Masyarakat Berdaya dan Inovasi , 2024, 32-37 Available online: https://mayadani. org/index. php/MAYADANI Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku Usaha di Objek Wisata Kalibiru Edi Purwanta1. Aprilia Tina Lidyasari2. Kiromim Baroroh3. Indriyana Rachmawati4 Pendidikan Luar Biasa. Universitas Negeri Yogyakarta. Jalan Colombo Nomor 1. Yogyakarta Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Negeri Yogyakarta. Jalan Colombo Nomor 1. Yogyakarta Pendidikan Ekonomi. Universitas Negeri Yogyakarta. Jalan Colombo Nomor 1. Yogyakarta Bimbingan dan Konseling. Universitas Negeri Yogyakarta. Jalan Colombo Nomor 1. Yogyakarta E-mail: edi_purwanta@uny. Abstrak Sektor wisata menjadi salah satu sumber pendapatan negara Indonesia yang dapat digunakan untuk meningkatkan kehidupan sosial ekonomi warga, salah satunya objek wisata Kalibiru. Kulonprogo. Yogyakarta. Objek wisata berlatar belakang Waduk Sermo ini mulai sedikit dikunjungi oleh wisatawan sejak kehadiran covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kembali volume pengunjung, salah satunya melalui pengiklanan di website maupun media sosial. Namun hal tersebut dirasa belum cukup karena membutuhkan upaya re-branding menggunakan video, disertani transisi, music, dan teks. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan digital marketing bagi sumber daya manusia di Objek Wisata Kalibiru. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang pelaku usaha di sekitar objek wisata. Metode kegiatan pengabdian ini yaitu pelatihan, dengan tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan, mendesain program pelatihan, melaksanakan program pelatihan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaku usaha mampu membuat video konten yang menarik untuk re-branding objek wisata Kalibiru dengan memanfaatkan aplikasi tertentu. Video konten ini sebagai digital marketing untuk objek wisata Kalibiru yang dapat diunggah di media sosial, sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata. Oleh karena itu, pemanfaatan digital marketing diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata Kalibiru. Kata Kunci: Kalibiru. Wisatawan. Kulonprogo. Indonesia Abstract The tourism sector is one of the sources of Indonesia's state revenue that can be used to improve the socio-economic life of citizens, one of which is the Kalibiru tourist attraction. Kulonprogo. Yogyakarta. This tourist attraction with the Sermo Reservoir as the background has begun to be little visited by tourists since the presence of covid-19. Various efforts have been made to increase the volume of visitors again, one of which is through advertising on websites and social media. However, this is not enough because it requires re-branding efforts using video, accompanied by transitions, music, and text. The purpose of this service is to provide digital marketing training for human resources at Kalibiru Tourism Object. The training participants were 25 business people around the tourist attraction. The method of this service activity is training, with stages, including identification of needs, designing training programs, implementing training programs, and evaluation. The results of the training show that business people are able to create interesting video content for re-branding Kalibiru tourist objects by utilizing certain applications. This video content is a digital marketing for Kalibiru tourist attraction that can be uploaded on social media, so that it can increase tourist interest in visiting the tourist attraction. Therefore, the use of digital marketing is expected to increase the number of tourists to visit Kalibiru tourist attraction. Keywords: Kalibiru. Travelers. Kulonprogo. Indonesia This is an open access article under the CCAeBY-SA license. https://doi. org/10. 33292/mayadani. info@mayadani. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 PENDAHULUAN Pariwisata menjadi sektor yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi pada wilayah tertentu karena dinilai dapat menghasilkan pemasukan pendapatan yang tinggi. Nurdiana dkk. menyatakan pariwisata, baik alam maupun budaya berperan penting terhadap peningkatan pendapatan di Indonesia karena kunjungan wisatawan dari berbagai wilayah dapat meningkatkan kondisi social ekonomi di wilayah wisata. Objek wisata Kalibiru. Kulonprogo. Yogyakarta merupakan salah satu pariwisata yang ada di Indonesia dengan menawarkan keindahan alam sebagai potensi wilayah untuk Kalibiru merupakan wisata alam yang berada di perbukitan menorah dengan latar belakang Waduk Sermo (Saputri & Syarifah, 2. Wisata ini menawarkan pengalaman keindahan alam dan spot foto yang menarik, sehingga dapat dimanfaatkan wisatawan untuk memperoleh gambar visual yang baik. Objek wisata Kalibiru meskipun memiliki keindahan alam dan spot foto yang menarik, namun masih membutuhkan re-branding Kembali untuk meningkatkan volume pengunjung. Kehadiran covid19 berdampak signifikan terhadap kunjungan wisata di Kalibiru, sehingga volume pengunjung menjadi menurun pada hal pengelola objek wisata terus berupaya untuk mempromosikan. Hal ini tentu saja membutuhkan perhatian khusus agar peningkatan volume pengunjung dapat terjadi, salah satunya memanfaatkan digital marketing. Digital marketing menjadi pilihan bagi pelaku usaha untuk menyambut era 4. 0 yang menekankan pada kemudahan dalam akses informasi (Irfani, dkk. , 2. Artinya bahwa digital marketing sebagai alternatif yang modern bagi pelaku usaha untuk memudahkan akses consumen dalam memperoleh informasi terkait barang atau jasa yang ditawarkan. Khairunnisa . menyatakan bahwa digital marketing sebagai strategi pemasaran yang sangat baik sebab segmentasi pasar yang luas, efektif, dan efisien. Hal ini menunjukkan bahwa digital marketing dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha karena dapat menjangkau seluruh wilayah, dengan tenaga dan biaya yang minim. Indrapura & Fadli . menambahkan digital marketing memanfaatkan media digital dan teknologi internet untuk menawarkan barang atau jasa kepada khalayak target. Kondisi ini menunjukkan bahwa melalui digital marketing pelaku usaha dapat memanfaatkan media digital, antara lain instagram, facebook, dan website untuk menawarkan barang atau jasa pada konsumen yang Oleh karena itu, menawarkan keindahan alam objek wisata Kalibiru dapat menggunakan digital marketing untuk meningkatkan volume wisatawan dengan memanfaatkan media tertentu untuk pembuatan konten informasi. Capcut menjadi media pembuatan konten yang dipilih dalam membuat video-video menarik untuk menawarkan objek wisata Kalibiru. Febriana dkk. Zaman dkk. Reyhan dkk. menyatakan capcut merupakan aplikasi yang populer saat ini dan sederhana karena dapat digunakan untuk mengolah foto yang dimiliki untuk digabungkan, diberikan efek transisi, musik, maupun teks. Putri & Santoso . menambahkan bahwa capcut memiliki template yang dapat memudahkan pengguna untuk memasarkan barang atau jasa tanpa harus menjadi expert dalam pembuatan video. Hal ini menunjukkan bahwa capcut dalam digunakan sebagai aplikasi yang memudahkan pengguna untuk mengedit foto menjadi video disertai transisi, music, maupun teks untuk menarik konsumen agar berminat untuk berkunjung ke objek wisata Kalibiru. Selama ini model pemasaran dari objek wisata Kalibiru hanya menggunakan foto-foto kehadiran pengunjung, namun belum menambahkan unsur transisi, music, dan teks untuk lebih menarik pengguna aktif media social. Oleh karena itu, sumber daya manusia sekaligus sebagai pelaku usaha di objek wisata di Kalibiru perlu diberikan pelatihan digital marketing untuk meningkatkan pemasaran objek wisata. Dengan demikian, tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu pelatihan digital marketing bagi sumber daya manusia di Objek Wisata Kalibiru. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pelatihan untuk meningkatkan kemampuan digital marketing sumber daya manusia di objek wisata Kalibiru. Pelatihan merupakan cara atau upaya yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh karyawan dengan memberikan pembinaan keterampilan tertentu. Tahapan pelatihan ini mengadaptasi dari model konseptual Gustiana, dkk. , . yaitu identifikasi kebutuhan, mendesain program pelatihan, melaksanakan program pelatihan, dan evaluasi. Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 Tahap identifikasi kebutuhan mencakup mengalisis kebutuhan mitra terkait kegiatan pelatihan sumber daya manusia yang diharapkan untuk memberdayakan objek wisata Kalibiru. Tahap kedua yaitu mendesaian program pelatihan terdiri atas menentukan tujuan pelatihan, sasaran pelatihan, dan metode pelatihan yang digunakan. Tahap ketiga yaitu melaksanakan pelatihan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pada tahap kedua dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan untuk mengetahui ketercapaian tujuan kegiatan pelatihan. Sasaran pelatihan ini adalah warga desa yang bekerja di objek wisata Kaliburu sebanyak 25 orang peserta. Peserta diberikan pelatihan selama 2 hari yaitu Jumat dan Sabtu, 5-6 Juli 2024 di Kulonprogo. Yogyakarta. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pelatihan digital marketing sumber daya manusia di objek wisata Kalibiru diawali dengan analisis kebutuhan lapangan terkait materi pelatihan yang diharapkan untuk dilatihkan. Warga desa mengharapkan memperoleh pelatihan untuk mengiklankan kembali desa wisata Kalibiru agar meningkatkan jumlah pengunjung. Selam ini iklan desa wisata Kalibiru hanya menggunakan foto-foto yang diupload di media social Instagram . dan dirasa kurang menarik wisatawan. Oleh karena itu, warga desa selaku pengelola objek wisata Kalibiru meminta untuk diberikan pelatihan digital Gambar 1. Instagram Objek Wisata Kalibiru Tahap kedua yaitu mendesain program pelatihan berdasarkan kebutuhan warga desa wisata Kalibiru. Pelatihan ini diselenggarakan di balai yang terletak pada desa wisata Kalibiru sebab peserta kegiatan akan diminta mencari objek-objek sekitar yang dapat dijadikan sebagai foto atau video untuk digital marketing. Pelatihan ini nantinya menghasilkan foto atau video bergerak untuk lebih meningkatkan antusias wisatawan agar berkunjung ke desa wisata Kalibiru. Media yang digunakan untuk digital marketing, salah satunya capcut (Gambar . Pemateri pelatihan ini menghadirkan konten creator terkenal yaitu Agri Aryoko. Gambar 2. Media Capcut untuk Pembuatan Konten Video Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 Gambar 3. Konten Kreator Agri Aryoko Gambar 4. Pelathan Pembuatan Konten Video Objek Wisata Kalibiru Tahap ketiga yaitu melaksanakan pelatihan membuat konten-konten kreatif dalam bentuk video agar lebih meningkatkan citra visual penonton, sehingga tertarik untuk mengunjungi desa wisata Kalibiru. Pelatihan ini diikuti sebanyak 25 peserta, diawali dengan pemberian materi membuat konten oleh Agri Aryoko (Gambar . , kemudian di akhiri dengan praktek pembuatan konten. Praktik pembuatan konten dilakukan pada hari Jumat dan Sabtu agar peserta mendapatkan pengalaman maksimal dalam membuat konten untuk mempromosikan desa wisata Kalibiru (Gambar . Terakhir, evaluasi kegiatan dalam bentuk produk yang dihasilkan oleh peserta pelatihan yaitu video konten untuk memasarkan objek wisata Kalibiru. Konten creator yaitu Agri Aryoko memberikan masukan terhadap video yang dibuat oleh peserta kegiatan. Masukan yang diberikan dalam bentuk tampilan video, suara, maupun isi konten yang ditampilkan dalam video agar memperoleh citra visual yang meyakinkan wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata Kalibiru. Gambar 5. Contoh Produk Peserta Kegiatan Digital marketing saat ini menjadi media promosi dan pemasaran yang banyak diminati oleh pelaku usaha karena dapat menggunakan media sosial (Prilandewi & Sukadana, 2022. Basnet & Auliya, 2. Media sosial menjadi media yang sering digunakan untuk memasarkan barang atau jasa karena kemudahan dalam mengakses. Saputra dkk. menambahkan bahwa pemasaran melalui media sosial memudahkan konsumen untuk memesan dan membeli produk yang ditawarkan karena dalam memperluas jangkauan pemasaran. Artinya konsumen dalam hal ini wisatawan memiliki kemudahan akses untuk mengetahui, memesan, dan membeli barang atau jasa yang ditawarkan melalui digital marketing sebab media sosial, antara lain Instagram, website, dan facebook dapat menjawab persoalan Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 Gumilang . menyatakan bahwa digital marketing menjadi media promosi yang efektif dan efisien dalam meningkatkan volume penjualan. Pelaku usaha mulai meninggalkan model pemasaran tradisional karena dinilai keterbatasan ruang dan waktu, sehingga model pemasaran modern mulai dipilih karena real time. Selain itu, digital marketing dapat menghindarkan pelaku usaha dari kerugian promosi yang tidak efektif dan efisien (Arfan & Hasan, 2. Oleh karena itu, pelatihan digital marketing bagi sumber daya manusia di objek wisata Kalibiru diharapkan mampu meningkatkan volume pengunjung atau wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata. Pemilihan digital marketing dalam bentuk video bergerak dinilai dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata Kaliburu. Tjiptadi dkk. Maidasari dkk. menyatakan bahwa penggunaan media visual seperti video dapat memberikan penjelasan produk pada konsumen tentang kesadaran merek yang dijual. Video sebagai alat peraga untuk memberikan penjelasan secara rinci terkait barang atau jasa yang dijual. Aplikasi yang digunakan dalam pembuatan video pemasaran objek wisata Kalibiru, salah satunya capcut. Rahayu . Setyadi dkk. menyatakan aplikasi capcut memudahkan pengguna untuk membuat dan mengedit video karena kelengkapan fungsi dan pemrosesan video yang cepat karena terdapat fitur template. Peserta pelatihan dalam kegiatan ini banyak menggunakan capcut sebagai media untuk mengedit video promosi objek wisata Kalibiru karena kemudahan dalam akses dan cepat memperoleh hasil karena template-template yang telah tersedia. SIMPULAN Penggunaan aplikasi media, seperti capcut dapat memudahkan pengguna dalam mengakses pembuatan video untuk mempromosikan objek wisata Kalibiru melalui digital marketing. Digital marketing menjadi media promosi yang dipilih karena real time, kemudahan dalam akses, dan efisien. Pengguna dapat memanfaat media social untuk mempromosikan produk yang dijual pada wisatawan agar tertarik untuk mengunjungi objek wisata Kalibiru. Hasil dari video yang telah diedit menggunakan aplikasi capcut dapat diunggah oleh pelaku usaha di Instagram, facebook, maupun website Kalibiru. Kegiatan pengabdian selanjutnya diharapkan dapat memberikan penguatan bagi peserta pelatihan untuk mempromosikan objek wisata Kalibiru, sehingga meningkatkan volume wisatawan untuk berkunjung. UCAPAN TERIMA KASIH (OPSIONAL) Ucapan terima kasih ditujukan pada Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Yogyakarta atas dukungan melalui hibah penelitian skim mbangun desa. Selain itu, ucapan terima kasih ditujukan pula pada warga desa Wisata Kalibiru. Kulonprogo. Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA