Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Rumah Di Kabupaten Sidrap Berbasis Android Armayani. Wahyuddin. Mughaffir Yunus. Masnur*. Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Article Info ABSTRAK Kata Kunci: EUCS. Kepuasan Pengguna. SIMASMU. Website Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi penjualan perumahan berbasis Android yang ditujukan untuk masyarakat Kabupaten Sidrap. Aplikasi ini dikembangkan sebagai solusi atas keterbatasan sistem pemasaran perumahan konvensional yang kurang efisien dan belum terdigitalisasi. Metode yang digunakan adalah model pengembangan prototyping, dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta evaluasi oleh pengguna. Evaluasi dilakukan terhadap 30 responden melalui kuesioner skala Likert yang mengukur tiga aspek utama: kemudahan penggunaan, keamanan dan keandalan sistem, serta kepuasan dan loyalitas pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap aplikasi, dengan rata-rata skor pada seluruh indikator berada di antara 1. 8 hingga 2. Aplikasi dinilai mudah digunakan, informatif, dan berpotensi meningkatkan efisiensi proses pemesanan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan desain berbasis pengguna dan prinsip Human-Centered Design dapat meningkatkan kualitas sistem informasi, terutama di wilayah nonperkotaan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi digital di sektor properti serta menawarkan model implementasi aplikasi yang adaptif terhadap konteks lokal. Keywords: EUCS. Users Satisfaction. SIMASMU. Website Article history: Received: 03 Agustus 2025 Revised: 07 Agustus 2025 Accepted: 08 Agustus 2025 Available online: 01 November 2025 DOI : 48144/suryainformatika. * Corresponding author. E-mail address: masnur2010@gmail. ABSTRACT This research aims to design and develop an Android-based housing sales application for the residents of Sidrap Regency. This application was developed as a solution to the limitations of the conventional housing marketing system, which is inefficient and not yet digitized. The method used is a prototyping development model, with stages including needs analysis, system design, implementation, and user evaluation. The evaluation was conducted with 30 respondents using a Likert-scale questionnaire measuring three main aspects: ease of use, system security and reliability, and user satisfaction and loyalty. The analysis results show that the majority of respondents gave a positive assessment of the application, with average scores across all indicators ranging from 1. The application was deemed easy to use, informative, and has the potential to improve the efficiency of the home booking process. This study concludes that a user-centered design approach and HumanCentered Design principles can improve the quality of information systems, especially in non-urban areas. These findings contribute to the development of digital technology in the property sector and offer an application implementation model that is adaptive to local contexts. Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Rumah Di Kabupaten Sidrap Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara manusia berinteraksi dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam bidang properti dan real estate. Di era digital ini, pemanfaatan teknologi mobile, khususnya platform berbasis Android, semakin meluas dalam memfasilitasi transaksi ekonomi, pemasaran produk, hingga layanan publik. Fenomena ini menjadi relevan ketika dikaitkan dengan kebutuhan masyarakat akan sistem yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Namun, kondisi di beberapa wilayah Indonesia, khususnya daerah non-perkotaan seperti Kabupaten Sidrap, masih menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap metode konvensional dalam pemasaran dan penjualan perumahan. Hal ini menimbulkan kesenjangan informasi serta keterlambatan proses transaksi antara pengembang perumahan dan calon konsumen. Perumahan sebagai kebutuhan dasar manusia memerlukan sistem distribusi informasi dan layanan yang efisien. Dalam konteks ini, penggunaan aplikasi mobile dapat menjadi sarana yang strategis untuk menjembatani antara pengembang perumahan dan masyarakat sebagai konsumen. Terlebih lagi, di era COVID-19, konsumen ke arah digital semakin menegaskan pentingnya pengembangan sistem penjualan properti yang adaptif. Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang berkembang secara ekonomi, namun belum sepenuhnya terdigitalisasi dalam sektor properti, memberikan ruang untuk intervensi teknologi informasi guna mendukung pemerataan layanan berbasis digital. Studi sebelumnya telah banyak membahas tentang pengembangan aplikasi e-commerce properti di kotakota besar yang memiliki infrastruktur teknologi memadai. Beberapa penelitian juga telah menyoroti pemanfaatan location-based service dan platform berbasis Android dalam menyajikan informasi rumah secara interaktif dan real-time. Namun, kajian tersebut umumnya berfokus pada wilayah urban dan belum menyentuh secara spesifik tantangan serta potensi di daerah rural seperti Sidrap. Penelitian yang menggabungkan pendekatan teknis dan kontekstual untuk membangun sistem informasi penjualan rumah berbasis Android di wilayah non-perkotaan masih sangat terbatas. Kesenjangan pengetahuan ini menjadi penting untuk diangkat, terutama karena kebutuhan masyarakat perdesaan terhadap layanan informasi properti tidak kalah besar dibanding masyarakat perkotaan. Keterbatasan literasi digital, kendala jaringan internet, serta desain antarmuka yang kurang sesuai dengan karakteristik pengguna lokal sering kali menjadi hambatan utama dalam adopsi sistem digital. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu sistem yang tidak hanya mengandalkan kecanggihan teknologi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan nyata operasional. Secara teoritis, penelitian ini berpijak pada prinsip Human-Centered Design (HCD) yang mengedepankan pengalaman dan kenyamanan pengguna dalam perancangan sistem. Selain itu, kerangka Technology Acceptance Model (TAM) digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana masyarakat menerima dan bersedia menggunakan sistem yang dikembangkan. Prinsip interaksi manusia dan komputer (HumanComputer Interaction/HCI) juga menjadi dasar teknis dalam menyusun antarmuka dan alur interaksi aplikasi yang efektif dan efisien. Berdasarkan latar belakang tersebut, pertanyaan penelitian yang diajukan dalam studi ini adalah: . Bagaimana merancang dan membangun aplikasi berbasis Android yang dapat digunakan untuk memfasilitasi penjualan perumahan di Kabupaten Sidrap? dan . Sejauh mana aplikasi yang penggunaan, keamanan sistem, dan kepuasan pengguna? Pertanyaan ini menjadi dasar dalam menyusun langkahlangkah pengembangan dan pengujian sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi penjualan perumahan berbasis Android yang sesuai dengan kebutuhan pengguna lokal di Kabupaten Sidrap. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kemudahan, keamanan, dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi yang telah dikembangkan. Sebagai pendekatan kuantitatif, penelitian ini menguji hipotesis sebagai berikut: HCA . ipotesis no. menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas sistem yang dikembangkan terhadap kepuasan pengguna. HCA . ipotesis alternati. menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemudahan penggunaan dan keandalan sistem terhadap tingkat kepuasan dan loyalitas pengguna aplikasi. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode rekayasa perangkat lunak yang dikombinasikan dengan survei evaluatif berbasis Pendekatan ini memungkinkan analisis sistematis terhadap kebutuhan pengguna serta pengujian efektivitas sistem berbasis Android yang dikembangkan. Fokus utama terletak pada pengembangan sistem informasi berbasis aplikasi mobile serta pengukuran persepsi pengguna terhadap sistem tersebut. Model pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah model prototyping. Model ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam proses desain dan Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Rumah Di Kabupaten Sidrap Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. pengembangan secara iteratif dan inkremental. Dengan menggunakan pendekatan prototyping, rancangan awal aplikasi dikembangkan, diuji oleh pengguna, kemudian disempurnakan berdasarkan umpan balik yang diperoleh secara langsung. Hal ini memungkinkan sistem yang dibangun benar-benar selaras dengan kebutuhan dan ekspektasi pengguna akhir. Subjek penelitian terdiri dari 30 orang responden yang dipilih secara purposive, yakni mereka yang berdomisili di Kabupaten Sidrap dan memiliki ketertarikan atau kebutuhan akan informasi properti. Teknik purposive sampling dipilih untuk memastikan bahwa responden merupakan calon pengguna yang relevan terhadap konteks aplikasi yang dirancang. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang disusun dalam skala Likert 1Ae5, guna mengukur tiga variabel utama yaitu kemudahan penggunaan, keamanan dan keandalan sistem, serta kepuasan dan loyalitas pengguna. Instrumen kuesioner dikembangkan berdasarkan indikator teoretis dari penelitian sebelumnya dan divalidasi melalui expert judgment dari akademisi dan praktisi di bidang sistem informasi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pertanyaan dalam Gambar 1. Diagram Alir Metode Penelitian kuesioner benar-benar mengukur aspek yang dimaksud secara valid dan reliabel. Data yang diperoleh dianalisis 3. HASIL DAN PEMBAHASAN menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan HASIL menghitung nilai rata-rata . dari tiap indikator. Visualisasi hasil analisis dilakukan dalam bentuk grafik batang untuk memudahkan interpretasi dan penyajian data secara informatif. Seluruh tahapan penelitian, mulai dari perancangan hingga evaluasi akhir, dilaksanakan dalam jangka waktu tiga bulan. Dalam rentang waktu tersebut, dilakukan proses iterasi desain dan revisi aplikasi berdasarkan tanggapan pengguna. Selain pengisian kuesioner, responden juga diminta untuk menggunakan langsung aplikasi yang telah Mereka mengeksplorasi fitur-fitur utama seperti pencarian rumah, tampilan informasi properti, pemesanan rumah, dan pemetaan lokasi perumahan. Setelah sesi uji coba, responden memberikan penilaian terhadap pengalaman penggunaan dan menyampaikan masukan secara terbuka. Gambar 2. Tampilan halaman Login untuk masuk kedalam aplikasi properti Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Rumah Di Kabupaten Sidrap Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. dalam hal user experience. Lima indikator utama pada variabel iniAiyaitu kemudahan penggunaan oleh semua kalangan, tampilan desain yang menarik dan terstruktur, efisiensi proses pemesanan, kejelasan informasi, serta kemudahan akses lokasiAimemiliki rata-rata skor berkisar antara 2. 0 hingga 2. Skala penilaian yang digunakan adalah 1 sampai 5, di mana nilai 1 berarti AuSangat SetujuAy dan 5 berarti AuSangat Tidak SetujuAy, sehingga rata-rata ini menandakan tingkat persetujuan yang tinggi dari pengguna. Fakta ini menunjukkan bahwa secara umum, aplikasi telah mampu memenuhi harapan pengguna terutama dalam hal kemudahan navigasi, estetika antarmuka, dan kelengkapan informasi, yang merupakan aspek fundamental dalam pengembangan aplikasi berbasis Android. Gambar 3. Tampilan halanam Katagori Properti untuk melihat menu pada aplikasi Gambar 6. Grafik Keamanan dan Keandalan Sistem Gambar 4. Model rumah dan video dalam rumah untuk melihat kondisi dalam rumah. Keamanan dan Keandalan Sistem Variabel kedua menguji persepsi pengguna terhadap keamanan dan keandalan sistem aplikasi. Lima indikator yang diuji meliputi kelancaran proses booking, kepraktisan dibanding kunjungan langsung, keamanan data pribadi, kejelasan informasi resmi dari pengembang, serta minimnya kendala teknis. Hasil menunjukkan skor rata-rata berkisar 1. 8 hingga 2. dengan nilai terbaik pada indikator informasi resmi langsung dari perusahaan . , sementara nilai tertinggi . ebih mendekati netra. terdapat pada indikator jarang mengalami kendala teknis . Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa meskipun pengguna umumnya merasa aman dan praktis, masih terdapat sedikit catatan mengenai kestabilan teknis yang bisa ditingkatkan lebih lanjut, misalnya dalam hal performa aplikasi saat koneksi rendah atau bug minor yang mengganggu kenyamanan pengguna. Gambar 5. Grafik Kemudahan Penggunaan Aplikasi Kemudahan Penggunaan Aplikasi Berdasarkan hasil kuesioner yang diberikan kepada 30 responden, aspek kemudahan penggunaan menunjukkan bahwa aplikasi penjualan perumahan di Kabupaten Sidrap telah dirancang dengan cukup baik Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Rumah Di Kabupaten Sidrap Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. Gambar 7. Grafik Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Pada variabel ketiga, yaitu kepuasan dan loyalitas pengguna, lima indikator yang diukur meliputi efisiensi waktu tunggu, kenyamanan dibanding metode konvensional, kepuasan secara umum, keinginan merekomendasikan aplikasi kepada orang lain. Rata-rata skor berada pada kisaran 2. 