Recoms: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 Desember 2025 E-ISSN: 2987-0909 KONTRIBUSI MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN SEBAGAI WUJUD PENGABDIAN DI DESA JAHARUN B KECAMATAN GALANG DELI SERDANG-SUMATERA UTARA Miswar Rangkuti. Ali Safran Pasaribu. Bintang Faiz Ananda. Tika Kesuma Wardani. Sarah Mutia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Indonesia E-Mail Correspondence: sarahmutiaacc@gmail. ABSTRACT The real work study is a form of student service to the environment and society in order to apply the principles of the tri darma of higher education, namely education, research and community service. Therefore, students carry out KKN in Jaharun B village for 30 days. The implementation of KKN in Jaharun B Village aims to empower the community and develop human resource capacity in the field of education, which is compiled and implemented in several work programs. This article discusses the contribution of North Sumatra State Islamic University students in order to improve the quality of education in Jaharun B Village. There are several work programs carried out by KKN participants, namely Maghrib Mengaji. Tutoring. Teaching in schools. Anti-bullying Socialization and digital literacy and other work This article is a qualitative article with data collection methods, namely interviews and observational studies. The results showed that there was an increase in education in Jaharun B Village which was marked by increased motivation and learning outcomes for village children. Keywords: Community Service Program. Contribution. Education. Jaharun B Village This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4. 0 CC-BY International license. DOI: 10. 59548/rc. JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM Pendahuluan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang menjadi bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata, khususnya di daerah yang membutuhkan. Desa Jaharun B merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi sekaligus tantangan dalam bidang pendidikan. Kondisi pendidikan di desa ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kualitas sarana dan prasarana pendidikan, kurangnya motivasi belajar di kalangan siswa, serta keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa melalui program KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di desa tersebut. Di Desa Jaharun B menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan, masih terdapat kesenjangan yang signifikan antara desa dan kota. Hal ini tercermin dari rendahnya angka partisipasi sekolah, tingginya angka putus sekolah, serta minimnya kegiatan pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi siswa. Selain itu, kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pendidikan juga menjadi faktor penghambat utama. Dalam konteks ini, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran strategis untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut melalui berbagai program yang terintegrasi selama pelaksanaan KKN. Tujuan pelaksanaan KKN di Desa Jaharun B adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Mahasiswa berupaya memberikan pendampingan kepada guru dan siswa dalam metode pembelajaran yang lebih efektif dan kreatif, serta menginisiasi kegiatan-kegiatan edukatif yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Selain itu. KKN juga bertujuan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung pendidikan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan Dengan demikian, program KKN tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata pengabdian. Tema atau fokus kegiatan KKN di Desa Jaharun B difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan melalui inovasi pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa mengembangkan berbagai kegiatan seperti pelatihan guru dalam penggunaan media pembelajaran digital, pendampingan belajar bagi siswa yang mengalami kesulitan akademik, serta penyuluhan kepada orang tua mengenai pentingnya pendidikan dan RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM peran mereka dalam mendukung proses belajar anak. