Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Volume 6. Nomor 2. September 2025 ISSN 2721 - 4311 http://jurnal. id/index. php/JISP Analisis Framing terhadap Pemberitaan Fenomena Mahasiswa Aceh Usir Imigran Rohingya Din Eri Pratama1*. Nabila Syifa Apriliana2. Luluatu Nayiroh3. Tri Susanto4 . Ilmu Hukum. Fakultas Hukum. Universitas Singaperbangsa Karawang. Indonesia 2,3,. Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Singaperbangsa Karawang. Indonesia *E-mail: dineripratama@gmail. Abstrak Pengungsi Rohingya masuk ke Indonesia dan jumlahnya bertambah sepanjang tahun karena terdapat konflik di negara asalnya Myanmar. Mahasiswa berupaya menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah mengenai keresahan yang dirasakan masyarakat Aceh terhadap pengungsi yang menjadi kerusuhan pada aksi yang terjadi di tempat pengungsian etnis Rohingya. Media membingkai peristiwa yang terjadi dengan memilih fakta dan isu yang akan disebar ke khalayak luas seperti media Kompas. com dan CNN Indonesia. Dengan menggunakan analisis framing Robert N Entman dan teori kontruksi sosial yang mengungkapkan bahwa dalam satu peristiwa media-media tidak memberikan informasi yang sama karena memiliki seleksi fakta dan pemahaman yang dikemas secara berbeda oleh Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang digunakan untuk memahami dan mengungkapkan peristiwa pengusiran yang dilakukan oleh mahasiswa kepada pengungsi Rohingya serta pengemasan berita yang dilakukan oleh Kompas. com dan CNN Indonesia mengenai peristiwa pengusiran yang dilakukan mahasiswa aceh kepada pengungsi Rohingya. Kata Kunci: Mahasiswa Aceh. Pengungsi Rohingya. Kompas. CNN Indonesia. Framing Abstract Rohingya refugees enter Indonesia and their numbers increase throughout the year due to conflict in their home country of Myanmar. Students are trying to convey the aspirations of the community to the government regarding the anxiety felt by the people of Aceh towards refugees who became riots during the actions that took place at the Rohingya ethnic refugee camp. The media frames the events that occur by selecting facts and issues that will be disseminated to a wide audience such as Kompas. com and CNN Indonesia media. By using Robert N. Entman's framing analysis and social construction theory which reveals that in one event the media do not provide the same information because they have a selection of facts and understandings that are packaged differently by journalists. The method used in this research is a qualitative method used to understand and reveal incidents of expulsion carried out by students against Rohingya refugees as well as news packaging carried out by Kompas. com and CNN Indonesia regarding incidents of expulsion carried out by Acehnese students against Rohingya refugees. Keywords: Acehnese Students. Rohingya Refugees. Kompas. CNN Indonesia. Framing Cara citasi : Pratama. Din Eri. Apriliana. Nabila Syifa. Nayiroh. Luluatu. Susanto. Tri. Analisis Framing terhadap Pemberitaan Fenomena Mahasiswa Aceh Usir Imigran Rohingya. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 6 No 2 September 2025, 134-142. DOI: https://doi. org/10. 