Tersedia di https://jurnal. id/index. php/JPMK/ Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Volume 5 No 1, 2023, 1-6 PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN COVID-19 MELALUI PROGRAM VAKSINASI UNTUK MEMBENTUK ANTIBODY DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN KERJASAMA KODIM 0723/KLATEN PREVENTION AND CONTROL OF COVID-19 THROUGH VACCINATION PROGRAM TO FORM ANTIBODY AT MUHAMMADIYAH UNIVERSITY KLATEN COOPERATION KODIM 0723/KLATEN Anna Uswatun Qoyyimah1. Wiwin Rohmawati2. Ropitasari,S. ST,M. Kes3 Prodi Di Kebidanan Universitas Muhammadiyah Klaten Prodi Di Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta Email : annauq1979@gmail. ABSTRAK Pandemi covid-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Upaya pemerintah dari awal tahun 2021 adalah memberikan vaksinasi bagi seluruh warga negara Indonesia mulai usia 7 tahun sampai dengan usia lansia. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit Manfaat vaksin adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, seperti yang disebutkan sebelumnya, vaksin COVID-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona dan mendorong terbentuknya herd immunity. Bila diberikan secara massal, vaksin COVID-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok . erd immunit. dalam masyarakat, dan manfaat lainya adalah untuk meminimalkan dampak ekonomi dan sosial di masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka STIKES Muhammadiyah Klaten dalam rangka mensukseskan program vaksinasi tersebut dan memutus mata rantai pandemic bekerjasama dengan kodim 0723/klaten menyelenggarakan vaksin bagi civitas akademika dan masyarakat umum untuk dosis 1 dan dosis 2 . Kata kunci : covid-19, vaksinasi, antibody ABSTRACT The Covid-19 pandemic is currently a serious world problem with the number of cases always increasing every day. The government's efforts from the beginning of 2021 are to vaccinate all Indonesian citizens from the age of 7 to the elderly. The goal is to make the immune system recognize and be able to fight when exposed to the disease. The benefits of vaccines are to reduce morbidity and mortality from COVID-19, as previously mentioned, the COVID-19 vaccine can trigger the body's immune system to fight the Corona virus and encourage the formation of herd immunity. When given in bulk, the COVID-19 vaccine is also able to encourage the formation of herd immunity in society, and another benefit is to minimize the economic and social impact on society. Based on this background. STIKES Muhammadiyah Klaten, in the context of the success of the vaccination program and breaking the pandemic chain, is working with the 0723/klaten Kodim to administer vaccines for the academic community and the general public for doses 1 and doses 2. Keywords: covid-19, vaccination, antibodies Copyright A 2023. JPMK, e-ISSN: 2654-7996 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan 2 Volume 5 No 1, 2023 PENDAHULUAN Pandemik covid-19 merupakan wabah yang terjadi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pandemi covid-19 sudah melumpuhkan berbagai sector mengakibatkan banyak penduduk yang sars-cov-2 kematian baik pada masyarakat maupun tenaga kesehatan. Pandemi covid-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Menyerang setiap orang tanpa memandang usia maupun jenis kelamin dan sudah dikategorikan sebagai pandemik global (Syakurah dan Moudy, 2. Terobosan terbaru saat ini yang dilakukan untuk mengatasi pandemic covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity pada masyarakat. (Chakraborty. Upaya pemerintah dari awal tahun 2021 adalah memberikan vaksinasi bagi seluruh warga negara Indonesia mulai usia 7 tahun sampai dengan usia lansia. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi. Vaksin COVID-19 yang sudah tiba di Indonesia berisi virus Corona (SARS-CoV. yang sudah dimatikan. Dengan mendapatkan vaksin COVID-19. Anda bisa memiliki kekebalan terhadap virus Corona tanpa harus terinfeksi terlebih dahulu. Manfaat yang pertama ialah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, seperti yang disebutkan sebelumnya, vaksin COVID-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona dan mendorong terbentuknya herd immunity. Bila diberikan secara massal, vaksin COVID-19 juga kekebalan kelompok . erd immunit. dalam masyarakat, dan manfaat lainya adalah untuk meminimalkan dampak ekonomi dan sosial di masyarakat, manfaat vaksin COVID-19 tidak hanya untuk sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan Jika sebagian besar masyarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik untuk melawan penyakit COVID-19, kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali seperti sediakala. (Kemenkes, 2. Vaksin merupakan