Volume 4 No 1 February 2024 https://dhsjournal. id/index. php/SBAMER/index PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. PSAK 34: How does the Accounting for Engineering and Management Consultant Services Contracts Revenue? Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif*. Daury Rahadian Sriandanda Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Jl. Ir. Juanda. No. 80 Air Hitam. Kec. Samarinda Ulu. Kota Samarinda. Kalimantan Timur 75123. Indonesia. DOI. https://doi. org/10. 61656/sbamer. ABSTRACT: The purpose of this research is to evaluate whether PT. Virama Karya (Perser. Kalimantan Branch has fulfilled the requirements stipulated in the implementation of PSAK No. 34 using the percentage of completion method. This research is a qualitative descriptive research with two data collection methods. Primary data comes from interviews regarding revenue recognition, while secondary data comes from company data. These two types of data are compiled, grouped, and analyzed so that they can provide an accurate picture of PT. Virama Karya (Perser. Kalimantan Branch, especially regarding the 2019 Balikpapan Ae Samarinda I and II Toll Road work projects. Furthermore, the method used by the company was compared with the percentage of completion method stated in PSAK No. The research results show that the revenue and profits recognized by the company in terms I and II tend to be lower. However, in terms of IX, it tends to be higher than the income recognized using the percentage of completion method. This is because of the method used by PT. Virama Karya (Perser. Kalimantan Branch is only based on estimates of physical progress and does not consider the costs incurred to complete long-term projects. Therefore, it can be concluded that revenue recognition using the percentage completion method of PSAK No. 34 presents more reasonable revenues and profits. This is in accordance with the principles of conservatism and comparison in the presentation of financial reports and reflects the company's actual performance. Keywords: Completed percentage method, construction revenue recognition. PSAK No. ABSTRAKSI: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah pengakuan pendapatan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam penerapan PSAK No. 34 dengan menggunakan metode persentase penyelesaian. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan dua metode pengambilan data. Data primer berasal dari wawancara tentang pengakuan pendapatan, sedangkan data sekunder berasal dari data perusahaan. Kedua jenis data tersebut disusun, dikelompokkan, dan dianalisis sehingga dapat memberikan gambaran yang akurat tentang PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan, khususnya tentang proyek pekerjaan Jalan Tol Balikpapan Ae Samarinda I dan II Tahun 2019. Selanjutnya, metode yang digunakan perusahaan dibandingkan dengan metode persentase penyelesaian yang tercantum dalam PSAK No. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan laba yang diakui perusahaan pada termin I dan II cenderung lebih rendah, tetapi pada termin IX cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan yang diakui menggunakan metode persentase penyelesaian. Ini karena metode yang digunakan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan hanya berdasarkan estimasi kemajuan fisik dan tidak memperhitungkan biaya yang dikeluarkan untuk menyelesaikan proyek jangka panjang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengakuan pendapatan dengan metode persentase penyelesaian PSAK No. 34 menyajikan pendapatan dan laba yang lebih wajar. Hal ini sesuai dengan prinsip konservatisme dan perbandingan dalam penyajian laporan keuangan dan mencerminkan kinerja perusahaan yang Kata kunci: Metode Persentase Penyelesaian. Pengakuan Pendapatan Konstruksi. PSAK No. Article info: Received: 21 January 2024. Revised: 23 February 2024. Accepted: 25 February 2024 Correspondence: * Imam Nazarudin Latif and Email: imamlatif5@gmail. Recommended citation: Firdiana. Latif. , & Sriandanda. PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER), 4 . , pp 1-16. This is an open access article. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review is licensed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 PENDAHULUAN Perusahaan dapat berhasil jika memiliki manajemen yang baik. manajemen yang baik memiliki kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan perusahaan sambil memperoleh keuntungan yang maksimal sesuai dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, manajemen harus mengambil kebijakan dan tindakan yang diperlukan untuk membuat keputusan dan strategi yang tepat karena keputusan yang dibuat oleh manajemen dapat memengaruhi masa depan perusahaan. Keputusan ini harus dibuat dengan tepat, tepat waktu, dan dari sumber yang dapat dipercaya untuk meningkatkan efisiensi kinerja perusahaan. Informasi akuntansi, yang mencakup posisi keuangan perusahaan, hasil operasi, atau kinerja, serta perubahan posisi keuangan perusahaan, adalah salah satu informasi penting yang dapat mempengaruhi keputusan bisnis. Ini karena informasi ini dapat diakses oleh orang-orang di dalam dan di luar perusahaan. Pendapatan adalah bagian laporan keuangan yang bersifat material. Pendapatan dari jasa atau penjualan dicatat ketika barang ataupun jasa diberikan, atau paling lambat ketika kas diterima. Pendapatan sangat penting untuk keberlangsungan bisnis. semakin banyak pendapatan yang diperoleh, semakin besar kemampuan perusahaan untuk membiayai semua pengeluaran dan operasinya. Perusahaan jasa konstruksi memiliki ciri khas bahwa proyek tidak semuanya selesai dalam satu periode akuntansi dan awal pekerjaan tidak dapat diprediksi di awal tahun. Jadi, perusahaan mengakui keuntungan dengan beberapa Pentingnya akun pendapatan dalam Perusahaan jasa kontrak, menyebabkan akuntansi menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam memastikan transparansi, akurasi, dan kepatuhan suatu entitas terhadap standar akuntansi yang berlaku. Salah satu standar yang menjadi pijakan utama dalam mengakuntansi pendapatan adalah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 34 (PSAK . yang membahas mengenai perlakuan pendapatan jasa kontrak (IAI, 2. Dalam konteks ini, kontrak menjadi tonggak utama dalam pembentukan pendapatan, dan pentingnya memahami dengan jelas bagaimana pendapatan ini harus diakui dan diukur dalam laporan keuangan. Beberapa studi sebelumnya dapat digunakan sebagai referensi, yaitu penelitian oleh Oroh . Nainggolan & Nugraha . Tikupadang . , dan Ratunuman . Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pendapatan diakui melalui metode persentase penyelesaian, yang dapat menunjukkan kondisi sebenarnya dari bisnis, sehingga laporan keuangan yang disajikan menjadi wajar. Sejak tahun 2015. PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan adalah salah satu cabang perusahaan jasa konsultan konstruksi. Selama bertahun-tahun, ia telah bekerja sebagai konsultan dalam bidang pelayanan jasa teknik dan manajemen untuk sektor transportasi jalan dan jembatan, serta bidang teknik sipil lainnya. Saat ini telah berkembang menjadi perusahaan konsultan konstruksi yang sangat besar yang beroperasi di Kalimantan Timur. Kalimantan Selatan, dan seluruh Indonesia. Perusahaan dapat menghasilkan produk pekerjaan yang tepat guna, tepat waktu, dan kualitas yang tepat berkat kemampuan pengalamannya yang didukung oleh tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu dan dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 serta kepercayaan dari para pemberi pekerjaan. Seiring berjalannya waktu, perusahaan telah mendapat kepercayaan untuk mengerjakan proyek berskala besar, baik dari perusahaan swasta maupun pemerintah. Hasil survei pendahuluan menunjukkan bahwa PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan menentukan nilai kontrak kerja untuk setiap proyek yang akan dilaksanakan. PT. Virama Karya (Perser. mengakui pendapatan berdasarkan kemajuan fisik proyek, tanpa memperhitungkan usaha atau biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelesaikannya. Akibatnya, ada sejumlah laporan keuangan tentang proyek yang tidak diketahui berapa laba yang diperoleh. Ini karena biaya atau pendapatan masih dimasukkan bahkan setelah proyek selesai. Namun, dengan metode persentase penyelesaian yang ditetapkan oleh PSAK No. 34, pendapatan kontrak dihubungkan dengan biaya yang terjadi selama tahap penyelesaian. Dengan demikian, pendapatan, beban, dan laba yang dilaporkan dapat diatribusikan secara proporsional menurut seberapa selesai pekerjaan. Adanya gap perlakuan akuntansi pendapatan tersebut diperlukan suatu riset yang berfokus pada pengakuan pendapatan untuk kontrak jasa konsultan Teknik dan manajemen pada PT Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan. Metode pengakuan pendapatan jasa kontrak sesuai PSAK 34 akan mencerminkan keadaan Perusahaan yang sebenarnya sesuai konsep transparansi dan pertanggungjawaban keuangan Perusahaan. Dengan demikian, pertanyaan penelitian adalah Aubagaimana perlakuan akuntansi pendapatan kontrak jasa konsultan Teknik dan manajemen pada PT Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan berdasarkan PSAK 34? PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan dalam literatur akuntansi dengan mengevaluasi aplikasi dan relevansi PSAK 34 dalam mengakuntansi pendapatan jasa kontrak di tengah perubahan lingkungan bisnis dan teknologi. Melalui pendekatan studi kasus dan analisis deskriptif kualitatif, riset ini mengeksplorasi bagaimana praktik bisnis aktual di PT Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan berinteraksi dengan kerangka kerja yang disediakan oleh PSAK 34. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perlakuan pendapatan jasa kontrak dalam konteks PSAK 34 dan memberikan kontribusi yang berharga dalam mengembangkan praktik akuntansi yang relevan dengan perkembangan bisnis dan teknologi saat ini. Lebih lanjut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih baik bagi praktisi akuntansi dalam menerapkan standar akuntansi yang sesuai dengan kondisi bisnis saat ini. Kedua, memberikan masukan bagi badan standardisasi memperbarui dan meningkatkan kerangka kerja yang ada dan ketiga, bagi Perusahaan dapat mengimplementasikan akuntansi pendapatan jasa kontrak sesuai standar yang berlaku. KAJIAN LITERATUR Pengertian Akuntansi Secara umum akuntansi menyajikan cara atau bagaimana biaya-biaya itu dialokasikan dan di golongkan kemudian di kumpulkan dengan berbagai metode serta pembebanannya atas produk atau jasa yang di Pengertian akuntansi menurut Hery . adalah sebagai berikut: Akuntansi adalah sebuah aktivitas jasa, di mana fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, terutama informasi mengenai posisi keuangan dan hasil kinerja perusahaan, yang dimaksudkan akan menjadi berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi . alam membuat pilihan di antara berbagai alternatif yang adaAy. Pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) yang dikutip Syakur . 