JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI. Vol. No. 2 ,Desember 2022,pp. 415 - 427 p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN : 2614-8870 . n page 415 http://journal. id/index. php/kompak Pengaruh Ukuran Perusahaan. Struktur Aset, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Rahardian Suryo Utomo1. Ika Rosyada Fitriati2 Universitas Stikubank (Unisban. / Fakultas Ekonomika dan Bisnis Akuntansi e-mail: rahardiansuryo99@gmail. Universitas Stikubank (Unisban. / Fakultas Ekonomika dan Bisnis Akuntansi e-mail: ikarosyada@edu. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Received 30 September 2022 Received in revised form 2 November 2022 Accepted 10 November 2022 Available online 1 Desember 2022 Capital Structure discusses how the company provides capital asstes, either with long-term debt or capital from investors. This research aims to examine and analyze company size, asset structure, and profitability on capital structure in automotive retail and automotive equipment companies listed on the BEI 2011-2020. The data used the companyAos financial statements that are sampled. The sampling method used purposive sampling technique and obtained 90 samples. The results of analysis showed company size had a significant positive on capital structure, asset structure had an insignificant negative on capital structure, and profitability was proxied using Debt to Equity Ratio (DER) has no effect on the capital structure. Keywords: Company Size. Asset Structure. Profitability. Capital Structure Pendahuluan Perusahaan otomotif retail dan otomotif equipment adalah contoh dari berbagai sektor otomotif yang sedamg berkembang saat ini. Seiring dengan semakin tingginya peminat otomotif di dalam negeri, hal ini sangat membawa dampak positif bagi perusahan dibidang otomotif, hal ini mengakibatkan penjualan kebutuhan disektor otomotif semakin meningkat. Dengan semakin meningkatnya masyarakat Idonesia terhadap otomotif menyebabkan banyak bermunculan model baru. Struktur modal merupakan hal yang penting yang akan berpengaruh terhadap kinerja dan keberlangsungan jalannya perusahaan. AuStruktur modal merupakan gambaran dari bentuk proporsi finansial perusahaan yaitu antara modal yang dimiliki yang bersumber dari utang jangka panjang . ong-term liabilitie. dan modal sendiri . hareholderAos equit. yang menjadi sumber pembiayaan suatu perusahaanAy (Hirdinis, 2. Pihak manajemen perlu membuat struktur modal yang merupakan fungsi pendanaan, sebagai pembiayaan investasi yang digunakan untuk mendukung kinerja dan operasional perusahaan. Dari sudut pandang manajemen, posisi keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam menciptakan dan menjaga nilai ekonomis atau kekayayaan di perusahaan tersebut Struktur modal dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor pertama yang berpengaruh terhadap stuktur modal adalah ukuran perusahaan. Ukuran perusahaan menurut Ni Luh Ayu . , merupakan gambaran besar atau kecilnya suatu perusahaan dimana perusahaan besar lebih mudah untuk mendapatkan pinjaman dari luar baik dalam bentuk modal saham atau dalam bentuk hutang sebab besarnya perusahaan Received Sep 30 , 2022. Revised Nov 29, 2022. Accepted Nov 12, 2022 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 menjadi keunggulan yang memadai dimata debitur. Untuk menentukan besar kecilnya ukuran perusahaan bisa dilihat dari total aset, penjualan, total penjualan, rata-rata total aset. Peneliti terdahulu menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal (Nuswandari, 2. , sedangkan menurut peneliti lain ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal (Made D. B dan Dewi, 2. Faktor kedua yang berpengaruh terhadap struktur modal yaitu struktur aset. Struktur aset atau struktur kekayaan (ASSET) adalah perimbangan atau perbandingan baik dalam artian absolut maupun dalam artian relatif antara aset lancar dengan aset tetap. Yang dimaksud dengan artian absolut adalah perbandingan dalam bentuk nominal, sedangkan yang dimaksud dengan artian relatif adalah perbandingan dalam bentuk persentase. Penelitian terdahulu menunjukan bahwa struktur aset berpengaruh negatif terhadap struktur modal (Insiroh, 2. dan berpengaruh positif terhadap struktur modal (Indrajaya, 2. Menurut peneliti terdahulu menunjukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, sedangkan menurut (Ningrat dan Mustanda, 2. profitabilitas tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal. Berdasarkan latar belakang persoalan diatas sampai saat ini studi struktur modal, ukuran perusahaan, struktur aset, dan profitabilitas masih terus berkembang dan menemukan hasil penelitian berbeda-beda. Tujuan dari analisa ini untuk mengetahui efek ukuran perusahaan, strukutr aset, dan profitabilitas terhadap struktur modal. Maka dapat dirumuskan masalah yaitu bagaimana pengaruh ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap struktur modal. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel bebas yang terdiri dari ukuran perusahaan, strukutr aset, dan profitabilitas. Sedangkan variabel terikatnya yaitu struktur modal. Ukuran Perusahaan Struktur Aset Struktur Modal Profitabilitas Gambar 1 Kerangka Pemikiran Teoritis Hipotesis merupakan hasil sementara terhadap permasalahan dalam suatu penelitian. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah: H1= Ukuran Perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap Struktur Modal. H2= Struktur Aset berpengaruh berpengaruh negatif terhadap Struktur Modal. H3= Profitabilitas berpengaruh berpengaruh negatif terhadap Struktur Modal. Metode Penelitian Pada penelitian ini menggunakan variabel dependen dan independen. Variabel dependen adalah variabeliyang terpengaruh oleh variabel independen. Variabel dependen dalam penelitian ini ialah StrukturiModal. Sedangkan untuk variabel independen dalamipenelitian ini adalah ukuran perusahaan, struktur aset, dan profitabilitas. Berikut adalah pengukuran variabel yang digunakan dalam penelitian ini: Struktur modal adalah gabungan pendanaan permanenojangkaopanjang perusahaan yang diwakiliioleh hutang, saham referen dan ekuitas saham biasa (Van Horne dan Wachowicz, 2. Maka dapat dirumuskan sebagai berikut : DER=(Total Hutan. /(Total Ekuita. Sizemmerupakan gambaran besar kecilnya suatu ukuran perusahaan. Variabel ini menjelaskan bahwamsuatu perusahaan besarmmemiliki akses yang lebihmmudah ke pasar modal, sedangkan perusahaan kecil tidak. Kemudahan aksesibilitasike pasar modal merupakan fleksibilitas dan kemampuan perusahaan untuk menciptakanihutang atauimemunculkan dana yang lebihibesar dengan catatan perusahaan tersebutmmemiliki proporsimpembayaran dividen yang lebih tinggi daripada perusahaan kecil. Penentuannukuran perusahaanibergantung kepada total aset perusahaan. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 415 Ae 427 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Semakin besar total aset maka menunjukkan bahwa perusahaan memiliki prospek baik dalam jangka waktu yang relatif panjang (Munawar, 2. Sehingga ukuran perusahaan dapat dirumuskan sebagai berikut: Ukuran perusahaan=Ln (Total ase. Struktur aset adalah kekayaannatau asetimoneter yangidimiliki perusahaanidan diharapkan bisa untuk memenuhi dan memberikannmanfaat dimasa yang akanidatang, strukturiaset terdiri atas aset tak berwujud, aset tetap, aset lancar, dan aset tidak lancar. Menurut Rajagukguk et al . struktur aset dirumuskan sebagai berikut : ASSET = (Aset Teta. /(Total aset ) Profitabilitasmdalam penelitiannini proksikan oleh return on equity (ROE). Returtn On Equity (ROE) menunjukkan seberapa banyak perusahaan yang telah mendapat dana atas investasi yang dilakukanipemegangisaham. Pengukuran ROE menggunakan perbandingan antara laba bersih setelah pajak dengan modal sendiri Intan dan Sudiartha . Profitabilitas dirumuskan sebagai ROE = Laba bersih setelah pajakO Total Ekuitas Objek Penelitian. Populasi, dan Pengambilan Sampel Objek penelitiannini adalah perusahaannmanufakturnsektor otomotif retail dan otomotif equipment yang terdaftarnpada BursaiEfek Indonesia (BEI)iperiode 2011 2020. Pemilihan perusahaanimanufakturnsebagaiiobjek penelitianikarena laporan keuangan mudah didapatkan melalui situs . Dalamipenelitian iniidilakukan pengambilanisampelidengan metode purposive sampling. Metode purposive sampling adalah teknik pengambilan atau penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Kriteriaiuntuk pemilihanisampel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: . Perusahaan manufakturmsektor otomotif retail dan otomotif equipment yangiterdaftaridi BEI selama periode penelitian yaitu 2011 2020, . Perusahaan yang tidak melaporkan laporannkeuangan tahunan. Hasil dan Pembahasan Populasimdalam penelitianmini diambil dari perusahaan otomotif retail dan otomotif equipment yang tercantum pada Bursa Efek Indonesia periode 2011-2020. Pemilihan sampel menggunakan Teknikipurposivensampling dengan ketentuannsebagai berikut: Tabel 1 Seleksi Sampel Keterangan Perusahaan terdaftar di BEI pada Periode 2011 Ae 2020 Perusahaan Jumlah Pengaruh Ukuran Perusahaan. Struktur Aset, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal (Rahardian Suryo Utom. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 TOTAL SAMPEL Statistik Deskriptif Statistik deskriptifidilakukanidengan tujuaniuntukimemberikanggambaran atau deskripsi dataiyang dapatidilihat dariijumlah sampeliyang digunakan, nilai sampel, nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata . dan standar deviasi dari masing-masing variabel. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan outlier data diperlukan agar dapat digunakanidalam penelitian ini dengannmenggunakan 135 sampel. Tabel 2 Statistika Deskriptif Descriptive Statistics Std. Minimum Maximum Mean Deviation DER (Y) Size (X. ROE . Valid N . Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Uji Normalitas Uji normalitas bertujuaniuntuk mengujiiapakah dalamimodel regresi, terdapat variabel penggangguiatau residualimemiliki distribusi normaliUji statistik sederhana dapat dilakukan dengan duaikomponen dalam normalitas yaitu skewness dan kurtosis denganinilai signifikan alpha 5% atau . sedangkan nilai kritisnya A1,96 (Ghozali, 2. Berikut adalah hasil uji normalitas sebelum dan sesudah outlier: Tabel 3 Normalitas Sebelum Outlier Skewness Kurtosis Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error Unstandardized Residual Valid N . Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Tabel 4 Normalitas Sesudah Outlier Descriptive Statistics Skewness Statistic Statistic Std. Error Unstandardized Residual Kurtosis Statistic Std. Error JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 415 Ae 427 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Valid N . Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik bertujuan untukimemberikanikepastian bahwa regresi memiliki ketepatan dalam estimasi, tidak bias dan konsisten. Sebelum dilakukan pengujian regresi linear berganda terhadapihipotesisipenelitian makaiterlebihidahuluidilakukan pengujian terhadap asumsi Uji asumsi klasik terdiri dari jenis pengujian yaitu uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Uji Multikolinieritas Uji multikolinearitasnbertujuaniuntuk mengujiiapakahidalam modeliregresiiditemukan adanyaosaling keterkaitan antar variabellindependen. Model regresiiyang baikiseharusnyaitidak terjadiimultikolinearitas padaipenelitian iniidiuji menggunakanntolerance dan variance inflation factor (VIF). Apabila nilaiitolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10 makaitidakiterjadiimultikolinearitas. Hasil ujiimultikolinearitas dapatidilihat padaitabel berikut. Tabel 5. Uji Multikoliniearitas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Keterangan Tolerance VIF (Constan. Size (X. Bebas Multikolinearitas Lnaset . Bebas Multikolinearitas LnROE . Bebas Multikolinearitas Dependent Variable: DER (X. Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Uji Durbin -Watson Hasil uji autokorelasi menggunakan Durbin Watson menunjukaninilai DW sebesar 1. lebihnbesaridari nilai . U) 1. 7264 dannkurang dari . -dU) 2. Hasil tersebut sesuai dengan ketentuan dU < D < 4-dU, sehingga dapatidisimpulkanibahwa tidak ada autokorelasi positif maupunegatifipadaimodel regresi linear. Jadi modeliregresi tersebut layakidigunakan untuk uji tahap selanjutnya. Tabel 6 Uji Autokorelasi Durbin - Watson 4-dL 4-dU Keterangan Tidak Sumber : data yangndiolahimenggunakan SPSS V25 Uji Heteroskedastisitas Pengaruh Ukuran Perusahaan. Struktur Aset, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal (Rahardian Suryo Utom. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varianceidarinresidualnsuatu pengamatanike pengamatannlain. Suatu model regresi yang baik adalah yang terjadi homoskedastisitas, dimana variance dari residual satu pengamatan keipengamatan lainnya tetap. Salah satu cara mendeteksi gejalaiheteroskedastisitasiadalah dengan melakukan uji Park. Uji ini dilakukan dengan cara meregresikan nilai residual dengannvariabel Jika nilai signifikansi > 0,05 maka model regresi tidak mengalami gangguan JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 415 Ae 427 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Tabel 7 Uji Heterokesdastistas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Sig. 1 (Constan. Size (X. aset (X. ROE (X ) Dependent Variable: Ln_U2i Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresiilineariberganda dapat dilakukaniapabila model regresi telah lolos dari uji dari uji asumsi klasik. Analisisiregresi dapat digunakaniuntukimengukur kekuatanihubungan antara variabel independent atau lebih, juga menunjukan arah hubungan antara variabel independen Berdasarkan datandiperoleh hasil regresiilinear berganda sebagai berikut: Tabel 8 Analisis Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Sig. 1 (Constan. Size (X. aset (X. ROE (X ) Dependent Variable: DER (Y) Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 BerdasarkaniTabel 8 dapatidiketahuiibahwa model persamaan regresi linear berganda adalah sebagai berikut: DER = -8. 