Jurnal CyberTech Vol. No. September 201x, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 SISTEM MONITORING DAN PEMBERIAN TDS PADA TANAMAN AEROPONIK MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS (IOT) BERBASIS NODEMCU Paridah, 2Ardianto Pranata. 3Dedi Setiawan. 1,3 Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma 2Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: ABSTRAK Keyword: Aeroponik. Tanaman Kentang. TDS. Internet Of Things. Blynk,Smartphone Pada penerapannya sendiri teknik aeroponik pada tanaman kentang membutuhkan perawatan yang lebih yaitu perlu dilakukannya pengecekan dan pengontrolan pada tanaman serta larutan nutrisi supaya sesuai dengan kebutuhan tanaman agar mendapat hasil tanaman yang berkualitas dengan harga jual tinggi. Pada saat ini proses pemberian TDS pada tanaman aeroponik kentang masih dilakukan dengan manual dan berulang kali sesuai dengan nilai TDS air yang disemprotkan pada tanaman. Aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam sayuran di udara tanpa menggunakan tanah, nutrisi disemprotkan pada akar tanaman, air yang berisi larutan hara atau nutrisi disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Salah satu jenis tanaman yang termasuk kedalam aeroponik adalah tanaman kentang. Untuk memudahkan proses pengaturan TDS pada tanaman aeroponik kentang dapat diciptakan sebuah sistem yang bisa memonitoring dan melakukan proses pemberian TDS dengan memanfaatkan internet of things (IOT). Dengan penggunaan internet of things (IOT) maka sistem akan dapat dimonitoring dari jarak jauh menggunakan smartphone yang terhubung dengan internet. Sistem juga akan dilengkapi dengan pemberi TDS yang dikendalikan menggunakan aplikasi blynk pada smartphone, sehingga proses pemberian nutrisi pada tanaman tidak lagi dilakukan secara manual Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama Program Studi Perguruan Tinggi Email : Paridah : Sistem Komputer : STMIK Triguna Dharma : paridahnue99@gmail. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802A9 PENDAHULUAN Aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam sayuran di udara tanpa menggunakan tanah, nutrisi disemprotkan pada akar tanaman, air yang berisi larutan hara atau nutrisi disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Air dan nutrisi disemprotkan menggunakan irigasi sprinkler . Salah satu jenis tanaman yang termasuk kedalam aeroponik adalah tanaman kentang. Kentang merupakan makanan sumber karbohidrat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti nasi. Kentang juga salah satu komoditas hortikultura yang berpotensi dan mendapatkan prioritas untuk dikembangkan di Indonesia. Disamping itu makin banyaknya perkembangan industri makanan ringan dan restoran cepat saji yang menggunakan kentang sebagai salah satu bahan bakunya, mengakibatkan meningkatnya permintaan produk kentang yang baik dalam segi jumlah maupun mutu yang berkualitas untuk dikonsumsi . Pada penerapannya sendiri teknik aeroponik pada tanaman kentang membutuhkan perawatan yang lebih yaitu perlu dilakukannya pengecekan dan pengontrolan pada tanaman serta larutan nutrisi supaya sesuai dengan kebutuhan tanaman agar mendapat hasil tanaman yang berkualitas dengan harga jual tinggi. Pada saat ini proses pemberian TDS pada tanaman aeroponik kentang masih dilakukan dengan manual dan berulang kali sesuai dengan nilai TDS air yang disemprotkan pada tanaman. TDS adalah jumlah material yang terlarut di dalam air. Material ini dapat berupa karbonat, bikarbonat, klorida, sulfat, fosfat, nitrat, kalsium, magnesium, natrium, ion-ion organik, senyawa koloid dan lain-lain . TDS dapat digunakan untuk memperkirakan kualitas air minum, karena mewakili jumlah ion didalam air. Nilai baku mutu