MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 ARTIKEL PENELITIAN Perbedaan Sikap Tindakan dan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum Tsafirra Alfarisa. Listiyawatib. Indriana Dwi Kuntari3 Program Studi Kedokteran Gigi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Program Studi Kedokteran Gigi,Laboratorium Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat. Fakultas Kedokteran. Laboratorium Kedokteran Gigi Klinik. RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Universitas Mulawarman Email : alfarissafira88@gmail. Abstrak Kesehatan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, baik sehat secara jasmani maupun Kesehatan yang perlu diperhatikan selain kesehatan tubuh secara umum, juga kesehatan gigi dan Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu hal yang penting dalam menjaga keseimbangan Dalam menjaga kesehatan gigi mulut di perlukan pengetahuan, sikap dan tindakan mengenai kesehatan gigi dan mulut. Menurut data Riset Kesehatan Dasar Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2018 persentase masalah kesehatan gigi dan mulut sebesar 61,73% yang diderita penduduk Samarinda. Dan 60,54% terdapat pada kelompok usia 18-24 tahun, serta 62,45% nya kelompok usia 18-24 tahun memiliki pekerjaan sebagai mahasiswa oleh karena itu peneliti ingin mengetahui perbedaan sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Responden penelitian ini berasal dari Program Studi Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum dengan responden sebanyak 226 sampel. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut antara mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap sikap, tindakan, dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut antara mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Kata kunci: Sikap. Tindakan. Pengetahuan. Mahasiswa. Kesehatan Gigi dan Mulut. Abstract Health is of the utmost importance in human life, both physical and mental health. Beside physical health in general, it is also necessary to observe dental and oral health since dental and oral health is one of the important health factors in maintaining physical health balance. treatments, actions, and knowledge are an integral part in maintaining dental and oral health. According to Basic Health Research (Riset Kesehatan Dasar Ae Riskesda. of East Kalimantan in 2018, 61. 73% of the population of Samarinda suffered from dental and oral disease, 60. 54% of which was in the 18-24 years age group, and 62. 45% of the 18-24 years age group were still university students. Thus, the writer felt encouraged to investigate the differences in treatments, actions, and knowledge regarding dental and oral health between dental medicine students and medicine This research is a quantitative analytical observational study using simple random sampling method to retrieve the samples. The 226 respondents selected as samples were dental medicine students and medicine students. This research used treatments, actions, and knowledge questionnaires. The data were analyzed using IBM SPSS 26. The result showed that there were significant differences in treatments, actions, and knowledge regarding dental and oral health between dental medicine students and medicine Key words: Treatments. Actions. Knowledge. Students. Dental and Oral Health MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 PENDAHULUAN Kesehatan Pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut diperoleh melalui proses kognitif terpenting dalam kehidupan manusia, baik yang kompleks. Penelitian menunjukkan sehat secara jasmani maupun rohani. Kesehatan yang perlu diperhatikan selain kesehatan tubuh secara umum, juga kesehatan gigi dan mulut dan status kesehatan gigi dan mulut. Kesehatan gigi kesehatan mulut yang lebih baik. Sikap dan mulut merupakan salah satu hal yang penting dalam menjaga keseimbangan disertai kecenderungan untuk bertindak 1 Gigi merupakan salah satu bagian sesuai dengan pengetahuan itu. Tindakan tubuh yang berfungsi untuk mengunyah, adalah tingkat pengetahuan yang berbaur berbicara dan mempertahankan bentuk dengan pengetahuan itu. Maka Perbandingan sikap dan tindakan menjaga kesehatan gigi dan mulut agar pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan gigi dapat bertahan lama dalam rongga mahasiswa Kedokteran Umum kelompok usia 18-24 tahun dilakukan Berdasarkan Organization World Health untuk mengetahui tingkat pengetahuan (WHO) tentang kesehatan gigi dan mulut pada memiliki persentase sebesar 24% kasus, terjadi pada usia 18 tahun. 