ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol 5. No 2. Tahun 2025 E-ISSN : 2798-5733 P-ISSN : 2798-5741 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/action MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI APLIKASI WORDWALL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Siti Rahmatiah Djafar1. Rusmin Husain2. Wiwy T. Pulukadang3. Fidyawati Monoarfa4. Pupung Puspa Ardini5 PGSD. Universitas Negeri Gorontalo12345 e-mail: sitirahmatiahdjafar15@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan berbicara melalui aplikasi wordwall berbantuan PPT Interaktif pada siswa kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Adapun masalah yang dihadapi meliputi kesulitan mengucapkan kata dengan jelas, intonasi suara yang kurang bervariasi, dan kesulitan memilih kata yang tepat serta belum maksimalnya penggunaan media pembelajaran digital. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah 14 siswa kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat secara bertahap. Pada observasi awal, menunjukan dari 14 siswa secara keseluruhan terdapat 3 siswa tuntas atau 21% dan yang tidak tuntas berjumlah 11 siswa atau 79%. Hasil penelitian pada siklus I pertemuan pertama dengan jumlah 14 siswa yang tuntas sebanyak 5 siswa atau 35% dan 9 siswa yang tidak tuntas atau 64%. Kemudian pada siklus I pertemuan 2 dari 14 siswa yang hadir, sebanyak 8 siswa yang tuntas atau 57% dan terdapat 6 siswa yang tidak tuntas atau 43%. Sedangkan siklus II dari 14 siswa terdapat 12 siswa yang tuntas atau 86% dan 2 siswa yang tidak tuntas atau 14%. Melihat hasil ini dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Wordwall berbantuan PPT Interaktif Pada Siswa Kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara dapat membantu meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV muatan Bahasa Indonesia dan telah melebihi indikator kinerja 80% yang telah peneliti tetapkan sebelumnya. Kata Kunci: Kemampuan Berbicara. Aplikasi Wordwalld, dan Media PPT Interaktif ABSTRACT This research aims to improve students' speaking skills through the use of the Wordwall application assisted by Interactive PowerPoint (PPT) among fourth-grade students at SDN 7 Tomilito. North Gorontalo Regency. This research employs Classroom Action Research. Data collection techniques included interviews and observations. The research subjects were fourthgrade students at SDN 7 Tomilito. North Gorontalo Regency. Initial observation results indicate that out of 14 students, only 3 students . %) achieved the minimum competency criteria, while 11 students . %) did not. In the first meeting of Cycle 1, 5 out of 14 students . %) met the criteria, while 9 students . %) did not. In the second meeting of Cycle 1, 8 students . %) met the criteria and 6 students . %) did not. In Cycle II, 12 students . %) met the criteria while 2 students . %) did not. In conclusion, the Wordwall application, assisted by Interactive PPT, successfully enhanced the speaking skills of fourth-grade students in the Indonesian language subject at SDN 7 Tomilito, exceeding the predetermined performance indicator of 80%. Keywords: Speaking Skills. Wordwall Application. PPT Media PENDAHULUAN Pada dasarnya, tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah adalah untuk membekali peserta didik agar mampu berkomunikasi secara baik dan benar dalam Bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan. Bahasa merupakan alat komunikasi utama yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, di mana komunikasi lisan menggunakan simbol bunyi Copyright . 2025 ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol 5. No 2. Tahun 2025 E-ISSN : 2798-5733 P-ISSN : 2798-5741 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/action yang memiliki karakteristik khas. Pembelajaran Bahasa Indonesia mencakup empat keterampilan berbahasa yang saling berkaitan, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan Salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai peserta didik adalah berbicara, karena kemampuan berbicara mendukung keterampilan berbahasa lainnya. Hal ini diperkuat oleh pendapat Husain dkk. yang menyatakan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia sesuai dengan konteks yang tepat. Dalam hal ini, kemampuan berkomunikasi secara lisan terimplementasi dalam bentuk keterampilan Kemampuan berbicara sendiri diartikan sebagai kemampuan mengucapkan bunyibunyi artikulasi atau mengucapkan kata-kata untuk mengekspresikan, menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Menurut Uzer . , pendengar menerima informasi melalui rangkaian nada, tekanan, dan penempatan persendian . , yang menandakan pentingnya aspek vokal dalam komunikasi. Oleh karena itu, kemampuan berbicara sangat penting dimiliki oleh siswa di jenjang sekolah dasar, karena berkaitan langsung dengan keberhasilan proses Keterampilan berbicara juga merupakan bagian penting dari pendidikan awal sebelum siswa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena keterampilan ini mendukung kegiatan berpikir, menyimak, membaca, dan menulis. Seorang yang terampil berbicara akan lebih percaya diri, mudah bersosialisasi, berani menyampaikan pendapat, dan mampu memengaruhi orang lain. Namun demikian, kemampuan berbicara setiap individu berbeda-beda, dari yang sangat lancar hingga yang mengalami kesulitan seperti gagap. Sayangnya, karena berbicara dianggap sebagai keterampilan alami yang dimiliki setiap orang, pengembangan keterampilan ini seringkali diabaikan dalam pembelajaran. Padahal, menurut Muammar dkk. , pada hakikatnya kemampuan berbicara adalah keterampilan mengucapkan bunyi artikulasi atau kata-kata untuk menceritakan, menyatakan, atau menyampaikan pikiran dan perasaan secara wajar, jujur, benar, dan bertanggung jawab, serta dengan menghilangkan hambatan psikologis seperti rasa malu, rendah diri, ketegangan, dan Oleh karena itu, keberhasilan dalam berbicara tidak hanya ditentukan oleh penguasaan aspek linguistik, tetapi juga oleh kematangan mental dan kemampuan mengelola diri dalam interaksi sosial. Pentingnya aspek internal dalam keterampilan berbicara juga ditekankan oleh Monoarfa . yang menyatakan bahwa berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa utama, di samping menyimak, membaca, dan menulis. Berbicara adalah kemampuan menyampaikan hal-hal dalam kehidupan sehari-hari secara lisan, dengan kelancaran dan kefasihan yang memungkinkan lawan bicara memahami dengan baik. Penekanan ini menunjukkan bahwa kelancaran dan kejelasan artikulasi merupakan elemen kunci dalam keberhasilan komunikasi lisan, guna mencapai pemahaman bersama antara pembicara dan Namun, kenyataannya banyak siswa, khususnya di jenjang sekolah dasar, masih mengalami kesulitan dalam berbicara di depan kelas, baik untuk mendeskripsikan sesuatu maupun berdiskusi dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi di kelas IV SDN 7 Tomilito, dari 14 siswa yang diamati, sebanyak 11 siswa . %) masih menunjukkan kemampuan berbicara yang rendah, dan hanya 3 siswa . %) yang telah mampu berbicara dengan baik. Kesulitan yang dihadapi meliputi artikulasi kata yang kurang jelas, intonasi yang monoton, serta minimnya variasi vokal, sehingga komunikasi terasa kaku dan kurang menarik. Permasalahan tersebut mengindikasikan perlunya perbaikan dalam metode dan media pembelajaran yang digunakan selama ini, khususnya dalam konteks penggunaan media digital yang dapat mendukung pembelajaran keterampilan berbicara. Media pembelajaran yang menarik dan interaktif terbukti memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Media tersebut juga dapat Copyright . 2025 ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol 5. No 2. Tahun 2025 E-ISSN : 2798-5733 P-ISSN : 2798-5741 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/action membantu guru menyampaikan materi secara sistematis dan terstruktur sehingga memudahkan siswa dalam memahami dan mengingat informasi. Menurut Mutmainnah & Andika . , media pembelajaran dapat berupa media konkret maupun media berbasis digital. Salah satu media pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah Wordwall. Arifah dkk. menjelaskan bahwa Wordwall merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan dalam pembelajaran berbasis permainan . ame-based learnin. seperti kuis dan teka-teki. Wordwall menyediakan beragam template dan model permainan seperti menebak gambar, kuis, dan puzzle, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan materi. Media ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran yang bersifat interaktif dan melibatkan keaktifan siswa. Selain Wordwall, media pembelajaran PowerPoint interaktif juga berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Menurut Lutfiyanto dkk. PowerPoint interaktif adalah media pembelajaran yang memungkinkan pengguna lebih terlibat dalam proses belajar atau komunikasi dengan menyertakan elemen-elemen seperti hyperlink, tombol navigasi, animasi, video, dan fitur interaktif lainnya. Melalui integrasi teknologi ini, siswa dapat lebih antusias dalam pembelajaran dan memiliki kesempatan untuk melatih kemampuan berbicara secara terstruktur dan menyenangkan. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara, yang berjumlah 14 siswa, terdiri dari 9 laki-laki dan 5 perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa melaui aplikasi wordwall berbantuan media PPT interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, penelitian ini terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Ini dilakukan untuk meningkatkan kesulitan dalam mengartikulasikan kata-kata, intonasi yang kurang variasi, dan keberanian siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan juga dokumentasi. Observasi untuk mengamati kemampuan berbicara siswa, tes digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan berbicara, dan dokumentasi digunakan untuk mendokumentasikan seluruh data hasil penelitian yang berupa foto dan juga video. Diharapkan aplikasi wordwall berbantuan PPT interaktif dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian ini mencakup proses pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti dan siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara melalui aplikasi wordwall berbantuan PPT Penelitian ini dilakukan di SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara, pada siswa kelas IV. Untuk mengukur tingkat kemampuan berbicara siswa, dilakukan observasi awal sebelum pelaksanaan tindakan. Proses penelitian mengikuti prosedur yang mencakup persiapan, pelaksanaan tindakan, pemantauan dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Hasil Observasi awal menunjukan kemampuan berbicara siswa masih rendah. Dari 14 siswa kelas IV yang mampu berbicara dengan baik berjumlah 3 siswa atau . %) yang mengalami kesulitan berbicara berjumlah 11 siswa atau . %). Kemampuan berbicara siswa dinilai berdasarkan empat indikator: keberanian, kelancaran, ketepatan pelafalan dan intonasi. Pada siklus I pertemuan 1 kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi hanya 5 siswa . %). Pada siklus I pertemuan 2 menunjukkan peningkatan lebih lanjut menjadi 8 siswa . %), dan pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 12 siswa . %). Tersisa 2 siswa yang Copyright . 2025 ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol 5. No 2. Tahun 2025 E-ISSN : 2798-5733 P-ISSN : 2798-5741 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/action belum memenuhi indikator keberhasilan, karena siswa tersebut belum lancar membaca, kurangnya percaya diri, serta keterbatasan kosa kata. Penerapan aplikasi worwall berbantuan PPT interaktif, dapat membantu siswa dalam kemampuan berbicara mereka. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode ini berhasil meningkatkan indikator keberhasilan, yaitu 80% siswa mengalami peningkatan kemampuan berbicara. Mampu Tidak mampu Observasi Awal Siklus I Siklus I Siklus II Pertemuan 1 pertemuan 2 Pertemuan 1 Gambar 1. Grafik Hasil Kemampuan Berbicara Siswa Melalui Aplikasi Wordwall Berbantuan PPT Interaktif Gambar 1 menampilkan grafik perkembangan kemampuan berbicara siswa melalui penggunaan aplikasi Wordwall berbantuan PPT interaktif dari observasi awal hingga Siklus II Pertemuan 1. Terlihat adanya peningkatan yang signifikan pada kategori "Mampu" dan penurunan pada kategori "Tidak Mampu". Pada observasi awal, hanya sekitar 25% siswa yang mampu, sementara 75% belum Namun, pada Siklus I Pertemuan 1, jumlah siswa yang mampu meningkat menjadi sekitar 40%, dan terus meningkat pada Siklus I Pertemuan 2 hingga mencapai 65%. Peningkatan paling tinggi terjadi pada Siklus II Pertemuan 1, di mana siswa yang mampu mencapai 85%, dan hanya 15% yang belum mampu. Grafik ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis aplikasi interaktif mampu mendorong peningkatan keterampilan berbicara siswa secara bertahap dan Strategi ini terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menarik dan Pembahasan Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Wordwall berbantuan PPT interaktif dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Berdasarkan data observasi awal, hanya 3 siswa . %) yang memiliki kemampuan berbicara yang baik, sehingga diperlukan tindakan penelitian kelas dalam dua siklus. Hasil penelitian ini selaras dengan beberapa penelitian terdahulu yang menggunakan aplikasi Wordwall untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Muliani dkk. mengemukakan bahwa media pembelajaran Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menurut Wijaya dkk. , penggunaan aplikasi Wordwall memungkinkan siswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Siswa lebih tertarik menggunakan media yang baru dan menarik, dalam hal ini motivasi dan minat siswa Copyright . 2025 ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol 5. No 2. Tahun 2025 E-ISSN : 2798-5733 P-ISSN : 2798-5741 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/action menjadi faktor yang mendorong peningkatan aktivitas belajar. Hal ini didukung oleh penelitian Diniati dan Yulita . yang menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa SD secara signifikan. Yusuf dan Riski . juga menyatakan bahwa pemanfaatan Wordwall dalam pembelajaran Bahasa Indonesia mendorong peningkatan partisipasi siswa dalam kelas. Selain itu, penelitian oleh Sari dan Yanti . menemukan bahwa media Wordwall efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Temuan ini diperkuat oleh Nurhaliza dan Wulandari . yang menyimpulkan bahwa penggunaan Wordwall dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa. Bahkan pada jenjang anak usia dini. Syam dan Haryanti . menunjukkan bahwa media Wordwall interaktif sangat berkontribusi dalam membangun keterampilan bahasa anak. Berdasarkan temuan penelitian ini, penggunaan aplikasi Wordwall dan media PPT interaktif membawa kemajuan yang signifikan. Siswa secara bertahap menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran, dan keberanian mereka dalam berbicara juga meningkat. Penelitian ini melibatkan guru secara langsung selama proses pembelajaran. Peran guru dalam pengelolaan kelas yaitu menciptakan dan menjaga suasana atau kondisi kelas agar proses pengajaran dan pembelajaran dapat berjalan sesuai harapan, dengan cara yang efektif dan efisien (Wulandari & Nurhaliza, 2. Cara peneliti mengajar dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya juga menunjukkan peningkatan. Hasil dari penelitian siklus sebelumnya dapat diuraikan sebagai berikut. Rahmadani . mengemukakan bahwa observasi merupakan teknik utama dalam supervisi untuk memperoleh gambaran faktual tentang proses pembelajaran. Tujuannya adalah mengumpulkan data nyata mengenai perilaku guru, metode pembelajaran yang digunakan, serta interaksi di Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 14 siswa kelas IV, ada 11 orang belum mampu . %) dan 3 orang mampu . %). Pada pertemuan I siklus 1, ada 9 siswa yang tidak tuntas . %) dan 5 siswa yang tuntas . %). Pada pertemuan I siklus 2, ada 8 siswa yang tuntas . %) dan masih ada 6 siswa yang belum tuntas . %). Pada pertemuan II siklus 2, terjadi peningkatan signifikan, yaitu 12 siswa tuntas . %) dan hanya 2 siswa yang belum tuntas . %). Menurut data yang dikumpulkan, siswa telah menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbicara mereka melalui aplikasi Wordwall dan bantuan media PPT interaktif selama siklus II, yang sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan peneliti. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa hipotesis tindakan dalam penelitian ini, yaitu aplikasi Wordwall dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas IV di SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas IV di SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara dapat meningkatkan kemampuan berbicara mereka dengan menggunakan aplikasi Wordwall. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 3 siswa . %) yang memiliki kemampuan berbicara yang baik, dan 11 siswa . %) masih mengalami kesulitan. Dibuktikan dengan hasil penelitian tindakan kelas siklus I dan penelitian tindakan kelas siklus II menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas IV melalui penggunaan wordwall. Pada Siklus I pertemuan 1, kemampuan berbicara siswa meningkat 36% atau 2 siswa yang meningkat. Pada siklus I pertemuan 2, kemampuan berbicara siswa meningkat 57% atau 8 siswa yang meningkat. Pada siklus II pertemuan 1, kemampuan berbicara siswa meningkat 86%, atau 12 siswa yang meningkat. Copyright . 2025 ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol 5. No 2. Tahun 2025 E-ISSN : 2798-5733 P-ISSN : 2798-5741 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/action Dengan demikian, hipotesis penelitian tindakan kelas ini adalah bahwa siswa kelas IV di SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara dapat meningkatkan kemampuan berbicara mereka dengan menggunakan aplikasi Wordwall berbantuan PPT interaktif. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa wordwall interaktif masih dapat digunakan untuk mengajar bicara. Ini juga dapat digunakan untuk aktivitas lain seperti diskusi dan presentasi, dan dapat digunakan bersama dengan teknologi untuk hasil yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA