Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Sistem Informasi Absensi Pegawai Honorer Berbasis Web Pada UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang Isti Ayu Hanidah1. Laela Kurniawati2 Universitas Nusa Mandiri Jakarta12 Istiayuhanidah2@gmail. Laela@nusamandiri. Abstrak - UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang merupakan unit pelaksana teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cianjur yang berperan penting dalam operasional, pengelolaan, serta pemeliharaan sumber daya air di wilayah kerjanya. Dalam mendukung kelancaran kegiatan administrasi kepegawaian, sistem absensi pegawai honorer masih dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan permasalahan, seperti risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan dalam proses rekapitulasi, serta kurangnya akurasi dalam pemantauan kedisiplinan pegawai. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan efektivitas pengawasan dan berdampak pada kinerja organisasi secara keseluruhan. Untuk mengatasi kendala tersebut, penelitian ini merancang sistem absensi berbasis web yang diharapkan mampu mempermudah proses pencatatan kehadiran, mempercepat rekapitulasi data, dan meningkatkan keakuratan dalam pemantauan disiplin pegawai secara efisien maupun efektif. Aplikasi absensi ini dikembangkan dengan menggunakan model Waterfall. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan dukungan basis data MySQL sebagai media Dengan adanya sistem ini, proses absensi di lingkungan UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang diharapkan dapat berjalan lebih akurat, cepat, terintegrasi, serta mendukung peningkatan kedisiplinan pegawai. Kata kunci: Absensi manual. Sistem Absensi. Website Abstract - The Irrigation Infrastructure Services Unit (UPTD) of Region i Ciranjang is a technical implementation unit of the Public Works and Spatial Planning Department of Cianjur Regency that plays an important role in the operation, management, and maintenance of water resources in its working In supporting the smooth running of personnel administration activities, the attendance system for honorary employees is still carried out manually, which often causes problems, such as the risk of recording errors, delays in the recapitulation process, and lack of accuracy in monitoring employee This condition has the potential to reduce the effectiveness of supervision and impact the overall performance of the organization. To overcome these obstacles, this study designed a web-based attendance system that is expected to simplify the process of recording attendance, accelerate data recapitulation, and improve accuracy in monitoring employee discipline efficiently and effectively. This attendance application was developed using the Waterfall model, the programming language used is PHP with the support of a MySQL database as a storage medium. With this system, the attendance process in the UPTD Irrigation Infrastructure Services Unit of Region i Ciranjang is expected to run more accurately, quickly, and integratedly, and support the improvement of employee discipline. Keywords: Manual attendance. Attendance System. Website PENDAHULUAN Perkembangan teknologi mengarah pada perkembangan manusia dalam melakukan Salah satu manfaat membentuk teknologi ini bisa memudahkan untuk menerima info dengan cepat. Sistem absensi adalah hal yang sangat penting dalam perusahaan atau instansi untuk mengatuhui kehadiran pegawai di suatu perusahaan atau intansi tersebut(Reza Prayogge & Megawati, 2. Absensi adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang rutinitas yang dilakukan yang membuktikan bahwa seseorang telah hadir pada suatu acara. Absensi ini berkaitan dengan disiplin yang ditentukan oleh masing-masing pegawai. Absensi adalah dokumen yang mencatat jam hadir suatu pegawai dalam perusahaan atau instansi tersebut (Monika et al. , 2. ISSN: 2338-9761 (Onlin. UPTD Peyanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang merupakan instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang sumber daya air yang memiliki tujuan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian dengan membangun saluran dan gedung-gedung irigasi yang baik sehingga akhirnya dapat meningkatkan kesejahteran Masyarakat. Pada dasarnya pegawai honorer UPTD Pelayanan Insfrstruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang dalam melakukan aktivitas absensi masih menggunakan metode manual, sehingga diharuskan pegawai honorer untuk mencatat waktu masuk dan pulang di buku absensi pada seiap harinya. Dalam hal ini kemungkinan akan membuat menimbulkan kesalahan dalam pencatatan, sulit juga dalam melakukan rekapan data memerlukan waktu yang banyak. Maka dari itu data yang akurat diperlukan supaya proses penyusunan laporan absensi tidak mengalami Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta hambatan pegawai honorer tersebut (Syahril et , 2023. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah sistem absensi pegawai berbasis web yang dapat mempermudah proses pencatatan, kehadiran secara efisien dan efektif. Sistem absensi pegawai berbasis web adalah Solusi yang tepat untuk membuat disiplin pegawai, meningkatkan efesiensi, dapat memantau pegawai yang sering absen, dalam proses pengelolaan absensi pegawai, dan membantu mempermudah dalam penginputan data (Hanafi & Hasugian, 2. Sistem absensi pegawai berbasis web dapat membantu pegawai dalam melakukan absen secara efektif dan tidak dapat kecurangan dalam absen (Arribe & Ryandi. Kegunaan situs web saat ini sangat berpengaruh penting dalam sistem administrasi data, untuk pemantauan kehadiran pegawai. Sistem kehadiran berbasis web menggantikan sistem manual dalam pecatatan waktu kehadiran pegawai dengan antarmuka web, dan juga sistem abensi berbasis web dapat membantu memproses data kehadiran pegawai menghasikan laporan yang diperlukan untuk kinerja pegawai (Cavendis & Wahidin, 2. Sistem mempermudah pegawai dalam melakukan absensi dam mempermudah memonitoring absensi pegawai tersebut (Sofyan et al. , 2. sistem absensi berbasis web dapat mengetahui secara langsung mengenai absensi pegawai (Sianturi & Wijoyo, n. ), sistem absensi berbasis web dapat meminimalisasi Tingkat kesalahan dalam pencatatan dan memudahkan dalam pengelolaan daftar hadir(Jasvina Wanda & Basri, 2. Melalui sistem absensi berbasis online, rekapitulasi data absensi dapat dilakukan dengan lebih cepat, efektif, dan akurat. Hal ini dikarenajan proses rekap absensi pun lebih minim akan kesalahan (Dalis et al. , 2. Beberapa penelitian terdahulu telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan dalam pencatatan absensi pegawai. (Purwanto et al. mengembangkan sistem absensi online berbasis web dengan penggunaan GPS yang memungkinkan verifikasi lokasi kehadiran pegawai secara real-time, sehingga dapat mencegah kecurangan absensi (Purwanto et al. Penelitian lain oleh (Ilahi & Hadi, 2. merancang sistem informasi absensi karyawan berbasis web dengan integrasi GPS di PT. Kurnia Maju Perkasa. Sistem tersebut memanfaatkan PHP dan MySQL untuk menyimpan serta memproses data absensi, sehingga proses rekapitulasi menjadi lebih cepat (Ilahi & Hadi, 2. ISSN: 2338-9761 (Onlin. Selain itu, (Bilqis et al. , 2. menerapkan sistem absensi berbasis QR Code pada Kantor Desa Cinta Raja untuk menggantikan metode Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QR Code dapat mempercepat proses absensi dan meningkatkan keakuratan data kehadiran (Bilqis et al. , 2. Di bidang pendidikan, (Mairani et al. , 2. membangun sistem informasi absensi guru berbasis web di SMK Negeri 1 Sintuk Toboh Gadang. Sistem ini diuji dengan metode alpha dan beta, dan terbukti mempermudah pengelolaan data kehadiran guru (Mairani et al. , 2. Penelitian yang lebih relevan dilakukan oleh (Maulidiyani & Dana, 2. mengenai sistem absensi pegawai honorer berbasis web pada Dinas Sosial Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menekankan permasalahan pada pencatatan manual yang memakan waktu serta berisiko terjadi kesalahan rekapitulasi, sehingga sistem web yang dirancang mampu meningkatkan efisiensi administrasi (Maulidiyani & Dana, 2. Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, dapat dilihat bahwa sistem absensi berbasis teknologi informasi telah banyak dikembangkan dengan pendekatan yang beragam, seperti integrasi GPS, penggunaan QR Code, maupun aplikasi web. Namun demikian, sebagian besar penelitian masih berfokus pada perusahaan swasta, desa, atau institusi pendidikan, sementara konteks instansi pemerintah daerah dengan pegawai honorer belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi dengan merancang sistem absensi pegawai berbasis web khusus untuk UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang. Sistem ini diharapkan mampu mempermudah proses pencatatan kehadiran, mempercepat pencarian dan rekapitulasi data, serta meningkatkan akurasi laporan absensi pegawai honorer sehingga mendukung peningkatan kinerja organisasi. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem absensi pegawai berbasis web pada UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang untuk menggantikan pencatatan Sistem ini ditujukan agar proses absensi lebih cepat, akurat, dan efisien, sekaligus meningkatkan transparansi data, menyediakan laporan kehadiran yang dapat mendukung evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan manajerial. II. METODOLOGI PENELITIAN Teknik Pengumpulan Data Observasi Observasi dilakukan untuk meneliti dan memahami secara langsung bagaimana proses absensi pegawai honorer yang saat ini berjalan Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta di UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang. HASIL DAN PEMBAHASAN Pemodelan Use Case Diagram Wawancara Wawancara dilakukan secara langsung dalam bentuk tanya jawab dengan pihak terkait, termasuk penanggung jawab absensi pegawai honorer di UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang, guna memperoleh informasi sesuai dengan topik penelitian. Studi Pustaka Studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, dan dokumen yang membahas tentang sistem absensi serta pengelolaan data yang relevan dengan topik penelitian. Model Pengembangan Sistem Pada pengembangan sistem website ini menggunakan metode waterfall, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: Analisa Kebutuhan Sistem Tahap ini bertujuan untuk memahami sistem informasi pada UPTD Pelayanan Infrastruktur Iriigasi Wilayah i Ciranjang. Pada fase ini menangkap kebutuhan penggunna pada Tingkat sistem dengan mendefinisikan konsep sistem menghubungkan dengan lingkungan sekitar. Desain Tahapan desain adalah gambaran lengkap dari apa yang akan dikerjakan oleh sistem dan bagaimana tampilan sistem yang diinginkan. sistem absensi berbasis web mencangkup database antarmuka pengguna, dan perkodean program bedasarkan Analisa kebutuhan Sumber: Penulis . Gambar 1. Use Case Diagram Sistem Informasi Absensi Gambar 1. merupakan diagram use casse dari sistem informasi absensi yang menggambarkan interaksi antara dua aktor utama, yaitu Kepegawaian dan Pegawai, dengan sistem informasi absensi. Setiap aktor memiliki hak akses dan fungsi tertentu yang diakomodasi oleh sistem. Activity Diagram Login Code Generation Sistem absensi berbasis web menggunakan Bahasa pemograman yang sesuai dengan yang dibuat pada tahap desain. Testing Pada tahap ini dilakukan tahap pengujian dengan menggunakan pengujian black box. Dalam hal ini dilakukan untuk memeriksa kesalahan dan memastikan output sesuai dengan yang di harapkan. Support Perangkat lunak yang sudah jadi dioperasikan dan dilakukan pemeliharaan, pemeliharaan ini dimaksud dengan memperbaiki kesalahan, dan memantau kineja sistem serta memperbaharui sistem sesuai kebutuhan. ISSN: 2338-9761 (Onlin. Sumber: Penulis . Gambar 2. Activity Diagram Login Gambar 2 menggambarkan alur aktivitas login pada sistem informasi absensi, mulai dari pengguna memasukkan data hingga masuk ke halaman utama atau gagal login. Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Activity Diagram Kelola Data Pegawai diantarannya, tambah data cabang, edit data cabang, hapus data cabang Activity Diagram Absen Sumber: Penulis . Gambar 3. Activity Diagram Data Pegawai Gambar 3 menggambarkan alur proses pengelolaan data karyawan dalam sistem Proses ini mencakup aktivitas menambah data, memperbarui data, mengatur Diagram menunjukkan pilihan . ecision poin. yang dapat dipilih oleh pengguna sesuai kebutuhan. Activity Diagram Kelola Data Caang Sumber: Penulis . Gambar 5. Activity Diagram Melakukan Absen Gambar 5 menunjukkan alur pegawai melakukan absensi dengan memilih jam kerja, lalu sistem memverifikasi data. Jika data tidak valid, proses absen gagal dan perlu diulang, sedangkan jika valid, absensi dicatat berhasil dan laporan data tersimpan, sehingga proses Activity Diagram Monitor Absen Sumber: Penulis . Sumber: Penulis . Gambar 6. Activity Diagram Monitor Absen Gambar 4. Activity Diagram Data Cabang Gambar 4 menggambarkan aktifitas ketika aktor bagian kepegawaian melakukan kegiatan ISSN: 2338-9761 (Onlin. Gambar 6 memperlihatkan proses pemantauan absensi yang dimulai dari aktivitas monitor Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta absen, dilanjutkan dengan memilih tanggal absensi, lalu sistem memverifikasi data. Jika verifikasi gagal, proses