p-ISSN: 2085-241X e-ISSN: 2599-3003 Jurnal Agromix Volume 8. No 1. Maret 2018 ANALISIS USAHA TERNAK AYAM BROILER (STUDI KASUS DI TERNAK AYAM KUNTO DEWO DUSUN DAMAR DESA SEKARMOJO) Mokh. Maghrobil Muhibbin1. Idah Lumhatul Fuad2 Mahasiswa Program Studi Agribisnis. Universitas Yudharta Pasuruan. Dosen Program Studi Agribisnis. Universitas Yudharta Pasuruan. Email: ilumfuad@yudharta. ABSTRAK Usaha peternakan ayam broiler Kunto Dewo memiliki kapasitas ayam 14. ekor ayam per periode produksi. Peternakan tersebut bergabung dengan kemitraan PT Sinar Sarana Sentosa. Pada sistem kemitraannya, peternakan Kunto Dewo mendapat sistem harga kontrak tetap penjualan ayam. Harga itu menghindarkan peternakan Kunto Dewo dari penurunan penerimaan akibat jatuhnya harga di pasar tetapi juga menyebabkan penerimaan tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem produksi usaha peternakan ayam broiler, biaya produksi, penerimaan dan pendapatan bersih usaha, dan analisis efisiensi usahatani peternakan ayam broiler di ternak ayam Kunto Dewo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Data kuantitatif dikumpulkan dan diolah kemudian dijelaskan secara deskriptif dan selanjutnya disajikan menggunakan model analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan sistem produksi usaha ayam broiler di peternakan Kunto Dewo meliputi empat tahap yaitu persiapan kandang, pemberian pakan dan minum, pencatatan, dan tahap terakhir proses Untuk Biaya produksi pada peternakan ayam broiler Kunto Dewo sebesar Rp 422,526,612. Sedangkan total penerimaan sebesar Rp 438,641,400. Hasil perhitungan BEP penerimaan sebesar Rp. 532,26. untuk nilai BEP produksi 865,43 Kg, sedangkan nilai BEP harga Rp 16. 251,02/Kg, dan Nilai BEP luas sebesar 2416,1 m2. Perhitungan laba rugi peternakan Kunto Dewo mengalami keuntungan karena nilai penerimaan, hasil produksi, harga jual ayam, dan luas melebihi nilai perhitungan BEP. Sedangkan untuk nilai R/C Ratio sebesar 1. 038 yang artinya bahwa usaha peternakan Kunto Dewo mendapatkan keuntungan karena nilai R/C ratio > untuk hasil perhitungan B/C Ratio sebesar 3,813 yang artinya bahwa usaha peternakan Kunto Dewo berdasarkan hasil perhitungan B/C Ratio dikatakan tidak layak karena nilai B/C Ratio < dari bunga bank yang berlaku, bunga bank yang berlaku saat ini adalah 4,50%. Kata kunci: Usaha. Peternakan Ayam Broiler. ABSTRACT The Kunto Dewo broiler chicken farm has a capacity of 14,000 chickens per production The farm joined the partnership of PT Sinar Sarana Sentosa. In the partnership system. Kunto Dewo farm gets a fixed contract price system for chicken sales. The price avoids Kunto Dewo farms from decreasing revenue due to falling prices on the market but also causes fixed income. This study aims to determine broiler farming production systems, production costs, revenues and business income, and efficiency analysis of broiler farms in livestock Kunto Dewo chicken. The research method used is Quantitative data is collected and processed then explained descriptively and then presented using an efficiency analysis model. The results showed that the production system of broiler chickens at Kunto Dewo farm included four stages, namely preparation of cages, feeding and drinking, recording, and the last stage of the p-ISSN: 2085-241X e-ISSN: 2599-3003 Jurnal Agromix Volume 8. No 1. Maret 2018 harvesting process. For production costs at the Kunto Dewo broiler chicken farm at Rp. 422,526,612. While the total revenue is Rp. 438,641,400. The results of the calculation of BEP receipts are Rp. 114,536,532. the BEP value of production was 6,865. 43 Kg, while the BEP value was IDR 16,251. 02 / Kg, and the broad BEP value was 2416. 1 m2. The calculation of the profit and loss of the Kunto Dewo farm has benefited because the value of receipts, production yields, chicken prices, and area exceeded the value of BEP Whereas for the R / C Ratio value of 1. 