4346 EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Pengaruh Green Accounting. Good Corporate Governance dan Sales Growth Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Industri yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2023 Dwi Dita Ratnasari1. Maria Yovita R Pandin2 Universitas 17 Agustus 1945 E-mail: 1222100166@surel. untag-sby. id1, yovita87@untag-sby. Article History: Received: 10 Desember 2024 Revised: 08 Januari 2025 Accepted: 11 Januari 2025 Keywords: Green Accounting. Good Corporate Governance. Sales Growth. Kinerja Keuangan Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, good corporate governance, dan sales growth terhadap kinerja keuangan perusahaan yang tergabung dalam sektor industru dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 Ae 2023. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif, dengan teknik Sampel yang dianalisis terdiri dari 9 perusahaan sektor industri selama tahun 2020 Ae 2023, dan menghasilkan total 36 data laporan keuangan. Dalam analisis data, penelittian ini menggunakan outer model, inner model serta path analysis yang didukung oleh perangkat lunak Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa green accounting memiliki pengaruh positif dan signifkan terhadap kinerja keuangan, demikian pula good corporate governance dan sales growth, yang juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. PENDAHULUAN Dalam era bisnis yang semakin kompetitif dan berkelanjutan, perusahaan dituntut untuk menghadapi tantangan kompleks dalam mengelola dampak lingkungan dan memenuhi harapan pemangku kepentingan. Pesatnya pertumbuhan ekonomi dan industri sering meningkatkan eksploitasi sumber daya alam dan pencemaran lingkungan, sehingga muncul kesadaran global akan pentingnya tanggung jawab lingkungan. Selain profitabilitas, perusahaan kini dinilai berdasarkan dampak sosial dan lingkungan yang dikelolanya. Kinerja keuangan merupakan indikator utama untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan melalui analisis aspek seperti pendapatan, laba, dan rasio keuangan. Kinerja keuangan merupakan evaluasi menyeluruh terhadap kesehatan keuangan suatu perusahaan, termasuk analisis berbagai aspek keuangan seperti penjualan, laba bersih, arus kas dan rasio keuangan (Firdianto & Sudiyatno, 2. Ada berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis, termasuk faktor Ae faktor yang mempunyai faktor signifikan terhadap kinerja bisnis, namun dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu faktor mikro dan faktor makro. Faktor mikro meliputi faktor internal dan faktor makro meliputi faktor eksternal. Bagi calon investor, kinerja keuangan suatu perusahaan merupakan indikator akurat yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan investasi. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2024 Sektor industri berperan penting dalam perekonomian Indonesia, menyumbang 19,88% terhadap PDB pada 2022, dengan pertumbuhan 4,84%. Namun, sektor ini menghadapi tantangan seperti emisi karbon, pencemaran, dan konsumsi sumber daya yang berlebihan. Pertumbuhan industri, saat ini telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian global, termasuk di Indonesia. Kemajuan di bidang industri mendorong persaingan industri semakin ketat. Banyak perusahan industri yang berlomba Ae lomba dalam melakukan inovasi produk yang akan menarik minat pasar sasaran. Salah satu tantangan utama dalam pertumbuhan industri adalah dampak negatif terhadap lingkungan. Untuk mengatasi dampak negatif tersebut, konsep akuntansi hijau seperti biaya perlindungan lingkungan dan produk ramah lingkungan yang mendukung kinerja keuangan jangka panjang menjadi penting. Faktor akuntansi hijau yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan antara lain hasil lingkungan, pengeluaran lingkungan, keterlibatan perusahaan dalam perlindungan lingkungan dapat digunakan untuk megukur kinerja lingkungannya (Risal et al. , 2. Selain itu, terbukti bahwa penerapan good corporate governance (GCG), yang mencakup peran dewan direksi dan dewan komisaris, meningkatkan efisiensi manajemen dan kinerja keuangan Dalam hal ini kinerja perusahaan, penerapan good corporate governance adalah salah satu kunci sukses untuk mendapatkan keuntungan jagka panjang dan dapat bersaing dengan perusahaan di seluruh dunia (Suryanto, 2. Dewan komisaris independen dan komite audit mengawasi kebijakan dan keputusan untuk mencapai tujuan perusahaan (Lindra et al. , 2. Faktor lain seperti sales growth juga berpengaruh, karena keberhasilan strategi perusahaan mencerminkan pertumbuhan pernjualan dan menarik investor. Hal ini didukung oleh penelitian (Putri & Wuryani, 2. Yang menemukan bahwa peningkatan penjualan