5: . adalah sebagai berikut: AuAkuntansi sebagai satu seni pencatatan, penggolongan dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter transaksi dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnyaAy. Pengertian akuntansi menurut Kieso, et al. 2: . adalah sebagai berikut: Akuntansi terdiri dari tiga aktivitas yang mendasar yakni mengidentifikasi, mencatat, dan mengkomunikasikan peristiwa ekonomi suatu organisasi kepada pengguna yang tertarik. Suatu perusahaan mengidentifikas peristiwa ekonomi yang relevan dengan bisnisnya dan kemudian mencatat peristiwa itu untuk memberikan sejarah kegiatan keuangan. Rekaman terdiri dari menyimpan catatan harian yang sistematis, kronologis, mengukur dalam dollar dan sen. Akhirnya, mengomunikasikan informasi yang di kumpulkan kepada pengguna yang tertarik dengan cara laporan akuntansi disebut laporan keuangan. Berdasarkan definisi akuntansi tersebut, dapat di katakan bahwa akuntansi adalah sebuah proses yang digunakan untuk mengumpulkan, mengidentifikasi, dan mencatat angka-angka yang kemudian disajikan dalam bentuk laporan untuk pengambilan keputusan. Angka-angka tersebut menyangkut uang atau bahkan nilai moneter yang menggambarkan suatu transaksi dalam perusahaan. Angka-angka itu dapat di analisis lebih lanjut dan juga bersifat netral kepada pemakai laporan, serta angka-angka itu merupakan informasi yang penting dan sangat di perlukan bagi pemakai untuk pengambilan keputusan. Pengakuan Pendapatan Standar Akuntansi Keuangan No. 71 (IAI, 2. Pengakuan merupakan proses pembentukan suatu pos yang memenuhi definisi unsur serta kriteria pengakuan dalam neraca dan laba rugi. Menurut PSAK No. menyatakan bahwa (IAI, 2. AuPendapatan diakui hanya bila besar kemungkinan manfaat ekonomi sehubungan dengan transaksi tersebut akan mengalir kepada perusahaanAy. Kelalaian untuk mengakui pos semacam itu tidak dapat diralat melalui pengungkapan kebijakan akuntansi yang digunakan maupun melalui catatan atau materi penjelasanAy. Menurut Hery . AuPengakuan pendapatan harus diakui ketika dihasilkan artinya ketika perusahaan yang menjual telah melakukan segala hal yang perlu dilakukan untuk memberikan produk atau Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 jasa kepada pelangganAy. Pengakuan pendapatan menurut Martani, et al. 6:208-. adalah sebagai Pendapatan diakui ketika besar kemungkinan bahwa manfaat ekonomi akan mengalir ke dalam perusahaan dan nilai manfaat tersebut dapat diukur dengan andal. Walaupun pada umumnya pendapatan diakui pada saat penyerahan barang atau jasa, namun mungkin saja pendapatan diakui pada waktu lain, yaitu sebelum penyerahan barang atau jasa maupun setelah penyerahan. Pengakuan pendapatan sebelum penyerahan, umum terjadi pada kontrak konstruksi. Pendapatan sudah dapat diakui sebelum penyerahan dengan beberapa persyaratan atau kondisi yang harus Metode akuntansi untuk mengakui pendapatan menggunakan metode persentase penyelesaian pekerjaanAy. Ada dua cara umum untuk dasar pengakuan pendapatan dan Kartikahadi, et al. Yang pertama adalah dasar kas, juga dikenal sebagai dasar dasar kas. Dalam dasar ini, pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi pada saat kas diterima atau dibayar. Misalnya, ketika klien memberikan uang, penghasilan dicatat, dan ketika karyawan memberikan uang. Labu . bersih adalah selisih antara pendapatan . dan pengeluaran . Kedua, pengakuan pendapatan dengan dasar akrual. Pada dasar akrual, pendapatan dilaporkan dalam laporan laba rugi pada periode saat pendapatan Misalnya, pendapatan dilaporkan pada saat jasa diberikan kepada pelanggan, tanpa mempertimbangkan apakah pelanggan telah membayar atau tidak. PSAK 34: Pengakuan Pendapatan Konstruksi Dengan menerbitkan pernyataan PSAK No. 34 tentang Akuntansi Kontrak Konstruksi. Standar Akuntansi Keuangan mengatur pengakuan pendapatan dan biaya kontrak secara khusus. Menurut PSAK No. 34 (IAI, , pendapatan kontrak konstruksi adalah "nilai yang muncul dari aktivitas kontrak konstruksi kerjasama antara dua pihak, dimana pihak pertama adalah pihak yang memberi kontrak kerja konstruksi dan pihak kedua adalah pihak yang menerima dan menjalankan kontrak kerja konstruksi. " Untuk kontrak konstruksi, ada dua cara untuk mengakui pendapatan. Mereka adalah metode kontrak selesai dan metode persentase penyelesaian. Metode pertama mengakui pendapatan, biaya, dan laba kotor pada saat kontrak selesai secara keseluruhan. Metode kedua mengakui pendapatan, biaya, dan laba kotor berdasarkan persentase pekerjaan yang telah diselesaikan selama periode tersebut. Perusahaan konstruksi menghadapi masalah bagaimana menentukan pengakuan pendapatan yang tepat karena ada perbedaan dalam metode pengakuan pendapatan. Ini terutama berlaku untuk proyek jangka panjang, sehingga laporan keuangan dapat disajikan secara wajar sesuai dengan kinerja perusahaan selama periode PSAK No. 34 bertujuan untuk menjelaskan cara akuntansi pendapatan dan biaya digunakan dalam kontrak konstruksi. Oleh karena itu, masalah utama dalam akuntansi kontrak konstruksi adalah bagaimana pendapatan dan biaya kontrak didistribusikan selama masa pelaksanaan proyek. Menurut PSAK No. (IAI, 2018:34. , kontrak konstruksi adalah suatu kontrak yang dinegosiasikan secara khusus untuk membangun aset atau kombinasi aset yang berhubungan satu sama lain atau saling tergantung dalam hal rancangan, teknologi, fungsi, atau tujuan pokok penggunaan. Menurut pengertian tersebut, kontrak konstruksi adalah perjanjian atau kesepakatan untuk menyelesaikan suatu proyek yang telah disepakati sebelumnya antara perusahaan pemberi jasa dan pengguna jasa. Proyek yang akan dilaksanakan dapat berupa pembangunan jalan raya, pendirian aset, atau yang lainnya. Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia . 8:34. dalam PSAK No. 34, yaitu: Pengakuan pendapatan dan beban dengan memperhatikan tahap penyelesaian suatu kontrak sering disebut sebagai metode persentase penyelesaian. Menurut metode ini, pendapatan kontrak di hubungakan biaya kontrak yang terjadi dalam mencapai tahap penyelesaian tersebut, sehingga pendapatan, beban, dan laba yang dilaporkan dapat diatribusikan menurut penyelesaian pekerjaan secara proporsional. Metode ini memberikan informasi yang berguna mengenai cakupan aktivitas kontrak dan kinerja selama satu periode. Pengukuran pendapatan kontrak dipengaruhi oleh banyak ketidakpastian yang bergantung pada bagaimana hal-hal di masa depan akan berjalan. Seringkali, estimasi harus disesuaikan dengan realisasi dan ketidakpastian. Akibatnya, dari waktu ke waktu, pendapatan kontrak dapat meningkat atau menurun. Penyimpangan dapat mengubah pendapatan kontrak. Misalnya, perubahan pada spesifikasi, rancangan aset, atau jangka waktu kontrak. Dalam kontrak, waktu penyelesaian dapat mencakup dua atau lebih periode akuntansi. Laporan keuangan diperlukan untuk setiap periode akuntansi, bahkan dalam PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda jangka waktu yang lebih singkat. Oleh karena itu, masalah utama dalam akuntansi kontrak konstruksi ialah di mana pendapatan dan biaya kontrak terjadi selama periode yang ditetapkan untuk menyelesaikan Salah menentukan waktu pengakuan pendapatan akan menyebabkan laporan laba rugi salah. Jika dilihat dari waktu pelaksanaan, jenis kontrak biasanya dibagi menjadi dua kategori: kontrak jangka panjang dan kontrak jangka pendek. Perusahaan yang memiliki kontrak jangka pendek biasanya tidak memiliki masalah untuk mencatat jumlah pendapatan yang mereka peroleh karena pekerjaan biasanya dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat atau dalam satu pekerjaan. Namun, jika kontrak konstruksi berlangsung lebih dari satu periode akuntansi, akan timbul masalah tentang bagaimana mengakui pendapatan dari kontrak tersebut. Pengakuan biaya berdasarkan prinsip matching tidak dapat dipisahkan dari pengakuan pendapatan. Biaya kontrak meliputi biaya yang dapat diatribusikan pada suatu kontrak selama periode dari tanggal kontrak sampai dengan penyelesaian akhir kontrak. Namun, biaya yang berhubungan langsung dengan suatu kontrak dan terjadi untuk memperoleh kontrak juga dimasukkan sebagai bagian dari biaya kontrak jika biaya tersebut dapat diidentifikasi secara terpisah, dapat diukur secara akurat, dan memiliki kemungkinan besar untuk diperoleh. Jika biaya tersebut tidak dapat diperoleh oleh pihak lain, biaya tersebut tidak dianggap sebagai biaya kontrak. Hasil Penelitian Sebelumnya Penelitian terdahulu menjadi salah satu acuan penulis untuk melakukan penelitian sehingga penulis dapat memperkaya teori yang digunakan dalam mengkaji penelitian yang dilakukan. Berdasarkan penelitian terdahulu yang diperoleh dari berbagai sumber, penulis dapat meringkas beberapa penelitian terdahulu yang memiliki kesamaan pembahasan. Table 1 menunjukkan hasil penelitian sebe. umnya terkait perlakuan akuntansikontrak jasa konsultan Teknik dan manajemen . asa kontra. Tabel 1. Hasil Penelitian Sebelumnya Penulis dan Judul Leiwakabessy. , & Safitri, . Analisis Pengakuan Pendapatan Jasa Konstruksi pada PT. Meliasari berdasarkan PSAK No. Tujuan Penelitian mengetahui apakah metode pengakuan pendapatan dan dasar pengukuran pendapatan yang digunakan oleh PT. Meliasari telah sesuai dengan PSAK No. Analisis Deskriptif Pahlevi. Sari. Ahmad. Analisis Penerapan PSAK 34 dalam Pengakuan Pendapatan Perusahaan Jasa Kontruksi Pada PT Arteri Cipta Rencana menganalisis penerapan kontrak kerja dan pengakuan pendapatan pada perusahaan jasa konstruksi sesuai PSAK 34 pada PT Arteri Cipta Rencana. Kualitatif Ariana. Diana. , & Afifudin. Analisis Atas Perlakuan Akuntansi Pendapatan Jasa Konsultan Teknik Dalam Rangka Penyajian Laporan Keuangan pada PT. Indra Karya (Perser. Survey & Investigation Division di Malang. mengetahui perlakuan akuntansi laba yang diterapkan perusahaan dan menganalisis penerapan PSAK No. pada PT. Indra Karya (Perser. Divisi Survei & Investigasi cabang perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi teknis. Kualitatif Hasil Penelitian perusahaan menggunakan metode presentase penyelesaian dengan menggunakan ukuran keluaran untuk mengakui pendapatannya sehingga mengakibatkan terjadinya overstated dan understated pendapatan yang Dengan dasar biaya terhadap biaya, laba yang seharusnya diakui oleh perusahaan menunjukkan jumlah yang lebih wajar. Pengakuan pendapatan dan beban yang dilakukan oleh PT Arteri Cipta Rencana telah sesuai dengan PSAK 34 dimana pengakuan pendapatan atas kontrak konstruksi dilakukan dengan metode kontrak selesai dalam periode jangka pendek pada laporan keuangan tahun 20162018. pengakuan pendapatan oleh PT. Indra Karya (Perser. Divisi Survei & Investigasi telah memenuhi PSAK No. Pengukuran pendapatan dilakukan dengan mengukur seberapa banyak kuantitas pekerjaan yang telah diselesaikan dalam satu periode Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 Penulis dan Judul Muharomawati. Yulinartati. , & Fitriya. Pengakuan Pendapatan dan Beban Kontrak pada Perusahaan Jasa Konstruksi (Studi Kasus pada Perusahaan CV. Talita Jaya Bondowos. Tujuan Penelitian menganalisis penerapan metode pengakuan pendapatan dan beban pada perusahaan jasa Analisis Deskriptif Kodong. Sabijono. & Kalalo. Analisis Pengakuan Pendapatan dan Beban dalam Penyajian Laporan Laba Rugi pada PT Sederhana Karya Jaya. Kurnia. , & Uzliawati. Analisis Pengakuan Pendapatan berdasarkan PSAK 72 pada PT. Kayara Mitra Sejahtera. kesesuaian pengakuan pendapatan dan beban dalam penyajian laporan laba rugi di PT. Sederhana Karya Jaya dengan PSAK No. Menganalisis pengakuan pendapatan kontrak berdasarkan PSAK 72. Kualitatif Ningrum. Arafah. Darno. , & Purnamasari. Evaluasi Pengakuan Pendapatan Jasa Kontrak Konstruksi menurut PSAK No. 34 pada PT. Nastek Mustika Abadi. Sumber: Riset sebelumnya Mengevaluasi Pengakuan Pendapatan Jasa Kontrak Konstruksi berdasarkanPSAK No. Analisis Kualitatif Hasil Penelitian penentuan metode pengakuan pendapatan dan beban telah sesuai dengan PSAK No. , namun dalam menentukan metode kontrak selesai tidak sesuai