JURNAL SOEROPATI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ISSN : 2621-0762 (Onlin. ISSN : 2620-8113 (Prin. Universitas Yudharta Pasuruan Askhabul Kirom | 189 http://jurnal. id/v2/index. php/soeropati Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 Pendampingan Memandikan dan Mengkafani Jenazah pada Siswa SMK Anwarul Maliki Sukorejo Kabupaten Pasuruan Askhabul Kirom Universitas Yudharta Pasuruan k1rom@yudharta. Abstract: SMK Anwarul Maliki Sukorejo is a Vocational High School based on Anwarul Maliki Sukorejo Islamic boarding school. The pesantren, known as the Anwarul Maliki pesantren, is one of the Islamic boarding schools in Sukorejo Pasuruan. The author takes the service in the form of training assistance for bathing and dressing the corpse which is attended by Anwarul Maliki Vocational School students so that they can become knowledge, understanding, and skills on how to take care of the corpse. The training activities for the washing and washing of the bodies of the Anwarul Maliki Vocational School students went well as planned. Factors that support the smooth running of activities are full support from the school, the cohesiveness of SMK Anwarul Maliki Sukorejo students. Keywords: bathe the body, shroud the body Pendahuluan SMK Anwarul Maliki Sukorejo merupakan SMK berbasis pondok pesantren Anwarul Maliki sukorejo. Didirikan oleh KH. Abdullah Munif MaAoruf yang merupakan alumni Pondok Pesantren Roudlotul Anwar Sarang Jawa Tengah yang di asuh oleh KH. Maimun Zubair (Mbah Maimu. pada tahun 1992, beliau juga salah satu Alumni as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki Mekkah. Pesantren yang di kenal dengan nama Pesantren Anwarul Maliki merupakan salah satu pesantren yang ada di Sukorejo Pasuruan. Oleh karena itu penulis mengambil pengabdian berupa pendampingan pelatihan memandikan dan mengkafani Jenazah yang di ikuti oleh siswa-siswi SMK Anwarul Maliki agar bisa menjadi wawasan dan pengetahuan tata cara mengurus Jenazah. Tahapan pelaksanaan ini mencakup Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 190 | Pendampingan Memandikan dan Mengkafani Jenazah. berbagai aspek yang dilakukan selama mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir pelatihan, siswa bukan hanya sebagai pendengar tapi mereka juga diajak praktik secara langsung untuk memandikan dan mengkafani jenazah. Mereka juga dibebaskan bertanya mengenai perawatan jenazah yang diajarkan. Untuk PAI di sekolah, khususnya pada siswa-siswa yang duduk di bangku tingkat Pelatihan pengurusan jenazah harus diberikan kepada siswa-siawa agar mereka mengerti dan memahami tentang pengurusan jenazah sejak dini. Namun kenyataannya masih banyak sekolah yang memberikan pembelajaran tentang pengurusan jenazah sekedar saja. Sehingga wawasan para siswa terhadap pengurusan jenazah sangat rendah bahkan tidak tahu. Sehingga diperlukan pelatihan tentang pengurusan jenazah di sekolah. Setelah melaksanakan pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah diharapkan siswa mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana cara memandikan dan mengkafani jenazah dengan benar. Dan bisa sewaktu waktu bermanfaat ketika siswa berada dilingkungan masyarakat. Dan juga tujuan kegiatan yaitu menjelaskan sikap seorang mukmin jika ada muslim lain yang baru saja meninggal dunia. Mengetahui cara-cara pemandian jenazah. Mengetahui alat-alat dan bahan dalam pengafanan jenazah dan cara mengafani jenazah. Metode Adapun strategi Pelaksanaan Pelatihan Memandikan dan Mengkafani Jenazah adalah sebagai berikut: Dalam pelatihan ini, diawali dari melakukan konfirmasi ke kepala sekolah dan guru PAI di SMK Anwarul Maliki Guru PAI memilih perwakilan tiga orang siswa dari setiap kelas sebagai audien dalam pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah. Pelaksanaan pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah di SMK Anwarul Maliki pada tanggal yang telah ditentukan. Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 Askhabul Kirom | 191 Hasil dan Pembahasan Perencanaan Kegiatan Sebelum kegiatan dilaksanakan maka dilakukan perencanaan sebagai berikut: Melakukan studi pustaka tentang berbagai cara menyelenggarakan jenazah. Melakukan persiapan alat dan bahan untuk praktik penyelenggaraan Menentukan waktu pelaksanaan dan lamanya kegiatan pengabdian bersama- sama tim pelaksana Menentukan dan mempersiapkan materi yang akan disampaikan dalam kegiatan Pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah. Pelaksanaan Kegiatan Pendamping melakukan Pelaksanaan kegiatan pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah berlangsung pada hari JumAoat, 14 Februari dari jam 00 s. 00 WIB, dengan dihadiri 21 orang peserta, perwakilan dari tiap kelas yang diwakili kurang lebih 3 siswa Smk Anwarul Maliki. Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 192 | Pendampingan Memandikan dan Mengkafani Jenazah. Kegiatan penyelenggaraan jenazah yang dilakukan oleh perwakilan peserta yang di damping oleh teman mahasiswa yang mengisi materi pelatihan. Kegiatan dimulai dengan simulasi memandikan jenazah yang mana ini di bantu dan praktek langsung oleh peserta dari SMK Anwarul Maliki. Peserta sangat antusias mengikuti simulasi ini dan kami menjelaskan bagaimana memandikan jenazah dengan penuh semangat. Setelah proses memandikan selesai, kami dari tim pengabdian melanjutkan ke proses bagaimana mengkafani jenazah, sebelum simulasi di mulai, kami menjelaskan kembali potonganAepotongan kain kafan yang telah di potong sebelumnya, dan menaruh kain kafan ke tempat yang sudah disediakan. Dan dilanjut proses simulasi mengkafani jenazah yang dibantu praktek langsung oleh Siswa peserta Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 Askhabul Kirom | 193 DitengahAetengah proses simulasi mengkafani jenazah kami dari pemateri menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan mengkafani jenazah dan hikmah hikmah di balik proses mengkafani jenazah. Disini peserta masih kurang tau halAehal yang berkaitan dengan proses mengkafani jenazah, dan masih kurang wawasan tentang bagaimana cara membungkus jenazah dengan baik dan benar. Setelah proses mengkafani jenazah selesai dilanjut ke sesi Tanya jawab dengan peserta, disini merefresh kembali apabila peserta masih ada yang kurang faham dengan apa yang telah di jelaskan dan di simulasikan. Setelah selesai Pendamping menutup pelatihan dan membagikan sertifikat ke pada peserta yang telah mengikuti pelatihan. Evaluasi Kegiatan Pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah dilaksanakan bersama perwakilan Siswa Ae siswi SMK Anwarul Maliki Sukorejo dalam menambah khazanah pengetahuan tentang bagaimana merawat jenazah yang benar dan sesuai tuntunan syariAoat. Sumber yang dimiliki ini adalah para dosen. Dewan Guru SMK dan mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan. Program Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 194 | Pendampingan Memandikan dan Mengkafani Jenazah. dilaksanakan di Ruang Lab SMK Anwarul Maliki pada hari jumat, tanggal 14 00 WIB. Sarana yang digunakan dalam pelatihan dan praktek memandikan serta mengkafani jenazah meliputi: kain kafan, perwakilan peserta yang di jadikan obyek simulasi, dan perlengkapana lainnya. Pihak-pihak yang terlibat adalah: Guru PAI SMK Anwarul Maliki, perwakilan siswa-siswi SMK Anwarul Maliki dan mahasiswa. Berdasarkan hasil evaluasi teoritis dan praktis pelatihan pengurusan jenazah dengan peserta dari siswa-siswi SMK Anwarul Maliki, telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan di bidang pengurusan jenazah. Skala peningkatan dapat dilihat dari antusias dan munculnya beberapa pertanyaan yang signifikan terhadap kemampuan teoritis dan praktis selama Di antara faktor penyebab terjadinya peningkatan nilai tersebut adalah faktor internal dan eksternal. Di antara faktor internal tersebut adalah antusias peserta dari siswa-siswi SMK Anwarul Maliki dalam mengikuti pelatihan pengurusan jenazah, keinginan menambah khazanah keilmuan merawat jenazah untuk selanjutnya dapat diamalkan, dasar pemahaman teoritis yang sebagian telah mereka kuasai. Sedangkan faktor eksternalnya adalah aktif dalam pelaksanaan pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah, antusiasnya peserta pelatihan, mempunyai potensi untuk mampu melakukan perawatan jenazah secara mandiri hanya saja belum maksimal dalam prakteknya, dan respon selama program berlangsung dengan pertanyaan setelah simulasi perawatan jenazah selesai. Meski demikian, dalam pelatihan pengurusan jenazah masih terdapat kendala dan kelemahan. Di antara kendala tersebut adalah seperti masih kurang memadainya media, fasilitas, kegiatan seperti alat peraga yang sesuai,dan kurangnya sarpras yang memadahi dalam pelaksanaan simulasi sehingga peserta mengambil inisiatif untuk menggunakan sarpras yang ada dan Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 Askhabul Kirom | 195 mudah didapat. Selain faktor di atas, sebagai kendala lain adalah prosentase kemampuan siswa-siswi dalam tatacara pengurusan jenazah secara yang masih relatif rendahnya. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun sebagai siswa-siswi Sekolah menengah atas sudah memiliki penguasaan teoritis, belum tentu mahir dalam bidang praktis. Hal ini dimaklumi, karena dalam praktek keagamaan membutuhkan pengalaman dan pendidikan tersendiri. Kesimpulan Berdasarkan hasil pelatihan Memandikan dan Mengkafani jenazah siswasiswi SMK Anwarul Maliki dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan Memandikan dan Mengkafani jenazah siswa-siswi SMK Anwarul Maliki Secara umum, kegiatan pelatihan terhadap Siswa-siswi SMK Anwarul Maliki berjalan dengan lancar sesuai dengan Faktor-faktor pendukung lancarnya kegiatan adalah Dukungan penuh dari pihak sekolah, ke kompakan tim pengabdian serta antusiasnya siswa-siswi SMK Anwarul Maliki sukorejo, sehingga menghasilkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi SMK Anwarul Maliki dalam pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah menjadi meningkat, serta mengetahui lebih dalam tentang perawatan jenazah, karena tidak hanya teori tapi juga praktek langsung dengan simulasi. Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih pada kepala sekolah, guru PAI dan siswa-siswi SMK Anwarul Maliki yang turut terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam mensukseskan kegiatan program pengabdian ini. Volume 1. Nomor 2. Mei 2019 196 | Pendampingan Memandikan dan Mengkafani Jenazah. Daftar Pustaka