JKEP Vol 4. No 1. Mei 2019 ISSN: 2354-6042 (Prin. ISSN : 2354-6050 (Onlin. Kontrol Diri Dengan Motivasi Belajar Anak Usia Remaja Vania Puspa Zerlinda Setiadi. Agus Purnama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Email: vaniapuspaz. s@gmail. com, purnama. agus@gmail. Artikel history Dikirim. Jan 10th, 2019 Ditinjau. Feb 04th, 2019 Diterima. Maret 20th, 2019 Abstract In a student who does not have good self-control in fulfilling all of her obligations in her academic process at school, the teenager will tend to have difficulty to fulfill all her demands in motivating her learning. The purpose of this study was to determine the existence of self control Relationships with Motivation Learning junio high school adolescent children in Depok. This research design uses descriptive quantitative with cross-sectional design. While the samples taken are all students as many as 79 students using simple total Sampling Instrument data collection is a questionnaire. The result is high self-control and high learning motivation can be a great opportunity, with a percentage of high self control 42 students . ,0%) and high learning motivation39 students . ,5%). The result of corelasi spearman test shows the result . value=0,. , from Odds Ratio value can have a chance 3,750. and it shows the existence of self control relationship with learning motivation of adolescent child. Advice for the parent hopefully they can motivate their children to study Keywords : Adolescent Children In. Self-Contro. Learning Motivation Abstrak Pada seorang pelajar yang tidak memiliki kontrol diri yang baik dalam memenuhi segala kewajibannya dalam proses akademiknya di sekolah, maka remaja tersebut akan cenderung mengalami kesulitan untuk memenuhi segala tuntutannya dalam memotivasi belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya Hubungan Kontrol Diri dengan Motivasi Belajar anak usia remaja SMP di sekolah Master Depok. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel yang diambil adalah seluruh siswa sebanyak 79 siswa menggunakan teknik Simple Total Sampling. Instrument pengumpulan data adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri tinggi dan motivasi belajar tinggi dapat berpeluang besar, dengan persentase pada kontrol Diri Tinggi 42 siswa . ,0%) dan Motivasi Belajar Tinggi 39 siswa . ,5%). Analisa penelitian uji korelasi Spearmen menunjukan hasil . value = 0,. , dari nilai Odds Ratio dapat berpeluang sebesar 3,750. Hal ini menunjukkan adanya hubungan kontrol diri dengan motivasi belajar Anak usia Remaja. Saran bagi orangtua terutama ibu dapat selalu memberikan motivasi dalam belajar kepada anaknya. Kata Kunci : Anak Remaja. Kontrol Diri. Motivasi Belajar JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 PENDAHULUAN benar bagi diri dan lingkungan sekitarnya Pendidikan di Indonesia perlu penanganan (Dini, 2. Kontrol diri berperan dalam yang sangat serius jika Indonesia ingin kreativitas seseorang pada saat individu memiliki SDM yang berkualitas sehingga Menyatakan bahwa kontrol diri yang dilakukan karena individu hidup Dinas Kebijakan-kebijakan pendidikan sekarang terus disosialisasikan memuaskan keinginannya individu harus seperti kurikulum baru 2013 ujian sertifikat mengontrol perialakunya. Salah satu faktor guru dan berbagai bentuk beasiswa bagi yang dapat mempengaruhi kontrol diri siswa tertentu. (Donny, 2. Kontrol Motivasi belajar adalah keseluruhan daya tindakan agar dapat menahan dorongan dari dalam maupun luar sehingga seseorang mampu bertindak dengan benar. Kontrol diri merupakan kemampuan seseorang sehingga tujuan yang diinginkan dapat untuk memilih hasil atau suatu tindakan Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi, belajar dimana terdapat perubahan tingkah laku menentukan pilihan akan berfungsi baik secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau kebebasan atau kemungkinan pada diri penguatan yang dilandasi untuk dapat mencapai tujuan tertentu (Esterina, 2. tindakan (Dadang, 2. Motivasi belajar juga dipengaruhi oleh usia. Kontrol Usia remaja merupakan usia peralihan dari mengendalikan emosinya serta dorongan- anak-anak menjadi dewasa dimana batas dorongan negatif dalam dirinya ke arah yang lebih positif, bermanfaat dan