30596/jisp. Naskah diterima : 09-10-2024 Revisi akhir : 02-04-2025 Disetujui : 25-08-2025 Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 2. September 2025: 134-142 PENDAHULUAN Myanmar melakukan aksi genosida kepada etnis Rohingya yang menyebabkan 000 warga harus melarikan diri ke negara lain untuk memperoleh perlindungan (Reditya, 2. Pengungsi rohingya masuk ke Indonesia sejak 2015 dengan jumlah pengungsi sebanyak 1759 namun pada tahun 2020 terdapat 913 pengungsi Rohingya. Pada halaman w. UNHCR. org mencatat peningkatan enam kali lipat jumlah pengungsi Rohingya pada 16 Februari 2023. Saat ini Indonesia telah menampung 1000 orang yang berasal dari Rohingya (Sari, 2. Mahasiswa Aceh, menyuarakan keresahan masyarakat Aceh terhadap pengungsi Rohingya yang dinilai tidak memiliki perilaku dan etika yang baik selama tinggal di pengungsian (Reditya, 2. Peristiwa pengusiran pengungsi Rohingya terjadi ketika mahasiswa yang awalnya hanya menyampaikan orasi memaksa masuk ke tempat pengungsian dan membawa pengungsi ke truk untuk dibawa menuju kantor kemenkumham Aceh dengan menggunakan kekerasan seperti menendang barang barang pengungsi, melempar botol ke arah pengungsi yang menyebabkan kepanikan dan ketakutan. Dalam halaman resmi UNHCR menyebutkan bahwa aksi mahasiswa Aceh disebabkan oleh kampanye online, disinformasi, misinformasi, dan ujaran kebencian secara online untuk menyearng pengungsi (Iqbal et al. , 2. Media sebagai sumber informasi sangat dipercaya dalam menyebarkan informasi berbagai peristiwa yang terjadi di dunia (Rasyid & Abdurrahman, 2. Khalayak menyerap segala informasi yang media berikan mengetahui kejadian yang sebenarnya Media dapat membingkai dan mengkontuksi suatu peristiwa atau realitas dari berbagai fakta dan dikemas menjadi berita yang menarik dan ramai dikonsumsi oleh Penyebaran berita bohong atau hoaks dalam media juga sering terjadi karena media menampilkan sesuatu yang menarik tanpa memberikan kebenarannya kepada publik, sehingga dapat terjadi misinformasi dan disinformasi yang disebarkan melalui media saat ini (S et al. , 2. Penyebaran berita online oleh media membuat khalayak lebih ramai membaca judul berita yang menarik dengan menyaring fakta yang ada. Peristiwa mahasiswa Aceh mengusir pengungsi rohingya mendapatkan banyak perhatian dari khalayak mengenai berita yang disebarkan dan informasi yang diberikan. Bahkan terdapat beberapa media asing yang memberitakan peristiwa tersebut untuk dibaca lebih luas oleh khalayak. Media lokal dapat menjadi sumber informasi bagi media Pratama. Din Eri. Apriliana. Nabila Syifa. Nayiroh. Luluatu. Susanto. Tri. Analisis Framing internasional dalam mengemas dan mendapatkan fakta dilapangan yang sebelumnya tidak mereka lihat dan alami. Kompas. com memberitakan aksi pengusiran yang mahasiswa lakukan dengan membuat 12 judul artikel yang berbeda dari tanggal 27 Desember 2023 hingga 30 Desember 2023. Sedangkan CNN Indonesia yang merupakan media online yang pertama kali memberitakan peristiwa pengusiran ini membuat berita sebanyak 8 artikel dari tanggal 27 Desember 2023 hingga 29 Desember 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma kontuktivis dan teori kontuksi sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana framing berpengaruh pada informasi yang disebarkan oleh media terpercaya seperti Kompas. com dan CNN Indonesia (Pratama & Apriani, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan 5 berita dalam masing-masing media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori kontruksi sosial yang digunakan oleh jurnalis media dalam mengkontruksi sebuah peristiwa untuk dijadikan berita yang akan disebarkan kepada khlayak (Butsi, 2. Menggunakan analisis framing yang digunakan untuk mengetahui realitas sebuah peritstiwa, isu, individu, kelompok dan lainnya dibingkai oleh media (Fahmi, 2. Berita tersebut dipilih karena memiliki relevansi dalam perihal waktu serta fenomena tersebut masih berlangsung, selain itu berita dipilih karena terlihat memiliki engament yang tinggi bagi banyak orang karena dapat menempati posisi tertinggi di berbagai mesin pencaharian ketika memberitakan pengusiran imigran rohingya, dan berita terpilih ini karena terdapat