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan fokus tersebut, diharapkan terjadi perubahan positif yang signifikan dalam kualitas pendidikan di desa tersebut. Manfaat pelaksanaan KKN bagi masyarakat Desa Jaharun B sangat besar, terutama dalam hal peningkatan kapasitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan KKN, masyarakat mendapatkan akses terhadap metode pembelajaran yang lebih modern dan efektif, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak mereka. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan KKN memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap pendidikan di lingkungan Bagi mahasiswa. KKN menjadi sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, mengasah keterampilan sosial dan kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan KKN di Desa Jaharun B merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bagian dari pengabdian kepada Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian. KKN menjadi salah satu upaya strategis dalam menciptakan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pelaksanaan KKN di daerah lain yang memiliki kondisi serupa. Metode Penelitian Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program, penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana Progran KKN telah berdampak pada kehidupan masyarakat desa. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam kuliah kerja nyata yaitu kegiatan sosialisasi bersama masyarakat dan asistensi mengajar di RA. PAUD. MTs dan Mdta. Lokasi nya ada di Desa Jaharun B Kec. Galang. RA ini bernamakan RA AIDA yang berlokasi kan di dusun 1. MTs dan Mdta Al Baroqah berlokasikan di dusun 6. Dengan adanya kegiatan yang kami lakukan, metode yang kami gunakan adalah metode kualitatif, obsevasi partisipatif, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok. Karena peneliti dapat menggali bagaimana peserta menerima, memahami, dan merespon sosialisasi yang dilakukan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program pengabdian masyarakat yang lebih efektif dan berkelanjutan. RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM Hasil dan Pembahasan Program Kerja Maghrib Mengaji Setiap sore menjelang waktu magrib. Masjid Tanbighul Ghafilin di Desa Jaharun B Kecamatan Galang menjadi pusat kegiatan yang penuh berkah. Anak anak desa berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan magrib mengaji, sebuah tradisi yang menguatkan ikatan spiritual dan kebersamaan antar sesama. Suasana masjid yang tenang dan khusyuk membuat setiap murid merasa nyaman dalam mendalami ayat-ayat suci Al-QurAoan. Kegiatan magrib mengaji ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Mahasiswa KKN dengan sabar membimbing para anak murid, agar dapat memahami makna dan tajwid Al-QurAoan dengan baik. Semangat belajar yang terpancar dari wajah-wajah anak-anak menunjukkan betapa pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter dan keimanan Selain sebagai tempat menimba ilmu. Masjid Tanbighul Ghafilin juga menjadi pusat kegiatan sosial yang mendukung kehidupan masyarakat Desa Jaharun B. Kegiatan magrib mengaji rutin ini menjadi pengingat bagi semua untuk selalu menjaga kedisiplinan waktu shalat dan meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, kegiatan ini terus berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan spiritual dan sosial warga sekitar. Juga sebagai anak KKN kami sangat bangga, dalam kegiatan ini kami mendapatkan banyak pelajaran berharga, juga sangat senang karena anak yang kami ajarkan ternyata tidak sedikit. Mereka sangat semangat untuk belajar mengaji bersama kami. Dengan itu kami berharap bahwa apa yang telah kami ajarkan akan menjadi kenangan berharga bagi mereka juga. Program Kerja Bimbingan Belajar Selain kegiatan magrib mengaji, kami juga menjalankan program kerja bimbingan belajar setelah shalat magrib. Ada beberapa anak yang mengikut kegiatan magrib mengaji, dan ada juga beberapa anak yang mengikut kegiatan bimbingan belajar. Di Posko KKN UINSU kegiatan bimbingan belajar dilakukan setelah menjalankan ibadah shalat Magrib, kami memanfaatkan waktu dengan belajar bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak desa. Posko ini hadir sebagai wadah bagi adik-adik dan sekitar untuk mendapatkan bimbingan belajar yang menyenangkan dan bermanfaat, dengan suasana yang nyaman dan penuh semangat kebersamaan. Di sini, kami mengajarkan mereka sesuai dengan mata pelajaran yang diadakan di sekolah mereka, mulai dari mata pelajaran sekolah hingga pengembangan keterampilan Dengan bimbingan dari mahasiswa KKN UINSU yang berkompeten, diharapkan RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM setiap anak dapat lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik dan meraih prestasi yang lebih baik. Mari kita jadikan waktu setelah Magrib sebagai momen produktif untuk belajar dan berbagi ilmu. Kami mengajak seluruh anak Desa Jaharun B untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan bimbingan belajar ini. Jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi agar proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Bersama-sama kita wujudkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia melalui semangat belajar yang tak pernah padam di Posko KKN UINSU ini. Kami harap semua kenangan yang ada di kegiatan bimbingan belajar ini akan selalu terkenang juga tidak berhenti disini saja. Program Kerja Mengajar di Sekolah (RA. PAUD. MDTA. MTS) Saat melakukan kegiatan mengajar di Desa Jaharun B, saya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari proses belajar anak-anak di sana. Kami menyadari bahwa pendidikan di desa ini masih membutuhkan dukungan ekstra, terutama dalam hal metode pembelajaran yang lebih interaktif. Kami berusaha mengisi celah ini dengan mengajar di berbagai jenjang sekolah, mulai dari RA dan PAUD sampai MTs dan MDTA. Melihat senyum dan antusiasme mereka ketika kami datang membawa materi yang berbeda dari biasanya, seperti belajar sambil bermain, benar-benar memberikan kepuasan tersendiri. Pendapat para ahli juga mendukung pendekatan kami ini. Jean Piaget, seorang psikolog perkembangan anak, menekankan bahwa anak-anak belajar paling efektif melalui interaksi langsung dan pengalaman konkret. Apa yang kami lakukan, yaitu mengajar dengan aktivitas langsung, sangat sejalan dengan teori tersebut. Selain itu. John Dewey, seorang filsuf dan pendidik ternama, juga berpendapat bahwa pendidikan seharusnya berpusat pada pengalaman siswa. Melalui KKN ini, kami tidak hanya memberikan ilmu, tapi juga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan relevan bagi mereka. Penelitian terdahulu, seperti yang dilakukan oleh Sari & Budi . dalam jurnal mereka yang berjudul AuPeran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar PedesaanAy, menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Mereka menemukan bahwa partisipasi mahasiswa KKN bisa meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu guru dalam mengimplementasikan metode pembelajaran yang lebih variatif. Hasil ini cocok sekali dengan apa yang kami rasakan dan lihat secara langsung di Desa Jaharun B. Mahasiswa KKN tidak hanya mengajar di sekolah formal seperti Madrasah Tsanawiyah (MT. , tetapi juga menjangkau lembaga pendidikan informal seperti Raudhatul Athfal (RA). Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Pendekatan ini relevan dengan konsep bahwa pendidikan harus merata di semua jenjang usia dan lingkungan (Susanto, 2. RA dan PAUD: Di jenjang ini, fokus pengajaran adalah pada pengenalan literasi RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM embaca, menulis, berhitun. , motorik halus, dan pengembangan karakter anak melalui metode belajar sambil bermain. Mahasiswa memanfaatkan media sederhana seperti flashcard, lagu, dan cerita untuk membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Hal ini sejalan dengan pendekatan pedagogi kreatif yang menekankan pentingnya stimulasi positif pada anak usia dini (Anwar, 2. MTs dan MDTA: Di jenjang yang lebih tinggi, mahasiswa berperan sebagai guru pendamping untuk mata pelajaran yang dianggap sulit seperti matematika dan bahasa Inggris. Selain itu, mereka juga memberikan bimbingan khusus untuk mata pelajaran agama di MDTA. Metode yang digunakan adalah belajar kelompok dan diskusi interaktif, yang terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi dan partisipasi siswa (Wahyudi, 2. Program Kerja Sosialisasi Anti Perundungan Perundungan . merupakan fenomena serius yang dapat merusak mental dan psikologis anak-anak, serta menghambat dan proses belajar mereka. Di Desa Jaharun B, mahasiswa KKN menginisiasi program sosialisasi anti perundungan yang menyasar siswa sekolah dasar dan menengah. Pendekatan yang digunakan tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga melibatkan metode interaktif seperti diskusi kelompok, permainan peran, dan pemutaran video edukatif. Mahasiswa menjelaskan berbagai bentuk perundungan, mulai dari fisik, verbal, hingga siber, serta dampak negatifnya terhadap korban (Nasution, 2. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif, baik di kalangan siswa, guru, maupun orang tua. Mahasiswa bekerja sama dengan guru untuk menciptakan Ausatuan tugas anti perundunganAy di setiap kelas, di mana siswa dilatih untuk menjadi agen perubahan yang berani melaporkan atau menghentikan tindakan Dampak dari program ini terlihat dari adanya penurunan kasus perundungan di sekolah serta terciptanya lingkungan belajar yang lebib empatik dan Siswa menjadi lebih berani untuk berbicara tentang pengalaman mereka dan lebih peduli terhadap teman-teman yang menjadi korban. Kontribusi ini menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademis, tetapi juga dari terciptanya iklim sekolah yang sehat dan aman. Program Kerja Sosialisasi Literasi Digital Di era digital, literasi bukan lagi sekedar kemampuan membaca dan menulis. Kemampuan untuk memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi digital secara aman dan etis menjadi sangat penting. Di Desa Jaharun B, akses terhadap tekonologi dan internet sudah mulai meningkat, namun diiringi dengan minimnya pemahaman tentang etika berinternet, keamanan data pribadi, dan bahaya hoaks. Mahasiswa KKN mengidentifikasi celah ini dan merancang program sosialisasi literasi digital yang RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM Program ini mencakup berbagai topik, seperti manajemen media sosial yang bijak, pengenalan terhadap berita palsu . , bahaya penipuan daring . , dan pentingnya privasi di dunia maya. Mahasiswa menggunakan praktis dengan simulasi dan contoh kasus nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Mereka juga mengajarkan cara-cara memverifikasi informasi dari berbagai sumber dan berpikir kritis sebelum membagikan konten. (AsyAohary et al. , 2. Program Kerja Bimbingan Konseling Bimbingan Konseling adalah proses bantuan professional yang diberikan oleh konselor kepada individu atau kelompok untuk membantu mereka memahami diri, lingkungan, serta mengatasi masalah yang dihadapi. Tujuannya adalah untuk membantu individu mencapai perkembangan yang optimal, baik secara personal, sosial, akademik, maupun Bimbingan Konseling berfokus pada pencegahan masalah . penyelesaian masalah . , dan pengembangan diri . Proses ini bersifat rahasia, sukarela, dan kolaboratif antara konselor dan klien (Prayitno, 2. Selain masalah ekonomis, kesehatan mental dan emosional siswa juga memiliki dampak besar terhadap kualitas pendidikan. Mahasiswa KKN di Desa Jaharun B memperkenalkan layanan Bimbingan Konseling untuk mengisi kekosongan ini. Program ini bertujuan untuk membantu siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, dan belajar yang mungkin mereka hadapi. Mahasiswa memberikan sesi Konseling Individu yang bersifat rahasisa, dimana siswa dapat berbagai keluh kesah mereka tanpa rasa takut dihakami. Selain itu, program ini juga mencakup bimbingan kelompok. Mahasiswa menggunakan pendekatan yang empatik dan suportif, membantu siswa merasa didengarkan dan Dampak dari program ini terlihat dari peningkatan psikologis siswa, yang pada gilirannya membuat mereka lebih fokus dan termotivasi dalam belajar. Adanya layanan bimbingan konseling di desa ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKN tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada kesehatan mental dan emosional sebagai bagian integral dari pendidikan yang berkualitas. (Irmansyah, 2. Program Kerja Pembuatan Karya