3 Menurut data mahasiswa itu sendiri. Praktisi Riset Kesehatan Dasar Provinsi Kalimantan tombak dari tindakan preventif memiliki Timur peranan yang sangat penting dalam masalah kesehatan gigi dan mulut sebesar memberikan penanganan dan pendidikan 61,73% tentang menjaga kesehatan gigi dan Samarinda. Dan 60,54% terdapat pada kelompok usia 18-24 tahun, serta 62,45% kesehatan gigi dan mulut menjadi awal nya kelompok usia 18-24 tahun memiliki tindakan preventif itu sendiri. 2 Mahasiswa pekerjaan sebagai mahasiswa. Kedokteran Gigi dan Kedokteran Umum Salah satu faktor yang mempengaruhi memiliki pengetahuan tentang kesehatan kesehatan gigi dan mulut adalah tingkat gigi dan mulut, tetapi tidak dengan sikap MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 dan tindakan terhadap kesehatan gigi dan mahasiswa pre-klinik aktif, mahasiswa Kedokteran Berdasarkan uraian tersebut, penulis Gigi Kedokteran Umum. Kriteria eklusi pada penelitian ini adalah pengisian kuesioner tentang perbedaan sikap dan tindakan yang tidak lengkap. Instrumen penelitian pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan ini adalah Kuesioner Pengetahuan untuk Kedokteran mengetahui pengetahuan kesehatan gigi pengetahuan kesehatan gigi dan mulut di dan mulut pada mahasiswa Kedokteran Fakultas Gigi dengan Kedokteran umum usia 18-24 Umum Kedokteran Universitas Mulawarman. Kuesioner Sikap untuk mengetahui sikap kesehatan gigi dan mulut pada METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik kuantitatif untuk tindakan dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum dengan cross-sectoional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Kedokteran Gigi Kedokteran umum mulai dari angkatan 2017-2020. Sampel diambil secara random sampling menggunakan rumus perkiraan proporsi yang disederhanakan. Besar sampel yang didapatkan adalah 226 orang yang dibagi Kedokteran Gigi dan 113 untuk mahasiswa Kedokteran umum. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah bersedia menjadi Kedokteran Gigi Kedokteran umum usia 18-24 tahun. Kuesioner Tindakan untuk mengetahui tindakan kesehatan gigi dan mulut pada Kedokteran Gigi Kedokteran umum usia 18-24 tahun. Prosedur kerja pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data kemudian subjek yang sesuai kriteria Subjek . nformed kemudian dibagikan kuesioner malalui WhatsApp kuesioner tersebut. Pengumpulan data kuesioner dengan penilaian berdasarkan Sikap. Tindakan, dan Pengetahuan yang terdiri dari 33 pernyataan, setiap jawaban diisi MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 menggunakan skala likert. Pada kuesioner baik, 24 Ae 27 dikaregorikan cukup baik, 28 Pengetahuan yaitu 1 untuk jawaban tidak Ae 31 dikaregorikan baik, dan 32 Ae 36 tahu, 2 untuk jawaban salah, dan 3 untuk dikaregorikan sangat baik. Data yang jawaban benar. Pada kuesioner Sikap yaitu 1 untuk menggunakan Microsoft Excel dan IBM jawaban tidak setuju, 2 untuk jawaban SPSS kurang setuju, 3 untuk jawaban setuju. Independent T-Test untuk menganalisis dan 4 untuk jawaban sangat setuju, dan pada kuesioner Tindakan yaitu 1 untuk pengetahuan kesehatan gigi dan mulut tidak pernah, 2 untuk jawaban kadang- pada mahasiswa Kedokteran Gigi dengan kadang, 3 untuk jawaban sering, dan 4 Kedokteran untuk jawaban selalu. Setelah selesai keputusan ada tidaknya perbedaan nilai probabilitas . -valu. lebih besar 0,05 kuesioner maka dijumlahkan total skor maka H1 ditolak, sedangkan jika . -valu. untuk pernyataan dari masing-masing lebih kecil dari 0,05 maka H1 diterima. Pengetahuan Ae Ae Ae Sikap 28 Ae dikategorikan baik. Pada dikaregorikan kurang baik, 31 Ae 33 dikaregorikan cukup baik, 34 Ae Ae dikaregorikan sangat baik. Pada kuesioner Tindakan 20 Ae 23 dikaregorikan kurang Umum. Pengambilan HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan di Universitas Mulawarman Kalimantan Timur. Mahasiswa yang dijadikan sampel adalah mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran. Total sampel adalah 226 orang mahasiswa. Berdasarkan hasial penelitian diperoleh frekuensi responden yang disajikan pada tabel berikut: Tabel 1. Distribusi frekuensi sambel berdasarkan jenis kelamin dan usia. Fakultas Kedokteran Karakteristik Mahasiswa Jenis Kelamin Laki-laki Kedokteran Gigi Persentase Kedokteran Umum Persentase 20,35% 28,32% MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Perempuan 79,65% 71,68% Usia >20 tahun <20 tahun 69,02% 30,98% 73,45% 26,55% Tabel 1. Menunjukkan bahwa jumlah dari Kedokteran sampel adalah 226 dengan jenis kelamin responden > 20 tahun dari dari Prgram laki-laki dari Prgram Studi Kedokteran Gigi Studi Kedokteran Gigi berjumlah 69,02%, berjumlah 20, 35%, untuk pria dari dari sedangkan < 