Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Analisis Spearman Rank pada Persepsi Civitas Akademik Tentang Pelaksanaan dan Dampak Program MBKM Sri Mulianah1. Awaluddin Tjalla2. Mahdiyah3 1,2,3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Pascasarjana. Universitas Negeri Jakarta, srimulianah23@gmail. ABTSRACT Kampus merdeka belajar kampus merdeka program (MBKM) is a policy issued by the government as a solution to current problems and developments. This study aims to >ind a correlation between the implementation of MBKM and the impact of MBKM on the IAIN Parepare academic community. This study is a quantitative study using a correlation method involving the academic community consisting of students, educational staff and educational staff as a A perception and readiness questionnaire with a >ive-point Likert scale was distributed to 100 samples with details of 25 teaching staff . , 25 educational staff and 50 students via a Google form link distributed via social media (WhatsAp. The collected data was analyzed using the Spearman Rank correlation analysis technique. The results of the study show that lecturers' perceptions are 0. 553 times better than education staff's perceptions regarding the implementation of the MBKM program and impact. Student perceptions are 0. times better than education staff's perceptions regarding the implementation and impact of the MBKM program. Keywords: Spearman Rank, implementation and impact of MBKM ABSTRAK Program kampus merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) adalah kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sebagai solusi terhadap permasalahan dan perkembangan Kajian ini bertujuan untuk menemukan korelasi pelaksanaan MBKM dengan dampak MBKM bagi kalangan civitas akademik IAIN Parepare. Kajian ini merupakan kajian kuantitatif dengan metode korelasi dengan melibatkan civitas akademik yang terdiri dari mahasiswa, tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan sebagai populasi. Kuesioner persepsi dan kesiapan dengan skala Likert lima poin telah disebarkan kepada 100 sampel dengan perincian 25 tenaga pendidik . , 25 tenaga kependidikan dan 50 mahasiswa melalui link Google Form yang disebar melalui media sosial (WhatsAp. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi Spearman Rank. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi dosen lebih baik 0,553 kali dibandingkan persepsi tenaga kependidikan tentang pelaksanaan program dan dampak MBKM. Persepsi mahasiswa lebih baik 0,507 kali dibandingkan persepsi tenaga kependidikan tentang pelaksanaan dan dampak program MBKM. Kata Kunci: Spearman Rank, pelaksanaan dan dampak MBKM 2246 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. PENDAHULUAN Kebijakan yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi. Program Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan membentuk SDM yang Sivitas akademika perguruan tinggi, terutama mahasiswa, diharapkan mendapatkan pengalaman baru yang akan memperkaya wawasan mereka, memperluas jaringan mereka, dan menciptakan keunggulan karakter. Program ini juga diharapkan dapat membantu perguruan tinggi menyiapkan lulusan yang tangguh untuk menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi, industri, dan dunia Mahasiswa memiliki hak untuk belajar di luar program studi selama tiga atau tiga semester, menurut Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020. Kebijakan program MBKM memberi siswa kesempatan untuk belajar lebih banyak dan memperoleh keterampilan baru melalui berbagai kegiatan pembelajaran, seperti pertukaran pelajar, magang, praktik kerja, riset, proyek independen, kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, bantuan mengajar di sekolah, dan membangun desa atau kuliah kerja tematik di dunia nyata (Wulandari et al. , 2. Program MBKM harus terus diupayakan oleh semua pihak civitas