Ecoprint Ecoprint adalah teknik menciptakan motif dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, terutama daun-daunan, yang ditransfer ke permukaan kain sehingga membentuk pola tertentu (Putri et al. , 2. Teknik cetak Ecoprint menggunakan pewarnaan kain alami yang sederhana untuk menghasilkan motif yang unik dan asli. Teknik tumbuk ecoprint yang akan diajarkan kepada anak anak di Desa Jaharun B membutuhkan beberapa peralatan seperti: palu atau bisa juga menggunakan batu untuk menumbuk dedaunan dan bunga, plastik bening untuk alas menumbuk, berbagai bunga dan daun aneka warna untuk dijiplak, tote bag polos sebagai media transfer, air untuk merendam tote bag nya , dan tawas untuk merendam hasil ecoprint, atau disini kami menggunakan bedak MBK untuk pengganti tawas. (Meldra et al. , 2. RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM Berikut penjabaran penerapan ecoprint pada media tote bag menggunakan Teknik Pounding (Puku. , yaitu : Tote bag direndam dulu dalam larutan mordant . isalnya tawas atau bedak MBK 10Ae15 gr dalam 1 liter ai. selama A 1 jam. Jemur hingga setengah kering. Letakkan tote bag di alas datar. Susun daun atau bunga di atas permukaan tote bag sesuai motif yang diinginkan. Tutup dengan plastik bening/kain pembungkus supaya tidak bergeser. Pukul dengan palu hingga pigmen daun menempel di kain. Setelah itu bisa langsung dijemur atau dikukus sebentar agar lebih awet. Dari penjabaran diatas. Hasil yang didapat dalam kegiatan pembuatan karya Ecoprint ini adalah anak anak pada Desa Jaharun B dapat berkreasi menyusun motif dari daun, bunga, atau tumbuhan sesuai imajinasinya. Mereka belajar menggabungkan bentuk dan warna alami untuk menghasilkan karya unik. Anak anak Desa Jaharun B bisa belajar tentang pigmen alami pada daun/bunga, serta mereka juga dapat melihat langsung bagaimana warna berpindah dari daun ke kain. (Putri et al. , 2. Program Kerja Pojok Membaca Setiap masyarakat harus membaca. Membaca adalah tugas yang melibatkan fisik dan Menggerakkan mata sepanjang baris-baris tulisan dalam teks adalah salah satu tindakan fisik yang dilakukan oleh pembaca saat membaca. (Purwandari et al. , 2. Masyarakat terutama anak anak harus memiliki kemampuan membaca yang baik sejak usia sekolah dasar. Tujuan literasi membaca adalah untuk membantu masyarakat memahami dan mengembangkan teknik membaca yang efektif, serta memahami makna Pojok membaca, atau yang dikenal sebagai pojok baca, merupakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat terutama anak anak ketika memiliki waktu luang. Pojok ini berfungsi sebagai perpustakaan mini sekaligus pelengkap dari perpustakaan pada Desa Jaharun B dengan menyediakan akses ke bahan bacaan tambahan. Tujuan utama pengadaan pojok membaca adalah untuk mengembangkan literasi siswa dan memfasilitasi mereka dalam menemukan pengetahuan melalui kegiatan membaca. (Coo et al. , 2. Implementasi Pojok Baca Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca (Studi Eksplorasi Gerakan Literasi Sekola. Dharmas Education Journal (DE_Journa. , 5. , 385Ae https://doi. org/10. 56667/dejournal. Metode Pelaksanaan Pojok Membaca Lokasi & Waktu: Desa Jaharun B, selama KKN berlangsung. Subjek Kegiatan: Anak-anak usia 6Ae12 tahun dan masyarakat desa. Tahapan: Survey dan koordinasi dengan perangkat desa. RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM Pengadaan buku . umbangan mahasiswa, donatur, warg. Penataan ruang pojok membaca. Pendampingan membaca dan kegiatan literasi . eading & storytellin. Monitoring dan evaluasi. Pendekatan : Participatory Action Research (PAR), melibatkan masyarakat dalam Hasil dari Project Kerja ini adalah terbentuknya pojok membaca di Desa Jaharun B. Anak anak lebih tertarik pada buku cerita yang bergambar, dan membangkitkan rasa antusiasme anak anak terhadap membaca. Program Kerja Penyelenggaraan Festival Anak Sholeh (FAS) Festival Anak Sholeh (FAS) merupakan program unggulan yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kompetisi sehat dan memperkuat nilai-nilai keislaman pada anak-anak di Desa Jaharun B. Program ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang efektif (Fitriani, 