dapat perkembangan tidak berbatas tegas karena diterima secara sosial. Saat berada di setiap tahapan tumbuh kembang berjalan lingkungan sosialnya ketika berinteraksi secara berkesinambungan (Eva, 2. masing-masing cenderung berusaha untuk menampilkan Remaja adalah masa yang penuh dengan perilaku yang dianggap paling tepat dan permasalahan dan masa terjadinya krisis JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 identitas atau pencarian identitas diri. menjadi 0,617 . , namun Remaja merupakan periode transisi antara peringakat IPM Indonesia menurun drastis masa anak-anak ke masa dewasa atau masa 16 peringkat. menunjukkan tingkah laku tertentu seperti Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di tidak mudah untuk diatur dan mudah Indonesia masih tertinggal dengan negara- negara lain. Dalam ruang lingkup ragional Keberadaan motivasi sangatlah diperlukan ASEAN, negara berperingkat tertinggi dalam belajar karena motivasi merupakan dalam pencapaian Indeks pembangunan syarat mutlak yang harus dimiliki dalam Manusia (IPM) adalah Singapura dengan belajar (Herasti, 2. nilai 0,866. Brunei Darussalam dengan nilai (Eviana, 0,833. Malaysia 0,761. Thailand 0,682 dan Di negara maju seperti Amerika Serikat dan Filipina 0,644. Data yang diperoleh dari Eropa insidens kesulitan belajar kurang Badan Pusat Statistik Nasional pada tahun lebih 10-15% dan populasi anak sekolah 2010 provinsi DKI Jakarta menempati insidensi pada anak laki-laki lebih banyak peringkat teratas dengan nilai IPM 77,60 dibandingkan pada anak perempuan sebesar 8:1. Prevalensi dari kesulitan belajar sangar terendah yaitu provinsi papua dengan nilai bervariasi, di Amerika Serikat melalui data IPM 64,94 dan pada provinsi Jawa Barat di National Survey peringkat 15 dengan nilai IPM 72,29 dari 33 didapatkan 6,5 % pada anak usia sekolah provinsi yang ada di Indonesia (Kilas, dan pada tahun 2001 meningkat 7,7%. Health Interview Berdasarkan laporan The United Nations Development proframme (UNDP) tahun Di provinsi Jawa Barat dari data BPS 2011 yang mengumumkan peringkat indeks (Badan Pusat Statisti. provinsi Jawa Barat pembangunan manusia (IPM) atau Human Development Indonesia tertinggi ada di Kota Bekasi dengan nilai berada pada peringkat ke-124 dari 187 90,03, terendah kabupaten Indramayu dengan nilai 66,98. Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota sebelumnya 2010 yaitu peringkat ke-108 Depok Muhammad Supariyono menilai pada 2010, mengalami penurunan sebanyak bahwa mutu pendidikan di kota Depok 16 peringkat menjadi peringkat ke 124 pada IPM pembangunan kota, berdasarkan data yang Indonesia dinyatakan naik dari 0,600 dimiliki bila dirata-ratakan tidak semua Index (HDI), Walaupun tahun 2005, indeks pendidikan visi-misi JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 warga Depok lulus sekolah tingkat sekolah Depok yang lebih dikenal dengan sebutan menengah atas (SMA). Karena pendidikan sekolah MASTER (Masjid Termina. di Depok baru sampai 11,3 tahun padahal wajib belajarnya 12 tahun. Ada beberapa Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang faktor penyebab usia belajar di Depok pada telah dilakukan penulis di Sekolah Masjid angka 11,3 tahun, diantaranya pola pikir Terminal Depok, didapatkan data dari warga terhadap pendidikan yang dirasa teknik wawancara sebagian besar motivasi belum begitu penting, selain itu faktor belajar siswa masih kurang, dan dalam ekonomi dan faktor budaya (Lailatur, mengkontrol dirinya siswa masih belum motivasi belajar yang rendah. Oleh karena Salah satu sekolah yang berada di depok itu, penulis tertarik untuk meneliti apakah yaitu di sekolah Masjid Terminal Depok kontrol diri berhubungan dengan motivasi nilai rata-rata hasil belajar siswa dari kelas belajar pada anak usia remaja SMP di 1,2 dan 3 memiliki nilai rata-rata belajar Sekolah Masjid Terminal Depok. sekitar 6,5-8, dan rata-rata memiliki nilai yang kurang dan sebagian memiliki nilai METODE yang cukup baik, dan dari kedisiplinan Desain penelitian yang digunakan pada siswa disana rata-rata sebagian besar penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif memiliki rasa kedisplinan sangat rendah dengan pendekatan cross sectional yaitu sekitar 50 % sebagian yang memiliki penelitian