Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Peran DaAoI Kamtimbmas dalam Penanggulangan Geng Motor Muna Fadillah1*. Sahrul2 Mahasiswa progam studi pengembangan masyarakat islam Universitas islam negeri Sumatra utara muna0103192058@uinsu. id , sahrul@uinsu. ABSTRACT The role of a Da'i in Islam holds significant importance in the practice and propagation of the Islamic faith. A Da'i's primary responsibility is to impart teachings to all individuals, with the aim of upholding and preserving Islam, drawing from their own personal experiences in everyday life. The role of a Kamtibmas Da'i in dealing with motorbike gangs is also very important. From the results of an interview with Mr. Syukri who was appointed as the Medan Labuhan Kamtibmas Da'i. In responding to crimes that are rampantly committed by children today, the government and institutions related to children should take the following countermeasures: 1. Raid children who have the potential to become members of motorbike gangs, 2. Hold spiritual shower activities in mosques and mosques. at church every Thursday for children who have been caught by the Medan police, 3. Da'i Kamtibmas also holds outreach activities to the community to overcome motorbike gangs so that they do not develop further. Keywords: DaAoi Kamtimbmas, countermeasures motorbike gangs. ABSTRAK Peran seorang Da'i dalam Islam sangatlah penting, khususnya dalam kegigihannya menyebarkan ajaran Islam. Tanggung jawab utama Da'i adalah menyampaikan ajaran kepada individu, dengan tujuan menegakkan prinsip-prinsip Islam. Hal ini mencakup berbagi wawasan dan pembelajaran yang didapat dari pengalaman pribadi mereka dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Peran seorang Da'i Kamtibmas dalam menangani geng motor sangatlah penting. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan Pak Syukri yang ditunjuk sebagai Da'i Kamtibmas Labuhan Medan. Mengingat semakin meningkatnya kejadian kenakalan remaja, maka sangat penting bagi pemerintah untuk melakukan hal tersebut. lembaga-lembaga yang berpusat pada anak untuk menerapkan langkah-langkah berikut agar dapat mengatasi masalah ini secara efektif:1. Merazia anak yang berpotensi menjadi anggota geng motor, 2. Mengadakan kegiatan siraman rohani dikemesjid maupun digereja setiap hari kamis untuk anak-anak yang telah tertangkap oleh polsek Medan, 3. DaAoi kamtibmas juga mengadakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat untuk penanggulangan geng motor agar tidak semangkin berkembang. Kata kunci: DaAoi Kamtimbmas, penanggulangan geng motor. 2436 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. PENDAHULUAN Nilai-nilai agama Islam memegang posisi penting dalam iman Islam. Dalam masyarakat muslim, sangatlah penting untuk memasukkan nilai-nilai agama ke dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana menunaikan ibadah seseorang. Di era globalisasi kontemporer, individu memiliki akses mudah terhadap berbagai nilai eksternal yang dapat dengan mudah diamati atau direplikasi untuk diintegrasikan ke dalam rutinitas sehari-hari. Akibatnya, hal ini menyebabkan berkurangnya pemahaman dan implementasi nilai-nilai agama dalam masyarakat. Salah satu wujud kejahatan sosial dan budaya eksternal yang menjadi fenomena penting, khususnya di wilayah perkotaan Medan, adalah terjadinya kejahatan geng Perlu dicatat bahwa sebagian besar individu yang terlibat dalam kegiatan kriminal ini adalah anak di bawah umur, baik pelajar maupun anak putus sekolah. Menurut Yamil Anwar Adang . , banyak geng-geng nakal tumbuh dan muncul di wilayah perkotaan, memainkan peran penting dalam berbagai kegiatan kriminal seperti pencurian, vandalisme, pembangkangan