ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Studi Kasus Klinik Suma Medika Muchamad Iqbal1. Aso Sudiarjo2. Hendrawansyah3 Dosen STMIK Bina Sarana Global, 3Mahasiswa STMIK Bina Sarana Global Email : muchamad. iqbal@gmail. com, asosudiarjo@gmail. com 2, 3hendrawansyah26@gmail. Klinik Suma Medika merupakan salah satu klinik yang terletak didaerah Perum Graha Kencana Kuta Jaya Pasar Kemis. klinik ini sudah berjalan kurang lebih 6 tahun. ini melayani pasien BPJS dan umum, pasien yang menggunakan BPJS akan mendapatkan rujukan ke rumah sakit besar yang bekerja sama dengan klinik Suma medika jika penyakit yang diderita pasien tidak dapat ditangani oleh Sistem pengelolaan data rekam medis pasien yang berjalan saat ini masih menggunakan media buku untuk pencatatan data rekam medis pasien. Sistem yang berjalan saat ini belum berjalan dengan baik karena masih terdapat kekurang pada sistem berjalan diantaranya data rekam medis pasien tidak tersimpan dengan baik karena data pasien yang ada saat ini rentan hilang, membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan pencarian data rekam medis pasien karena harus mencari data secara satu persatu, laporan rekam medis pasien yang dihasilkan sering mengalami kesalahan karena admin kurang teliti dalam pembuatan laporan. Penggunaan komputer dalam teknologi informasi sudah menjadi suatu keharusan dalam berbagai bidang usaha. Kemampuan komputer dalam melakukan pengolahan perhitungan serta penyimpanan data membuat banyak perusahaan memanfaatkannya untuk keperluan pengolahan Peranan komputer sangat diperlukan di berbagai bidang, baik instansi maupun perusahaan. Hal ini disadari mengingat kebutuhan informasi yang cepat dan akurat. Terbukti dengan banyak instansi dan perusahaan yang telah menggunakan komputer yang dilengkapi dengan program aplikasi yang berguna untuk memudahkan pekerjaan agar lebih efektif dan Awal mulanya komputer merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menghitung dan kemudian pada perkembangannya menjadi sebuah alat kerja yang digunakan untuk menyimpan data dan menghasilkan suatu informasi, sistem komputerisasi merupakan penunjang yang sangat berarti dalam aktivitas kerja sebuah instansi dalam menghemat waktu dan tenaga. Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi diyakini dapat mempermudah proses pengolahan data dan dapat mengurangi adanya kesalahan pada saat pengolahan data. AbstrakAi Klinik Suma Medika merupakan salah satu klinik yang terletak didaerah Perum Graha Kencana Kuta Jaya Pasar Kemis. klinik ini sudah berjalan kurang lebih 6 tahun. klinik ini melayani pasien BPJS dan umum, pasien yang menggunakan BPJS akan mendapatkan rujukan ke rumah sakit besar yang bekerja sama dengan klinik Suma medika jika penyakit yang diderita pasien tidak dapat ditangani oleh klinik. Sistem pengelolaan data rekam medis pasien yang berjalan saat ini masih menggunakan media buku untuk pencatatan data rekam medis pasien. Sistem yang berjalan saat ini belum berjalan dengan baik karena masih terdapat kekurang pada sistem berjalan diantaranya data rekam medis pasien tidak tersimpan dengan baik karena data pasien yang ada saat ini rentan hilang, membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan pencarian data rekam medis pasien karena harus mencari data secara satu persatu, laporan rekam medis pasien yang dihasilkan sering mengalami kesalahan karena admin kurang teliti dalam pembuatan laporan. Berdasarkan permasalahan yang ada maka dibutuhkan sistem yang dapat membantu admin dalam mengelola data rekam medis pasien sehingga data rekam medis pasien dapat di data dengan baik. Sistem ini akan dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan Mysql. Metode analisis yang digunakan menggunakan Object Oriented Analyse (OOA), metode pengembangan sistem menggunakan System Development Life Cycle (SDLC), metode pengujian sistem menggunakan Blackbox System. Kata kunciAi klinik, rekam medis, pasien. Object Oriented Analyse (OOA). System Development Life. Cycle (SDLC). Blackbox System. PHP. Mysql. PENDAHULUAN Dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, perlu adanya upaya yang nyata dan profesional, salah satunya adalah terselenggaranya rekam medis yang sesuai dengan Permenkes No: 269/ MENKES/ PER/i/ 2008. Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. medis merupakan rangkaian pendokumentasian kegiatan pelayanan medis yang diberikan oleh instansi kesehatan terhadap pasien rekam medis juga merupakan bagian dari sistem kesehatan yang harus dikelola secara baik. ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL sehingga para programmer dapat membuat aplikasi secara Kehadiran Android diperkirakan mampu bersaing dengan sistem operasi mobile lainnya seperti Blackberry. Symbian dan iPhone. LANDASAN TEORI Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah sebuah proses yang menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan. Tahap ini dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan perangkat lunak adalah satu-satunya cara dimana kita dapat secara akurat menterjemahkan kebutuhan pelanggan kedalam produk atau sistem perangkat lunak yang . Perancangan (Desig. adalah pendekatan yang digunakan dalam bidang rekayasa dan bidang-bidang lainnya yang digunakan untuk menspesifikasi bagaimana membuat atau melakukan sesuatu. Rekam Medis Dalam peraturan menteri kesehatan No. 269/2008, sistem rekam medis adalah berkas berisi catatan dan dokumen tentang pasien yang berisi identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan medis lain pada sarana pelayanan kesehatan untuk rawat jalan, rawat inap baik dikelola pemerintah maupun . II. ANALISA SISTEM YANG BERJALAN Gambaran Umum Objek Yang Diteliti Gambaran objek yang diteliti menjelaskan tentang sejarah, wewenang/tanggung jawab, struktur organisasi dan lain-lain. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh pihak luar tertentu. menyatakan sistem informasi dapat terdiri dari komponenkomponen yang disebut dengan istilah blok bangunan . uilding bloc. Struktur Organisasi Sebuah organisasi atau perusahaan harus mempunyai suatu struktur organisasi yang digunakan untuk memudahkan pengkoordinasian dan penyatuan usaha, untuk menunjukkan kerangka-kerangka hubungan di antara fungsi, bagian-bagian maupun tugas dan wewenang serta tanggung jawab Direktur Utama Klinik Basis Data Sistem terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. Pada intinya basis data adalah media untuk menyimpan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. Xampp merupakan tools yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Manager Klinik Dokter harian bagian umum Dokter harian Bagian gigi Petugas Administrasi Kasir PHP Bahwa PHP adalah sebuah bahasa pemograman yang berjalan dalam sebuah web-server. erver sid. PHP memiliki kepanjangan PHP Hypertxt preprosesor, merupakan bahasa pemograman yang di fungsikan untuk membangun suatu website dinamis. Gambar 1. Struktur Organisasi Klinik Suma Medika Dalam Gambar 1 menjelaskan Struktur Organisasi urutan Direktur Utama. Manager. Dokter harian. Administrasi. Kasir. Tata laksana Sistem Yang Berjalan MySQL Merupakan database server yang paling sering digunakan dalam pemograman PHP. MySQL digunakan untuk menyimpan data dalam database dan memanipulasi data-data yang diperlukan. Manipulasi data tersebut berupa menambah, mengubah, dan menghapus data. Android merupakan sistem operasi mobile berbasis Kernel Linux yang dikembangkan oleh Android Inc. diakuisisi oleh google. Sistem operasi ini bersifat open source ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL tersebut mengakibatkan proses kegiatan pendataan yang berjalan saat ini menjadi tidak efektif karena membutuhkan waktu yang cukup lama, dimulai dari pendaftaran pasien hingga tahap akhir yaitu laporan pendataan. Dan juga sering terjadinya ketidaklengkapan pengisian lembar laporan pendaftaran pasien rawat jalan di Klinik Suma Medika. Karena kesalahan dalam proses pencatatan tersebut masih terdapat beberapa kendala khususnya dalam sistem informasi rawat jalan pengolahan datanya masih dilakukan sederhana dimana output yang berupa informasi ataupun laporan-laporan masih berupa arsip-arsip atau dokumen. Gambar 2. Use Case Diagram Sistem Berjalan Alternatif Pemecahan Masalah Untuk menyelesaikan permasalah diatas maka alternatif pemecahan masalah antara lain sebagai berikut: Membentuk sistem pelayanan rawat jalan yang sederhana, semua dioperasikan secara cepat, tepat dan Membangun aplikasi internal yang hanya dapat diakses oleh bagian terkait. Aplikasi yang akan dibuat harus terintegrasi dengan database sehingga dapat diupdate jika ada perubahan Dalam Gambar 2 menjelaskan ada 4 aktor yang terlibat yaitu Pasien. Admin. Dokter dan Pimpinan. Pasien yang sakit berobat ke klinik dan diterima oleh petugas