Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Persepsi Pegawai Terhadap Work from Home di Politeknik Penerbangan Makassar Employees' Perceptions of Work from Home at the Aviation Polytechnic of Makassar Bernadetta Wiwik Wahyuningsih bernadettawiwik@gmail. Politeknik Penerbangan Makassar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi Pegawai terhadap work from home dalam pandemi COVID-19. Populasi penelitian ini adalah Pegawai yang bekerja pada Politeknik Penerbangan Makassar. Sampel penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara pada Politeknik Penerbangan Makassar. Data diperoleh dengan melalukan survey terhadap 91 responden. Penelitian ini mengindikasikan bahwa ASN Politeknik Penerbangan Makassar siap, merasa nyaman dan produktif selama melaksanakan WFH demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setelah pandemic berakhir ASN Politeknik Penerbangan Makassar berharap dapat melakukan aktifitas dikantor kembali dikarenakan terdapat beberapa ASN yang tidak melaksanakan WFH dikarenakan pekerjaan mereka tidak dapat dilaksanakan dari rumah. Jaringan internet menjadi hambatan terbesar dalam melaksanakan WFH dikarenakan selama WFH semua pekerjaan tergantung dengan jaringan internet seperti berkoordinasi, kegiatan belajar mengajar secara daring, rapat-rapat internal maupun dengan pihak Kata kunci: Work from Home (WFH). COVID-19. Aparatur Sipil Negara (ASN) ABSTRACT This study aims to analyze and describe perceptions about work from home in the COVID-19 The population of this research is the employees who work at the Makassar Aviation Polytechnic. The sample of this research is the State Civil Apparatus at the Makassar Aviation Polytechnic. The data were obtained by conducting a survey of 91 respondents. This research indicates that the Makassar Aviation Polytechnic ASN is ready, comfortable and productive while implementing WFH in order to break the chain of Covid-19 spread. After the pandemic ends, the Makassar Aviation Polytechnic ASN hopes to carry out activities at its office again because there are several ASNs who do not carry out WFH because their work cannot be carried out from home. The internet network is the biggest obstacle in implementing WFH because during WFH all work depends on the internet network such as coordination, bold teaching and learning activities, internal meetings and with external parties. Keywords: Work from Home (WFH). COVID-19. State Civil Apparatus (ASN) Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 PENDAHULUAN Pemerintahan didalam suatu negara merupakan organisasi atau wadah orang yang mempunyai kekuasaan dan lembaga yang mengurus masalah kenegaraan dan kesejahteraan rakyat dan negara. Pemerintahan adalah segala urusan yang dilakukan oleh Negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyatnya dan kepentingan Negara sendiri, jadi tidak diartikan sebagai pemerintah yang hanya menjalankan tugas eksekutif saja, melainkan juga meliputi tugas-tugas lainnya termasuk legistlatif dan Pemerintahan adalah lembaga atau badan public yang mempunyai fungsi dan tujuan Negara, atau pemerintahan adalah lembaga atau badan-badan publik dalam menjalankan segenap proses penyelenggaraan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah suatu Negara, serta untuk mengatur dan menjalankan kekuasaan Negara, guna menyelenggarakan kepentingan umum. Aparatur-aparatur yang ada dalam negara berwenang untuk melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat berdasarkan ideology negara dalam upaya mencapai tujuan organisasi atau lembaga karena unsure manusiawi merupakan unsure yang paling penting yang menentukan sukses tidaknya roda pemerintahan tersebut. Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN menurut Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 BAB 1 ayat 1 adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Dalam Bab IV Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 disebutkan tentang Fungsi. Peran dan Tugas pegawai ASN. Fungsi Pegawai ASN dalam Bab IV Bagian Kesatu adalah: . pelaksana kebijakan publik, . pelayan publik, . perekat dan pemersatu bangsa. Kemudian Bagian Kedua menyatakan tentang tugas Pegawai ASN yaitu: . melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, . memberikan pelayanan publik yang professional dan berkualitas, . mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selanjutnya Bagian Ketiga menyatakan pegawai ASN berperan sebagai perencana, pelaksana, dan pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang professional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktek korupsi, kolusi, dan Sebagai pelaksana dan pelayan kebijakan publik maka ASN sehari hari bekerja dalam lingkup pemerintahan dan bertemu dengan World Health Organisation atau Organisasi Kesehatan Dunia selanjutnya disingkat WHO resmi mengumumkan wabah covid-19 sebagai pandemi global pada tanggal 11 Maret 2020. Hal ini disebabkan karena dalam waktu kurang dari tiga bulan Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 000 orang di 123 negara, dari Asia. Eropa. AS. Afrika Selatan . ttps://w. com/sains/read/2020/03/12 /083129823/who-resmi-sebut-virus-coronacovid-19-sebagai-pandemi-globa. ditetapkannya status tersebut maka Covid-19 merupakan darurat internasional. Hal ini tentu saja membuat pemerintah dari berbagai negara melakukan tindakan Ae tindakan pencegahan untuk meminimalisir jatuhnya korban. Pada tanggal 28 Januari 2020, melalui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selanjutnya disingkat BNPB mengeluarkan Surat Keputusan status darurat bencana Covid-19 yang berlangsung selama 32 hari sejak 28 januari hingga 28 Februari 2020 melalui Keputusan Kepala BNPB Nomor 9 A tahun 2020. Kemudian tanggal 29 Februari 2020. Kepala BNPB menetapkan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 13 A tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia. Dalam keputusan ini masa darurat berlaku selama 91 hari atau sejak 29 Februari hingga 29 Mei 2020. Presiden Joko Widodo secara resmi mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan penanganan Coronan Virus Disease 2019 dan Nomor 12 tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-. sebagai bencana Nasional. Didalam Keputusan Presiden ini menyatakan bahwa Penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran COVID-19 dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penganganan COVID-19 melalui sinergi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Selanjutnya Gubernur, bupati dan walikota sebagai ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menetapkan kebijakan daerah masing-masing harus memperhartikan kebijakan pemerintah Pusat. Menanggapi hal tersebut diatas dan tidakan-tindakan COVID-19 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat atas Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 Di Lingkungan Instansi pemerintah dengan tujuan . untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran, serta mengurangi resiko COVID-19 di lingkungan instansi Pemerintah pada Khususnya dan masyarakat luas pada Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya, . Untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi Pemerintah dapat berjalan efektif untuk mencapai kinerja masing-masing unit organisasi pada instansi Pemerintah, serta . untuk memastikan pelayanan publik di Instansi Pemerintah dapat tetap berjalan efektif. Surat Edaran tersebut memuat pedoman pelaksanaan tugas kedinasan dengan bekerja dirumah/tempat tinggalnya . ork from hom. bagi Aparatur Sipil Negara sebagai upaya COVID-19 lingkungan instansi Pemerintah. Dalam surat edaran ini juga mengatur agar sistem kerja tetap kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menindak lanjuti Surat Edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tersebut Menteri Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran Nomor: SE. 4 Tahun 2020 tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-. di Lingkungan Kementerian Perhubungan. Kepala Badan Sumber Daya Manusia Perhubungan Surat Edaran Nomor: SE. 01/BPSDMP-2020 tentang tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-. Berdasarkan Kementerian Perhubungan dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. Direktur Politeknik Penerbangan Makassar mengeluarkan Surat Edaran No: SE. 02/03/Poltekbang. Mks-2020 tentang Tindak lanjut Pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-. di Lingkungan politeknik Penerbangan Makassar. Point ketiga Surat edaran tersebut menetapkan seluruh pegawai di lingkungan Politeknik Penerbangan Makassar bekerja