terhadap otoritas orang dewasa dan norma-norma masyarakat, melakukan tindakan kekerasan, dan menanamkan ketakutan di tengah masyarakat. Menurut Yamil Anwar Adang . , dari sudut pandang sosiologi dan hukum, geng motor dapat dipahami sebagai kelompok sosial yang mempunyai tujuan atau afiliasi bersama yang dapat digambarkan sebagai suatu komunitas. Namun, penting untuk dicatat bahwa hubungan-hubungan ini sering kali bersifat negatif, kurang terorganisir, dan cenderung terlibat dalam perilaku anarkis. Para oknum yang tergabung dalam geng motor sudah terbiasa melakukan aktivitas ilegal. Meskipun penting untuk dicatat bahwa tidak ada geng yang secara resmi mendukung perilaku ini, terdapat tradisi yang tidak terucapkan dan diakui secara luas dalam budaya jalanan yang mengaitkan tindakan ini dengan gaya hidup. Orang-orang tersebut biasanya melakukan aktivitasnya pada malam hari dengan menggunakan berbagai senjata tajam seperti badik, busur, dan peralatan serupa lainnya untuk melakukan aksinya. Siapa pun berpotensi menjadi sasaran agresi geng motor tersebut. Tampaknya tantangan yang ditimbulkan oleh geng-geng motor ini masih terus berlanjut dan bahkan semakin meningkat baik dari segi prevalensi maupun dampaknya. Dalam keadaan seperti ini, sangat penting untuk menetapkan posisi seorang DaAoi Kamtibmas sebagai sosok berpengaruh yang mampu membawa perubahan Peran mereka meliputi mendidik individu yang mungkin kurang memahami prinsip-prinsip agama, memupuk pemahaman, penerimaan, dan penerapan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini bertujuan untuk menumbuhkan masyarakat yang berpegang pada prinsip-prinsip Islam secara utuh. Peran Da'i Kamtibmas sebagai pendukung ajaran luhur Islam sangatlah penting bagi masyarakat. Mereka menjadi pedoman dalam menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap nilai-nilai agama, khususnya dalam masyarakat yang semakin rentan terhadap pengaruh sosial dan budaya eksternal yang menyimpang dari prinsip-prinsip ajaran Islam. 2437 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Da'i Kamtimbmas dalam menyikapi geng motor. Penelitian ini mencakup populasi 50 orang, dari mana sampel Peran DaAoi Kamtimbmas dalam menyikapi dan menyelesaikan permasalahan geng motor Medan Labuhan melalui penerapan metode Dakwah. Diskusi. Edukasi, dan Uswatun Khasanah. Ada beberapa faktor yang menunjang efektivitas pembinaan, antara lain profesionalisme dan pengalaman dakwah para Da'i Kamtimbmas. Sebaliknya, terdapat berbagai faktor penghambat yang dapat menghambat kemajuan. Faktorfaktor tersebut antara lain kesenjangan pemahaman masyarakat, ketidakharmonisan dalam keluarga, lingkungan sosial yang kurang kondusif, dan masih rendahnya nilainilai agama. METODE PENELITIAN Metodologi yang digunakan peneliti dalam pengumpulan dan pengolahan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Penulis menggunakan bentuk penelitian lapangan, khususnya pendekatan kualitatif, untuk mengumpulkan data di lapangan guna keperluan pelaksanaan penelitian ini. Metodologi penelitian ini bertujuan untuk menyajikan analisis komprehensif mengenai peran khatib dalam mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh geng motor Medan Labuhan. Penelitian dilakukan di CPTU. Masjid. Kecamatan Labuhan. Medan. Sumatera Utara. Dalam upaya untuk menambah wawasan mengenai peran Kamtimbus DaAoi dalam mengatasi permasalahan geng motor di masyarakat. Data yang diperoleh dari berbagai sumber, antara lain observasi, wawancara yang terdokumentasi dalam catatan lapangan, dan sumber resmi, dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Analisis ini melibatkan serangkaian langkah yang diadaptasi dari Huberman, sebagaimana dikutip oleh Burhan Bugin . , yang meliputi membaca, mempelajari, dan menganalisis data. Kompresi data Harap atur item menjadi beberapa unit. Proses pembuatan kategori melibatkan penerapan teknik pengkodean Melakukan pemeriksaan keabsahan data. HASIL DAN PEMBAHASAN Peran DaAoi Dalam Islam Berdasarkan observasi lapangan penulis, terlihat bahwa peran Da'i dalam Islam sangat penting dalam penyebaran akidah Islam, sejalan dengan perintah Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Tanggung jawab Da'i tidak hanya sekedar memberikan informasi kepada generasi muda masa kini, tetapi juga mencakup perolehan pengetahuan yang lebih luas. Perpaduan ilmu pengetahuan Islam dan 2438 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. kemajuan teknologi sangat memudahkan kerja Da'i dalam menyebarkan ajaran Islam secara efektif kepada individu. Namun, terdapat perbedaan mencolok antara Da'i sebelumnya dan Da'i saat ini dalam hal peran mereka. Para mantan Da'i memiliki kelebihan, ketekunan, dan kesabaran tersendiri dalam upaya menyebarkan agama Islam. Mempromosikan agama Islam menghadirkan tantangan yang mungkin lebih kompleks dari perkiraan Mereka menunjukkan komitmen yang teguh dalam bidang dakwah, apapun tantangan yang ditimbulkan oleh harta, waktu, jarak, dan hambatan. Sebagaimana diketahui secara luas, terdapat seorang pengkhotbah yang sangat berpengaruh yang memiliki ketaatan mendalam terhadap keimanan ALLAH dan secara aktif menjalankan tugasnya sebagai Da'i, sebuah peran yang tidak ada bandingannya hingga hari ini. Beliau mencontohkan kecintaan yang tak tergoyahkan kepada ALLAH dan Nabi Muhammad SAW yang terhormat, yang ditugaskan secara ilahi untuk menyebarkan risalah Islam dan menyampaikan ajakan kepada individu untuk mengembangkan pemahaman mendalam tentang Pencipta mereka. Dia dianugerahi mukjizat yang paling luar biasa dalam bentuk Al-Quran. Saat ini tanggung jawab pelaksanaan tugas tersebut dipercayakan kepada orang-orang yang mempunyai keahlian di bidang keagamaan, seperti ulama, ustadz, dan orang-orang yang berilmu. Seiring berjalannya waktu, terdapat peningkatan nyata dalam jumlah individu yang mengejar karir sebagai pengkhotbah. Sebagai masyarakat, terkadang kita mungkin mengalami kebingungan dalam memilih seorang Da'i, dan terkadang, kita mungkin kurang memahami secara komprehensif bagaimana Al-Qur'an memberikan pedoman dalam berdakwah. Dalam kesempatan ini, kita akan mendalami perspektif Al-Quran mengenai Apa saja syarat seorang Da'i Dakwah, termasuk pilihan hidup yang optimal. Dalam Al-Qur'an, tepatnya pada surat Fussilat ayat 33. Allah berfirman. Terjemahanya: AuSiapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?AoAo SyaratAesyarat Dakwah Menyebarkan hikamah dan nasehat yang baik Terjemahanya: AuSerulah (Manusi. kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang Ay 2439 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Menyeru seperti yang diserukan Rasulullah SAW dalam ayat Terjemahanya: AuKatakanlah: "Inilah jalan (Agam. ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak . Penulis telah memberikan dua kondisi yang dapat menjadi pedoman bagi para DaAoi yang berdakwah di masyarakat pedesaan. Penting untuk dicatat bahwa mungkin ada kondisi tambahan yang belum disebutkan. Oleh karena itu, calon Da'i harus membiasakan diri dengan persyaratan ini agar dapat memenuhi peran mereka sebagai pengkhotbah secara efektif. Penting bagi Da'i untuk memiliki kualitas dan perilaku yang sejalan dengan Nabi Muhammad. Pentingnya aspek ini tidak dapat dilebih-lebihkan dalam peran seorang Da'i. Peran Da'i harus sejalan dengan Sunnah Nabi Muhammad SAW agar bisa menjadi teladan bagi mad'u mereka, bahkan dalam interaksi sosial mereka. Jika DaAoi berpegang teguh pada ajaran Sunnah dan menjalankan perannya secara efektif, maka ia akan menanamkan nilai-nilai positif dalam diri para pengikutnya, sehingga memungkinkan mereka menjalankan aktivitas dakwah sehari-hari tanpa kesulitan. Dengan menjadi teladan yang terpuji, para Da'i memberikan contoh bagi umat manusia. Terdapat beragam definisi yang diberikan oleh para ahli mengenai pemahaman peran Da'i. Perbedaan perspektif ini seringkali terwujud dalam aspek editorial dan tematik. Sementara itu, terdapat keselarasan mendasar dalam penafsiran dan pemahaman antara individu yang berbeda. Penilaian terhadap peran Da'i dilakukan oleh berbagai kalangan untuk mengetahui tingkat profesionalisme yang ditunjukkan oleh Da'i. Peran Da'i adalah mendokumentasikan dua kondisi tersebut di atas seperti yang dikemukakan penulis. Mungkin ada syarat tambahan yang tidak penulis sebutkan secara tegas. Oleh karena itu, kedua kondisi di atas dapat menjadi acuan bagi para Da'i dalam menjalankan perannya sebagai dai di masyarakat secara efektif. Mengingat hal ini, untuk memenuhi peran seorang Da'i di masa sekarang, sangat penting untuk memiliki pemahaman yang komprehensif tentang prasyarat untuk dakwah yang efektif, sekaligus mewujudkan kualitas dan perilaku teladan yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad . Peran seorang Da'i mencakup beberapa aspek krusial, dan komponen inilah yang paling penting. Peran DaAoi harus selaras dengan Sunnah Nabi Muhammad SAW agar dapat menjadi sosok teladan bagi khalayaknya, bahkan dalam pergaulan pribadinya. Jika para Da'i berpegang teguh pada ajaran Sunnah dan menjalankan perannya secara efektif, maka mereka akan menanamkan nilai-nilai moral yang 2440 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. positif pada pengikutnya. Dengan demikian, para pengikutnya tidak akan mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas dakwah sehari-hari, karena mereka akan terinspirasi oleh keteladanan para Da'i. Terdapat beragam definisi yang diberikan oleh para ahli mengenai penafsiran peran Da'i. Variasi perspektif ini sering kali muncul dalam hal konten editorial dan ruang lingkup. Sementara itu, terdapat keselarasan mendasar dalam penafsiran antar individu yang berbeda. Penilaian terhadap peran Da'i dilakukan oleh berbagai kalangan untuk mengetahui tingkat profesionalisme yang ditunjukkan oleh Da'i. Kami secara aktif menjalankan peran Da'i dalam kehidupan sehari-hari, mengikuti Sunnah dan meneladani peran dakwah Nabi Muhammad. Peran DaAoI Kamtimbmas dalam Penanggulangan Geng Motor Geng motor adalah perkumpulan komunitas yang berpusat di sekitar kendaraan bermotor, biasanya dibentuk untuk berdiskusi dan menangani hal-hal yang relevan. Namun maksud dan tujuan geng motor di kalangan remaja telah mengalami perubahan yang signifikan. Geng-geng ini kini telah berkembang menjadi kelompok pengganggu, terutama terlibat dalam perusakan lingkungan dan menimbulkan gangguan dalam masyarakat. Selain itu, sayangnya hal ini juga dikaitkan dengan kegiatan kriminal, khususnya pencurian, yang menimbulkan kekhawatiran besar. Para oknum yang tergabung dalam geng motor sudah terbiasa melakukan aktivitas ilegal. Meskipun tidak secara resmi didukung oleh geng mana pun, terdapat tradisi yang tidak terucapkan dan diakui secara luas dalam budaya jalanan yang memasukkan tindakan khusus ini. Apalagi jika individu yang terlibat dalam aktivitas tersebut adalah anggota baru yang masih berusia remaja. Individu mungkin mencoba untuk membangun identitas mereka dengan melakukan aktivitas yang bertentangan dengan peraturan hukum. Situasi seperti ini memprihatinkan dan memerlukan pendekatan yang bijaksana. Dalam konteks penanganan kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja, terdapat perdebatan mengenai prioritas sistem peradilan Beberapa pihak berargumentasi untuk menyelesaikan permasalahan melalui musyawarah tanpa keterlibatan sistem peradilan pidana yang dominan. Perlu dicatat bahwa dalam sistem hukum pidana positif Indonesia, penyelesaian perkara pidana pada umumnya tidak melibatkan musyawarah. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan Bapak Syukri yang telah ditunjuk sebagai Da'i Kamtibmas Medan Labuhan. Untuk mengatasi meningkatnya prevalensi kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak, penting bagi pemerintah dan lembaga-lembaga terkait anak untuk menerapkan langkah-langkah Merazia anak yang berpotensi menjadi anggota geng motor. Mengadakan kegiatan siraman rohani dikemesjid maupun digereja setiap hari kamis untuk anak-anak yang telah tertangkap oleh polsek Medan. DaAoi kamtibmas juga mengadakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat untuk penanggulangan geng motor agar tidak semangkin berkembang. 2441 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan maka dapat disimpulkan: Gambaran tentang perilaku geng motor dikalangan remaja . Kegiatan yang dilakukan geng motor di Medan Labuhan patut mendapat perhatian, mencakup berbagai macam tindakan dan perilaku. Hal ini termasuk terlibat dalam balap liar dalam skala yang lebih kecil, serta melakukan berbagai kejahatan yang berdampak signifikan terhadap tatanan masyarakat. Anggota geng motor aktif merekrut remaja melalui berbagai cara, termasuk pemanfaatan platform media sosial. Selain itu, mereka sering kali mengandalkan koneksi sosial untuk memasukkan individu-individu muda, yang sebagian besar adalah laki-laki, ke dalam kelompok mereka. Pertengkaran dan konflik mempunyai intrik yang besar bagi individu yang terlibat dalam geng motor, terutama ketika mereka berhasil mengalahkan Pertemuan-pertemuan ini berfungsi sebagai jalan penting untuk merekrut anggota baru. Peran seorang DaAoi dalam Islam Peran da'i dalam Islam sangatlah penting, khususnya dalam kegiatnnya dalam menyebarkan ajaran Islam. Tanggung jawab utama Da'i adalah menyampaikan ajaran kepada individu, dengan tujuan memajukan dan melestarikan prinsip-prinsip Islam, khususnya dengan mengambil pengalaman praktis dalam kehidupan sehari-hari. Seorang Da'i harus memiliki kualitas yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad, meliputi perkataan, tindakan, dan niat baik yang memajukan kesejahteraan umat Mereka harus menunjukkan sifat-sifat yang dapat dipercaya, jujur, dan dapat diandalkan, sehingga menginspirasi kepercayaan pada orang lain. Tujuan utama mereka adalah untuk melindungi wahyu ilahi dan ajaran Nabi, dan menggunakannya sebagai bukti resmi dalam masalah hukum. Untuk berkomunikasi secara efektif dengan individu, penting untuk membedakan antara informasi yang akurat dan tidak akurat. Islam menekankan pentingnya mengkomunikasikan kebijaksanaan secara efektif dengan cara yang dapat diakses oleh semua individu, terutama mereka yang mungkin tidak memiliki pengetahuan atau keahlian khusus. Gambaran Peran DaAoi dalam penanggulangan geng motor . Merazia anak yang berpotensi menjadi anggota geng motor. Mengadakan kegiatan siraman rohani dikemesjid maupun digereja setiap hari kamis untuk anak-anak yang telah tertangkap oleh polsek Medan. DaAoi kamtibmas juga mengadakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat untuk penanggulangan geng motor agar tidak semangkin berkembang. 2442 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2436 Ae 2443 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. DAFTAR PUSTAKA