2. Lomba-lomba yang diadakan meliputi: Lomba Mewarnai: Bertujuan mengasah kreativitas dan motorik anak, dengan tema kaligrafi atau pemandangan Islami. Lomba Adzan dan Hafalan Surah Pendek: Mendorong anak-anak untuk menguasai bacaan Al-QurAoan dan melatih mentalitas serta keberanian tampil di depan umum. Kriteria penilaian tidak hanya pada suara, tetapi juga pada makhraj dan tajwid yang benar. Lomba Fashion Show: Mengajarkan anak-anak untuk bangga menggunakan busana muslim dan muslimah. Lomba ini menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mengenalkan cara berpakaian yang Islami. Lomba Dakwah Islam: Melatih kemampuan retorika dan komunikasi anak-anak. Melalui lomba ini, anak-anak belajar menyusun pesan-pesan moral yang sederhana namun bermakna, sesuai dengan ajaran Islam. Pelaksanaan FAS menunjukkan adanya kebutuhan akan kegiatan positif yang melibatkan anak-anak. Menurut observasi dan wawancara, partisipasi aktif dari orang tua dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan acara ini. Festival Anak Sholeh adalah puncak dari berbagai kegiatan keagamaan dan edukasi yang kami jalankan. Kami melihat acara ini sebagai wadah untuk mengapresiasi dan memotivasi anak-anak di desa. Di sini, anak-anak menampilkan bakat mereka, seperti lomba azan, hafalan surah pendek, dan lomba mewarnai. Rasanya bangga sekali bisa menjadi bagian dari acara yang meriah ini, di mana keceriaan dan semangat keagamaan anak-anak benar-benar terpancar. Acara seperti ini bukan sekadar perlombaan biasa. Menurut Lev Vygotsky, seorang RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM psikolog sosial, kegiatan kolaboratif dan sosial sangat penting untuk perkembangan kognitif anak. Festival ini menjadi arena bagi anak-anak untuk berinteraksi, belajar sportivitas, dan membangun rasa percaya diri di depan umum. Penelitian dari Dewi. Purnomo, & Wijaya . , yang mengkaji AuDampak Kegiatan Keagamaan Terhadap Karakter Anak di Lingkungan KomunitasAy, menemukan bahwa acara-acara semacam ini dapat membentuk karakter yang positif, seperti rasa tanggung jawab dan kerja sama. Dari semua kegiatan yang sudah kami lakukan, saya jadi sadar bahwa KKN bukan hanya sekadar program kampus, tapi juga kesempatan nyata untuk mengaplikasikan ilmu dan berkontribusi langsung pada masyarakat. Kami melihat sendiri bagaimana intervensi kecil dari kami, seperti bimbingan belajar atau festival anak, bisa memberikan dampak besar pada antusiasme dan semangat belajar anak-anak di desa. Analisis Dampak dan Implikasi: Program pengajaran dan Festival Anak Sholeh yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Desa Jaharun B. Peningkatan Motivasi dan Partisipasi Belajar: Kehadiran mahasiswa dengan metode pembelajaran yang inovatif mampu membangkitkan semangat belajar siswa yang sebelumnya cenderung pasif. Pengembangan Keterampilan Komprehensif: Selain keterampilan akademik, siswa juga mengasah keterampilan non-akademik seperti keberanian, kreativitas, dan kemampuan sosial. Penguatan Nilai Keagamaan dan Moral: Melalui FAS, nilai-nilai keislaman tidak hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan dalam suasana kompetitif yang positif. Katalisator Pemberdayaan Masyarakat: Program KKN ini membuktikan bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan . gent of chang. yang mampu menggerakkan potensi lokal untuk kemajuan bersama. Keberlanjutan program ini menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan setempat, program serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga dampak positifnya dapat terus Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa pendidikan itu bukan Cuma tentang teori di kelas, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menjadi fasilitator bagi orang lain. Pandangan ini sejalan dengan konsep AupengabdianAy dan AupemberdayaanAy yang diusung oleh para ahli seperti Paulo Freire. Ia menekankan bahwa pendidikan harus menjadi alat untuk membebaskan dan memberdayakan masyarakat agar mereka bisa menjadi agen perubahan bagi diri mereka sendiri. Kami berharap, meskipun waktu KKN sudah berakhir, benih-benih semangat yang kami tanam bisa terus tumbuh dan menginspirasi