pencatatan. Petugas menanyakan kepada pasien tersebut apakah merupakan pasien baru/ lama. Jika pasien tersebut adalah pasien baru, maka petugas Petugas melengkapi formulir rekam medis penerimaan pasien baru dengan mewawancarai pasien tersebut. Jika pasien tersebut adalah pasien lama, maka petugas mencari file rekam medis yang sudah dilakukan diinput sebelumnya dan mencari pada lemari file data pasien, setelah itu Petugas mendaftar pasien sesuai dengan pelayanan yang akan dituju. RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN Usulan Prosedur Yang Baru Perancangan sistem yang diusulkan dibuat dengan menggunakan UML (Unified Modelling Languag. diagram dan menggunakan aplikasi software Visual Paradigm for UML 6. Sedangkan untuk pembuatan perangkat lunaknya dibuat dengan menggunakan bahasa PHP dengan sistem aplikasi database menggunakan Xampp. UML yang dibuat antara lain use case, activity, sequence, dan class diagram Diagram Rancang Sistem Proses perancangan ini adalah untuk perancangan sistem yang akan dibentuk yang dapat berupa penggambaran prosesproses suatu elemen-elemen dari suatu komponen, proses perancangan ini merupakan suatu tahapan awal dari perancangan aplikasi. Gambar 3. Activity Diagram Pendaftaran Sistem Berjalan Dalam Gambar 3 menjelaskan ada 4 Vertical Swimlame,1 Initial Node, 9 action, dan 1 Final Node. Masalah yang Dihadapi Sistem informasi pendataan yang berjalan di Klinik Suma Medika saat ini, dari pasien masuk, input data, pemberian obat hingga pasien keluar, masih menggunakan metode manual dengan mencatat pada sebuah buku besar dan tersimpan dalam sebuah map sehingga terjadi penumpukan kertas yang menggunung dan membutuhkan tempat yang lebih luas untuk menyimpan tumpukan kertas tersebut. Hal ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL Dalam Gambar 5 Activity Diagram Menu Galeri, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu galeri. Sistem menampilkan form galeri. Gambar 6. Activity Diagram Menu Kontak Dalam Gambar 6 Activity Diagram Menu Kontak, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu kontak. Sistem menampilkan form kontak. Gambar 4. Use Case Diagram yang diusulkan Dalam Gambar 4 menjelaskan ada 3 aktor yang terlibat yaitu Petugas. Dokter dan Pimpinan. Petugas mendata pasien yang akan berobat. Petugas, dokter dan pimpinan melakukan login terlebih dahulu sebelum menggunakan sistem dengan memasukkan username dan password sesuai dengan hak akses masing-masing. Dokter menginput rekam medis pasien. Dokter menginput resep pasien. Petugas dapat manampilkan laporan pendaftaran pasien. Petugas dapat manampilkan daftar berobat, pasien, detail jadwal dan daftar petugas. Petugas dan pimpinan dapat manampilkan laporan pasien. Gambar 7. Activity Diagram Menu Login Dalam Gambar 7 Activity Diagram Menu Login, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah Masukan username & password. Klik Login, menampilkan validasi data dan form beranda. Gambar 5. Activity Diagram Menu Galeri ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL Gambar 10. Activity Diagram Rekam Medis Dalam Gambar 10 Activity Diagram Menu Rekam Medis, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu rekam Medis. Sistem menampilkan form rekam medis, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. Gambar 8. Activity Diagram Pendaftaran Dalam Gambar 8 Activity Diagram Menu Pendaftaran, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu daftar. Sistem menampilkan form pendaftaran, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. Gambar 9. Activity Diagram Resep Gambar 11. Activity Diagram Daftar Petugas Dalam Gambar 9 Activity Diagram Menu Resep, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu resep. Sistem menampilkan form resep, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. Dalam Gambar 11 Activity Diagram Menu Petugas, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu Daftar Petugas. Sistem menampilkan form Daftar Petugas, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL Gambar 12. Activity Diagram Daftar Dokter Dalam Gambar 12 Activity Diagram Menu Daftar Dokter, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu Daftar Dokter. Sistem menampilkan form Daftar Dokter, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. Gambar 14. Activity Diagram Detail Jadwal Dalam Gambar 14 Activity Diagram Menu Detail Jadwal, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu Detail Jadwal. Sistem menampilkan form Detail Jadwal, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. Gambar 15. Sequence Diagram Beranda Dalam Gambar 15 menjelaskan ada 1 Actor, 1 Boundary life line, 1 Control life line, 2 Message, dan 1 Return Message. Gambar 13. Activity Diagram Daftar Pasien Dalam Gambar 13 Activity Diagram Menu Daftar Pasien, ada beberapa aktivitas yang terlibat dalam sistem. Diantaranya adalah pilih menu Daftar Pasien. Sistem menampilkan form Daftar Pasien, input data dan simpan, sistem menampilkan validasi data dan data disimpan. Gambar 16. Sequence Diagram Login Dalam Gambar 16 menjelaskan ada 1 Actor, 2 Boundary life line, 1 Control life line, 4 Message, 1 Return Message, 1 ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL Entity life line dan 1 Self Messege. Gambar 19. Sequence Diagram Daftar Jadwal Berobat Gambar 17. Sequence Diagram Galeri Dalam Gambar 19 menjelaskan ada 1 Actor, 1 Boundary life line, 1 Control life line, 5 Message, 2 Return Message, 1 Entity life line dan 1 Self Messege. Dalam Gambar 17 menjelaskan ada 1 Actor, 1 Boundary life line, 1 Control life line, 2 Message, dan 1 Return Message. Gambar 20. Class Diagram yang diusulkan Gambar 17. Sequence Diagram Rekam Medis Dalam Gambar 20 menjelaskan memiliki 6 class yakni sebagai tabel yang di dalamnya terdapat atribut-atribut, memiliki 5 association yakni sebagai relasi antar tabel aribut pada class dengan operasi yang sama. Dalam Gambar 17 menjelaskan ada 1 Actor, 1 Boundary life line, 1 Control life line, 5 Message, 2 Return Message, 1 Entity life line dan 1 Self Messege. Rancangan Tampilan Gambar 18. Sequence Diagram Resep Dalam Gambar 18 menjelaskan ada 1 Actor, 1 Boundary life line, 1 Control life line, 5 Message, 2 Return Message, 1 Entity life line dan 1 Self Messege. Gambar 21. Tampilan Menu Login Penjelasan Gambar 21 Tampilan Menu Login Pada ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL halaman berikut ini adalah rancangan tampilan menu pendaftaran, sebelum melakukan login, pelanggan harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Penjelasan Gambar 24 Tampilan Menu Rekam Medis. Gambar 22. Tampilan Menu Daftar Berobat Gambar 25. Tampilan Menu Data Rekap Pasien Penjelasan Gambar 22 Tampilan Menu Daftar Berobat. Penjelasan Gambar 25 Tampilan Menu Data Rekap Pasien. IV. KESIMPULAN Kesimpulan Berdasarkan penelitian dan pengamatan yang telah dilakukan maka didapatkan beberapa kesimpulan, adalah sebagai berikut: Sistem informasi yang berjalan saat ini masih belum optimal dalam kegiatan pendaftaran pasien , tindakan pasien, pendataan obat, dan pendataan pasien rawat jalan serta laporan keuangan masih belum terkomputerisasi dengan maksimal. Sistem informasi untuk pendaftaran dan pendataan pasien dalam mengolah data masih dilakukan secara manual, masih menggunakan pencatatan melalui kertas dan buku besar, sehingga tidak efektif dan efisien karena akan mengakibatkan tumpukan buku dan kertas serta dibutuhkan media penyimpanan yang cukup luas untuk menghawatirkan apabila data tersebut rusak atau hilang. Berdasarkan analisa terhadap permasalahan yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan, maka dibutuhkan sistem informasi rekam medis pasien untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien dan sebagai alat bantu Klinik untuk mengolah data dan laporan rawat Sistem ini dibuat menggunakan bahasa pemograma PHP dan database Mysql. Gambar 23. Tampilan Menu Beranda Penjelasan Gambar 23 Tampilan Menu Beranda. Gambar 24. Tampilan Menu Rekam Medis ISSN : 2088 Ae 1762 Vol. 8 No. September 2018 JURNAL SISFOTEK GLOBAL Saran Perlu diadakan pelatihan kepada admin untuk mengelola sistem Rekam Medis agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dilakukan uji coba sistem yang telah selesai disusun, proses uji coba ini diperlukan untuk memastikan bahwa sistem tersebut sudah benar. Tahapan proses uji coba adalah mengecek alur sistem secara keseluruhan, serta melakukan penelusuran pada data. Diperlukan diimplementasikan secara berkala untuk selanjutnya diadakan perbaikan sesuai dengan kebutuhan. Pada rancangan sistem ini perlu dilakukan maintenance lebih sering secara rutin minimal sebulan sekali untuk membackup data dan untuk menjaga keakuratan dan stabilitas data. Ada pihak yang bertanggung jawab terhadap sistem baik dari sisi maintenance atau pembangunan sistem DAFTAR PUSTAKA