JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. April 2026 Page 640-644 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI MENTORING PADA MATA PELAJARAN AL-QURAN HADITS DI MADRASAH ALIYAH (MA) AL-KAHFI SURAKARTA KELAS 11 TAHUN AJARAN 2024/2025 AoIsa Tsaqila Ulul Azmi1. Muin Abdullah2. Yuni Safitri3 1,2,3 Institut Islam MambaAoul AoUlum. Surakarta. Indonesia Email: tsaqilaisa@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 27 January 2026 Final Revised: 11 February 2026 Accepted: 16 March 2026 Published: 30 April 2026 Keywords: Teacher's Role Mentoring Discipline ABSTRAK The objectives of this study are: . To determine the role of teachers in implementing the mentoring program in the Al-QurAoan Hadith subject at Al-Kahfi Islamic Senior High School (MA) Surakarta, and . To determine the role of teachers in shaping studentsAo discipline character through the mentoring program. This research employs a qualitative correlational approach with research subjects consisting of teachers . and 30 students of grade 11 at MA Al-Kahfi Surakarta. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis was conducted using source triangulation to test data validity. The results of the study show that: . The teachersAo roles in implementing the mentoring program include being role models, advisors, mentors, and evaluators, with mentoring activities conducted through the halaqah method. The teachersAo roles in shaping studentsAo discipline character are reflected in their efforts to set examples of discipline, guide undisciplined students, give corrective feedback for violations, and evaluate studentsAo level of discipline. Thus, the teachersAo roles in the mentoring program have proven to contribute positively to the formation of studentsAo discipline character, particularly through exemplary behavior and intensive guidance within the Al-QurAoan Hadith learning process. ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah: . Untuk mengetahui peran guru dalam pelaksanaan program mentoring pada mata pelajaran Al-Quran Hadits di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta Kelas 11. Untuk mengetahui peran guru dalam membentuk karakter disiplin melalui program mentoring di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta Kelas 11. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif korelasional dengan subjek penelitian meliputi guru . dan 30 siswa kelas 11 Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . Peran guru dalam pelaksanaan program mentoring meliputi guru sebagai teladan, penasihat, pembimbing, dan evaluator, serta pelaksanaan mentoring dilakukan dengan metode halaqah. Peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa terlihat dari upaya guru dalam memberikan contoh kedisiplinan, membimbing siswa yang kurang disiplin, memberikan teguran terhadap pelanggaran, serta melakukan evaluasi terhadap tingkat kedisiplinan siswa. Dengan demikian, peran guru dalam program mentoring terbukti berkontribusi positif dalam membentuk karakter disiplin siswa, khususnya melalui keteladanan dan bimbingan intensif dari guru dalam proses pembelajaran Al-QurAoan Hadits. Kata kunci: Peran Guru. Mentoring. Disiplin Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Melalui Mentoring Pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta Kelas 11 Tahun Ajaran 2024/2025 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya (NurAoasiah, 2. Dalam perspektif Islam, pendidikan memiliki kedudukan tinggi sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11 bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang beriman dan Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa. Menurut Shofi . , guru memegang peranan penting dalam pembentukan karakter melalui keteladanan dan pembiasaan. Tantangan pendidikan saat ini adalah menurunnya karakter disiplin siswa yang ditandai dengan keterlambatan, pelanggaran tata tertib, dan rendahnya tanggung jawab belajar. Salah satu upaya pembentukan karakter adalah melalui program mentoring. Mentoring merupakan pembinaan kelompok kecil . yang bertujuan membentuk kecerdasan spiritual dan karakter siswa (Rahmadani, 2. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada peran guru dalam pelaksanaan mentoring dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter disiplin siswa. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan penelitian lapangan . ield researc. Sugiyono menyatakan bahwa metode kualitatif muncul karena adanya perubahan paradigma dalam memandang suatu realitas/fenomena/gejala (Sugiyono, 2018: . Pendekatan ini digunakan karenadapat mengungkapkan dan menggambarkan permasalahan secara tajam dan mendalam sehinggadidapat data yang akurat dan informasi sebanyak-banyaknya melalui pertanyaan penelitian. Sumber data diambil dari guru . dan 30 siswa kelas 11 Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta melalui wawancara mendalam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, observasi dengan tujuan untuk memperoleh data terkait peran guru dalam pelaksanaan kegiatan mentoring serta kontribusinya dalam membentuk karakter disiplin siswa. Melalui metode ini, peneliti dapat mengidentifikasi perilaku, interaksi, serta dinamika kegiatan mentoring yang berlangsung secara nyata dalam lingkungan sekolah, dan dokumentasi digunakan sebagai sumber data untuk melengkapi hasil penelitian. Analisis data menggunakan teknik analisis isi . ontent analysi. yang mencakup tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagaimana dikemukakan oleh (Sugiyono. Validitas data dijaga melalui trianglasi sumber dengan membandingkan berbagai