JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DIGITAL STORY POCKETBOOK DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KEGAWATDARURATAN DI SMK YASBU AL-QOMARIYAH SODONGHILIR KABUPATEN TASIKMALAYA Triya Yestika Saleha, 2Yanti Cahyati. Prodi Sarjana Terapan Keperawatan dan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Tasikmalaya. Indonesia, triyayestika20@gmail. Prodi Sarjana Terapan Keperawatan dan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tasikmalaya. Indonesia, yantinaufal@gmail. ARTICLE INFORMATION ABSTRACT Received: July, 20, 2022 Revised: August, 26, 2022 Available online: September, 12, 2022 An emergency is a life-threatening situation that requires immediate action to avoid disability and even death of the victim. In dealing with accident cases with emergency conditions, business skills are needed to restore and maintain vital organ functions in accident victims or commonly called Basic Life Support (BLS). The literature review is intended to determine the effectiveness of using Digital Story Pocketbooks (DSP) in increasing adolescent knowledge about emergencies at Yasbu Al-Qomariyah Vocational School Sodonghilir. Tasikmalaya Regency. The method used is descriptive method. Results: the results obtained before being given DSP had very good criteria of 82% and there was an increase in knowledge with very good criteria 79% after being given DSP. This DSP can help increase knowledge about the emergency of traffic accidents as a medium of education for students which in the future is expected to improve health status in Indonesia and the response can be faster and more precise so as to minimize the number of accident victims that cause death. KEYWORDS Kata Kunci: Kegawatdaruratan. BHD. Digital Story Pocketbook Keywords: Emergency. BLS. Digital Story Pocketbook CORRESPONDENCE Triya Yestika Saleha Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Tasikmalaya. Indonesia E-mail: triyayestika20@gmail. ABSTRAK Kegawatdaruratan adalah kedaan yang mengancam nyawa yang harus dilakukan tindakan segera agar terhindarnya kecacatan bahkan hingga terjadi kematian korban. Diperlukan suatu keterampilan usaha dalam menghadapi kasus sebuah kecelakaan dengan kondisi kegawatdaruratan untuk mengembalikan serta mempertahankan fungsi vital organ pada korban kecelakaan atau biasa disebut Bantuan Hidup Dasar (BHD). Tinjauan pustaka yang dimaksudkan untuk mengetahui adanya efektivitas penggunan DigitalStoryPocketbook dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kegawatdaruratan di SMK Yasbu AlQomariyah Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang dipakai adalah metode deskriptif. Hasil : didapatkan hasil sebelum diberi DSP memiliki kriteria sangat baik 12,82% dan adanya peningkatan pengetahuan dengan kriteria sangat baik menjadi 71,79 % sesudah dilakukan diberi DSP. DSP ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang kegawatdaruratan kecelakaan lalu lintas sebagai media edukasi pada siswa/i yang kemudian hari diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia serta penanggulangan dapat lebih cepat dan tepat sehingga dapat meminimalisir jumlah korban kecelakaan yang menyebabkan kematian. This is an open access article under the CC BY-ND license. Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. kasus kecelakaan . ,4%). Jenis kecelakaan pada lalu lintas PENDAHULUAN Kecelakaan dapat terjadi di mana saja, kapan saja jalan yang paling banyak dari seluruh kejadian adalah sertadapat menimpa siapa saja tanpa kita ketahui. Secara jenis tabrakan dengan jumlah kasus 42 kasus . 6%), umum, kecelakaan bisa menjadi penyebab utama trauma berikutnya yaitu jenis kecelakaan terguling sejumlah 19 yang kemudian terjadinya sebuah kematian. Ada 80 % kasus . ,7%). Kemudian yang paling kecil adalah jenis orang yang mengalami kecelakaan biasanya akan kecelakaan terbakar yaitu sejumlah 3 . ,7%). mengalami sebuah gangguan sistem musculoskeletal. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat Sisanya 20 % bisa saja meninggal pada saat kecelakaan menginformasikan jumlah kecelakaan lalu litas menurut atau beberapa menit setelah kecelakaan(Fahrurroji et al. Polres Jawa Barat di data Polresta Tasikmalaya Kecelakaan tidak hanya dapat terjadi di jalan raya atau di tempat kerja. Banyak orang berpikir bahwa rumah merupakan tempat teraman bagi dirinya. Namun faktanya, terdapat banyak bahaya serta risiko yang mengintai di dalam lingkungan rumah tangga yang mungkin saja Kegawatdaruratan merupakan keadaan yang dapat mengakibatkan nyawa terancam yang harus dilakukan sebuah tindakan secepat mungkin agar kecacatan tidak terjadi sehingga kematian korban dapat dihindari (Fahrurroji et al. Kondisi kegawatdaruratan diantaranya yaitu kasus kebakaran, serangan jantung, tenggelam, tersedak, terjadinya keracunan makanan, kecelakaan dari zat-zat kimia, dan sebagainya. Di Indonesia, cedera kecelakaan lalu lintas yang terjadi dan kematian yang terjadi sudah menjadi sebuah masalah sangat serius. Prevalensi cedera hasil Riskesdas 2018 meningkat dibandingkan dengan Riskesdas 2013, penyebab akibat kecelakaan sepeda motor 72,7 %, terbanyak pada laki-laki dan berusia 15-24 tahun yaitu sebanyak 79,4%. Lokasi/pembagian wilayah yang rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan adalah di Jawa dengan 70,3 % dari 64 kejadian kecelakaan lalu lintas jalan, dimana Propinsi Jawa Barat menempati posisi tertinggi dengan 22 kasus . ,4%), disusul dengan Propinsi Jawa Timur sebanyak 13 kasus . ,3%) dan Jawa Tengah dengan 6 penumpang sebanyak 64, mobil truck 59, mobil bus 17 dengan jumlah laka/ total Accidents 322. Menurut Anshori. 74 kecelakaan terjadi pada malam hari, 16 kecelakaan terjadi pada siang hari, 6 kecelakaan pada sore hari, dan 113 kecelakaan pada pagi hari. Secara umum dapat dikatakan bahwa suatu kejadian kecelakaan khususnya lalu lintas jalan terjadi akibat dari Penyebab tersebut antara lain yaitu faktor manusia/ SDM (Sumber Daya Manusi. , faktor sarana, faktor prasarana dan faktor lingkungan. Selain itu juga ada faktor khusus yang secara tidak langsung dapat berkonstribusi terhadap terjadinya kecelakaan (Saputra. Untuk menghadapi sebuahkasus kecelakaan dengan keterampilan usaha agar bisa mengembalikan serta mempertahankan fungsi vital organ yang tertimpa korban kecelakaan atau biasa disebut bantuan hidup dasar (BHD). Pelajaran serta keterampilan bantuan hidup dasar ini bisa dibeikan kepada siapa saja tidak hanya kepada seorang tenaga kesehatan tetapi masyarakat umum juga harus terutama para remaja. Dikarenakan juga pada setiap orang idealnya mempunyai sebuah kemampuan basic life support atau bantuan hidup dasar (BHD). Remaja merupakan salah satu bagian dari masyarakat yang berkompetensi untuk dilatih, dimana mereka berada kegawatdaruratan tersebut. Diharapkan remaja memiliki Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. pengetahuan sekaligus kesiapan ketika menghadapi yaitu melalui pembelajaran dari, oleh dan bersama situasi kritis (Sudarman. Akbar Asfa 2. Untuk itu para remaja perlu dibekali dengan Beberapa faktor yang memengaruhi pendidikan pengetahuan yang memadai (Muzakkir. kesehatan adalah materi atau pesan yang disampaikan. Pembekalan tersebut tentang bantuan hidup dasar alat bantu atau alat peraga yang digunakan, metode terutama dalam kondisi-kondisi darurat yang sering penyampaian materi serta pendidik atau petugas yang dialami remaja khususnya. melakukan pendidikan kesehatan (Murtiyarini. Nurti. Berdasarkan hasil wawancara dengan remaja di desa Sodonghilir didapatkan informasi bahwa remaja di desa Sodonghilir , & Sari. Pemilihan media merupakan salah satu faktor yang mengenai BHD. Selain itu dengan adanya fakta hasil dari sebuah observasi di puskesmas Sodonghilir belum Penggunaan media harus sesuai dengan tujuan dari memiliki poster yang menunjukkan