dari rumah masing-masing (Work From Home/WFH) dan melaporkan kegiatan kerja secara online dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Seiring perkembangan kondisi yang sangat cepat tentu saja membuat para pegawai politeknik penerbangan Makassar harus cepat pula beradaptasi dengan pola kerja yang baru. Sebelum adanya pandemik semua kegiatan belajar mengajar, perkantoran seperti rapat, diskusi, koordinasi dengan rekan kerja dilaksanakan di lingkungan kantor sekarang harus dilaksanakan dari rumah dan harus melaporkan pekerjaan secara real time kepada atasan langsungnya. Para pegawai harus beradaptasi dengan berbagai macam aplikasi baru seperti Time Stamp Photo, zoom, dan telepon genggam menjadi piranti yang utama dalam Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 menjalani WFH. Semua media-media tersebut menggunakannya tetapi ada pula sebagian yang belum pernah menggunakannya. Absen dihari hari yang normal dengan menempelkan sidik jari kemudian harus berubah dengan time stamp photo yang menampilkan waktu, tanggal bahkan lokasi keberadaan pegawai tersebut. Rapat-rapat yang biasanya duduk satu meja dan bebas berbicara mengeluarkan ide ide harus berubah memakai media lain seperti aplikasi zoom. Kalau rapat dikantor suara dari pimpinan rapat dan anggota rapat bisa didengar dengan jelas tetapi dengan aplikasi zoom meeting suara terkadang putus putus karena ketergantungan terhadap koneksi. Koordinasi pada waktu bekerja dikantor akan lebih cepat karena langsung bisa menemui orang yang bersangkutan, sedangkan pada saat WFH koordinasi akan lebih lambat karena kendala pesan belum dibaca sehingga respon terlambat. Belum dibaca bisa diakibatkan karena memang belum membaca pesan atau dikarenakan jaringan yang jelek. Buat para pegawai perempuan mungkin wfh akan lebih menguntungkan mereka karena bisa kerja sambil mengurus anak terutama jika anaknya masih balita, tidak perlu was was karena anak langsung dalam pengawasan. Pada saat bekerja dikantor ada perasaan cemas bagaimana keadaan anak dirumah. Pada saat wfh juga bisa sambil mengurus rumah, bisa lebih santai karena jam kerja menjadi tidak terbatas. Pekerjaan bisa dikerjakan dimalam hari ataupun pada waktu WFH juga bisa semakin banyak pekerjaan yang harus dikerjakan seperti membuat laporan harian, dimana kadang fasilitas dirumah tidak memadai seperti tidak mempunyai penyelesaian pekerjaan menjadi mundur. Adopsi menurut Suprapto dan Fahrianoor . adalah keputusan untuk menggunakan sepenuhnya ide baru sebagai cara bertindak yang paling baik. Roger . mengatakan bahwa dalam sebuah proses adopsi, seseorang melalui beberapa tahapan yaitu kesadaran . , minat . , penilaian . , mencoba . , dan terjadilan adopsi . Akan tetapi dalam kondisi pandemi COVID-19 kondisi tersebut tidak berlaku, dalam waktu yang cepat para pegawai harus mengadopsi WFH tanpa melalui tahapan tersebut. Akan tetapi ada satu tahapan yang mutlak yaitu tahapan kesadaran . Para pegawai harus memiliki kesadaran menerima kondisi cara bekerja yang baru yaitu wfh, berkoordinasi dan mengambil keputusan secara online. Dalam Asture Solution . dinyatakan bahwa tingkat adopsi pegawai terhadap WFH menjadi kunci kelancaran proses bisnis suatu organisasi/institusi sehingga bisa menciptakan tingkat adoptability yang tinggi bagi para pegawai. Untuk menciptakan hal tersebut maka diperlukan sarana, prasarana dan koordinasi yang baik. METODE Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang persepsi pegawai terhadap Work from Home yang dilaksanakan selama pandemi COVID-19. Data kuantitatif deskriptif ini diperoleh melalui beberapa pertanyaan yang telah dibuat oleh penulis dan disebar secara online kepada Pegawai ASN Politeknik Penerbangan Makassar. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Gambaran Lokasi Penerlitian Politeknik Penerbangan Makassar sebelumnya bernama Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No 48 tahun 2019 tanggal 29 Juli 2019 tentang Organisasi dan tata Kelola Politeknik Penerbangan Makassar. ATKP Makassar resmi berubah menjadi Politeknik Penerbangan Makassar (Atmia & Aswar, 2018. Rossydi & Purbo Wartoyo, 2018. Irfan, 2. Politeknik Penerbangan Makassar mempunyai 2 . Kampus 1 berada di Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 daerah Maccopa tepatnya di Jalan Poros Makassar Maros KM 25 Maccopa Mandai Maros, sedangkan kampus 2 berdiri di atas tanah seluas 15 hektar di kawasan Desa Untia tepatanya di Jalan Salodong no 1 Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya. Makassar. Politeknik Penerbangan Makassar merupakan perguruan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan dan mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam bidang penerbangan. Program pendidikan yang diselenggarakan adalah program Diploma i Lalu Lintas Udara. Diploma i Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara. Diploma i Teknik Listrik Bandar Udara. Diploma i Teknik Pemeliharaan Pesawat Udara. Pegawai Penerbangan Makassar adalah Aparatus Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN). Dalam melaksanakan pekerjaannya, para pegawai melaksanakan pekerjaannya Seluruh kegiatan kepegawaian diatur oleh Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian. Berbagai peraturan ditetapkan dengan tujuan agar para pegawai fokus dalam melaksanakan pekerjaannya dan memastikan bahwa seluruh kegiatan perkantoran lancer. Profil Responden Responden dalam penelitian ini berasal ASN PoliteknikPenerbangan Makassar. Prosedur pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan google form. Kuesioner yang disebarkan kepada sebanyak 91 dan yang mengisi sebanyak 77 Pengiriman kuesioner dilakukan pada bulan pertengahan September sampai pada akhir September Perhitungan pengembalian disajikan pada Tabel. Tabel 1. Sampel dan Tingkat Pengembalian Sampel Kuesioner yang dikirim 91 eksemplar Kuesioner yang tidak direspon 14 eksemplar Kuesioner yang direspon 77 eksemplar Persentase Responden Responden yang menjawab sebagian item pertanyaan Responden memenuhi syarat masa kerja Kuesioner Persentase Akhir Sumber: Data Olahan . PEMBAHASAN Pelaksanaan WFH pada Politeknik Penerbangan Makassar dapat dikatakan berjalan lancar meskipun diterapkan secara mendadak dikarenakan Pandemi COVID-19. Hal ini dapat dilihat pada hasil kuesioner yang dibagikan kepada seluruh ASN. Dari jawaban responden dapat diketahui bahwa sebanyak 92,2% menyatakan bahwa pekerjaan mereka bisa dilaksanakan dirumah dan hanya 7,8% yang menyatakan bahwa pekerjaan mereka tidak dapat dilaksanakan dirumah. ASN yang menyatakan tidak pernah melaksanakan WFH adalah yang bekerja pada unit-unit yang membutuhkan kehadiran langsung seperti sarana dan prasarana, poliklinik, asrama. Sedangkan ASN yang melaksanakan WFH adalah ASN yang pekerjaannya berkaitan dengan administrasi dimana data-data, surat-surat bisa dikerjakan dari rumah seperti Satuan Pemeriksaan Interen. Satuan Penjaminan Mutu. Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Unit Pengembangan Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 Usaha. Unit Bahasa. Dosen. Laboratorium. Kepegawaian. Program Studi. Dapat dilihat bahwa 89. 6% ASN melaksanakan WFH dan perangkat yang paling banyak digunakan adalah Laptop. Selama melaksanakan WFH, sebanyak 68,8% pegawai memakai jaringan internet yang berasal dari Wifi, dan model interaksi yang dilakukan adalah campuran yaitu dengan tatap muka dan non tatap Dimasa pandemic covid-19. Politeknik Penerbangan Makassar melakukan rapat-rapat intern mupun ekstern dengan menggunakan aplikasi zoom meeting kemudian koordinasi lebih lanjut melalui WA group. Webinar digunakan untuk mengikuti seminar Ae seminar yang dilaksanakan secara online seperti webinar Kementerian Perhubungan. Kementerian Keuangan. Dosen di Politeknik Penerbangan Makassar dalam menggajar mengunakan aplikasi E-Learning. Zoom dan WA group. Waktu yang digunakan oleh para pegawai untuk terkoneksi dengan internet juga cukup cepat yaitu sebanyak 46,8% menjawab kurang dari 5 menit. Waktu yang dibutuhkan untuk bisa berinteraksi dengan rekan kerja juga relatif tidak terlalu lama yaitu sebanyak 36,4% responden menjawab 5-10 menit. Aplikasi meeting yang paling banyak digunakan oleh responden adalah Zoom, sebanyak 96,1% responden menggunakan aplikasi tersebut. Penggunaan aplikasi Zoom yang banyak dipakai selama WFH ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Danang. Deodatus et al . dalam "Pemilihan Aplikasi Meeting Online untuk Mendukung Work From Home Menggunakan Metode AHP". Dalam penelitian tersebut hasilnya Zoom mendapatkan nilai tertinggi 34,1% disusul oleh Google Meet sebesar 31,9%. Skype diurutan ketiga dengan nilai 18,7% dan terakhir adalah Webex sebesar 15,3% ASN Politeknik Penerbangan Makassar juga siap dalam melaksanakan WFH didukung dengan 50,6% responden menjawab siap dan 36,4% menjawab sangat siap. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ASN Poltekbang Makassar siap bekerja dari rumah dan bisa mengikuti perubahan Ae perubahan kondisi yang ada. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Darmawa. Eka dan Atmojo. Muhammad Eko . Penelitian tersebut dilakukan secara deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian Model menggunakan jurnal-jurnal sekunder seperti mengamati artikel, jurnal serta website Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan WFH yang diterapkan selama Pandemic Covid-19 belum berjalan dengan baik dikarenakan belum meratanya infrstruktur jaringan internet maupun listrik di indonesia, belum semua daerah siap dalam hal pendokumentasian digital dan belum semua instansi siap dalam penyediaan layanan berbasis teknologi informasi. Asture Solution . dinyatakan bahwa tingkat adopsi pegawai terhadap WFH menjadi kunci kelancaran proses bisnis suatu organisasi/institusi sehingga bisa menciptakan tingkat adoptability yang tinggi bagi para pegawai. Untuk menciptakan hal tersebut maka diperlukan sarana, prasarana dan koordinasi yang baik. Hal ini terbukti bahwa ASN Poltekbang Makassar adalah tangguh, dan pengalaman mereka dalam menggunakan aplikasi/platform untuk meeting adalah baik didukung dengan 61% responden menjawab baik dan 29,9% menjawab sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengalaman menggunakan aplikasi/platform untuk meeting adalah baik. Asture Solution . dinyatakan bahwa tingkat adopsi pegawai terhadap WFH menjadi kunci kelancaran proses bisnis suatu organisasi/institusi sehingga bisa menciptakan tingkat adoptability yang tinggi bagi para pegawai. Untuk menciptakan hal tersebut maka diperlukan sarana, prasarana dan koordinasi yang baik. Selama melaksanakan WFH para ASN Poltekbang Makassar juga mudah dalam berkoordinasi pekerjaan, sebanyak 57,1% responden menjawab mudah dan 23,4% menjawab sangat mudah. Asture Solution . melakukan survei secara online kepada berbagai kalangan bisnis/organisasi, serta profesi dan Hasil survei menunjukkan bahwa proses Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 koordinasi dan rapat secara remote . nline meetin. dengan menggunakan berbagai aplikasi teknologi berjalan dengan lancar dan efektif. Parameter yang digunakan adalah tingkat partisipasi pegawai . %), frekuensi rapat yang memadai . %), proses koordinasi yang lancar . %), proses koordinasi yang lancar . %), dan pemimpin terampil mengelola pertemuan online . %). Data asture solution juga menunjukkan 55% responden merasa bekerja lebih produktif dalam skema WFH. Sementara 45% tidak setuju bahwa skema WFH membuat bekerja lebih WFH juga dirasakan sangat nyaman dengan 57,1% responden menjawab nyaman dan 28,6% menjawab sangat nyaman hal ini sesuai dengan penelitian Wahyuningsih. Bernadetta Wiwik et. "Peran Mediasi Job Related Tension pada Hubungan Work Family conflict and Family Work Conflict" dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa berdasarkan tipe mediasi yang digambarkan pada uji sobel maka variabel Job related tension dalam memediasi hubungan antara work family conflict terhadap job performance merupakan type No Mediation, sehingga dapat dikatana bawak work family conflict tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Job Performance atau dengan kata lain variabel Job Related Tension gagal berfungsi sebagai variabel intervening yang memediasi pengaruh work family conflict terhadap job Dari Penjelasan diatas sehingga dapat diketahui alasan mengapa pada saat WFH ASN Poltekbang Makassar "Nyaman", yaitu karena bekerja dirumah sehingga selalu bisa bertemu dengan keluarga. Adapun kekurangan selama WFH rata-rata menjawab dikarenakan oleh jaringan internet yang tidak stabil. Akan tetapi dalam pelaksanaan WFH 77,6 responden menjawab tidak terjadi miskomunikasi dengan atasan dan rekan kerja, sehingga dapat disimpulkan bahwa jaringan internet yang tidak stabil bisa diatasi. Pelaksanaan WFH pada Politeknik Penerbangan Makassar juga