2485 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 IMPLIKASI INVENTORY COSTING TERHADAP PERHITUNGAN LABA DAN BEBAN PAJAK DI SEKTOR PERDAGANGAN Oleh Silvy Christina1. Fung Jin Tjhai2 1,2Trisakti School of Management E-mail: 1silvy@stietrisakti. Article History: Received: 03-11-2025 Revised: 14-11-2025 Accepted: 06-12-2025 Keywords: Accounting. Inventory Costing. Income. Tax Expense Abstract: Business competition in the trading sector requires entrepreneurs to have a solid understanding of accounting aspects, particularly in inventory management. Inventory is one of the most important assets, as it directly affects the determination of the cost of goods sold, profit, and tax expenses borne by the company. In practice, trading business practitioners often face difficulties in understanding the implications of choosing different inventory valuation methods, such as First In First Out (FIFO) or the Average Cost Method. In response to this issue. Trisakti School of Management organized a training program aimed at helping students understand cost calculation methods and their tax The activity was conducted on August 9, 2025, and was enthusiastically attended by 41 students. The training consisted of a combination of theoretical sessions, practical exercises, and evaluations through post-tests and The post-event questionnaire results indicated that the training effectively enhanced studentsAo understanding of the material, as reflected in the high evaluation scores given by the participants. This training is expected to be conducted regularly to deepen studentsAo knowledge of inventory accounting and taxation from an early stage, thereby equipping them with essential skills for their future careers. PENDAHULUAN Sektor perdagangan merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peran penting dalam pergerakan roda perekonomian, baik dalam skala kecil, menengah, maupun Sektor perdagangan akan menghubungkan produsen dengan konsumen melalui proses distribusi barang. Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dalam masyarakat, aktivitas usaha dagang juga berkaitan erat dengan pajak sebagai salah satu sumber pendapatan negara. Setiap usaha dagang memiliki kewajiban untuk menghitung, melaporkan dan membayar pajak sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Kegiatan utama dari usaha dagang adalah membeli dan menjual barang dimana barang yang dibeli akan dicatat sebagai persediaan sebesar biaya yang dikeluarkan untuk membeli barang, dan kemudian barang tersebut dijual kepada konsumen pada harga yang lebih tinggi dari biaya untuk memperoleh keuntungan. Persediaan merupakan salah satu komponen aset yang sangat penting bagi sektor perdagangan sehingga pengelolaan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 persediaan yang efektif sangatlah penting. Perusahaan harus menghitung persediaan secara tepat agar laporan keuangan disajikan secara akurat (Dewi et. Dalam konteks akuntansi, penentuan biaya persediaan . nventory costin. menjadi aspek krusial karena mempengaruhi nilai aset, harga pokok penjualan, laba dan pajak (Weygandt et. Menurut PSAK 202 tentang persediaan menetapkan bahwa metode biaya untuk menghitung persediaan harus mencerminkan aliran biaya yang layak dan harus diterapkan secara konsisten untuk persediaan yang mempunyai sifat dan kegunaan yang sama (IAI Secara umum suatu perusahaan akan berusaha menjual persediaan . tok baran. yang lama terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan dan keusangan, namun arus fisik barang tidak harus sama dengan arus biaya dimana biaya persediaan untuk barang homogen dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa asumsi arus biaya persediaan (Dewi et. Contoh asumsi . yang diperbolehkan adalah First In First Out (FIFO) dan Weighted Average Cost. Dalam praktiknya, pelaku usaha perdagangan sering kali menghadapi kesulitan dalam memahami implikasi pemilihan metode penilaian persediaan seperti First In First Out (FIFO) atau Average Cost Method. Setiap metode memiliki konsekuensi yang berbeda terhadap nilai laba dan besarnya beban pajak yang dilaporkan. Misalnya, dalam kondisi harga barang yang meningkat, metode FIFO cenderung menghasilkan laba lebih tinggi dibandingkan metode rata-rata (Kieso et. , yang berarti juga meningkatkan beban pajak terutang. Sebaliknya, metode tertentu dapat menurunkan laba dan pajak, namun berpotensi menimbulkan perbedaan waktu dalam pengakuan pendapatan dan biaya. Dari perspektif perpajakan, metode inventory costing berpengaruh langsung terhadap besarnya Penghasilan Kena Pajak karena penentuan Harga Pokok Penjualan akan menentukan laba bruto yang menjadi dasar pengenaan Pajak terutang. Jika HPP tercatat lebih rendah maka laba bruto akan lebih tinggi sehingga PPh terutang juga