apa yang harus promotor dan harus disesuaikan dengan kebutuhan dilakukan ketika terjadi kegawatdaruratanpada kasus Agar penyampaian pesan-pesan kesehatan yang Remaja juga menyatakan tidak mengetahui ada yang kemudian dalam bentuk lembaran, baik tulisan nomor telepon darurat. Sejalan dengan hal tersebut, hasil maupun gambar maka dibutuhkanlah sebuah booklet atau observasi yang penulis lakukan di desa Sodonghilir, buku saku merupakan media yang berguna (Ansari et al. diperlukan edukasi kepada masyarakat Desa Sodonghilir khususnya remaja tentangpertolongan pertama dalam Dalam upaya mensiasati penyampaian edukasi yang baik terhadap remaja, penulis mencoba membuat inovasi dibutuhkan mengingat masyarakat masih seringkali panik media edukasi berupa DigitalStory Pocketbook (DSP). dan berujung pada keterlambatan penanganan sehingga Tinjauan pustaka yang dimaksudkan untuk mengetahui berakibat fatal. adanya efektivitas penggunan DigitalStoryPocketbook Memberikan Hal kegawatadaruratan pada remaja merupakan waktu yang sangat ideal, karena dapat melatih keterampilan mereka Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Dengan kesiapsiagaan yang cepat serta tepat berupa pengetahuan mengenai penanggulangan kegawatdaruratan yang di penanggulangan dapat lebih cepat dan tepat sehingga kecelakaan atau kegawatdaruratan lainya (Watung 2. Dalam upaya pemberikan edukasi kepada masyarakat khususnya remaja, diperlukan media promosi kesehatan yang menarik dan mudah difahami. Peran yang sangat penting dalam pemberdayaan masyarakat dalah edukasi. SMK Yasbu Al-Qomariyah METODE Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan pengetahuan siswa/i Kelas XI dan XII Jurusan OTKP SMK Yasbu Al-Qomariyah dengan media Digital Story Pocketbook. Dimulai dengan melengkapi berkas dan perizinan dan dilanjutkn sampai data yang terkumpul selesai. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa/i Kelas XI dan XII Jurusan OTKP SMK Yasbu Al-Qomariyah. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 Kriteria inklusi sampel penelitian ini adalah remaja berusia minimal 17 tahun dan bersedia diikut Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. sertakan dalam penelitian. Kriteria ekslusi sampel adalah panduan penggunaannya dan mengikuti setiap arahan remaja kurang dari 17 tahun , dan tidak bersedia diikut yang tercantum pada produk Digital Story Pocketbook sertakan dalam penelitian. (DSP). Penulis meminta siswa untuk mempelajari dan Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah membacanya berulang. Pada tahap uji coba ini dalam 3 data primer, yaitu data yang langsung diperoleh oleh hari yaitu pada tanggal 10-12 April 2022dengan tahap peneliti di lapangan. Selain itu juga, data sekunder juga akhir mengevaluasi dengan memberikan kembali soal digunakan dalam penyusunan laporan penelitian. tentang kegawatdaruratan dengan soal yang sama. Hasil Instrumen penelitian menggunakan kuisioner pre test score awal dan akhir penulis analisis untuk melihat dan post test. Penulis terlebih dahulu melengkapi berkas pengaruh penggunaan Digital Story Pocketbook(DSP) administrasi dan perizinan ke SMK untuk melaksanakan terhadap tingkat pengetahuan siswa. implementasi kegiatan. Pada tahap awal dilakukan HASIL PENELITIAN Hasil kegawatdaruratan pada 35 orang siswa tersebut melalui kegawatdaruratan pada score remaja didapatkan hasil pertanyaan-pertanyaan tentang kegawatdaruratan yang sebagai berikut: berjumlah 10 soal. Kemudian penulis mensosialisasikan Digital Story Pocketbook (DSP) serta menjelaskan Diagram 1 Perbandingan Score Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Penggunaan DSP 100,00% 80,00% 60,00% 40,00% 71,79% 12,82% 20,00% 0,00% Kurang Pengetahuan Sebelum Pengetahuan Sesudah 7,69% Cukup 23,08% Baik 46,15% 15,38% Sangat Baik 12,82% 71,79% Sangat Baik PEMBAHASAN Digital Story Pocketbook(DSP) atau buku saku cerita Baik Cukup Kurang remaja bisa membuka Digital Story Pocketbook (DSP) digital merupakan media edukasi berupa sebuah buku Digital Story Pocket Book isinya tersusun dari catatan- dalam bentuk digital yang bisa dibuka melalui komputer catatan berbentuk story atau cerita yang terdiri dari 44 atau gadget. Melihat dari perkembangan jaman bahwa Dalam buku saku ini terdapat sebuah inovasi remaja tentunya kadang tidak bisa lepas dari dua yaitu dalam bentuk digital atau elektronik yang tentunya perangkat tersebut sehingga ada peluang untuk para sudah memperhatikan dan mempertimbangkan Visible. Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. Interesting. Simple. Useful. Accurate. Legitimate. Bantuan Hidup Dasar Structured yang mempunyai kelebihan di dalamnya Mekanisme Call for Help terdapat cerita menarik sehingga taerdapat gambaran Pada kasus-kasus membuka dari halaman pertama DSP ikuti setiap arahan sehingga kasus yang berkelanjutan membuat penasaran dari DSP tersebut, seperti buka sebuah link yang isinya seorang pembaca dan tentunya besar peluang membaca audio atau ucapan sebuah apresiasi dari selesainya kasus sampai akhir. Di dalam Digital Story Pocketbook (DSP) per kasus yang tersedia. Pada tahapan kedua, pembaca juga terdapat gambar-gambar colorfull yang bisa menarik DSP akan diajak pada suasana kehidupan berupa kejadian si pembaca, terdapat link audio untuk memperjelas kasus kasus yang kemudian akan mendapatkan gambar gambar yang menarik mengenai kegawatdaruratan. Pada tahapan kecelakaan lalu lintas yang bisa dilakukan oleh ke tiga pembaca DSP harus menanggulangi kasus masyarakat awam khususnya remaja. Digital Story Pocketbook (DSP) dirancang dengan Pada mengetahui tindakan kegawatdaruratan yang sesuai. buku yang nantinya bisa di scroll yang isinya terdapat DSP yang dibuat penulis menampilkan suatu inovasi informasi mengenai kasus kegawatdaruratan, dalam yaitu dengan menambahkan link sebuah audio serta gift Digital Story Pocketbook (DSP) memiliki konsep sebuah greetingcard agar terus bisa melewati kasus per pembaca harus bisa memahami isi dari Digital Story kasus dalam DSP ini. Penulis menambah aturan untuk Pocketbook (DSP) tersebut serta mengikuti setiap pembaca harus menyelamatkan nyawa seseorang sampai petunjuk yang ada. Ukuran dari DSP tersebut yaitu 10,5 X tuntas mengenai kegawatdaruratan sehingga pengetahuan serta keterampilan remaja akan bertambah karena rasa kegawatdaruratan terutama focus pada Basic Live Support keingin tahuan mereka. DSP ini bisa dibaca berulang, (BLS) yang dikemas dalam cerita yang menarik, yang kapan saja dan dimana saja, sehingga efek pengulangan dilengkapi dengan audio dan gambar yang menarik ini akan memberikan dampak yang baik terhadap DSP Berikut ini adalah sampul DSP dan Dalam Digital Story Pocketbook (DSP) tersebut contoh greeting card: tentunya ada beberapa kasus yang harus dituntaskan oleh Media edukasi yang menarik seperti DSP yang peneliti pembaca, meskipun ada beberapa kasus yang harus kembangkan mempunyai peluang yang sangat potensial dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Dengan penanggulangannya sistematis dan sesuai setiap kasusnya. pengetahuan yang baik dan didukung gambar-gambar Setiap penanggulangan diberi label agar mempermudah tutorial yang bisa mereka ikuti akan memberikan dampak yang lebih baik dalam meningatkan kemampuan remaja kegawatdaruratan terjadi dan dipahami oleh masyarakat Adapun topik kegawatdaruratan yang tertuang dalam Digital Story Pocketbook (DSP) adalah: dalam menanggulangi kasus kegawatdaruratan. Anak sekolah tingkat SMK atau sederajat masuk pada usia remaja di mana pada usia ini terjadi pertumbuhan Pengertian kegawatdaruratan serta perkembangan yang pesat pada fisik, psikologis serta Kegawatdaruratan karena Kecelakaan lalu lintas Pertolongan pertama kegawatdaruratan Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. Menurut (Darsini. Fahrurrozi, and Cahyono 2. Pengetahuan merupakan domain yang amat