perbedaan penyampaian dari suatu fenomena itu sendiri padahal di ambil dari sebuah fakta yang sama. Analisis framing menggunakan model Robert N Entman yang difahami sebagai proses seleksi dan penonjolan isu suatu aspek tertentu oleh media terhadap realitas yang terjadi serta melibatkan seleksi dan makna penting yang membuat informasi menjadi sorotan khalayak dengan pemilihan narasumber, kosakata, dan penggunaan gambar. Framing Robert N Entman terdiri dari (Naqqiyah, 2. Define problem yang menekankan pada bagaimana suatu peristiwa dapat difahami oleh wartawan, sebagai apa dan masalah apa. Kedua. Diagnose cause digunakan untuk mengetahui siapa yang menjadi aktor dalam suatu peristiwa tersebut dan siapa yang dianggap sebagai sumber masalah. Ketiga. Make moral judgement merupakan elemen yang digunakan untuk membenarkan atau memberi argumentasi pada definisi masalah yang telah dibuat oleh wartawan. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 2. September 2025: 134-142 Keempat. Treatment recommendation memberikan penjelasan penyelesaian yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah/isu, tergantung pada bagaimana peristiwa itu dilihat dan siapa penyebab masalah tersebut. Paradigma kontruktivis digunakan karena berpandangan bahwa realitas kehidupan sosial bukan merupakan realitas natural melainkan hasil dari kontruktivis. Dan isi dalam media merupakan hasil dari rekontruksi realitas yang dibangun oleh media mengenai peristiwa dan mengakibatkan adanya perbedaan makna dan gambaran yang dihasilkan dari realitas yang dikontruksi oleh setiap media (Reditya, 2. Peristiwa pengusiran pengungsi rohingya oleh mahasiswa aceh dikontruksi oleh berbagai media yang berbeda sehingga menciptakan berita yang berbeda dengan pemilihan fakta yang ditulis oleh media (Kartini et al. , 2. Sehingga khalayak mendapatkan informasi yang berbeda mengenai peristiwa yang sama dari media yang Perbedaan ini dianalisis menggunakan framing robert N entman dengan teori kontruksi sosial untuk mengetahui realitas yang terjadi pada peristiwa tersebut (Rohmayni, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada Kompas. com dan CNN Indonesia peneliti menganalisis 5 artikel berita yang memuat topik yang sama antara Kompas. com dan CNN Indonesia. Salah satunya artikel dengan topik pernyataan UNHCR mengenai aksi mahasiswa yang mengusir pengungsi Rohingya pada 27 Desember 2023. UNHCR menulis pernyataan pada halaman resmi UNHCR. org membuat perhatian berbagai media, salah satunya adalah media online Kompas. com dan CNN Indonesia (Reformansyah & Widiarti, 2. Tabel 1. Komparansi Framing Robert N Entman pada Kompas. com dan CNN Indonesia mengenai pernyataan UNHCR dalam peristiwa mahasiswa usir pengungsi Rohingya Unsur Framing Define Problem Diagnose Cause Kompas. CNN Indonesia UNHCR Rohingya oleh mahasiswa di Banda Aceh. UNHCR resminya menulis bahwa pemindahan paksa terjadi misinformasi, disinformasi dan ujaran kebencian Sekelompok Rohingya membuat UNHCR geram. UNCHR prihatin melihat serangan massa di lokasi penampungan yang rentan karena mayoritas adalah anak-anak dan perempuan di kota Banda Aceh. Pratama. Din Eri. Apriliana. Nabila Syifa. Nayiroh. Luluatu. Susanto. Tri. Analisis Framing menyerang pengungsi dan menjelekjelekan Indonesia untuk orangorang tidak berdaya di Pengungsi di Indonesia merupakan korban dari persekusi dan konflik. Indonesia disebut juga punya tradisi panjang soal penyelamatan orang-orang tidak berdaya. UNCHR kepada aparat penegak Make Moral Judgement darurat guna memberikan perlindungan bagi semua Publik secara umum turut Aparat intensif melakukan diingatkan agar menyadari patroli Treatment adanya kampanye di media mencegah Recommendation sosial yang menyudut Rohingya pengungsi dan pekerja berbondong-bondong lagi ke Indonesia. Sumber: Hasil Analisis Penelitian . Define problem pada Kompas. com dalam judul berita AuUNHCR sebut pengungsi Rohingya jadi sasaran kampanye kebencian terkoordinasiAy menjelakan tentang UNHCR yang menyesalkan terjadinya pemindahan paksa pencari suaka Rohingya oleh mahasiswa di Banda Aceh yang mengakibatkan trauma pada pengungsi yang mayoritas adalah Perempuan dan anak-anak (Rohmayni, 2. Pada halaman resminya UNHCR menjelaskan bahwa kejadian tersebut diakibatkan oleh hasil kampanye misinformasi, disinformasi, dan ujaran kebencian online yang terkoordinasi untuk menyerang pengungsi Rohingya. Sementara CNN Indonesia pada judul AuUNHCR prihatin mahasiswa usir paksa pengungsi Rohingya di AcehAy menjelaskan definisi masalah pada berita ini terletak pada sekelompok mahasiswa yang mengusir paksa pengungsi Rohingya membuat UNHCR geram karena aksi mahasiswa Aceh menyerang pengungsi dengan kasar dan melempar botol mineral kearah mereka serta menarik paksa pengungsi yang dinominasi Perempuan dan anak-anak. Dalam berita CNN Indonesia menyebutkan bahwa Ausudah sepatutnya kami mendukung masyarakat yang menolak untuk menghindari konflik lebih luas antara masyarakat dengan RohingyaAy. Banyak masyrakat yang menolak pengungsi Rohingya karena tingkah laku dan etika mereka yang kurang baik selama berada di Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 2. September 2025: 134-142 Diagnose cause pada Kompas. com dalam pemberitaan ini terletak pada UNHCR dalam laman resminya menulis bahwa pemindahan paksa terjadi akibat penyebaran misinformasi, disinformasi, dan ujaran kebencian secara online yang dikoordinasi untuk menyerang pengungsi dan Upaya agar menjelek-jelekan Indonesia untuk menyelamatkan orang-orang tidak berdaya di lautan (Reditya, 2. Pernyataan UNHCR didasari oleh aksi mahasiswa yang kasar dan emosional serta membuat pengungsi ketakutan sehingga menduga bahwa informasi yang salah telah disebarkan untuk menyerang pengungsi Rohingya yang berada di Aceh. Sementara pada CNN Indonesia UNHCR prihatin dengan melihat serangan massa di lokasi penampungan yang rentan karena mayoritas adalah anak-anak dan Perempuan di kota banda Aceh. Pengungsi ketakutan dan meminta ampun karena ditarik paksa untuk dipindahkan ke kantor kemenkumham Aceh hingga membuat pengungsi menangis dan terkejut. Mahasiswa melakukan aksi pemindahan ini karena penolakan kedatangan pengungsi dan menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai pengungsi Rohingya dengan cara yang kasar sehingga UNHCR merasa prihatin kepada pengungsi Rohingya yang berada di Aceh. Make moral judgement pada pemberitaan Kompas. com menjelaskan bahwa pengungsi di Indonesia merupakan korban dari persekusi dan konflik (Simatupang, 2. Indonesia juga punya tradisi Panjang mengenai penyelamatan orang-orang yang tidak UNHCR mengingatkan bahwa pengungsi Rohingya membutuhkan bantuan kemanusiaan dari negara-negara yang bisa menyelamatkan etnis mereka, karena di negara mereka sendiri etnis Rohingya tidak diperlakukan secara manusiawi dan diakui oleh negara sehingga mereka harus mencari perlindungan dengan melarikan diri ke negara lain melalui jalur perairan. Sedangkan pada CNN Indonesia UNHCR menyerukan pada aparat penegak hukum setempat untuk mengambil Tindakan darurat guna memberikan perlindungan bagi semua individu dan staff kemanusiaan karena jika mereka tidak ditolong dan dilindungi oleh Indonesia maka mereka akan meninggal dan terapung dilautan seperti ratusan pengungsi yang tidak mendapatkan perlindungan dan Treatment recommendation dalam Kompas. com adalah UNHCR mengingatkan