247 Size (-0. 267 Ase. (-0. 074 ROE) e Uji Signifikikansi Simultan (Uji F) Tabel 9 Uji F ANOVAa Model 1 Regression Residual Sum of Squares Mean Square Sig. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Struktur Aset, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal (Rahardian Suryo Utom. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 Total Dependent Variable: DER (Y) Predictors: (Constan. Size (X. Lnaset (X. LnROE (X. Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Berdasarkan Tabel 9 nilaiiF hitung sebesar 6. 050 dengan nilai signifikansi sebesar 0,01b. Hal iniimenandakanibahwa modeliregresi dapatidigunakannuntukimemprediksi variabel dependen karena nilai sig < 0,05. Makaidapatidisimpulkan ada pengaruh simultan yang signifikan. Uji Koefisien Determinasi (R. Pada Tabel 4. 10 yang merupakan hasil uji koefisien determinasi (R. yang menunjukan nilai Adjust R Square sebesar 0,145. Hal ini dapat dikatakan 14,5% variabel StrukturiModalidijelaskan oleh Ukuran Perusahaan (LnSiz. Struktur Aset (ASSET), dan Profitabilitas (ROE). Sedangkan sisanyaisebanyak 85,5% dipengaruhiiolehivariabelain yangitidak terdapat dalam model penelitian Tabel 10 Uji Koefisien Determinasi R2 Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate Predictors: (Constan. Size (X. Lnaset (X. LnROE (X. Dependent Variable: DER (Y) Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Uji Hipotesis T Tabel 11 Uji Hipotesis (Uji T) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta Sig. 1 (Constan. Size (X ) aset (X ) ROE (X. Dependent Variable: DER (Y) Sumber : data yang diolah menggunakan SPSS V25 Pengaruh Ukuran Perusahaan (Siz. terhadap Struktur Modal Darimperhitunganmtabel diatas menunjukkan nilai hitung t sebesar 3. 516 dan nilai signifikansi sebesar 0. 001 halitersebutimenjelaskanibahwa hasil perhitungan lebih kecil dari tingkatisignifikannyaitu A = 0,05, sehingga H1: Ukuran Perusahaan (Siz. berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal AuditerimaAy. Pengaruh Struktur Aset terhadap Struktur Modal Darimperhitungan tabel diatas menunjukkan nilai hitung t sebesar -1. 371 dan nilai 174 halitersebut menjelaskannbahwa hasilnperhitungan lebih besar dari tingkatisignifikan yaitu A = 0,05, sehingga H2: Struktur aset (ASSETS) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap struktur modal AuditolakAy. Pengaruh Profitabilitas terhadap Struktur Modal JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 415 Ae 427 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Darimperhitunganmtabel diatas menunjukkan nilai hitung t sebesar -0. 863 dan nilai signifikansi sebesar 0. 390 halitersebutimenjelaskan bahwaihasil perhitungan lebih kecil dari tingkatnsignifikan yaitu A = 0,05, sehingga H3: Profitabilitas (ROE) tidak berpengaruh terhadap struktur modal AuditolakAy. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Struktur Aset, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal (Rahardian Suryo Utom. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 Kesimpulan Berdasarkanihasil penelitianiyang telah diuraikan sebelumnya dapat ditarik kesimpulan UkuraniPerusahaan berpengaruhipositif signifikan terhadapistruktur modalipada perusahaan manufaktur sektor otomotif retail dan otomotif equipment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2011-2020. StrukturiAset tidakiberpengaruh terhadapistruktur modal padaiperusahaan manufaktur sektor otomotif retail dan otomotif equipment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2011-2020. Profitabilitas tidakiberpengaruhiterhadap strukturimodal pada perusahaanimanufaktur sektor otomotif retail dan otomotif equipment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2011-2020. Saran yangndapat diberikanimelalui hasilnpenelitianiini agar mendapatkan hasil yangibaik untuk penelitimselanjutnyamdiharap menggunakan variabel independen yang lebih bervariasi agar mendapatkan hasil yang lebih baik. Daftar Pustaka