untuk mempelajari dinamika kediplisinan baik 50% dalam peraturan korelasi antara faktor-faktor risiko dengan yang diberikan oleh sekolah. Seperti efek, dengan cara pendekatan, observasi memberikan berbagai alternatif pelayanan atau pengumpulan data sekaligus pada untuk pemenuhan kebutuhan anak dan suatu saat (Metro, 2. mempersiapkan masa depanya sehingga Penelitian ini terdiri dari 1 variabel bebas dilakukan oleh pemerintah. Sebelum pihak dan 1 variabel terikat. Variabel bebas . dalam penelitian ini yaitu sebenarnya sudah banyak lembaga swadaya kontrol diri, sedangkan variabel terikat (LSM) . dalam penelitian ini adalah motivasi belajar. Variabel kontrol diri dimaksud dalam penelitian ini adalah contohnya Yayasan Bina Insan Mandiri menggambarkan sejauh mana individu tersebut dapat mengendalikan perasaan dan JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 pikiran agar dapat menahan dorongan dari sehingga analisis yang digunakan adalah uji luar maupun dalam luar sehingga mampu mann-whitney dengan menggunakan level bertindak dengan benar. Variabel proses of significance (: alph. sebesar 5% . motivasi belajar adalah dorongan individu dalam meningkatkan prestasinya, dengan HASIL DAN PEMBAHASAN menggunakan lembar kuesioner (Molazem. Gambaran Berdasarkan Jenis Kelamin. Umur, dan Karakteristik Responden Pekerjaan Orang Tua Populasi penelitian adalah keseluruhan Hasil penelitian ini didapatkan bahwa jenis objek penelitian atau yang akan diteliti kelamin laki-laki perempuan lebih banyak (Nediawati, dari pada jenis kelamin laki-laki dengan penelitian ini adalah anak remaja SMP perbandingan laki-laki 41,8% perempuan master dari kelas 7, 8, 9 yaitu sebanyak 79 58,2%. Dimana jenis kelamin perempuan Sampel penelitian adalah subjek mendominasi sebesar 58,2% yang artinya yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh dibandingkan murid laki-laki disekolah (Metro. Populasi Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan SMP Master Depok. teknik total sampling dari bulan SeptemberDesember 2017. Hasil penelitian ini sejalan dengan Eva . dalam penelitian berjudul Pengaruh Alat pengumpulan data dalam penelitian ini Penyuluhan terhadap pengetahuan tentang menggunakan data primer. Data primer kesehatan reproduksi remaja siswa kelas didapatkan dari kuesioner dan lembar VII Di SMP N 14 yogyakarta, dinyatakan observasi yang diberikan kepada siswa. bahwa ternyata jenis kelamin perempuan Alat ukur untuk kontrol diri dan motivasi lebih banyak dari pada jenis kelamin laki- belajar kuesioner yang telah dilakukan uji laki dengan perbandingan laki-laki 46,6% validitas dan reliabilitas. dan perempuan 53,4%. Dimana jenis kelamin perempuan lebih mendominasi Analisis univariat dalam penelitian ini dibandingkan jenis kelamin laki-laki (Eva, . enis kelamin, usia dan pekerjaan orang tu. , variable kontrol diri dan motivasi belajar. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa umur Penelitian ini melihat hubungan kontrol diri siswa dapat terlihat pada usia 12 tahun dengan motivasi belajar. Jenis data kontrol 15,2% usia 13 tahun 30,4 usia 14 tahun diri dan motivasi belajar adalah ordinal 43,0% dan pada usia 15 tahun 11,4% JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 Dimana ternyata disekolah SMP Master Hasil penelitian ini didapatkan bahwa siswa Depok lebih dominan siswanya berusia 14 yang memiliki kontrol diri tinggi sebanyak tahun sebesar 41,8%. 62,0% dan yang memiliki kontrol diri rendah sebanyak 38,0%. Dimana ternyata Hasil penelitian menurut Septy . siswa diSMP Master Depok siswa memiliki menyatakan bahwa siswa SMP Negri 1 kontrol diri yang tinggi sebesar 62,0%. Ciseeng rata-rata berusia 12 tahun, dengan perbandingan usia 11 tahun 16,7%, usia 12 Hasil penelitian sejalan dengan tahun 45%, usia 13 tahun 42%, dan usia 14 . dengan judul Hubungan antara tahun 5%. Dimana ternyata siswa disekolah SMP Negeri 1 Cise6ng rata-rata berusia 12 kecanduan media sosial pada remaja akhir tahun sebesar 45% (Septy, 2. dikatakan bahwa kontrol diri pada subjek Resti penelitian menunjukkan bahwa sebanyak Hasil penelitian dari peneliti berdasarkan 42 siswa 53,17% memiliki tingkat kontrol pekerjaan orang tua diri tinggi dan 37 siswa 46,83% memiliki didapatkan bahwa orang tua