Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 ANALISIS BUKU SISWA BAHASA INDONESIA KELAS IV BAB 7 BERDASARKAN BSNP DAN EYD Nayla Najmi Syakila1. Panca Dewi Purwati2. Handrini Ardhini Zaeni3. Pilarghana Sindhu Nur Ihza4. Aldila Saputri5. Nurul Laora Oktavia6 Universitas Negeri Semarang. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Ilmu Pendidikan dan Psikolog, naylan137@students. id, pancadewi@mail. markinigbg@students. id, pilarghana@students. saputrialdila28@students. id, nurullaurraoktaviia@students. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi Bab 7 AuAsal UsulAy dalam buku Bahasa Indonesia Lihat Sekitar untuk kelas IV SD berdasarkan instrumen BSNP dan kaidah kebahasaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V. Kajian dilakukan terhadap empat aspek utama, yaitu isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan, serta didukung dengan telaah linguistik pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan wacana. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari segi kebutuhan belajar, materi dalam Bab VII telah relevan dengan konteks kehidupan siswa, seperti pengenalan budaya, asal usul, serta keberagaman suku dan bahasa di Indonesia. Dari aspek isi, buku ini dinilai sesuai dengan capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, dan menyajikan materi yang aktual, bermakna, dan kontekstual. Secara kebahasaan, mayoritas penggunaan ejaan dan struktur kalimat sudah tepat, meskipun ditemukan beberapa kesalahan minor seperti penggunaan tanda baca dan konsistensi paragraf. Penyajian materi didukung dengan ilustrasi dan aktivitas reflektif yang mampu membangun motivasi belajar Kualitas tampilan juga memenuhi standar kegrafikaan yang mendukung keterbacaan. Secara keseluruhan, buku ini dinilai layak digunakan sebagai buku ajar dengan beberapa catatan perbaikan kecil demi peningkatan kualitas isi dan bahasa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi guru, penyusun buku, dan pemangku kebijakan untuk terus menyempurnakan kualitas buku ajar yang digunakan di jenjang sekolah dasar. KATA KUNCI: Bab Asal Usul. BSNP. EYD Edisi V. Kelayakan buku. kebutuhan belajar. Bab Asal Usul. ABSTRACT: This study aims to analyze the needs and feasibility of the content in Chapter AuAsal UsulAy (Origin. of the Bahasa Indonesia Lihat Sekitar textbook for Grade IV elementary students, based on the BSNP (National Education Standards Agenc. instrument and the Indonesian Spelling System (EYD) Edition V. The analysis covers four main aspects: content, language, presentation, and graphics, supported by linguistic examination at the levels of phonology, morphology, syntax, semantics, and discourse. The findings show that in terms of learning needs, the material in Chapter VII is relevant to studentsAo lives, particularly regarding the introduction of culture, origins, and IndonesiaAos ethnic and linguistic diversity. In terms of content, the book aligns well with the learning outcomes in the Merdeka Curriculum, presenting up-to-date, meaningful, and contextual material. From the linguistic aspect, most of the spelling and sentence structures are accurate, although several minor issues were found, such as punctuation errors and paragraph consistency. The presentation of the material is enhanced by illustrations and reflective activities that effectively stimulate studentsAo motivation. The visual design also meets the graphic quality standards that support readability. Overall, the book is considered suitable for use as a learning resource with a few minor revisions to improve the Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 quality of its content and language. These findings are expected to serve as constructive feedback for teachers, textbook authors, and policymakers in enhancing the quality of elementary-level KEYWORDS: Asal Usul chapter. BSNP. EYD Edition V. Textbook feasibility. learning needs PENDAHULUAN Berdasarkan Permendiknas RI Nomor 11 Tahun 2005 tentang Buku Teks Pelajaran Pasal 2 Ayat 3 menyatakan bahwa untuk menambah pengetahuan dan wawasan siswa, guru dapat menganjurkan siswa untuk membaca buku pengayaan dan buku referensi dalam proses Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2013 pasal 1 ayat 23 yang menyatakan bahwa buku teks pelajaran adalah sumber pembelajaran