dihentikan dan pengguna perlu mengulang, sedangkan jika valid, sistem menampilkan laporan data absensi dan proses berakhir. menggambarkan aktifitas ketika aktor bagian pegawaian melakukan kegiatan diantarannya, monitor absen. Sequence Diagram Login Gambar 8 menjelaskan interaksi antar objek dalam proses absensi pegawai. Pegawai melakukan absen dengan memilih jam kerja, ketika jam kerja dipilih dan di cek oleh sistem, jika berhasil akan masuk ke halaaman data absen, dan jika tidak akan kembali ke halaman Sequence Diagram Pegawai Sumber: Penulis . Sumber: Penulis . Gambar 7. Sequence Diagram Login Gambar 9 Sequence Diagram Pegawai Gambar 7 menggambarkan interaksi antar objek saat pegawai melakukan proses login. Proses dimulai ketika pegawai membuka halaman login dan memasukkan username serta password. Data tersebut dikirim ke control login untuk dilakukan pengecekan ke database. Jika username dan password tidak valid, sistem mengembalikan pesan kesalahan. Namun, jika valid, sistem mengembalikan status berhasil dan pegawai diarahkan ke dasbor. Diagram ini memperlihatkan alur komunikasi dari input pengguna hingga validasi data ke database dan hasil yang ditampilkan. Sequence Diagram Absen Gambar 9 adalah alur saat bagian kepegawaian mengelola data pegawai, dimulai dengan melakukan akses halaman data pegawai dan menambahkan data pegawai baru, ketika data pegawai dimasukan dan di cek oleh sistem, jika berhasil akan muncul data pegawai yang telah ditambahkan, dan jika tidak akan kembali ke halaman data pegawai. Sequence Diagram Cabang Sumber: Penulis . Sumber: Penulis . Gambar 8 Sequence Diagram Absen ISSN: 2338-9761 (Onlin. Gambar 10 Sequence Diagram Cabang Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Gambar 10 menjelaskan ketika Kepegawaian melakukan akses halaman data cabang dengan menambahkan data cabang, ketika data cabang dimasukan dan di cek oleh sistem, jika berhasil akan muncul data cabang yang telah ditambahkan, dan jika tidak akan kembali ke halaman data cabang. Sequence Diagram Monitor Absen Gambar 12 menunjukkan desain halaman login sistem absensi. Halaman ini menyediakan field untuk memasukkan ID dan Password, dilengkapi opsi Forgot Password? serta tombol Log in berwarna hijau sebagai akses masuk ke Desain sederhana dengan latar biru memudahkan pengguna dalam proses login. Halaman Data Pegawai Sumber: Penulis . Sumber: Penulis . Gambar 11. Sequence Diagram Monitor Absen Gambar 11 adalah alur saat Kepegawaian melakukan akses halaman monitor absen, dengan memasukan tanggal yang akan dilihat, ketika tanggal dimasukan dan di cek oleh sistem, jika berhasil akan muncul data absen, dan jika tidak akan kembali ke halaman data monitor Gambar 13. Halaman Data Pegawai Gambar 13 halaman data pegawai, digunakan pengguna ketika aktor bagian kepegawaian untuk melakukan kegiatan diantarannya, tambah data pegawai, edit data pegawai, seting jam kerja, reset password, hapus data pegawai. Halaman Data Cabang Desain Halaman Login Sumber: Penulis . Gambar 14. Halaman Data Cabang Gambar 14 menujukan halaman sistem yang digunakan pengguna ketika aktor bagian diantarannya, tambah data cabang, edit data cabang, hapus data cabang. Sumber: Penulis . Gambar 12. Halaman Login Sistem Informasi Absensi ISSN: 2338-9761 (Onlin. Vol. 13 No. 2 Ae Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Halaman Monitoring Presensi Gambar 17 menunjukan halaman sistem absensi yang digunakan pengguna ketika bagian pegawai untuk melihat histori absen. Halaman Save Absen Sumber: Penulis . Gambar 15. Halaman Monitoring Presensi Digunakan untuk melakukan monitoring Sumber: Penulis . Halaman Presensi Gambar 18. Save Absen Gambar 18 adalah halaman sistem yang digunakan pengguna ketika bagian pegawai untuk memilih menyimpan absen. Gambar 16 adalah halaman presensi yang digunakan pengguna ketika bagian pegawai untuk melakukan absensi masuk dan pulang. IV. KESIMPULAN DAN SARAN Sistem absensi pegawai berbasis web pada UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah i Ciranjang menggantikan pencatatan manual sehingga proses absensi menjadi lebih cepat, akurat, efisien, serta mendukung transparansi data, pengarsipan digital, dan penyusunan laporan kehadiran bagi evaluasi kinerja. Agar sistem berjalan optimal, disarankan dilakukan evaluasi berkala untuk memastikan fungsionalitasnya serta diberikan pelatihan kepada pengguna agar mampu mengoperasikan aplikasi dengan baik. Halaman Histori Absen REFERENSI