rata-rata Hal Wiraswasta sebesar 48,1%, selain itu rata-rata pekerjaan orang tua lainnya yaitu pekerjaan memiliki kontrol diri yang tinggi, artinya Karyawan 3,8% . Buruh 24,1%, dan Tidak siswa mampu mengendalikan tingkah laku bekerja 24,1%. Dimana dapat disimpulkan dan menahan godaan yang muncul dari rata-rata pekerjaan orang tua pada siswa dalam diri sehingga mampu mengambil yang bersekolah diSMP Master Depok suatu tindakan untuk mencapai hasil yang sebagai Wiraswasta. diinginkan serta menghindari akibat yang tidak diinginkan (Partini dan Rifai, 2. Hasil penelitian menurut Fitiana . dinyatakan bahwa pekerjaan orang tua murid di SMP Negeri 3 Adiwerna rata-rata adalah buruh sebesar 38% dan pekerjaan orang tua lainnya sebagai Wiraswasta 35%. PNS 20% dan tidak bekerja 7%. Maka penelitian ini tidak sejalan dengan peneliti (Fitiana, 2. Gambaran Karakteristik Responden Berdasarkan Kontrol Diri Siswa JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 Gambaran Karakteristik Responden Hubungan Kontrol Diri Dengan Berdasarkan Motivasi Belajar Siswa Motivasi Belajar Anak Usia Remaja Pada penelitian ini didapatkan hasil dari Hasil uji hipotesis dengan menggunakan motivasi belajar anak remaja yang memiliki Mann-Whiney motivasi belajar tinggi sebanyak 59,5%, sebesar 0,006 sehingga dapat diambil dan yang memiliki motivasi belajar rendah kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha sebanyak 40,5% . Dimana ternyata siswa diterima yang artinya ada hubungan yang disekolah SMP Master Depok memiliki signifikan antara kontrol diri terhadap Motivasi belajar tinggi sebesar 59,5% . motivasi belajar anak usia remaja smp disekolah master depok. Kemudian, dari Menurut penelitian dari Novi . nilai OR yang diperoleh dapat disimpulkan dengan berjudul pengaruh perilaku teman bahwa kontrol diri tinggi dan motivasi sebaya terhadap Motivasi belajar peserta belajar tinggi dapat berpeluang sebesar didik di SMP Negeri 01 Ranah Batahan yaitu 3,750. Kabupaten Pasaman Bara. Dari hasil penelitian ini ternyata siswa yang memiliki Prestasi menjadi sesuatu yang sangat Motivasi Belajar tinggi sebesar 63,3% dan penting bagi remaja dan remaja mulai siswa yang memiliki Motivasi belajar menyadari bahwa saat inilah mereka cukup sebesar 56,67%. Dimana rata-rata dituntut untuk menghadapi kebutuhan, siswa memiliki motivasi belajar yang juga merupakan salah satu Hasil penelitian sejalan dengan Emestin kebutuhan pokok remaja yang sering . bahwa siswa SMP Pangudi Luhur dirasakan belum memenuhi harapan karena dapat diketahui tingkat motivasi belajar rendahnya motivasi (Resty dan Tri, 2. dalam kategori sangat tinggi 25 siswa , kategori tinggi 25 siswa, kategori sedang 19 Motivasi belajar merupakan kekuatan yang siswa, kategori rendah 11 siswa, dan dapat menjadi tenaga pendorong bagi siswa kategori sangat rendah 10 siswa. Dimana dalam mendayahgunakan potensi-potensi kategori penilaian maka rata-rata . yang ada didalam dan diluar dirinya untuk data motivasi belajar sebesar 67,97 dapat mewujudkan tujuan belajar. Rendahnya disimpulkan bahwa motivasi siswa-siswi motivasi merupakan masalah dalam belajar SMP Pangudi Luhur termasuk dalam karena memberikan dampak bagi prestasi. kategori tinggi. JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 62-70 Menyatakan mempunyai kontrol diri tinggi berkorelasi tinggi dan motivasi belajar tinggi dapat berpeluang besar. dengan adanya penyesuaian yang lebih baik, lebih bisa mengatur emosi secara SIMPULAN optimal, kurangnya patologi dan dapat Berdasarkan hasil penelitian yang telah menjalin hubungan dengan orang lain dilakukan maka diperoleh kesimpulan (Sarlito, 2. bahwa responden pada penelitian ini ratarata usia 14 tahun, mayoritas responden Penelitian Septy Anugrah Heni . dengan berjudul perempuan, sebagian besar di SMP Master Hubungan antara Kontrol diri dan syukur depok memiliki Kontrol diri tinggi dan dengan perilaku konsumtif pada remaja motivasi belajar tinggi. Terdapat hubungan SMA IT Abu Bakar Yogyakarta, hasil yang signifikan antara kontrol diri dengan penelitian dengan p value yang didapatkan motivasi belajar anak usia remaja smp master Depok. 0,009. <0,. hubungan yang signifikan Hubungan antara Kontrol diri dan syukur dengan perilaku UCAPAN TERIMA KASIH