akademik kampus baik dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan maupun mahasiswa. Bagi pimpinan pejabat struktural yang membuat kebijakan akademik, bagi dosen yang melaksanakan program MBKM melalui proses pengajaran, bagi tenaga kependidikan . yang bertugas melayani pihak-pihak dalam pelaksanaan program MBKM di IAIN Parepare. Setiap pegawai akan merasakan, berpandangan dan berpenilaian yang beragam terhadap program MBKM. Pandangan dan penilaian ini akan memunculkan suatu sikap berkenaan dengan perubahan yang terjadi, baik positif maupun negatif (Setyawan & Listiara, 2. Pandangan mengenai penilaian terhadap pelaksanaan dan dampaknya perlu diteliti untuk ditinjau karena akan melahirkan suatu sikap yang sangat mempengaruhi program yang sedang dijalankan (Satrianingrum & Prasetyo. Solikhin & Ilham, 2. Persepsi lahir suatu proses kognitif seseorang yang menafsirkan sesuatu atau informasi dari panca inderanya (Satrianingrum & Prasetyo. Belum ditemukannya kajian yang terkait dengan hubungan persepsi pelaksanaan MBKM dengan dampaknya di kalangan civitas akademik, maka diperlukan kajian tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mengidentiVikasi korelasi atau hubungan persepsi pelaksanaan MBKM dengan dampaknya di kalangan civitas akademik IAIN Parepare. Selanjutnya, analisis korelasi Spearman merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan digunakan untuk menguji kekuatan data persepsi yang bersifat 2247 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. yuU =1Oe 6 Oc ycc!" ycu. cu" Oe . Keterangan: yuU = Nilai korelasi rank spearman d = margin setiap nilai pasangan n = Nilai pasangan peringkat Spearman. Uji korelasi Spearman Rank merupakan salah satu uji non parametric yang bertujuan untuk mengetahui antara 2 subjek atau sampel bebas dengan data skala Persamaan dan perbedaan dengan korelasi Pearson adalah pada subjek yang berbeda dan jenis data, korelasi Pearson menggunakan data interval atau rasio. Sedangkan korelasi Spearman Rank menggunakan data ordinal. Karena bersifat uji kesesuaian maka sifat pada kedua variabel adalah simetris bukan timbal balik (Bonett & Wright, 2000. Schober & Schwarte, 2. Dalam penelitian Kim et al. , . menyebutkan korelasi peringkat Spearman dapat digunakan untuk analisis hubungan non linear dan tidak sesuai dengan distribusi bivariate normal. Pada dasarnya koeVisien Spearman adalah korelasi Pearson koeVisien dihitung dengan rangking nilai masing-masing dari 2 variabel, bukan nilai sebenarnya, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 1 Gambar 1. Spearman Bank Sumber: Kutner et al. , . KoeVisien Spearman biasa disingkat A . atau Aurs. Ay Karena data ordinal juga dapat diperingkat, penggunaan koeVisien Spearman tidak terbatas pada variabel kontinu saja. Dengan menggunakan peringkat, koeVisien dikuantiVikasi secara ketat hubungan monotonik antara 2 variabel . eringkat data mengubah hubungan nonlinier yang sangat monoton menjadi hubungan linie. Serupa dengan koeVisien Pearson, koeVisien Spearman juga berkisar dari Ae1 hingga 1 (Schober & Schwarte, 2248 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Angka ini menggambarkan segala sesuatu antara tidak ada hubungan (A = . hingga monotonik sempurna hubungan (A = Ae1 atau . Pertimbangan serupa ini juga berlaku untuk interval kepercayaan dan nilai P untuk KoeVisien Spearman (Bonett & Wright, 2. METODE PENELITIAN Kajian ini merupakan kajian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Kajian ini melibatkan 100 responden civitas akademik yang terdiri dari 25 tenaga pendidik . , 25 tenaga kependidikan dan 50 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terkait dengan variabel persepsi pelaksanaan MBKM sebanyak 10 item dan persepsi dampak program MBKM sebanyak 10 item. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi bivariat Spearman Rank dibantu dengan perangkat lunak SPSS versi 27. Sedangkan untuk analisis deskriptif menggunakan kriteria sebagai berikut: Tabel 1. Kriteria Persepsi Pelaksanaan dan Dampak Program MBKM Civitas Akademik Interval Skor Keterangan 1,00 Ae 2,33 Jelak 2,34 Ae 3,67 Sedang 3,68 Ae 5,00 Baik Sumber: Wahyu Hidayat dan Nur Asmawati Lawahid . Sedangkan untuk kriteria hubungan disajikan pada tabel 2 sebagai berikut. Koe. sien Korelasi 0,00 Ae 0,10 0,10 Ae 0,29 0,30 Ae 0,49 0,50 Ae 1,00 Sumber: Cohen . Keterangan Korelasi yang dapat diabaikan Korelasi lemah Korelasi sedang Korelasi kuat HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Umum Persepsi civitas akademik terhadap pelaksanaan Kampus Merdeka digambarkan pada tabel 2 berikut ini. Tabel 2. Deskripsi Persepsi Pelaksanaan Kampus Merdeka Kelompok Civitas Akademik Tenaga Pendidik 2249 | Volume 6 Nomor 3 2024 Interval Skor Jelek Frekuensi (Persentas. %) Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Sedang Baik 13 . %) 10 . %) Tenaga Kependidikan Jelek Sedang Baik 6 . %) 15 . %) 4 . %) Mahasiswa Jelek Sedang Baik 16 . %) 18 . %) 16 . %) Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa persepsi pelaksanaan kampus merdeka di IAIN Parepare secara umum responden tenaga pendidik (Dose. berada dalam kategori sedang 13 . %) responden. Sekitar 25 10 . %) responden mempersepsikan baik terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka dan ada 2 . %) responden pada kelompok Dosen yang persepsinya tentang pelaksanaan Kampus Merdeka dikategorikan jelek. Untuk kelompok responden tenaga kependidikan . menunjukkan sekitar 6 . %) responden mempersepsikan jelek pelaksanaan kampus merdeka, 15 . %) responden persepsinya dikategorikan sedang dan 4 . %) responden persepsinya dikategorikan baik. Untuk kelompok kategori responden mahasiswa mepersepsikan jelek terhadap pelaksanaan kampus merdeka 16 . %), sekitar 18 . %) responden kelompok mahasiswa mempersepsikan sedang, dan 16 . %) responden mahasiswa mempersepsikan baik pelaksanaan kampus merdeka di IAIN Parepare. Selanjutnya. Tabel 3 menunjukkan persepsi kelompok responden civitas akademik IAIN Parepare tentang dampak Kampus Merdeka bagi civitas akademik IAIN Parepare. Tabel 3. Deskripsi Persepsi dampak Kampus Merdeka Interval Skor Kelompok Civitas Akademik Tenaga Pendidik Jelek Sedang Baik Frekuensi (Presentas. %) 11 . %) 9 . %) Tenaga Kependidikan Jelek Sedang Baik 7 . %) 8 . %) 10 . %) Mahasiswa Jelek Sedang Baik 16 . %) 20 . %) 14 . %) Tabel 3 menunjukkan bahwa persepsi dampak kampus merdeka di IAIN Parepare secara umum responden tenaga pendidik (Dose. berada dalam kategori 2250 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. sedang 11 . %) responden. Sekitar 9 responden . %) mempersepsikan baik terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka dan ada 5 . %) responden pada kelompok Dosen yang persepsinya tentang pelaksanaan Kampus Merdeka dikategorikan jelek. Selanjutnya, kelompok responden tenaga kependidikan mempersepsikan dalam kategori jelek 7 . %), sedang 8 . %) dan baik 10 . %). Sedangkan kelompok responden mahasiswa yang mempersepsikan Jelek sebanyak16 . %), sedang 20 . %) dan baik terdapat 14 . %) responden. Korelasi Pelaksanaan dan Dampak Kampus Merdeka di kalangan Civitas Akademik IAIN Parepare Bagi menguji hipotesis terkait dengan hubungan pelaksanaan kampus merdeka dengan dampak kampus merdeka bagi civitas akademik di kalangan pegawai . taf dan dose. IAIN Parepare digunakan analisis korelasi Spearman Rank. Analisis data yang mencakup 50 responden menunjukkan bahwa perhitungan KoeVisien Spearman . adalah sebesar 0,553. Karena H0: yuU = 0 menunjukkan tidak ada korelasi dan H1: yuU O0 , menunjukkan ada korelasi antara pelaksanaan dan dampak program kampus merdeka. Hasil KoeVisien Spearman . yang diperoleh menunjukkan adanya korelasi positif. Probabilitas Sig . -taile. sebesar 0,0000 lebih kecil dari nilai alpha 5% sehingga terjadi penolakan. Analisisnya ditunjukkan pada Tabel 4. Tabel 4. Korelasi antara pelaksanaan program dan dampaknya di kalangan Pegawai (Tenaga kependidikan dan Tenaga Pendidi. IAIN Parepare Spearman's rho Pelaksanaa Correlation CoefVicient Sig. -taile. Dampak Correlation CoefVicient Sig. -taile. Correlation is signi0icant at the 0. 