kepada publik secara umum untuk menyadari adanya kampanye online di media sosial yang menyudut pengungsi dan pekerja kemanusiaan serta memeriksa kembali seluruh informasi yang didapat dari dunia maya, dan banyaknya informasi kelliru sampai gambar buatan untuk menyebarkan kebencian karena masih banyak masyarakat yang termakan Pratama. Din Eri. Apriliana. Nabila Syifa. Nayiroh. Luluatu. Susanto. Tri. Analisis Framing hoaks sehingga memunculkan perselisihan pro dan kontra dari masyarakat untuk melindungi pengungsi yang berasal dari etnis Rohingya (Kemala Dewi, 2. Sementara dalam CNN Indonesia, aparat intensif melakukan patrol laut untuk mencegah pengungsi Rohingya datang lagi secara berbondong-bondong ke Indonesia karena jumlah pengungsi Rohingya terus bertambah dan akhirnya terkantung-kantung di laut karena ditolak mendarat oleh warga Aceh. Pemerintah Indonesia juga masih mencarikan lokasi penampungan yang baru dalam jangka waktu menengan dan biaya untuk pengungsi Rohingya karena penampungan sementara yang disediakan oleh Indonesia sudah penuh. Pada Kompas. com dan CNN Indonesia terdapat pengulangan informasi mengenai aksi mahasiswa Aceh yang melakukan tindakan kekerasan pada pemindahan paksa pengungsi Rohingya. Tujuan aksi ini untuk menuntut pemerintah agar dapat menanggulangi banyaknya pengungsi Rohingya di provinsi Aceh dan meminta agar para pengungsi yang ada di Aceh dapat di relokasi ke tempat lain. Namun karena tindakan demonstran yang merupakan mahasiswa kurang baik terhadap pengungsi membuat berbagai berita yang buruk mengenai aksi mahasiswa yang dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan dan membuat pengungsi Rohingya yang mayoritas anak-anak dan Perempuan ketakutan. Saat ini pemerintah dan pihak PBB sedang berdiskusi mengenai perlindungan pengungsi Rohingya dan tempat tanggal mereka agar tidak mengganggu kemaslahatan masyarakat Aceh. Kompas. com dan CNN Indonesia menjelaskan dalam berita mereka bahwa tidak semua mahasiswa Aceh ikut terlibat dalam aksi pengusiran. Terdapat mahasiswa dari UIN Ar-Raniry dan Unsyiah atau Universitas Syiah Kuala tidak ikut dalam pengusiran pengungsi Rohingya. Mereka melakukan aksi damai terpisah dikantor gubernur Aceh dan berdiskusi mengenai Solusi pengungsi Rohingya di Aceh. Kedua kampus tersebut setuju dengan penyampaian aspirasi masyarakat perihal perilaku dan etika pengungsi selama di Aceh namun menyayangkan pengusiran yang membuat pengungsi ketakutan bahkan mengalami trauma akibat pengusiran di kantor BMA Aceh. SIMPULAN Terdapat perbedaan definisi masalah atau define problem dalam Kompas. com dan CNN Indonesia. Define problem atau definisi masalah Pada kompas. com yaitu mengenai aksi mahasiswa aceh yang mengusir pengungsi rohingya membuat pengungsi ketakutan, sedangkan pada CNN Indonesia mahasiswa Aceh yang mengusir pengungsi Rohingya terjadi karena tingkah laku dan etika mereka meresahkan masyarakat Aceh. Kesamaan Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 2. September 2025: 134-142 Diagnose causes atau sumber masalah pada Kompas. com dan CNN Indonesia yaitu mahasiswa Aceh, namun pada CNN Indonesia pengungsi Rohingya juga menjadi actor karena perilaku mereka yang kurang baik sehingga timbulnya keresahan Masyarakat Aceh. Make moral judgement atau membuat keputusan moral dalam peristiwa ini pada Kompas. com dan CNN Indonesia adalah mahasiswa yang memperlakukan pengungsi dengan tidak baik sehingga dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan, pengungsi Rohingya juga merupakan masyarakat yang mengalami ketidakadilan dan tidak dimanusiakan di negaranya sehingga harus melarikan diri ke negara lain. Adapun kesamaan Treatment recomendation atau penyelesaian masalah yang ditawarkan pada kompas. com dan CN Indonesia yaitu Upaya pemerintah yang akan mencari solusi dan memindahkan pengungsi Rohingya agar terciptanya rasa aman dan kesejahteraan masyarakat Aceh tetap terjaga. UCAPAN TERIMAKASIH Dengan selesainya penelitian ini, kami terutama Penulis ke-1 sebagai kontributor utama dan penulis ke-2 sebagai kontributor utama ke-2 memberikan ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada penulis ke-3 dan ke-4 yang telah menjadi pemimpin kami dalam penelitian ini sehingga penelitian ini bisa selesai dengan kaidah penelitian yang baik dan benar serta dapat memberikan pandangan baru kepada para khalayak banyak tentang multimodal yang menggunakan motion graphic. Selain itu, kami juga berterima kasih kepada Scholr Official yang telah memberikan kesempatan kepada kami . ara penuli. untuk dapat melewati proses publikasi jurnal ini dengan baik, dan orisinal. Dan yang terakhir ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Universitas Singaperbangsa Karawang dan Fakultas Hukum serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik layaknya ibu bagi ilmu kami yang telah kami dapatkan ini. DAFTAR PUSTAKA Butsi. Memahami Pendekatan Positivis. Konstruktivis dan Kritis dalam Metode Penelitian Komunikasi. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique, 2. , 48Ae55. https://doi. org/https://doi. org/10. 62144/jikq. Fahmi. Analisis Framing Pemberitaan Media Online Rakyat Merdeka Dan Cnn Indonesia Dalam Isu Penetapan 19 Pondok Pesantren Penyebar Paham Radikalisme Oleh BNPT. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Iqbal. Mukhlis. Fithra. Alwi. , & Buto. Public Narratives and Ethnic Conflict Portrayal: Media Analysis of the Rohingya Conflict. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 18. , 209Ae222. https://doi. org/10. 24090/komunika. Pratama. Din Eri. Apriliana. Nabila Syifa. Nayiroh. Luluatu. Susanto. Tri. Analisis Framing Kartini. Hasibuan. Sinaga. , & Rahmadina. Metode Analisis Framing dalam Media Sosial. Jurnal Edukasi Nonformal, 3. , 141Ae145. Kemala Dewi. Framing Pemberitaan Operasi Tangkap Tangan Bupati Cirebon Pada detik. com dan Universitas Singaperbangsa Karawang. Naqqiyah. Analisis Framing Pemberitaan Media Online CNN Indonesia. com dan Tirto. Mengenai Kasus Pandemi Covid-19. Jurnal Kopis: Kajian Penelitian Dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, 3. , 18Ae27. https://doi. org/https://doi. org/10. 33367/kpi. Pratama. , & Apriani. Analisis Perlindungan Hukum Konsumen bagi Penonton Bola dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan. SUPREMASI HUKUM, 1Ae15. https://doi. org/10. 33592/jsh. Rasyid. , & Abdurrahman. Media Reality Construction of Refugees Rohingya. Daengku: Journal Humanities Social Sciences Innovation, 4. , 920Ae927. https://doi. org/10. 35877/454RI. Reditya. Aksi Mahasiswa Aceh Usir Pengungsi Rohingya Disorot Media Asing. Kompas. Com. Reformansyah. , & Widiarti. Analisis framing Robert Entman tentang berita kompas. dan detik. com tentang kasus AuIDI Kacung WHO. Ay Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5. , 306Ae314. https://doi. org/doi. org/10. 21831/lektur. Rohmayni. Analisis framing konflik muslim Rohingya pada Harian Republika. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Prijayanti. Faridah. , & Pratama. Mengenal Jenis-Jenis Tindak Pidana Pers dalam Peraturan Hukum Pidana Pers di Indonesia. Deepublish. Sari. Wacana Penolakan terhadap Pengungsi Rohingnya di Indonesia. Quadrimestre 2, 1. , 84Ae https://doi. org/10. 69948/cill. Simatupang. ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KOMPAS. COM TENTANG COVID-19 DI DKI JAKARTA. Jurnal Pustaka