referensi yang kredibel dan terbaru. Melalui metode ini, penelitian diharapkan dapat menghasilkan gambaran konseptual yang komprehensif mengenai peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui mentoring pada mata pelajaran Al-Quran Hadits di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta Kelas 11 Tahun Ajaran 2024/2025. HASIL DAN PEMBAHASAN Peran Guru dalam Pelaksanaan Program Mentoring Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam pelaksanaan mentoring bersifat komprehensif dan berkelanjutan, mencakup tahap sebelum, saat, dan setelah kegiatan mentoring berlangsung. Peran Guru Sebelum Pelaksanaan Mentoring Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Melalui Mentoring Pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta Kelas 11 Tahun Ajaran 2024/2025 Guru menunjukkan keteladanan dengan datang lebih awal sebelum kegiatan mentoring dimulai. Kehadiran tepat waktu dipandang sebagai bentuk pendidikan karakter melalui contoh nyata. Siswa mengungkapkan bahwa sikap guru yang datang lebih awal mendorong mereka untuk meniru dan merasa malu apabila datang terlambat. Seorang mentor juga menegaskan bahwa ketepatan waktu merupakan kewajiban moral guru, terutama bagi yang diamanahi sebagai mentor, agar siswa tidak meremehkan kegiatan mentoring dan tetap menghormati guru. Peran Guru Saat Pelaksanaan Mentoring Pada saat mentoring berlangsung, peran guru tidak terbatas pada kehadiran fisik, tetapi juga keterlibatan emosional dan spiritual. Siswa menyampaikan bahwa mentor diharapkan tidak hanya menyampaikan materi atau nasihat secara formal, melainkan membimbing dengan sepenuh hati dan memahami kondisi psikologis siswa. Guru dituntut untuk menggunakan pendekatan yang humanis, memperhatikan perasaan siswa, serta memastikan bahwa nasihat yang diberikan benar-benar dipahami dan Pendekatan ini memperkuat hubungan emosional antara mentor dan siswa sehingga proses pembinaan karakter menjadi lebih efektif. Peran Guru Setelah Pelaksanaan Mentoring Peran guru tidak berhenti setelah sesi mentoring selesai. Guru tetap menjadi teladan dalam seluruh aktivitas sekolah. Siswa menyatakan bahwa guru harus konsisten memberikan contoh yang baik di setiap waktu, karena guru dipandang sebagai figur yang Audigugu dan ditiru. Ay Guru tidak hanya menegur ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga memberikan nasihat dan contoh konkret yang dapat diikuti siswa dalam kehidupan sehari-hari. Peran Guru dalam Membentuk Karakter Disiplin Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa tidak muncul secara spontan, melainkan melalui proses pembiasaan dan pembinaan yang berkelanjutan. Guru memiliki peran signifikan dalam proses tersebut. Guru sebagai Teladan Berdasarkan hasil observasi, guru secara konsisten memberikan contoh perilaku disiplin, seperti datang tepat waktu, mengenakan atribut sesuai aturan, memakai sepatu di lingkungan sekolah, menjaga kebersihan, serta menaati tata tertib. Keteladanan ini menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif karena siswa melihat langsung implementasi nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Guru dipandang sebagai figur panutan yang Audigugu lan ditiru,Ay sehingga perilaku guru menjadi referensi bagi siswa dalam bertindak. Guru sebagai Penasihat dan Pembimbing Dalam menghadapi siswa yang kurang disiplin, guru tidak langsung memberikan Tahap awal yang dilakukan adalah memanggil siswa secara personal dan melakukan dialog empat mata untuk memahami penyebab perilaku tersebut. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembentukan disiplin dilakukan melalui komunikasi interpersonal yang empatik. Jika setelah dinasihati siswa belum menunjukkan perubahan, barulah dilakukan teguran dan, apabila diperlukan, pemberian sanksi. Pola ini menunjukkan adanya tahapan pembinaan yang sistematis: nasihat, teguran, kemudian tindakan korektif. Guru sebagai Evaluator Evaluasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter disiplin. Berdasarkan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Melalui Mentoring Pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta Kelas 11 Tahun Ajaran 2024/2025 hasil wawancara, baik mentor maupun siswa menyatakan bahwa evaluasi membantu siswa menyadari kekurangan dan mendorong perbaikan diri. Guru melakukan pemantauan terhadap siswa yang dinilai kurang disiplin dan memberikan tindak lanjut berupa arahan maupun pembinaan tambahan. Evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai alat kontrol, tetapi juga sebagai sarana pengembangan karakter agar tidak stagnan. Temuan ini menunjukkan bahwa evaluasi berperan sebagai mekanisme refleksi yang membantu siswa berkembang secara bertahap menuju kedisiplinan yang lebih baik. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dipaparkan pada bab sebelumnya, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui program mentoring pada mata pelajaran Al-Quran Hadits di Madrasah Aliyah (MA) Al-Kahfi Surakarta dilihat dari kedua komponen yang peneliti rumuskan sebelumnya di bab pertama yaitu peran guru dalam program mentoring dan peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa dideskripsikan sebagai berikut: Peran guru dalam program mentoring antara lain guru sebagai teladan, guru sebagai penasihat, guru sebagai pembimbing dan guru sebagai evaluator. Mentoring dilaksanakan dengan metode halaqah. Peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa antara lain guru memberikan contoh kedisiplinan, membimbing siswa yang kurang disiplin, mengoreksi siswa yang tidak disiplin, serta mengevaluasi apakah siswa sudah disiplin atau belum. REFERENSI