berdampak pada kinerja keuangan bisnis. Keberhasilan strategi perusahaan ditunjukkan oleh peningkatan tingkat penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan bukti empiris sebelumnya tentang bagaimana kinerja keuangan perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI selama periode 2020 Ae 2023 yang dipemgaruhi oleh green accounting, good corporate governance dan sales growth. Akuntansi Manajemen Menurut (Santoso et al. , 2. akuntansi manajemen merupakan informasi keuangan yang dibuat oleh bagian manajemen dari suatu proses atau kegiatan perusahaan atau organisasi yang digunakan untuk melaksanakan fungsi manajemen dan membuat keputusan keuangan. Yang dimaksud akuntansi manajemen adalah bidang manajemen yang menyajikan berbagai laporan untuk tujuan membuat keputusan keuangan. Semua proses yang berkaitan dengan perencanaan manajemen akan didasarkan pada proses akuntansi yang bertujuan untuk menyajikan segala bentuk laporan sebagai satuan usaha untuk kepentingan pihak internal dalam melaksanakan proses nanajemen, yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian (INursanty et al. , 2. Akuntansi manajemen . anagement accountin. ialah proses mengidentifikasi, mengukur, menganalisis dan menyampaikan informasi keuangan dalam membuat laporan keuangan secara akurat dan tepat waktu sehingga manajer dapat membuat keputusan baik jangka pendek maupun jangka panjang berdasarkan data dari laporan keuangan sebelumnya (Melinda, 2. Green Accounting Menurut (Marwah, 2. green accounting adalah ide bahwa perusahaan mengutamakan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan dan efisien untuk mengembangkan bisnis yang a. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 ramah lingkungan dan bermanfaat bagi Masyarakat. Tujuan green accounting adalah memberikan informasi tentang kinerja perusahaan berdasarkan perlindungan dan pemeliharaan lingkungan, dengan mengidentifikasi, mengumpulkan, menghitung dan analisis material dan energi biaya, hal ini dilakukan dengan menemukan, mengumpulkan, menghitung dan menganalisis biaya materials dan energi menggunakan laporan internal tentang biaya lingkungan dan menyediakan biaya lain yang relevan sehingga perusahaan tidak dapat membuang sumber daya tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat asosiasi (Yuliana & Sulistyawati, 2. Green accounting adalah jenis akuntansi yang memasukkan biaya lingkungan ke dalam kinerja keruangan. Premis dasar green accounting adalah bahwa perusahaan perlu menginternalisasi biaya lingkungan. Good Corporate Governance Menurut (Avilya & Ghozali, 2. , good corporate governance dapat didefinisikan sebagai set peraturan yang mengatur bagaimana direktur, pemegang saham, kreditur, pemerintah, karyawan dan pemangku kepentingan lainnya di dalam dan di luar perusahaan bertindak sesuia dengan kewajiban dan haknya. Tanggung jawab atau dengan kata lain suatu sistem yang mengatur dan mengawasi bisnis. Secara umum istilah tata kelola perusahaan didefisnisikan sebagai pengaturan dan pengendalian perusahaan. Definisi ini dapat dilihat baik dari sudut pandang hubungan antara berbagai pihak yang mengurus perusahaan maupun dari sudut pandang Aunilai Ae nilaiAy yang terkandung dalam mekanisme itu sendiri. Menurut (Suroso, 2. , good corporate governance adalah rangkaian proses terstruktur yang digunakan untuk mengelola, mengarahkan, dan memimpin bisnis atau usaha koperasi dengan tujuan meningkatkan nilai dan kontiunitas bisnis. Sales Growth Menurut kasmir (Kasmir, 2. kemampuan perusahaan untuk mempertahankan posisi ekonomi dan sektor usaha disebut pertumbuhan penjualan. Pertumbuhan penjualan merupakan ukuran seberapa baik suatu perusahaan meningkatkan penjualan dibandingkan dengan total Pertumbuhan penjualan dapat dihitung dengan membandingkan presentase yang merupakan perubahan pendapatan pada tahun tertentu, dengan pendaparan tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan yang kuat akan mendorong peningkatan laba yang diperoleh perusahaan, yang pada gilirannya juga akan berdampak pada peningkatan laba perusahaan yang akan mendorong peningkatan laba ditahan dan pada akhirnya mempengaruhi pertumbuhan ekuitas, sebaliknya pertumbuhan penjualan yang rendah akan menyebabkan berkurangnya laba yang direalisasi, yang pada akhirnya akan mempengaruhi besarnya pengembalian laba ditahan dan pertumbuhan modal ekuitas. Hal ini, dikarenakan konsumen membeli produk tersebut sehingga pertumbuhan penjualan dapat dipahami sebagai peningkatan penjualan setiap tahun. Perusahaan meninjau penjualan tahun sebelumnya sehingga dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia (Ziliwu & Ajimat, 2. Kinerja Keuangan (Krisnawati, 2. , kinerja keuangan adalah hasil operasi berbagai departemen dalam perusahaan, yang ditunjukkan melalui keadaan keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Kinerja keuangan dinilai berdasarkan indikator kecukupan modal, likuiditas dan profiabilitas. Menurut (Makatita, 2. , kualitas kinerja keuangan yang baik sangat penting untuk pertumbuhan Ada dua cara untuk menilai suatu perusahaan yaitu berdasarkan data kinerja keuangan atau berdasarkan non kinerja keuangan. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2024 Hipotesis H1 : Green Accounting berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI periode 2020 Ae 2023 H2 : Good Corporate Governance berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI periode 2020 Ae 2023 H3 : Sales Growth berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI periode 2020 Ae 2023. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dengan sumber data sekunder. Populasi yang menjadi fokus penelitian adalah perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 Ae 2023. Populasi penelitian mencakup semua perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria sampel. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 9 perusahaan yang memenuhi syarat sebagai sampel penelitian. Variabel independen yang dianalisis ialah green accounting dengan indikator biaya lingkungan dan proper, good corporate governance dengan indikator dewan direksi dan dewan komisaris serta sales growth yang dihitung berdasarkan presentase pertumbuhan penjualan. Variabel dependen kinerja keuangan dengan indikator ROA dan ROE. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji inner model, outer model dan path analysis yang dibantu dengan software PLS 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Evaluasi Meansurement (Oute. Model Sumber: Data diolah oleh penulis Gambar 1. Outer Loading Tabel 1. Outer Loading Good Corporate Governance (X. Biaya Lingkungan Dewan Direksi Dewan Komisaris Green Accounting (X. 0,956 Kinerja Keuangan (Y) Sales Growth (X. 0,926 0,991 ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Proper ROA ROE Sales Growth 0,775 0,762 0,979 1,000 Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan Tabel 1, menunjukkan bahwa masing Ae masing indikator variable penelitian green accounting (X. yang diproyeksikan dengan indikator proper dan biaya lingkungan, good corporate governance (X. yang diproyeksikan dengan indikator dewan direksi dan dewan komisaris, sales growth (X. yang diproyeksikan dengan indikator sales growth dan kinerja keuangan (Y) yang diproksikan dengan indikator ROA dan ROE, sudah memiliki nilai outer loading diatas 0,7 yang berarti ada hubungan baik antara indikator terhadap masing Ae masing Tabel 2. Validity Cross-Loading Good Corporate Governance (X. Green Accounting (X. Kinerja Keuangan (Y) Sales Growth (X. Biaya Lingkungan -0,143 0,956 0,458 0,363 Dewan Direksi 0,926 -0,178 0,097 -0,422 Dewan Komisaris 0,991 -0,073 0,281 -0,373 Proper 0,017 0,775 0,212 -0,188 ROA 0,227 0,047 0,762 0,042 ROE 0,220 0,501 0,979 0,333 Sales Growth -0,395 0,210 0,284 1,000 Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan Tabel 2 menunjukkan bahwa indikator yang digunakan dalam penelitian ini memiliki validitas diskriminan yang tinggi dalam menyusun masing Ae masing variabel. Tabel 2 menunjukkan bahwa masing Ae masing indikator pada variabel yang dibentuk memiliki nilai cross loading tertingi jika dibandingkan dengan nilai cross loading pada variabel lain. Tabel 3. Average Variance Extracted (AVE) Good Corporate Governance (X. Average variance extracted (AVE) 0,920 Green Accounting (X. 0,758 Kinerja Keuangan (Y) 0,769 Sales Growth (X. 1,000 Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan tabel 3 diketahui bahwa nilai AVE untuk setiap variabel lebih dari 0,50, yang berarti bahwa variabel setengah dari indikator dapat dijelaskan dan memiliki nilai validitas komposit yang baik. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2024 Tabel 4. Composite Reability Good Corporate Governance (X. Green Accounting (X. Kinerja Keuangan (Y) Sales Growth (X. Composite reliability . 1,824 1,025 1,567 1,000 Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian memenuhi syarat untuk reliabilitas komposit dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh nilai reliabilitas komposit masing Ae masing variabel lebih dari 0,60. Tabel 5. CronbachAos Alpha Good Corporate Governance (X. Green Accounting (X. Kinerja Keuangan (Y) Sales Growth (X. Cronbach's Alpha 0,930 0,715 0,759 1,000 Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan tabel 5 dapat diketahui bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh nilai cronbachAos alpha masing Ae masing variabel adalah 0,70. Tabel 6. R-Square Kinerja Keuangan (Y) R Square 0,371 Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan tabel 6 menunjukkan bahwa nilai R-Square sebesar 0. 