produk biologi mikroorganisme atau zat yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga aman dan jika diberikan kepada seseorang akan membuat kekebalan tubuh secara aktif terhadap suatu penyakit tertentu. Pemerintah terus pelaksaan suntik vaksin Covid-19 untuk seluruh masyarakat di Indonesia. Mulai dari awal tahun 2021 hingga saat ini vaksin Covid-19 tengah didistribusikan ke seluruh masyarakat Indonesia. Pemberian vaksin ini merupakan solusi yang dianggap paling tepat untuk mengurangi dan memutus rantai penularan Covid-19. (Dinkes kota surakarta. Vaksin adalah salah satu intervensi terbaik yang dikembangkan untuk COVID-19, menyelamatkan jutaan nyawa setiap Selain itu, pilihan terbaik tetap merupakan vaksin yang efektif dan aman Kurangnya pengobatan COVID-19 yang efektif dan disetujui telah memicu dengan 259 proyek vaksin COVID-19 sedang berlangsung mulai 11 November Pembuatan vaksin yang cepat telah meningkatkan risiko masalah keamanan vaksin (Tanne, 2. Program vaksinasi covid-19 yang ditargetkan oleh pemerintah Indonesia Copyright A 2023. JPMK, e-ISSN: 2654-7996 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan 3 Volume 5 No 1, 2023 yaitu sebanyak 181. 465 penduduk . %) pada tanggal 6 Oktober 2020. Peraturan Presiden (Perpre. tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan program vaksinasi untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Pasal satu: Dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-l. Pemerintah melakukan percepatan pengadaan Vaksin COVID-19 dan pelaksanaan Vaksinasi COVID- 19. Cakupan pelaksanaan pengadaan Vaksin dan pelaksanaan Vaksinasi COVID19 Pengadaan Vaksin COVID-19, pelaksanaanVaksinasi COVID-19, pendanaan pengadaan Vaksin COVID19, pelaksanaan Vaksinasi COVID- 19 dan dukungan dan fasilitas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. (Pepres. Perpres tersebut menetapkan bahwa pengadaan dan distribusi vaksin serta pelaksanaan vaksinasi. Pada awal persiapan program vaksinasi, dilakukan sebuah survei daring tersebut berlangsung dari itanggal 19 sampai 30 September Lebih dari 115. 000 responden dari 34 provinsi mengikuti survei tersebut. Berdasarkanhasil diberikan, sekitar 65% responden menyatakan bersedia menerima vaksin COVID-19 jika disediakan pemerintah, sedangkan delapan persen di antaranya 27% sisanya menyatakan ragu dengan rencana Pemerintah untuk mendistribusikan vaksin COVID-19. Responden kekhawatiran terhadap keamanan dan ketidakpercayaan terhadap vaksin, dan mempersoalkan kehalalan vaksin. Alasan penolakan vaksin COVID-19 paling umum adalah terkait dengan keamanan vaksin . %). keraguan terhadap . %). ketidakpercayaan terhadap vaksin . %). kekhawatiran adanya efek samping seperti demam dan nyeri . %). alasan keagamaan . %) (Kemenkes. ITAGI. UNICEF, & WHO, 2. Program vaksinasi covid-19 yang ditargetkan oleh pemerintah Indonesia yaitu sebanyak 181. 465 penduduk . %) pada tanggal 6 Oktober 2020. Peraturan Presiden (Perpre. tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan program vaksinasi untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Pasal satu: Dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-l. Pemerintah melakukan percepatan pengadaan Vaksin COVID-19 dan pelaksanaan Vaksinasi COVID- 19. Cakupan pelaksanaan pengadaan Vaksin dan pelaksanaan Vaksinasi COVID19 Pengadaan Vaksin COVID-19, pelaksanaanVaksinasi COVID-19, pendanaan pengadaan Vaksin COVID19, pelaksanaan Vaksinasi COVID- 19 dan dukungan dan fasilitas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. (Pepres. Perpres tersebut menetapkan bahwa pengadaan dan distribusi vaksin serta pelaksanaan vaksinasi. Pada awal persiapan program vaksinasi, dilakukan sebuah survei daring tersebut berlangsung dari itanggal 19 sampai 30 September Lebih dari 115. 000 responden dari 34 provinsi mengikuti survei tersebut. Berdasarkanhasil diberikan, sekitar 65% responden menyatakan bersedia menerima vaksin COVID-19 jika disediakan pemerintah, sedangkan delapan persen di antaranya 27% sisanya menyatakan ragu dengan rencana Pemerintah untuk mendistribusikan vaksin COVID-19. Responden kekhawatiran terhadap keamanan dan ketidakpercayaan terhadap vaksin, dan mempersoalkan kehalalan vaksin. Alasan penolakan vaksin COVID-19 paling Copyright A 2023. JPMK, e-ISSN: 2654-7996 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan 4 Volume 5 No 1, 2023 umum adalah terkait dengan keamanan vaksin . %). keraguan terhadap . %). ketidakpercayaan terhadap vaksin . %). kekhawatiran adanya efek samping seperti demam dan nyeri . %). alasan keagamaan . %) (Kemenkes. ITAGI. UNICEF, & WHO, 2. Program vaksin Covid-19 dan sebagai upaya pembentukan kekebalan kelompok . erd immunit. mengalami banyak hambatan dan tantangan. Untuk di klaten capaian vaksinasi sudah mencapai 33% pada 15 oktober 2021 kata ketua tim ahli satgas enanganan covid-19 klaten dokter Ronny iroekmito M. Pemkab Bersama TNI/Polri mengencarkan program vaksinasi covid19 hingga ke desa-desa, bahkan dilakukan door to door untuk memaksimalkan capaian munuju terbentuknya herd Menurutnya dengan jumlah vaksinator yang bertugas di wilayah Klaten, percepatan vaksinasi kepada masyarakat dapat dimaksimalkan, hingga saat ini sebanyak 188. 