05 level . -taile. Pelaksanaan Dampak 1,000 0,553* 0,000 0,553* 0,000 Perhitungan hubungan pelaksanaan dan dampak kampus merdeka pada responden di kalangan Pegawai dengan Mahasiswa IAIN Parepare disajikan pada Tabel 4. Hasil penelitian menunjukkan koeVisien Spearman . =0,507 untuk 100 Artinya korelasinya positif. Uji signiVikansi hubungan menunjukkan probabilitas Sig. -eko. adalah 0,000. Hal ini menyiratkan bahwa pegawai dan mahasiswa IAIN Parepare percaya bahwa ada hubungan positif yang signiVikan antara pelaksanaan dan dampak program terhadap masyarakat. 2251 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel 5. Korelasi antara pelaksanaan program dengan dampaknya di kalangan Pegawai dan Mahasiswa IAIN Parepare Pelaksanaan Dampak Spearman's rho Pelaksanaan Correlation 1,000 0,507* CoefVicient Sig. -taile. 0,000 Dampak Correlation 0,507* CoefVicient Sig. -taile. 0,000 Correlation is signi0icant at the 0. 05 level . -taile. Pembahasan Deskripsi Umum Hasil studi menunjukkan bahwa secara umum sebagian besar civitas akademik IAIN Parepare percaya bahwa program kampus merdeka yang dilaksanakan oleh IAIN Parepare sebagai pengejawantahan kebijakan Kementerian Pendidikan. Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Riste. memberikan dampak positif bagi warga kampus. Hal ini dibuktikan dengan respons positif mahasiswa 32% kategori baik dan 36% kategori sedang. Program Merdeka Kampus Belajar bagi mahasiswa memberikan kualitas mahasiswa yang lebih baik (Arsyad & Widuhung, 2. Kegiatan Kampus Merdeka merupakan salah satu ikhtiar pemerintah guna memenuhi kebutuhan akan tantangan, permasalahan yang dihadapi bangsa sekarang ini (Suwandi, 2. Dengan program kampus merdeka, mahasiswa diberikan kesempatan yang lebih luas untuk memperdalam dan memperkaya wawasan serta kompetensinya, meningkatkan kemampuan softskill maupun hardskill, berinteraksi dengan kehidupan nyata. Sehingga mahasiswa belajar bukan hanya di ruang kelas tetapi di tempat-tempat lain di luar kelas seperti perusahaan industri, pusat riset, desa dan tempat-tempat lainnya (Susilawati, 2. Korelasi Pelaksanaan dan Dampak Kampus Merdeka di kalangan Civitas Akademik IAIN Parepare Ada korelasi kuat dan positif serta signiVikan pelaksanaan dan dampak kampus merdeka di kalangan Civitas Akademik IAIN Parepare. Ini menunjukkan bahwa civitas akademik baik dosen, staf dan mahasiswa merasakan dampak positif pelaksanaan kampus merdeka bagi mereka. Ini memperkuat beberapa penelitian yang sebelumnya bahwa ada korelasi persepsi pelaksanaan dengan dampak terhadap program tersebut (Arsyad & Widuhung, 2022. Setiana et al. , 2022. Setyawan & Listiara, 2. Dampak yang dirasakan oleh civitas akademik merupakan proses penerimaan dan interpretasi perubahan suatu bagian organisasi dari kondisi saat ini ke kondisi yang akan datang akan memberikan arti bagi individu dan dapat membentuk sikap dan perilaku mereka (Robbins & Judge, 2. 2252 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomoe 3 . 2246 - 2254 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. KESIMPULAN KoeVisien korelasi Spearman digunakan untuk menilai kekuatan variabel pelaksanaan dan dampak kampus merdeka bagi kalangan civitas akademik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi tenaga pendidik . lebih baik 0,553 kali dibandingkan persepsi tenaga kependidikan tentang pelaksanaan program dan dampak MBKM. Persepsi mahasiswa lebih baik 0,507 kali dibandingkan persepsi tenaga kependidikan tentang pelaksanaan dan dampak program MBKM. DAFTAR PUSTAKA