038 which means that Kunto Dewo's livestock business benefits because the R / C ratio> 1. for the calculation of B / C ratio 813 which means that Kunto Dewo livestock business is based on the calculation of B / C Ratio said to be inappropriate because the value of B / C Ratio 1 maka usaha dikatakan layak, namun jika nilai BCR < 1 BEP produksi BEP luas = x luas Produksi Rill (Suratiyah, 2. Benefit cost ratio (B/C rati. BEP harga = B/C ratio = x 100% Dimana : = Biaya tetap = Total Cost/Total Biaya Dimana : = Biaya variabel B/C ratio = Benefit cost ratio AVC = Biaya variabel per unit = Total produksi Produksi Rill = Hasil = Keuntungan . endapatan dikurangi upah tenaga kerja (Suratiyah, 2. = Total biaya Jika nilai BCR > bunga bank yang Analisis Perubahan Harga berlaku maka usaha dikatakan layak, namun jika nilai BCR < bunga bank yang BEP harga Analisis Perubahan Harga x 100% Harga Rill p-ISSN: 2085-241X e-ISSN: 2599-3003 Jurnal Agromix Volume 8. No 1. Maret 2018 berlaku maka usaha dikatakan tidak layak (Suratiyah, 2. 416,845,600,-. HASIL PENELITIAN Tabel 2 Penerimaan produksi usaha ayam broiler di peternakan No. Kunto Dewo meliputi empat tahap yaitu Ayam Kotoran Total Penerimaan (R) persiapan kandang, pemberian pakan dan minum, pencatatan, dan tahap terakhir (R) 438,360,000,- sebesar Rp 281,400,-. Tabel 1 Biaya Total (Total Cos. Biaya Penyusutan/ Periode Biaya Tetap/ Periode Biaya Variabel/ Periode Total Cost (TC) Sumber: Data Diolah penerimaan hasil penjualan kotoran ayam penerimaan dari penjualan ayam sebesar ayam broiler Kunto Dewo sebesar Rp sebesar Rp 438,641,400,- dengan rincian Untuk Biaya produksi pada peternakan Jenis Biaya Jumlah Penerimaan Rp 438,360,000 Rp 281,400 Rp 438,641,400 Berdasarkan tabel 2 di atas dapat Biaya Produksi Nama Barang Sumber: Data Diolah proses pemanenan. Penerimaan dan Pendapatan Bersih Hasil penelitian menunjukkan sistem 422,526,612, Tabel 3 Pendapatan Bersih Total (R. Total Total Cost Pendapatan Penerimaan (TC) Bersih (P. (R) 38,641,400 422,526,612 16,114,788 Sumber: Data Diolah Rp 4,567,956 Rp 1,113,056 Berdasarkan tabel 3 di atas dapat Rp 416,845,600 peternakan ayam broiler Kunto dewo Rp 422,526,612 sebesar Rp 16,114,788, hasil perhitungan pendapatan tersebut hasil perselisihan Dari tabel 1 di atas jumlah total cost . iaya tota. sebesar Rp 422,526,612 . dengan rincian biaya penyusutan sebesar sebesar Rp 438,641,400,- dan Total cost Rp 4,567,956,-/periode sedangkan untuk . iaya tota. sebesar Rp 422,526,612. biaya tetap sebesar Rp 1,113,056/periode. Untuk Analisis Usaha Variabel/Periode p-ISSN: 2085-241X e-ISSN: 2599-3003 Untuk Jurnal Agromix Volume 8. No 1. Maret 2018 impas pada saat luas peternakan sebesar peternakan ayam Kunto Dewo dapat 2416,1 m2. diketahui dengan menggunakan analisis Tabel 5 Analisis Perubahan Harga BEP. Analisis perubahan harga. R/C ratio Harga Produk . Penelitian (R. Harga Produk . saat BEP (R. B/C Berikut perhitungan BEP. Analisis perubahan harga. R/C ratio dan B/C ratio, sebagai 3,62% Dari tabel 5 di atas dapat dilihat bahwa titik impas presentase perubahan Kondisi harga sebesar 3,62%, yang artinya jika Saat ini 532,26 438. 400 peternakan Kunto Dewo mengalami Hasil BEP BEP Analisis Peruba Harga Sumber: Data Diolah Tabel 4 BEP (Break Even Poin. Analisis BEP BEP Harga saat BEP Harga riil 96,38 % 865,43 Kg BEP harga 251,02/Kg BEP luas 2416,1 m2 Sumber: Data Diolah penurunan harga kurang dari 3,62% Maka 000 Kg peternakan Kunto Dewo tidak rugi atau 860 /Kg mengalami keuntungan. Akan tetapi 9150 m2 sebaliknya jika peternakan Kunto Dewo Berdasarkan tabel 4 di atas dapat mengalami penurunan harga lebih dari dilihat bahwa nilai BEP penerimaan 3,62% Maka peternakan Kunto Dewo sebesar Rp. 532,26 yang artinya mengalami kerugian. peternakan Kunto Dewo mengalami titik Tabel 6 R/C ratio impas pada saat penerimaan sebesar Rp. Total Penerimaan (R) Rp 438,641,400 532,26. Untuk nilai BEP produksi 865,43 Total Cost (TC) R/C Ratio Rp 422,526,612 Sumber: Data Diolah peternakan Kunto Dewo mengalami titik Berdasarkan tabel 6 di atas bahwa impas pada saat produksi sebesar 6. 