066 orang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama atau 18,68 persen dari target 000 jiwa. Sedangkan dosis kedua telah diberikan kepada 019 orang atau 10,93 persen dari Selain itu, dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan telah diberikan 693 orang atau 46,42 persen dari Masing-masing jumlah tersebut masih terus bertambah seiring program vaksinasi yang masih berjalan,total ada 401 Desa/Kelurahan di 26 kecamatan di klaten, sebagian desa dan kecamatan sudah di atas 90%. Untuk capaian 100% terkendala karena ada warga yang tak biasa divaksin karena mempunyai penyakit, atau menolak. (Dinkes klaten. METODE Pelaksanaan masyarakat ini di lakukan di kampus Universitas Muhammadiyah Klaten pada hari jumAoat , 25 Februari 2022 dengan melibatkan dosen, mahasiswa tenaga medis dan anggota koramil. Kegiatan masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: Persiapan Pelaksana koordinasi dengan mitra terkait pelaksanaan kegiatan. Pelaksana membuat proposal dan rancangan anggaran Pelaksana mempersiapkan alat dan bahan habis pakai Pelaksana Pelaksanaan Pelaksana bersama dengan relawan melakukan vaksinasi sebanyak Sinovac dosis I dan dosis II kepada 300 orang yang menjadi sasaran Dalam pelaksaan vaksinasi baik dosis I dan dosis II melibatkan tenaga medis dari RS PKU Muhammadiyah Prambanan, koramil kabupaten klaten dan mahasiswa profesi ners. Vaksin dilaksanakan di ruang kelas, namun dengan tetap memperhatikan prokes Untuk ruang tunggu di luar ruangan dengan disewakan tenda menggunakan garasi mobil dan dipantau oleh tenaga medis dari PKU Muhammadiyah Prambanan. Evaluasi Evaluasi dilaksanakan setiap selesai kegiatan yaitu Setelah pelaksanaan vaksin dosis I dengan mengevaluasi jumlah dosis yang diberikan dan mengevaluasi data yang telah berhasil dimasukkan ke dalam system P care Setelah pelaksanaan vaksin dosis II dengan mengevaluasi Copyright A 2023. JPMK, e-ISSN: 2654-7996 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan 5 Volume 5 No 1, 2023 jumlah dosis yang diberikan dan mengevaluasi data yang telah berhasil dimasukkan ke dalam system P care. Pemantauan KIPI selama 24 jam pasca vaksin HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian melibatkan 24 orang yang terdiri dari dosen, mahasiswa, tenaga medis , anggota KODIM dan pegawai IT. Peserta datang sesuai jadwal , parkir kendaraan, ambil antrian di gerbang depan. Peserta masuk ke ruang tunggu kemudian menunggu sesuai urutan nomer dan melakukan registrasi dengan membawa KTP. Petugas IT kurang lebih 6 orang memasukkan data peserta secara online lewat system Pcare , dan setelah data dimasukkan, peserta ke meja berikutnya untuk dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan suhu. Setelah pemeriksaan tanda tanda vital kemudian dilakukan screening dengan menggunakan ceklis. Peserta yang menunggu panggilan untuk divaksin. Setelah vaksin, peserta masuk ke ruang tunggu untuk dilakukan observasi. Observasi dilakukan selama 15 menit oleh petugas kesehatan, jika tidak ada keluhan peserta bisa langsung pulang. Peserta yang mendaftar untuk mengikuti vaksin pertama sebanyak 352 orang dan yang hadir untuk mengikuti vaksin pertama sebanyak 400 orang melebihi dari jumlah pendaftar. Dari yang hadir tersebut kurang lebih sebanyak 15 orang gagal divaksin karena tidak lolos screening dengan alasan gula darah tinggi, tekanan darah tinggi , dan hamil. Setelah pemberian vaksin data peserta akan diinput melalui Pcare dengan menggunakan username dan password dari koramil. Vaksin kedua dilaksanakan 30 hari setelah vaksin pertama . Yang mendaftar sebanyak 430 peserta dan yang hadir sebanyak 100 %. Namun ada beberapa peserta vaksin yang tidak dapat dilakukan vaksin, dikarenakan memiliki comorbid, tidak lolos screening dengan alasan gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi. SIMPULAN Target luaran dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini adalah publikasi di jurnal pengabdian masyarakat dan terjalinnya kerjasama dengan mitra secara Mitra yang bekerja sama adalah Kodim 0723/Klaten. Mitra menyediakan vaksin Sinovac 0,5 ml dosis 1 dan dosis 2 . Vaksin diambil di apotek koramil dan p care menggunakan akun koramil. Untuk Universitas Muhammadiyah Klaten pengawasan dari kodim 0723/klaten. DAFTAR PUSTAKA