anak-anak di Desa Jaharun B. RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM Jadi kontribusi kami berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di desa, meskipun dalam skala yang kecil. Ini membuktikan bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Kami merasa bahwa setiap upaya, sekecil apa pun, memiliki nilai yang besar ketika dilakukan dengan tulus. (Coo et al. , 2. Simpulan Berdasarkan uraian seluruh program dan hasil pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara di Desa Jaharun B, dapat disimpulkan bahwa kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bentuk pengabdian masyarakat terbukti nyata melalui berbagai inovasi dan keterlibatan aktif di berbagai lini pendidikan dan sosial. Berbagai program kerja yang dilaksanakan seperti Maghrib Mengaji. Bimbingan Belajar. Mengajar di sekolah (RA. PAUD. MDTA. MT. , sosialisasi anti perundungan, literasi digital, bimbingan konseling, pembuatan karya ecoprint, pojok membaca, serta Festival Anak Sholeh menunjukkan sinergi luar biasa antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat desa. Kegiatan Maghrib Mengaji dan Bimbingan Belajar tidak hanya menambah pengetahuan agama dan akademik anak-anak, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inklusif. Program mengajar di berbagai jenjang pendidikan mampu memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif, mengisi kekosongan dalam pengajaran yang selama ini kurang variatif, serta membangun karakter positif anak-anak sesuai dengan teori pendidikan dari para ahli seperti Jean Piaget. John Dewey, dan Lev Vygotsky, yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dan kolaborasi dalam Melalui sosialisasi anti perundungan dan literasi digital, mahasiswa tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perilaku empatik, keamanan digital, dan berpikir kritis di era modern, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih sehat dan aman. Layanan bimbingan konseling menambah dimensi penting dalam pendidikan, yaitu kesehatan mental dan emosional, dengan membantu siswa mengenali diri, mengatasi masalah, serta meningkatkan motivasi belajar. Inisiatif kreatif seperti karya ecoprint dan pojok membaca memperkaya pengalaman belajar anak-anak dengan memberi ruang untuk berekspresi, berkreasi, dan meningkatkan minat baca, sementara Festival Anak Sholeh menjadi wadah bagi anakanak untuk mengembangkan bakat, sportivitas, nilai keagamaan, serta menjalin interaksi sosial yang positif. Dampak nyata dari seluruh program ini terlihat dari peningkatan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa, penguatan nilai-nilai moral dan keagamaan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pendidikan. Mahasiswa KKN berhasil menjadi katalisator perubahan, agent of change, yang mampu memberdayakan masyarakat dan menggerakkan potensi lokal untuk kemajuan Pengalaman selama KKN membuktikan bahwa pendidikan dan pengabdian bukan sekadar teori, tetapi sebuah proses pemberdayaan yang mengedepankan kolaborasi, empati, dan keberlanjutan. Melalui pendekatan partisipatif dan integrasi RECOMS: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 DESEMBER 2025 JOURNAL YAYASAN HAIAH NUSRATUL ISLAM antara pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat, mahasiswa dan masyarakat Desa Jaharun B telah menciptakan model sinergis yang dapat direplikasi di daerah lain. Keberhasilan dan keberlanjutan program-program ini sangat bergantung pada sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan Dengan demikian, pelaksanaan KKN di Desa Jaharun B membuktikan bahwa setiap upaya, sekecil apa pun, memiliki nilai yang besar ketika dilakukan dengan tulus, dan mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan, sejalan dengan konsep pendidikan sebagai alat pemberdayaan dan pembebasan menurut Paulo Freire. Diharapkan, benih-benih semangat, motivasi, dan inovasi yang telah ditanamkan selama KKN dapat terus tumbuh, menginspirasi, dan memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan pendidikan di Desa Jaharun B serta menjadi model pengabdian yang efektif di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa. Referensi