ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 ANALISIS PENGARUH FREE CASH FLOW. INVESTMENT OPPORTUNITY SET DAN FIRM SIZE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA Virda Yudhiarti Email: virdayudhiarti9@gmail. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Dharma Pontianak ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah free cash flow, investment opportunity set, dan firm size berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan sampel sebanyak empat puluh perusahaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi laporan keuangan di IDX. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa free cash flow dan investment opportunity set mempunyai pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan firm size tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan. Kemampuan model yang digunakan untuk memberikan penjelasan terhadap nilai perusahaan sebesar 6,50 persen. KATA KUNCI: free cash flow, investment opportunity set, firm size dan nilai perusahaan. PENDAHULUAN Perkembangan pasar modal yang sangat pesat memberikan dampak bagi perusahaan-perusahaan yang sudah go public untuk mencapai tujuan utama perusahaan diantaranya adalah untuk mencapai keuntungan maksimal, memakmurkan pemilik atau pemegang saham dan memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin pada harga Hal tersebut mendorong setiap perusahaan yang bersaing untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan yang kuat akan bertahan lebih lama dalam dunia bisnis yang ada, sebaliknya perusahaan yang tidak mampu bersaing dengan perusahaan yang lain kemungkinan akan mengalami kebangkrutan. Kemakmuran pemilik tampil pada nilai perusahaan yang perubahannya ditentukan oleh kinerja dan kepemilikan perusahaan. Free cash flow mencerminkan kas yang benarbenar tersedia dan tidak digunakan dalam kegiatan operasional sehingga di distribusikan kepada investor. Free cash flow ini sering menjadi pemicu timbulnya perbedaan kepentingan antara pemegang saham dan manajer. Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan kepentingan diantara kedua belah pihak, yaitu pemegang saham menginginkan sisa dana tersebut dibagikan untuk meningkatkan kesejahteraannya. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Investment opportunity set (IOS) adalah set kesempatan investasi yang merupakan pilihan investasi di masa yang akan datang dan mencerminkan adanya pertumbuhan aktiva dan ekuitas. IOS dipilih sebagai variabel independen kedua karena kesempatan investasi suatu perusahaan juga diduga berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Firm size menggambarkan besar kecilnya aktiva yang dimiliki suatu perusahaan. Ukuran perusahaan dapat dikatakan sebagai kemampuan perusahaan dalam menyediakan jumlah dan berbagai kapasitas produksi atau jasa. Ukuran suatu perusahaan diduga merupakan faktor penting dalam membentuk nilai perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah, untuk menganalisis free cash flow, investment opportunity set dan firm size terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini bermanfaat untuk menambah informasi mengenai free cash flow, investment opportunity set, firm size dan nilai perusahaan. Objek penelitian pada perusahaan Sektor Pertambangan di BEI selama periode 2015-2020. KAJIAN TEORITIS Menurut Arviansyah . , nilai perusahaan adalah hal yang sangat penting karena dengan adanya nilai perusahaan yang tinggi akan memengaruhi tingkat kepercayaan dan menaikkan kemakmuran para pemegang sahamnya. Harga saham yang tinggi mengindikasikan tingginya nilai perusahaan. Kekayaan yang dimiliki pemegang saham dan perusahaan ditunjukkan berdasarkan harga pasar saham yang adalah cerminan berdasarkan hasil keputusan investasi, pendanaan, dan manajemen aset. Nilai perusahaan merupakan cerminan berdasarkan kesejahteraan bagi perusahaan dan investornya. Semakin tinggi nilai perusahaan mengindikasikan kesejahteraan pemiliknya juga tinggi. Dalam penelitian ini alat ukur yang dipakai merupakan price to book value (PBV). Sawir . berpendapat bahwa rasio PBV mendeskripsikan nilai pasar keuangan terhadap manajemen dan organisasi berdasarkan perusahaan yang sedang berjalan . oing PBV diperoleh berdasarkan perbandingan harga antar saham menggunakan nilai buku berdasarkan saham perusahaan. Semakin tinggi PBV menunjukkan semakin berhasil perusahaan membangun nilai bagi pemegang saham karena meningkatnya PBV berarti menandakan bahwa harga saham meningkat. Suatu perusahaan yang berjalan baik menggunakan staf manajemen yang bertenaga dan organisasi yang berfungsi kurangnya sama menggunakan nilai buku aktiva fisiknya. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Rumus menghitung PBV merupakan: PBV= Harga Pasar Per Saham Nilai Buku Per Saham Brigham dan Houston dalam Chandra . menyatakan free cash flow merupakan kas yang benar-benar tersedia untuk didistribusikan pada para investor sesudah perusahaan menempatkan semua investasinya dalam aktiva tetap, produk-produk baru dan modal kerja yang diharapkan buat mempertahankan aktivitas operasi yang sedang Free cash flow mencerminkan kas yang benar-benar tersedia dan tidak dipakai pada aktivitas operasional sebagai akibatnya pada distribusikan pada investor. Free cash flow yang masih ada dalam perusahaan tentu akan mempengaruhi kinerja perusahaan Free cash flow adalah dimana sebuah perusahaan mempunyai dana yang berlebih, yang seharusnya didistribusikan pada para pemegang saham namun keputusan tadi ditentukan oleh kebijakan manajemen (Arieska dan Gunawan, 2. Lomanto . menyatakan pemegang saham menginginkan kesejahteraan melalui pembagian dividen, sedangkan manajemen menginginkan kas bebas tadi dipakai buat berinvestasi dalam proyek-proyek menguntungkan, karena pada saat yang akan tiba akan menambah bonus bagi manajemen. Sehingga free cash flow juga akan mengakibatkan masalah agency problem. Dalam penelitian ini alat ukur yang dipakai merupakan ratio free cash flow. Dimana nilai free cash flow merupakan arus kas operasi dikurangi belanja modal bersih dikurangi perubahan pada modal kerja bersih dibagi menggunakan total aset (Ross et al, 2. FCF dapat diformulasikan sebagai berikut: Arus Kas OperasiBelanja Modal BersihPerubahan dalam Modal Kerja Bersih FCF = Total Aset Hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Andini et al, . menunjukkan bahwa free cash flow berpengaruh positif dan signifikan pada nilai perusahaan. Penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Embara et al, . Mayarina dan Titik . yang menemukan bahwa free cash flow tidak berpengaruh terhadap nilai Hal ini dikarenakan free cash flow yang terdapat dalam perusahaan sebagian besar digunakan untuk membiayai riset dan pengembangan, serta biaya iklan, sedangkan untuk investasi memiliki porsi yang kecil. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Dengan argumentasi dan penelitian terdahulu mengenai free cash flow, maka dirumuskan hipotesis sebagai berikut: : free cash flow berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Investment opportunity set adalah gabungan antara assets in place . ktiva riil yang dimilik. menggunakan pilihan investasi pada ketika yang akan tiba menggunakan net present value positif. Secara umum set kesempatan investasi merupakan interaksi antara pengeluaran saat ini dan pada masa yang akan datang menjadi hasil berdasarkan keputusan investasi untuk membentuk nilai perusahaan. Hubungan antara IOS dan nilai perusahaan terjelaskan melalui signaling theory, dimana investor akan memberikan sinyal positif terhadap perusahaan yang mempunyai IOS tinggi, karena lebih menjanjikan return pada masa yang akan datang (Mahardika et al, 2. IOS merupakan set kesempatan investasi yang adalah pilihan investasi pada masa yang akan datang dan mencerminkan adanya pertumbuhan aktiva dan ekuitas. Nilai perusahaan yang dibuat melalui indikator nilai pasar saham juga sangat ditentukan oleh peluang-peluang investasi. Peluang investasi yang terdapat mendorong perusahaan buat menentukan investasi menggunakan tingkat pengembalian yang tinggi. Nilai perusahaan yang dibuat melalui indikator nilai pasar saham juga sangat ditentukan oleh peluangpeluang investasi. Secara umum IOS mendeskripsikan mengenai luasnya kesempatan atau peluang-peluang investasi bagi suatu perusahaan tetapi sangat tergantung dalam pilihan pengeluaran perusahaan buat kepentingan dimasa yang akan tiba. Alat ukur yang dipakai pada mengukur IOS merupakan price earning ratio. Semakin kecil PER suatu saham maka akan semakin baik sebagai akibatnya sanggup disimpulkan bahwa rasio PER mempunyai efek yang berbanding terbalik terhadap harga saham (Tryfino, 2009: . Rasio PER mencerminkan bahwa suatu perusahaan yang nilainya tinggi berarti saham perusahaan juga bernilai tinggi. Rumus menghitung PER adalah: PER= Harga Jual Saham Laba Per Saham EPS Hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Rizqia, et al. menunjukkan bahwa investment opportunity set (IOS) berpengaruh positif dan signifikan pada nilai Penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sari dan Jufrizen . menunjukkan bahwa Investment Opportunity Set (IOS) tidak berpengaruh pada nilai perusahaan. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Dengan argumentasi dan penelitian terdahulu mengenai investment opportunity set, maka dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H2 : investment opportunity set berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Menurut Munawir . ukuran perusahaan adalah ukuran atau besarnya aset yang dimiliki oleh perusahaan. Besar kecilnya perusahaan bisa diukur menurut total aset. Semakin besar berukuran perusahaan, keterangan yang tersedia buat investor pada pengambilan keputusan sehubungan menggunakan investasi pada saham perusahaan tadi cenderung semakin banyak, sebagai akibatnya semakin besar perusahaan maka semakin baik nilai perusahaannya. Ukuran perusahaan merupakan salah satu variabel yang dipertimbangkan pada memilih nilai suatu perusahaan. Ukuran perusahaan adalah cerminan total berdasarkan aset yang dimiliki suatu perusahan. Jadi ukuran perusahaan bisa dikatakan menjadi sesuatu yang bisa mengukur atau memilih nilai besar atau kecilnya perusahaan. Semakin besar berukuran perusahaan maka nilai perusahaan meningkat. Firm size . kuran perusahaa. mendeskripsikan besar kecilnya aktiva yang dimiliki suatu perusahaan. Ukuran perusahaan bisa dikatakan menjadi kemampuan perusahaan pada menyediakan jumlah dan aneka macam kapasitas produksi atau jasa. Ukuran suatu perusahaan adalah faktor utama pada memilih Semakin besar ukuran perusahaan, maka investor akan memperhitungkan pengambilan keputusan pada investasi semakin banyak. Ukuran perusahaan adalah suatu indikator yang bisa menampakan kondisi Ukuran perusahaan merupakan suatu skala dimana bisa diklasifikasikan besar kecilnya perusahaan menggunakan aneka macam cara antara lain: total aktiva, nilai pasar saham, log size dan lain-lain. Ukuran perusahaan adalah suatu indikator yang bisa memperlihatkan kondisi atau ciri suatu organisasi atau perusahaan dimana masih ada beberapa parameter yang dipakai buat memilih ukuran besar atau kecilnya perusahaan. Dalam penelitian ini alat ukur yang dipakai merupakan Size. Menurut Rahmawati . 5: . ukuran aset perusahaan diukur sebagai logaritma natural (L. berdasarkan total aset perusahaan. Perusahaan yang mempunyai berukuran perusahaan besar cenderung mudah pada menaikkan nilai perusahaan. Perusahaan besar juga mempunyai kemampuan buat membentuk kinerja lebih besar dibanding perusahaan kecil. Firm size bisa menyebabkan nilai perusahaan yang semakin tinggi (Satrio, 2. Rumus menghitung size adalah: ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Size = Ln Total Asset Hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Priyastuty . ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rachmawati . dan Pratiwi . menemukan bahwa ukuran perusahaan perpengaruh positif signifikan terhadap nilai Dengan argumentasi dan penelitian terdahulu mengenai firm size, maka dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H3 : firm size berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan studi asosiatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh perusahaan yang terdaftar pada perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi laporan keuangan di website IDX. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, berdasarkan kriteria penentuan sampel pada penelitian ini adalah perusahaan yang telah melakukan IPO sebelum tahun 2015. Pada penelitian ini penulis menggunakan SPSS 23 untuk pengujiam data. Teknik analisis data dalam penelitian dengan analisis regresi linear berganda. PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif TABEL 1 PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DI BEI STATISTIK DESKRIPTIF FCF IOS SIZE PBV Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation Sumber: Data Olahan, 2022 Berdasarkan Tabel 1 variabel free cash flow (FCF), investment opportunity set (IOS), firm size dan nilai perusahaan (PBV) dengan total 234. Data ini diperoleh dari 39 sampel perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Uji Asumsi Klasik Pengujian dengan permodelan regresi linear berganda berbasis ordinary least square (OLS). Pengujian mencakup multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan Hasil menunjukkan tidak adanya permasalahan asumsi klasik. Koefisien Determinasi (RA) Berikut adalah hasil uji koefisien determinasi: TABEL 2 PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DI BEI KOEFISIEN DETERMINASI Model R Square Predictors: (Constan. FCF. IOS. SIZE Dependent Variable: PBV Sumber: Data Olahan, 2022 Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Berdasarkan Tabel 2 diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (RA) adalah sebesar 0,065. Angka tersebut menunjukkan bahwa pengaruh variabel free cash flow, investment opportunity set, dan firm size terhadap nilai perusahaan sebesar 6,50 persen, sedangkan sisanya yaitu sebesar 93,50 persen dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji F Hasil pengujian yang dilakukan oleh penulis terhadap model yang digunakan adalah sebagai berikut: TABEL 3 PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DI BEI UJI F Model Sum of Squares Regression Residual Total Dependent Variable: PBV Predictors: (Constan. FCF. IOS. SIZE Mean Square Sig. Sumber: Data Olahan, 2022 Dari Tabel 3 dapat dilihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0,003 berada dibawah 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa model yang digunakan dalam penelitian ini layak atau diterima yaitu adanya pengaruh signifikan antara variabel free cash flow, investment opportunity set, dan firm size secara simultan terhadap nilai perusahaan. ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 Uji Hipotesis Berikut adalah hasil uji hipotesis: TABEL 4 PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DI BEI UJI t Model (Constan. FCF IOS SIZE Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Collinearity Statistics Tolerance VIF Dependent Variable: PBV Sumber: Data Olahan, 2022 Berdasarkan Tabel 4, maka dapat dibentuk persamaan linear berganda sebagai berikut: Y = 1,370 0,096 FCF - 0,008 IOS - 0,022 FIRM SIZE e Analisis Pengaruh Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel FCF tidak mempunyai terhadap nilai perusahaan pada Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Dengan demikian, penelitian ini tidak berhasil membuktikan hipotesis pertama namun sejalan dengan penelitian yang Embara et al, . Mayarina dan Mildawati . yang menemukan bahwa free cash flow tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel IOS tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan pada Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Dengan demikian, penelitian ini tidak berhasil membuktikan hipotesis kedua namun sejalan dengan penelitian yang Sari dan Jufrizen . menunjukkan bahwa IOS tidak berpengaruh pada nilai perusahaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel firm size mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan pada Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Dengan demikian, penelitian ini berhasil membuktikan hipotesis ketiga dan sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pratiwi . ISSN: 3025-9312 Bisma. Vol 8. No 9. January 2024 PENUTUP Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan sebelumnya dengan melakukan pengujian hipotesis mengenai pengaruh free cash flow, investment opportunity set dan firm size terhadap nilai perusahaan pada pPerusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia, maka didapatkan hasil bahwa free cash flow dan investment opportunity set tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan firm size berpengaruh terhadap nilai perusahaan, artinya besar kecilnya ukuran perusahaan berdampak pada nilai Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan yang diperoleh, maka penulis memberikan saran yang dapat penulis berikan untuk penelitian selanjutnya. Bagi peneliti selanjutnya, dapat memperluas variabel-variabel lain yang diduga memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sehingga dapat diperoleh temuan-temuan lain yang berkaitan dengan nilai perusahaan yang dapat menunjukkan hasil yang berbeda dan lebih lanjut. DAFTAR PUSTAKA.