371 menunjukkan bahwa variabel kinerja keuangan (Y) sebesar 0,371 atau 37,1%. Yang dapat dijelaskan oleh green accounting (X. , good corporate governance (X. dan sales growth (X. Variabel terakhir 0,629 atau 62,9% tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini. Sumber: Data diolah oleh penulis Gambar 2. Output Bootsrapping a. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Tabel 7. Uji Hipotesis Sumber: Data diolah oleh penulis Berdasarkan tabel 7 telihat bahwa diantara ketiga hipotesis penelitian ini, variabel green accounting (X. , good corporate governance (X. dan sales growth (X. Hasil uji hipotesis sebagai berikut: H1: Green accounting mempunyai pengaruh yang signifikan dan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dengan besar original sampel (O) 0,389, dan hasil t-statistik sebesar 2,086 < 1,96 dan p-values sebesar 0,038 > 0,005. Artinya green accounting mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Oleh karena itu. H1 diterima. H2: Good corporate governance mempunyai pengaruh yang signifikan dan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dengan besar original sampel (O) 0,426, hasil t-statistik sebesar 2,120 < 1,96 dan p-values sebesar 0,035 > 0,005. Artinya good corporate governnace berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Oleh karena itu. H2 diterima. H3: Sales growth mempunyai pengaruh yang signifikan dan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dengan besar original sampel (O) 0,370, hasil t-statistik sebesar 2,371 > 1,96 dan p-values sebesar 0,018 > 0,005 yang berarti sales growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Oleh karena itu. H3 diterima. Pembahasan Pengaruh Green Accounting Terhadap Kinerja Keuangan Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Hal ini terliihat dari bagaimana perusahaan mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam laporan keuangan mereka. Penerapan green accounting dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi pemborosan sumber daya dan biaya energi, yang pada gilirannya memperbaiki profittabilitas. Selaian itu, perusahaan yang menerapkan green accounting sering kali mendapatkan kepercayaan lebih dari konsumen dan investor, yang dapat mendorong peningkatan pendapatan dan nilai saham. Penerapan yang baik juga dapat membantu perusahaan menghindari denda atau sanksi lingkungan yang berkontribusi pada pengelolaan risiko keuangan yang baik. Denga mengadopsi praktik ramah lingkungan, perusahaan tidak hanya menunjukkan tanggung jawab sosial, tetapi juga memperoleh keuntungan kompetitif dalam pasar yang semakin peduli terhadap keberlanjutan. Penelitian ini konsisten a. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2024 dengan penelitian (Angelina & Nursasi, 2. bahwa green accounting berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini membantah dengan penelitian (Rahmadani et al. , 2. menyatakan bahwa green accounting tidak mempengaruhi kinerja keuangan. Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa good corporate governance berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan sehingga H2 diterima. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana perusahaan perusahaan menerapkan prinsip Ae prinsip good corporate governance yang baik, yang berdampak pada peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik. Penerapan good corporate governance yang baik diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang yang mengarah pada keberlanjutan perusahaan. Namun, meskipun pengaruh good corporate governanve terhadap kinerja keuangan perusahaan positif, hal ini tidak hanya bergantung pada kuantitas dewan komisaris dan dewan direksi, tetapi juga pada kualitas mereka. Perusahaan yang memiliki dewan komisaris dan dewan direksi yang profesional, kompeten dan memiliki keahlian yang relevan dibidangnya, cenderung memilki kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan perusahaan yang mengandalkan jumlah anggota dewan yang banyak tanpa memperhatikan Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh laksamata & rachmawati . yang mengemukakan bahwa dean direksi dan dewan komisaris memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh (Febrina & Sri, 2. , yang mengemukakan bahwa dewan komisaris memiliki pengaruh positif terhadap kinerja keuangan dan dewan direksi tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan. Pengaruh Sales Growth Terhadap Kinerja Keuangan Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sales growth berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan sehingga H3 diterima. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa sales growth mencerminkan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan penjualanya dari waktu ke waktu, yang pada gilirannya berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan profitabilitas. Peningkatan penjualan seringkali mencerminkan adanya peningkatan permintaan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan serta keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan strategi pemasaran dan distribusi yang Oleh karena itu, peningkatan penjualan dapaat menjadi alat penting untuik mengukur kinerja keuangan suatu perusahaan. Tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan lebih mengandalkan modal eksternal, tingkat pertumbuhan yang lebih rendah menunjukkan bahwa perusahaan tersebut dapat melakukan kinerja keungan secara efektif. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Yuliani, 2. yang mengatakan bahwa sales growth berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. KESIMPULAN Penelitian menunjukkan bahwa green accounting, good corporate governance (GCG), dan sales growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor industri di BEI periode 2020Ae2023. Green Accounting praktik berkelanjutan meningkatkan profitabilitas dan manfaat jangka panjang sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Good Corporate Governance Penerapan GCG yang efektif meningkatkan kepercayaan investor, efisiensi, dan mengurangi risiko, sehingga berkontribusi pada keberhasilan jangka panjang perusahaan. Sales a. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 GrowthPertumbuhan penjualan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan operasional dan laba bersih, mendukung kinerja keuangan yang optimal. Perusahaan disarankan untuk memperkuat penerapan GCG, strategi penjualan yang berkelanjutan, dan efisiensi untuk keberlanjutan kinerja. DAFTAR REFERENSI Angelina. , & Nursasi. Pengaruh Penerapan Green Accounting Dan Kinerja Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Jurnal Manajemen Dirgantara, 14. , 211. Avilya. , & Ghozali. Pengaruh Intellectual Capital. Good Corporate Governance Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2018-2. Diponegoro Journal of Accounting, 11. , 1Ae15. http://ejournal-s1. id/index. php/accounting Febrina. , & Sri. Pengaruh Dewan Komisaris. Dewan Direksi. Komite Audit. Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kinerja Keuangan. Jurnal Informasi Akuntansi. Firdianto. , & Sudiyatno. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2022. Costing: Journal Of Economic. Business and Accounting, 7. , 11470Ae11484. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan (Edisi Revis. PT. Raja Grafinfo Persada. Krisnawati. Analisis Kinerja Keuangan Pada Expedisi Lancar Group. Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 13. , 162Ae168. Lindra. Suparlinah. Wulandari. , & Sunarmo. Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba. Bisnis Dan Akuntansi (JEBA), 24. Makatita. Pentingnya Kinerja Keuangan Dalam Mengatasikesulitan Keuangan Perusahaan: Suatu Tinjauan Teoritis. , 137Ae150. Nursyanti. Jusmarni. Minarni. Fauzi. Rachmawati. Maria. Febryanty, & Maqsudi, . Akuntansi Manajemen. Seval Literindo Kreasi. Putri. , & Wuryani. Pengaruh Modal Kerja. Kepemilikan Manajer dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Yang Tercatat Di Bei Selama Periode 2015-2017. Jurnal Akuntansi Unesa, 8. Rahmadani. Widya. Suhartini. , & Widoretno. Pengaruh Green Accounting Dan Kepemilikan Saham Publik Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Pengungkapan Csr Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Sektor Industri Dasar Dan Kimia Yang Terdaftra Di Bei Tahun 2015-2019. Fair Value:Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan 4, 132Ae146. Risal. Lubis. , & Argatha. Implementasi Green Accounting Terhadap Profitabilitas Perusahaan. Accumulated Journal (Accounting and Management Research Edition, 2. , 73Ae85. Santoso. Putri. Pratiwi. Ervina. Damayanti. Betriana. , & Putri. Akuntansi Manajemen (Fachrurazi. Ed. Eureka Media Aksara. Suroso. Good Corporate Governance. CV. Penerbit Qiara Media. Suryanto. Analisis Pengaruh Penerapan Good Corporate Governnace Terhadap Kinerja Keuangan. Jrunal Bima Manajemen, 8. , 1Ae33. Yuliani. Pengaruh Struktur Modal. Likuiditas dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Kinerja Keuangan. Jurnal Ilmu Manajemen, 10. , a. ISSN: 2828-5298 . EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2024 https://doi. org/10. 32502/jimn. Ziliwu. , & Ajimat. Pengaruh Umur Perusahaan Dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Dirupsi Bisnis, 4. ISSN: 2828-5298 .