865,43 nilai R/C Ratio sebesar 1. 038 yang artinya Kg. Sedangkan BEP harga Rp 16. 251,02/ bahwa usaha peternakan Kunto Dewo Kg yang artinnya peternakan Kunto dewo berdasarkan hasil perhitungan R/C Ratio mengalami titik impas pada saat harga jual layak dijalankan, karena dikatakan layak sebesar Rp 16. 251,02/ Kg. Nilai BEP luas jika nilai R/C ratio > 1. sebesar 2416,1 m2 yang berarti bahwa Tabel 7 B/C ratio peternakan Kunto Dewo mengalami titik Keuntungan (A) Total Cost (TC) B/C Ratio p-ISSN: 2085-241X e-ISSN: 2599-3003 Rp 16,144,788 Jurnal Agromix Volume 8. No 1. Maret 2018 Rp 422,526,612 Total penerimaan (R) sebesar Rp 3,813 Sumber: Data Diolah 438,641,400,- Berdasarkan tabel 7 di atas bahwa nilai B/C Ratio sebesar 3,813 yang artinya sebesar Rp 438,360,000,- dan ditambah bahwa usaha peternakan Kunto Dewo penerimaan hasil penjualan kotoran berdasarkan hasil perhitungan B/C Ratio ayam sebesar Rp 281,400,-. Sedangkan dikatakan tidak layak karena nilai B/C untuk pendapatan bersih peternakan Ratio < dari bunga bank yang berlaku, ayam broiler Kunto dewo sebesar Rp bunga bank yang berlaku saat ini adalah 16,144,788. 4,50%. Analisis usaha pada penelitian ini KESIMPULAN menggunakan analisis BEP, analisis Berdasarkan hasil penelitian di atas, perubahan harga. R/C ratio dan B/C maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai Sistem produksi usahatani ayam broiler Hasil BEP Rp. 658,32 di peternakan Kunto Dewo meliputi peternakan Kunto Dewo mengalami empat tahap, yang pertama persiapan titik impas pada saat penerimaan Rp. kandang, proses persiapan kandang 658,32. terdiri dari proses pencucian dan produksi sebesar 12. 051,94 Kg artinya peternakan Kunto Dewo mengalami memasang tempat pakan dan tempat titik impas pada saat produksi sebesar minum, pemasangan tirai, pemasukan 051,94 Kg. Nilai BEP harga Rp DOC . ay old chic. Tahap kedua 251,02/ pemberian pakan dan minum, tahap Kunto Dewo mengalami titik impas ketiga pencatatan, dan tahap terakhir pada saat harga jual ayam seharga proses pemanenan. 251,02/ Kg. Nilai BEP luas sebesar Kg. Untuk BEP Biaya produksi pada peternakan ayam 4241,35 m2 artinya peternakan Kunto broiler Kunto Dewo terdiri dari Biaya Dewo mengalami titik impas pada saat tetap, biaya variabel, biaya penyusutan luas sebesar 4241,35 m2. Sedangkan peralatan dan kandang. Jadi jumlah diperoleh titik impas sebesar 3,62%, peternakan Kunto Dewo sebesar Rp yang artinya jika peternakan Kunto . iaya 422,526,612. p-ISSN: 2085-241X e-ISSN: 2599-3003 Jurnal Agromix Volume 8. No 1. Maret 2018 Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Dian. Krisno A. Richo. , 2013. Kelayakan Usaha Budidaya Ayam (Analisis Biaya Manfaat dan BEP pada Keanu Farm. Kenda. Skripsi. Program Studi Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Solikhin, 2011. Manajemen Ayam Broiler di Peternakan UD. Hadi PS Kecamatan Nguter Kabupaten Sukaharjo. Tugas Akhir. Program Diploma i Agibisnis Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Suratiyah. Ken. , 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta. Yunus. Muhammad. , 2007. Analisis Usaha Peternakan Ayam Broiler (Studi Kasus pada Usaha Peternakan Ayam Broiler di Kelurahan Borongloe. Kecamatan Bontomarannu. Kabupaten Gow. Jurnal Agrosistem. Dewo mengalami penurunan harga kurang dari 3,62% Maka peternakan Kunto Dewo tidak rugi atau mengalami Untuk nilai R/C Ratio sebesar 1. yang artinya bahwa usaha peternakan Kunto Dewo layak dijalankan, karena nilai R/C ratio > 1. Sedangkan untuk hasil perhitungan B/C Ratio sebesar 3,813 dan dikatakan tidak layak karena nilai BCR < bunga bank yang berlaku. DAFTAR PUSTAKA