JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 PENERAPAN METODE MOORA PADA MINUMAN KOPI BEST SELLER COFFEE SHOP KAULA MUDA Dinda Agus Pratiwi1. Nadila Sparingga1. Rio Azhari1. Riska Ellyza1. Afrisawati1* Sistem Informasi. STMIK Royal Kisaran *email: afrisawaty@royal. Abstract: Kaula Muda Coffee Shop in West Kisaran City experienced a significant increase in coffee sales, especially on weekends. This triggers positive and negative impacts that can affect the selling value of coffee. This research aims to determine the best selling coffee drinks at the Kaula Muda Coffee Shop using the MOORA (Multi-Objective Optimization by Ratio Analysi. The MOORA method was chosen because it is easy to understand and implement, and is able to optimize several criteria at once. The criteria used in this research are taste, price and Coffee sales data was collected during a certain period for analysis using the MOORA method. This research shows that the type of coffee with the highest MOORA score is the best-selling coffee drink at Kaula Muda Coffee Shop. The MOORA method has proven to be effective in determining the best selling coffee drinks by considering the criteria of taste, price and appearance. The results of this research can help Kaula Muda Coffee Shop in making decisions regarding marketing and sales strategies for coffee. Keywords: Kaula Muda Coffee Shop. Decision Support System. MOORA Methode Abstrak: Coffe Shop Kaula Muda di Kota Kisaran Barat mengalami peningkatan penjualan kopi yang signifikan, terutama pada akhir pekan. Hal ini memicu dampak positif dan negatif yang dapat memengaruhi nilai jual kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan minuman kopi best seller di Coffe Shop Kaula Muda dengan menggunakan metode MOORA (MultiObjective Optimization by Ratio Analysi. Metode MOORA dipilih karena mudah dipahami dan diimplementasikan, serta mampu mengoptimalkan beberapa kriteria sekaligus. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasa, harga, dan tampilan. Data penjualan kopi dikumpulkan selama periode tertentu untuk dianalisa menggunakan metode MOORA. Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kopi dengan nilai MOORA tertinggi adalah minuman kopi best seller di Coffe Shop Kaula Muda. Metode MOORA terbukti efektif dalam menentukan minuman kopi best seller dengan mempertimbangkan kriteria rasa, harga, dan Hasil penelitian ini dapat membantu Coffe Shop Kaula Muda dalam mengambil keputusan terkait strategi pemasaran dan penjualan kopi. Kata Kunci: Coffe Shop Kaula Muda. Sistem Pendukung Keputusan. Metode MOORA PENDAHULUAN Meminum kopi sudah menjadi hal yang lumrah pada masyarakat sejak dahulu Penikmat kopi di berbagai penjuru Indonesia merupakan dari berbagai usia baik dari usia remaja, orang yang sudah berusia dewasa bahkan hingga orang yang sudah lanjut usia . Fenomena bisnis kopi yang marak berasal dari individu yang memiliki hobi minum kopi dan kemudian tertarik untuk menjadikannya sebagai bisnis tambahan atau bahkan sumber penghasilan utama. JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 Sebuah coffee shop adalah sebuah tempat yang menawarkan berbagai jenis kopi dan minuman non-alkohol, dengan fokus pada menciptakan suasana santai dan nyaman bagi pengunjungnya . Salah satu faktor mengapa menjadi suatu peluang adalah di Indonesia sudah banyak berkembang coffee shop yang dipicu oleh taraf hidup dan pergeseran gaya hidup masyarakat. Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam menjalankan coffee shop adalah bagaimana mempertahankan dan menarik konsumen yang setia. Kreatifitas merupakan kemampuan sesorang dalam menuangkan ide atau gagasan melalui proses berfikir kreatif untuk menciptakan sesuatu. Kepuasan pelanggan menjadi kunci keberhasilan setiap bisnis. kepuasan pelanggan di pengaruhi oleh bukti fisik secara signifikan dan positif pada Coffee Shop Kaula Muda. Oleh karenanya sebuah kedai kopi modern . offee sho. pada umumnya telah mempunyai barista yang berperan penting dalam menyajikan minuman kopi yang berkualitas dan nikmat kepada konsumen. Sebaik-baiknya disini diartikan sebagai upaya yang dilakukan secara optimal dan berkesinambungan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan lebih baik lagi di masa yang akan datang. Kaula Muda, sebuah Coffee Shop yang terletak di Kota Kisaran Barat, dikenal dengan beragam menu kopi dan layanannya yang unik. Berdiri sejak tahun 2022. Kaula Muda terus melakukan pembaruan menu dan renovasi untuk mengikuti perkembangan zaman dan memberikan kenyamanan kepada pelanggannya. Dengan latar belakang ini, peneliti tertarik untuk meneliti penerapan metode MOORA pada minuman kopi terlaris di Coffee Shop Kaula Muda. METODE Pada penelitian ini dilakukan di Coffee Shop Kaula Muda . Tahapan objek penelitian adalah untuk menentukan pemilihan kopi paling best seller, guna sebagai suatu sistem yang mampu menghasilkan pemecahan dalam pemikihan minuman kopi yang paling best seller pada Coffee Shop Kaula Muda. Tahapan Penelitian Dalam Penelitian ini, melakukan beberapa penerapan metode yang akan memperoleh data yang dibutuhkan. Sehingga penyusunan dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan dengan sistematis. Ada beberapa tahapan dalam perancangan penelitian sebagai berikut : Gambar 1 Rancangan Penelitian JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 Sistem Pendukung Keputusan Sistem pendukung keputusan (SPK) adalah salah satu cara mengorganisir informasi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam membuat keputusan . Sistem Pendukung Keputusan lebih ditujukan untuk mendukung manajemen dalam melakukan pekerjaan yang bersifat analitis dalam situasi yang kurang terstruktur dan dengan kriteria yang kurang jelas. Metode Multi Objective Optimization on the Basic of Ratio Analysis (MOORA) MOORA (Multi Objective Optimization by Ratio Analysi. adalah metode pengambilan keputusan yang multi kriteria. Metode MOORA memiliki tingkat fleksibilitas dan kemudahan untuk dipahami dalam memisahkan bagian subjektif dari suatu proses evaluasi kedalam kriteria bobot keputusan dengan beberapa atribut pengambulan keputusan. Langkah Ae langkah dalam menyelesaikan metode MOORA Mengenali alternatif dan kriteria yang digunakan, serta memasukkan nilainilainya. Membuat matriks keputusan dari data uji Melakukan normalisasi dengan menggunakan persamaan berikut: Menghitung nilai maximax dan minmax untuk menentukan kepentingan relatif dari setiap atribut. Saat mempertimbangkan bobot atribut, perhitungan menggunakan persamaan berikut : Menentukan Perankingan. , . Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan literatur yang mendukung studi ini, baik dari penelitian sebelumnya maupun jurnal-jurnal terkait. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi tentang alternatif-alternatif yang akan diteliti. Dalam tahap ini, peneliti mewawancarai pemilik Coffee Shop Kaula Muda, yakni Yudha Ardiansyah. Terdapat beberapa kriteria yang digunakan dalam memilih minuman kopi yang paling laris. Kriteria ini meliputi klasifikasi rasa dan tampilan yang memiliki bobot nilai tertinggi, yakni 35%. Kedua kriteria tersebut dianggap penting karena memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan dan keuntungan di sebuah Coffee Shop. Kriteria terakhir adalah harga, yang memiliki bobot nilai sebesar 30%. JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 Tabel 1. Data Kriteria Kriteria Kopi Nilai Sangat Enak Enak Rasa ( C1 ) Cukup Enak Kurang Enak Tidak Enak Sangat Murah Murah Harga ( C2 ) Cukup Mahal Mahal Sangat Mahal Sangat Bagus Bagus Tampilan Cukup Bagus ( C3 ) Kurang Bagus Tidak Bagus Kriteria Perhitungan Metode MOORA Gambar 2 Flowchart Metode MOORA Bobot JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam analisis ini, akan membahas mengenai proses penentuan minuman kopi terlaris di Coffee Shop Kaula Muda dengan menggunakan metode MOORA. Dikarenakan jumlah kopi yang tersedia di Kaula Muda cukup banyak, kami