meningkat. Sebaliknya, jika HPP lebih tinggi maka laba bruto akan lebih rendah sehingga PPh terutang berkurang (Nataherwin et. Tantangan utama bagi siswa adalah memahami perhitungan biaya persediaan dengan menggunakan beberapa asumsi biaya persediaan, kemudian menilai dampak dari penerapan asumsi biaya persediaan terhadap laba dan pajak, karena perbedaan asumsi yang digunakan akan menyebabkan perbedaan pada nilai persediaan, laba yang dihasilkan, dan pajak yang ditanggung perusahaan. Menyadari pentingnya situasi tersebut. Trisakti School of Management melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berinisiatif dalam memberikan pelatihan yang berfokus pada perhitungan biaya persediaan serta dampak perpajakannya untuk meningkatkan pemahaman para siswa. METODE Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Santo Yosef Pangkalpinang. Bangka, dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025 pukul 10. 00Ae11. 30, dengan topik AuImplikasi Inventory Costing terhadap Perhitungan Laba dan Beban Pajak di Sektor Perdagangan. Ay Peserta kegiatan terdiri dari siswa dan siswi beberapa sekolah, yaitu SMA Santo Yosef Pangkalpinang. SMKN 1 Pangkalpinang, serta SMK Bakti Pangkalpinang. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan PKM di SMA Santo Yosef Pangkalpinang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 Persiapan ASurvey dan Observasi Lapangan APerumusan Masalah dan Rencana Tindakan AMenyiapkan Tim yang akan PKM Pelaksanaan Pelaporan AMemberikan Penjelasan Teori terkait Materi Memberikan Latihan Soal AMengadakan Post-Test dan Pengisian Feedback AMembuat Laporan Kegiatan PKM Membuat dan Menerbitkan Artikel Ilmiah Pelaksanaan PKM Gambar 1. Kerangka Kegiatan Pada tahap persiapan, langkah awal yang dilakukan oleh tim pelaksana PKM adalah melakukan observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa/i di SMA Santo Yosef Pangkalpinang. Setelah itu, tim membentuk kelompok kerja guna mendiskusikan rencana kegiatan, menyusun pembagian peran, serta menugaskan anggota untuk menyiapkan materi, latihan soal, post-test, dan lembar umpan balik . Tahapan berikutnya adalah tahap pelaksanaan yang berlangsung pada tanggal 9 Agustus 2025 dengan detail aktivitas sebagai Memberikan penjelasan teori terkait dengan materi inventory costing dan dampak terhadap laba dan beban pajak yang dibahas oleh dosen TSM sebagai pembukaan Kegiatan ini didukung oleh media pembelajaran berupa presentasi powerpoint yang telah disiapkan oleh dosen TSM. Melanjutkan pembahasan latihan soal. Pada sesi ini, dosen TSM memberikan arahan mengenai cara menghitung harga pokok persediaan, laba kotor dan persediaan akhir. Dosen TSM turut aktif dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan atau kurang memahami materi. Memberikan penjelasan teori dan membahas latihan soal yang dibawakan langsung oleh dosen TSM. Mengadakan sesi Post-Test kepada siswa/i peserta pelatihan untuk mengevaluasi pemahaman siswa mengenai materi yang telah dibahas selama pelatihan. Sesi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana siswa dapat menerapkan konsep yang telah Memberikan kuisioner kepada siswa/i peserta pelatihan yang telah mengikuti sesi Siswa/i yang hadir diminta untuk mengisi kuisioner mengenai umpan balik dari setiap aspek pelajaran atau pelatihan yang telah mereka ikuti. Pada tahap pelaporan, tim pelaksana menyusun laporan kegiatan serta menulis artikel ilmiah yang akan dipublikasikan dalam Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Langkah ini bertujuan agar hasil kegiatan tersebut dapat menjadi referensi dan dasar http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 pengembangan bagi pelaksanaan PKM di masa mendatang. HASIL Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan di SMA Santo Yosef. Pangkalpinang mendapatkan sambutan positif dari para peserta. Sebanyak 41 siswa yang mengikuti pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami materi yang Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai implikasi penerapan metode inventory costing terhadap perhitungan laba dan beban pajak di sektor perdagangan. Adapun rangkaian kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi tahapan-tahapan sebagai berikut: Dosen menyampaikan penjelasan teoritis mengenai konsep inventory costing serta pengaruhnya terhadap perhitungan laba dan beban pajak. Materi yang disampaikan mencakup penjabaran metode perhitungan persediaan menggunakan FIFO dan Weighted Average, termasuk cara menghitung harga pokok persediaan, laba kotor, dan persediaan akhir. Selain itu, siswa/i juga diberikan pemahaman mengenai bagaimana perbedaan metode tersebut dapat memengaruhi besarnya laba yang dilaporkan serta konsekuensinya terhadap beban pajak perusahaan. Gambar 2. Penyampaian Materi oleh Dosen Setelah memahami konsep teori, para siswa/i melanjutkan dengan sesi praktik berupa latihan menghitung harga pokok persediaan, laba kotor, dan nilai persediaan akhir menggunakan salah satu metode yang telah dipelajari. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman konsep melalui penerapan langsung dalam perhitungan kasus Gambar 3. Siswa/i mengerjakan Latihan Soal ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 Melalui kegiatan latihan ini, siswa diharapkan mampu memahami secara menyeluruh proses perhitungan harga pokok persediaan, laba kotor, dan nilai persediaan akhir. Latihan tersebut juga mendorong siswa untuk berpikir analitis serta memastikan bahwa materi yang telah disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik. Gambar 4. Hasil Post-Test Sebelum sesi pelatihan berakhir. Tim PKM TSM membagikan kuesioner evaluasi kepada para peserta dengan tujuan menilai efektivitas kegiatan pembelajaran yang telah Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana program pelatihan berhasil mencapai sasaran yang diharapkan serta menilai keefektifan metode yang digunakan dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi. Hasil dari kuesioner ini menjadi umpan balik penting bagi tim pelaksana untuk menyempurnakan kegiatan pembelajaran di masa mendatang, baik dari segi metode pengajaran, penyajian materi, maupun kualitas interaksi antara pengajar dan peserta. Berikut merupakan soal kuisioner yang diberikan untuk siswa/i peserta pelatihan beserta hasilnya: Gambar 5. Kuisioner http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 Pernyataan Materi yang Responden Penjelasan yang disampaikan oleh disampaikan oleh tim pengajar tim pengajar jelas bermanfaat bagi Pembahasan materi sangat mudah dipahami oleh saya Latihan soal yang Tim pengajar membantu saya menguasai materi untuk lebih yang disampaikan memahami materi yang disampaikan Average 4,54 4,69 4,15 4,62 4,44 Percentage 90,77% 93,85% 83,08% 92,31% 88,72% Gambar 6. Hasil Kusioner Kesimpulan dari hasil kuisioner yang di dapat yaitu: Skor 4,54 dari 5 untuk pertanyaan nomor 1, berarti penjelasan materi yang disampaikan tim pengajar jelas. Skor 4,69 dari 5 untuk pertanyaan nomor 2, berarti materi yang disampaikan oleh tim pengajar bermanfaat bagi siswa/i peserta pelatihan. Skor 4,15 dari 5 untuk pertanyaan nomor 3, berarti pembahasan materi mudah dipahami walaupun ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan karena baru pertama kali belajar materi persediaan dan pelatihan disampaikan dalam waktu yang cukup singkat. Skor 4,62 dari 5 untuk pertanyaan nomor 4, berarti tim pengajar menguasai materi yang disampaikan. Skor 4,44 dari 5 untuk pertanyaan nomor 5. Hal ini mengindikasikan bahwa latihan soal yang dibahas membantu siswa/i peserta pelatihan untuk lebih memahami materi yang disampaikan. Gambar 7. Foto Bersama KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Santo Yosef Pangkalpinang, yang diselenggarakan pada 9 Agustus 2025 dengan tema AuImplikasi Inventory Costing terhadap Perhitungan Laba dan Beban Pajak di Sektor PerdaganganAy, berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa/i mengenai konsep inventory costing serta dampaknya terhadap perhitungan laba dan beban ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 Antusiasme peserta yang tinggi selama pelatihan, disertai hasil evaluasi kuesioner yang menunjukkan mayoritas siswa memberikan skor positif, menjadi indikator keberhasilan kegiatan ini. Secara keseluruhan. PKM ini tidak hanya mencapai tujuan yang telah ditetapkan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pembelajaran akuntansi persediaan dan perpajakan di SMA Santo Yosef Pangkalpinang. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami dan mempraktikkan materi, sehingga lebih siap menghadapi pembelajaran akuntansi biaya dan perpajakan di jenjang selanjutnya. Tim PKM TSM berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperluas manfaat bagi lebih banyak siswa di masa mendatang. PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Trisakti School of Management serta SMA Santo Yosef Pangkalpinang atas terlaksananya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. DAFTAR REFERENSI Dewi. Sofia Prima. Tjhai Fung Jin. Elizabeth Sugiarto. Merry Susanti. Panduan Belajar Pengantar Akuntansi. In Media . Ikatan Akuntan Indonesia. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Kieso. Donald E. Jerry J. Weygandt, and Terry D. Warfield. Intermediate Accounting. 5th Edition. John Wiley & Sons. Inc. Nataherwin. Widyasari, & Dewi. Akuntansi Pajak Terapan. Rasibook. Weygandt. Jerry J. , and Paul D. Kimmel. Financial Accounting with International Financial Reporting Standards. 5th Edition. John Wiley & Sons. Inc. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI