Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 22 - 34 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. PENGARUH BRAND IMAGE DAN EMOTIONAL DESIRE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PENGGUNA APLIKASI TOKOPEDIA DI WILAYAH TANGERANG THE INFLUENCE OF BRAND IMAGE AND EMOTIONAL DESIRE ON PURCHASE DECISIONS IN TOKOPEDIA APPLICATION USERS IN THE TANGERANG REGION Eka Hendra Priyatna1. Rabitha Fazira2. Bambang Dwi Chandra3. Vicky Ferdian Adi Wibowo4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Tangerang e-mail: hendry. key@gmail. com , bdwi7305@gmail. Diterima 13-08-2024 Direvisi 24-08-2024 Disetujui 30-08-2024 Abstrak - Penelitian bertujuan untuk menganalisa Pengaruh Brand Image (X. dan Emotional Desire(X. Terhadap Keputusan Pembelian Pada Pengguna Aplikasi Tokopedia di Wilayah Tangerang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sample yang diambil dalam penelitian ini adalah 96 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Pengelolaan data primer menggunakan MS. Exel dan Statistical Package For Social Science (SPSS. sebagai evaluasinya, sedangkan analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: Uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, analisis regresi linear berganda, analisis korelasi sederhana, analisis korelasi berganda, analisis koefisien determinasi, uji hipotesis t, dan uji hipotesis F. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Berdasarkan hasil uji F, nilai signifikansi kurang dari 0,05 . ,000<0,. dan Fhitung lebih besar dari Ftabel . ,792>3,. Artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Brand Image (X. dan Emotional Desire (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y). Kata Kunci: Brand Image. Emotional Desire. Keputusan Pembelian Abstract - The study aims to analyze the Influence of Brand Image (X. and Emotional Desire (X. on Purchase Decisions on Tokopedia Application Users in the Tangerang Region. This research is a quantitative research. The sample taken in this study was 96 respondents using the purposive sampling technique. The data in this study was obtained through the distribution of questionnaires. Primary data management uses MS. Exel and Statistical Package For Social Science (SPSS. as the evaluation, while the analysis used in this study includes: Validity test, reliability test, simple linear regression analysis, multiple linear regression analysis, simple correlation analysis, multiple correlation analysis, determination coefficient analysis, hypothesis t test, and hypothesis test F. The results of this study show that based on the results of the F test, the significance value was less than 0. 000<0. and Fcal was greater than Ftabel . 792>3. This means that there is a positive and significant influence between Brand Image (X. and Emotional Desire (X. on Purchase Decisions (Y). Keywords: Brand Image. Emotional Desire. Purchase Decision PENDAHULUAN Indonesia seperti yang kita ketahui merupakan negara berkembang, dapat dilihat pada era globalisasi ini dimana dunia usaha telah memasuki persaingan yang sangat ketat. Persaingan ini muncul seiring dengan perkembangan teknologi yang terus semakin canggih, mendorong berbagai macam perubahan sistem seperti, sistem dalam perdagangan, pemasaran, cara bertransaksi, dan penyampaian informasi akan berubah. Dengan Copyright A 2024 Digital Business Journal (DIGIBIS) This work is Licensed Under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. berkembangnya revolusi industri atau yang biasa disebut industri 4. 0, mengharuskan kita para pelaku bisnis untuk lebih kreatif dan inovatif, akibat pergeseran dan perkembangan teknologi yang ada saat ini. Media sosial menjadi tempat promosi yang cukup baik dan efektif, dikarenakan kemudahan dalam penggunaannya. Para pelaku usaha jadi lebih mudah untuk menjangkau para konsumennya. Facebook. Instagram. Youtube. Tik-tok. WhatsAPP. Twitter adalah bentuk media sosial masa kini yang banyak digunakan dikalangan masyarakat saat ini dan tidak jarang banyak pelaku usaha yang memasang iklan pada aplikasi-aplikasi media sosial Brand image merupakan cara padang konsumen terhadap suatu merek sebagai sebuah gambaran dari apa yang ada dalam pikiran atau benak konsumen terhadap suatu merek (Sari Dewi et al. Brand image sangat penting bagi suatu perusahaan, karena dimata konsumen brand image yang positif mampu menarik daya tarik tersendiri. Dengan adanya brand image yang diketahui oleh konsumen, konsumen mampu mengenali sebuah produk, mengevaluasi kualitas, mengurangi resiko pembelian, dan memperoleh pengalaman dan kepuasan dari diferensiasi produk tertentu. Emosi sering dikaitkan dengan suasana hati, temperamen, kepribadian, karakter, dan Hasrat adalah rasa berharap untuk sesuatu seperti orang, benda. Indera yang sama diekspresikan oleh emosi seperti mengidam. Ketika seseorang menginginkan seseorang atau sesuatu, indera kerinduan mereka dapat menjadi sangat senang dengan kesenangan atau pikiran dari barang-barang itu atau seseorang, dan mereka akan mengambil tindakan untuk mencapai tujuan mereka. Jadi, emotional desire dapat disimpulkan sebagai aspek motivasi dari hasrat yang menegaskan bahwa hasrat manusia adalah hal mendasar dari semua tindakan manusia (Hobbes, 1979 dalam Wikipedi. Transaksi jual beli yang dulunya mempertemukan penjual dan pembelinya secara langsung atau berhadapan satu sama lain untuk mendapatkan suatu kebutuhannya, di era revolusi industri 4. 0 yang sekarang ini. Itu semua akan terasa mudah, karena apapun yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita bisa kita dapatkan melalui handphone kita sendiri. Hanya dengan membuka aplikasi yang menyediakan berbagai macam kebutuhan kita, bahkan kita hanya duduk manis saja dirumah, mereka sudah menyediakan jasa antarnya sampai ke tempat kita berada. Aplikasi tersebut bisa kita sebut sebagai Ecomerce. http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. 10 E-Commerce dengan Pengunjung Terbanyak Kuartal I 2022 Tokopedia dan Shopee masih memimpin pasar e-commerce Indonesia. Persaingan keduanya semakin ketat jika dilihat berdasarkan rata-rata jumlah pengunjung per bulan. Menurut data iPrice, rata-rata pengunjung bulanan laman Tokopedia mencapai 157,2 juta pada kuartal I 2022. Angka tersebut naik 5,1% dari kuartal IV 2021 yang tercatat 149,6 juta kunjungan. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti mengambil judul AuPengaruh Brand Image dan Emotional Desire terhadap Keputusan Pembelian pada pengguna Aplikasi TokopediaAy TINJAUAN LITERATUR Brand Image Menurut Keller . , brand image adalah persepsi yang terbentuk dalam benak konsumen berdasarkan pengalaman, asosiasi, dan informasi yang diperoleh mengenai Menurut Kotler dan Keller . , brand image adalah citra yang terbentuk dalam pikiran konsumen mengenai suatu merek, yang mencakup atribut, manfaat, keyakinan, dan asosiasi yang dikaitkan dengan merek tersebut. Tahun terbarunya tidak dijelaskan dalam sumber tersebut. Menurut Kotler dan Armstrong . , brand image adalah kesan atau citra yang dibangun oleh konsumen tentang merek suatu produk atau layanan berdasarkan pengalaman dan informasi yang diterima. Indikator Brand Image Adiwidjaja & Tarigan dalam Annisa . menyatakan brand image adalah suatu presepsi konsumen terhadap suatu produk, ada 3 indikator brand image, yaitu: Kekuatan Merek Konsistensi Merek Merek yang disukai Keunikan Merek Emotional Desire Mehrabian dan Russell, 1974 dalam Taufik dan Utama . Emosi adalah keadaan mental yang terkait dengan sistem saraf yang disebabkan oleh berbagai perubahan kimia yang terkait dengan emosi, perasaan, pikiran, respons perilaku, dan tingkat kesenangan atau sebaliknya. http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Jadi, emotional desire dapat disimpulkan sebagai aspek motivasi dari hasrat yang menegaskan bahwa hasrat manusia adalah hal mendasar dari semua tindakan manusia (Hobbes, 1979 dalam Yulianti . Indikator Emotional Desire Berdasarkan penelitian dalam psikologi Zajonc . di dalam Taufik dan Utama . mengusulkan bahwa emosi yang timbul mempengaruhi persepsi konsumen. Empat emosi utama yang diidentifikasi, yang indikator dari dasar untuk semua orang, dan dikelompokkan ke dalam kebalikannya: Sukacita dan Kesedihan Penerimaan dan Jijik Ketakutan dan Kemarahan Kejutan dan antisipasi Keputusan Pembelian Engel. Blackwell, dan Miniard . - Keputusan pembelian adalah proses yang kompleks dan terdiri dari beberapa tahapan, termasuk pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan evaluasi pasca-pembelian. David Loudon dan Albert Della Bitta . - Keputusan pembelian adalah hasil dari pengaruh faktor internal . eperti persepsi, motivasi, dan sika. dan faktor eksternal . eperti