utama untuk mencapai kompetensi dasar dan kompetensi inti. Buku teks merupakan buku yang telah ditetapkan sebagai pegangan dalam pembelajaran. Pengertian tersebut menunjukkan idealnya buku teks sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional dan berfungsi mendukung terbentuknya kompetensi lulusan siswa. Buku teks sebagai sumber belajar menjadi pegangan. Buku teks yang disusun dengan struktur yang baik dan bahasa yang sesuai usia mampu meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep siswa secara signifikan (Rahmawati & Santosa, 2. Oleh karena itu, penyusunannya disesuaikan dengan tujuan pengajarannya. Buku teks yang baik hendaknya memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi, wacana memenuhi aspek keterbacaan, serta informasi yang disajikan mudah dipahami (Pebriana. Dalam konteks pendidikan saat ini, buku teks pelajaran berperan penting dalam mengarahkan proses pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa sesuai Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013 yang telah diperbarui. bahwa materi pembelajaran yang dekat dengan pengalaman hidup siswa akan lebih mudah dipahami dan Kurikulum Merdeka juga mendorong penggunaan pendekatan tematik integratif dan aktivitas reflektif yang merangsang pemikiran kritis dan empati sosial siswa (Hidayah. Terdapat beberapa kejanggalan pada buku teks yang beredar, baik yang dijadikan pegangan wajib maupun sebagai bahan pendukung. Pertama, ada buku teks yang materinya tidak sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh kurikulum. Kedua, beberapa buku hanya menyajikan materi secara ringkas tanpa penjelasan yang memadai. Ketiga, ada buku yang menggunakan bahasa atau penjelasan yang terlalu teknis sehingga sulit dipahami. Keempat, sejumlah buku teks tidak cocok dengan pola pikir atau tingkat pemahaman siswa. Kelima, terdapat buku yang kurang relevan atau sulit diterapkan dalam konteks pembelajaran yang sebenarnya (Afriansyah & Tahir. Untuk menjamin kualitas buku ajar. Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menetapkan empat aspek kelayakan buku teks, yaitu kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan Keempat aspek ini menjadi indikator penting dalam mengevaluasi buku ajar yang layak digunakan di sekolah. Kelayakan isi meliputi kesesuaian dengan elemen pembelajaran dan konteks aktual. aspek bahasa mencakup penggunaan ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V, yang menjadi rujukan kebahasaan terbaru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (Sulastri & Yulis, 2. Aspek penyajian berfokus pada logika penyusunan materi, keterpaduan antarbagian, dan kemampuan buku dalam Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 membangkitkan motivasi belajar. Sementara itu, aspek kegrafikaan mencakup pemilihan jenis huruf, tata letak, ilustrasi, dan kemenarikan visual buku yang menunjang keterbacaan dan kenyamanan siswa saat belajar (Prasetyo, 2. Buku teks yang disusun berdasarkan standar nasional pendidikan ini membantu guru dalam menyampaikan materi secara sistematis dan memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran sehingga tercapai kompetensi yang diharapkan (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Bab VII AuAsal UsulAy dalam buku Bahasa Indonesia Lihat Sekitar edisi revisi 2023 untuk kelas IV SD merupakan salah satu bagian penting yang memuat pembelajaran berorientasi budaya dan Tema ini dianggap strategis karena dapat membentuk kesadaran budaya, menghargai perbedaan, serta memperkuat identitas nasional sejak usia dini. Namun demikian, perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui apakah materi dalam bab ini telah memenuhi kebutuhan belajar siswa sekolah dasar serta sesuai dengan standar BSNP dan kaidah EYD Edisi ke-V. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kebutuhan dan kelayakan Bab AuAsal UsulAy sebagai bagian dari buku teks Bahasa Indonesia kelas IV. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kualitas buku ajar serta menjadi bahan pertimbangan bagi guru, penulis buku, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menggambarkan secara mendalam dan objektif mengenai kelayakan dan kesesuaian materi dalam buku teks Bahasa Indonesia Lihat Sekitar kelas IV Bab AuAsal UsulAy berdasarkan standar BSNP dan kaidah kebahasaan EYD Edisi V. Pendekatan kualitatif sangat relevan digunakan dalam penelitian ini karena fokus utama kajian adalah pada telaah isi, kebahasaan, penyajian, dan tampilan buku tanpa manipulasi variabel. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui penelaahan dokumen, yakni buku teks yang menjadi objek kajian, serta instrumen evaluasi kelayakan buku teks yang disusun mengacu pada indikator dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Analisis dilakukan terhadap empat aspek utama: . kelayakan isi, . kelayakan kebahasaan, . kelayakan penyajian, dan . kelayakan Selain itu, kajian juga diperkuat dengan analisis linguistik pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan wacana, dengan mengacu pada kaidah EYD Edisi V. Prosedur analisis dilakukan melalui langkah-langkah berikut: . mengidentifikasi dan mengkategorikan elemen-elemen penting pada Bab AuAsal UsulAy yang berkaitan dengan keempat aspek kelayakan, . mencatat kekuatan dan kelemahan materi berdasarkan indikator BSNP dan kaidah kebahasaan, serta . menginterpretasikan data secara deskriptif untuk menyusun simpulan dan rekomendasi. Teknik analisis data dilakukan secara induktif dan kualitatif, sehingga hasil yang diperoleh bersifat naratif, mendalam, dan kontekstual. Metode ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif terhadap sejauh mana buku tersebut memenuhi kebutuhan belajar siswa dan standar mutu buku ajar. Hasil penelitian ini juga ditujukan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam peningkatan kualitas pengembangan buku teks di jenjang sekolah dasar. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil analisis terhadap buku Bahasa Indonesia Lihat Sekitar Bab AuAsal UsulAy kelas IV Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 SD menunjukkan bahwa secara umum buku ini telah memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan oleh BSNP, baik dari aspek isi, kebahasaan, penyajian, maupun kegrafikaan. Selain itu, materi dalam bab ini juga dinilai sesuai dengan kebutuhan belajar siswa karena menyajikan konten yang aktual, kontekstual, dan mendukung penguatan literasi serta karakter Kelayakan Isi Dari aspek isi. Bab AuAsal UsulAy dinilai sesuai dengan elemen-elemen capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Materi dalam bab ini mengembangkan kemampuan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara melalui kegiatan-kegiatan yang terintegrasi dengan tema kebudayaan dan asal usul nenek moyang bangsa Indonesia. Aktivitas seperti menyanyikan lagu AuNenek MoyangkuAy, membaca teks narasi AuNenek Moyang KitaAy dan AuBatik BesurekAy, serta menulis hasil wawancara tentang asal-usul keluarga siswa merupakan bentuk pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Materi juga dinilai aktual, dengan pengenalan kosakata serapan dari bahasa asing serta refleksi tentang keberagaman budaya yang sangat relevan dengan realitas sosial siswa saat ini. Kelayakan Kebahasaan Dari aspek kebahasaan, sebagian besar penggunaan ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat dalam buku ini sudah tepat dan sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V. Namun, masih ditemukan beberapa kesalahan minor, antara lain: Penggunaan tanda titik dua yang tidak tepat setelah kata "contoh", "alat dan bahan", dan "cara". Beberapa paragraf tidak ditulis menjorok ke dalam, seperti pada teks halaman 161 dan 169. Ketidakkonsistenan tanda baca dalam kalimat dialog, serta pemisahan paragraf yang kurang Meskipun demikian, keseluruhan penggunaan bahasa tergolong lugas dan mudah dipahami oleh siswa kelas IV, dengan kalimat-kalimat yang tidak terlalu panjang dan struktur sintaksis yang sederhana. Kelayakan Penyajian Aspek penyajian dinilai menarik dan membangkitkan motivasi belajar siswa. Materi disajikan melalui ilustrasi berwarna, cerita naratif, lagu, serta tugas diskusi dan kreativitas seperti mewarnai kain dan membuat kamus pribadi. Setiap subbagian dilengkapi dengan aktivitas pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa dan memungkinkan penguatan nilai-nilai seperti keberagaman, gotong royong, dan refleksi diri. Selain itu, pada akhir bab terdapat refleksi belajar yang membantu siswa merefleksikan pengalaman dan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari. Kelayakan Kegrafikaan Dari aspek tampilan, buku ini menggunakan ukuran A4 dengan jenis huruf yang sesuai untuk anak usia SD. Desain visual buku memadukan teks dengan ilustrasi yang konsisten dan mendukung pemahaman isi. Penggunaan huruf tebal dan miring telah diterapkan secara efektif untuk menandai istilah penting dan instruksi. Ilustrasi yang ditampilkan relevan dengan tema bab dan disusun secara menarik untuk menarik minat baca siswa. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 Tabel 1. Kualitas Isi Kualifikasi Aspek Kesesuaian isi dengan Elemen dan CP Sesuai Keaktualan atau kemuktahiran Sesuai Tabel 2. Kualitas Bahasa Aspek Kualifikasi Hasil Analisis (Data Pendukun. Materi dalam Bab VII elemenelemen penting yang selaras dengan capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, memahami teks narasi. Menyampaikan pendapat, dan menulis Konjungsi antarkalimat. Bab ini juga mendukung Pengembangan keterampilan literasi siswa melalui aktivitas Materi yang disajikan dengan konteks budaya lokal dan global, seperti serapan dari bahasa membangun hubungan Penyajian materi juga mengikuti keberagaman budaya di Indonesia. Hasil Analisis (Data Pendukun. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 Ketepatan penggunaan ejaan Tepat Penggunaan ejaan Kelugasan Lugas Aspek Tabel 3. Kualitas Penyajian Kualifikasi Pembangkit motivasi belajar Menarik dengan EYD edisi Tidak kesalahan seperti penggunaan huruf kapital, tanda baca, atau penulisan kata Bahasa yang digunakan lugas, sederhana, dan mudah dipahami oleh siswa kelas IV SD. Kalimatkalimatnya tidak terlalu panjang siswa untuk memahami isi teks. Hasil Analisis (Data Pendukun. Ilustrasi berwarna dan ceria minat siswa untuk mempelajari materi. Ada bagian refleksi pengalaman mereka Ada tidaknya soal latihan pada setiap akhir bab Lugas Setiap dilengkapi dengan Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 pemahaman, latihan menulis, dan tugas Tabel 4. Kualitas Kegrafikan Kualifikasi Aspek Ukuran buku, ukuran, jenis, dan format huruf Tepat Hasil Analisis (Data Pendukun. Buku ini merupakan buku pelajaran SD ukuran A4 . x 29,7 c. Ukuran ini cukup ideal karena yang cukup untuk teks dan ilustrasi, kegiatan belajar. Dari isi buku, buku huruf Noto Sans 12/16 pt. SIL Open Font License. Format huruf dalam Bahasa Indonesia Lihat Sekitar materi dengan lebih Penggunaan huruf tebal . Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 menyoroti kata-kata kunci, seperti dalam sehingga siswa dapat Selain . istilah khusus atau Penggunaan ilustrasi Sesuai Ilustrasi di sampul bab relevan dengan tema "Asal Usul," menampilkan anakanak pakaian adat yang keragaman budaya Indonesia. Gaya menarik bagi anakanak gaya dan tampilan di Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa. Sastra, dan Pengajarannya Volume . Nomor . Juli 2023 ISSN: 2721-1533 meningkatkan minat lustrasi dalam buku pemahaman materi, menjelaskan konsep KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis terhadap Bab AuAsal UsulAy dalam buku Bahasa Indonesia Lihat Sekitar kelas IV SD, dapat disimpulkan bahwa buku ini telah memenuhi kelayakan sebagai buku ajar berdasarkan empat aspek standar BSNP, yaitu isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan. Materi yang disajikan tidak hanya sesuai dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka, tetapi juga relevan dengan konteks kehidupan peserta didik, seperti keberagaman budaya dan asal-usul masyarakat Indonesia. Dari sisi kebahasaan, buku ini umumnya telah mengikuti kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V, meskipun ditemukan beberapa kesalahan minor yang tidak signifikan terhadap pemahaman siswa. Penyajian materi yang dilengkapi dengan ilustrasi, kegiatan reflektif, dan penugasan kolaboratif menjadikan buku ini menarik dan mendukung motivasi belajar. Aspek kegrafikaan juga mendukung keterbacaan dan daya tarik visual yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Oleh karena itu. Bab AuAsal UsulAy dalam buku ini dinilai layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar, dengan catatan perlu dilakukan perbaikan minor pada beberapa bagian kebahasaan dan konsistensi penyajian. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, pengembang buku ajar, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas buku teks Bahasa Indonesia di jenjang sekolah dasar. DAFTAR PUSTAKA