selalu dimonitor oleh atasan langsung melalui wa, telepon maupun laporan pekerjaan mingguan, sebanyak 94,8% responden menjawab selalu dimonitor oleh atasan langsung selama melaksanakan WFH. Daantje Derks & Arnold B. Baker . dalam AuSmartphone Use. Work Home Interference, and Burnout : A Diary Study on the Role of RecoveryAy melakukan penelitian terhadap 69 responden yang menggunakan smartphone atau ponsel pintar selama bekerja. Untuk pertanyaan deskriptif Auapakah kekurangan WFH?Ay jawaban responden yang paling banyak adalah masalah koordinasi pekerjaan, kemudian sulitnya jaringan dan ada beberapa pekerjaan yang memang membutuhkan tatap muka seperti tanda tangan atasan hal ini disebabkan karena Politeknik Penerbangan Makassar belum menerapkan tanda tangan elektronik sehingga pada saat seperti ini paraf atau tanda tangan manual menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Jawaban responden diatas sesuai dengan hasil survei yang dilakukan oleh kemenkeu kekurangan WFH yaitu : sulitnya melakukan monitoring pekerja, sehingga diperlukan sistem yang baik untuk memonitor setiap pekerja, kemudian hilangnya motivasi dalam bekerja karena merasa tidak diawasi oleh atasan langsung sehingga membuat lebih santai dalam menyelesaikan pekerjaan, gangguan miskomunikasi, masalah keamanan data, biaya operasional dirumah meningkat, serta tidak semua pekerjaan bisa dilakukan dirumah . Selama melaksanakan WFH sebanyak 64,9% responden menjawab bahwa bisa produktif saat melaksanakan pekerjaan dari rumah, bahkan 15,6% mengaku sangat produktif. Sebanyak 57,1% responden menjawab bahwa kantor sudah siap dalam menerapkan WFH, sebanyak 24,7% menyatakan bahwa kantor sangat siap. Akan tetapi pada saat ditanya apakah anda lebih senang WFH atau dikantor, 59,7% menjawab lebih senang dikantor dan setelah pandemi selesai sebanyak 54,5% menjawab lanjut bekerja dikantor seperti biasa. Hal ini berkaitan dengan pertanyaan deskriptif Auapakah hambatan selama melaksanakan WFH?Ay. Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 4 Nomor 1 Juni 2021 P-ISSN 2622-0105 | E-ISSN 2716-1196 jawaban responden Dari bahwa hambatan selama melaksanakan WFH adalah Jaringan internet yang bermasalah. Hal ini juga berkaitan dengan pertanyaan deskriptif Auapa kekurangan WFH?Ay Dari jawaban responden diatas yang paling banyak adalah masalah koordinasi pekerjaan, kemudian sulitnya jaringan dan ada beberapa pekerjaan yang memang membutuhkan tatap muka seperti tanda tangan atasan hal ini disebabkan karena Politeknik Penerbangan Makassar belum menerapkan tanda tangan elektronik sehingga pada saat seperti ini paraf atau tanda tangan manual menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bekerja dikantor merupakan kenyamanan tersendiri bagi para ASN sehingga pekerjaan dikantor dan dirumah bisa dibedakan. Pada saat pulang kerumah bisa langsung istirahat, akan tetapi pada saat wfh pekerjaan terus menerus ada karena kantor berpindah kerumah. ASN Politeknik penerbangan makasar juga mengharapkan kuota internet ditanggung, karena pengeluaran internet dan listrik menjadi membengkak selama melaksanakan WFH. Hal ini berkaitan dengan pertanyaan deskriptif Ausaran dan masukan selama WFHAy Dari jawaban responden, yang paling banyak disarankan adalah pemberian kuota internet hal ini dikarenakan pemakaian data internet yang sangat banyak responden menggunakan data internet 35,1% responden menggunakan lebih dari 10GB selama seminggu, sebanyak 28,6% menggunakan 10-20 GB, sebanyak 19,5% menggunakan 20-30 GB, sebanyak 10,4% penggunaan internetnya diatas 40 GB, dan sebanyak 6,4% menggunakan 30-40 GB selama seminggu. ASN lebih senang bekerja di kantor dan berharap berkantor seperti biasa setelah pandemi COVID-19 selesai. Aplikasi yang paling banyak digunakan selama melaksanakan WFH adalah Zoom Meeting yaitu sebanyak 96,1% Sebanyak 79,2% ASN melaksanakan WFH dengan menggunakan perangkat laptop. Kendala yang terjadi selama melaksanakan WFH adalah mengakibatkan terjadi miskomunikasi dengan atasan ataupun rekan kerja. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dan analisa diatas bahwa persepsi Aparatur Sipil Negara (ASN) Poltekbang Makassar pelaksanaan Work from Home (WFH). Pegawai merasa siap, nyaman dan produktif selama melaksanakan WFH. DAFTAR PUSTAKA