perkembangan perilaku diklasifikasikan menjadi tiga penting pada kegiatan membentuk tindakan bagi tingkat yaitu sebagai berikut. vert behavio. Dari suatu pengalaman . Pengetahuan, pengetahuan merupakan sebuah penelitian tersurat bahwa perilaku yang didasari dengan hasil dari indera manusia, atau hasil dari apa yang adanya pengetahuan maka akan lebih awet berbeda diketahui oleh individu melalui indera yang dengan perilaku yang tidak didasari dengan sebuah pengetahuan (Notoadmojo, 2003. Suwanti dan Aprilin, . Sikap, sikap ialah respons tertutup terhadap stimulus yang melibatkan pendapat juga emosi dari 2. dalam(Darsini. Fahrurrozi, and Cahyono 2. Pengetahuan merupakan hasil kegiatan keingintahuan manusia tentang apa pun dengan cara-cara sert dengan yang bersangkutan. Tindakan, tindakan atau praktik merupakan alat-alat khusus sesuai kebutuhan. Pengetahuan ini perilaku yang diekspresikan ke dalam bentuk banyak jenis serta sifatnya, baik yang langsung mapun tindakan sebagai hasil dari pengetahuan sikap yang yang tak langsung, terdapat sifat tidak tetap . erubah- individu miliki. , subyektif, serta khusus, bahkan ada yang bersifat Konsep hidup sehat yang tercermin pada perilaku tetap, obyektif serta umum. Jenis serta sifat dari sehat dalam lingkungan sehat perlu diperkenalkan sedini pengetahuan ini tergantung dari sumbernya dan dengan mungkin pada generasi penerus dan selanjutnya diresapi cara serta alat apayang bisa menyebabkan diperolehnya Hirawati, sebuah pengetahuan. Adapun pengetahuan yang benar dan ada pengetahuan yang salah. Tentu saja yang mempengaruhi perilaku seseorang terhadap kesehatan dikehendaki adalah pengetahuan yang benar (Suhartono, adalah pengetahuan. (Darsini. Fahrurrozi, and Cahyono Suwanti dan Aprilin, 2. Pengetahuan adalah feedback dari tahu, dan ini bisa terjadi setelah orang Kristiningrum (Widyaningsih. Salah Maka dari itu dibutuhkanlah sebuah pengetahuan, melakukan kegiatan pengindraan pada suatu objek pengetahuan berasal dari kata AutahuAy, dalam Kamus Besar Penginderaan terjadi melalui panca indra Bahasa Indonesia kata tahu memiliki arti antara lain manusia, yakni indra penglihatan, indra pendengaran, mengerti sesudah melihat . enyaksikan, mengalami, dan indra penciuman, indra rasa dan raba. Sebagaian besar Menurut pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga Notoatmodjo, . Pengetahuan merupakan hasil dari (Notoatmodjo, 2003. Suwanti dan Aprilin, 2. tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dalam(Darsini. Fahrurrozi, and Cahyono 2. dimilikinya yakni indra pendengaran, indra penciuman, indra penglihatan, indra penciuman, dan indera peraba. Menurut Bloom. Pengetahuan yaitu hasil dari sebuah Hasil penelitian awal tentang penggunaan DSP pada SMK Yasbu Qomariyah tahu, yang kemudian terjadi setelah orang melakukan kriteria sangat baik berjumlah 12,82%, memiliki kriteria sebuah penginderaan pada suatu objek tertentu. Kegiatan baik 46,15%, memiliki kriteria cukup 23,08%, memiliki penginderaan dilakukan menggunakan panca indera kriteria kurang 18%. Sedangkan presentasi tingkat manusia, yaitu indera penglihatan, indera pendengaran, pengetahuan tentang penanggulangan kegawatdaruratan indera penciuman, rasa serta raba. Sebagian besar setelah penggunaan media Digital Story Pocketbook pengetahuan manusia didapatkan dengan mata serta (DSP) adalah memiliki kriteria sangat baik 71,79%. Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. memiliki kriteria baik 15,38%,memiliki kriteria cukup Yasbu Al-Qomariyah merupakan hasil dari apa yang 5%, dan memiliki kriteria kurang 7,69%. diketahui oleh individu melalui indera yang dimilikinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Jika remaja mengetahui mengenai penanggulangan DSP dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kemunkinan akan adanya perubahan terhadap perilaku dilaksanakan penggunaanya dalam waktu yang relative dalam penanggulangan kegawatdaruratan kecelakaan lalu Apabila DSP sudah digunakan lebih intens, tentu (Dona Tri Juni Parti 2. Pada saja akan memberikan dampak yang lebih baik dalam peningkatan pengetahuan siswa. Maka dari itu. DSP sebagai media edukasi pada siswa/i dharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa di Indonesia serta penanggulangan dapat lebih cepat dan Digital Story Pocketbook (DSP) ini dapat membantu tepat sehingga dapat meminimalisir jumlah korban meningkatkan pengetahuan siswa/i remaja SMK Yasbu kecelakaan yang menyebabkan kematian. Al-Qomariyah Sodonghilir mengenai penanggulangan Kegawatdaruratan karena kecelakaan lalu lintas. KESIMPULAN Kegawatdaruratan adalah keadaan yang mengancam menjadi tiga tingkat yaitu pengetahuan, sikap, serta nyawa yang harus dilakukan tindakan segera untuk tindakan. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku menghindari kecacatan bahkan kematian korban. Agar dapat memberikan pertolongan sebagai prosedur maka Perkembangan (Darsini. Fahrurrozi, and Cahyono 2. Pengetahuan yang didapatkan oleh remaja SMK perlu diberikan pembekalan tentang Bantuan Hidup Dasar (Viodya Watung, 2. Yasbu Al-Qomariyah merupakan hasil dari apa yang Digital Story Pocketbook (DSP) adalah buku saku diketahui oleh individu melalui indera yang dimilikinya. cerita dengan inovasi media tersebut dalam bentuk digital Menurut teori WHO (World Health Organizatio. , serta memiliki keunggulan ada sebuah cerita kasus, link salah satu bentuk objek kesehatan dapat dijabarkan oleh sebuah audio serta gift sebuah greetingcard dari penulis pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman sendiri agar terus bisa melewati kasus per kasus dalam DSP ini (Wawan, 2010. Fatim dan Suwanti, 2. Dalam tindakan mengetahui selalu kita temukan dua unsur utama mempertimbangkan Visible. Interesting. Simple. Useful, yaitu subjek yang mengetahui (S) dan sesuatu yang Accurate. Legitimate. Structured. diketahui atau objek pengetahuan (O). Keduanya secara Fokus utama produk ini untuk mengembangkan media fenomenologis tidak mungkin dipisahkan satu dari yang dengan Digital Story Pocketbook (DSP) dan melihat Maka sebuah pengetahuan dapat disebut dengan sebagai hasil dari perilaku tahu manusia baik tentang pengaruhnya terhadap tingkat pengetahuan remaja. Berdasarkan hasil penulisan pada siswa/i SMK Yasbu sesuatu atau sebuah perbuatan manusia untuk memahami Al-Qomariyah Sodonghilir,Kecematan objek yang sedang dihadapi. Dalam arti yang lebih sempit. Kabupaten pengetahuan adalah sesuatu yang hanya bisa dimiliki oleh penggunaan media DSP terhadap pengetahuan remaja Pengetahuan yang didapatkan oleh remaja SMK Tasikmalaya Sodonghilir. Kegawatdaruratan kecelakaan lalu lintas yaitu dilihat dari hasil kuesioner Yestika Saleha. Triya, et. Efektivitas Penggunaan Digital Story Pocketbook A JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. No. September 2022, pp. ISSN: 2355-0724. DOI: 10. 54867/jkm. yang diberikan oleh penulis didapatkan hasil siswa/i SMK Yasbu Al-Qomariyah adanya peningkatan pengetahuan STIK Bina Husada Palemban. Fahrurroji. Andhi et al. AuPenangangan Bantuan Hidup Dasar (Bh. Dan Kesehatan Dan kegawatdaruratan kecelakaan lalu lintas dengan diberikan Keselamatan Kerja (K. Lingkungan Rumah media DSP. Tangga. Ay Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk mencapai keberhasilan dalam penggunaan media DSP ini dengan harapan adanya peningkatan 26. : 47. Imardiani. V Septiany, and T R Perdana. AuEDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA kegawatdaruratan kecelakaan lalu lintas, diharapkan KECELAKAAN dibaca berulang oleh para remaja, sehingga dapat KAMPUS memperjelas urutan tindaakan yang diberikan untuk SUKARELA (KSR) STIKes A. Ay Khidmah 2: 219Ae (P3K) PADA LINGKUNGAN MAHASISWA KORPS kecelakan lalu lintas yang kemudian akan meminimalisir http://khidmah. id/index. php/khidmah/ar dari kematian. ticle/view/326. Kemenkes, . REFERENSI