informasi perpustakaan berbasis website ini mampu mendukung kebutuhan admin dan anggota secara efektif. Fitur-fitur yang diimplementasikan telah memenuhi kebutuhan yang teridentifikasi pada tahap analisis. Efektivitas Sistem dalam Mendukung Layanan Peminjaman Sistem berhasil mengatasi kendala layanan manual yang sebelumnya pencatatan yang lambat dan risiko kehilangan data. Dengan fitur manajemen buku, peminjaman, dan pengembalian yang terintegrasi, proses administrasi perpustakaan menjadi lebih efisien. Hal ini sejalan dengan penelitian (Rahmawati et al. , 2. yang menyatakan bahwa mempercepat transaksi dan mengurangi kesalahan pencatatan. Kemudahan Akses bagi Anggota Antarmuka . ser interfac. dirancang sederhana dan digunakan, sehingga anggota dapat dengan cepat mencari buku dan melakukan peminjaman. Fitur keranjang peminjaman dengan batas maksimal tiga buku memberikan aturan yang jelas dan Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Mendukung Layanan Peminjaman Buku (Ahmad Faisal Musyaffa1. Ananda Eka Kurniawan2. Kinthana Diaz Primadhieta3. Khalimatus SaAodiyah4. Nisa Dwi Septiyanti5. Martini Dwi Endah Susanti6. Ramadhan Cakra Wibawa. C 7 Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi. Vol. 7 No. Maret 2026, hlm. ISSN: 2775-0272 mencegah peminjaman berlebihan. Hasil ini mendukung temuan (Setiawan, 2. pengalaman pengguna dalam layanan Validasi Fungsional Sistem Hasil blackbox testing menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai skenario pengujian. Setiap proses mulai dari login, peminjaman, pembatasan stok, hingga pengembalian berfungsi dengan baik tanpa error. Pengujian ini memenuhi syarat kelayakan fungsional untuk diimplementasikan. Keterkaitan dengan Penelitian Terdahulu Kebaruan . penelitian ini terletak pada integrasi aturan peminjaman maksimal tiga buku, fitur keranjang peminjaman yang diperuntukkan bagi siswa, serta tampilan dashboard yang memudahkan admin memantau aktivitas perpustakaan. Sebagian penelitian sebelumnya belum menerapkan kombinasi fitur ini secara utuh dalam satu sistem terintegrasi. IV. KESIMPULAN Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem informasi perpustakaan berbasis website yang mampu mendukung layanan peminjaman dan pengembalian buku secara lebih efektif, cepat, dan terstruktur. Berdasarkan hasil disimpulkan beberapa hal berikut: Sistem yang dikembangkan mampu mengatasi kendala layanan manual, seperti transaksi, dan kesulitan memantau riwayat Dengan digitalisasi proses perpustakaan, pengelolaan data menjadi lebih efisien dan akurat. Fitur utama sistem telah berfungsi secara manajemen buku, pengembalian, pembatasan maksimal tiga buku per anggota, riwayat transaksi, serta notifikasi status peminjaman. Tampilan dashboard admin informasi ringkas dan penting terkait aktivitas perpustakaan. Hasil menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan ditemukan kendala teknis. Hal ini menegaskan bahwa sistem layak untuk digunakan dalam lingkungan operasional Sistem memberikan kemudahan akses bagi anggota, terutama dalam pencarian buku, pengecekan ketersediaan, serta proses peminjaman yang dapat dilakukan secara Antarmuka yang sederhana dan penggunaan bagi berbagai jenis pengguna. Penelitian ini memiliki kebaruan . peminjaman, serta integrasi dashboard monitoring yang membantu admin dalam mengawasi aktivitas perpustakaan secara real time. Secara keseluruhan, pengembangan sistem informasi perpustakaan berbasis website ini telah mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan dalam pengelolaan koleksi dan transaksi peminjaman. Untuk penelitian selanjutnya, sistem dapat dikembangkan dengan menambahkan fitur notifikasi pengembalian melalui email, integrasi QR Code, serta modul pengalaman pengguna. REFERENSI