dengan PSAK No. , dimana perusahaan menerapkan persentase- -metode penyelesaian dalam mengakui pendapatan dan beban. Pada prakteknya PT. Sederhana Karya Jaya dalam menetapkan pengakuan Pendapatan dan Beban adalah menggunakan metode presentase penyelesaian. PT. Kayara Mitra Sejahtera telah melakukan pengakuan pendapatan sesuai dengan PSAK 72. Perusahaan mampu menerapkan perubahan pengakuan Perusahaan menggunakan metode penyelesaian persentase untuk mengakui pendapatan dari jasa Jadi dapat disimpulkan bahwa pencatatan jurnal sudah tepat sesuai dengan PSAK No. Berdasarkan Tabel 1, persamaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah menggunakan analisis deskriptif dengan membandingkan metode persentase penyelesaian dalam pengakuan Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya ada pada objek yang di teliti dan tahun penelitian yang berbeda. Dengan penelitian Oroh . , penelitian ini tidak melakukan pengukuran pendapatan dengan nilai wajar. RESEARCH METHOD Kerangka Pikir Kerangka pikir merupakan jalur pemikiran yang dirancang berdasarkan kegiatan peneliti yang dilakukan. Gambar 1 menunjukkan jalur pemikiran tersebut, sehingga penelitian dapat dilakukan dengan baik dan menghasilkan hasil riset yang reliabel dan andal. PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda Gambar 1. Kerangka Pikir Penelitian Definisi Operasional PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbadan hukum, sejak tahun 2015 telah ikut berperan di Bidang Usaha Perencanaan dan Pengawasan Konstruksi. Perusahaan ini bertujuan untuk mencari laba, dimana dari laba yang diperoleh suatu perusahaan maka kita dapat mengukur tingkat keberhasilan perusahaan tersebut. Untuk mengetahui laba yang diperoleh perusahaan dilakukan penandingan antara pendapatan dan beban. Pendapatan merupakan sejumlah uang yang diperoleh atau diterima dari suatu kegiatan proyek. Sedangkan beban merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam satu periode akuntansi secara langsung maupun tidak langsung, kemudian sebagai pengurang dari pendapatan yang akan menghasilkan laba bersih dalam perusahaan sebelum pajak pada laba rugi. Fokus Penelitian Penelitian ini dilakukan pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan, yang didirikan sejak tanggal 02 Februari 2015. Perusahaan ini bergerak dibidang jasa konstruksi seperti: pengawasan jalan tol, jembatan, bendungan, drainase, dll. Objek dari penelitian ini adalah pengakuan pendapatan konstruksi proyek pengawasan dan perencanaan jalan tol Balikpapan-Samarinda I dan II Tahun 2019 berdasarkan Teknik Pengumpulan Data Penelitian kepustakaan . ibrary reserac. , adalah langkah pertama dalam pengumpulan data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan data dan informasi melalui berbagai jenis dokumen, termasuk dokumen tertulis . eperti laporan keuangan, foto, gambar, dan dokumen elektroni. yang dapat digunakan untuk mendukung proses penulisan. Kedua, metode penelitian lapanganAifield work researchAididasarkan pada keadaan yang sebenarnya, di mana subjek penelitian diamati secara langsung melalui observasi dan Fokus observasi adalah proses pengakuan pendapatan dan beban di PT. Virama Karya Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 (Perser. Cabang Kalimantan. Untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya, lakukan wawancara dengan pemimpin dan karyawan. Alat Analisis Metode analisis dilakukan beberpa tahapan, yaitu (Sugiyono, 2. Mengklasifikasikan proyek jangka panjang beserta nilai kontrak yang disetujui dan jangka waktu pengerjaannya, mengidetifikasi persentase penyelesaian yang ditentukan dari progres fisik, mengidentifikasi rencana anggaran biaya dan biaya aktual yang dikeluarkan untuk selanjutnya digunakan dalam penentuan persentase selesai menurut metode cos-to-cost. Melakukan perhitungan pendapatan dan laba periode berjalan dengan menselisihkan antara pendapatan kontrak periode berjalan dengan biaya proyek berjalan atau harga pokok konstruksi yang diakui dengan dua pendekatan yang terdapat pada metode persentase penyelesaian yaitu: pendekatan fisik dan pendekatan cos-to-cost. Membandingkan hasil perhitungan pendapatan dan laba periode berjalan yang diakui dengan pendekatan fisik dan pendekatan cos-to-cost. Melakukan analisis terhadap hasil perbandingan untuk menentukan pendekatan yang paling sesuai dengan proyek jangka panjang dalam rangka penyajian laporan keuangan yang wajar. mengambil kesimpulan dan membuat rekomendasi Rumus perhitungan dengan presentase penyelesaian digunakan: HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Perusahaan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan adalah perusahaan yang didirikan di Samarinda pada tanggal 26 Februari 2015, berbentuk Perseroan Terbatas dengan dilandasi Akta Pendirian Nomor 43. Notaris Lilis Kuryani. SH. ,M. Kn. berkedudukan di Kota Samarinda. Gambar 2 menunjukkan struktur organisasi PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan. PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan merupakan perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang jasa konsultan teknik dan manajemen konstruksi, dengan lingkup pekerjaan meliputi industri energi & migas, transportasi, pemukiman dan tata ruang, sumber daya air . , dan gedung dan Selama kurang lebih enam tahun terakhir PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan selalu berusaha menerapkan strategi dan pendekatan yang tepat dalam melangkah. Dalam usaha mengembangkan dan meningkatkan efektifitas dan yang memacu berbagai inovasi baru untuk meningkatkan daya saing perusahaan dalam pasar global. PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan telah menerapkan Standarisasi Manajemen Mutu ISO 9001:2015. ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018 secara konsisten agar dapat selalu mempertahankan kualitas produksi yang prima. PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda Gambar 2. Struktur Organisasi PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan Sumber: PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dalam pekerjaannya didukung oleh Tenaga Ahli yang berasal dari berbagai Disiplin Ilmu, dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018 telah berkembang dengan baik dan sudah banyak menyelesaikan proyek-proyek berskala besar di tahun 2019, diantaranya: proyek pengawasan teknis dan supervisi air baku kabupaten sambas, proyek pengawasan teknis dan review design peningkatan jalan benua baru Ae muara bengkal, proyek pengawasan teknik dan review design peningkatan jalan muara bengkal jembatan ngayau dan jalan jembatan ngayau Ae jembatan kelinjau i, proyek bantuan teknik pengadaan tanah jalan tol balikpapan-samarinda i dan ii, proyek konsultan manajemen konstruksi pengembangan sarana dan prasarana penunjang (PLBN) terpadu di kalimantan barat . ntikong, aruk, bada. , proyek sertifikasi tanah tapak sutt 150 kv palaran-sambutan, proyek survey kondisi jalan, lereng dan jembatan provinsi lampung tahun anggaran 2019, proyek survey kondisi jalan, lereng dan jembatan provinsi mataram tahun anggaran 2019, proyek jasa konsultansi manajemen dan rancang bangun . esign & buil. pembangunan kantor dan workshop di jalan mt. Haryono balikpapan, proyek pekerjaan project managemen consultant (PMC) pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga di kabupaten aceh dan kabupaten dumai, proyek penyusunan dan kebijakan strategi pembangunan infrastruktur pupr dalam rangka pengembangan geopark sangkulirang, rinjani dan tambira sebagai destinasi wisata indonesia, proyek penyusunan perencanaan teknis pengembangan pos lintas batas negara (PLBN) terpadu sei kelik kabupaten sintang provinsi kalimantan barat, proyek konsultan pekerjaan pendampingan pembebasan tanah lokasi titik tower dan pekerjaan pendampingan kompensasi row 150 kv gi. Tanjung redeb - gi. Talisayan selection 1, proyek jasa konsultan pemanfaatan air permukaan untuk rencana kegiatan pembangunan pabrik semen di desa sokerat, kecamatan solangkau, kabupaten kutai timur, kalimantan Dengan perjalanan dan hasil yang telah dilaksanakan selama tahun 2019 menunjukan bahwa PT. Virama Karya . cabang kalimantan mampu menangani proyek-proyek besar, sekaligus menunjukan begitu besarnya kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan ini. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 Kontrak Konstruksi dan Pengakuan Pendapatan Hasil wawancara dengan pimpinan Perusahaan dan bagian keuangan tentang kontrak konstruksi dan pengakuan pendapatan, disarikan sebagai berikut: AuAPendapatan muncul karena adanya kontrak antara PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dengan Dinas Pekerjaan Umum. Proses untuk memperoleh pendapatan dimulai dengan kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh manager devisi operasi dibantu dengan staf-stafnya. Pada Kontrak Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda I dan II yang digunakan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan menggunakan metode persentase penyelesaian secara fisik . dalam pengakuan pendapatannya yang didasarkan atas tingkat kemajuan fisik proyek. Ay AuPendapatan yang diakui diperoleh dengan mengalikan persentase penyelesaian fisik yang telah dilakukan dengan nilai kontrak dikurangkan dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan. Ay Tabel 2 dan 3 menunukkan perhitungan-perhitungan yang dilakukan oleh PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan sehubungan dengan kontrak konstruksi dan pengakuan pendapatan. Tabel 2. Rincian Beban (RAB) Paket Pekerjaan Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda I dan II . alam ribua. Rincian Beban April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember (R. (R. (R. (R. (R. (R. (R. (R. (R. 44,000 22,000 22,000 22,000 22,000 22,000 22,000 22,000 47,000 47,000 47,000 47,000 47,000 47,000 47,000 31,240 31,240 31,240 31,240 31,240 31,240 31,240 Biaya Langsung Personil Tenaga Ahli 44,000 Asisten 70,500 70,500 Tenaga Ahli Surveyor 35,740 35,740 Biaya Langsung Non Personil Biaya Operasional Kantor Biaya Akomodasi & Transportasi Biaya Pembuatan Laporan Biaya Perjalanan Dinas Biaya Mobilisasi/De Total Beban 52,704 52,704 29,852 29,852 29,852 29,852 29,852 29,852 29,852 32,296 32,296 32,296 32,296 32,296 32,296 32,296 32,296 32,296 19,200 3,400 3,400 239,090 235,540 162,688 162,688 162,688 162,688 162,688 162,688 185,888 Sumber: PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan . Taksiran total seluruh biaya proyek pada Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol BalikpapanSamarinda I Dan II selama 9 . bulan terhitung sejak bulan April s. d Desember yaitu Rp. 560, jadi RAB (Rencana Anggaran Biay. pada proyek tersebut sejumlah Rp. PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda Tabel 3. Pengakuan Pendapatan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan Paket Pekerjaan Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda I Dan II. No. Periode Nilai Kontrak Sebelum PPN (R. April Mei Rincian Biaya Aktual (R. Pendapatan (R. Nilai kontrak x % Laba Kotor (R. Pendapatan Ae Biaya aktal . Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Sumber: PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan . Tabel 4. Laporan Laba/Rugi Komprehensif PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan Paket Pekerjaan Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda I dan II yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2019 Keterangan Pendapatan Proyek Beban Proyek Biaya Langsung Personil Tenaga Ahli Asisten Tenaga Ahli Surveyor Biaya Langsung Non Personil Biaya Operasional Kantor Biaya Akomodasi & Transportasi Biaya Pembuatan Laporan Biaya Perjalanan Dinas Biaya Mobilisasi/Demobilisasi Total Laba Kotor Debet (R. Kredit (R. Beban Usaha Administrasi & Umum Beban Pemasaran Total Laba sebelum pajak penghasilan Pajak Penghasilan Laba Bersih Sumber: PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan . Berdasarkan tatacara pembayaran dilakukan perhitungan pendapatan sebagai berikut ini: Masa kontrak 22 Maret 2019 Ae 22 Desember 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp. ue Pembayaran I dilakukan jika pekerjaan telah mencapai 10% dengan perincian: Jumlah pembayaran 10% x Rp. = Rp. Dipotong 5% Rp. = (Rp. Diterima = Rp. ue Pembayaran II sampai Vi dilakukan jika pekerjaan telah mencapai prestasi fisik 10% dengan Jumlah pembayaran 10% x Rp. = Rp. Dipotong 5% Rp. = (Rp. Diterima = Rp. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 ue ue Pembayaran IX sebesar 20% dari harga kontrak dilakukan jika masa pemeliharaan telah berakhir dengan perincian: Jumlah pembayaran 10% x Rp. = Rp. Dipotong 5% x Rp. = (Rp. Diterima = Rp. Pembayaran X sebesar 5% dari harga kontrak dilakukan jika masa pemeliharaan telah berakhir dengan perincian: Jumlah pembayaran 5% x Rp. = Rp. Analisis Deskriptif Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah analisis pendapatan dan metode pengakuan pendapatan digunakan pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan sesuai dengan PSAK No. 34, sehingga analisis kondisi diperlukan. Metode persentse penyelesaian mengharuskan perusahaan untuk menghitung persentase penyelesaian proyek yang dapat ditentukan dan dipertanggung jawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan adalah pemberi kerja jasa konsultan konstruksi, sehingga pihak pemberi kerja diharapkan memenuhi kewajibannya. Ini menunjukkan bahwa hak dan kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak harus dipenuhi oleh pihak konsultan konstruksi dan pemberi kerja. Sebagai contoh, metode persentase penyelesaian harus digunakan untuk menghitung pendapatan Berdasarkan rumusan tersebut, maka Tabel 5 menunjukkan hasil perhitungan pengakuan pendapatan jasa Berdasarkan Tabel 5, maka perhitungan pembayaran termin yang dilakukan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dengan menggunakan metode persentase penyelesaian adalah sebagai berikut: ue Pembayaran I dilakukan jika penyelesaian mencapai 15% dengan perhitungan: Jumlah pembayaran 15% X Rp. 000 = Rp. Potongan Retensi 6 bulan 5% X Rp. 250 = Rp. Diterima = Rp. ue Pembayaran II dilakukan jika penyelesaian mencapai 14% dengan perhitungan: Jumlah pembayaran 14% X Rp. 000 = Rp. Potongan Retensi 6 bulan 5% X Rp. 100 = Rp. Diterima = Rp. ue Pembayaran i sampai Vi dilakukan jika penyelesaian mencapai 10% dengan perhitungan: Jumlah pembayaran 10% X Rp. 000 = Rp. Potongan Retensi 6 bulan 5% X Rp. 500 = Rp. Diterima = Rp. ue Pembayaran IX dilakukan jika penyelesaian mencapai 11% dengan perhitungan: Jumlah pembayaran 11% X Rp. 000 = Rp. Potongan Retensi 6 bulan 5% X Rp. 400 = Rp. Diterima = Rp. ue Pembayaran X masa pemeliharaan selama 6 bulan telah selesai dengan perhitungan: Jumlah pembayaran 5% X Rp. 000 = Rp. PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda Tabel 5. Perhitungan Pengakuan Pendapatan Berdasarkan PSAK No. 34 Paket Pekerjaan Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda I Dan II Menggunakan Metode Persentase Penyelesaian Sumber: PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan . Tabel 6 menunjukkan perbandingan metode pengakuan pendapatan menurut PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dengan PSAK No. 34 menggunakan metode persentase penyelesaian kontrak. Tabel 6. Perbandingan Pengakuan Pendapatan menurut PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dan PSAK No. Pendapatan Yang Diakui Menurut Periode Selisih Diakui Terlalu Tinggi (Renda. Perusahaan (R. PSAK No. (R. April . Mei . Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Sumber: Data diolah 2021 (R. Berdasarkan perbandingan yang ditampilkan pada Tabel 6, dapat diketahui adanya selisih pengakuan pendapatan dan laba kotor yang digunakan perusahaan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dengan PSAK No. 34, karena hanya mengandalkan penilaian atau estimasi kemajuan fisik saja. Pendapatan yang lebih efektif untuk mengakui pendapatan adalah dengan menggunakan PSAK No. karena menurut pendekatan ini pendapatan kontrak dihubungkan dengan biaya kontrak yang terjadi dalam mencapai tahapan penyelesaian tersebut, sehingga pendapatan, beban, dan laba yang dilaporkan dapat Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 Metode pengakuan pendapatan dengan metode persentase penyelesaian melakukan pencatatan nilai pendapatan dan laba kotor konstruksi diakui lebih tepat dalam rangka penyajian laporan keuangan yang wajar dan berguna untuk memberikan informasi lebih akurat dalam pengambilan keputusan. Pengakuan pendapatan periode April (Termin I) PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan mengakui pendapatan 10% dengan biaya yang sudah dikeluarkan sebesar Rp. 400 dan perusahaan mengakui pendapatan sebesar Rp. 500 dengan kerugian sebesar -Rp. Pengakuan pendapatan periode Mei (Termin II) PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan mengakui pendapatan 10% dengan biaya yang sudah dikeluarkan sebesar Rp. 400 dan perusahaan mengakui pendapatan sebesar Rp. 500 dengan kerugian sebesar -Rp. Sedangkan pengakuan pendapatan periode Desember (Termin IX) PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan mengakui pendapatan 20% dengan biaya yang sudah dikeluarkan sebesar Rp. 400 dan perusahaan mengakui pendapatan sebesar Rp. 000 dengan laba sebesar Rp. Berdasarkan PSAK No. 34 dengan metode persentase penyelesaian pengakuan pendapatan dan beban dengan memperhatikan tahap penyelesaian dengan biaya yang terjadi dalam mencapai tahap penyelesaian, sehingga pendapatan, beban dan laba dapat dilaporkan menurut penyelesaian pekerjaan secara proposional. Pengakuan pendapatan periode April (Termin I) menurut PSAK No. 34 mengakui pendapatan 15% dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 400 dan pendapatan sebesar Rp. dengan laba sebesar Rp. Pengakuan pendapatan periode Mei (Termin II) menurut PSAK No. 34 mengakui pendapatan 14% dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 400 dan pendapatan sebesar Rp. dengan laba sebesar Rp. Pengakuan pendapatan periode Desember (Termin IX) menurut PSAK No. 34 mengakui pendapatan 11% dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 400 dan pendapatan sebesar Rp. dengan laba sebesar Rp. Perbedaan antara analisa pengakuan pendapatan proyek pekerjaan Jalan Tol Balikpapan Ae Samarinda I Dan II menurut PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan dengan pengakuan pendapatan menurut PSAK No. 34 dengan metode persentase penyelesaian. Disebabkan beberapa hal Pengakuan pendapatan periode April (Termin I) menurut perusahaan Rp. 500 dan berdasarkan PSAK No. 34 Rp. 250 pengakuan pendapatan perusahaan terlalu rendah sebesar Rp. Pengakuan pendapatan periode Mei (Termin II) menurut perusahaan Rp. 500 dan berdasarkan PSAK No. 34 Rp. 100 pengakuan pendapatan perusahaan terlalu rendah sebesar Rp. Sedangkan pengakuan pendapatan periode Desember (Termin IX) menurut perusahaan Rp. 000 dan berdasarkan PSAK No. 34 Rp. 650 pengakuan pendapatan perusahaan terlalu tinggi sebesar Rp. Berdasarkan perhitungan-perhitungan tersebut maka dapat dijelaskan bahwa pengakuan pendapatan yang dilakukan oleh PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan pada Proyek Bantuan Teknik Pengadaan Tanah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda I Dan II terdapat perbedaan dengan pengakuan pendapatan menurut PSAK No. Perbedaan terjadi karena dalam pengakuan pendapatan perusahaan tidak memasukkan beban dalam perhitungannya, sedangkan metode persentase penyelesaian perhitungannya memasukkan beban yang sudah di keluarkan perusahaan. Hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian Andaki, et al. yang menekankan pada perlunya memiliki suatu sistem pelaporan dan anggaran keuangan yang baku dan efektif dalam menelaah estimasi pendapatan dan biaya kontrak sesuai dengan kemajuan pekerjaan dan lokasi proyek serta mobilisasi SDM, peralatan dan keadaan lokasi dan meningkatkan kordinasi antar lini fungsional secara berkesinambungan yang didukung oleh peralatan yang sesuai. PSAK 34: Bagaimana Akuntansi untuk Pendapatan Kontrak Jasa Konsultan Teknik dan Manajemen? (Kasus pada PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimanta. Ravinda Maretsya Firdiana. Imam Nazarudin Latif. Daury Rahadian Sriandanda KESIMPULAN Berdasarkan PSAK No. 34, perusahaan menggunakan metode persentase penyelesaian untuk pengakuan pendapatan dan beban dengan memperhatikan tahap penyelesaian dengan biaya yang terjadi selama tahap penyelesaian. Sebaliknya, perusahaan menggunakan pengakuan pendapatan berdasarkan progres fisik, di mana perusahaan mengakui pendapatan fisik penyelesaian saja tanpa membandingkan biaya yang sudah dikeluarkan. Dengan demikian, pendapatan, beban, dan keuntungan dapat dilaporkan secara Oleh karena itu. PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan disarankan untuk menggunakan metode pengakuan pendapatan menurut PSAK No. 34 dengan menggunakan metode persentase penyelesaian. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa persentase selesai yang dihasilkan akan lebih akurat dan keuntungan yang dihasilkan akan lebih sesuai, sehingga pendapatan tidak akan dilaporkan secara berlebihan. Ucapan Terimakasih Penulis berterima kasih kepada pimpinan PT. Virama Karya (Perser. Cabang Kalimantan yang telah memberi kesempatan untuk meneliti di Perusahaan. Daftar Singkatan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 34 (PSAK . American Institute of Certified Public Accountants (AICPA). Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sumber Daya Air (SDA), project managemen consultant (PMC), pengembangan pos lintas batas negara (PLBN). Kontribusi Penulis RMF dan INL mengonsep dan menyusun naskah. Dokumentasi dan analisis data RMF. INL dan DRS menyelesaikan artikel. Informasi Penulis Ravinda Maretsya Firdiana (RMF), adalah mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Penulis membuat artikel ini dari skripsi yang dibuat sebagai tugas akhir dalam menyelesaikan studi S1 Akuntansi. Imam Nazarudin Latif (INL), adalah dosen pada program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Indonesia. Beliau lulus dengan gelar Magister Ekonomi dari Universitas Mulawarman dan menyelesaikan gelar doktor. Minat penelitiannya terutama pada bidang akuntansi khususnya perpajakan, akuntansi publik, pasar modal, dan UMKM. Link Google Cendekia-nya: https://scholar. id/itations?user=9YYC4n8aJ&hl=id. Daury Rahadian Sriandanda (DRS), dosen pada program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Indonesia. Minat penelitiannya adalah pada manajemen keuangan, manajemen sektor publik, pasar modal, keuangan, dan analisis keuangan. Link Google Cendekia-nya: https://scholar. id/citations?hl=id&user=5zJKaMaJ Pendanaan Penelitian ini tidak didanai oleh pihak manapun Konflik Kepentingan Para penulis menyatakan bahwa tidak ada konflik kepentingan dalam penulisan artikel ini. Ketersediaan Data Data dapat diperoleh dengan memberikan informasi alasan kebutuhan data kepada penulis melalui email. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review (SBAMER). Vol 4 No 1, 2024, 1-16 DAFTAR PUSTAKA