20 tahun berjumlah 30,98%. Prgram Studi Usia responden > 20 tahun dari dari 28,32%. Kedokteran Prgram Studi 71,68%. Kedokteran Usia Prgram Studi 73,45% dan usia < 20 tahun berjumlah Kedokteran Gigi berjumlah 79,65% 26,55%. untuk perempuan dari Program Studi Tabel 2. Distribusi frekuensi aspek pengetahuan mahasiswa kedokteran Prgram Studi Kategori Frekuensi Persentase Kedokteran Gigi Kedokteran Umum Baik Baik 90,26 76,12% Tabel 2 diatas menjelaskan aspek mahasiswa dengan persentase 90,26%, pengetahuan mahasiswa Kedokteran Gigi sedangkan mahasiswa Kedokteran Umum dengan Kedokteran Umum, mahasiswa memiliki pengetahuan dikatergori baik Kedokteran Gigi memiliki pengetahuan memiliki frekuensi 86 mahasiswa dengan dikategori baik memiliki frekuensi 102 persentase 76,12 %. Tabel 3. Distribusi frekuensi aspek sikap mahasiswa kedokteran Program Studi Kategori Frekuensi Persentase Kedokteran Gigi Kedokteran Umum Sangat Baik Sangat Baik 70,80% 45,13 Tabel 3 diatas menjelaskan aspek mahasiswa dengan persentase 70,80%, sikap mahasiswa Kedokteran Gigi dengan dan untuk mahasiswa Kedokteran Umum Kedokteran menunjukkan sikap dikategori sangat baik Kedokteran Gigi menunjukkan sikap di memiliki frekuensi 51 mahasiswa dengan kategori sangat baik memiliki frekuensi 80 persentase 45,13%. Umum. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Tabel 4. Distribusi frekuensi aspek tindakan mahasiswa kedokteran Program Studi Kedokteran Gigi Kedokteran Umum Tabel Kategori Sangat Baik Baik Frekuensi Gigi Kedokteran Gigi memiliki sikap yang dengan Kedokteran Umum, mahasiswa sangat baik dengan persentase 70,80%. Kedokteran sedangkan sikap mahasiswa Kedokteran dikategori sangat baikdengan frekuensi 52 Umum juga sangat baik akan tetapi hanya 46,01%, 51 mahasiswa dengan persentase 45,13%. sedangkan mahasiswa Kedokteran Umum Hal tersebut dapat terjadi karena individu memiliki tindakan dikategori baik memiliki tersebut sudah tau bagaimana pentingnya frekuensi 42 mahasiswa dengan pesentase menjaga kesehatan gigi dan mulut, sudah 37,15%. mendapatkan edukasi tentang kesehatan Gigi Berdasarkan Kedokteran Presentasi 46,01% 37,15% gigi dan mulut sejak TK hingga perguruan Kedokteran Gigi lebih baik dari mahasiswa melakukan penyuluhan tentang kesehatan Kedokteran Umum. Hal ini ditunjukkan bahwa 102 mahasiswa Kedokteran Gigi sehingga isi dari penyuluhan tersebut memiliki pengetahuan yang baik dengan sudah harus terlebih dahulu diterapkan persentase sebesar 90,26%. Karena dalam kepada diri sendiri, dan individu tersebut sudah tahu bagaimana jika mengalami Kedokteran Gigi masalah kesehatan gigi dan mulut jika mendalami ilmu kesehatan gigi dan mulut tidak diobati atau diberi tindakan akan yang didapat dari mata kuliah. Sedangkan berakibat seperti apa Kemudian hasil Kedokteran Umum sebanyak 86 mahasiswa yang Kedokteran Gigi sangat baik dibandingkan memiliki pengetahuan yang baik dengan dengan mahasiswa Kedokteran Umum. persentase sebesar 76,12%. Selanjutnya Hal ini ditandai dengan sebanyak 52 Kedokteran Gigi mahasiswa Kedokteran Umum hal ini di Kedokteran Gigi persentase 46,01%, sedangkan tindakan MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 mahasiswa Kedokteran Umum Kedokteran kategori baik sebanyak 42 mahasiswa kesehatan gigi dan mulut di Fakultas dengan persentase 37,16%. Hal tersebut Kedokteran dapat disimpulkan bahwa: pernyataan-pernyataan yang ada pada kueioner merupakan Universitas Mulawarman Terdapat bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulut yang sudah sering diajarkan Kedokteran Gigi pada masa pendidikan awal. Kedokteran Umum. Hasil analisis data Independent T- Terdapat Test dengan variabel sikap, tindakan, dan signifikan terhadap variabel sikap pengetahuan menunjukkan bahwa Sig. pada mahasiswa Kedokteran Gigi taile. memiliki nilai 0,000 < 0,05 yang dengan Kedokteran Umum. Terdapat signifikam antara sikap, tindakan, dan pengetahuan mahasiswa Kedokteran Gigi dengan Kedokteran Umum. Maka dengan Kedokteran ini H1 dapat diterima dan H0 ditolak artinya Kedokteran Umum. Gigi terdapat perbedaan yang signifikan antara sikap dan tindakan mahasiswa Kedokteran Gigi dengan mahasiswa Kedokteran Umum UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti berdasarkan pengetahuan kesehatan gigi kepada Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Gigi dan Komite Etik Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman serta seluruh SIMPULAN Berdasarkan perbedaan sikap dan tindakan pada Kedokteran Gigi menyelesaikan penelitian ini dari awal hingga akhir dilaksanakan penelitian. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 DAFTAR PUSTAKA