0 hingga 2. 1, dengan kecenderungan responden merasa puas terhadap layanan dan manfaat aplikasi. Namun demikian, ada sedikit penurunan antusiasme pada indikator kesediaan menggunakan kembali aplikasi . , yang mengindikasikan bahwa pengalaman pengguna secara keseluruhan sudah cukup baik, namun masih ada ruang peningkatan terutama dalam retensi dan loyalitas pengguna jangka PEMBAHASAN Aplikasi penjualan perumahan berbasis Android yang dirancang dalam penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi bagi masyarakat di Kabupaten Sidrap. Sistem ini dikembangkan sebagai solusi terhadap permasalahan konvensional dalam proses pemasaran perumahan, seperti keterbatasan informasi, keterlambatan dalam komunikasi antara pembeli dan pengembang, serta rendahnya transparansi data stok perumahan. Dengan menerapkan pendekatan pengembangan sistem berbasis prototipe, aplikasi ini secara iteratif disesuaikan dengan kebutuhan pengguna agar memiliki antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan. Analisis Hasil Kuesioner Pengguna Kemudahan Penggunaan Aplikasi Berdasarkan hasil analisis kuesioner terhadap 30 responden, aspek kemudahan penggunaan memperoleh skor rata-rata sebesar 2. 0 hingga 2. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merasa aplikasi ini mudah dioperasikan. Indikator yang paling menonjol mencakup kemudahan akses, kejelasan tampilan antarmuka, serta efisiensi navigasi menu dan Temuan ini konsisten dengan prinsip "usercentered design", yang menempatkan kenyamanan pengguna sebagai fokus utama dalam perancangan Dalam konteks teori Human-Computer Interaction (HCI), sistem ini telah memenuhi kriteria kognitif dan afektif pengguna dengan menyediakan pengalaman yang minim hambatan. Keamanan dan Keandalan Sistem Variabel keamanan dan keandalan menunjukkan nilai rata-rata antara 1. 8 hingga 2. Nilai tertinggi diberikan pada pertanyaan mengenai kejelasan informasi yang disediakan langsung dari perusahaan pengembang, yang mencerminkan kepercayaan responden terhadap kredibilitas sistem. Namun, skor tertinggi . ebih mendekati netra. ditemukan pada indikator terkait gangguan teknis, mengindikasikan perlunya peningkatan pada stabilitas teknis sistem. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya penerapan prinsip-prinsip keandalan dan keamanan data, yang menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan pengguna terhadap sistem informasi digital. Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Rata-rata skor untuk kepuasan dan loyalitas pengguna berada dalam rentang 2. 0 hingga 2. Responden mengakui bahwa aplikasi ini berhasil mengurangi waktu tunggu dan memberikan kenyamanan lebih dibanding metode pemesanan konvensional. Selain merekomendasikan aplikasi ini kepada orang lain, yang mengindikasikan potensi viralitas dan loyalitas pengguna yang tinggi. Korelasi antara pengalaman pengguna . ser experienc. dan loyalitas tercermin dalam niat responden untuk terus menggunakan aplikasi dalam jangka panjang, walaupun masih terdapat peluang peningkatan pada aspek fitur tambahan dan personalisasi layanan. Analisis Perbandingan: Aplikasi Digital vs Metode Konvensional Penggunaan aplikasi Android sebagai media penjualan rumah menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan metode konvensional. Dari segi efisiensi waktu, pengguna dapat mengakses informasi lengkap tentang rumah yang tersedia tanpa harus melakukan kunjungan fisik. Selain itu, transparansi data, kemudahan komunikasi, dan akses real-time menjadi nilai tambah yang signifikan. Tantangan yang dihadapi dalam implementasi digital di daerah kabupaten meliputi keterbatasan literasi digital dan infrastruktur jaringan, namun hal ini dapat diatasi melalui pelatihan pengguna dan optimalisasi aplikasi untuk jaringan rendah. Implikasi Terhadap Perancangan Sistem Temuan dari kuesioner memberikan masukan berharga untuk pengembangan sistem lebih lanjut. Beberapa fitur yang disarankan untuk ditambahkan meliputi peta interaktif lokasi perumahan, sistem Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Rumah Di Kabupaten Sidrap Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. notifikasi stok, dan fitur layanan pelanggan daring. Selain a. Pengembangan Fitur Tambahan: itu, peningkatan performa teknis aplikasi menjadi Disarankan agar aplikasi dilengkapi dengan fiturprioritas, terutama untuk meminimalkan gangguan teknis fitur tambahan seperti filter pencarian berdasarkan yang memengaruhi pengalaman pengguna. Proses harga dan lokasi, chat langsung dengan pengembang, serta review dari pengguna sebelumnya. Hal ini pendekatan agile untuk memungkinkan penyempurnaan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, berkelanjutan berdasarkan umpan balik pengguna. transparansi informasi, dan kepercayaan pengguna terhadap sistem. Relevansi dengan Tujuan Penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem b. Integrasi dengan Sistem Pembayaran Digital: yang dirancang telah berhasil memenuhi tujuan awal. Untuk meningkatkan efisiensi transaksi, sebaiknya yaitu menyediakan media penjualan perumahan yang aplikasi diintegrasikan dengan layanan pembayaran efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi. digital atau sistem e-wallet, sehingga pengguna dapat Tingginya tingkat kepuasan dan kepercayaan pengguna melakukan pembayaran atau booking secara menjadi indikator keberhasilan implementasi sistem. langsung melalui aplikasi. Temuan ini memperkuat argumen bahwa integrasi c. Uji Coba pada Skala Lebih Luas: teknologi digital dalam sektor properti di wilayah Penelitian ini terbatas pada 30 responden di satu kabupaten sangat mungkin dilakukan dengan pendekatan Uji coba aplikasi pada skala wilayah yang desain yang adaptif dan inklusif. lebih luas serta dengan jumlah responden yang lebih banyak dapat memberikan hasil evaluasi yang lebih KESIMPULAN representatif dan mendalam. Penelitian mengembangkan sebuah aplikasi berbasis Android untuk d. Peningkatan Stabilitas Teknis dan Dukungan memfasilitasi proses penjualan perumahan di Kabupaten Offline Mode: Sidrap. Berdasarkan pendekatan prototyping yang Mengingat keterbatasan koneksi internet di beberapa digunakan, aplikasi dikembangkan melalui tahapan wilayah non-perkotaan, sangat disarankan agar sistem mendukung mode offline atau sinkronisasi implementasi fitur inti, hingga pengujian langsung oleh data otomatis saat terhubung, serta terus dilakukan pengguna sasaran. Evaluasi dilakukan menggunakan perbaikan performa teknis . eperti pengurangan bug kuesioner skala Likert terhadap tiga aspek utama: dan peningkatan kecepatan loadin. kemudahan penggunaan, keamanan dan keandalan Program Literasi Digital bagi Pengguna: sistem, serta kepuasan dan loyalitas pengguna. Untuk meningkatkan adopsi sistem di kalangan Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa aplikasi masyarakat lokal, sebaiknya dilakukan pelatihan atau yang dikembangkan memperoleh tanggapan positif dari sosialisasi aplikasi kepada pengguna awam yang responden, dengan skor rata-rata berkisar antara 1. belum terbiasa menggunakan teknologi digital, 2 pada seluruh indikator penilaian. Temuan ini khususnya kelompok usia lanjut atau masyarakat mengindikasikan bahwa pengguna merasa aplikasi ini dengan literasi digital rendah. mudah digunakan, aman, dan efektif dalam menyampaikan informasi perumahan. Selain itu, f. Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Developer Lokal: sebagian besar responden menyatakan bersedia untuk Aplikasi ini berpotensi untuk menjadi bagian dari program digitalisasi layanan publik di sektor merekomendasikannya kepada pihak lain, yang Oleh karena itu, kolaborasi dengan instansi mencerminkan tingkat loyalitas pengguna yang cukup pemerintah daerah, dinas perumahan, dan Secara konseptual, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip Human-Centered Design dan pendekatan evaluasi berbasis pengguna dalam REFERENSI pengembangan sistem informasi digital, khususnya di wilayah non-perkotaan. Integrasi antara aspek teknis dan . Nasution and M. Riyanto. AuRancang Bangun Aplikasi Penjualan Perlengkapan Sekolah Berbasis Android Pada Toko konteks lokal terbukti mampu menghasilkan sistem yang Buku Nasution,Ay J. Rekayasa Sist. , vol. 3, no. 2, pp. 462Ae473, tidak hanya fungsional, tetapi juga adaptif terhadap Jul. 2025, doi: 10. 22303/upu. karakteristik pengguna. Masnur and M. Marlina. AuSistem Pengendali Energi Listrik SARAN