pengaruh sosial dan pemasara. dalam memilih, membeli, menggunakan, dan membuang produk atau jasa tertentu. Solomon . - Keputusan pembelian adalah proses pemilihan produk, jasa, atau ide dari alternatif yang tersedia, serta pengambilan tindakan untuk memperoleh produk Indikator Keputusan Pembelian Setiadi . menjelaskan bagaimana seseorang dalam mengambil keputusan dalam pembelian suatu produk. Keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen melalui beberapa tahap yaitu: tahap pengenalan kebutuhan, tahap pencarian informasi, tahap evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan terakhir tahap perilaku setelah pembelian. Pengenalan Kebutuhan Pencarian Informasi Evaluasi Alternatif Keputusan Pembelian Perilaku Setelah Pembelian http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. METODE PENELITIAN Dalam setiap penelitian diperlukan sebuah metode atau cara untuk memperoleh hasil Dengan melakukan suatu penelitian maka akan didapatkan data yang valid dan Apabila metodologi penelitian yang digunakan benar dan tepat maka dapat digunakan untuk mendukung pencapaian hasil tersebut. Menurut Arikunto . metode penelitian adalah cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan. Berdasarkan hal tersebut, terdapat macam-macam metode penelitian yaitu, metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan metode penelitian campuran. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, karena analisis kuantitatif merupakan analisis yang digunakan untuk data-data yang berbentuk angka yang dapat diukur dan dihitung. Menurut Silaen . metode penelitian kuantitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa angka-angka dan umumnya dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif atau inferensial. Jenis data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif yang diperoleh menggunakan kuesioner mengenai brand image dan emotional desire terhadap keputusan pembelian. Menurut Atik dan Humairoh . data kuantitatif adalah data berupa angka hasil dari suatu pengukuran, observasi, dan membilang yang dapat dianalisis menggunakan metode statistik, untuk memperoleh kecenderungan, prediksi hubungan antar variabel, komparasi hasil dengan perbandingan kelompok, sehingga dapat ditampilkan dalam bentuk data-data Tempat dan Waktu penelitian Penelitian ini dilakukan kepada pengguna aplikasi Tokopedia khususnya yang berada di wilayah Tangerang. Populasi dan sampel Menurut Sugiyono . sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, sampel yang diambil dari populasi tersebut harus betulbetul representatif atau mewakili populasi yang diteliti. Adapun penentuan ukuran sampel yang digunakan adalah rumus Lemeshow. Perhitungan sampel dengan pendekatan rumus Lemeshow dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel dengan total populasi yang tidak diketahui secara pasti. Berikut adalah rumus Lemeshow. ycu= http://jurnal. id/index. php/digibis Z 1 aAE2 P. Oe P) Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Sumber: Riyanto dan A. Hatmawan . Keterangan: n = jumlah sampel z = skor z pada kepercayaan 95% - 1,96 p = maksimal estimasi d = tingkat kesalahan Dalam perhitungan ini, peneliti menetapkan maksimal estimasi 50% dan nilai kesalahan Maka perhitungan penentuan sampel penelitian ini adalah: 1,96A 0,5. Oe 0,. 0,1A 3,8416 x 0,25 0,01 0,9604 0,01 n = 96,04 dibulatkan menjadi 96 responden/sampel Dari hasil perhitungan penentuan sampel di atas maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Uji Validitas Validitas menurut Sugiyono . dalam Atik dan Humairoh . menunjukkan derajat ketetapan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan oleh peneliti untuk mencari validitas sebuah item, kita mengkorelasikan skor item dengan total item-item tersebut. Syarat minimum untuk dianggap suatu butir instrument valid adalah nilai indeks valid adalah nilai indeks validitasnya > 0,3 (Sugiyono 2016:. Uji Reliabilitas Menurut Ancok dalam Atik dan Humairoh . reliabilitas adalah istilah yang dipakai untuk menunjukkan sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulang dua kali atau lebih. Menurut Sugiyono dalam Atik dan Humairoh . uji reliabilitas adalah sejauh mana hasil pengukuran dengan menggunakan objek yang sama akan menghasilkan data yang sama. Analisis Regresi Linear Sederhana http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Model regresi linear sederhana menurut Suyono . adalah model probabilistik yang menyatakan hubungan linear antara dua variabel di mana salah satu variabel dianggap memengaruhi variabel yang lain. Analisis Regresi Berganda Metode analisis yang digunakan pada metode ini adalah regresi linier berganda. Metode ini digunakan untuk mengukur antara lebih dari satu variabel terhadap variabel terikat guna mengetahui hubungan antar variabel apakah masing-masing variabel berhubungan positif tau negative. Analisis Korelasi Sederhana Teknik korelasi product moment digunakan untuk mencari hubungan dan membuktikan hipotesis hubungan dua variabel atau lebih bila data kedua variabel atau lebih berbentuk interval atau rasio dan sumber data dari dua variabel atau lebih tersebut adalah sama. Atik dan Humairoh . Analisis Korelasi Berganda Korelasi ganda . ultiple correlatio. merupakan angka yang menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antara dua variabel secara bersama-sama atau lebih dengan variabel yang lain. Atik dan Humairoh . Analisis Koefisien Determinasi (KD) Alat analisis koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui persentase besarnya perubahan variabel terikat (Y), yang disebabkan oleh variabel bebas (X). Uji Hipotesis t (Parsia. Menurut Edi Riadi dalam Atik dan Humairoh . hipotesis adalah jawaban atau dugaan ilmiah sementara terhadap suatu fenomena yang perlu dibuktikan atau diuji Sedangkan menurut Atik dan Humairoh . hipotesis penelitian adalah jawaban sementara terhadap pertanyaan-pertanyaan penelitian. Uji Hipotesis F (Simulta. Dalam penelitian ini uji F digunakan untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruh variabel-variabel bebas secara bersama-sama . terhadap variabel-variabel terikat. http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur mampu mengukur apa yang akan diukur. Teknik pengujian dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor-skor tiap butir pernyataan dengan skor total . Suatu pernyataan dinyatakan valid jika rhitung lebih besar dari rtabel. Pernyataan instrumen menggunakan taraf sigmifikan 5% . dengan jumlah responden 96 orang. Maka diketahui nilai rtabel adalah 0,1986. Berikut ini hasil pengujian validitas instrumen dengan menggunakan SPSS Tabel 1 Hasil Uji Validitas Brand Image (X. dan Emotional Desire (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) Variabel Butir Pernyataan Brand Image X1. (X. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. Emotional X2. Desire(X. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. Keputusan Pembelian (Y) r hitung r tabel 0,791 0,709 0,777 0,670 0,785 0,739 0,713 0,657 0,830 0,837 0,816 0,808 0,770 0,804 0,733 0,792 0,805 0,797 0,836 0,819 0,768 0,820 0,746 0,838 0,807 0,749 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 0,1986 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: hasil olah data penelitian menggunakan SPSS 27 http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa dari jawaban responden tentang Brand Image dan Emotional Desire terhadap keputusan pembelian dinyatakan valid. Hal ini ditunjukkan dari nilai rhitumg dari masing-masing variabel lebih besar dari rtabel yaitu memiliki nilai korelasi diatas 0,1986. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu yang merupakan indicator dari suatu Reliabilitas diukur dengan uji statistic Cronbach Alpha. Suatu instrumen dinyatakan reliable jika nilai Cronbach Alpha lebih besar dari nilai signifikan yaitu 0,60. Berikut ini adalah hasil uji reliabilitas menggunakan SPSS 27. Tabel 2 Hasil Uji Reliabilitas Brand ImageX. Reliability Statistics Cronbach/s Alpha ,873 N of Items Sumber: hasil olah data penelitian menggunakan SPSS 27 Berdasarkan tabel diatas hasil uji menggunakan SPSS 27 menunjukan hasil uji CronbachAos Alpha sebesar 0,873. Angka tersebut melebihi dari nilai signifikan 0,60. Maka dapat disimpulkan bahwa variable Brand Image (X. dinyatakan reliable. Tabel 3 Hasil Uji Reliabilitas Emotional Desire (X. Reliability Statistics Cronbach/s Alpha ,918 N of Items Sumber: hasil olah data penelitian menggunakan SPSS 27 Berdasarkan tabel di atas hasil uji menggunakan SPSS menunjukkan hasil uji CronbachAos Alpha sebesar 0,918. Angka tersebut melebihi dari nilai signifikan 0,60. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Emotional Desire (X. dinyatakan reliabel. Tabel 4 Hasil Uji Reliabilitas Keputusan Pembelian (Y) Reliability Statistics Cronbach/s Alpha ,936 http://jurnal. id/index. php/digibis N of Items Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Berdasarkan tabel di atas hasil uji menggunakan SPSS menunjukkan hasil uji CronbachAos Alpha sebesar 0,936. Angka tersebut melebihi dari nilai sgnifikan 0,60. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel keputusan pembelian (Y) dinyatakan reliabel. Uji Hipotesis t . Uji t dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel independen secara sendiri-sendiri terhadap variabel dependen, dalam penelitian ini perhitungan dilakukan dengan program SPSS 27 dengan hasil sebagai berikut: Tabel 5 Hasil Uji Hipotesis t Brand Image (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Coefficientsa Model 1 (Constan. BRAND IMAGE Unstandardized Coefficients Std. Error 7,935 2,831 ,991 ,087 Standardized Coefficients Beta ,762 Sig. 2,803 11,396 ,006 ,000 Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: hasil olah data penelitian menggunakan SPSS 27 Dari tabel di atas diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 dan thitung sebesar 12,808. Dengan taraf signifikan 5%, uji 2 sisi dan df = n-2 atau df = 96-2 = 94, sehingga didapat ttabel sebesar 1,986. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nilai signifikansi kurang dari 0,05 . ,000<0,. dan thitung lebih besar dari ttabel . ,396>1,. Berarti Ha1 diterima dan Ho1 ditolak yang artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan Brand Image (X. terhadap keputusan pembelian (Y). Tabel 6 Hasil Uji Hipotesis t Emotional Desire (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients (Constan. Std. Error 8,122 1,922 1,033 ,062 http://jurnal. id/index. php/digibis Standardize Coefficients Sig. 4,225 ,000 16,738 ,000 Beta ,865 Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. EMOTIONA L DESIRE Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : hasil olah data penelitian menggunakan SPSS 27 Dari tabel di atas diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 dan thitung sebesar 16,738. Dengan taraf signifikan 5%, uji 2 sisi dan df = n-2 atau df = 96-2 = 94, sehingga didapat ttabel sebesar 1,986. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nilai signifikansi kurang dari 0,05 . ,000<0,. dan thitung lebih besar dari ttabel . ,738>1,. Berarti Ha2 diterima dan Ho2 ditolak yang artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan Emotional Desire (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y). Uji Hipotesis F Uji F dilakukan untuk mengetahui hasil hipotesis atau pengaruh yang diberikan variabel Brand Image (X. dan Emotional Desire (X. terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y), dalam penelitian ini perhitungan dilakukan menggunakan program SPSS 27 dengan hasil sebagai berikut: Tabel 7 Hasil Uji Hipotesis F Brand Image (X. dan Emotional Desire (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) ANOVAa Model Sum Squares Mean Square Sig. Regressio Residual Total Dependent Variable: KEPUTUSAN PEMBELIAN Predictors: (Constan. BRAND IMAGE. EMOTIONAL DESIRE Sumber : hasil olah data penelitian menggunakan SPSS 27 Dari tabel di atas diketahui bila signifikansi 0,000 dan nilai Fhitung sebesar 168,792. Dengan taraf signifikan 5%, df 1 = k-1 . -1=. dan df 2 = n-k . -3=. diperoleh Ftabel sebesar 3,094. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nilai signifikansi kurang dari 0,05 . ,000<0,. dan Fhitung lebih besar dari Ftabel . ,792>3,. Berarti Ha3 diterima dan Ho3 ditolak, yang artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan Brand Image (X. dan Emotional Desire (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y). http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil uji F, nilai signifikansi kurang dari 0,05 . ,000<0,. dan Fhitung lebih besar dari Ftabel . ,792>3,. Ini menunjukan bahwa Ha3 diterima dan Ho3 ditolak, yang artinya bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Brand image dan Emotional desire terhadap Keputusan Pembelian. Dan juga terdapat nilai koefisien determinasi sebesar 0,784 atau 78,4%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Brand Image (X. dan Emotional Desire (X. berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 78,4% dan sisanya 21,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian DAFTAR PUSTAKA