air terhadap parameter uji TDS yang diperbolehkan menurut standar nasional adalah 1000 mg/L. Untuk mengetahui nilai TDS dapat digunakan berbagai teknik pengukuran. Alat standar yang digunakan adalah TDS meter, namun harganya mahal dan proses pengukurannya lama. Untuk memudahkan proses pengaturan TDS pada tanaman aeroponik kentang dapat diciptakan sebuah sistem yang bisa memonitoring dan melakukan proses pemberian TDS dengan memanfaatkan internet of things (IOT). Dengan penggunaan internet of things (IOT) maka sistem akan dapat dimonitoring dari jarak jauh menggunakan smartphone yang terhubung dengan internet. Sistem juga akan dilengkapi dengan pemberi TDS yang dikendalikan menggunakan aplikasi blynk pada smartphone, sehingga proses pemberian nutrisi pada tanaman tidak lagi dilakukan secara manual. Melihat dari latar belakang tersebut, diberiberikan solusi dengan menciptakan alat untuk skripsi dengan judul AuSistem Monitoring dan Pemberian TDS Pada Tanaman Aeroponik Menggunakan Internet of Things (IOT) Berbasis NodeMcuAy. METODE PENELITIAN 1 Study Literature Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan literatur yang dapat berupa buku, jurnal atau makalah ilmiah yang berhubungan dengan objek penelitian yang akan diteliti. Literatur ini nantinya akan menjadi bagian penting untuk memperbanyak teori penelitian yang akan diuji. Eksperimen / Percobaan Langsung Metode ini merupakan meliputi proses pembuatan sistem secara langsung untuk menguji desain yang telah dirancang dalam penelitian ini. Algoritma Pengiriman Data IOT Algoritma sistem merupakan implementasi metode atau algoritma di dalam penelitian. Algoritma sistem sangat penting dalam pembentukan sebuah sistem yang akan dikembangkan kedalam sebuah program. Implementasi algoritma Internet of Things digunakan untuk membuat sistem dapat dikoneksikan dan dikendalikan dengan komunikasi internet. Adapun algoritma yang digunakan pada sistem monitoring dan pemberian TDS pada tanaman aeroponik ini menggunakan konsep internet of things yang digunakan dalam proses pengiriman data pembacaan sensor TDS yang akan ditampilkan pada aplikasi Blyn, serta pada saat pemberian TDS pada tanaman aeroponik dari jarak jauh. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802A9 Sensor TDS Aplikasi Blynk NodeMcu Hotspot Gambar 2. 1 Aristektur Pengiriman data dengan konsep IOT 2 Tahapan Proses Sistem Blok Diagram Sistem Blok diagram merupakan gambaran komponen input, proses, dan output yang digunakan dalam sistem. adapaun blok diagram dari sistem monitoring dan pemberian TDS pada tanaman aeroponik ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini: PROSES INPUT OUTPUT Relay Sensor TDS NodeMcu Pompa DC LCD Aplikasi Blynk Catu Daya 12 Volt Gambar 2. 2 Blok Diagram Sistem Algoritma Sistem Algoritma sistem merupakan suatu langkah atau tahapan proses dari sistem untuk menyelesaikan tugas dan fungsinya. Dimana penentuan algoritma yang digunakan berdasarkan gambaran umum dari sistem kerja sistem yang akan diuji coba oleh sistem agar memaksimalkan kinerja alat sesuai yang diinginkan. Aktifasi Sistem Pembacaan Nilai Sensor Pengiriman Data Pembacaan Sensor Tampilkan Nilai Sensor Pada LCD dan Blynk Selesai Gambar 2. 