disini hanya mengambil 5 jenis minuman kopi yang terlaris disana. Tahap awal yang dilakukan adalah menetapkan kriteria-kritearia penilaian dalam tabel. Tabel 2. Kriteria. Bobot dan Jenis Kriteria Keterangan Bobot Jenis Rasa 0,35 Benefit Harga 0,30 Cost Tampilan 0,35 Benefit Pada tabel 2 ini akan diinput kriteria untuk menghitung nilai, yang berfungsi untuk menentukan hasil dalam penentuan minuman kopi paling best seller. Setiap kriteria memiliki nilai bobot dari yang terutama sampai yang tidak terlalu penting. Dimana kriteria ini juga akan menentukan kriteria tersebut bernilai Benefit atau Cost. Setiap kriteria memiliki urutan dari yang terpenting sampai tidak penting. Tiap urutan kriteria ditulis dengan C1,C2. C3 yang memegang total beratnya sendiri. Kuantittas bobot tersebut dari informasi yang telah dikumpulkan dan diolah dengan sedemikian Benefit merupakan keuntungan yang akan diperoleh dan Cost merupakan kuantitas tarif atau harga yang disediakan. Tabel 3. Data Kriteria Penilaian Nilai Kriteria Rasa ( C1 ) Harga ( C2 ) Tampilan ( C3 ) Sangat Enak Sangat Murah Sangat Bagus Enak Murah Bagus Cukup Enak Cukup Mahal Cukup Bagus Kurang Enak Sangat Mahal Kurang Bagus Tidak Enak Mahal Tidak Bagus Implementasi MOORA Alternatif KP 1 KP 2 KP 3 KP 4 KP 5 Tabel 4. Data Penilaian Pengujian Nama Kopi Alternatif Sanger KP 1 Kopeach KP 2 Kopi Br KP 3 Kopiko Kalmud KP 4 Kopi Panda Susu KP 5 Membuat Matriks Keputusan 40 40 40 20 30 30 Xij = 50 20 40 30 30 30 JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 40 20 30 Normalisasi Matriks Rasa ( C1 ) Oo Oo Oo Oo Oo Harga ( C2 ) Oo Oo Oo Oo Oo Tampilan ( C3 ) Oo Oo Oo Oo Oo Setelah semua kriteria Ternormalisasi seperti berikut: Xij = 0,478091444 0,239045722 0,597614305 0,6172134 0,46291005 0,3086067 0,570755644 0,390566733 0,520755644 Nilai Matriks JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 0,358568583 0,478091444 0,390566733 0,390566733 0,46291005 0,3086067 Optimalisasi Nilai Atribut Xij = 0,478091444 0,239045722 0,597614305 0,358568583 0,478091444 0,6172134 0,46291005 0,3086067 0,46291005 0,3086067 0,520755644 0,390566733 0,520755644 0,390566733 0,390566733 Nilai Matriks dikali dengan bobot 0,167332005 0,083666003 0,209165007 0,125499004 0,167332005 Xij = 0,18516402 0,138873015 0,09258201 0,138873015 0,09258201 0,182264475 0,136698357 0,182264475 0,136698357 0,136698357 Melakukan Perankingan Sanger = ( 0,67332005 0,182264475 ) Ae 0,18516402 = 0,164432461 Kopeach = ( 0,083666003 0,136698357 ) Ae 0,138873015 = 0,081491344 Kopi Br = ( 0,209165007 0,182264475 ) Ae 0,09258201 = 0,298847472 Kopiko Kalmud = . ,125499004 0, 136698. Ae 0,138873015 =0,123324346 Kopi Pandan Susu = ( 0,167332005 0,136698. Ae 0,9258201= 0,211448352 Tabel 5. Menentukan perankingan Altrernatif MAX ( C1 C3 ) MIN ( C2 ) Yi ( MAX MIN ) PERANKINGAN KP 1 KP 2 KP 3 KP 4 KP 5 0,349596481 0,220364359 0,391429482 0,262197361 0,304030362 0,18516402 0,138873015 0,09258201 0,138873015 0,09258201 0,164432461 0,081491344 0,298847472 0,123324346 0,211448352 SIMPULAN Penelitian dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan bisnis Coffee Shop Kaula Muda dengan memilih minuman kopi best seller yang paling diminati oleh pelanggan. Melalui implementasi metode MOORA, penelitian berhasil menentukan bahwa Kopi Br merupakan minuman kopi terbaik berdasarkan kriteria rasa, harga, dan tampilan yang ditetapkan. JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informas. ISSN 2774-9029 . Vol. 4 No. June 2024, hlm. 92 Ae 100 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3246 Dengan demikian, penggunaan sistem pendukung keputusan dengan metode MOORA dapat membantu Coffee Shop dalam memilih produk yang sesuai dengen preferensi pelanggan, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan mereka. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi konkert dan dapat diimplementasikan secara langsung untuk meningkatkan daya saing dan keuntungan dari Coffee Shop Kaula Muda. DAFTAR PUSTAKA