3 Algoritma Sistem Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802A9 Flowchart Sistem Pada sistem monitoring dan pemberian TDS pada tanaman aeroponik yang akan dibangun ini, dimulai dengan pengaktifkan untuk sistem dapat melakukan inisialisasi, dilanjutkan dengan mengaktifkan jaringan internet berupa hotspot wifi yang akan dihubungkan dengan sistem dan perangkat smartphone. Kemudian sistem akan bekerja dengan melakukan proses pembacaan TDS pada tanaman aeroponi. Pembacaan nilai sensor ini kemudian akan dikirimkan ke nodemcu. Pada sistem ini akan dilakukan pengecekkan nilai TDS pada tanaman aeroponik, dimana nilai TDS yang baik untuk tanaman kentang yang menjadi studi kasus sistem ini adalah bernilai kurang dari 1000-1750 ppm. Apabila sensor mendeteksi nilai TDS yang melebihi nilai 1750 ppm maka dapat dikategorikan sebagai nilai TDS yang tinggi dan sistem akan mengirimkan notifikasi pada lcd, lalu jika sensor mendeteksi nilai TDS yang kurang dari 1000 ppm maka dapat dikategorikan sebagai nilai TDS yang rendah dan sistem akan mengirimkan notifikasi pada lcd. Proses pengaktifan pompa dapat dilakukan dengan menekan tombol button pada blynk. Start Pengaktifan Sistem TDS Sensor Koneksi Blynk Berhasil ? Deteksi & Kalibrasi Nilai TDS Tampilkan Nilai TDS pada LCD & Blynk Nilai TDS >= Tampilan LCD & Blynk AuNilai TDS TinggiAy Tampilan LCD & Blynk AuNilai TDS RendahAy Nilai TDS <= Tampilan LCD & Blynk AuNilai TDS BaikAy Pompa DC Sistem OFF Finish Gambar 2. 4 Flowchrt Sistem. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802A9 ANALISA DAN HASIL Pengujian sistem dilakukan untuk mengetahui fungsi dan kinerja dari keseluruhan sistem. Pengujian ini dimulai dengan melakukan pemeriksaan kerja sistem pada bagian-bagian utama hingga kinerja sistem keseluruhan. Pengujian sensor TDS pada sistem berguna untuk mengukur nilai TDS atau kadar vitamin pada tanaman pengujian akan dilakukan ddengan cara meletakkan sensor pada media tanam aeroponik dan menunggu sampai sesnor membaca atau mendeteksi nilai TDS pada tanaman. Hasil pembacaan sensor yang dilakukan akan dideteksi oleh nodemcu sebagai pengendali utama sistem. Pada gambar dibawah terlihat hasil pembacaan sensor TDS ditampilkan pada serial monitor arduino: Gambar 2. 6 Pengujian Sensor TDS Gambar yang pertama merupakan tampilan nilai pembacaan sensor TDS pada air yang tidak diberikan cairan vitamin yang biasa diberikan pada tanaman aeroponik. Pembacaan sensor terlihat pada nilai PPM 940, dan gambar kedua pada pengujian setelah air pada tanaman diberikan larutan vitamin dan menunjukkan nilai PPM 1749 yang menunjukkan nilai PPM yang normal Aplikasi blynk yang digunakan untuk memonitoring nilai TDS pada tanaman aeroponik melalui Pada blynk digunakan widget gauge untuk menampilkan nilai TDS yang dideteksi. Aplikasi blynk akan memudahkan pemilik untuk memonitoring TDS atau kadar vitamin pada tanaman aeroponik melalui jarak jauh karena sistem telah terkoneksi dengan internet dan berbasis IOT Gambar 2. 7 Pengujian Blynk Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802A9 KESIMPULAN Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari sistem monitoring nilai TDS pada tanaman aeroponik ini adalah sebagai berikut:. Perancangan sistem monitoring TDS pada tanaman aeroponik kentang ini dilakukan dengan menggunakan Nodemcu yang menjadi pengendali sistem yang memiliki modul Wifi Esp8266 yang membuat sistem dapat terhubung dengan internet dan menggunakan sensor TDS meter untuk mengukur kadar TDS pada tanaman. Pengujian pemberian TDS otomatis pada sistem dilakukan dengan menggunakan pompa DC 12 volt. Pengimplemetasian internet of things pada sistem ini yakni pada proses pengiriman data nilai TDS yang dapat dimonitoring pada aplikasi Blynk. UCAPAN TERIMA KASIH Puji Syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karna berkat kasih karunian-Nya yang memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat diselesaikan jurnal ilmiah ini dengan baik. Ucapan terima kasih ditujukan kepada orang tua saya atas kesabaran, ketabahan, serta ketulusan hati memberikan dorongan moral maupun material serta doa yang tiada hentinya. Ucapan terima kasih juga ditujukan untuk pihak-pihak yang telah mengambil bagian dalam penyusunan jurnal ilmiah ini. REFERENSI